Kompresor AC Mobil Tidak Berputar, Ini 4 Penyebabnya

Advertisement
Salah satu masalah AC mobil yang cukup populer adalah masalah pada sektor kompresor AC yang tidak berputar. Padahal kompresor AC ini bertugas untuk memompa freon supaya bersirkulasi, kalau kompresor macet otomatis freon tidak bersirkulasi akibatnya AC tidak dingin.

Lalu apa yang menyebabkan kompresor AC tidak berputar ? mari kita bahas bersama-sama.

Penyebab Kompresor AC Tidak Berputar


Satu hal yang perlu anda ketahui, kompresor AC dibedakan menjadi dua unit yakni unit kompresor sebaga penekan dan magnetic clutch sebagai kopling yang menentukan kapan kompresor bekerja dan kapan kompresor diam.

Artinya apa ?

Kompresor yang tidak berputar tidak mesti disebabkan dari kompresornya tapi justru lebih banyak disebabkan dari magnetic clutchnya yang tidak bekerja.


Untuk mendeteksi apakah magnetic clutch yang rusak ataukah kompresor yang rusak, anda bisa mendengarkan suara “tek” saat AC dihidupkan. Suara ini muncul akibat koneksi antara pulley dengan magnetic clutch. Kalau suara ini tidak muncul saat AC dihidupkan, maka ada kemungkinan magnetic clutch yang rusak.

Anda juga bisa memperhatikan RPM mesin. Biasanya kalau kompresor bekerja, stasioner mesin akan naik secara otomatis. Tapi kalau stasoiner mesin tetap stabil meski AC sudah ON, bisa dipastikan magnetic clutch bermasalah.

Hal hal yang menyebabkan magnetic clutch tidak bekerja antara lain ;

1. Sekering magnetic clutch putus

Sekering atau fuse sebenarnya berfungsi sebagai pengaman device dari aliran arus yang berlebih. Sekering ini akan putus secara otomatis kalau arus yang mengalir ke magnetic clutch melebihi arus yang diizinkan.

Ketika sekering sudah putus, maka rangkaian kelistrikan ke magnetic clutch pun terputus sehingga magnetic clutch tidak bekerja.

Biasanya kalau sekering putus kita hanya mengganti sekering dengan yang baru tapi, sekering yang putus itu menandakan adanya korsleting karena hanya korsleting yang bisa memicu mengalirnya arus yang diluar normal.

Oleh sebab itu, sebelum anda mengganti sekering coba cek rangkaian kabel magnetic clutch apakah ada yang terkelupas atau bagian soketnya apakah renggang atau gosong.

Apa yang terjadi kalau kita langsung ganti sekeringnya ?

Maka sekering akan putus lagi karena korlsetingnya belum diperbaiki. Tapi kalau korsletingnya hanya jangka pendek misal karena kecipratan air maka saat air tersebut kering, korsleting akan hilang dengan sendirinya sehingga langsung diganti sekeringnya pun tidak masalah.

Namun beberapa orang biasanya mengganti sekering tersebut dengan kapasitas lebih tinggi, alasannya karena kalau diganti dengan kapasitas setara akan putus terus sehingga diganti dengan yang lebih tinggi. Apakah itu diperbolehkan ?

Tentu tidak karena itu akan memperbesar limit arus yang dapat mengalir, konsekuensinya magnetic clutch akan rusak ketika terjadi korsleting dan bisa terbakar.

Jadi kalau ada korsleting perbaiki dulu, dan jangan pernah mengganti sekering dengan kapasitas lebih tinggi.

2. Kerusakan pada magnetic clutch AC

Yang kedua karena ada kerusakan pada devie magnetic clutch itu sendiri. Ini merupakan komponen elektrikal yang gampang rusak, jadi anda tak perlu pusing mengapa magnetic clutch bisa rusak.

Untuk memastikan apakah magnetic clucth rusak, harus diuji menggunakan multimeter. Caranya dengan mengecek arus input yang ke magnetic clutch. Kalau ada arusnya maka rangkaian O.K sehingga yang rusak adalah magnetic clutchnya.

Solusi kerusakan magnetic clutch itu hanya satu yakni diganti, karena komponen ini sangat tertutup sehingga sulit diperbaiki.

3. Ada masalah pada sensor tekanan AC

Sensor tekanan freon AC ada dibagian selang high pressure (selang dengan diameter lebih kecil). Fungsi sensor ini sebagai salah satu penanda yang menandakan kapan magnetic clutch ON dan kapan magnetic clutch OFF.

Cara kerjanya saat AC dinyalakan maka magnetic clutch akan ON namun ketika tekanan freon sudah mencapai maksimal, maka sensor ini akan menonaktifkan magnetic clutch sehingga tekanan freon tidak bertambah dan berangsur turun.

Ketika tekanan freon sudah mencapai limit bawah, sensor akan mengaktifkan kembali magnetic clutch sehingga tekanan freon kembali naik. Proses ini berlangsung selama AC mobil dinyalakan.

Kerusakan pada sensor bisa menyebabkan eror dalam hal aktifasi magnetic clutch. Misalnya saat AC dinyalakan harusnya magnetic clutch ON tapi sensor tekanan freon eror, sensor tersebut malah membaca tekanan freon tinggi sehingga sampai kapanpun magnetic clutch tidak akan aktif.

Untuk masalah ini biasanya akan memunculkan cek engine pada dashboard mobil anda. solusinya dengan mengganti sensor.

4. Ada masalah pada sensor suhu AC

selain sensor tekanan freon, sensor suhu AC juga mempengaruhi aktfasi magnetic clutch. Sensor ini berfungsi sebagai feedback yang mendeteksi suhu didalam kabin.

Jadi ini hubungannya dengan kontrol suhu AC, kalau kita atur suhu AC pada suhu yang tidak terlalu dingin (misal 30 derajat) maka sensor suhu ini akan menonaktifkan magnetic clutch saat suhu kabin telah mencapai 30 derajat. Dan sensor suhu juga kembali akan menghidupkan magnetic clutch ketika suhu kabin turun dari 30 derajat.

Kerusakan sensor ini akan menyebabkan pembacaan suhu kabin eror, sehingga sensor bisa menonaktifkan magnetic clutch secara terus menerus meski suhu didalam kabin sudah sangat panas.

Solusinya juga sama, dengan melakukan penggantian sensor.