Showing posts with label Alam. Show all posts

Cara Kerja Kincir Angin Pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Listrik saat ini menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Disamping ramah lingkungan, tenyata energi listrik juga bisa diperbaharui.

Salah satu cara untuk menghasilkan energi listrik, adalah menggunakan tenaga angin. Alatnya, bernama pembangkit listrik tenaga bayu atau biasa disingkat PLTB.

Lalu, bagaimana cara kerja PLTB ini ? dan seberapa besar energi listrik yang dapat dihasilkan oleh pembangkit ini ? simak uraiannya dibawah.

A. Prinsip Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Angin


Sesuai dengan namanya, PLTB memanfaatkan angin sebagai sumber energi. Jadi prinsip utama PLTB ini adalah mengubah energi dari energi yang terkandung dalam aliran angin menjadi energi listrik.

Lalu bagaimana perubahan energi tersebut bisa terjadi ?

Untuk mengubah tenaga angin, maka diperlukan alat bernama generator listrik. Alat ini akan mengubah energi mekanik menjadi aliran elektron menggunakan prinsip elektromagnetik.

Jadi skemanya, angin berhembus menyebabkan turbin atau kincir angin berputar. Putaran kincir angin akan memutar poros generator sehingga energi listrik dapat terbentuk.

Agar lebih jelasnya, simak diagram dibawah ini.

Komponen pembangkit listrik tenaga angin sederhana

  • Kincir angin
  • Poros turbin
  • Magnet
  • Kumparan tembaga
  • Terminal output


Bagaimana PLTB sederhana bekerja ?

Saat angin berhembus, kincir angin akan berputar. Putaran kincir angin akan memutar poros turbin dimana pada poros turbin sudah tersusun magnet ditengah lilitan tembaga. Sehingga ketika magnet tersebut berputar ditengah lilitan tembaga, akan memicu aliran listrik pada lilitan tembaga tersebut.

Aliran listrik tersebut akan bermuara pada terminal output, pada terminal inilah energi listrik siap digunakan.

Namun, listrik yang dihasilkan dari output generator masih tidak stabil karena putaran kincir angin pastinya dipengaruhi oleh kecepatan angin sehingga tidak beraturan. Oleh sebab itu, listrik dari terminal output akan dimasukan kedalam komponen regulator.

Komponen regulator ini bisa berisi berbagai komponen elektronik seperti trafo, IC dan lainnya. Tujuan regulator ini adalah untuk menstabilkan tegangan listrik pada nilai 220 V sehingga bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah.

B. Berapa Energi Yang Dihasilkan PLTB ?


Bicara soal energi listrik yang dihasilkan tentu relatif, karena hal ini dipengaruhi oleh kecepatan dimana kincir angin tersebut berada. Namun, karena ini merupakan energi yang terbarukan dan ramah lingkungan maka PLTB dibuat agar menghasilkan daya listri yang besar.

Lalu berapa energi listrik yang dihasilkan ?

Pada tahun 2005, energi yang dihasilkan PLTB diseluruh dunia mencapai 58.982 MW. Jumlah itu memang belum mencapai 1 % kebutuhan listrik didunia. Namun mulai terbatasnya bahan bakar fosil memaksa beberapa negara untuk membangun energi yang terbarukan seperti ini sehingga saat ini pasti jumlahnya bisa lebih banyak.

Lalu bagaimana dengan PLTB di Indonesia ?


PLTB pertama di Indonesia telah dibangun didaerah Sidrap Sulawesi selatan, dengan memiliki 30 wind turbine generator (WTG) energi yang dihasilkan mencapai 75 Mega Watt. Dengan kata lain satu kincir angin mampu menghasilkan daya 2,5 Mega watt.

Sementara untuk yang versi individualnya, satu buah kincir angin mampu menghasilkan daya beragam dari 50 watt sampai 600 watt.


C. Potensi PLTB Di Indonesia



Apakah PLTB bisa dan efektif apabila dibangun di Indonesia ?

Pembangunan PLTB pertama di Indonesia yang berada di daerah sidrap sudah membuktikan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki potensi di energi angin.

Berdasarkan data dari kementrian energi dan sumber daya mineral pada tahun 2010, Indonesia berpotensi menghasilkan energi listrik sebesar 9,2 gigawatt dari tenaga angin. Sementara itu lembaga penerbangan dan antariksa nasional menyebutkan ada lebih dari 100 daerah di Indonesia yang menyimpan potensi energi angin.

Kecepatan angin didaerah tersebut bisa mencapai 5,5 meter per detik bahkan dibeberapa daerah bisa sampai 6 meter per detik.

Tentu hal ini sudah membuktikan bahwa potensi energi angin di Indonesia cukup besar dan apabila dicampurkan dengan pembangkit lain bisa mencukupi kebutuhan energi listrik nasional namun mengurangi pemakaian bahan bakar fosil.

Sumber Daya Alam Non Hayati - Pengetian, Manfaat dan Contohya

Udara yang kita hirup merupakan salah satu jenis sumber daya alam, lebih tepatnya sumber daya alam non-hayati. Secara ringkas, SDA non hayati itu merupakan SDA selain makhluk hidup.

Dengan demikian harusnya ada banyak sekali contoh sumber daya ini yang bisa kita temukan disekitar kita.

Lalu apa saja yang termasuk sumber daya non hayati dan untuk apa pemanfaatannya ? simak ulasannya dibawah.


Definisi Sumber Daya Alam Non Hayati


Secara umum kata hayati merujuk pada organisme biologis atau mahkluk hidup, sehingga SDA non hayati merupakan segala jenis sumber daya yang diperoleh dari alam yang bukan berasal dari makhluk hidup.

SDA non hayati juga disebut sumber daya abiotik atau anorganik karena tersusun dari material benda mati.

Berdasarkan kesinambungannya, SDA non hayati dibedakan menjadi tiga jenis yakni :

1. SDA yang dapat pulih

Merupakan sumber daya alam yang ketersediaannya bisa terus ada karena proses pembentukannya berlangsung cukup cepat, entah karena proses pembentukannya berlangsung secara natural atau melalui bantuan manusia.

Contohnya seperti oksigen, yang tidak pernah habis meski milyaran orang bernafas menggunakan oksigen. Hal ini karena proses pembentukan oksigen berlangsung cepat oleh tumbuhan. Selain itu ada sinar matahari, air, angin dan gelombang air laut,

2. SDA yang tidak dapat pulih

SDA yang tidak dapat pulih berarti sumber daya yang ketersediaannya tidak bisa berkesinambungan, meski ketersediaan sumber daya alam ini cukup melimpah tapi apabila digunakan maka akan suatu saat akan menemui kelangkaan.

Penyebab SDA ini tidak bisa berkesinambungan, karena proses pembentukannya cukup lama sehingga tidak mampu menjamin ketersediaannya apabila dipakai secara terus menerus. Contohnya adalah bahan-bahan tambang dan bahan bakar fosil yang bisa terbentuk secara alami selama ratusan juta tahun.

3. SDA dengan sifat gabungan

SDA ini sebenarnya dapat pulih namun apabila proses pemulihannya tidak berlangsung atau terganggu maka akan menyebabkan rusaknya SDA tersebut sehingga tidak dapat digunakan kembali.

Contohnya tanah, apabila tidak dipulihkan tanah yang subur bisa menjadi tanah yang tandus atau padang pasir yang tidak subur.

Contoh Sumber Daya Non Hayati


1. Air

Air merupakan salah satu elemen penting yang sangat dibutuhkan makhluk hidup untuk bertahan hidup. Karena air ini berfungsi pada segala aspek, baik untuk minum, pengairan, pelarut, dan sumber energi listrik.

Oleh sebab itu air merupakan sumbe daya inti yang dibutuhkan semua makhluk hidup. Untung saja air masuk kedalam SDA non hayati yang bisa diperbaharui.

2. Udara

Di dalam atmosfer bumi terkandung beberapa jenis udara, contohnya oksigen dan karbondioksida yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup.

Oksigen dibutuhkan oleh manusia dan hewan untuk bernafas, sementara karbondioksida dibutuhkan tumbuhan untuk berfotosintesis.

Baik oksigen dan karbondioksida, sama-sama tersusun dari material tak bernyawa yang bisa diperbaharui. Karena manusia memproduksi karbondioksida dari oksigen, sementara tumbuhan memproduksi oksigen dari karbondioksida.

3. Tanah

Tanah merupakan media yang paling mudah untuk bercocok tanam, apalagi jika tanah tersebut sangat subur maka tumbuhan yang ditanam bisa tumbuh dengan subur pula. Sehingga dengan memanfaatkan tanah, manusia bisa menanam padi untuk memastikan ketersediaan sumber makanan.

Selain untuk bercocok tanam, tanah juga punya manfaat lain yakni sebagai tempat berpijak dan membangun bangunan. Sehingga bisa dikatakan segala aktifitas manusia berada diatas tanah.

4. Sinar matahari


Sinar matahari juga merupakan sumber energi, karena sinar matahari ini dibutuhkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis.

Selain itu sinar matahari juga berguna bagi manusia karena sinar matahari mengandung vitamin D.

Di sektor energi alternatif, sinar matahari juga berguna sebagai pembangkit listrik tenaga surya.

Sinar matahari ini masuk kedalam SDA non hayati karena merupakan pancaran sinar yang notabene tidak bernyawa. Lalu apakah matahari masuk ke SDA yang bisa diperbaharui atau tidak ?

Ini masih diperbedatkan, pasalnya matahari berkobar untuk menghasilkan sinar. Para ilmuan pun memprediksi kalau kapanpun waktunya matahari bisa padam apabila bahan bakar yang menyebabkan matahari berkobar itu habis.

Hanya saja, prediksi matahari akan padam tersebut cukup lama yakni sekitar 10 milyar tahun lagi. Sehingga meski tidak bisa diperbaharui, matahari memiliki energi yang sangat amat melimpah.

5. Angin

Angin dan udara itu berbeda, angin merupakan udara yang berhembus. Jadi angin itu memiliki aliran sementara udara kadang tidak.

Angin masuk kedalam SDA karena angin ini bermanfaat bagi mahkluk hidup. Contohnya untuk para nelayan, angin dijadikan energi untuk menggerakan perahu, sementara di sektor energi alternatif angin dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga angin.

6. Bahan tambang


Ada banyak sekali SDA yang terkandung dibawah tanah. Salah satunya, gas bumi dan minyak bumi yang sampai sekarang masih menjadi kebutuhan utama meski sudah ada biofuel.

Selain bahan bakar, SDA lain yang didapat dari proses penambangan adalah emas, tembaga, nikel, batubara dan lainnya.

Bahan tambang ini masuk kedalam SDA non hayati yang tidak bisa diperbaharui, alasannya bahan-bahan tersebut terbentuk secara alamiah selama ratusan juta tahun. Sehingga meski ketersediaannya melimpah, tidak akan mampu untuk berkelanjutan.

7. Iklim

Ada beberapa tanaman yang memanfaatkan iklim agar bisa tumbuh dengan efektif. Contohnya padi yang banyak ditanam saat musim hujan karena pengairan padi akan lebih efektif saat musim hujan.

Selain itu, produksi garam tradisional akan meningkat saat musim kemarau karena sinar matahari lebih lama dibandingkan musim hujan.

Dari hal itulah iklim masuk kedalam SDA non hayati karena berguna bagi manusia.

Pemanfaatan SDA non hayati dikehidupan manusia


1. Sebagai sumber kehidupan mahkluk hidup

Air dan udara merupakan dua contoh SDA non hayati yang berperan sebagai sumber kehidupan makhluk hidup. Tanpa kedua elemen tersebut, makhluk hidup tidak akan bisa bernafas dan melangsungkan hidupnya.

2. Manfaat disektor ekonomi

Disektor ekonomi, SDA non hayati banyak sekali manfaatnya. Contohnya pada bahan tambang, ini akan memberikan dampak ekonomi bagi para penambang yang menjual hasil tambang. Para penambang ini bukan saja mereka yang sekelas perusahaan, tapi penambang tradisional yang menambang diarea tebing atau sungai juga termasuk.

Selain itu air juga memberikan manfaat ekonomi apabila dijual didaerah yang mengalami kelangkaan air bersih.

3. Sumber energi listrik

Ada banyak sekali SDA non hayati yang bisa diubah menjadi energi listrik contohnya sebagai berikut ;

  • Energi yang terkandung pada air mengalir dijadikan sebagai pembangkit listrik tenaga air
  • Aliran udara dimanfaatkan untuk memutar kincir angin yang mampu menghasilkan listrik
  • Sinar matahari ditangkap oleh panel surya untuk menghasilkan listrik
  • Geothermal dimanfaatkan untuk pembangkit listrik
  • Batubara banyak dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap.


Selain 3 hal diatas, tentu masih ada lagi manfaat yang bisa kita peroleh dari SDA non-hayati. Sekian semoga bisa menambah wawasan kita semua.

6 Potensi Sumber Daya Alam Indonesia Yang Jadi Unggulan

Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa. Dari mulai laut, darat, udara hingga dibawah tanah semua mengangdung sumber daya yang sangat bernilai.

Secara geografis, Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang tersebar dari sabang sampai merauke. Hal itu memberikan kelebihan tersendiri karena sudah pasti Indonesia memiliki garis pantai yang panjang.

Letak Indonesia yang berada di garis khatulistiwa juga memberikan banyak manfaat, khususnya disektor pertanian dan perkebunan karena iklim di daerah tropis ini sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman.

Dari semua hal diatas, maka bisa dipastikan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat luar biasa. Lalu apa saja potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia ?

1. Kelautan


Luas perairan Indonesia mencapai 3,25 juta KM2 dimana angka tersebut membuktikan bahwa perairan Indonesia lebih luas dibandingkan luas daratan, oleh sebab itu Indonesia disebut negara maritim.

Sebagai negara maritim, sudah dipastikan Indonesia memiliki potensi kelautan yang cukup luar biasa. Beberapa potensi yang bisa dikembangkan dari sektor kelautan antara lain ;

a. Perikanan

Semakin luasnya wilayah perairan, maka semakin banyak juga potensi ikan yang dapat ditangkap. Hal itulah yang mendorong neraca perdagangan ikan Indonesia menjadi nomor satu di asia tenggara.

b. Pariwisata

Saat ini sudah banyak sekali objek pariwisata bertema kelautan, dari penyelaman, maupun wisata di area pantai. Dengan garis pantai mencapai 99 ribu KM, bisa dipastikan Indonesia memiliki potensi yang besar di sektor kelautan ini.

Contoh objek wisata pantai yang mendunia adalah bali dan lombok, kedua wilayah itu mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Selain pantai, keragaman terumbu karang di perairan Indonesia juga menyebabkan Indonesia menjadi negara tujuan wisata diving. Saat ini ada banyak sekali wisata-wisata diving yang menyuguhkan pemandangan bawah laut yang luar biasa.

c. Produksi garam

Garam diproduksi dengan menguapkan air laut, umumnya tempat untuk memproduksi garam ini terletak dipesisir. Seperti yang dikatakan, karena Indonesia punya garis pantai yang cukup panjang maka akan ada lebih banyak spot untuk memproduksi garam.

d. Habitat biota laut

Perairan Indonesia juga menjadi rumah atau habitat bagi banyak sekali biota laut, bahkan dari 7 spesies penyu yang ada didunia 6 diantaranya bisa kita temukan diperairan Indonesia.

e. Pembangkit listrik tenaga ombak

Pembangkit listrik tenaga ombak memanfaatkan gulungan gelombang air laut untuk memutar turbin yang akan membangkitkan energi listrik. Sebagai negara maritim, apabila ini diterapkan di Indonesia mungkin bisa menjadi alternatif pembangkit listrik.

2. Perkebunan


Disektor perkebunan, juga tidak kalah menariknya. Pasalnya, Indonesia menjadi negara nomor satu yang paling banyak memproduksi kelapa sawit. Hal itu membuktikan bahwa potensi perkebunan di Indonesia cukup menjanjikan apabila dikelola oleh manajemen yang baik.

Selain perkebunan, iklim tropis di Indonesia juga memberikan dampak yang sangat besar untuk pertumbuhan tanaman buah. Oleh sebab itu banyak sekali buah-buahan yang bisa tumbuh di Indonesia.

Hanya saja, masalah yang dihadapi sektor perkebunan adalah keterbatasan lahan dimama saat ini lahan-lahan kosong sudah sulit untuk ditemukan.

3. Pertambangan


Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahan tambang, semua jenis bahan-bahan tambang sepertinya bisa kita temukan di negara tercinta ini. Contoh paling nyata adalah didaerah papua terdapat tambang emas dan tembaga terbesar didunia.

Selain itu, Indonesia juga kaya akan bahan tambang mineral lain seperti bauksit, timah, pasir besi dan lainnya.

Disektor bahan bakar, Indonesia juga memiliki tambang batubara yang tersebar di wilayah kalimantan serta tambang minyak yang juga tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

Apabila dikelola secara baik, maka itu bisa mendatangkan dampak ekonomi. Hanya saja ekspolitasi yang berlebihan akan barang tambang ini akan memicu kelangkaan dikemudia hari, karena SDA ini masuk jenis yang tidak bisa diperbaharui. Sehingga harus cermat dalam pemanfaatannya.

4. Pertanian


Karena berada di iklim tropis, banyak tanaman yang bisa berkembang di Indonesia. Selain itu tanah di Indonesia juga termasuk tanah yang subur sehingga sangat cocok untuk pertanian.

Hal itu juga disusul luas wilayah Indonesia yang cukup luas berdampak pada lahan pertanian yang harusnya juga luas. Namun masalah yang dihadapkan para petani adalah perubahan iklim, dimana masalah ini bisa menyebabkan para petani gagal panen.

Oleh sebab itu, harus ada edukasi untuk para petani agar mereka dapat menentukan langkah dalam menghadapi perubahan iklim ini. Karena ditangan petani berkualitas, akan menghasilkan komoditas yang juga berkualitas.

5. Perhutanan


Indonesia juga masih memiliki hutan yang cukup luas meski semakin hari luasnya semakin menurun. Hutan secara umum berfungsi sebagai paru-paru dunia karena sifat hutan ini akan menyediakan oksigen bagi seluruh makhluk hidup didunia.

Sehingga keberadaan hutan itu sebenarnya sangat penting. Di Indonesia, ada hutan lindung, hutan konservarsi dan hutan produksi. Meski sama-sama hutan, semuanya memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Di hutan produksi, maka bisa diperoleh hasil hutannya seperti kayu. Dimana kayu saat ini menjadi barang yang banyak dibutuhkan industri sebagai bahan baku.

6. Pegunungan

Indonesia juga memiliki banyak sekali gunung dan bukit, sepanjang pulau sumatera sampai nusa tenggara ada banyak sekali gunung dengan keragamannya masing-masing.

Kontur pegunungan yang naik turun, biasanya dimanfaatkan untuk membangun PLTA (pembangkit listrik tenaga air), dimana PLTA ini dipasangkan pada waduk yang umumnya teletak diarea pegunungan atau pada air terjun.

Sehingga semakin banyak gunung, semakin banyak pula potensi PLTA yang bisa dibangun.

5 Manfaat Penting Sumber Daya Alam Hayati Bagi Kehidupan Kita

Sumber daya alam memberikan banyak manfaat bagi kehidupan kita, salah satunya untuk kebutuhan makan.

Di Indonesia, nasi menjadi makanan pokok sementara nasi dihasilkan dari padi yang merupakan salah satu contoh sumber daya alam hayati. Namun selain sebagai makanan, sumber daya ini juga punya manfaat disektor lainnya.

Lalu apa saja ? simak selengkapnya dibawah.

Manfaat Sumber Daya Alam Hayati


1. Penghasil oksigen

Manusia membutuhkan oksigen untuk bernafas, sementara oksigen ini masuk kedalam sumber daya alam non- hayati karena bukan merupakan makhluk hidup. Tapi, siklus terbentuknya oksigen itu disebabkan karena proses fotosintesis tumbuhan.

Dengan kata lain, meski oksigen bukan SDA hayati tapi tersedianya oksigen di udara bebas itu merupakan salah satu manfaat tumbuhan yang merupakan SDA hayati.

Lalu bagaimana cara tumbuhan melakukan fotosintesis ?

Tumbuhan memanfaatkan sinar matahari dan gas karbondioksida yang dihasilkan manusia, keduanya diserap melalui daun tumbuhan dan menghasilkan oksigen serta energi. Oksigen langsung dilepaskan ke udara bebas sementara energi ini akan membentuk buah.

Itulah alasannya, ketika disiang hari berada dibawah pohon rasanya sangat nyaman. Tidak lain, itu dikarenakan kandungan oksigen disekitar pohon itu kaya.

2. Sebagai bahan makanan


Apa yang anda makan pagi hari tadi ? nasi, bubur, roti, atau pisang ? semuanya berasal dari SDA hayati.

Nasi dan bubur berasal dari tanaman padi, roti berasal dari gandum dan pisang berasal dari pohon pisang. Jadi apapun yang kita makan sebenarnya merupakan bentuk pemanfaatan sumber daya alam baik itu tumbuhan atau hewan.

3. Sebagai bahan konstruksi

Dikota besar mungkin bahan bangungan lebih didominasi baja ringan, tapi dipedesaan masih banyak rumah-rumah yang memanfaatkan kayu sebagai rangka atap, batang pohon bambu dan anyaman bambu.

Sehingga sumber daya alam nabati khususnya pepohonan sangat bermanfaat dibidang konstruksi. Selain untuk membangun rumah, kayu-kayu ini juga banyak diaplikasikan untuk membuat aneka ragam perabotan dan furniture seperti meja, kursi dan tempat tidur.


Disektor industri, kayu juga bisa diolah kembali menjadi kertas dan kardus. Sehingga pemanfaatan pohon yang merupakan SDA nabati ini cukup banyak.

4. Sebagai mata pencaharian


Apa bisa kita memanfaatakan SDA hayati sebagai mata pencaharian ? tentu saja bisa contohnya sebagai berikut ;

  • Peternakan
  • Pertanian
  • Perkebunan
  • Perikaan


Alasan yang mendorong SDA hayati ini bisa dimanfaatkan untuk diambil nilai ekonomisnya, itu karena SDA hayati khususnya yang berhubungan dengan kebutuhan konsumsi memiliki permintaan cukup tinggi.

Apabila manusia tidak membudidayakan SDA yang dijadikan sumber makanan tersebut, tentu akan timbul kelangkaan sumber daya. Oleh sebab itu, petani bertugas membudidayakan tanaman sebagai sumber makanan sebagai gantinya konsumen membeli bahan makanan tersebut dari petani.

5. Sumber energi alternatif

Beberapa bagian tanaman seperti daun, atau pohon yang mati juga kotoran hewan sering diolah kembali menjadi bahan bakar biogas. Bahan bakar ini bersifat alternatif dan bisa diperbaharui karena bukan berasal dari fosil.

Selain biogas, tenaga hewan juga sering dimanfaatkan sebagai energi alternatif. Contohnya kerbau untuk membajak sawah, dan kuda untuk menarik delman.

Selain sebagai energi alternatif, sisa-sisa tumbuhan dan kotoran hewan juga sering dijadikan pupuk kompos untuk memperkaya nutrisi pada tumbuhan.

Jadi kesimpulannya, manfaat yang kita peroleh dari sumber daya alam hayati meliputi segala aspek kehidupan. Meski demikian, harus ada keseimbangan antara pemakaian sumber daya dengan pembudidayaannya untuk menunjang ketersediaan sumber daya tersebut.

Sumber Daya Alam Hayati - Pengertian, Manfaat dan Contohnya

Alam sebenarnya memiliki segalanya yang dibutuhkan makhluk hidup untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Mulai dari pakan, sandang dan papan semuanya sebenarnya diambil dari alam.

Contoh paling konkrit adalah makanan, makanan seperti nasi yang sehari-hari kita makan termasuk kedalam sumber daya alam hayati. Selain dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi, ternyata sumber daya alam hayati juga digunakan untuk keperluan sektor lainnya.

Lalu apa saja ? mari kita bahas secara rinci diartikel ini.

Definisi Sumber Daya Alam Hayati


Sumber daya alam hayati adalah segala sesuatu yang tersedia di alam yang berhubungan dengan makhluk hidup, artinya SDA hayati ini merupakan sumber daya yang berasal dari hewan dan tumbuhan.

SDA sendiri, secara umum dibedakan menjadi SDA yang bisa diperbaharui dan SDA tidak dapat diperbaharui. Sementara pada SDA yang bisa diperbaharui, ada banyak jenisnya dan sumber daya alam hayati ini termasuk salah satu jenis sumber daya alam hayati.

Sumber daya alam hayati juga masih bisa dikelompokan lagi menjadi sumber daya alam hewani dan nabati.


  1. SDA hewani, sesuai namanya sumber daya ini berasal dari segala jenis hewan
  2. SDA nabati, nabati berarti tumbuhan sehingga SDA nabati merupakan sumber daya yang berasal dari segala jenis tumbuhan, pohon, buah-buahan, dan sayuran.


Karena masuk dalam kategori SDA yang bisa diperbaharui, ini berarti sumber daya alam hayati memiliki stok yang cukup melimpah serta memiliki kemampuan untuk terbentuk kembali dengan sangat cepat.

Itu benar sekali tapi sebagai pemakai sumber daya, kita juga perlu mengatur pemakaian SDA ini. Pasalnya, meski cukup berlimpah kalau pemakaiannya sangat berlebihan akan tetap akan menimbulkan kelangkaan.

Bicara soal kelangkaan SDA hayati, sebenarnya proses pembentukan kembali SDA ini ada dua metode ;

1. Secara alami, artinya sumber daya ini berkembang biak secara alami tanpa bantuan manusia.
2. Melalui budi daya, metode kedua manusia berperan dalam mengembang biakan SDA tersebut.

Metode kedua ini dipakai pada SDA hayati yang memiliki daya pakai cukup masih, seperti padi, hewan ternak, buah dan sayuran. Tujuan budi daya itu sendiri adalah untuk menjaga stok SDA supaya tidak terjadi kelangkaan karena pemakaian yang sangat masif.

Contoh Sumber Daya Alam Hayati Disekitar Kita


Lalu apa saja contohnya ? ada banyak sekali contoh SDA hayati ini terutama disekitar lingkungan kita. Beberapa diantaranya yang sering sekali kita temui adalah ;

1. Padi, jagung, gandum

Ketiga jenis tumbuhan tersebut, merupakan bahan makanan pokok di Indonesia. Padi akan menghasilkan nasi yang bagi kita menjadi bahan makanan pokok, sementara jagung dan gandum dijadikan bahan makanan pengganti nasi.

Sehingga ketiga jenis tumbuhan tersebut masuk ke SDA hayati yang pemanfaatannya sangat penting untuk kehidupan manusia. Oleh sebab itu, tumbuhan-tumbuhan tersebut dibudidayakan melalui jalur pertanian sehingga ketersediaannya bisa terus berkesinambungan.

2. Sapi, kambing, kerbau, ayam, ikan

Hewan-hewan diatas, di Indonesia sering sekali dijadikan lauk pelengkap nasi. Jadi bisa juga masuk kedalam bahan makanan pokok karena tingkat konsumsinya cukup tinggi.

Untuk menjaga ketersediannya, hewan-hewan konsumsi tersebut dikembang biakan melalui peternakan.

3. Buah dan sayuran

Buah dan sayuran merupakan kebutuhan penting manusia untuk memenuhi serat, dan vitamin untuk tubuh. Oleh sebab itu, setiap orang pasti tidak akan melewatkan buah dan sayuran pada menu makanan sehari-harinya.

Beberapa sayuran seperti kangkung, cabai, tomat, bawang dan lainnya dibudidayakan melalui pertanian dan perkebunan.

4. Batang pohon

Point keempat ini kita masuk pada contoh SDA hayati yang tidak dimanfaatkan untuk kepentingan konsumsi. Contohnya batang pohon, batang pohon banyak digunakan untuk membuat pintu rumah, segala jenis furniture, dan kerajinan.

Selain itu, ranting pohon juga sering dijadikan sebagai bahan bakar alternatif untuk memasak.

5. Kotoran hewan

Kotoran hewan apakah masuk ke SDA hayati ? meski bukan makhluk hidup tapi kotoran hewan ini berasal dari makhluk hidup. Proses pembentukannya pun melibatkan mahkluk hidup, sehingga bisa saja ini masuk kedalam kategori SDA hayati.

Kegunaan kotoran hewan antara lain sebagai kompos, dan bahan bakar bio.

Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati


Apabila dikelompokan berdasarkan manfaatnya, maka setidaknya ada 5 manfaat SDA hayati untuk kehidupan manusia. Yakni ;

1. Sebagai bahan konsumsi

Seperti yang dijelaskan diatas, jenis tumbuhan seperti padi, jagung, gandum dan hewan ternak juga aneka ragam buah sayur menjadi makanan yang tidak bisa dipisahkan dari menu makan kita sehari-hari.

Oleh sebab itu, bahan konsumsi merupakan bentuk pemanfaatan paling utama pada SDA hayati ini.

2. Sebagai bahan konstruksi

Ada banyak material yang dipakai untuk bahan-bahan bangungan, kebanyakan berasal dari SDA non-hayati seperti pasir, semen, dan batu bata. Namun, dipedesaan khususnya masih banyak rumah-rumah yang masih melibatkan kayu untuk rangka atap rumah.

Oleh sebab itu, batang pohon yang masuk ke SDA nabati juga dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi.

3. Menunjang perekonomian

Akibat tingkat konsumsi SDA ini yang cukup tinggi, maka bisa menimbulkan kelangkaan. Untuk menghindarinya, manusia harus turut serta dalam menjaga ketersediaan SDA hayati terutama yang dijadikan bahan makanan.

Hal ini memunculkan peluang yang bisa dimanfaatkan manusia sebagai penunjang perekonomian dengan bertani, berkebun atau berternak.

4. Sebagai bahan bakar alternatif

Contoh SDA yang dijadikan bahan bakar alternatif adalah kelapa sawit, kelapa sawit dapat diolah menjadi bio diesel yang sekarang mulai marak digunakan pada skala industri dan otomotif. Selain bio diesel, ada juga biogas dan biomassa.

5. Dimanfaatkan tenaganya

Mungkin sekarang sudah jarang, tapi dahulu banyak hewan yang dimanfaatkan tenaganya. Contoh kerbau untuk membajak sawah, dan kuda untuk menarik delman. Untuk sekarang, mungkin pemanfaatan tenaga hewan ini hanya sebagai hobi seperti kuda yang dimanfaatkan tenaganya untuk olahraga berkuda.

Potensi Sumber Daya Alam Hayati Di Indonesia


Anda sudah tahu bahwa Indonesia merupakan negara maritim, selain itu Indonesia juga memiliki luas daratan yang sangat besar. Hal itu membuktikan bahwa potensi untuk memanfaatkan SDA hayati cukup besar. Beberapa diantaranya ;

1. Hutan

Hutan Indonesia termasuk hutan terbesar ketiga didunia, hal itu memberikan gambaran betapa besarnya potensi hutan di Indonesia. Namun pemanfaatan hasil hutan itu bukan hanya kayunya saja, tapi masih banyak yang lainnya.

Hutan lindung, sebagai habitat beberapa hewan liar akan menjaga keaneka ragaman fauna, hutan konservasi bisa dijadikan tempat untuk berwisata, dan hutan produksi bisa menghasilkan kayu.

2. Perikanan

Seperti yang saya singgung, sebagai negara maritim pasti potensi kelautan Indonesia cukup besar terutama disektor perikanan. Terbukti, sejak aturan tentang kelautan dipertegas Indonesia bisa menjadi negara nomor satu di Asia yang memiliki neraca perdagangan ikan tertinggi.

3. Kelapa sawit

Tahukah anda Indonesia ternyata penghasil kelapa sawit terbesar didunia, pada tahun 2016 saja bisa menghasilkan 36 juta ton kelapa sawit. Hal itu membuktikan betapa besarnya potensi SDA ini, dan industri kelapa sawit ini menjadi cermin bahwa potensi perkebunan dan pertanian di Indonesia sebenarnya cukup bagus kalau diolah melaui managemen yang handal.

Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Dipebaharui - Pengetian, Manfaat dan Contoh

Secara garis besar, sumber daya alam dibedakan menjadi dua jenis yakni SDA yang bisa diperbaharui dan yang tidak bisa diperbaharui. Perbedaan utamanya terletak pada stock dan kesinambungan sumber daya tersebut.

Jadi secara sederhana, SDA yang bisa diperbaharui tergolong jenis sumber daya yang memiliki stok melimpah dan memiliki kemampuan untuk terbentuk kembali dengan cepat. Sementara SDA tak terbaharukan tergolong sumber daya yang proses pembentukannya memakan waktu sangat lama, sehingga tidak bisa berkesinambungan dalam waktu singkat.

Lantas apa saja sumber daya yang termasuk kedalam SDA tak terbaharukan ? simak penjelasannya dibawah.

Pengertian SDA Yang Tidak Dapat Diperbaharui (non renewable resource)


SDA yang tidak dapat diperbaharui adalah segala jenis hal dari bumi ini yang berguna bagi kehidupan makhluk hidup namun, butuh proses lama dalam pembentukannya.

Kata tak dapat diperbaharui, sebenarnya tidak mengartikan bahwa SDA ini benar-benar tidak bisa terbentuk kembali. SDA ini bisa diperbaharui tapi memerlukan waktu yang sangat lama bahkan hingga ratusan tahun.

Mengapa proses pembentukannya sangat lama ?

Itu karena sumber daya ini terbentuk dari material-material purba yang mengalami perubahan baik secara fisik maupun kimia menjadi material baru yang memiliki fungsi berbeda.

Contohnya seperti bahan bakar fosil, bahan bakar ini terbentuk dari bangkai-bangkai hewan atau pohon yang mengalami proses dekomposisi didalam tanah hingga ratusan tahun.


Untuk ketersediannya, SDA ini juga cukup berlimpah. Tapi apabila dibarengi dengan konsumsi berlebihan, maka ketersediaannya akan terus menurun sampai akhirnya habis. Oleh sebab itu, eksplorasi SDA ini memiliki aturan yang sangat ketat.

Lalu apa SDA tak terbaharukan ini hanya bahan bakar fosil saja ? ternyata tidak, masih ada bahan lain yang non bahan bakar yang berasal dari SDA ini.

Contoh SDA Tak Terbaharukan


1. Gas Alam

Gas alam atau gas bumi merupakan salah satu bahan bakar fosil yang terdapat pada perut bumi. SDA ini terdiri dari senyawa hidrokarbon ringan (metana - butana) dan umumnya terdapat pada lapisan atas sumur minyak juga terdapat ditambang batubara.

Mengapa gas alam masuk ke SDA tak terbaharukan ?

Itu karena proses pembentukan gas alam ini memerlukan waktu hingga ratusan juta tahun. Gas alam sendiri terbentuk karena proses pembusukan material organik oleh bakteri anaeorob secara alami selama ratusan juta tahun.

Hasil dari pembusukan ini berupa senyawa hidrokarbon yang memiliki rantai C yang bervariasi. Untuk hidrokarbon dengan rantai C ringan, akan berbentuk gas alam sementara yang lebih berat berbentuk minyak bumi.

Gas alam ini berbeda dengan biogas, meski secara fisik dan sifatnya sama tapi gas alam mengandung hidrokarbon butana atau C4H10 yang dipakai sebagai bahan bakar elpiji, sementara biogas mengandung hidrokarbon jenis metana.

Penggunaan gas alam, antara lain ;

  • Sebagai bahan bakar kompor gas (LPG)
  • Pembangkit listrik tenaga gas


2. Minyak Bumi

Minyak bumi juga masuk ke SDA yang tidak bisa diperbaharui, karena proses pembentukannya mencapai ratusan juta tahun. Minyak bumi yang kita rasakan saat ini, itu merupakan hasil dari proses dekomposisi material organik yang dimulai sejak zaman purba.

Dalam teori pembentukan minyak bumi, minyak bumi ini berasal dari material organik seperti batang pohon yang bercampur dengan batuan sedimen sehingga menjadi batuan induk. Proses pengubahan batuan induk menjadi bentuk cair, memerlukan proses hingga ratusan juta tahun.

Kandungan minyak bumi juga sama seperti gas yakni hidrokarbon tapi memiliki rantai karbon lebih banyak. Sehingga semakin panjang rantainya, bentuk hidrokarbon semakin kental. Sebelum digunakan, minyak bumi perlu disuling supaya bisa digunakan.

Contoh aplikasi minyak bumi antara lain ;
Bensin dan solar untuk bahan bakar kendaraan
Bahan bakar industri
Avtur sebagai bahan bakar pesawat
Oli untuk pelumas mesin
Aspal

3. Batu bara

Batubara adalah batuan yang memiliki sifat mudah terbakar, sama halnya dengan minyak bumi batubara juga terbentuk karena proses dekomposisi material organik oleh bakteri anaeorob. Hanya saja yang berbeda, batubara terbentuk bukan dari batuan induk melainkan dari gambut.

proses pengubahan gambut menjadi batubara, bisa memakan waktu hingga ratusan juta tahun. Oleh sebab itu SDA ini tergolong tidak dapat diperbaharui.

Ada tiga jenis batubara antara lain ;

  • Lignit, lignit adalah batubara muda yang terbentuk paling cepat daripada jenis batubara lainnya. Meski tergolog muda, lama pembentukannya bisa mencapai 250 juta tahun.
  • Bituminous, merupakan jenis batubara yang terbentuk dengan kondisi tekanan dan suhu lebih tinggi serta waktunya lebih lama. Bisa dibilang, bituminous coal adalah bentuk berikutnya dari lignit.
  • Antrasit, antrasit adalah bentuk paling akhir dari batubara dan memiliki grade terbaik. Meski demikian, tidak banyak yang menggunakan antrasit karena selain harganya lebih mahal, proses penambangannya juga lebih sulit.


Dari tiga jenis batubara diatas, bituminous coal merupakan jenis yang paling banyak digunakan saat ini pada skala industri dan pembangkit listrik.

4. Emas

Emas adalah logam mulia yang banyak dijadikan sebagai simbol kekayaan. Emas sendiri tebentuk dari proses pemadatan magma yang terjadi didalam tanah dalam waktu yang cukup lama.

Emas sendiri menjadi barang mewah karena emas merupakan logam yang langka, meski ketersediaannya bisa dibilang melimpah namun perlu tenaga dan alat yang canggih untuk mengambilnya. Pasalnya emas yang merupakan logam berat berada dilapisan tanah dalam.

5. Logam



Pada dasarnya, semua jenis logam seperti besi, tembaga, dan aluminium itu diambil dari alam. Oleh sebab itu, material ini juga masuk kedalam SDA. Hal itu dikarenakan mineral logam terbentuk karena proses pembekuan magma seperti halnya emas.

Proses pembekuan magma ini sendiri tidak berlangsung begitu saja, melainkan banyak fase yang dilalui sehingga menjadi logam. Dari proses pembekuan magma primer, sampai magma beku tersebut naik ke melewati lapisan batuan kepermukaan dan mengalami proses hidrotermal.

Semua itu menghasilkan batuan yang kaya akan kandungan logam, jadi dalam satu bongkahan mineral itu bisa terdapat beberapa jenis logam seperti besi, aluminum, tembaga, dan logam lainnya.

Untuk bisa digunakan, logam-logam tersebut dipisahkan lalu dilebur kembali sehingga menghasilkan jenis logam seperti yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah 5 contoh sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

9 Contoh Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbaharui + Pemanfaatannya

Sumber daya alam yang dapat diperbaharui, merujuk pada segala jenis sumber daya yang kita peroleh dari alam yang proses pembentukannya lebih cepat dibandingkan penggunaannya. Sehingga tidak akan habis meski dipakai secara terus menerus.

Lalu apa saja yang masuk kedalam SDA terbaharukan ? simak uraiannya dibawah.

SDA (sumber daya alam) merupakan segala sumber daya yang diperoleh dari alam untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Secara umum, ada dua jenis SDA yakni yang dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui.

Perbedaan utamanya, ada pada proses pembentukan SDA tersebut. SDA terbaharukan bisa terbentuk lebih cepat sehingga meski dipakai secara terus menerus tidak akan habis, namun SDA tak terbaharukan memiliki proses pembentukan mencapai ratusan tahun, sehingga mustahil untuk terbaharui dalam waktu singkat.

SDA yang bisa diperbarui sendiri, sebenarnya sudah kita temui dalam kehidupan sehari-hari contohnya udara dan air. Tapi apa sebatas itu ? tenyata tidak. Ada banyak sekali SDA terbaharukan yang terdapat dibumi ini.

Lalu apa saja ?

9 Contoh Sumber Daya Alam Yang Bisa Diperbaharui


1. Air


Air adalah elemen terpenting pada kehidupan semua mahkluk hidup, karena makhluk hidup memerlukan air untuk dikonsumsi. Selain itu manusia selain sebagai minum, air juga digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti mandi dan mencuci.

Pernahkah anda berfikir mengapa air dibumi tidak pernah habis ? padahal triliyunan mahkluk hidup yang ada dimuka bumi menggunakan air.

Ternyata itu disebabkan karena adanya siklus air. Secara singkat siklus air berarti perputaran air laut yang menguap kemudian diembunkan dalam bentuk hujan didartan. Air hujan tersebut akan turun melewati sungai-sungai dan sebaian masuk kedalam tanah. Sehingga kandungan air disungai dan tanah tidak pernah habis.

Makhluk hidup yang mengkonsumsi air, juga hanya dijadikan sebagai pelarut. Sisa air yang dikonsumsi makhluk hidup akan dibuang kembali dalam bentuk urin dan keringat. Urin akan mengalir ke sungai untuk kembali ke laut dan keringat langsung menguap.

Sehingga meski air dikonsumsi terus menerus, volume air tidak pernah habis.

Selain makhluk hidup, air juga dijadikan sebagai :

  • Bahan bakar pembangkit listrik tenaga air
  • Bercocok tanam


2. Udara

Udara yang ada dilapisan atmosfer, terdiri dari oksigen, karbondioksida, nitrogen dan lainnya. Tapi yang paling banyak adalah oksigen dan karbondioksida dimana dua jenis udara tersebut digunakan oleh makhluk hidup untuk bernafas.

Manusia menggunakan oksigen untuk bernafas dan menghasilkan karbondioksida, sementara tumbuhan berfotosintesis menggunakan karbondioksida menghasilkan oksigen.

Siklus tersebut menyebabkan jumlah oksigen dan karbondioksida pada bumi tidak pernah habis. Hanya saja, karbondioksida tidak hanya dihasilkan dari pernafasan manusia tapi asap kendaraan juga menghasilkan gas karbondioksida.

Hal itu diperparah dengan semakin menyempitnya hutan didunia.

Sehingga jumlah karbondioksida dan oksigen menjadi tidak seimbang, hal itulah yang menyebabkan pemanasan global.

3. Angin


Angin dan udara memang secara fisik hampir sama, tapi ada bedanya. Angin memiliki energi, karena angin merupakan udara yang mengalir. Energi yang ada pada angin bisa digunakan untuk menghidupkan pembangkit listrik tenaga air.

Selain itu, angin juga membantu tumbuhan untuk melakukan penyerbukan.

Tapi apa yang membentuk aliran angin tersebut ?

Angin ternyata terbentuk akibat perbedaan tekanan udara pada tempat yang berbeda. Secara sederhana, udara dengan tekanan yang lebih tinggi secara otomatis mengalir ke udara yang memiliki tekanan lebih rendah.

Lalu apa yang menyebabkan perbedaan tekanan udara tersebut ?

Ternyata suhu yang mempengaruhi tekanan udara, ketika suatu tempat memiliki suhu lebih tinggi maka udara akan memuai sehingga tekanan udara dibawah menjadi turun. Hal ini menyebabkan udara dari wilayah bersuhu dingin mengalir ke wilayah ke suhu panas.

Siklus ini akan terus berlangsung selama matahari sebagai sumber panas bersinar, sehingga disebut energi yang bisa diperbaharui.

4. Tanah

Tanah merupakan sumber daya yang tersedia melimpah dialam. Umumnya tanah digunakan sebagai tempat untuk bercocok tanam, seperti menaman padi, atau tanaman lainnya. Selain sebagai media bercocok tanam tanah juga digunakan untuk kepengtingan lainnya seperti ;

  • Membuat keramik (dari tanah lihat)
  • Membuat bahan bangunan (batubara, beton)
  • Pasir untuk membangun bangunan.


Ketersediaan tanah dialam, tidak akan habis karena tanah hanya berubah bentuk dan tidak dikonsumsi. Saat tanah dibuat menjadi batu bata, maka bentuk tanah hanya berubah bentuk ke wujud yang lebih padat. Saat batu bata tersebut dihancurkan, maka lambat laun akan kembali menjadi struktur tanah.

5. Flora

Segala jenis flora yang tumbuh dimuka bumi merupakan SDA yang bisa diperbaharui. Alasannya, tanaman bisa berkembang biak dengan mudah secara alami atau melewati bantuan manusia.

Contoh flora yang bekembang secara alami ada di hutan, sementara yang memerlukan bantuan manusia adalah tanaman-tanaman perkebunan, dan pertanian.

Penggunaan flora sebagai SDA terbarukan antara lain :

  • Padi, gandum, jagung, sebagai tanaman penghasil makanan pokok
  • Pohon jati, digunakan sebagai bahan baku ukiran kayu serta furniture
  • Sayur dan buah-buahan sebagai sumber nutrisi mahkluk hidup
  • Bunga, untuk bahan pewangi alami dan penghias.
  • Kayu/ranting pohon sebagai bahan bakar menghidupkan api


6. Fauna


Fauna adalah segala jenis hewan yang hidup dimuka bumi, tapi tidak semua jenis hewan bisa digunakan sebagai sumber daya. Beberapa bentuk sumber daya alam dari fauna antara lain ;

  • Sebagai bahan makanan seperti ayam pedaging, sapi, kambing dan lainnya
  • Diambil tenaganya seperti kuda dan kerbau
  • Kotoran hewan sebagai bahan pembuatan kompos


Alasan hewan masuk ke SDA terbaharukan, karena hewan bisa berkembang biak dengan cepat baik secara alami atau melalui peternakan.

7. Sinar matahari

Sinar matahari ternyata mengandung energi, hal itu dibuktikan oleh tumbuhan yang bisa berfotosintesis dengan bantuan sinar matahari dan adanya pembangkit listrik tenaga surya.

Selain berlimpah, ketersediaan sinar matahari juga bisa kita rasakan dimanapun saat siang hari. Sinar matahari ini masuk ke SDA yang dapat diperbaharui karena energi tersebut berasal dari matahari yang secara terus menerus memancarkan sinarnya.

Pemanfaatan sinar matahari dalam kehidupan manusia antara lain ;

  • Untuk mengeringkan pakaian
  • Menguapkan air pada air laut untuk mendapatkan garam
  • Menghidupkan panel surya untuk menghasilkan listrik


8. Geothermal


Mungkin sumber energi ini masih asing ditelinga kita tapi dibeberapa negara seperti Filipina dan Islandia sudah menerapkan panas bumi sebagai pembangkit listrik.

Lalu apa itu panas bumi ?

Geothermal adalah energi panas yang terdapat pada intibumi. Energi panas tersebut bisa berasal dari beberapa hal seperti

  • Aktifitas tektonik didalam perut bumi
  • Peluruhan elemen radioaktif dibawah permukaan bumi
  • Panas yang dilepaskan logam-logam berat didalam permukaan bumi
  • Panas matahari yang diserap kedalam pemukaan bumi


Peristiwa-peristiwa tersebut akan terus berlangsung, sehingga ketersediaan panas bumi akan terus berkesinambungan oleh sebab itu panas bumi masuk ke SDA terbaharukan.

9. Gelombang air laut/ombak

Semua orang tahu bahwa ombak itu gulungan air yang ada di pantai, tapi apakah ombak masuk ke sumber daya alam ?

Ingat, segala sesuatu yang diperoleh dari alam dan berguna bagi kehidupan manusia entah itu benda hidup (hayati) benda mati, yang terlihat maupun tak terlihat itu masuk ke SDA. Sementara ombak, apa gunanya ?

Bagi peseluncur, ombak digunakan sebagai daya untuk mendorong papan seluncurnya. Selain itu sekarang ada PLTGL (pembangkit listrik tenaga gelombang laut) yang memanfaatkan energi dari gelombang air laut untuk memutar generator listrik.

Hal itu menunjukan bahwa ombak memang memiliki energi, dan karena energi tersebut terbentuk secara alami maka ini masuk ke SDA.

Lalu, ombak itu tercipta karena peristiwa pasang surut air laut beserta gaya tarik bulan selain dipengaruhi juga oleh hembusan angin. Sehingga ketersediaan ombak akan terus berkesinambungan.

10 Macam Sumber Daya Alam Beserta Contoh dan Manfaatnya

Sumber daya alam itu sangat luas cakupannya, karena segala sesuatu yang kita perloleh dari alam dan dapat berguna bagi kehidupan manusia itu bisa disebut sumber daya alam.

Oleh sebab itu, para ahli mengelompokan sumber daya alam berdasarkan beberapa kategori sehingga ditemukan 8 jenis sumber daya alam dengan karakteristik dan manfaatnya masing-masing.

Lalu apa saja macam macam SDA yang ada disekitar kita ? simak artikelnya dibawah.

Sumber daya alam (SDA) merupakan segala sesuatu yang diperoleh dari alam dan dapat digunakan untuk memenuhi segala jenis kebutuhan manusia. SDA ini tidak hanya mencakup hal-hal yang terlihat seperti tumbuhan dan bahan bakar alam, tapi juga mencakup hal yang tidak terlihat seperti udara, dan gas alam.

Jadi bisa dikatakan, apapun yang berguna bagi kita yang asalnya dari alam disebut sumber daya alam.

Jenis Sumber Daya Alam


Secara umum, hanya ada dua jenis sumber daya alam yang ada didunia. Yakni  SDA terbaharukan dan SDA tak terbaharukan.

1. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui

SDA yang dapat diperbaharui merujuk pada sumber daya yang bisa terus diproduksi sehingga ketersediaannya akan berkesinambungan. Ada banyak contoh sumber daya alam yang terbaharukan diantaranya seperti ; segala jenis tumbuhan, hewan, udara, sinar matahari, angin dan air.

Meskipun ketersediannya cukup berlimpah, penggunaan SDA jenis ini tetap harus terkontrol agar tidak berlebihan. Karena sebanyak apapun sumber daya dialam, apabila di eksploitasi secara berlebihan akan mengancam kelangkaan sumber daya tersebut dimasa yang akan datang.

2. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui

Sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui artinya segala sumber daya dari alam yang memiliki jumlah terbatas dan pembentukannya memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga penggunaan SDA ini lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus menerus maka SDA ini akan benar-benar habis.

Contohnya minyak bumi, batubara, emas, besi dan aneka bahan tambang lainnya.

Dari dua jenis sumber daya alam diatas, kalau dikupas secara lebih spesifik lagi maka kita akan menemukan 10 jenis turunan sumber daya alam, yakni ;
  • Berdasarkan pembentukannya : sumber daya alam hayati, dan sumber daya alam non hayati
  • Berdasarkan pemanfaatannya : SDA materi, SDA energi, SDA ruang, dan SDA waktu
  • Berdasarkan nilai pakainya : SDA eknonomis, SDA non-ekonomis
  • Berdasarkan lokasinya : SDA akuatik, dan SDA terrestial


1. Sumber daya alam hayati


Tenaga kuda dimanfaatkan sebagai SDA hayati

SDA hayati adalah segala jenis sumber daya yang berasal dari makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan. Manusia paling banyak memanfaatkan SDA hayati untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti untuk pakan, sandang, dan papan.

Contoh penggunaan SDA hayati, antara lain ;

  • Sebagai makanan seperti tanaman padi, buah, sayur dan hewan konsumsi.
  • Sebagai bahan furniture, seperti segala jenis kayu
  • Sebagai bahan bakar, seperti kelapa sawit dan kayu bakar
  • Obat - obatan seperti tanaman obat
  • Sebagai bahan pakaian, seperti sutera (kepompong) dan wol (domba)
  • Sebagai hiasan seperti tanaman hias dan bunga
Baca juga : Pengertian, Manfaat, dan Contoh Sumber Daya Alam Hayati

2. Sumber daya alam non-hayati


Angin dan cayaha matahari merupakan SDA non hayati yang digunakan sebagai pembangkit listrik

SDA non-hayati adalah segala jenis sumber daya dari alam yang terbentuk dari benda mati atau bukan dari makhluk hidup. Contoh sumber daya alam non hayati antara lain ;

  • Air, merupakan material yang paling banyak dibutuhkan oleh makhluk hidup. Bumi sendiri sebagian besar disusun oleh air, sehingga untuk saat ini air sangat mudah diperoleh.
  • Sinar matahari, sinar matahari digunakan sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga surya, juga dibutuhkan tumbuhan untuk fotosintesis.
  • Udara, manusia memerlukan oksigen untuk bernafas dan tumbuhan perlu karbondioksida untuk fotosintesis. Oksigen dan karbondioksida tersedia secara melimpah diudara.
  • Tanah, tanah digunakan oleh manusia untuk mendirikan rumah, dan bercocok tanam. Selain itu tanah juga dipakai sebagai bahan baku kerajinan keramik. Pada tumbuhan, tanah menjadi tempat hidupnya tanaman darat.
  • Hasil tambang, hasil pertambangan seperti minyak bumi, batubara dan gas alam berwujud benda mati dan manusia menggunakannya sebagai bahan bakar.


3. Sumber daya alam materi

Berdasarkan pemanfaatannya, sumber daya alam materi adalah jenis material anorganik sebagai bahan dasar pembuatan segala sesuatu yang berguna seperti perlengkapan sehari-hari. SDA materi ini bukan hanya berasal dari bahan tambang, tapi juga bahan-bahan yang dapat ditemukan tanpa penambangan.

Contohnya, besi yang dapat digunakan untuk membuat perlengkapan manusia seperti bahan konstruksi, pelengkapan rumah tangga dan bahan baku kendaraan. Selain besi, ada emas, logam-logam lainnya dan tanah yang dijadikan bahan baku pembuatan keramik.

4. Sumber daya alam energi

SDA energi adalah sumber daya anorganik yang diperoleh dari alam yang berbentuk bahan bakar, atau dapat menghasilkan energi. Penggunaan SDA ini juga sebagai bahan bakar menghidupkan sesuatu. Meski berbentuk bahan bakar, SDA ini tidak hanya berasal dari pertambangan, tapi juga diperloleh dipermukaan bumi.

Contohnya, antara lain

  • Minyak bumi apabila diolah akan menghasilkan produk-produk turunan seperti bensin, solar, yang dipakai kendaraan dan avtur untuk pesawat.
  • Gas alam, digunakan sebagai bahan bakar kompor gas
  • Batubara, sebagai bahan bakar industri dan PLTU
  • Sinar matahari sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga surya
  • Angin sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga angin
  • Air sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga air


5. Sumber daya alam ruang

Sumber daya ruang adalah jenis sumber daya, dimana yang dimanfaatkan adalah ruang kosong tersebut. Contohnya, pada tanah lapang. Tanah lapang adalah ruang terbuka yang masih kosong (belum ditempati bangunan apapun).

Manusia bisa memanfaatkan sumber daya ruang tersebut sebagai tempat membangun rumah, membangun usaha,  atau tempat untuk berkebun.

6. Sumber daya alam waktu


  • Sumber daya alam waktu adalah sumber daya yang terkait dengan waktu pemanfaatannya. Jadi secara sederhana, misal di Indonesia itu ada dua musim yakni musim hujan dan musim kemarau. Pada musim hujan, petani bisa memanfaatkannya untuk menanam padi.
  • Pada musim kemarau, petani garam bisa memanfaatkannya untuk memanen garam laut.

Selain itu untuk buah-buahan yang berbuah musiman juga memanfaatkan waktu/musim agar bisa dipanen.

Karena yang dimanfaatkan waktu/musimya, maka ini masuk kedalam sumber daya alam dengan jenis waktu.

7. Sumber daya alam ekonomis

SDA ekonomis adalah segala sesuatu dari alam yang memiliki harga jual mahal dan untuk memperolehnya juga memerlukan biaya yang juga tinggi. Contohnya logam mulia seperti emas, timah dan bahan bakar fosil.

8. Sumber daya alam non ekonomis

SDA non ekonomis adalah jenis sumber daya dari alam yang sangay melimpah dan bisa kita peroleh tanpa mengeluarkan biaya dan untuk mendapatkannya juga sangat mudah. Contohnya air disungai, sinar matahari, udara, ranting pohon dihutan.

9. Sumber daya alam akuatik

Adalah segala jenis sumber daya yang diperoleh dari perairan, contohnya segala jenis biota air, terumbu karang, dan rumput laut.

10. Sumber daya alam terrestial

Merupakan segala jenis sumber daya yang diperoleh dari daratan, contohnya hasil-hasil hutan, hewan daratan, hasil tambang dan lain sebagainya.