3 Penyebab Rem Mobil Masuk Angin + Cara Mengatasinya

Advertisement
Masuk angin atau keanginan adalah sebutan pada sistem rem hidrolik yang kemasukan gelembung udara. Kondisi ini cukup membahayakan karena ketika kita injak rem, maka rem akan ngempos sehingga rem terasa blong.

Kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya ? mari kita bahas secara detail

ciri ciri rem mobil masuk angin

Ciri yang paling terasa ketika rem mobil anda masuk angin yakni saat pedal rem diinjak maka akan terasa ringan atau ngempos. Peristiwa ini terjadi karena udara didalam sistem hidrolik menyerap tekanan yang diberikan oleh pedal rem.

Umumnya, peristiwa ini terjadi saat mobil sudah lama tidak digunakan atau saat dipagi hari. Namun ketika kita kocok terus menerus maka gejala ini akan hilang.

Kita jangan beranggapan bahwa itu pertanda masalah masuk angin selesai, hal itu terjadi karena gelembung udara dalam keadaan volume terkecil sehingga sudah tidak bisa dikompressi lagi. Tapi ketika rem di release gelembung udara kembali ke volume aslinya dan masalah rem ngempos pun kembali lagi.

Penyebab Rem Masuk Angin

mengatasi rem mobil yang masuk angin
Beberapa hal yang bisa menyebabkan udara masuk kedalam saluran hidrolik rem antara lain;

1. Kehabisan Minyak rem


Udara bisa masuk kedalam sistem hidrolik berasal dari reservoir yang berada pada kondisi kurang atau bahkan kosong. Tentu udara akan sangat mudah masuk dan menyebabkan rem masuk angin.


2. Akibat penggantian minyak rem


Penggantian minyak rem haruslah dilakukan oleh seorang ahli, karena ada teknik khusus agar minyak rem bisa diganti tanpa adanya gelembung udara yang masuk ke sistem. Tapi ketika anda merasakan rem ngempos sehabis penggantian minyak rem, itu bisa disebabkan karena ada udara yang ikut masuk saat proses penggantian minyak rem.


3. Akibat penggantian komponen hidrolik rem


Sama seperti point nomor dua, namun untuk komponen hidrolik rem memiliki kesulitan lebih tinggi. Contohnya pada pompa ABS. Komponen ini harus diganti menggunakan alat khusus berupa scan agar proses bleeding berlangsung dengan benar.



Cara Memperbaiki rem mobil yang masuk angin


Untuk mengatasinya kita harus membuang udara didalam sistem hidrolik, proses ini kita kenal dengan nama bleeding.


Apa itu bleeding ?

Bleeding adalah proses membuang gelembung udara dari dalam sistem menggunakan prinsip tekanan.

Pada sebuah mobil, proses ini harus dilakukan oleh dua orang. Tapi untuk seunit motor bisa dilakukan oleh seorang diri. Alasanya untuk melakukan bleeding ada seorang yang bertugas sebagai operator pedal rem, dan satunya bersiap di aktuator pengereman.


Cara membuang angin pada rem mobil secara jelas bisa anda simak pada video Youtube dari chanel car and driver magazine berikut :




Sebelum melakukan proses bleeding, perhatikan apakah mobil tersebut menggunakan sistem ABS. Sistem ini bisa menghambat proses bleeding oleh sebab itu kita perlu menonaktifkan pompa ABS dengan mencabut relay ABS pump.



  • Tancapkan selang bleeding ke neeple bleeding pada caliper rem.
  • Kocok rem dengan menekan pedal rem secara berkelanjutan secara terus menerus hingga terasa keras.
  • Apabila telah terasa keras, tahan pedal rem pada posisi bawah.
  • Buka baut neeple bleeder secara cepat dan tutup kembali.
  • Akan terlihat gelembung udara keluar dari dalam neeple.
  • Lakukan langkah ini hingga beberapa kali, hingga tidak ada gelembung yang keluar.
  • Saat melakukan proses bleeding, pantau juga kondisi minyak rem agar tidak kurang. Proses bleeding akan menguras sedikit demi sedikit minyak rem, sehingga anda perlu menyiapkan satu botol minyak rem baru.
  • Setelah selesai, bersihkan ceceran minyak rem apabila ada agar tidak korosif. Membersihkan ceceran minyak rem bisa dilakukan dengan air biasa.


Itulah sedikit tips tentang cara buang angin rem mobil yang masuk angin. Meski terkesan sepele, masalah ini cukup mempengaruhi keselamatan berkendara. Hal ini bisa terjadi pada mobil apapun baik bensin atau diesel manual ataupun matic. Semoga bermanfaat.