Sumber Daya Alam Non Hayati - Pengetian, Manfaat dan Contohya

Advertisement
Udara yang kita hirup merupakan salah satu jenis sumber daya alam, lebih tepatnya sumber daya alam non-hayati. Secara ringkas, SDA non hayati itu merupakan SDA selain makhluk hidup.

Dengan demikian harusnya ada banyak sekali contoh sumber daya ini yang bisa kita temukan disekitar kita.

Lalu apa saja yang termasuk sumber daya non hayati dan untuk apa pemanfaatannya ? simak ulasannya dibawah.


Definisi Sumber Daya Alam Non Hayati


Secara umum kata hayati merujuk pada organisme biologis atau mahkluk hidup, sehingga SDA non hayati merupakan segala jenis sumber daya yang diperoleh dari alam yang bukan berasal dari makhluk hidup.

SDA non hayati juga disebut sumber daya abiotik atau anorganik karena tersusun dari material benda mati.

Berdasarkan kesinambungannya, SDA non hayati dibedakan menjadi tiga jenis yakni :

1. SDA yang dapat pulih

Merupakan sumber daya alam yang ketersediaannya bisa terus ada karena proses pembentukannya berlangsung cukup cepat, entah karena proses pembentukannya berlangsung secara natural atau melalui bantuan manusia.

Contohnya seperti oksigen, yang tidak pernah habis meski milyaran orang bernafas menggunakan oksigen. Hal ini karena proses pembentukan oksigen berlangsung cepat oleh tumbuhan. Selain itu ada sinar matahari, air, angin dan gelombang air laut,

2. SDA yang tidak dapat pulih

SDA yang tidak dapat pulih berarti sumber daya yang ketersediaannya tidak bisa berkesinambungan, meski ketersediaan sumber daya alam ini cukup melimpah tapi apabila digunakan maka akan suatu saat akan menemui kelangkaan.

Penyebab SDA ini tidak bisa berkesinambungan, karena proses pembentukannya cukup lama sehingga tidak mampu menjamin ketersediaannya apabila dipakai secara terus menerus. Contohnya adalah bahan-bahan tambang dan bahan bakar fosil yang bisa terbentuk secara alami selama ratusan juta tahun.

3. SDA dengan sifat gabungan

SDA ini sebenarnya dapat pulih namun apabila proses pemulihannya tidak berlangsung atau terganggu maka akan menyebabkan rusaknya SDA tersebut sehingga tidak dapat digunakan kembali.

Contohnya tanah, apabila tidak dipulihkan tanah yang subur bisa menjadi tanah yang tandus atau padang pasir yang tidak subur.

Contoh Sumber Daya Non Hayati


1. Air

Air merupakan salah satu elemen penting yang sangat dibutuhkan makhluk hidup untuk bertahan hidup. Karena air ini berfungsi pada segala aspek, baik untuk minum, pengairan, pelarut, dan sumber energi listrik.

Oleh sebab itu air merupakan sumbe daya inti yang dibutuhkan semua makhluk hidup. Untung saja air masuk kedalam SDA non hayati yang bisa diperbaharui.

2. Udara

Di dalam atmosfer bumi terkandung beberapa jenis udara, contohnya oksigen dan karbondioksida yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup.

Oksigen dibutuhkan oleh manusia dan hewan untuk bernafas, sementara karbondioksida dibutuhkan tumbuhan untuk berfotosintesis.

Baik oksigen dan karbondioksida, sama-sama tersusun dari material tak bernyawa yang bisa diperbaharui. Karena manusia memproduksi karbondioksida dari oksigen, sementara tumbuhan memproduksi oksigen dari karbondioksida.

3. Tanah

Tanah merupakan media yang paling mudah untuk bercocok tanam, apalagi jika tanah tersebut sangat subur maka tumbuhan yang ditanam bisa tumbuh dengan subur pula. Sehingga dengan memanfaatkan tanah, manusia bisa menanam padi untuk memastikan ketersediaan sumber makanan.

Selain untuk bercocok tanam, tanah juga punya manfaat lain yakni sebagai tempat berpijak dan membangun bangunan. Sehingga bisa dikatakan segala aktifitas manusia berada diatas tanah.

4. Sinar matahari


Sinar matahari juga merupakan sumber energi, karena sinar matahari ini dibutuhkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis.

Selain itu sinar matahari juga berguna bagi manusia karena sinar matahari mengandung vitamin D.

Di sektor energi alternatif, sinar matahari juga berguna sebagai pembangkit listrik tenaga surya.

Sinar matahari ini masuk kedalam SDA non hayati karena merupakan pancaran sinar yang notabene tidak bernyawa. Lalu apakah matahari masuk ke SDA yang bisa diperbaharui atau tidak ?

Ini masih diperbedatkan, pasalnya matahari berkobar untuk menghasilkan sinar. Para ilmuan pun memprediksi kalau kapanpun waktunya matahari bisa padam apabila bahan bakar yang menyebabkan matahari berkobar itu habis.

Hanya saja, prediksi matahari akan padam tersebut cukup lama yakni sekitar 10 milyar tahun lagi. Sehingga meski tidak bisa diperbaharui, matahari memiliki energi yang sangat amat melimpah.

5. Angin

Angin dan udara itu berbeda, angin merupakan udara yang berhembus. Jadi angin itu memiliki aliran sementara udara kadang tidak.

Angin masuk kedalam SDA karena angin ini bermanfaat bagi mahkluk hidup. Contohnya untuk para nelayan, angin dijadikan energi untuk menggerakan perahu, sementara di sektor energi alternatif angin dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga angin.

6. Bahan tambang


Ada banyak sekali SDA yang terkandung dibawah tanah. Salah satunya, gas bumi dan minyak bumi yang sampai sekarang masih menjadi kebutuhan utama meski sudah ada biofuel.

Selain bahan bakar, SDA lain yang didapat dari proses penambangan adalah emas, tembaga, nikel, batubara dan lainnya.

Bahan tambang ini masuk kedalam SDA non hayati yang tidak bisa diperbaharui, alasannya bahan-bahan tersebut terbentuk secara alamiah selama ratusan juta tahun. Sehingga meski ketersediaannya melimpah, tidak akan mampu untuk berkelanjutan.

7. Iklim

Ada beberapa tanaman yang memanfaatkan iklim agar bisa tumbuh dengan efektif. Contohnya padi yang banyak ditanam saat musim hujan karena pengairan padi akan lebih efektif saat musim hujan.

Selain itu, produksi garam tradisional akan meningkat saat musim kemarau karena sinar matahari lebih lama dibandingkan musim hujan.

Dari hal itulah iklim masuk kedalam SDA non hayati karena berguna bagi manusia.

Pemanfaatan SDA non hayati dikehidupan manusia


1. Sebagai sumber kehidupan mahkluk hidup

Air dan udara merupakan dua contoh SDA non hayati yang berperan sebagai sumber kehidupan makhluk hidup. Tanpa kedua elemen tersebut, makhluk hidup tidak akan bisa bernafas dan melangsungkan hidupnya.

2. Manfaat disektor ekonomi

Disektor ekonomi, SDA non hayati banyak sekali manfaatnya. Contohnya pada bahan tambang, ini akan memberikan dampak ekonomi bagi para penambang yang menjual hasil tambang. Para penambang ini bukan saja mereka yang sekelas perusahaan, tapi penambang tradisional yang menambang diarea tebing atau sungai juga termasuk.

Selain itu air juga memberikan manfaat ekonomi apabila dijual didaerah yang mengalami kelangkaan air bersih.

3. Sumber energi listrik

Ada banyak sekali SDA non hayati yang bisa diubah menjadi energi listrik contohnya sebagai berikut ;

  • Energi yang terkandung pada air mengalir dijadikan sebagai pembangkit listrik tenaga air
  • Aliran udara dimanfaatkan untuk memutar kincir angin yang mampu menghasilkan listrik
  • Sinar matahari ditangkap oleh panel surya untuk menghasilkan listrik
  • Geothermal dimanfaatkan untuk pembangkit listrik
  • Batubara banyak dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap.


Selain 3 hal diatas, tentu masih ada lagi manfaat yang bisa kita peroleh dari SDA non-hayati. Sekian semoga bisa menambah wawasan kita semua.