9 Tips Agar Kuat Dan Selamat Nyetir Jarak Jauh

Advertisement
Anda pasti sering merencanakan agenda liburan di akhir pekan atau di hari libur panjang, biasanya acara liburan ini dilakukan bersama dengan keluarga ke luar kota. Bagi yang punya kendaraan pribadi, pasti akan menggunakan mobilnya sebagai kendaraan mencapai tempat liburan itu.

Apalagi pas menjelang lebaran, akan banyak sekali pemudik yang pulang kampung dari perantauan. Para pemudik tersebut juga menggunakan macam-macam transportasi, ada yang menggunakan bus, kereta dan yang punya mobil pribadi biasanya memilih menyetir sendiri.

Namun, berkendara ratusan kilometer dalam satu waktu itu ternyata tidak mudah. Ini karena dalam mengemudi, kita dituntut selalu fokus sementara untuk menempuh perjalan jauh hingga ratusan kilometer dibutuhkan waktu hingga berjam-jam. Itu artinya kita dituntuk fokus hingga berjam-jam, kalau kita lengah potensi kecelakaan akan terjadi.

Oleh sebab itu, diartikel ini akan dibagikan tips-tips aman saat akan menempuh perjalanan jauh.

Tips Mengemudi Tempuh Perjalanan Jauh


Kami merangkum beberapa sumber, ada sekitar 10 point penting yang perlu diperhatikan saat akan melakukan perjalanan jarak jauh antara lain ;

1. Pastikan anda sudah cukup tidur sebelum berkendara

Karena kita akan melakukan perjalan jauh hingga ratusan kilometer, maka yang terpenting kita perlu menjaga fokus kita agar tetap terjaga supaya kuat membawa mobil jarak jauh. Oleh sebab itu, sebelum melakukan perjalan jauh pastikan anda sudah cukup tidur.

Saat fase istirahat ini juga hindari minuman berkafein, selain itu pastikan perut anda sudah terisi saat akan melakukan perjalanan jauh. Hindari makanan-makanan pedas karena bisa memicu perut mules, ada baiknya anda memakan makanan berserat sebelum berkendara jarak jauh.

2. Pastikan anda membawa bekal cukup

Bekal yang dimaksud bukan cuma snak, tapi juga obat-obatan. Seperti yang kita katakan diatas, perjalanan ini mungkin akan berlangsung hingga beberapa jam. Sehingga anda harus menyediakan kebutuhan seperti obat untuk semua penumpang dalam mobil.

Terutama kalau anda membawa anak-anak, pastikan anda membawa obat masuk angin, obat anti mabok kendaraan, obat mual dan obat demam.

3. Pastikan kendaraan anda dalam kondisi prima

Prima dalam hal ini harus dibuktikan melalui serangkaian pengecekan dibengkel. Kalau kita cek sendiri, mungkin bisa tapi tidak akurat karena untuk mengecek semua komponen kendaraan diperlukan alat khusus.

Setidaknya, beberapa komponen yang harus prima antara lain ;

  • Kondisi ban harus baik (kalau bisa baru)
  • Busi dan Oli mesin harus sudah diganti
  • Semua lampu dalam kondisi menyala
  • Klakson juga harus menyala
  • Tidak ada masalah apapun pada mesin
  • Air radiator pastikan penuh
  • Selang radiator pastikan tidak lemah/lembek
  • Baterai/aki harus dalam kondisi prima


4. Saat anda berkendara, beri jeda untuk istirahat

Istirahat di rest area sangat dianjurkan kalau anda menempuh perjalanan hingga lebih dari 5 jam. Ini karena semakin lama anda berkendara, semakin hilang kosentrasi dan fokus pada diri anda. Kalau anda paksakan diri anda, maka bisa fatal akibatnya. Sopir bus profesional pun akan beristirahat pada rumah makan saat menempuh perjalanan diatas 5 jam.

Interval yang pas untuk istirahat itu sekitar 2 jam sekali, artinya setelah 2 jam anda berkendara anda harus beristirahat setidaknya 15 sampai 30 menit. Selain mengembalikan fokus dan konsentrasi anda, istirahat ini juga akan mendinginkan mesin mobil sehingga tidak ada masalah pada mobil.

5. Kalau ada, menyetirlah secara bergantian

Kalau saat anda berkendara anda membawa orang lain yang juga mahir menyetir, jangan ragu untuk memintanya menggantikan anda. Dengan mengemudi secara bergantian, anda dan teman anda memiliki jeda waktu cukup lama untuk mengistirahatkan diri. Sehingga keselamatan berkendara jauh lebih terjaga.

6. Saat akan masuk jalan tol, pastikan anda sudah sediakan air mineral

Air mineral sangat penting untuk menjaga anda dari dehidrasi, dehidrasi ini yang mampu mengganggu fokus dan konsentrasi berkendara anda sehingga kekurangan air bisa fatal akibatnya.

Mengapa saat akan masuk jalan tol ? ini karena sekarang di musim libur panjang dan musim mudik kita sering menjumpai kemacetan didalam tol. Dan didalam jalan tol, itu tidak ada toko kelontong atau minimarket (selain di rest area) sehingga anda harus mengantisipasi segalanya dari awal (sebelum masuk tol).

7. Jangan menggunakan aroma/pewangi yang menyengat

Gunakan pewangi kaben beraroma natural atau papermint, selain lebih asri ini juga bisa membantu anda untuk tetap terjaga. Hindari menggunakan pewangi yang terlalu menyengat karena dalam waktu lama justru akan membuat anda tidak nyaman.

8. Pastikan ban serep tidak bocor

Ban serep akan sangat berguna saat salah satu ban utama mobil bocor, sehingga kita harus memastikan kalau kondisi ban baik. Peralatan lain seperti dongkrak dan kunci roda juga jangan anda lupakan, karena saat ditengah jalan anda harus mengganti ban anda tidak akan menemui bengkel sehingga anda harus bisa melakukannya sendiri.

9. Jangan tunggu level bensin hingga E untuk isi ulang

Kalau kita berkendara didalam kota, mungkin oke saja mengisi bensin saat level bensin sudah menyentuh E. tapi kalau kita sedang menempuh perjalanan jarak jauh, jangan lakukan hal itu. Ini karena kita tidak tahu dimana saja letak pom bensin, sehingga kalau level bensin seperempat dan anda sudah menemui pom bensin mending lakukan isi ulang.

Itu saja tips singkat tentang mengemudi jarak jauh semoga bisa menambah pengetahuan kita.