Sumber Daya Alam Hayati - Pengertian, Manfaat dan Contohnya

Advertisement
Alam sebenarnya memiliki segalanya yang dibutuhkan makhluk hidup untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Mulai dari pakan, sandang dan papan semuanya sebenarnya diambil dari alam.

Contoh paling konkrit adalah makanan, makanan seperti nasi yang sehari-hari kita makan termasuk kedalam sumber daya alam hayati. Selain dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi, ternyata sumber daya alam hayati juga digunakan untuk keperluan sektor lainnya.

Lalu apa saja ? mari kita bahas secara rinci diartikel ini.

Definisi Sumber Daya Alam Hayati


Sumber daya alam hayati adalah segala sesuatu yang tersedia di alam yang berhubungan dengan makhluk hidup, artinya SDA hayati ini merupakan sumber daya yang berasal dari hewan dan tumbuhan.

SDA sendiri, secara umum dibedakan menjadi SDA yang bisa diperbaharui dan SDA tidak dapat diperbaharui. Sementara pada SDA yang bisa diperbaharui, ada banyak jenisnya dan sumber daya alam hayati ini termasuk salah satu jenis sumber daya alam hayati.

Sumber daya alam hayati juga masih bisa dikelompokan lagi menjadi sumber daya alam hewani dan nabati.


  1. SDA hewani, sesuai namanya sumber daya ini berasal dari segala jenis hewan
  2. SDA nabati, nabati berarti tumbuhan sehingga SDA nabati merupakan sumber daya yang berasal dari segala jenis tumbuhan, pohon, buah-buahan, dan sayuran.


Karena masuk dalam kategori SDA yang bisa diperbaharui, ini berarti sumber daya alam hayati memiliki stok yang cukup melimpah serta memiliki kemampuan untuk terbentuk kembali dengan sangat cepat.

Itu benar sekali tapi sebagai pemakai sumber daya, kita juga perlu mengatur pemakaian SDA ini. Pasalnya, meski cukup berlimpah kalau pemakaiannya sangat berlebihan akan tetap akan menimbulkan kelangkaan.

Bicara soal kelangkaan SDA hayati, sebenarnya proses pembentukan kembali SDA ini ada dua metode ;

1. Secara alami, artinya sumber daya ini berkembang biak secara alami tanpa bantuan manusia.
2. Melalui budi daya, metode kedua manusia berperan dalam mengembang biakan SDA tersebut.

Metode kedua ini dipakai pada SDA hayati yang memiliki daya pakai cukup masih, seperti padi, hewan ternak, buah dan sayuran. Tujuan budi daya itu sendiri adalah untuk menjaga stok SDA supaya tidak terjadi kelangkaan karena pemakaian yang sangat masif.

Contoh Sumber Daya Alam Hayati Disekitar Kita


Lalu apa saja contohnya ? ada banyak sekali contoh SDA hayati ini terutama disekitar lingkungan kita. Beberapa diantaranya yang sering sekali kita temui adalah ;

1. Padi, jagung, gandum

Ketiga jenis tumbuhan tersebut, merupakan bahan makanan pokok di Indonesia. Padi akan menghasilkan nasi yang bagi kita menjadi bahan makanan pokok, sementara jagung dan gandum dijadikan bahan makanan pengganti nasi.

Sehingga ketiga jenis tumbuhan tersebut masuk ke SDA hayati yang pemanfaatannya sangat penting untuk kehidupan manusia. Oleh sebab itu, tumbuhan-tumbuhan tersebut dibudidayakan melalui jalur pertanian sehingga ketersediaannya bisa terus berkesinambungan.

2. Sapi, kambing, kerbau, ayam, ikan

Hewan-hewan diatas, di Indonesia sering sekali dijadikan lauk pelengkap nasi. Jadi bisa juga masuk kedalam bahan makanan pokok karena tingkat konsumsinya cukup tinggi.

Untuk menjaga ketersediannya, hewan-hewan konsumsi tersebut dikembang biakan melalui peternakan.

3. Buah dan sayuran

Buah dan sayuran merupakan kebutuhan penting manusia untuk memenuhi serat, dan vitamin untuk tubuh. Oleh sebab itu, setiap orang pasti tidak akan melewatkan buah dan sayuran pada menu makanan sehari-harinya.

Beberapa sayuran seperti kangkung, cabai, tomat, bawang dan lainnya dibudidayakan melalui pertanian dan perkebunan.

4. Batang pohon

Point keempat ini kita masuk pada contoh SDA hayati yang tidak dimanfaatkan untuk kepentingan konsumsi. Contohnya batang pohon, batang pohon banyak digunakan untuk membuat pintu rumah, segala jenis furniture, dan kerajinan.

Selain itu, ranting pohon juga sering dijadikan sebagai bahan bakar alternatif untuk memasak.

5. Kotoran hewan

Kotoran hewan apakah masuk ke SDA hayati ? meski bukan makhluk hidup tapi kotoran hewan ini berasal dari makhluk hidup. Proses pembentukannya pun melibatkan mahkluk hidup, sehingga bisa saja ini masuk kedalam kategori SDA hayati.

Kegunaan kotoran hewan antara lain sebagai kompos, dan bahan bakar bio.

Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati


Apabila dikelompokan berdasarkan manfaatnya, maka setidaknya ada 5 manfaat SDA hayati untuk kehidupan manusia. Yakni ;

1. Sebagai bahan konsumsi

Seperti yang dijelaskan diatas, jenis tumbuhan seperti padi, jagung, gandum dan hewan ternak juga aneka ragam buah sayur menjadi makanan yang tidak bisa dipisahkan dari menu makan kita sehari-hari.

Oleh sebab itu, bahan konsumsi merupakan bentuk pemanfaatan paling utama pada SDA hayati ini.

2. Sebagai bahan konstruksi

Ada banyak material yang dipakai untuk bahan-bahan bangungan, kebanyakan berasal dari SDA non-hayati seperti pasir, semen, dan batu bata. Namun, dipedesaan khususnya masih banyak rumah-rumah yang masih melibatkan kayu untuk rangka atap rumah.

Oleh sebab itu, batang pohon yang masuk ke SDA nabati juga dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi.

3. Menunjang perekonomian

Akibat tingkat konsumsi SDA ini yang cukup tinggi, maka bisa menimbulkan kelangkaan. Untuk menghindarinya, manusia harus turut serta dalam menjaga ketersediaan SDA hayati terutama yang dijadikan bahan makanan.

Hal ini memunculkan peluang yang bisa dimanfaatkan manusia sebagai penunjang perekonomian dengan bertani, berkebun atau berternak.

4. Sebagai bahan bakar alternatif

Contoh SDA yang dijadikan bahan bakar alternatif adalah kelapa sawit, kelapa sawit dapat diolah menjadi bio diesel yang sekarang mulai marak digunakan pada skala industri dan otomotif. Selain bio diesel, ada juga biogas dan biomassa.

5. Dimanfaatkan tenaganya

Mungkin sekarang sudah jarang, tapi dahulu banyak hewan yang dimanfaatkan tenaganya. Contoh kerbau untuk membajak sawah, dan kuda untuk menarik delman. Untuk sekarang, mungkin pemanfaatan tenaga hewan ini hanya sebagai hobi seperti kuda yang dimanfaatkan tenaganya untuk olahraga berkuda.

Potensi Sumber Daya Alam Hayati Di Indonesia


Anda sudah tahu bahwa Indonesia merupakan negara maritim, selain itu Indonesia juga memiliki luas daratan yang sangat besar. Hal itu membuktikan bahwa potensi untuk memanfaatkan SDA hayati cukup besar. Beberapa diantaranya ;

1. Hutan

Hutan Indonesia termasuk hutan terbesar ketiga didunia, hal itu memberikan gambaran betapa besarnya potensi hutan di Indonesia. Namun pemanfaatan hasil hutan itu bukan hanya kayunya saja, tapi masih banyak yang lainnya.

Hutan lindung, sebagai habitat beberapa hewan liar akan menjaga keaneka ragaman fauna, hutan konservasi bisa dijadikan tempat untuk berwisata, dan hutan produksi bisa menghasilkan kayu.

2. Perikanan

Seperti yang saya singgung, sebagai negara maritim pasti potensi kelautan Indonesia cukup besar terutama disektor perikanan. Terbukti, sejak aturan tentang kelautan dipertegas Indonesia bisa menjadi negara nomor satu di Asia yang memiliki neraca perdagangan ikan tertinggi.

3. Kelapa sawit

Tahukah anda Indonesia ternyata penghasil kelapa sawit terbesar didunia, pada tahun 2016 saja bisa menghasilkan 36 juta ton kelapa sawit. Hal itu membuktikan betapa besarnya potensi SDA ini, dan industri kelapa sawit ini menjadi cermin bahwa potensi perkebunan dan pertanian di Indonesia sebenarnya cukup bagus kalau diolah melaui managemen yang handal.