Showing posts with label Bengkel Mobil. Show all posts

Rem Mobil Bunyi Nguk, Cek 2 Penyebab Berikut

Anda perlu waspada, pasalnya bunyi-bunyian yang terdengar saat anda mengerem bisa mengindikasikan masalah pada sistem rem mobil anda.

Misal bunyi berdecit, itu bisa disebabkan karena kampas rem habis. Lalu bagaimana dengan bunyi Nguk ketika rem diinjak ? apa masalah yang hadir saat terdengar bunyi seperti itu ?

Mari kita bahas secara mendalam.

Penyebab Rem Mobil Bunyi Nguk


1. Permukaan kampas rem kotor

Penyebab yang pertama adalah karena ada tumpukan debu pada permukaan kampas rem. Ini bisa terjadi pada rem cakram dan rem tromol namun lebih sering terjadi pada rem cakram karena sifatnya yang lebih terbuka.

Jadi debu itu bisa berasal dari debu jalan, debu ketika anda melintasi tanah kering, lumpur yang mengering, atau debu kampas rem itu sendiri yang melekat pada area caliper rem.

Kalau debu itu mengenai piringan rem, mungkin bunyinya berlangsung singkat karena ketika roda berputar debunya juga hilang sendiri. Namun yang jadi masalah adalah ketika kotoran tersebut menempel dibagian caliper rem.

Jadi ketika anda mendengar suara nguk dibagian rem depan, solusinya adalah dengan membersihkan kampas komponen rem.

Caranya seperti ini ;

  • Lepas roda mobil
  • Keluarkan dua buah kampas rem (caranya dengan melepas satu baut caliper, lalu angkat caliper rem maka kampas rem bisa langsung dilepaskan)
  • Kemudian bersihkan caliper rem yang masih menempel ditempatnya. Untuk membersihkan, ada cairan khusus namanya brake cleaner. Anda cukup menyemprotkan brake cleaner ke arah komponen yang berdebu maka debu tersebut akan langsung luntur.
  • Kalau tidak ada brake cleaner, anda juga bisa menggunakan air yang penting jangan menggunakan bensin/solar karena bisa membuat seal caliper getas sehingga minyak rem rentan bocor.
  • Jangan lupa juga menghaluskan permukaan kampas rem, caranya dengan mengamplas permukaan kampas rem dan sisi-sisinya agar lebih halus.
  • Terakhir pasang kembali kampas rem dan pasang roda maka bunyi akan hilang.


2. Posisi sepatu rem yang tidak pas

Pada rem tromol, itu memang jarang kotor karena sifat rem tromol tertutup sehingga debu dari luar itu sulit masuk. Rem tromol bisa kotor hanya berasal dari debu kampas rem itu sendiri, jadi kalau rem tromol tidak pernah dibersihkan dalam waktu lama maka bunyi nguk itu juga bisa muncul.

Selain itu, posisi dari sepatu rem yang kurang pas mungkin miring atau kurang masuk juga bisa menyebabkan bunyi seperti ini.

Jadi, untuk mengeceknya anda perlu melepas tromol rem untuk mengamati posisi sepatu rem.


  • Caranya, lepas roda dan lihat apakah ada sekrup pengikat tromol rem atau tidak. Kalau ada lepas dulu sekrupnya dan tarik tromol rem untuk melepaskan.
  • Setelah tromol terlepas anda bisa melihat dengan jelas sistem rem tromol mobil anda, sampai disini anda bersihkan dulu bagian tromol dan permukaan sepatu rem.
  • Caranya pertama gosok menggunakan amplas halus lalu semprotkan brake cleaner atau air.
  • Goyangkan sepatu rem ke kanan kekiri supaya posisinya benar-benar masuk
  • Jangan lupa juga beri grease pada permukaan backing plate yang bergesekan dengan sepatu rem.
  • Terakhir pasang kembali tromol rem dan pasang rodanya

Mesin Mobil Bunyi Nging, Cek 3 Penyebab Berikut

Bunyi bunyian pada mesin bisa menandakan ada kerusakan pada salah satu komponen mesin, seperti bunyi yang terdengar seperti siulan (nging). Bunyi seperti ini bisa mengindikasikan adanya kerusakan pada laher pulley atau dibagian alternator.

Tapi anda tak perlu risau dulu karena bisa saja bunyi yang anda dengar ini bunyi yang normal. Jadi bagaimana cara mengecek penyebab mesin mobil bunyi nguing dan bagaimana cara mengatasinya ?

Mari kita bahas

Penyebab Mesin Bunyi Nging


1. Kerusakan bearing/laher pulley

Kalau anda lihat dibagian depan mobil, anda akan melihat lilitan belt yang menghubungkan banyak sekali pulley-pulley.

Ketika bearing salah satu pulley mengalami keausan, maka akan menimbulkan bunyi dari mulai bunyi gesekan, bunyi mendengung hingga bunyi nging sesuai material bearing.

Jadi hal pertama yang bisa menyebabkan mesin mobil anda bunyi adalah karena bearing atau laher salah satu pulley pada mesin mengalami keausan.

Tapi yang sulit itu mendeteksi pulley mana yang mengalami keausan. Karena setidaknya ada 5 pulley pada mesin, dari pulley crankshaft, pulley alternator, pulley pompa power steering, pulley kompresor, idler dan tensioner.

Jadi langkah untuk mendeteksinya,

  • Dalam kondisi mesin hidup buka kap mesin dan dengarkan dari area mana bunyi itu berasal
  • Kalau anda yakin bunyinya dari area belt anda harus memastikan pulley mana yang bunyi
  • Caranya bisa menggunakan obeng magnet, anda tingga menempelkan ujung obeng didekat pulley (dibagian blok silinder) lalu tempelkan ujung lainnya ke telinga. Jadi ini seperti stetoskop namun yang dideteksi adalah bunyi dari mesin.
  • Cek semua pulley pada mesin, nanti anda akan menemukan ada satu area yang memiliki bunyi paling jelas. Maka pulley itulah yang paling mungkin mengalami kerusakan.


Secara umum masalah ini tidak berbahaya karena tidak berhubungan langsung dengan kinerja mesin, jadi anda sebenarnya cukup mendeteksi sampai di kap mesin. Kalau anda yakin bunyinya berasal dari bagian belt dan intensitas bunyi tersebut semakin keras ketika mesin digas, maka itu memang berasal dari salah satu pulley.

Untuk mengatasinya harus diganti atau kalau kondisi bearingnya kering, cukup diolesi grease.

2. Kerusakan dioda rectifier pada dinamo ampere

Dioda rectifier adalah komponen untuk mengubah arus AC menjadi DC. Mungkin beberapa dari anda ada yang belum tahu, kalau dinamo ampere mobil sebenarnya menghasilkan arus AC sementara kelistrikan mobil menggunakan arus DC.

Sehingga perlu ada komponen penyearah seperti dioda rectifier.

Pada beberapa kasus, komponen elektronik ini mengeluarkan bunyi nging ketika mengalami gangguan. Tapi bunyinya hanya terdengar ketika mesin idle. Sementara saat digas, bunyinya tersamar bunyi mesin.

Untuk memastikannya lagi, dalam kondisi mesin menyala buka kap mesin dan pastikan kalau bunyi nging yang anda dengar seperti bunyi barang elektronika. Pastikan juga kalau sumber bunyinya berasal dari bagian dinamo ampere.

Setelah itu, matikan mesin dan coba lepas soket dinamo ampere. Hidupkan lagi mesin, kalau bunyinya hilang maka sudah pasti itu berasal dari rectifier.

Tapi ketika sudah tahu bahwa rectifiernya rusak, segera matikan mesin dan panggil tukang service dinamo. Hal itu karena dikhawatirkan pengisian aki tidak berjalan sehingga kalau dipaksakan jalan bisa jadi mogok di tengah jalan.

3. Bunyi nging dari kipas pendingin yang berputar dalam kecepatan tinggi

Bunyi nging ini juga bisa berasal dari kipas pendingin yang menyala dalam kondisi high speed. Contohnya ketika anda sedang ngebut di jalan tol, maka kipas lebih sering berputar di kecepatan tinggi. Namun harusnya bunyi ini tidak terlalu terdengar di kabin.

Kecuali kalau anda berada didepan mobil dalam kondisi mesin hidup dan panas, maka anda akan mendengarkan bunyi nguing dari kipas pendingin ini.

Bunyi ini normal selama bunyi yang didengar itu halus, tapi kalau bunyinya melengking maka itu bisa menandakan ada kerusakan pada laher kipas pendingin.

Ciri bunyi nguing karena kerusakan laher kipas pendingin, bunyinya hanya terdengar kadang-kadang saja karena bunyinya hanya muncul saat kipas nyala. Sementara kipas pendinging mobil itu nyala hanya saat suhu mesin panas.

Jadi untuk mendeteksinya, buka kap mesin dalam kondisi mesin hidup dan AC nyala. Lalu perhatikan kinerja kipas, ketika kipas nyala dan bunyi nging terdengar maka itu berarti laher kipas rusak. Solusinya, harus diganti baik diganti lahernya atau diganti satu set kipas.

Sama seperti point pertama, ini juga tidak terlalu berbahaya selama kipas masih berputar dengan normal. Tapi kalau bunyi itu sampai menghambat putaran kipas baru itu berbahaya.

Suara Mesin Mobil Mendengung, Cek 6 Penyebab Berikut

Ketika anda mendengar bunyi mendengung dimobil anda baik ketika mobil belum jalan maupun ketika mobil dijalankan, itu bukan hanya berasal dari mesin. Artinya bunyi dengung yang terdengar ini bukan Cuma disebabkan karena faktor mesin tapi faktor power train juga bisa membuat mobil mendengung.

Lalu apa saja hal yang menyebabkan mobil mendengung ?

Penyebab Mesin Mobil Mendengung

img by mercedessource.com

1. Kerusakan pompa power steering

Meski sekarang EPS (elektrik power steering) sudah booming, tapi masih banyak mobil yang menerapkan sistem hidraulik power steering apalagi untuk mobil produksi dibawah 2012.

Pada hidraulik power steering, terdapat komponen pompa power steering yang lokasinya menempel pada mesin. Pompa inilah yang memberi energi untuk meringankan beban pengemudian.

Biasanya kalau poros pompa atau bantalannya mengalami keausan, maka akan menimbulkan bunyi seperti mendengung. Bunyi ini akan terdengar cukup jelas ketika setir dibelokan.

Baca juga Penyebab dan pengaruh kebocoran oli power steering

2. Kerusakan kompresor AC

Gesekan-gesekan antara metal didalam kompresor AC yang mengalami keausan juga bisa menyebabkan suara mesin mendengung. Kali ini suara dengung yang disebabkan kompresor AC hanya terdengar kadang-kadang saja ketika kompresor nyala.

Ketika anda set AC ke posisi paling dingin, maka bunyi dengungnya akan sering terdengar tapi kalau AC diset ke suhu sedang, maka bunyi dengung jarang terdengar.

Kalau kompresor AC sudah mengalami kerusakan, maka ada baiknya untuk melakukan penggantian. Karena friksi hasil gesekan didalam kompresor AC bisa masuk ke sirkulasi freon dan menyebabkan sistem AC tersumbat hingga jebol.

3. Bearing pulley-pulley mesin aus

Kalau anda lihat bagian depan mesin, maka akan terlihat lilitan belt dengan banyak pulley. Ada pulley mesin, ada pulley idler, ada pulley tensioner ada juga pulley alternator.

Ketika salah satu pulley tersebut mengalami keausan, maka bunyi mendengung akan terdengar. Tapi karena pulley-pulley tersebut selalu terhubung, sehingga bunyinya akan langsung terdengar saat mesin dihidupkan dan bunyinya akan bertahan selama mesin dihidupkan tak peduli ketika mobil diam atau jalan.

Yang paling sulit adalah mendeteksi dari pulley mana bunyi itu berasal. Hal itu karena semua pulley tersebut berdekatan sehingga bunyinya sulit dibedakan.

Baca juga : Mesin mobil bunyi kletek kletek, apa penyebabnya ?

Tapi kalau anda membawa ke bengkel biasanya mereka punya cara untuk mendeteksinya. Ketika sudah terdeteksi, anda tinggal melakukan penggantian dan masalah kelar.

4. Ban salah arah/ban tidak rata

Seperti yang kami katakan diawal pembahasan, bahwa bunyi mendengung ini tidak selamanya disebabkan oleh faktor mesin itu sendiri tapi bisa juga karena faktor eksternal. Contohnya ban, ban mobil itu dibuat dengan satu arah putaran. Biasanya pada dinding ban anda akan menemukan anak panah yang menunjukan arah putaran ban.

Tapi ini sering tidak diperhatikan, sehingga ketika melakukan rotasi ban maka bisa menyebabkan kesalahan arah putaran ban. Sehingga salah satu efeknya berupa suara mendengung ketika mobil melewati aspal.

Selain itu ban ataupun jalan yang tidak rata juga bisa menimbulkan bunyi mendengung, contohnya ketika anda melintas bagian tepi jalan Tol. Biasanya akan terdengar bunyi mendengung.

Baca juga penyebab roda mobil bunyi mendecit

Masalah ini tidak terlalu serius asal anda bisa memastikan kondisi ban mobil anda apakah masih layak atau perlu diganti.

5. Kopel joint aus

Khusus untuk mobil RWD atau penggerak roda belakang seperti Avanza dan Innova, ada komponen poros propeller dan kopel joint. Kopel joint atau universal joint berfungsi untuk membuat poros propeller fleksibel sehingga bisa meneruskan putaran meski sudut antara gardan dan mesin itu naik turun.

Sayangnya, komponen kopel joint ini juga gampang aus. Kalau ini mengalami kausan maka akan menimbulkan suara mendengung yang terdengar dibagian kolong mobil.

Suara ini juga semakin jelas ketika kecepatan mobil ditambah. Solusi terbaiknya adalah dengan mengganti kopel joint dengan yang baru.

6. Bearing roda aus

Bearing roda depan khususnya yang sering mengalami keusan karena roda depan yang menahan beban pengemudian mobil. Ketika bearing roda mulai aus maka akan terdengar bunyi dari mulai bunyi gesekan (srek srek) hingga bunyi dengung.

Untuk mengecek kausan bearing roda, anda perlu mendongkrak mobil supaya roda terangkat lalu goyangkan roda secara vertikal. Kalau anda merasa ada sedikit oblak, itu tandanya bearing roda aus dan perlu diganti.

Mesin Mobil Bunyi Kletek Kletek, Cek 4 Penyebab Berikut

Bunyi kletek-kletek pada mesin mobil bisa menandakan adanya masalah serius pada komponen internal mesin dan bisa juga karena hal-hal yang sepele.

Suara mirip ketukan logam ini bisa muncul saat mesin dihidupkan, maupun ketika mobil digas. Kita selaku pemilik mobil harus bisa setidaknya menganalisa bunyi ini berasal dari mana dan apa penyebabnya. Sehingga kita akan tahu langkah apa yang akan diambil berikutnya.

Dibawah ini, Autoexpose akan membagikan 4 penyebab yang bisa membuat mesin mobil anda terdengar bunyi kletek-kletek.

Penyebab mesin mobil bunyi kletek-kletek

img by tercelreference.com

1. Bunyi ketika idle, kemungkinan celah katup lebar

Bagi yang belum tahu, celah katup adalah sebuah jarak atau celah antara batang katup dengan rocker arm. Fungsi celah ini adalah sebagai batas toleransi terhadap batang katup saat memuai, jadi ketika mesin panas otomatis ada sedikit pemuaian pada batang katup karena bahannya logam.

Pemuaian ini akan membuat ukuran batang katup semakin memanjang, sehingga kalau tidak ada celah pemanjangan batang katup ini justru akan menekan katup sehingga sedikit terbuka.

Standar celah katup, umumnya maksimal 0,3 mm. dan celah ini harus diset ulang saat service berkala karena celah dapat berubah akibat faktor pemakaian.

Apabila anda melewatkan proses penyetelan katup ketika service, maka celah katup bisa bertambah lebar nantinya. Kalau celah katup semakin lebar, maka suara ketukan antara rocker arm dengan batang katup akan semakin keras sehingga terdengar bunyi kletek-kletek.

Untuk menyetel celah katup bisa dilakukan dengan bantuan obeng dan kunci ring 10 namun mobil sekarang umumnya sudah menerapkan sistem HLA (hidraulic lash adjuster) yakni sistem yang otomatis menyetel celah katup. Jadi kalau mobil anda menggunakan auto katup, berarti HLA yang mengalami kerusakan.

Baca pula Cara menyetel celah katup untuk mengembalikan performa mesin

Masalah ini masih bisa dikatakan ringan karena tidak berdampak signifikan terhadap performa mesin, serta kalau digas bunyinya akan tersamarkan bunyi mesin. Sehingga bunyi akan terdengar jelas ketika mesin idle.

2. Bunyi ketika akselerasi/digas, kemungkinan bantalan crankshaft aus

Crankshaft atau poros engkol adalah sebuah mekanisme yang men-translate gerakan naik turun piston menjadi gerakan putar. Pada poros engkol ini terdapat dua buah bantalan yakni main bearing (bantalan poros engkol terhadap blok silinder) dan concord bearing (bantalan batang piston terhadap poros engkol).

Apabila salah satu bantalan mengalami keausan, maka poros engkol akan oblak. Memang, oblaknya poros engkol ini cukup kecil tapi dengan RPM mesin yang lebih tinggi tetap akan berdampak timbulnya bunyi kletek kletek.

Bunyi ini akan terdengar cukup jelas saat RPM mesin lebih tinggi, sehingga di kecepatan idle mungkin kurang terdengar tapi ketika digas, suaranya akan terdengar.

Masalah ini masuk ke masalah serius, karena bisa membuat poros engkol bengkok hingga retak. cara perbaikannya, adalah dengan melakukan overhoule engine.

3. Bunyi hanya muncul saat mesin dingin, kemungkinan oli belum naik


Kalau bunyi kletek-kletek muncul saat anda menghidupkan mesin dipagi hari atau ketika anda pertama kali menghidupkan mesin setelah mesin mati selama seharian, maka itu bisa disebabkan oli belum naik ke kepala silinder.

Oli mesin, itu tertampung pada bak oli yang telaknya ada dibagian paling bawah mesin. Disitu terdapat pompa oli yang akan mensirkulasikan oli ke seluruh bagian mesin. Namun pompa oli ini aktif saat mesin hidup, jadi dalam kondisi mesin mati tidak ada sirkulasi oli dan oli yang sebelumnya melumasi bagian kepala silinder akan turun ke bak oli.

Karena oli turun, maka bagian kepala silinder bisa dikatakan kering. Sehingga begitu kita start mesin yang pertama kalinya, otomatis bunyi kletek-kletek terdengar cukup keras. Namun tak berapa lama, bunyi tersebut hilang karena oli sudah bersirkulasi.

Ini bisa dikatakan normal apalagi kalau mesin tidak dihidupkan lebih dari sebulan.

Namun kalau bunyinya bertahan cukup lama, kemungkinan volume oli mesin kurang atau ada kerusakan di sirkulasi oli seperti pompa oli rusak atau jalur oli tersumbat. Ketika masalah ini muncul, umumnya akan muncul indikator oli pada dashboard serta mesin mengalami overheat disertai bunyi kasar.

Baca pula Apa penyebab indikator oli mesin menyala ?

Kalau tanda ini muncul, segera bawa mobil ke bengkel.

4. Bunyi kletek-kletek juga bisa disebabkan karena engine knocking

img by sydneytafe.edu.au

Engine knocking atau orang biasa menyebut ngelitik adalah suara mirip ketukan logam yang berasal dari pembakaran yang kurang sempurna. Biasanya ini disebabkan karena anda menggunakan bensin beroktan rendah.

Meski suaranya mirip ketukan logam, bunyi ini tidak disebabkan karena kausan atau oblaknya salah satu komponen mesin jadi anda tidak perlu terlalu khawatir. Ciri knocking, adalah bunyi ketukan ini terjadi saat RPM rendah dan ketika digas, bunyinya tidak terlalu terdengar. Bunyi ini berkosentrasi di wilayah blok silinder.

Baca pula 3 penyebab engine knocking pada mobil + solusinya

Solusi untuk knocking adalah dengan melakukan tune up dan menggunakan bensin beroktan tinggi.

Bunyi Cit Cit Pada Roda Mobil, Apa Penyebabnya ?

Bunyi-bunyian yang muncul pada roda bisa mengindikasikan kerusakan pada sistem suspensi atau sistem powertrain. Jenis bunyi yang kita dengar, ternyata juga mempengaruhi jenis kerusakan yang mungkin dialami.

Salah satunya bunyi berdecit yang terdengar pada bagian roda ketika mobil dijalankan. Tentu kalau di analisa, ini akan merujuk pada kerusakan komponen-komponen tertentu.

Lalu apa saja komponen yang mungkin bermasalah sehingga roda mobil bunyi cit cit ?


1. Kampas rem kotor

Yang paling sering adalah dari faktor kampas rem. Kampas rem roda depan, umumnya menggunakan jenis rem cakram dimana desain sistem rem ini terbuka sehingga suara-suara yang ada pada rem akan terdengar cukup jelas.

Ketika anda mendengar bunyi berdecit pada bagian roda depan, mungkin itu berasal dari kampas rem yang kotor.

Kampas rem yang permukaannya dipenuhi debu atau kerak, bisa menumbulkan bunyi ketika rem diinjak bahkan ketika rem tidak diinjak. Biasanya bunyi cit cit karena kampas rem kotor tidak terlalu besar tapi bisa terdengar.

Solusinya, anda cukup membersihkan rem menggunakan cairan brake cleaner yang bisa anda beli di bengkel manapun. Caranya cukup melepas ban, dan melepas kampas rem dari braketnya. Lalu amplas sedikit permukaan kampas rem supaya keraknya hilang. Terakhir semprotkan brake cleaner ke permukaan kampas rem dan permukaan piringan rem.

Baca juga panduan membersihkan kampas rem mobil

Selain faktor kampas rem yang kotor, cipratan oli atau grease pada permukaan piringan rem pun bisa menyebabkan bunyi berdecit.

Namun kalau bunyi decitan ini cukup keras dan didengar hanya ketika rem diinjak, maka itu tandanya kampas rem habis. kalau kampas rem habis, anda segera menggantinya dengan yang baru.

Baca pula 5 tanda kampas rem mobil habis

2. Sudut roda yang tidak balance

Sudut roda itu seperti caster, chamber dan toe-in/toe-out. Sudut-sudut ini memang sudah diset dengan pas ketika mobil masih di pabrik. Namun karena faktor penggunaan, sudut roda depan mobil akan mengalami pergeseran dan ini akan mengubah sudut belok mobil.

Ketika sudut-sudut roda sudah tidak pas, maka ketika mobil dibelokan akan terdengar bunyi berdecit karena gesekan ban dengan aspal lebih besar daripada biasanya. Selain itu ada juga gejala seperti setir yang membanting ke salah satu arah.

Untuk mobil-mobil sekarang yang banyak menerapkan suspensi macpherson, FWA atau sudut-sudut roda sudah diset secara fixed. Artinta tidak bisa kita stel ulang, sehingga lebih baik anda konsultasikan ke bengkel spooring balancing.

Baca juga belajar memahami FWA (front wheel alignment)

3. Per daun yang kering

Khusus untuk truk, mobil niaga dan mobil keluaran dibawah 1990, masih banyak yang menerapkan per daun. Per daun itu per yang berbentuk pipih dan panjang, biasanya diletakan secara bertumpuk pada satu sisi roda.

Per ini memang terbukti lebih kuat dibandingkan per ulir yang banyak digunakan pada mobil sekarang, oleh karena itu per daun masih dipakai pada kendaraan-kendaraan berbobot besar.

Kelemahannya, kalau kondisi per kering maka suspensi akan sangat berisik. Ketika mobil berjalan melewati jalan berlubang, maka bunyi decitan akan terdengar sangat ramai.

Untuk menghilangkan bunyi ini, per harus diberi pelumas berupa grease secara rutin. Kalau telat, maka akan bunyi lagi.

Selain tiga penyebab diatas, bunyi cit cit pada mobil juga bisa disebabkan dari mesin. Biasanya dari drive belt yang terkena pelumas, maka mesin akan berdecit ketika dinyalakan dan bunyinya semakin cepat ketika mesin digas.

5 Penyebab AC Mobil Bau Plus Solusinya

AC menjadi salah satu aspek pada kendaraan yang cukup penting, karena selain bisa menurunkan suhu kabin sistem AC mobil juga bisa memastikan kondisi udara didalam kabin tetap segar. Tapi ada jadinya kalau AC mobil mengeluarkan bau menyengat.

Tentu itu sangat mengganggu indra penciuman kita sehingga berkendara akan menjadi tidak nyaman.

Lantas, apa saja hal-hal yang bisa menyebabkan AC mobil bau ? simak artikelnya dibawah.

Penyebab AC Mobil Bau


1. AC mobil bau asam karena jamur di evaporator

Evaporator AC itu selalu basah karena ketika AC dinyalakan maka embun akan selalu terbentuk pada permukaan evaporator. Kalau ada debu yang mengenai permukaan evaporator, otomatis debu tersebut akan melekat pada permukaan evaporator.

Namun kenyataannya, bukan Cuma debu. Asap rokok pun bisa masuk ke evaporator dan bercampur dengan segala partikel yang ada dipermukaan evaporator. Partikel-partikel ini karena bersifat basah, bisa membentuk sebuah jamur yang menghasilkan bau agak asam.

Masalah ini sering sekali dialami pada mobil yang tidak dilengkapi filter AC serta faktor perilaku pengemudi yang suka merokok saat AC dinyalakan.

Bagaimana solusinya ?

Anda perlu membersihkan evaporator, karena kalau anda Cuma menyemprotkan pengarum ruangan maka bau tersebut akan tersamar hanya dalam waktu singkat. Ketika pengharum ruangan habis, bau menyengat muncul lagi.

Untuk membersihkan evaporator memang agak sulit kalau kita bersihkan sendiri karena lokasi evaporator ini ada didalam dashboard. Selain itu, akan beresiko kalau kita sampai melepas evaporator padahal tidak ada masalah pada sirkulasi AC.

Sehingga cara lainnya adalah dengan menyemprotkan cairan pembersih evaporator malalui blower. Tentu ini lebih murah dan lebih mudah dilakukan. Anda cukup menyemprotkan cairan ini melalui lubang pada filter AC mobil anda sambil menghidupkan AC mobil.

Baca juga Cara simple membersihkan evaporator tanpa ke bengkel

2. AC mobil bau karena pemakaian parfum tinggi alcohol

Parfum dengan kadar alcohol yang tinggi memang lebih awet, namun dampak jangka panjangnya alcohol yang sedikit demi sedikit terkumpul di evaporator akan menyebabkan bau asam. Ini juga hampir sama sebenarnya dengan kasus yang pertama, dimana ada partikel dari luar masuk ke evaporator yang menumbuhkan jamur.

Sehingga solusinya juga sama yakni dengan menggunakan cairan pembersih evaporator, caranya juga sama seperti yang pertama.

3. AC mobil bau karena ada bangkai hewan di evaporator

Untuk jenis bau yang ketiga mungkin juga sering dialami khususnya pada mobil yang diparkirkan di pinggir jalan atau didekat lahan perkebunan. Biasanya ada hewan seperti tikus, kecoa, dan cicak yang sering hinggap di mobil anda.

Kalau hewan tersebut mati, otomatis akan menjadi bangkai. Dalam beberapa hari, anda akan mencium bau bangkai yang sangat menyengat dimobil anda.

Ketika anda sudah mencium bau bangkai tersebut, segera geledah setiap sudut mobil anda untuk menemukan sumber baunya. Karena kalau dibiarkan, maka baunya akan semakin menyengat.

Tak jarang pula bangkai hewan ini bersarang di area yang sangat tersembunyi misal didalam dasboard. Tentu untuk menjangkaunya kita perlu membongkar dashboard. Untuk itu, kalau anda merasa kesulitan mencari sumber baunya anda bisa membawa mobil ke salon mobil. Biasanya akan dilakukan pembongkaran dasboard untuk mencari tahu sumber baunya.

Baca juga 7 cara ampuh hilangkan bau tidak sedap didalam kabin

4. AC mobil bau sangit karena terkena asap kendaraan lain

Saklar AC mobil itu ada bermacam-macam, ada saklar blower yang mengatur kecepatan hembusan angin yang keluar dari grill, ada saklar AC yang mengatur AC ON atau OFF, ada saklar temperatur AC yang mengatur suhu AC, ada pula saklar sirkulasi udara yang memberi pilihan apakah akan menggunakan sirkulasi outdoor atau sirkulasi indoor.

Kalau kita pilih sirkulasi outdoor, maka udara luar akan dimasukan ke kabin dan udara didalam kabin akan dikeluarkan. Sementara sirkulasi indoor, udara akan berputar-putar didalam mobil saja tanpa melibatkan udara luar.

Biasanya kita pilih sirkulasi outdoor karena ini lebih menyegarkan, namun kalau kita berada dikemacetan apalagi macet didaerah pegunungan maka asap kendaraan di luar bisa masuk ke dalam mobil sehingga AC terkesan bau sangit.

Dalam kondisi yang parah, asap kendaraan yang masuk ke kabin juga bisa menjadi racun yang membuat penumpang pusing hingga pingsan. Oleh sebab itu, kalau anda berada ditengah kemacetan apalagi disamping anda banyak truk-truk besar, pilih sirkulasi indoor saja.

5. AC mobil bau freon karena bocor

Bau freon itu sangat khas, baunya tidak terlalu menyengat tapi sangat beda dengan bau-bau yang lain. Ini menandakan freon AC mobil bocor, dan lokasi kebocoran ada di evaporator. Karena kalau kebocoran ada di selain evaporator, maka tidak ada bau tiba-tiba AC tidak dingin.

Tapi kalau ada bau freon, maka kebocoran terletak pada area evaporator.

Baca juga Freon mobil bocor, apa tandanya ?

Solusinya, anda perlu memperbaiki mana yang mengalami kebocoran. Kalau evaporator yang bocor, maka perlu diganti.

3 Penyebab Aki Mobil Tidak Mengisi + Solusinya

Aki yang normal itu selalu memiliki tegangan 12 volt baik pada saat mesin belum dinyalakan maupun ketika mesin sudah dinyalakan. Kalau kurang dari 12 volt maka bisa dikatakan aki kurang tegangan maka perlu di cas ulang.

Namun, didalam mobil sebenarnya sudah ada sistem pengisian yang akan mengisi ulang aki secara otomatis. Tapi mengapa meski sudah ada sistem pengisiannya, aki tetap tidak mengisi ?

Hari ini akan kita bahas secara rinci

Fakor yang menyebabkan aki tidak terisi


Ada komponen bernama alternator atau orang menyebutnya dinamo ampere, dinamo ini akan menghasilkan listrik ketika mesin hidup. Listrik yang dihasilkan dinamo ampere disalurkan ke aki untuk mengisi ulang daya aki.

Tapi ada beberapa faktor yang menyebabkan listrik dari dinamo ampere tidak sampai mengisi aki.

1. Kondisi air aki yang tidak mengandung elekrolit

Mengapa aki dapat menyimpan listrik ? itu karena ada reaksi kimia didalam aki yang melibatkan larutan asam sulfat dan plat Pb.

Ketika proses pelepasan arus (ketika aki digunakan). Reaksi kimia tersebut akan memecah larutan asam sulfat didalam aki. Ketika aki diisi, maka larutan asam sulfat akan kembali terbentuk sehingga aki memiliki listrik.

Proses itu akan bertahan pada periode tertentu saja, karena lama kelamaan ion hidrogen dan zat sulfat akan terlepas sehingga hanya meninggalkan air murni didalam aki. Ketika hanya air yang terkandung pada air aki maka aki sudah tidak dapat diisi lagi atau dengan kata lain aki sudah soak.

Untuk mengatasinya, anda sebenarnya hanya perlu mengganti air aki dengan yang baru. Harga air aki ini pun cukup terjangka dari 5 ribu rupiah hingga 20 ribu rupiah. Tapi untuk aki MF, rasanya sulit karena aki didesain tertutup.

Lebih lengkap 9 cara mengisi air aki basah dengan mudah

Sehingga jalan satu-satunya kita harus mengganti satu unit aki.

2. Ada masalah pada kabel-kabel antara dinamo ampere dan aki

Untuk mobil yang sudah berumur, masalah koneksi soket atau kabel-kabel sering muncul. Biasanya ada masalah soket yang rapuh/berkarat hingga kabel-kabel yang mulai putus. Hal tersebut sudah pasti menyebabkan masalah sistem pengisian, sehingga meski akinya sehat aki tidak terisi karena tidak ada arus pengisian.

3. Kerusakan dinamo ampere

Masalah yang ketiga bisa disebabkan dari dinamo ampere itu sendiri. Sebagai komponen utama pengisian mobil, dinamo ampere memiliki peran yang cukup penting. Ada satu saja bagian yang eror maka sistem pengisian mobil akan mati sehingga aki akan terkuras hingga soak.

Bagian dinamo yang ering eror adalah dibagian carbon brush yang berhubungan dengan slip ring. Ketika carbon brush aus, maka koneksi keduanya menjadi lebih renggang sehingga arus pengisian akan terhambat.

Selain itu, IC regulator yang ada pada dinamo ampere juga bisa mengalami masalah.

Ciri – ciri dinamo ampere yang rusak antara lain ;

  • Aki masih sehat (bisa dibuktikan melalui indikator air aki yang masih hijau atau anda baru saja mengganti aki mobi)
  • Awalnya mobil bisa dihidupkan secara normal namun dalam perjalanan akan timbul masalah seperti lampu redup, indikator cek engine hingga indikator aki menyala
  • Ketika mobil tetap dipaksakan, maka mesin akan mogok dan tidak dapat dihidupkan lagi karena akinya habis
Baca pula 5 penyebab dinamo starter mati

Kalau dinamo ampere rusak, maka kebutuhan kelistrikan mobil sepenuhnya ditanggung oleh aki. Sementara itu kita tahu sendiri kalau aki hanya bersifat penyimpan arus, jadi kalau arus yang disimpan oleh aki habis otomatis busi akan mati, sistem injeksi mobil yang menggunakan listrik pun akan mati sehingga mesin mobil mogok.

Kalau sudah mogok, mesin tidak dapat dihidupkan karena akinya habis maka starter tidak dapat menyala. Didorong pun sama saja karena injektor hingga busi itu perlu listrik. Jalan satu-satunya, dengan memperbaiki alternator.

Jadi ketika anda menyadari kalau indikator aki menyala, segera hentikan mobil dan cek aki hingga dinamo alternatornya.

Air Aki Cepat Habis ? Cek Penyebab Berikut Ini

Meski sekarang aki kering atau aki MF sudah marak digunakan, ada beberapa orang yang masih setia menggunakan aki tipe basah. Namun aki basah sering mengalami masalah penyusutan elektrolit hingga air aki benar-benar minim.

Lalu apa yang menyebabkan air aki cepat habis padahal tidak tumpah dan apa ada pengaruhnya terhadap performa mobil secara keseluruhan ?

Mari kita bahas bersama-sama

Penyebab air aki berkurang


Pertama anda perlu memahami bahwa aki itu dapat menyimpan arus listrik (charging) dan melepaskan arus listrik (discharging) karena ada reaksi kimia yang melibatkan cairan asam sulfat dan plat Pb.

Reaksi kimia didalam aki ini memang terbilang rumit jadi anda tidak perlu mempelajarinya, anda cukup memahami bahwa saat proses charging serta discharging terjadi maka air aki dalam hal ini asam sulfat yang berperan sebagai air aki akan mengalami reaksi kimia.

Ketika reaksi kimia ini berlangsung maka suhu air aki akan mengalami peningkatan. Peningkatan suhu ini dapat memicu penguapan air aki.

Namun dalam kondisi yang normal penguapan air aki ini berlangsung sangat lambat, sehingga air aki dapat terlihat kurang itu setelah waktu 6 bulan hingga 1 tahun.

Sekarang kalau kondisinya air aki cepat sekali berkurang bahkan dalam 1 bulan saja kita harus mengisi ulang air aki mobil, maka itu pertanda bahwa ada masalah tapi bukan pada akinya melainkan pada sistem pengisian mobil.

Hal tersebut dikarenakan, faktor yang mempercepat penguapan air aki adalah overcharge. Overcharge adalah kondisi dimana aki terus di charge ketika sudah full. Memang dinamo ampere mobil akan terus menghasilkan arus listrik meski  aki sudah full. Tapi ada satu komponen yaitu regulator yang akan menghambat suplai arus listrik dari dinamo ampere ketika aki sudah full charged.

Ketika terdapat kerusakan pada regulator, maka ada dua masalah yang muncul.

  • Pertama sistem pengisian tidak masuk (aki tidak terisi)
  • Kedua overcharge.


Kalau overcharge, maka aki menjadi semakin panas sehingga air aki dapat menguap lebih cepat.

Bagaimana solusinya ?

Untuk mengatasi masalah air aki yang cepat habis ini, anda perlu mengecek kondisi regulator. Regulator umumnya terletak didekat dinamo ampere atau bahkan menyatu dengan dinamo ampere. Jadi kalau mau servis regulatornya, anda harus melepas dinamo amperenya.

Anda bisa melepas dinamo ampere sendiri kalau ada alatnya lalu setelah dilepas, bawa ke bengkel spesialis dinamo untuk di cek. Atau kalau tidak ingin ribet, anda bisa membawa mobil anda ke bengkel tapi dengan biaya yang lebih mahal tentunya.

Tips perawatan aki basah


Agar kondisi aki mobil anda tetap prima ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan

1. Jaga selalu air aki agar tetap normal

Anda harus tetap menjaga kondisi air aki agar tetap normal. Pasalnya kalau aki dibiarkan kurang airnya, akan menurunkan kapasitas aki hingga menyebabkan aki soak.

2. Bersihkan tutup aki

Selain itu, bersihkan juga bagian atas aki. Dibagian atas ini terdapat enam buah tutup aki, yang masing-masing tutup memiliki lubang ventilasi. Dari lubang ventilasi inilah air aki menguap. Ini terkesan sepele tapi efeknya cukup besar, pasalnya kalau lubang ventilasi tertutup debu atau kotoran lain maka aki akan menggelembung.

Mungkin anda sering menjumpai kondisi aki yang menggelembung, itu disebabkan karena ventilasi aki tersumbat sehingga tekanan didalam aki akan menggelembungkan aki.

3. Bersihkan terminal aki

Yang tak kalah penting, anda juga harus selalu membersihkan kerak yang menempel pada terminal aki. Kerak ini muncul dari reaksi kimia didalam aki, untuk menghilangkan kerak ini caranya menggunakan bantuan air panas.

Gosokan kain yang sudah dibasahi air panas untuk melunturkan kerak tersebut.

4 Penyebab Power Steering Berat dan Solusinya

Ada dua masalah utama pada sistem power steering, yakni berat dan bunyi. Dan kedua masalah ini bisa muncul secara bersama-sama.

Lalu apa penyebabnya dan bagaimana solusinya ?

Penyebab Power Steering Berat


Sistem power steering ada dua jenis, tipe hidrolik dan tipe elektrik. Untuk tipe hidrolik, bisa dikenali dengan adanya oli power steering. Sementara tipe elektrik tidak menggunakan oli power steering.

Ketika setir mobil anda terasa berat, antara power steering tipe hidrolik dan tipe elektrik jelas beda penyebabnya. Namun diartikel ini kita akan mengulas lebih detail pada power steering tipe hidrolik karena tipe ini yang masih banyak digunakan pada mobil.

Lalu apa penyebabnya ?

1. Oli power steering kurang

Oli power steering berfungsi sebagai fluida untuk menyalurkan energi dari pompa ke steering rack. Mungkin ada yang belum tahu, cara kerja power steering itu berawal dari pompa yang menghasilkan tenaga, tenaga tersebut disalurkan ke steering rack oleh oli power steering untuk meringankan beban pengemudian.

Ketika olinya kurang, maka sama halnya seperti rem yang masuk angin. Meski pompa bekerja dengan normal, namun tenaga di steering rack itu masih sangat kurang sehingga beban pengemudian tetap terasa berat.

Kondisi berkurangnya oli power steering bisa disebabkan karena ada kebocoran pada sirkulasi oli power steering. Kebocoran itu bisa terjadi di pompa, selang, klem selang ataupun di steering rack. Biasanya, akan ada tetesan oli dilantai.

Baca juga pengaruh dan penyebab kebocoran oli power steering

Bagaimana solusinya ?

Ketika anda menjumpai oli power steering yang kurang, anda tidak bisa menambahkannya begitu saja karena kalau bocor maka perlu diperbaiki dulu komponen yang bocor tersebut. Jadi kalau memungkinkan, cari dimana titik kebocoran.

Titik kebocoran ini ditandai dengan adanya bekas rembesan yang dipenuhi debu basah. Kalau kebocoran terletak di selang, maka itu tidak terlalu parah. Anda bisa menambah oli power steering hingga penuh lalu membawa mobil ke bengkel untuk memperbaikinya.

Tapi kalau kebocorannya terletak pada steering rack atau pada pompa ataupun anda sendiri tidak mengetahuinya, maka cara aman adalah dengan menonaktifkan power steering. Caranya dengan melepas belt pompa power steering. Ini akan menonaktifkan sistem power steering, sehingga selama anda membawa mobil ke bengkel tidak ada masalah tambahan pada power steering namun setir akan terasa berat.

2. Kerusakan pada pompa power steering

Kerusakan ini bukan Cuma disebabkan karena oli power steering yang bocor, ketika anda merasakan power steering berat namun oli power steering masih normal maka ada kemungkinan pompa power steering yang rusak.

Karena kalau daya yang dihasilkan pompa kurang otomatis kekuatan power steering akan berkurang sehingga setir terasa berat.

Kerusakan ini bisa disebabkan karena keausan pada poros pompa atau kerusakan pada blade pompa. Kabar buruknya, pompa power steering itu sulit diperbaiki kalau rusak. Kalaupun bisa, maka itu bisa mengundang masalah lain.

Jadi kalau kena pompanya, cara paling aman adalah dengan melakukan penggantian.

Secara umum, kerusakan pompa tidak menimbulkan masalah lain namun kalau muncul bunyi kasar dari pompa power steering bisa jadi ada komponen yang bergesekan parah didalam pompa. Jadi kalau belum ada bunyi, anda bisa langsung bawa mobil ke bengkel untuk pengecekan lebih lanjut namun kalau disertai bunyi kasar non aktifkan dulu sistem power steering dengan cara diatas.

3. Selang power steering yang tertekuk

Masalah ini sering tidak disadari oleh pemilik mobil karena selang yang tertekuk ini biasanya tersembunyi. Tapi akibatnya, ini akan menghambat sirkulasi oli power steering sehingga setir mobil terasa berat.

Kejadian ini bisa terjadi karena selang terdorong oleh komponen lain, atau terjepit saat melakukan perbaikan komponen lain.

Kalau dibiarkan, maka ini akan menimbulkan masalah pada selang seperti selang yang bocor hingga pompa yang jebol. Jadi kalau anda menemukan masalah setir berat cek juga jalur selang power steeringnya apakah ada yang tertekuk atau tidak.

4. Kerusakan pada steering rack

Steering rack berfungsi sebagai aktuator yang meringankan beban pengemudian. Didalam steering rack ini terdapat control valve yang mengontrol aliran fluida, ada poros steer, ada juga seal steering rack.

Kerusakan pada salah satu komponen misal pada control valve akan membuat aliran fluida tidak beraturan, sehingga daya untuk meringankan pengemudian justru tidak terjadi. Begitu pula kalau poros steer aus, maka akan membuat setir berat hingga menimbulkan bunyi ketika setir dibelokan.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang masalah steering rack, anda perlu membawanya ke bengkel kepercayaan anda. pasalnya harus mobil harus diangkat untuk mengecek bagian bawahnya (posisi steering rack ada kolong mobil).

Kalau ternyata benar ada salah satu komponen didalam steering rack yang rusak, maka anda perlu mengganti satu set steering rack. Hal itu dikarenakan komponen ini sulit untuk diperbaiki, kalaupun bisa mungkin hanya bertahan dalam waktu singkat sebelum akhirnya rusak lagi.

Biaya yang diperlukan pada kerusakan steering rack ini bisa mencapai 2 juta rupiah.

3 Penyebab Elektrik Power Steering Berat dan Solusinya

Elektrik power steering adalah sistem yang dibuat untuk menggantikan hidrolik power steering. Perbedaan utamanya, EPS tidak lagi memerlukan perawatan alias maintenance free karena EPS tidak menggunakan oli atau fluida seperti pada power steering hidrolik.

Namun label maintenace free bukan berarti EPS bebas kerusakan juga, pasalnya ketika terjadi gejala kerusakan pada setir justru lebih sulit untuk mendeteksi apa masalahnya.

Contoh gejala yang paling klasik ada setir berat. Masalah ini kerap kali muncul pada power steering tipe hidrolik namun pada EPS ternyata masih juga muncul. Lalu apa penyebabnya ?

Penyebab Elektrik Power Steering Berat


Perlu diketahui dahulu, EPS bekerja menggunakan motor listrik. Kalau tipe hidrolik itu menggunakan pompa, namun pada EPS menggunakan motor listrik yang menggunakan sumber daya kelistrikan mobil.

Apapun yang mengganggu suplai listrik ke motor steering, dapat menyebabkan setir berat.

1. Arus yang masuk ke motor kurang

Seperti yang kami katakan diatas, karena sumber daya EPS menggunakan kelistrikan mobil maka apapun yang menghambat suplai listrik ke motor steering akan menyebabkan setir berat.

Contohnya apabila sekering putus atau terbakar, ini akan menhambat bahkan memutus aliran listrik dari aki ke motor steering. Sehingga motor steering tidak bisa bekerja dengan maksimal, inilah yang membuat kinerja EPS tetap terasa berat.

Selain masalah sekering, masalah berikut juga bisa menghambat suplai listrik ke motor steering
  • Soket EPS yang bekarat/penuh kerak
  • Ada masalah pada dinamo alternator
  • Kabel EPS terkelupas/putus

Untuk mengeceknya, coba anda lihat sekering motor power steering. Lokasinya ada di fuse box di ruang mesin, disitu ada kumpulan sekering lihat pada diagram sekeringnya untuk mencari tahu mana sekering motor power steering.

Setelah itu lepas dan teliti, sekering yang normal itu tidak gosong dan kawatnya masih tersambung.

Selain itu lihat juga indikator pada dashboar, biasanya indikator EPS akan menyala kalau ada masalah seperti ini. Kalau indikator EPS sudah muncul, maka jalan satu-satunya membawa mobil ke bengkel karena harus ada alat khusus untuk mencari tahu kerusakannya dimana.

Bagaimana kalau akinya tekor ?

Secara umum, aki tidak mempengaruhi kinerja EPS. Hal ini dikarenakan sistem EPS bekerja ketika mesin menyala, sementara ketika mesin menyala dinamo alternator sudah pasti menyuplai arus listrik. Sehingga meski akinya tekor, EPS dapat bekerja dengan normal. Kecuali kalau sistem pengisiannya yang rusak, maka selain EPS macet mesin juga akan mogok.

2. Kerusakan pada motor steering

Motor power steering pada dasarnya sama seperti motor listrik pada umumnya, yang menggunakan rotor dan stator. Ketika ada kerusakan pada salah satu komponen, maka kinerja motor listrik akan terganggu.

Biasanya yang sering rusak adalah bagian brush atau sikat didalam motor steering. Semakin lama digunakan, sikat ini akan mengalami pengikisan. Kalau sudah terkikis, maka sikat ini tidak mampu menyalurkan listrik ke rotor sehingga putaran motor steering menjadi lebih lemah.

Selain dibagian sikat, air juga dapat menghambat kinerja power steering. Air yang masuk ke motor power steering bisa menyebabkan kinerja motor menjadi lemah sehingga setir terasa lebih berat. Selain itu, air yang masuk ke rangkaian rack steering dapat menimbulkan bunyi karena air ini bisa menyebabkan karatan sehingga suatu saat setir akan terasa berat dan bunyi.

Kerusakan pada motor power steering masuk ke masalah berat karena untuk memperbaikinya kita perlu mengganti satu unit pompa kalau pompanya yang rusak dan satu unit rack steer kalau racknya yang kena.

Berapa biayanya ?

Tentu akan lebih mahal daripada kerusakan pada power steering hidrolik.

3. Settingan pada EPS

Yang belum banyak diketahui, beberapa mobil memiliki setingan EPS manual dan auto. Untuk setingan manual, biasanya ada dua mode yakni mode comfort dan mode sport.

Mode comfort artinya mengatur EPS agar setir menjadi lebih ringan, sementara mode sport digunakan ketika mobil berjalan pada kecepatan tinggi agar stabil, mode ini akan mengatur setir menjadi lebih berat.

Kalau mode auto, maka ketika mobil berjalan pelan setir akan terasa ringan namun kalau mobil mencapai kecepatan tertentu setir akan terasa berat.

Jadi cek dulu apakah mode EPS dimobil anda itu comfort atau sport. kalau anda merasa setir berat pada kecepatan tinggi, itu wajar. Tapi kalau setir terasa berat saat mobil berjalan pelan apalagi setingan EPS ada pada mode comfort maka itu artinya ada masalah.

Knalpot Mobil Keluar Asap Putih dan Air, Apa Penyebabnya ?

Asap mobil yang normal itu tidak berwarna kecuali pada mesin diesel yang asapnya agak pekat. Tapi pada mobil bermesin bensin, asap yang dihasilkan harusnya bening.

Ketika anda menjumpai asap mobil yang berwarna misal berwarna putih dan juga berair, maka patut diwaspadai karena kemungkinan ada masalah pada mesin mobil anda.

Lalu apa masalahnya ? simak sampai tuntas

Penyebab Knalpot Mobil Berasap Putih dan Keluar Air


Secara umum, knalpot yang berasap putih itu bisa disebabkan karena oli yang terbakar atau air pendingin yang ikut terbakar. Sementara air, bisa disebabkan karena pengembunan gas buang.

1. Air pendingin bocor ke ruang bakar atau ke exhaust system

Air pendingin yang bocor kedalam ruang bakar, akan ikut terbakar ketika proses pembakaran. Hasilnya, gas buang akan berwarna putih susu. Begitu pula kalau air pendingin bocor ke saluran exhaust, panas gas buang akan menguapkan air pendingin yang menyebabkan asap kendaraan berwarna putih.

Umumnya kebocoran air pendingin ini disebabkan karna crack atau retakan pada silinder mesin. Kalau pada mesin diesel turbo, kebocoran ini bisa terjadi di saluran pendingin turbocharger.

Tanda lain yang akan muncul, indikator suhu mesin naik. Ini disebabkan karena volume air pendingin semakin berkurang sehingga mesin akan semakin panas.

Anda patut waspada kalau menemui hal ini, karena kalau asap yang dihasilkan cukup banyak maka kebocoran sudah sampai ke level yang berbahaya. Sehingga anda harus segera ke bengkel untuk mengecek lebih lanjut.

2. Oli bocor ke ruang bakar

Selanjutnya, asap putih juga bisa disebabkan karena oli yang terbakar. Sama kasusnya seperti point pertama, oli ini bocor ke ruang bakar atau ke saluran exhaust sehingga ikut terbakar dan menghasilkan asap putih.

Namun ada sedikit perbedaan, asap putih karena bocor oli itu warnanya lebih kebiru-biruan. Sementara asap putih karena air pendingin berwarna putih pekat.

Masalah ini juga cukup berbahaya, karena kalau oli terus bocor maka oli didalam mesin akan habis. kalau oli habis, mesin bisa mengalami clocking atau macet yang mengharuskan untuk dilakukan turun mesin.

Baca juga : Ini Biaya Turun Mesin Pada Mobil

Penyebab oli bisa bocor ke ruang bakar, itu cukup beragam. Bisa karena silinder mesin yang aus, gasket bocor, klep bocor, atau ada crack pada dinding silinder. Biasanya ada gejala lain yang mengikutinya seperti tenaga mobil ngempos dan mesin susah dihidupkan dipagi hari.

3. Air juga bisa terbentuk karena pengembunan gas buang

Kalau anda ingat, salah satu ciri pembakaran yang sempurna adalah mengasilkan karbondioksida dan uap air. Mobil-mobil dahulu memang sulit mendapatkan pembakaran yang sempurna karena campuran antara fuel dan udara belum bisa di hitung secara ideal.

Namun sejak ada sistem injeksi, campuran udara dan bahan bakar bisa dibuat lebih ideal sehingga terjadilah pembakaran yang lebih sempurna.

Apabila knalpot mobil anda mengeluarkan air (bening) tanpa asap, itu tandanya mesin mobil anda dalam keadaan yang sangat bailk.

Dan apabila mobil anda mengeluarkan asap putih ditambah uap air, maka kondisi mesin baik-baik saja hanya mungkin ada kebocoran air pendingin atau kebocoran oli di saluran exhaust.

4. Ada sisa air didalam knalpot

Ini juga mungkin banyak tidak disadari oleh pemilik mobil. Air yang terperangkap didalam knalpot, itu bisa menguap karena panas gas buang. Hasil penguapan air ini adalah berupa asap yang sedikit berwarna putih.

Namun kondisi ini hanya berlangsung sesaat, setelah genangan air didalam knalpot habis maka asap putih akan hilang.

Meski terlihat tidak berbahaya, ada efek jangka panjangnya kalau ini dibiarkan. Air yang menggenangi knalpot apalagi terkena panas gas buang, akan menyebabkan knalpot cepat keropos. Sehingga akan menyebabkan knalpot berlubang.

Genangan air ini bisa berasal dari cipratan air hujan, atau masuk ketika anda mencuci mobil.

2 Penyebab Air Radiator Mendidih dan Cara Mengatasinya

Kondisi air radiator yang mendidih sering menimbulkan rasa khawatir pada pengemudi karena kondisi ini akan memberikan gambaran mesin yang terlalu panas sehingga dikhawatirkan ada sesuatu yang buruk pada mesin.

Tapi, apakah kalau air radiator mendidih itu tanda yang normal ? atau air radiator mendidih tersebut menunjukan masalah pada mesin ? kita akan membahasnya secara detail dibawah.

Secara umum, ada dua penyebab mengapa air radiator pada mobil anda bisa mendidih.

1. Mobil digunakan dalam waktu lama

img by miway.co.za

Mesin mobil menghasilkan tenaga yang berasal dari proses pembakaran bahan bakar. Selain tenaga, pembakaran itu juga menghasilkan panas. Sehingga ada sistem pendingin yang berfungsi menjaga suhu mesin agar tidak terlampau tinggi.

Namun, ketika kita gunakan mobil dalam waktu yang lama tanpa berhenti maka mesin akan terus bekerja. Ini artinya panas yang dihasilkan pun terus diakumulasikan.

Awalnya, suhu mesin masih bisa ditahan oleh sistem pendingin namun karena panas pada mesin terus dihasilkan maka itu akan menaikan suhu air pendingin. Sehingga dalam beberapa saat, air radiator bisa mencapai suhu 100 derajat celcius atau mendidih.

Pada kondisi ini, anda akan menemukan beberapa gejala seperti ;

  • Indikator suhu mesin hampir mencapai titik maksimal (garis merah)
  • AC terasa lebih panas
  • Kipas radiator berputar dalam kecepatan tinggi


Dalam kondisi ini, meski kipas radiator berputar dalam kecepatan tinggi tidak mampu untuk menurunkan suhu air radiator ke level suhu kerjanya.

Apa kondisi ini berbahaya ?

Bisa dikatakan tidak sama sekali selama anda cepat mendeteksinya, artinya ketika anda menyadari bahwa indikator suhu air pendingin naik dari level normal maka anda harus segera mematikan mesin untuk mendinginkan mesin.

Kalau dibiarkan bagaimana ?

Air radiator akan terus mendidih, dan sifat air yang mendidih akan menjadi uap. Sehingga kalau dibiarkan lama kelamaan air pendingin akan habis karena menguap. Sementara untuk mobil-mobil Eropa yang banyak menggunakan sistem pendingin tertutup, maka masalah itu akan membuat air radiator menyembur.

Hasil semburan air panas ini bisa saja merusak komponen elektronika mesin (seperti ECU dan sensor) selain itu selang radiator juga menjadi lunak karena terkena panas berlebih.

Jadi bagaimana solusinya ?


Kalau anda sedang berkendara keluar provinsi dan tiba-tiba anda menjumpai gejala ini maka hentikan mobil anda dengan segera. Buka kap mesin dan lihat kinerja mesin, ketika anda buka kap mesin lalu menjumpai hawa panas yang sangat terasa ditambah kipas radiator berputar dengan kecepatan tinggi segera matikan mesin.

Biarkan mesin dingin dengan sendirinya dan jangan sekali-kali menyiram atau mengelapnya dengan air dingin saat kondisi mesin masih panas. Alasannya, karena logam panas yang dikenakan air dingin bisa membuat logam tersebut retak atau setidaknya mengalami deformasi. Sehingga kedepannya kinerja mesin justru akan terganggu.

Jadi, cukup matikan mesin dan biarkan mesin mati selama kurang lebih 30 menit sambil anda beristirahat. Setelah 30 menit, maka suhu mesin akan menurun maka anda bisa lanjutkan perjalanan.

2. Kipas radiator mati

Penyebab kedua adalah karena faktor teknis dari sistem pendingin itu sendiri. Komponen yang berperan untuk menjaga suhu air radiator tetap normal adalah kipas radiator.

Cara kerja kipas radiator adalah dengan menghembuskan udara luar melewati radiator, sehingga hawa panas didalam radiator akan berpindah ke udara yang dihembuskan kipas. Hasilnya, suhu air radiator turun.

Namun, kalau kipasnya mati otomatis tidak ada komponen untuk mendinginkan air radiator. Sehingga tak butuh waktu lama anda akan menjumpai air radiator yang mendidih.

Cirinya pun sama, kali ini AC benar-benar tidak terasa dingin jutru terasa panas.

Kondisi ini masuk dalam kategori bahaya karena dampaknya adalah overheating.

Untuk solusinya, anda harus mengecek lagi bagian mana yang membuat kipas radiator mati. Apa dari sekeringnya, atau ada kabel yang putus atau karena kipasnya sendiri yang rusak. Setelah akar masalahnya ketemu, segera perbaiki.

Bagaimana solusinya kalau air radiator habis ?

Masalah ini sering muncul pada mobil-mobil yang menempuh perjalanan jauh. Seperti yang kita bahas dipoint pertama penyebab air radiator habis ini adalah karena air menguap akibat suhunya yang mencapai 100 derajat celcius.

img by bimmerinfo.com

Untuk mengatasinya, anda hanya perlu mengisi air radiator dengan air biasa (anda bisa gunakan air tanah atau air mineral atau apapun yang penting tidak mengandung kotoran padat).

Tapi ada teknik pengisiannya, saat mengisi air radiator, mesin harus dalam kondisi hidup.

  • Jadi pertama isi dulu air radiator hingga penuh
  • Hidupkan mesin
  • Tunggu beberapa saat maka air radiator akan berkurang, itu disebabkan karena air radiator mulai bersirkulasi
  • Isi kembali air radiator


Pada kondisi ini, anda harus memperhatikan sirkulasi air didalam radiator. Biasanya ada gelembung-gelembung yang keluar, gelembung itu menandakan masih ada udara didalam sistem pendingin. Dan udara itu juga perlu dikeluarkan.

Sehingga terus isi air ke radiator hingga tidak ada lagi gelembung-gelembung yang keluar.

Kalau masih ada udara didalam sistem pendingin, itu biasa disebut masuk angin. Ini akan membuat suhu mesin meningkat karena volume air radiator tidak terisi secara penuh.

3 Solusi Untuk Mengatasi Power Window Mobil Yang Macet

Dulu kaca mobil bisa dinaik-turunkan dengan memutar engkolan yang terletak di door trim. Namun sekarang, semua mobil hampir semuanya mengaplikasikan sistem elektrik power window.

Yaitu sistem power window yang dapat menaik turunkan kaca mobil hanya menggunakan tombol up/down.

Tentu sistem ini lebih efektif karena untuk menurunkan kaca jendela kita hanya perlu menekan saklar power window, maka secara otomatis kaca mobil akan turun.

Namun, perkembangan teknologi tersebut juga membawa potensi masalah baru. Salah satunya dibagian power window ini, kalau saat saklar power window kita tekan dan kaca tidak turun, apa yang terjadi ?

Inilah yang membuat kita bingung, tapi tenang saja diartikel ini akan kita kupas semua komponen yang sering menjadi biang kerok kerusakan sistem power window beserta solusi perbaikannya.

Apa penyebab power window macet ?


Ada beberapa komponen yang sering menyebabkan power window tiba-tiba macet. Setidaknya, tiga komponen ini yang sering menjadi biang kerok.

1. Switch power window


img by denlortools.com

Saklar power window berbeda dengan saklar lampu atau saklar lainnya. Saklar ini ternyata lebih rumit mekanismenya, karena dalam satu saklar ada tiga perintah yakni Off, window down, dan window up. Kalau saklar biasa, umumnya hanya terdapat dua perintah yakni Off dan On.

Selain faktor mekanisme yang rumit, kadang dalam satu kali perjalanan kita bisa menaik turunkan kaca mobil hingga berkali-kali. Ini juga mempengaruhi masa pakai komponen termasuk saklar.

Sehingga kalau saklar rusak, maka akan timbul gejala berupa power window yang kadang-kadang macet. Ini disebabkan karena pada fase awal, saklar masih bisa digunakan hanya kadang-kadang tidak terhubung. Namun kalau ini dibiarkan, lama kelamaan saklar bisa benar-benar tidak berfungsi sehingga power window tidak bisa digerakan alias macet.

Untuk solusinya anda perlu ganti saklar power window yang macet. Untuk harganya mungkin berbeda tergantung saklar bagian mana, untuk driver switch harganya sekitar 300 hingga 500 ribu, sementara untuk passenger switch bisa dibawah 200 ribu per unit.

2. Motor power window



Elektrik power window menggunakan motor listrik sebagai penggerak utamanya. Seperti motor listrik lain, motor listrik pada power window juga bisa mengalami masalah.

Biasanya, bagian motor yang sering rusak ada dibagian brush atau sikat motor. Sikat ini berfungsi menyalurkan listrik dari sumber arus ke rotor motor power window yang berputar. Karena rotor selalu berputar, otomatis brush akan selalu bergesekan dengan rotor.

Gesekan tersebut akan mengikis brush sedikit demi sedikit sehingga lama kelamaan brush aus dan tidak bisa menyalurkan listrik dengan sempurna. Hasilnya motor power window macet dan itu akan menyebabkan kaca mobil tidak mau dinaik turunkan.

Untuk masalah ini, biasanya terjadi pada satui pintu saja. Sehingga misal power window depan kiri macet. Coba naik turunkan menggunakan saklar di sisi pengemudi, kalau sama tidak bisa berarti motor power window yang macet.

Tapi jika power window macet ketika dinaik turunkan menggunakan saklar pintu kiri namun normal kalau menggunakan saklar sisi pengemudi, itu berarti saklarnya yang rusak.

Solusinya juga sama, anda perlu ganti brush ini. Cuma, sangat sulit mencari komponen brush untuk motor power window, sehingga bengkel sering merekomendasikan anda untuk mengganti satu set motor power window.

Baca juga, berapa biaya perbaikan power window ? ini detailnya

3. Rel kaca terlalu kotor



Rel kaca ini sangat rentan terkena kotoran baik berupa debu atau kotoran cair. Kalau rel kaca ini kotor, tentu akan menghambat pergerakan kaca. Sehingga akan menimbulkan bunyi ketika kaca dinaik turunkan hingga yang parah kaca macet tertahan kotoran.

Ini terbilang sepele tapi efeknya bisa merusak komponen motor power window kalau dibiarkan.

Jadi, usahakan untuk menjaga kondisi rel kaca ini tetap bersih. Setidaknya rutin membersihkan rel kaca dengan interval 6 bulan sekali menggunakan sprayer berjenis silicon spray yang bisa anda dapatkan dipasaran.

Caranya cukup mudah, anda hanya perlu menyemprotkan silicon spray ke sela-sela rel kaca mobil. Semprot secukupnya saja otomatis itu akan membersihkan semua kotoran didalam rel kaca, juga berperan sebagai pelumas.

Sehingga kalau kaca mobil anda bunyi ketika dinaik turunkan, cara ini bisa menjadi solusinya.

Apa bisa menggunakan cairan lain ?

Tentu bisa selama cairan tersebut tidak mengundang debu. Seperti cairan berbahan dasar oil yang mengundang debu untuk menempel, kalau anda gunakan cairan ini maka rel kaca mobil malah akan semakin kotor sehingga power window semakin macet.

Sprayer-sprayer yang digunakan untuk memebersihkan komponen elektronika nampaknya juga bisa anda gunakan.

Apa Penyebab Mobil Limbung (Body Roll) ?

Bagi pemilik mobil sepertinya sudah sangat familiar dengan sebuah kondisi, dimana mobil seolah bergoyang kearah luar ketika sedang belok. Misal sedang belok kiri, otomatis body mobil sedikit bergoyang kekanan.

Semua yang pernah naik mobil pasti merasakan hal itu karena memang normalnya seperti itu. Namun, sebuah mobil sudah dilengkapi dengan sistem suspensi yang canggih. Suspensi tersebut bukan hanya sebagai peredam goncangan tapi juga bisa meminimalkan body roll saat sedang belok.

Sehingga goyangan yang kita rasakan ketika sedang belok tidak terlalu terasa.

Namun mungkin anda pernah merasakan, tiba-tiba mobil limbung. Atau mengalami goncangan yang terasa lebih besar. Kira-kira apa penyebabnya ? dan bagaimana cara antisipasinya ?

Mari kita bahas secara detail.

Limbung, akibat dari over nyaman mobil


Mengapa saya tuliskan over nyaman, itu karena gejala limbung tersebut biasanya memang hadir karena suspensi yang terlalu lembut. Kita kalau sedang naik kendaraan, pasti lebih nyaman dengan suspensi yang lembut.

Sehingga getaran-getaran dijalan itu sama sekali tidak terasa.

Tapi, dampak negatif dari suspensi yang terlalu lembut ini salah satunya limbung. Jadi kalau tiba-tiba anda merasakan mobil anda bergoncang keras ketika belok atau melintasi jalan tidak rata maka ada kemungkinan suspensi mobil anda sedang bermasalah.

Komponen apa yang bermasalah ?

Ada beberapa komponen yang berpotensi menyebabkan mobil limbung, yang paling dominan adalah shock absorber.


Shock absorber adalah komponen dengan bentuk seperti pipa yang dapat memendek dan memanjang, fungsinya untuk meredam goncangan tiba-tiba. Cara kerja shock absorber ini, adalah dengan menggunakan sistem hidrolis.

Kalau hidrolisnya bocor, atau lebih sering disebut kalau shocknya bocor otomatis shock absorber kehilangan daya tahannya terhadap goncangan yang tiba-tiba. Sehingga ketika anda melintasi jalan yang tidak rata pasti roda kendaraan akan bergejolak. Kalau peredam kejutnya sudah tidak berfungsi, otomatis goncangan itu akan terasa lebih besar.

Ingat juga, pada sistem suspensi, per itu hanya berfungsi untuk memperlembut gerakan vertikal body mobil tapi per tidak bisa meredam guncangan justru menambah guncangan tersebut (karena daya elastisnya maka body mobil akan semakin mengembal).

Oleh sebab itu, disetiap suspensi pasti ada komponen shock absorber ini. Lokasinya kalau dibagian depan ada di tengah coil spring. Sementara di belakang biasanya dekat dengan roda.

Untuk mengeceknya, ada dua cara


  • Pertama pengecekan visual, anda bisa lihat permukaan shock absorber apakah ada bekas oli atau tidak. Kalau kondisinya kotor dan ada bekas rembesan, coba periksa kalau sifat rembesan seperti oli maka tidak salah lagi shock absorber bocor.
  • Kedua dengan mengeceknya secara langsung, tapi kita perlu melepas shock absorber dulu. Caranya shcok absorber kita tekan menggunakan tangan, kalau enteng maka shock absorber bocor. Shcok absorber yang normal, dia bisa ditekan hingga pendek tapi keras.


Selain dari faktor shock absorber, apa ada penyebab lain ?

1. Desain mobil

Desain mobil yang tinggi, lebih berpotensi menyebabkan mobil limbung. Contohnya seperti bus. Kalau bus bermanuver, anda pasti melihat dengan jelas sekali kalau bodynya miring kearah luar. Selain faktor tinggi kendaraan, faktor ground celarence yang tinggi juga menyebabkan limbung.

Meski tinggi body mobil standar, tapi kalau ground clearence tinggi tentu bisa menyebabkan limbung. Sehingga bisa dikatakan, mobil berjenis SUV lebih berpotensi limbung daripada jenis mobil sedan.

2. Faktor bentuk per


Ternyata, bentuk per juga mempengaruhi kinerja suspensi. Per dengan bentuk kecil namun panjang, memiliki daya redam vertikal yang cukup bagus tapi goncangannya juga akan terasa lebih berat. Jenis per ini biasa dipakai pada kendaraan offroad untuk meredam batuan-batuan yang ekstrim.

Sementara per dengan bentuk diameter lebar dan pendek, biasanya kurang empuk tapi sangat baik dalam hal peredaman guncangan.

Jadi apa solusinya kalau mengalami masalah limbung diatas ?

Cek peredam guncangannya (shock absorber) karena komponen itu yang sering menjadi biang kerok terkait masalah suspensi mobil.

Mobil Susah Di Starter, Cek 7 Penyebab + Solusinya Berikut

Untuk menghidupkan mesin mobil, kita tinggal putar kunci kontak ke posisi ST. maka seketika mesin mobil akan menyala dan mobil siap dijalankan.

Tapi ada satu permasalahan yang bisa dibilang cukup sering terjadi, yakni masalah mesin yang susah dihidupkan. Apalagi mobil sekarang hampir semuanya menggunakan teknologi injeksi, kira-kira apa penyebabnya ? dan bagaimana solusinya ?

Hari ini Autoexpose akan menganalisa beberapa komponen yang menjadi sumber kerusakan hingga mesin susah di starter. Agar kita semua bisa tahu langkah apa yang harus diambil kalau suatu waktu mobil kita mengalami masalah serupa.

Penyebab Mobil Susah Di Starter


Secara umum, penyebabnya bisa dari faktor luar seperti faktor kelistrikan atau karena faktor dari mesin itu sendiri. Jadi, ada banyak hal yang menyebabkan mesin susah dihidupkan.

1. Voltage aki lemah


Yang pertama jelas dari faktor aki, aki itu menjadi sumber listrik utama sebelum mesin hidup. Dinamo starter itu menggunakan listrik sebagai sumber energi, listrik ini diambil dari aki.

Kalau akinya soak, maka voltage aki lemah. Sehingga tidak kuat untuk menghidupkan mesin.

Baca juga : 7 Penyebab aki mobil cepat tekor

Pada masalah yang pertama ini, starter mesin masih bisa dihidupkan namun putaran crankingnya kurang atau lebih lambat dari biasanya. Hal itulah yang menyebabkan mesin susah hidup.

Normalnya, tegangan aki itu 12 Volt. Kalau kurang dari 10 volt maka bisa dikatakan aki mulai soak. Untuk mengeceknya, anda perlu Volt meter tapi kalau tidak punya anda bisa mencoba menghidupkan klakson.

Setelah anda start mesin berkali-kali dan mesin tak kunjung hidup, coba tekan klakson. Kalau bunyinya masih keras, maka aki masih aman. Tapi kalau bunyinya agak sember, ini tanda kalau aki lemah.

Solusinya,tergantung kondisi. Aki harusdiganti kalau aki yang digunakan adalah tipe MF atau aki kering yang sudah sekitar 2 tahun. Tapi kalau gejala susah start ini muncul ketika anda baru menghidupkan mobil yang lama tidak pernah dipanasi, maka cukup dicharge ulang karena elemen aki masih baik hanya tegangannya saja yang habis.

Kalau aki yang dipakai masih aki basah, anda bisa bawa ke bengkel untuk dilakukan penggantian air aki dan melakukan pengisisan ulang. Jadi meski sudah 2 tahun tidak perlu ganti akinya.

2. Brush dinamo starter aus

Didalam dinamo starter ada beberapa komponen. Salah satunya brush atau sikat yang berfungsi menghubungkan arus listrik dari aki ke rotor yang berputar. Kalau anda paham motor listrik, pasti anda paham gambaran komponen ini.

Dalam proses kerjanya, brush akan selalu bergesekan dengan rotor. Oleh sebab itu, dalam jangka waktu tertentu brush bisa aus.

Kalau brush aus, penyaluran arus listrik dari aki ke rotor menjadi terhambat. Sehingga meski aki masih full 12 Volt, tegangan yang sampai ke rotor itu bisa lebih rendah. Hasilnya, putaran dinamo starter jadi lebih lambat dan mesin susah hidup.

Cara mengetesnya, perlu dicek dengan membuka dinamo starter mobil anda. Tapi itu rumit dan perlu alat yang beragam. Cara mudahnya, seperti yang diatas. Setelah anda start mesin berkali-kali, coba tekan klakson. Kalau bunyinya masih normal maka aki baik-baik saja sehingga masalahnya tidak pada aki melainkan bisa dari brush ini.

Yang unik, kadang mesin bisa dihidupkan dengan mudah. Jadi kalau mobil susah di starter kadang-kadang saja, maka bisa jadi itu masalah brush dinamo starter.

Solusinya dengan melakukan penggantian. Untuk biayanya saya rasa cukup terjangkau kalau hanya mengganti brush. Cuma kalau anda ingin mengganti satu set dinamo starter, tentu harganya lebih mahal.

3. Kabel konektor aki ke dinamo starter hangus


Kabel konektor ini memiliki diameter yang cukup besar, wajar saja karena kabel ini akan mengalirkan arus listrik dengan intensitas besar.

Meski kabelnya sudah dibuat tahan arus besar, tapi tidak dengan konektornya. Biasanya, kabel ini terhubung dengan mur. Kalau mur ini sedikit longgar, bisa menyebabkan loncatan bunga api. Dan lama kelamaan, ini akan membakar bagian konektor kabel aki.

Hasilnya, tegangan yang mampu dialirkan ke dinamo starter menjadi lebih rendah. Untuk mengecek masalah ini, anda perlu bantuan senter untuk menyoroti bagian konektor kabel aki ke dinamo starter. Kalai kondisinya normal (masih terlihat murnya) maka itu masih O.K. Tapi kalau hangus, itu tandanya ada masalah pada konektor.

Solusinya, tergantung kondisi. Kalau murnya masih bisa digunakan, anda cukup kencangkan mur ini sampai benar-benar tidak ada celah. Tapi kalau mur sudah sedikit meleleh, anda harus ganti murnya. Dan yang paling parah kalau kabel konektornya yang kena, maka anda harus mengganti satu set kabel aki.

4. Fuel pump bermasalah

Fuel pump fungsinya untuk memompa bensin dari tanki ke mesin. Pada mobil injeksi, pompa ini sudah menggunakan motor listik. Jadi tenaganya menggunakan listrik dan yang mengatur kinerja pompa adalah ECU.

Mungkin anda sering mendengar, setiap kali kunci kontak diposisikan ON maka akan terdengar bunyi mendengung dari bagian tanki. Ini adalah bunyi fuel pump, yang otomatis menyala dengan durasi tertentu saat kunci kontak ON.

Tujuannya agar tekanan bensin bisa naik, sehingga begitu mesin distarter, bensin bisa langsung keluar melalui injektor.

Kalau anda tidak mendengar bunyi dengungan ini, dan mesin susah dihidupkan maka itu bertanda bahwa fuel pump bermasalah.

Masalah fuel pump ini tidak melulu terletak pada komponen pompanya, karena bisa saja hanya sekering yang putus atau relay yang putus. Jadi ketika anda menemukan kondisi diatas, buka dulu fusebox underhood di kap mesin lalu cari sekering fuel pump.

Lakukan sedikit inspeksi, ditengah sekering ada kawat. Kalau kawat itu putus maka sekering putus, juga kalau gosong menandakan sekering putus. Coba anda ganti sekering tersebut dengan warna yang sama, kalau normal maka masalah sudah teratasi.

Tapi kalau sekering kembali putus berarti ada korsleting pada jalur fuel pump. Untuk masalah ini saya menyarankan segera hubungi bengkel.

5. ISC eror


ISC (idle speed control) adalah aktuator pada sistem injeksi yang mengatur idle RPM (RPM langsam). ISC ini sudah bekerja secara otomatis, jadi ketika kita hidupkan mobil secara otomatis ISC mengatur idle RPM.

Kalau kondisinya mesin dingin, maka RPM otomatis naik begitupula saat AC ON, RPM otomatis naik.

Cara kerjanya, ISC ini memanfaatkan sebuah valve segitiga yang pergerakannya akan mempengaruhi celah saluran Idle. Jadi pergerakan ISC ini hanya maju mundur, kalau ISC macet dan kebetulan macetnya ada di posisi menutup, ini akan menutup saluran idle.

Padahal, melalui saluran inilah udara masuk saat awal start. Otomatis mesin jadi susah hidup bahkan tidak bisa hidup.

Umumnya, masalah yang berkaitan dengan sistem injeksi akan meninggalkan jejak berupa indikator mesin (check engine). Dalam kondisi normal, indikator ini mati tapi kalau ada masalah, indikator ini akan menyala.

Jadi, kalau anda menjumpai masalah apapun di mesin dan indikator check engine menyala, lebih baik hubungi bengkel karena itu harus di scan dahulu.

6. Tekanan kompresi lemah

img by taurusclub.com

Tekanan kompresi yang lemah sering dialami oleh mobil-mobil yang sudah berumur lebih dari 5 tahun atau yang sering digunakan.

Ciri tekanan kompresi lemah, asap mobil berwarna putih, tenaga mobil loyo, dan suara mobil cenderung lebih kasar.

Tekanan kompresi yang lemah umumnya disebabkan karena gesekan antara dinding silinder mesin dengan ring piston. Untuk mendeteksinya, perlu dilakukan pengetesan dengan alat compression tester.

Untuk lebih detailnya serta bagaimana solusinya, anda bisa baca artikel ini 5 penyebab tekanan kompresi mobil rendah + solusinya

7. Busi mati

Terakhir komponen yang paling sering disalahkan saat mesin susah hidup adalah busi. Untuk mobil, kalau businya mati satu maka mesin masih bisa hidup tapi pincang.

Tapi kalau busi yang mati 3, tentu ini akan menyebabkan mesin susah dihidupkan.

Busi juga merupakan komponen yang punya limit pemakaian. Busi memang bisa dipakai hingga 50.000 ribu KM tapi itu sangat berpotensi mengalami kerusakan. Jadi kalau mobil anda sudah lama sekali tidak diganti businya, bisa jadi masalahnya ada pada busi.

7 Peyebab Mobil Bergetar Saat RPM Rendah + Solusinya

Kondisi mobil yang bergetar kadang membuat kita tidak nyaman untuk mengendarai si roda empat. Dan yang tak kalah membuat bingung, getaran ini hanya kadang-kadang saja dan cenderung terjadi di RPM rendah.

Kira- kira apa penyebabnya dan bagaimana solusinya ?

Hari ini Autoexpose mencoba mengulas dan menganalisa permasalahan terkait mobil yang bergetar saat RPM rendah untuk menemukan solusinya. Jadi simak sampai selesai

Penyebab Mobil Bergetar Saat RPM Rendah


Vibrasi atau getaran sebenarnya wajar ada pada sebuah kendaraan. Mengingat jantung utama mobil itu mesin, dan mesin selain menghasilkan daya juga menghasilkan suara dan tentu getaran.

Namun, para produsen mobil sudah melengkapi kendaraannya dengan mekanisme peredam getaran. Sehingga getaran mesin tidak terasa sampai ke kabin.

Hanya saja, tak ada gading yang tak retak. Semua barang pasti bisa mengalami kerusakan termasuk mobil. Kalau mobil anda terasa lebih bergetar daripada biasanya bisa jadi ada satu atau dua komponen yang perlu diganti.

Lalu apa saja penyebabnya ?

1. Engine mounting rusak



Engine mounting itu pegangan mesin ke frame, atau lebih mudahnya tempat untuk membaut mesin ke frame. Mengapa harus dengan engine mounting ?

Karena seperti yang saya katakan tadi, mesin itu menghasilkan getaran sehingga kalau dibaut menggunakan baut biasa maka getaran tersebut akan tersalur ke body. Disini, engine mounting dibut dengan karet peredam khusus. Sehingga getaran pada mesin bisa diredam agar tak sampai ke body.

Tapi yang namanya karet itu lunak, jadi lama kelamaan juga akan rusak. Kalau karet pada engine mounting pecah tentu getaran mesin semakin tak terkontrol.

Oleh sebab itu, untuk masalah yang pertama anda perlu cek engine mountingnya. Caranya dengan menggunakan senter, soroti komponen yang membaut engine ke body (biasanya ada 3 atau 4). Cek apakah karetnya masih aman atau tidak, kalau sudah pecah maka wajib ganti.

2. Kampas kopling aus



Semua juga sudah tahu apa itu kampas kopling, jadi bagi anda yang sudah bertahun-tahun mengendarai mobil pasti sudah hafal bagaimana tandanya kalau kampas kopling mulai aus.

Salah satunya, mobil bergetar ketika pedal kopling dilepas pada gigi 2 atau bahkan 1. Tentu di RPM rendah.

Bagi yang masih baru mengendarai mobil manual, kalau anda merasa mobil bergetar saat lepas kopling bisa jadi itu masalah kampas koplingnya. Normalnya, mobil akan terasa halus ketika lepas kopling (kecuali di gigi 5 atau 4).

Saran saya, cek dulu histori mobil. Maksudnya, sudah berapa jauh KM tempuh mobil. Kalau sudah tembus 30.000 KM dan belum pernah ganti kampas kopling. Itu sudah bisa dipastikan kalau kampas kopling aus.

Untuk biaya gantinya, setiap mobil bervariasi. Anda bisa baca artikel ini kalau ingin tahu lebih jauh Berapa biaya ganti kampas kopling mobil ?

3. Propeller shaft bengkok



Khusus untuk mobil RWD (rear wheel drive) kalau anda lihat bagian kolongnya maka ada komponen berbentuk seperti pipa memanjang dari bagian transmisi ke gardan belakang. Komponen itu adalah poros propeller.

Fungsinya untuk menghubungkan putaran mesin (yang lokasinya didepan) dengan roda penggerak (yang lokasinya dibelakang).

Kalau kondisi mobil masih baru, maka ini akan terasa nyaman-nyaman saja. Tapi kalau mobil sudah sering digunakan, maka poros propeller mulai tidak balance. Sehingga akan terasa getaran baik di RPM rendah ataupun tinggi.

Untuk mengecek kondisi poros propeller, kita harus menggunakan alat dial gauge untuk mengetahui apakah poros ini bengkok atau tidak. Jadi, kalau getarannya terasa saat mobil dijalankan dan lebih terasa dari bagian bawah mobil, ada baiknya anda hubungi bengkel resmi.

4. Universal joint aus

Ini juga sama, universal joint adalah sambungan poros propeller dan hanya terdapat pada mobil RWD. Jadi masalahnya juga sama otomatis solusinya juga sama seperti nomor tiga.

5. Ban bergelombang

Ban yang bergelombang bisa menyebabkan mobil bergetar ketika dijalankan baik di RPM rendah maupun di RPM tinggi. Untuk getaran ban ini, getarannya terasa cukup stabil dan getaran akan berubah setiap perbubahan kecepatan mobil.

Jadi cek juga kondisi ban, apakah ada benjolan, apakah bergelombang, atau sudah aus ?

Selain dari faktor ban, velg yang tidak balance juga bisa menjadi biang kerok mobil bergetar. Oleh karena itu spooring balancing wajib dilakukan dengan interval setidaknya 20 ribu KM sekali.

6. Salah satu injektor tersumbat

Mobil-mobil sekarang semuanya sudah menggunakan injeksi, artinya tidak ada lagi karburator yang ada Cuma injektor. Injektor ini bertugas untuk menyemprotkan bensin ke dalam intake manifold. Sehingga bensin bisa langsung masuk ke mesin.

Apa jadinya kalau salah satu injektor mati atau tersumbat ?

Mesin awalnya akan pincang, tapi pada sistem injeksi kalau mesin pincang otomatis RPM mesin naik sendiri. Sehingga kalau salah satu injektor atau busi mati, maka RPM mesin naik sendiri dan ada getaran yang terasa.

Untuk masalah ini, terjadi ketika mesin baru dihidupkan jadi meski mobil belum jalan gejalanya sudah terasa.

Solusinya, servis rutin. Karena di bengkel ada fasilitas fuel injector cleaning and inspection. Pekerjaan ini akan membersihkan semua sumbatan pada jalur fuel injection. Tapi kalau injektor sudah tersumbat cukup parah, maka harus ganti.

7. Batang piston bengkok



Ini mungkin yang jarang terjadi, tapi berpotensi terjadi. Batang piston itu komponen yang menghubungkan piston dengan poros engkol. Panjang pendeknya batang piston, mempengaruhi volumetrik silinder.

Jadi kalau salah satu batang piston bengkok, maka salah satu silinder akan membesar volumenya. Dan ini akan menyebabkan ketidak seimbangan pembakaran. Hasilnya, mesin akan bergetar di RPM rendah.

Masalah batang piston bengkok memang jarang kalau tidak ada sebuah insiden. Insiden yang dimaksud misalnya, mobil anda menerjang banjir dan tanpa terasa air masuk ke intake manifold. Otomatis air tersebut masuk ke silinder mesin.

Karena sifat air tidak bisa dikompresi, maka akan terjadi efek water hammer. Inilah yang menyebabkan batang piston bengkok. Jadi kalau getaran pada mobil terjadi setelah insiden seperti ini, anda patut waspada karena untuk memperbaikinya cukup berat.

Berapa Biaya Service & Perbaikan AC Mobil ? Ini Rinciannya

AC mobil sudah menjadi kebutuhan yang tak kalah penting dalam sebuah kendaraan. Dengan iklim tropis yang suhunya bisa mencapai 30 derajat celsius disiang hari membuat AC menjadi pilihan agar kabin mobil terasa adem.

Tapi seperti komponen mobil lainnya, AC mobil juga perlu anda rawat.

Salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk merawat sistem AC mobil adalah dengan membersihkan filter kabin secara rutin. Caranya tinggal lepas filter dari balik console box (dashboard sebelah kiri) lalu bersihkan menggunakan semprotan angin.

Namun, service AC tidak hanya itu. Karena masih ada komponen seperti kompresor, dryer, dan evaporator yang juga perlu dirawat.

Masalahnya, untuk mengakses komponen-komponen tersebut perlu keahlian serta kunci-kunci yang memadai. Sehingga secara simpelnya, kita tidak bisa merawat komponen-komponen tersebut seorang diri. Kita memerlukan jasa service AC yang sudah berpengalaman sehingga punya keahlian serta alat yang memadai untuk merawat AC mobil.

Pertanyaannya, berapa biaya yang diperlukan untuk service dan perbaikan AC ?

Kita akan ulas secara mendalam diartikel ini.

Kisaran Biaya Service dan Perbaikan AC Mobil


img : chiltondiy.com

Pertama kita perlu membedakan antara service dan perbaikan. Service adalah perawatan, artinya pekerjaan ini dilakukan secara berkala untuk menjaga kondisi AC tetap prima. Jadi sifat service adalah preventif untuk mencegah masalah pada AC.

Sementara perbaikan bersifat solisusif, artinya pekerjaan ini dilakukan ketika AC mobil anda mengalami masalah.

Dari pernyataan tersebut, maka biaya perbaikan itu bisa lebih mahal. Karena pada pekerjaan ini menuntut jasa lebih serta ada penggantian komponen. Tetapi itu juga tergantung jenis mobil dan komponen apa yang rusak, karena antara mobil A dan B bisa memiliki harga yang berbeda jauh hanya untuk satu part.

A. Kisaran Biaya Service AC


Service AC umumnya dilakukan pada interval 10.000 KM hingga 20.000 KM. untuk mobil yang berada dilingkungan macet, berdebu, perkotaan maka lebih baik gunakan interval 10 ribu KM untuk service. Sementara mobil dengan lingkungan lebih lengah, pedesaan mungkin bisa tahan hingga 20 ribu KM bahkan lebih.

Item yang dicek pada service AC meliputi ;

  • Flushing sistem AC
  • Pengecekan dan pembersihan blower
  • Ganti oli kompresor
  • Penggantian receiver dryer
  • Pembersihan kondensor
  • Pembersihan filter kabin
  • Penggantian freon AC (opsional)


Untuk biaya jasanya, setiap bengkel AC memiliki patokan yang berbeda. Dilansir dari Rotary Bintaro, harga service AC untuk mobil Jepang itu lebih murah yakni sekitar 300 ribu sementara untuk mobil Eropa dan Amerika, bisa tembus 1,2 juta rupiah. Itu hanya untuk jasanya.

Mobil Eropa lebih mahal karena sirkulasi AC lebih kompleks serta ruang service lebih sempit sehingga perlu alat lebih banyak, perlu membongkar lebih banyak komponen dan perlu tenaga serta waktu lebih banyak pula. Waktu normal untuk service AC ringan sekitar 1 jam, tapi kalai service Advance itu bisa sampai 2 jam.

Sementara kalau ada penggantian part, seperti penggantian receiver dryer, ganti oli kompresor, penggantian filter kabin dan penggantian freon maka tinggal dikalkulasikan biayanya.

1. Ganti oli kompresor
Kompresor AC juga memiliki pelumas tapi pelumas kompresor tidak seperti oli mesin, oli kompresor lebih bening dan aman saat menyatu dengan freon. Apabila oli kurang, maka akan menimbulkan suara ngorok pada kompresor hingga kompresor jebol.

Sehingga dalam service ringan AC mobil, penggantian oli kompresor wajib dilakukan. Item ini lebih popular dikenal dengan flushing kompresor (dilakukan bersama flushing AC system) dengan biaya sekitar 700 ribu.

2. Ganti receiver dryer
Receiver dryer adalah filter untuk menyaring segala jenis kotoran didalam freon serta menyerap air didalam freon. Komponen ini menggunakan bahan sejenis pasir silika yang dibungkus oleh pembungkus. Selama pembungkus ini aman, maka AC mobil akan normal. Tapi kalau pembungkusnya jebol maka pasir silika akan mencemari freon.

Kalau pasir silika ini sampai masuk ke kompresor, maka kompresor akan rusak. Dan kalau masuk ke kondensor akan menyumbatnya. Sehingga, dalam advance service komponen ini lebih baik diganti untuk mencegah kerusakan di kompresor dan kondensor. Harganya berkisar antara 90 sampai 150 ribu.


3. Mengganti freon
Untuk penggantian freon, memang dilakukan dengan interval sekitar 2 tahun atau lebih. Tujuannya supaya AC bisa lebih dingin kembali menggunakan freon baru. Untuk harga freon, sekitar 40-50 ribu (R134a/390 gram). Sementara untuk pengisiannya, sekitar 200 ribu menggunakan alat komputerisasi tanpa bongkar AC (dilakukan bersama flushing kompresor).

Jadi untuk service ringan AC, maka biaya yang diperlukan itu sekitar 1 juta rupiah untuk mobil Jepang (sudah bersama flushing AC system) dan untuk advance service bisa tembus 1,5 juta rupiah. Untuk mobil Eropa, mungkin kisaran biayanga 1,9 sampai 2,5 juta untuk service.

B. Perbaikan AC Mobil


Jenis pekerjaan kedua, adalah perbaikan AC mobil. Khusus untuk perbaikan AC mobil, harganya tidak bisa diprediksi selama anda belum tahu komponen apa yang rusak. Jadi kalau anda mengalami masalah pada sistem AC mobil, cek artikel ini 7 Penyebab AC Tidak Dingin + Cara Mendeteksinya untuk mendeteksi komponen apa yang mengalami masalah.

Setelah tahu, komponen yang rusak selanjutnya kita bisa mengestimasi biaya perbaikan di bengkel AC.

Secara umum biaya jasa bongkar pasang AC itu sekitar 700 ribu hingga 1,5 juta (tergantung tingkat kerumitan). Selanjutnya biaya tersebut tinggal ditambahkan harga komponen yang diperbaiki/ganti.

  • Ganti magnetic clutch @Rp. 500.000
  • Ganti kompresor @ Rp. 2.000.000
  • Ganti selang AC (high and low) @Rp. 350.000
  • Ganti kondensor @Rp. 550.000
  • Ganti Expansion valve @Rp. 250.000
  • Ganti evaporator @Rp. 1.400.000
  • Biaya isi freon + harga freon @Rp. 250.000


Jadi apakah semua komponen diatas diganti ? tentu tidak. Anda hanya mengganti komponen yang rusak saja, misal yang rusak hanya magnetic clutch maka biaya perbaikannya sekitar 700 ribu rupiah + pasang (lebih murah karena tidak perlu membongkar sirkulasi AC).

Namun kalau yang rusak adalah expansion valve maka perlu pembongkaran sehingga ongkos jasanya lebih mahal. 250 (harga expansion valve) + 250 (biaya isi freon) + 300 (jasa) = 800 ribu.

Sementara kalau anda mengganti satu set AC mobil anda, baru semua harga diatas dijumlakan dan ditambah lagi ongkos jasa yang tentunya lebih mahal. Tapi estimasi diatas masih berbentuk kasar, artinya ini bukan patokan resmi melainkan hanya sebagai acuan. Jadi biaya realnya tentu beda.

Sekian semoga bisa menambah wawasan kita semua.