. Nama Komponen Kepala Silinder Mesin 4 Tak Beserta Fungsinya - AutoExpose

Nama Komponen Kepala Silinder Mesin 4 Tak Beserta Fungsinya

Advertisement
Kompnen Kepala Silinder - Pada mesin 4 tak terdapay beberapa komponen inti seperti blok silinder, piston, poros engkol dan kepala silinder. Fungsi kepala silinder pada mesin 4 langkah ternyata bukan hanya untuk menutup blok utama mesin, ternyata ada fungsi lain dari head cylinder antara lain ;


  • Sebagai Tempat Pembakaran (Ruang Bakar)
  • Sebagai tempat beroperasinya mekanisme katup
  • Sebagai tempat pengaturan udara intake dan exhaust
  • Sebagai tempat busi
  • Sebagai penutup atas blok silinder.


Selain dari kelima fungsi diatas, masih banyak fungsi lain dari head cylinder apalagi pada mesin-mesin modern pastinya akan lebih banyak sistem yang berada pada komponen ini.

Bagian-Bagian Kepala Silinder


1. Poros Nok

Fungsi poros nok adalah untuk menekan valve lifter pada katup agar katup bisa membuka. Sesuai namanya camshaft terbentuk dari poros besi yang memiliki cam atau tonjolan disepanjang poros. Tonjolan ini, sudah diletakan dalam sudut tertentu sehingga ketika poros nok berputar, tonjolan bisa menekan katup sesuai dengan timmingnya.

Dalam sebuah mesin memang sebuah poros nok sudah cukup untuk membuat mesin dapat bekerja. Tapi, pada mekanisme katup DOHC maka ada dua buah poros nok yang semuanya akan menekan dua katup hisap dan dua katup buang.

Namun, pada mesin dengan mekanisme katup OHV anda tidak akan menemukan poros nok didalam kepala silinder. Karena camshaft sistem katup OHV terletak didalam blok silinder. Sementara di kepala silinder hanya ada rocker arm dan batang penekan.

2. Katup

Katup atau valve bisa dibilang sebagai pintu antara ruang bakar dan udara luar. Hal itu karena memang fungsi katup adalah sebagai tempat keluar masuk material pembakaran sehingga fungsi ini mirip seperti pintu gerbang.

Dalam sebuah mesin 4 tak, minimal harus dilengkapi dengan dua buah katup sebagai katup hisap dan katup buang. Sementara pada sistem DOHC yang menggunakan katup ganda itu dipakai sebagai penyempurnaan agar material pembakaran berupa udara bisa keluar masuk lebih lancar.

Jika anda lihat, diameter katup intake dan exhaust akan beda. Mengapa demikian ? alasannya, agar udara yang disuplai saat mesin berada pada langkah hisap akan maksimal. Perbedaan diameter katup ini banyak diaplikasikan pada mekanisme SOHC.

3. Pegas Katup

Fungsi valve spring adalah menahan posisi katup agar bisa tertutup dengan rapat. Memang konstruksi katup secara otomatis akan mencegah kebocoran ketika tekanan didalam ruang bakar semakin besar, hal itu dikarenakan permukaan bawah lebih lebar sehingga akan tertekan keatas.

Namun, bukan berarti pegas katup tidak diperlukan. Selain menjaga katup tetap tertutup, pegas ini juga akan mengembalikan posisi katup setelah tertekan poros nok dengan cepat.

4. Valve lifter/Rocker arm

Dua komponen diatas, sebenarnya saling menggantikan. Valve lifter berbentuk seperti mangkuk yang menyelimuti area atas katup. Baham yang dibuat pada valve lifter ini adalah aluminium yang mengkilap untuk mendapatkan gaya gesek yang kecil. Hal itu disebabkan dipermukaan lifter inilah tonjolan cam akan melakukan penekanan. Valve lifter akan melindungi katup dan poros nok dari gesekan.

Sementara rocker arm, juga memiliki fungsi yang sama yakni sebagai pelapis dan penekan batang katup. Hanya saja bentuk rocker arm seperti pengungkit yang satu ujungnya menekan katup dan ujung lainnya bertumpu pada head cylinder. Tumpuan ini biasanya dilengkapi juga dengan mekanisme penyetelan celah katup. Dan dibagian tengah rocker arm ada roller bearing yang akan mencegah tonjolan nok bergesekan dengan rocker arm.

5. Busi

Fungsi busi kami rasa semua juga tahu sebagai pemercik bunga api. Pada ruang bakar, posisi busi harus dititik atas agar ketika langkah usaha seluruh material bisa terbakar dengan arah sejajar gerakan piston. Sehingga pembakaran yang dihasilkan lebih sempurna dan lebih efisien.

Itulah mengapa busi berada pada kepala silinder dan bukan pada blok silinder. Jika anda belum mengetahui tentang busi bisa simak artikel busi dan konstruksinya.

6. Injektor (diesel)

Beda bahan bakar, beda pula pengapiannya. Pada diesel, tidak perlu memakai busi, cukup dengan injektor yang langsung mengarah ke ruang bakar. Baik tipe indirect atau direct injection, keberadaan injektor selalu bertempat pada ruang bakar.

7. Intake Manifold

Intake adalah sebuah komponen seperti tabung yang menjadi tempat untuk masuknya udara dari sistem induksi udara. Bentuk intake bermacam-macam, ada yang standar ada pula yang didesain menggelembung.

Desain ini ditujukan agar saat proses intake, terjadi efek turbulensi didalam intake sehingga udara yang mengalir itu searah dengan arah hisapan piston. Hal ini akan membuat langkah hisap piston menjadi lebih ringan.

Pada intakem juga terpasang beberapa komponen tambahan seperti EVAP Solenoid Valve (Charcoal Canister) dan katup EGR pada mesin diesel.

8. Exhaust Manifold

Sama seperti intake, exhaust juga berfungsi sebagai tempat mengalirnya udara namun bukan air induction tapi gas buang. Fungsi exhaust manifold adalah menyalurkan gas buang sisa pembakaran ke komponen exhaust treatment.

Bahan exhaust manifold berasal dari baja tuang, hal tersebut dikarenakan manifold ini akan berhubungan langsung dengan gas buang yang panas. Oleh sebab itu exhaust manifold harus tahan panas.

Ada beberapa konfigurasi pada sistem exhaust mesin, contohnya adalah konfigurasi 4-2-1. Konfigurasi pada mesin 4 silinder ini memiliki 4 pipa exhaust yanh disatukan menjadi dua pipa, kemudian disatukan kembali menjadi satu pipa, sehingga ada tiga tingkatan. Konfigurasi ini akan mendukung aliran gas yang lebih lancar. Sehingga RPM mesin tidak terganggu permasalahan gas buang.

Konfigurasi lainnya adalah tipe 4-1 yang memiliki bentuk 4 pipa langsung disatukan menjadi satu pipa, sehingga hanya ada dua tingkatan. Tipe ini banyak digunakan pada mesin diesel turbo, dan konfigurasi ini juga tidak memakan banyak tempat.

9. Pompa Injeksi (Diesel)

Pada mesin diesel commonrail, biasanya komponen pompa injeksi terletak pada ujung camshaft atau tepat dikepala silinder. Fungsi pompa ini adalah menaikan tekanan bahan bakar solar untuk langkah injection.

Pompa injeksi commonrail sangat berbeda dengan pompa injeksi konvensional, bisa anda lihat pada bentuknya dimana pompa injeksi commonrail memiliki bentuk lebih kecil namun tekanannya jauh lebih besar. Hal itu karena pompa ini tidak memiliki mekanisme timming, sehingga kinerja pompa hanya akan menekan solar ke arah fuel rail dengan tekanan yang stabil.

10. Pompa vakum (diesel)

Pada mesin diesel, juga akan anda temui komponen pompa vakum yang biasanya terletak dikepala silinder. Mengapa hanya mesin diesel yang dilengkapi pompa vakum ? apa fungsinya ?

Pompa vakum sebenarnya masuk ke komponen booster rem yang fungsinya untuk meringankan tenaga pengereman. Tenaga yang dipakai untuk meringankan penekanan rem ini adalah hisapan atau kevakuman dari dalam intake. Tapi karena mesin diesel memiliki kevakuman intake yang kecil, harus dipindahkan ke komponen pompa vakum.

Demikian artikel lengkap mengenai nama bagian atau komponen pada kepala silinder mesin 4 tak pada bensin atau diesel. Semoga bermanfaat.

Punya masalah seputar motor atau mobil ? atau ingin bebagi pengalaman ? langsung saja tulis di forum Autoexpose