Begini Cara Mudah Membuat Mesin Motor Lebih Halus

Advertisement
Mesin sepeda motor yang sudah berusia cukup lama memang sering terdengar kasar dan kurang nyaman. Hal itu sebenarnya wajar karena faktor pemakaian membuat antar komponen mesin mengalami keausan.

Tapi apakah ada cara-cara yang bisa kita lakukan untuk membuat suara motor setidaknya sedikit lebih halus tanpa mengganti komponen-komponen inti didalam mesin ?

Memang agak sulit tapi ada satu cara yang biasa orang pakai untuk membuat suara mesin motor mereka terdengar lebih halus.

Caranya adalah dengan mengganti oli mesin menggunakan oli yang lebih kental.

Kata mereka, oli yang lebih kental bisa membuat suara mesin lebih halus. Apa benar demikian, apa alasannya ? mari kita bahas selengkapnya.

Pengaruh Kekentalan Oli Terhadap Suara Mesin


Viskositas atau kekentalan oli dibuat berdasarkan kebutuhan mesin, dulu di era 1990-an, mesin kendaraan yang diproduksi masih menggunakan sistem cor manual yang memiliki clerence atau celah antar komponen lebar.

Sehingga oli kental pun masih bisa dipakai.

Namun mulai tahun 2000-an, teknologi pembuatan mesin serta rekayasa material mesin sudah berkembang dengan sangat pesat. Hasilnya, mesin-mesin sekarang memiliki kerapatan yang cukup tinggi.

Sehingga butuh pelumas yang lebih encer, agar oli bisa masuk ke celah-celah sangat sempit tersebut. Disini penggunaan oli multi grade 10W-40 mulai marak digunakan.

Namun, oli encer ternyata memiliki beberapa dampak. Kami sudah membahasnya pada artikel sebelumnya dengan topik akibat pemakaian oli mesin encer yang salah satunya bisa membuat suara mesin menjadi lebih kasar.

Alasannya, itu karena oli encer memiliki lapisan oil film yang cukup tipis sehingga kurang baik melumasi bagian atau komponen mesin dengan celah-celah besar.

Kalau mobilnya baru (kurang dari 5 tahun), maka penggunaan oli encer tidak akan menimbulkan dampak apapun karena memang kondisi komponen mesin masih presisi.

Tapi untuk mobil yang berusia lebih dari 5 tahun, banyak komponen mesin yang mulai aus. Sehingga celah antar komponen yang sebelumnya sangat rapat menjadi lebih lebar. Kalau kita tetap gunakan oli encer, maka suara mesin akan menjadi lebih kasar.

Sehingga solusi yang paling mudah adalah mengganti oli yang lebih kental, minimal SAE 20W.

Dengan menggunakan oli lebih kental, lapisan oil film pun menjadi lebih tebal sehingga cukup untuk mengisi celah komponen mesin yang mulai aus tersebut.

Tapi apa tidak ada efek sampingnnya ?

Penggunaan oli mesin yang lebih kental, akan membuat tarikan mesin menjadi lebih berat. Karena suatu benda akan lebih ringan bergerak didalam cairan yang encer dibandingkan cairan yang lebih kental.

Sehingga akselerasi mesin akan lebih lambat.

Intinya anda bisa ganti oli mesin motor anda dengan oli yang lebih kental asal jangan terlalu jauh dari rekomendasi pabrikan, kalau rekomendasi adalah 10W maka anda bisa gunakan oli 20W saja.

Kalau terlalu kental, justru oli tidak bisa masuk ke celah-celah komponen mesin sehingga pelumasan mesin tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Dan ini beresiko membuat mesin mengalami keausan lebih besar.