Showing posts with label Bengkel Mobil. Show all posts

9 Penyebab Mobil Bergetar Saat Jalan + Solusinya

Kalau mobil anda terasa lebih bergetar dari biasanya, anda perlu waspada karena bisa saja komponen penting pada mobil anda sedang bermasalah.

Misalkan getaran pada mobil ketika jalan, bisa dikarenakan poros propeller yang bengkok. Tentu kondisi ini sangat berbahaya mengingat poros propeller itu berputar dengan RPM yang tidak rendah. Kalau bengkok apalagi sampai putus, bisa menyebabkan mobil terguling.

Namun gejala mobil bergetar tidak hanya terjadi karena faktor poros propeller, karena masih banyak komponen lain yang berpotensi menyebabkan mobil anda bergetar.

Diartikel ini, akan kita bahas secara mendalam semua komponen yang berpotensi menyebabkan mobil getar.

Penyebab Mobil Bergetar


jual engine mounting

1. Engine mounting rusak

Engine mounting adalah komponen yang menyangga mesin agar dapat berdiri di frame kendaraan. Setidaknya ada tiga buah engine mounting pada mesin (beberapa justru mempunyai empat buah) yang bertugas untuk menyangga mesin dan menjaga agar mesin tidak bergetar-getar saat menyala.

Pada engine mounting, terdapat karet peredam ditengahnya. Fungsi karet peredam ini adalah untuk meredam getaran pada mesin agar tidak sampai ke body mobil.

Namun, karena faktor usia dan panas mesin karet ini bisa sobek. Kalau demikian, getaran pada mesin bisa lebih besar dan bisa terasa hingga kedalam kabin.

Gejala awal, mobil akan sedikit bergetar ketika starter. Begitu pula saat awal akselerasi, mobil juga bergetar. Namun di RPM tinggi getaran mesin justru menghilang.

Untuk mengeceknya, coba anda goyangkan mesin menggunakan tangan. Kalau mesin mudah bergerak saat digoyangkan menggunakan tangan, maka itu tanda kalau salah satu engine mounting rusak. Solusinya dengan penggantian komponen.

2. Kampas kopling sangat tipis

service motor

Untuk mobil dengan manual transmission, kopling menjadi komponen penting. Tapi komponen ini pula sering menunjukan masalah. Seperti saat kampas kopling tipis.

Ketika kampas kopling tipis, maka akan ada getaran saat pedal kopling diangkat. Mungkin ketika pedal kopling dilepas sepenuhnya getaran akan hilang tapi begitu anda menekan kembali peda kopling dan melepasnya, getaran akan muncul diawal anda melepas kopling.

Ini merupakan tanda dari kampas kopling yang sudah tipis, anda harus segera menggantinya karena kalau tidak maka gejala seperti tenaga mesin ngempos, kopling sering selip akan muncul.

Baca juga : Rincian Harga dan Biaya Ganti Kampas Kopling Mobil

3. Permukaan kampas rem/piringan rem bergelombang


Sebenarnya masalah piringan rem yang tidak rata itu akan terasa gejalanya ketika direm, yakni mobil akan bergetar dan bunyi. tapi kalau kondisinya sudah parah, tidak direm pun getaran bisa muncul.

Ini terjadi khususnya pada kampas rem aftersales (bukan ori) terkadang ada beberapa pemilik mobil yang mengganti kampas rem ori dengan merk aftersales dengan alasan lebih bagus atau lebih murah. Tapi tidak semua kampas rem sesuai dengan bahan yang digunakan pada piringan rem.

Sehingga efek buruk seperti mobil bergetar pun akan muncul.

Selain dibagian kampas rem, baut kaliper yang kurang kencang atau baut braket kaliper yang kurang kencang juga menjadi salah satu faktor yang membuat mobil bergetar.

Baca juga : 5 Ciri Kampas Rem Mobil Habis

4. Bearing roda aus

Bearing roda atau laher berfungsi sebagai bantalan poros roda yang berputar dengan knuckle yang statis. Bantalan roda ini menggunakan serangkaian bantalan jarum dengan bentuk tirus. Kalau semua bantalan didalam bearing roda baik, maka bearing roda bisa berfungsi dengan normal.

Tapi kalau salah satu bantalan jarum ini bermasalah (misal aus atau bengkok) maka kinerja bearing juga ikut bermasalah. Sehingga mobil akan bergetar dan bunyi saat jalan. Getaran dan bunyi ini pun semakin terdengar kalau kecepatan mobil bertambah.

Untuk solusinya, anda perlu mengganti bearing roda. Tapi sebelum mengganti bearing roda, anda juga perlu cek kondisi pelumasnya. Karena bisa jadi masalah getar itu karena bearing roda kurang pelumas. Kalau ini masalahnya, anda tinggal melumuri bearing dengan grease secukupnya. Pastikan permukaan bearing bersih dari air dan debu.

5. Poros propeller bengkok

img : marinehowto.com

Seperti yang kita sebut diawal artikel, poros propeller yang bengkok akan sangat bahaya resikonya. Tapi apakah poros berbahan besi ini bisa bengkok ?

Tentu bisa, apalagi kalau mobil sering membawa beban yang berat. Kebengkokan poros propeller itu kasap mata artinya hanya bisa dilihat menggunakan alat ukur. Hal itu dikarenakan kebengkokan poros propeller itu menggunakan satuan milimeter.

Meski demikian, kebengkokan poros propeller 1 milimeter saja sudah bisa membuat mobil bergetar.

Solusinya juga perlu penggantian kalau kondisinya sudah benar-benar parah, tapi kalau kebengkokan masih kecil, mungkin di press masih bisa.

6. Bearing poros propeller dan universal joint aus

Untuk mobil RWD menggunakan poros propeller untuk menyambungkan putaran output transmisi ke gardan. Tapi sumbu antara transmisi dengan gardan itu selalu berubah-ubah karena transmisi ikut ke body dan gardan ikut ke roda (terubah-ubah oleh gerakan suspensi).

Sehingga diletakanlah dua buah universal joint. Meski sudah diberi universal joint, tetap saja getaran pada mobil RWD lebih terasa dibandingkan mobil FWD. apalagi kalau bearing pada universal joint bermasalah. Tentu getarannya akan semakin besar.

Kalau anda terbiasa menggunakan mobil FWD dan mencoba mobil RWD mungkin akan ada sedikit getaran (khususnya di kecepatan tinggi) dan itu masih wajar. Tapi kalau getaran yang dirasa lebih besar dibandingkan biasanya berarti ada masalah.

Untuk mengetahui apakah poros propeller atau universal joint bermasalah, anda tinggal merasakan sumber getaran. Kalau sumber getaran berasal dari bagian bawah tengah mobil berarti kedua komponen itu yang beresiko rusak.

7. Gardan bermasalah

jual kampas kopling

Koneksi antara dua roda gigi pasti akan menimbulkan getaran dan bunyi. oleh sebab itu ada oli didalam roda gigi tersebut. Namun kalau kondisi roda gigi sudah sama-sama aus, tentu meski diberi pelumas terbaikpun tetap saja menimbulkan getaran.

Inilah yang terjadi pada gardan, kalau kondisi mata gigi semua gigi didalam gardan aus maka bunyi dan getaran dari bagian belakang tengah akan terasa.

Solusinya, anda perlu mengganti mata gigi yang dinilai mengalami kerusakan. Atau masalah ini bisa karena oli didalam gardan belum pernah diganti.

Meski sepele, oli didalam gardan juga perlu diganti. Intervalnya sekitar 40 ribu KM. kalau sampai 100 ribu KM belum pernah diganti, wajar saja kalau timbul getaran.

8. Ban bergelombang/tidak balance

Kondisi ban sangat berpengaruh terhadap handling dan performa mobil. Jangankan bergelombang, ban dengan spek yang kuran tepat saja bisa menimbulkan efek samping pada mobil. Apalagi pada ban yang bergelombang ?

Selain ban yang bergelombang, velg yang kurang balance juga bisa menyebabkan mobil bergetar di RPM tertentu (biasanya di RPM tinggi).

Untuk solusinya, kalau ban bergelombang maka ganti ban tersebut dengan yang baru. Untuk velg, anda bisa balancing velg (beserta roda baru) ke bengkel spooring balancing.

9. Salah satu busi mati


Busi itu pemantik pada mesin bensin, tanpa busi mesin bensin tidak dapat menyala. Pada mobil, umumnya terdapat empat buah busi kalau salah satu mesin mati maka mesin akan pincang. Kondisi mesin pincang ini akan menyebabkan getaran mesin lebih besar karena tidak seimbang.

Sehingga efeknya, getaran tersebut sampai kedalam kabin. Meski demikian, kalau kita gas sampai RPM tinggi maka getaran itu semakin hilang.

Untuk mengeceknya, coba hidupkan mesin pada posisi idle. Lalu perhatikan kinerja mesin, kalau mesin cenderung bergetar dengan suara yang tidak seimbang maka salah satu busi mati. Anda bisa mengganti salah satu busi tersebut atau main amannya mengganti semua busi.

Mobil Bergetar Saat Lepas Kopling, Cek 5 Penyebab Berikut

Masalah yang cukup mengganggu pada mobil adalah getaran, tapi getaran ini terjadi saat kita melepas pedal kopling. Apa mungkin kampas kopling sudah tipis dan perlu diganti ? atau ada komponen lain yang mungkin jadi penyebabnya ?

Kita akan membahas semua penyebabnya diartikel ini, karena memang benar mobil yang getar saat lepas kopling tidak mesti masalahnya ada di kopling.

Karena ada banyak sekali komponen mesin dari mulai mesin, hingga roda yang berpotensi menimbulkan getaran. Lalu apa saja penyebabnya ?

Penyebab Mobil Bergetar Saat Kopling Dilepas


Secara umum, ada 5 penyebabnya

1. Kampas kopling tipis


Penyebab yang pertama adalah dari sektor kopling itu sendiri, komponen kopling yang paling cepat rusak adalah kampas kopling. Karena kampas kopling ini merupakan piringan berbahan keramik yang selalu bergesekan.

Sehingga permukaan keramik tersebut akan cepat tergores dan akhirnya aus/tipis. Kalau kampas kopling sudah tipis, maka akan menimbulkan beberapa gejala seperti ;

  • Kopling mudah selip
  • Tenaga mobil berkurang
  • Pedal kopling getar saat dilepas


Mengapa bisa bergetar ?

Kalau kita lihat pada prinsip kerja kopling, kita akan menemukan alasannya. Kopling mobil itu terdiri dari tiga bagian utama yakni flywheel sebagai pemutar (drive plate), kampas kopling sebagai plat yang diberi putaran (driven plate) dan matahari kopling atau pressure plate sebagai penggerak kampas kopling.

Saat pedal kopling ditekan, kampas kopling akan renggang antara flywheel dan matahari kopling. Saat dilepas, matahari kopling akan menggeser kampas kopling ke arah flywheel sehingga kampas kopling akan terjepit antara flywheel dan matahari kopling.


Saat matahari bersentuhan dengan kampas kopling, disitulah gesekan terjadi. Akibat dari gesekan ini, permukaan kampas kopling yang aus dan tidak rata karena bahan kampas kopling ini lebih lunak. Apabila kondisi kampas kopling sudah sangat tipis, maka getaran akan timbul.

Solusinya, anda perlu mengganti kampas kopling mobil dengan yang baru.

2. Matahari kopling tidak rata

Matahari kopling berbahan logam, meski demikian permukaannya juga bisa aus.

Ini terjadi sama seperti diatas, akibat dari gesekan antara kampas kopling dengan matahari kopling. Tapi keausan pada matahari kopling itu tidak secepat kampas kopling namun apabila kondisi kampas kopling sudah tipis dan tidak segera diganti, hal itu akan mempercepat keausan matahari kopling.

Apabila matahari kopling sudah aus, maka permukaannya juga tidak rata. Sehingga saat awal kopling dilepas, getaran akan timbul.

Untuk solusinya, sama seperti point pertama. Anda perlu mengganti matahari kopling, dan lebih baik lagi kalau kampas kopling aus, anda perlu menggantinya satu set bersama matahari dan release bearing.

3. Release bearing rusak

Apabila getaran pada kopling disertai dengan bunyi, maka bisa jadi release bearing juga kena. Release bearing adalah laher yang menekan matahari kopling saat pedal kopling diinjak. Laher ini sama seperti laher roda, dimana apabila bantalannya rusak maka akan menimbulkan bunyi hingga getaran.

Ciri utama saat release bearing rusak adalah ada bunyi dan getar saat pedal kopling diinjak hingga dilepas. Intinya, ketika kita menekan pedal kopling meski setengah, bunyi dan getaran itu muncul.

Solusinya, juga penggantian komponen. Karena komponen seperti laher dan dua komponen diatas tidak bisa diperbaiki sehingga perlu penggantian komponen.

4. Engine mounting rusak


Selain pada faktor teknikal pada kopling, ada juga faktor dari luar kopling salah satunya pada bagian engine mounting.

Mungkin anda sudah tahu, engine mounting adalah komponen yang menghubungkan mesin dengan frame kendaraan. Jadi pada engine mounting inilah mesin diletakan pada frame kendaraan. Fungsi utama engine mounting hanya untuk menahan mesin.

Engine mounting ini berbahan logam, namun ada karet didalamnya. Karet ini berfungsi sebagai penyerap getaran mesin sehingga ketika ada getaran pada mesin, getaran itu bisa diserap oleh karet yang elastis sehingga tidak sampai ke body kendaraan.

Tapi karet pada engine mounting ini juga bisa pecah, hal ini menyebabkan getaran pada mesin tidak terkendali. Sehingga jangan heran, kalau anda merasakan getaran pada mobil saat awal start hingga saat kopling dilepas.

Untuk mengatasi, juga perlu diganti tapi ada lebih dari satu engine mounting pada mesin. Setidaknya ada tiga engine mounting untuk mesin berkapasitas kecil dan empat engine mounting untuk mesin berkapasitas besar. Anda perlu mengecek satu persatu engine mounting yang dirasa sudah rusak baru diganti.

5. Ada cairan di permukaan kopling


Terkadang, ada juga mobil yang mengeluhkan koplingnya getar setelah melewati genangan air. Ini terjadi karena kopling mobil bersifat kering, sehingga kalau terkena cairan seperti air apalagi oli pasti akan menimbulkan selip hingga getaran.

Memang tidak setiap kopling mobil memiliki masalah dengan air, namun kalau gejala kopling getar ini muncul setelah mobil melewati banjir, bisa saja ini masalahnya.

Solusinya, perlu perbaikan di sektor kopling. Mungkin tidak ada penggantian, hanya pembersihan unit kopling dari segala material yang mengganggu.

Apa ada lagi selain 5 penyebab diatas ?

Ya, jelas tapi secara umum 5 penyebab diatas yang paling sering muncul. Mungkin itu saja artikel ini, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Mobil Tidak Bisa Distarter, Cek 9 Penyebab Berikut

Saat mobil kita susah dihidupkan, kita cenderung menyimpulkan bahwa akinya yang bermasalah. Padahal untuk membuat mesin bekerja, itu tidak hanya membutuhkan aki. Ada berbagai komponen dan sistem yang mempengaruhi apakah mesin bisa hidup atau tidak.

Jadi, apabila anda menemui kondisi demikian misal saat akan menyalakan mobil tiba-tiba mesin tidak merespon, jangan dulu salahkan aki mobilnya. Karena bisa jadi biang keroknya ada dibagian lain.

Oleh sebab itu, Autoexpose hari ini akan mengulas komponen apa saja yang berpotensi menyebabkan mesin mobil tidak bisa distarter. Langsung saja tak usah panjang lebar, simak ulasannya dibawah.

Penyebab Mobil Tidak Bisa Distarter


Dari berbagai pengalaman, masalah mesin mobil yang sulit dihidupkan kita urutkan dalam list yang paling sering terjadi. Ini dia daftarnya ;

1. Aki tekor

Percaya atau tidak aki sebenarnya tidak dibutuhkan dalam kinerja mesin, kalau anda pernah melihat ada banyak motor-motor jadul yang tidak dilengkapi aki, mesinya bisa hidup dengan normal. Itu karena sistem kelistrikan mesin sudah disuplai oleh dinamo alternator, demikian pula pada mobil.

Tapi mengapa aki dibutuhkan ? karena mobil menggunakan elektrik starter dimana untuk menghidupkan mesin diperlukan motor listrik dengan sumber daya aki. Jadi kalau akinya tekor, sumber daya motor starter tidak ada sehingga motor starter tidak mau hidup dan mesin juga tidak bakal hidup.

Solusinya, ada dua. Pertama anda setrum aki mobil anda di bengkel setrum aki, yang kedua ganti dengan aki baru.

Tapi sebelum setrum aki apalagi mengganti aki baru, cek dulu tegangan akinya. Kalau masih normal 10 – 12 Volt maka masalahnya bukan pada aki.

Baca pula ; 5 Hal Sepele Yang Bisa Mempercepat Aki Soak

2. Dinamo starter rusak

Dinamo starter atau motor starter adalah sebuah motor listrik yang akan memicu putaran pada poros engkol mesin. Sehingga pembakaran mesin bisa terjadi secara berkesinambungan (engine running).

Cara kerja dinamo stater ini dengan mengubah energi listrik dari aki menjadi energi putar menggunakan gaya elektromagnetik. Seperti yang dijelaskan diatas, kalau akinya tekor maka motor starter juga tekor. Tapi kalau akinya normal namun dinamo starternya yang rusak, otomatis dinamo starter juga akan tekor sehingga mesin tidak mau distater.

Beberapa komponen yang sering rusak pada dinamo starter antara lain ;

  • Brush/sikat didalam rotor yang aus sehingga menimbulkan perpindahan energi listrik yang kurang maksimal.
  • Terminal dinamo starter terbakar, ini bisa disebabkan karena ada celah pada terminal ini sehingga menimbulkan efek terbakar yang menjadi resistansi/hambatan. Hambatan ini akan mengurangi tegangan listrik yang masuk ke motor starter sehingga motor starter tidak bisa bekerja maksimal.
  • Suhu dinamo starter terlalu panas, panas berlebih bisa menganggu gaya elektromagnetik didalam motor starter. Sehingga kalau anda sering menemui kondisi dimana mesin tidak bisa distart saat panas, bisa jadi ini masalahnya.


Untuk solusinya, anda perlu mengganti beberapa komponen yag rusak. Jadi jangan mengganti satu unit motor starter karena akan sangat mahal, tapi misal yang rusak Cuma brush maka ganti brushnya saja. Untuk pekerjaan ini, anda harus menyerahkannya ke tangan profesional.

3. Kunci mobil rusak

Khusus untuk mobil yang dilengkapi sistem immobilizer, bisa lebih aman karena kunci tidak lagi konvensional. Melainkan sudah menggunakan sistem penyamaan gelombang radio. Jadi kalau frekusensi antara kunci dengan receiver didalam mobil sama, maka mobil bisa distart. Tapi kalau beda meski kuncinya masuk, mobil tidak bisa dihidupkan.

Memang ini memberi kelebihan yang sangat baik, tapi ada satu kekurangan yakni saat secara tidak sengaja kunci terjatuh atau masuk ke genangan air.

Itu akan merusak perangkat pemancar gelombang didalam kunci, sehingga meski secara fisik kunci baik-baik saja tapi pas dimasukan ke kontak, mobil tidak bisa distarter.

Untuk masalah ini, anda perlu mengganti kunci mobil anda dengan yang baru. Nanti saat proses penggantian, ada juga proses reprogramming untuk menyamakan frekuensi gelombang kunci dengan receiver didalam mobil.

4. Fuse starter putus

Fuse atau sekering berfungsi sebagai pengaman komponen kelistrikan dari korsleting. Dalam hal ini, fuses starter akan melindungi motor starter dari korsleting.

Saat korsleting terdeteksi, arus besar dari aki akan langsung mengalir menuju motor starter. Tapi karena ada sekering, arus besar tersebut justru membuat sekering putus sehingga dinamo starter akan aman namun karena rangkaian kelistrikannya putus otomatis motor starter tidak mau hidup.

Solusinya mudah, anda cukup mengganti sekering starter dengan sekering baru dengan kapasitas yang sama. Tapi kalau dalam waktu berdekatan sekering kembali putus, itu tandanya ada korsleting pada jalur kelistrikan motor starter. Coba anda cek dulu untuk memastikan korlseting itu, karena kalau ada korsleting listrik, seratus kali anda ganti sekering pun akan putus juga.

5. Tekanan kompresi drop

Untuk penyebab kelima, tidak terjadi pada sektor kelistrikan mesin. Kami anggap anda sudah faham tentang tekanan kompresi, intinya tekanan kompresi ini akan mempengaruhi keberhasilan pembakaran didalam mesin dan mempengaruhi tenaga hasil pembakaran tersebut.

Secara sederhana, kalau tekanan kompresi rendah ditambah suhu mesin masih dingin maka mobil akan sulit dihidupkan. Sementara kalau tekanan kompresi rendah namun suhu mesin sudah panas, mesin mobil masih bisa dihidupkan.

Artinya kalau anda sering mengalami gejala mesin susah hidup dipagi hari/saat mesin dingin, berarti itu masalah tekanan kompresi.

Beberapa komponen yang dapat menyebabkan tekanan kompresi drop antara lain ;

  • Blok silinder aus
  • Ring piston aus
  • Packing kepala silinder aus
  • Klep mesin bengkok


Selain mesin sulit hidup dipagi hari, gejala lain yang muncul adalah tenaga mesin yang berkurang dan kadang ada asap berwarna putih dari knalpot. Solusinya, anda perlu membongkar mesin untuk mengganti komponen yang aus.

6. Masalah sistem bahan bakar

Mesin mobil dapat hidup karena ada bahan bakarnya, kalau didalam ruang bakar tidak ada bahan bakar atau karena bahan bakar tidak sampai, otomatis mesin tidak bakal bisa dihidupkan.

Masalah terkait sistem bahan bakar ini, meliputi ;

  • Bensin didalam tanki habis
  • Fuel pump rusak, sehingga bensin tidak bisa disalurkan ke injektor
  • Filter bahan bakar bocor, biasanya terjadi pada klem/fitting yang kurang klop. Sehingga tekanan bensin drop dan bensin tidak bisa keluar melalui injektor
  • Selang bahan bakar pecah, ini sama kasusnya seperti masalah filter bahan bakar bocor
  • Injektor tersumbat sehingga menghambat bahan bakar yang harusnya keluar.


Untuk solusinya bagaimana ? kalau ada komponen yang rusak ganti, misal seperti fuel pump dan selang bahan bakar. Kalau klem selang kurang kencang, maka kencangkan hingga benar-benar klop. Yang terakhir, lakukan pembersihan atau flushing sistem bahan bakar untuk membersihkan sumbatan-sumbatan pada komponen sistem bahan bakar injeksi.

7. Salah satu sensor EFI rusak

Untuk masalah sistem EFI, tidak kami jabarkan secara panjang lebar karena ini sifatnya non viewable. Artinya dibutuhkan alat khusus berupa scanner untuk melihat kerusakan sensor atau aktuator EFI yang bermasalah.

Tapi anda bisa melihat ciri-cirinya kalau ada salah satu sensor EFI yang rusak. Yakni pertama mesin tidak bisa dihidupkan atau kalau bisa hidup akan brebet, dan kedua lampu cek engine akan berkedip.

Kalau gejala itu sudah muncul, segera hubungi bengkel resmi.

8. Timming pengapian bergeser

Apa mungkin timming pengapian bisa bergeser ? tentu saja apalagi kalau gejala mesin tidak bisa distarter ini muncul seusai perakitan bagian depan mesin. Misalnya sehabis mengganti timming chain, otomatis harus menyetting timming pengapian secara akurat.

Kalau geser satu mata gigi saja, itu bisa membuat mesin tidak mau hidup. Tapi masalah ini hampir tidak terjadi pada mobil yang tidak mengalami pembongkaran, jadi ini untuk info pelengkap saja.

9. Tidak menginjak rem/kopling

Dan penyebab yang terakhir kami rasa cukup sepele, mengapa ? ada beberapa mobil terutama matic, yang mengharuskan kita menginjak rem untuk menghidupkan mesin. Dan beberapa mobil manual juga harus menginjak pedal kopling.

Entah karena anda pemula, atau sedang buru-buru hal sepele semacam ini bisa lupa. Sehingga seribu kali anda putar kunci ke posisi starter pun, mesin tidak akan menyala.

Jadi solusinya, pastikan gigi transmisi netral (untuk manual) atau posisi P (untuk matic), injak rem atau kopling, baru hidupkan mesin.

Mobil Bergetar Saat Di Rem, Ternyata Ini Penyebabnya (Plus Solusi)

Mobil yang bergetar pasti membuat pengemudinya tidak nyaman, selain itu getaran yang tidak biasa itu juga memunculkan kekhawatiran apalagi getaran ini terjadi saat mobil di rem, apakah mobil saya baik-baik saja atau ada masalah serius ?

Untuk itulah artikel ini dibuat, kita akan membahas secara detail penyebab dan cara mengatasi mobil yang bergetar hanya saat di rem.

Penyebab Mobil Bergetar Saat Di Rem


Rem dan getaran sebenarnya dua-duanya sangat berhubungan, sistem rem yang menggunakan prinsip gesekan tentu akan menimbulkan getaran. Tapi komponen rem mobil itu sudah dibuat sedemikian rupa sehingga getaran yang dihasilkan tidak sampai terasa pada dashboard.

Untuk masalah mobil yang getar ketika rem diinjak, ada 3 penyebab yang mungkin terjadi yakni ;

1. Pin kaliper rem kering


Rem depan mobil umumnya sudah menggunakan rem cakram, kalau anda lepas ban mobil bagian depan anda akan melihat piringan dengan kaliper yang menjepit piringan saat rem diaplikasikan.

Kaliper ini memiliki dua buah baut yang terletak dibagian atas dan bawah. Baut ini akan menghubungkan kaliper dengan pin kaliper, pin kaliper ini harusnya bisa digeser-geser sehingga ada pelumas berupa grease pada permukaan pin kaliper.

Kalau kondisi pin kering atau tanpa pelumas, maka getaran atau bunyi saat rem diinjak akan terjadi.

Solusinya cukup mudah, anda lepas kaliper rem dan beri grease pada kedua pin kaliper secukupnya.

2. Baut kaliper lepas

Seperti yang dikatakan diatas, ada dua buah baut kaliper yang menahan kaliper ke braketnya. Kalau salah satu baut lepas, tentu itu akan sangat berbahaya.

Tapi meski baut kaliper lepas, kaliper tidak akan terlapas dari braketnya karena kaliper akan tertahan bagian dalam velg. Sehingga yang terjadi itu bunyi dan getaran, bunyi dan getaran ini tidak hanya terjadi saat rem diinjak tapi saat mobil akselerasi juga bisa terasa.

Meski demikian, yang paling dominan terasa itu saat rem diinjak maka ada getaran.

Apa mungkin baut kaliper bisa lepas ?

Tentu bisa, ini terjadi umumnya karena faktor keteledoran. Misal saat rem dibersihkan maka kita perlu melepas kampas rem, dan saat pemasangan kita lupa mengencangkan baut kaliper sehingga saat mobil jalan baut ini terlepas.

3. Permukaan piringan yang tidak rata

Dan yang paling sering terjadi untuk kasus mobil bergetar saat di rem itu ada di bagian piringannya yang sudah tidak rata.

Saat rem diinjak, kedua kampas rem akan menjepit piringan. Kalau piringan masih halus dan masih center, maka rem akan baik-baik saja dan terasa halus pula. Tapi kalau permukaan piringan sudah tidak rata, apalagi ada goresan maka efeknya akan timbul getaran pada saat kita menginjak rem.

Untuk solusinya, ada dua

  • Pertama anda bisa membubut piringan rem apabila permukan yang bergelombang ini tidak terlalu parah.
  • Yang kedua anda perlu mengganti piringan rem dengan yang baru, cara ini lebih direkomendasikan karena lebih aman dan lebih ampuh mengatasi gejala diatas.


4. Penggunaan kampas rem yang tidak ori

Terkadang ada pemilik mobil yang mengganti kampas rem mobilnya dengan merk aftersales yang bukan ori dengan alasan lebih murah atau lebih pakem. Tapi yang perlu diketahui adalah tidak semua bahan kampas rem cocok untuk piringan mobil anda.

Kampas rem itu terbuat dari beberapa jenis bahan, ada yang menggunakan serat organik, keramik, hingga serbuk logam. Kalau kampas rem yang anda gunakan tidak pas dengan piringan rem mobil anda, maka rem bisa bunyi saat diinjak hingga timbul getaran.

Solusinya, gunakan spare part original dari mobil anda. karena itu sudah didesain khusus untuk mobil anda sehingga lebih aman dan lebih nyaman.

Jadi kesimpulannya, mobil yang bergetar ketika di rem itu memiliki masalah di sektor pengereman. Dan masalah ini wajib diatasi, karena sistem rem itu merupakan perangkat vital pada kendaraan.

Untuk lebih mudah dan praktis, anda bisa menghubungi bengkel terdekat. Mungkin untuk masalah ini, biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar.

6 Kerusakan AC Mobil Yang Paling Sering Dialami + Penjelasannya

Sistem AC itu menjadi salah satu fitur wajib pada mobil khususnya di Indonesia yang memiliki iklim tropis. Karena suhu udara siang hari yang bisa lebih dari 32 derajat celsius tentu akan membuat sumpek dan panas didalam kabin mobil kalau tidak ada sistem AC.

Tapi AC mobil juga kadang sangat rentang terkena masalah aplagi kalau perawatannya tidak tepat.

Lalu, masalah-masalah apa yang sering menghinggapi AC mobil ? apa penyebabnya ? dan bagaimana solusinya ? mari kita ulas secara detail.

Berbagai Kerusakan Yang Sering Dialami AC mobil


1. AC tidak dingin

Sistem AC tidak dingin merupakan salah satu masalah yang paling sering dialami khususnya pada mobil yang sudah berusia diatas 5 tahun.

Penyebabnya AC tidak dingin bisa bermacam-macam, bisa karena freon bocor atau tekanan AC drop.

Kerusakan komponen yang dapat menyebabkan AC tidak dingin antara lain ;

  • Kebocoran selang AC, ini tentu menyebabkan freon bocor sehingga AC tidak dingin.
  • Kerusakan kompresor AC, kompresor berfungsi untuk menaikan tekanan freon. Kalau kondisinya rusak tentu menyebabkan tekanan freon drop sehingga AC tidak dingin.
  • Sekering magnetic clutch putus, ini menyebabkan kopling magnet tidak bekerja sehingga meski kita bolak balik menghidupkan AC, kompresor AC tidak bekerja.
  • Katup ekspansi jebol, katup ekspansi merupakan komponen yang meyebabkan freon bisa mengabut didalam evaporator. Kalau kondisinya rusak, tentu freon tidak mengabut sehingga AC tidak dingin.
  • Ekstra fan mati, ekstra fan berfungsi untuk menurunkan suhu freon didalam kondensor. Kalau tidak berputar, maka suhu freon tidak diturunkan sehingga suhu AC kurang dingin.


Untuk mencari tahu komponen apa yang menyebabkan AC mobil tidak dingin, anda perlu melakukan pengetesan menggunakan manifold AC pressure tester. Kalau ketemu, segera ganti dengan yang baru.

2. AC bau

Hembusan AC normalnya tidak berbau, tetapi kadang ada bau tidak sedap yang terkandung pada hembusan udara pada AC mobil.

Penyebabnya ternyata bisa karena faktor eksternal maupun faktor internal.

Faktor eksternal bisa disebabkan karena mobil anda berdekatan dengan area tempat pembuangan sampah atau area yang memiliki bau menyengat. Sementara faktor internal, bisa disebabkan adanya kuman atau bakteri yang terkumpul pada permukaan filter AC dan evaporator AC atau karena ada bangkai didalam dashboard mobil anda.

Coba anda gunakan mode sirkulasi dalam ruangan, kalau bau itu tidak hilang maka penyebab bau ada didalam kabin. Solusinya anda perlu membersihkan filter AC dan evaporator yang ada didalam kabin.

Simak juga ; Cara gampang bersihkan evaporator AC mobil

3. Suara berisik saat AC dinyalakan

Saat saklar AC dinyalakan, terkadang ada bunyi berisik. Itu bisa disebabkan dari faktor kompresor AC yang mulai rusak. Bunyi ini bisa berasal dari dalaman kompresor yang sudah rontok, atau karena magnetic clutch yang selip.

Coba buka magnetic clutch lalu bersihkan permukaannya, karena kalau ada grease atau oli pada magnetic clutch bisa menyebabkan selip.

Kalau ternyata bunyi masih ada juga, maka masalahnya ada pada kompresor AC.

Selain faktor kompresor, bunyi saat AC dinyalakan juga bisa berasal dari ekstra fan yang oblak. Untuk mengeceknya, coba nyalakan mesin dan AC mobil anda dan pantau putaran kipas, apakah berisik atau normal.

4. Hembusan AC kurang kencang

Pada saklar blower AC itu ada tingkat percepatannya, tapi kadang meski saklar blower sudah ada di posisi kecepatan maksimal hembusan AC terasa masih kurang. lalu apa penyebabnya ?

  • Filter AC sangat kotor, kotoran pada permukaan filter menghambat laju udara sehingga hembusannya kurang.
  • Motor blower rusak, blower itu seperti kipas elektrik dimana menggunakan motor listrik sebagai tenaga penggeraknya. Kalau motor blower mulai rusak, otomatis putaran blower melemah dan hembusan udara juga melemah.


5. Lantai kabin banjir



Banjir disini bukan berarti penuh dengan genangan air, tapi ada rembesan pada lantai kabin bagian depan. Ini juga sering terjadi karena ada sumbatan pada selang ventilasi dari evaporator. Seperti yang dikatakan di awal, evaporator itu mengeluarkan embun dan embun tersebut dibuang melalui sebuah selang ventilasi ke bagian bawah mobil.

Sehingga wajar kalau anda memanaskan mobil dengan AC dinyalakan, ada tetesan air di kolong mobil.

Tapi kalau selang ini tersumbat, otomatis embun pada evaporator akan meluber membasahi bagian lantai kabin.

Jadi solusinya, anda cukup menusuk selang ventilasi ini hingga kotoran penyumbat terbebas dari dalam selang.

6. Mesin mati saat AC dinyalakan

Ada istilah idle up system, yakni sebuah sistem dimana RPM idle mobil akan naik secara otomatis saat AC dinyalakan. Idle up ini bertujuan untuk mencegah mesin mati saat idle karena beban kompresor AC.

Namun kalau mesin mati saat AC dinyalakan, maka sistem idle up pada mesin mobil anda bermasalah. Untuk masalah ini, masuk ke kelistrikan mesin sehingga perlu dilakukan scanning menggunakan komputer untuk mencari tahu penyebabnya.

Mungkin itu saja, semoga bisa menambah wawasan kita.

Rem Mobil Amblas, Cek 3 Penyebab Berikut Solusinya

Salah satu masalah yang sering dialami pemilik mobil adalah masalah pada sektor rem, ada beberapa gejala seperti rem keras, rem tidak pakem, hingga rem amblas atau ngempos.

Karena rem itu masuk ke perangkat keselamatan aktif mobil maka masalah sekecil apapun pada sistem rem perlu kita perbaiki.

Lantas, untuk masalah rem amblas. Kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara memperbaikinya ?


Tanda Rem Mobil Amblas


Rem yang normal, saat diinjak akan sedikit berat dan saat pedal ditahan pedal tersebut tidak amblas. Tapi kalau pas ditahan pedal rem berangsur amblas atau turun kebawah, kemungkinan ada tiga penyebab.

1. Efek dari sistem ABS mobil

Kalau anda mengalami rem amblas seperti kondisi diatas saat mobil belum bergerak, maka bisa jadi itu merupakan imbas dari sistem ABS.

ABS itu gunanya untuk mencegah roda selip, cara kerjanya dengan menggunakan pompa untuk menekan minyak rem. Jadi meski kita injak pedal rem, secara tidak langsung kita tidak menekan minyak rem ke kaliper, melainkan melewati pompa ABS terlebih dahulu.

Beberapa mobil memiliki sistem dimana pompa akan me-release tekanan pada pedal rem apabila mobil belum bergerak. Anda juga akan mendengar suara pompa ABS saat pedal rem diinjak.

Secara umum, ini normal selama hanya terjadi disaat mobil belum bergerak. Kalau mobil sudah berjalan dan rem tetap amblas maka ada masalah pada sistem rem mobil anda.

2.  Masuk angin

Masuk angin adalah kondisi dimana ada gelembung udara masuk ke dalam sistem hidrolis rem, gelembung udara ini akan menyebabkan rem ngempos atau amblas.

Hal itu dikarenakan sifat udara dapat dikompresi (molekulnya fleksibel) sehingga saat tekanan minyak rem naik, tekanan hidrolis itu akan diserap oleh udara didalam saluran hidrolis sehingga sampai pada kaliper rem tidak ada tekanan hidrolis.

Masuk angin ini bisa terjadi akibat volume minyak rem didalam reservoir sangat minim, dan itu yang paling umum terjadi. Meskipun terakhir kali anda cek masih penuh, volume minyak rem akan turun seiring semakin tipisnya kampas rem.

Jadi kalau volume minyak rem minim, ditambah kadang posisi mobil miring, maka ada potensi udara masuk ke lubang inlet master rem. Sehingga masuk angin dapat terjadi.

Solusinya cukup mudah, yakni dengan bleeding. Caranya anda kocok (tekan/release secara bolak-balik) pedal rem hingga terasa berat lalu buka bledder niple (pada kaliper) dengan cepat menggunakan kunci ring 12/10. Nanti anda akan melihat gelembung udara keluar dari niple itu, lakukan kembali hingga tidak ada gelembung yang keluar.


Ingat juga, untuk selalu menjaga volume minyak rem selama proses bleeding. Artinya saat anda bleeding rem, minyak rem jangan sampai minim.

Tapi bagaimana kalau saat bleeding, tidak ada gelembung yang keluar ? maka kemungkinan masalah rem amblsa itu disebabkan oleh penyebab yang terakhir ini.

3. Master rem rusak

Master rem adalah input hidrolik yang berfungsi mengubah dorongan (energi mekanik) dari pedal rem menjadi tekanan hidrolik. Kalau master rem rusak, otomatis tekanan hidrolik yang dibuat menjadi lebih kecil sehingga akan menimbulkan masalah seperti rem ngempos atau amblas.

img : yotatech.com

Cara kerja master rem dengan memanfaatkan piston didalam tabung silinder, jadi piston terhubung ke pedal rem, dan saat pedal rem ditekan piston akan terdorong dan mendorong minyak rem yang ada didalam tabung silinder sehingga tekanan minyak rem bisa naik.

Ada satu komponen bernama seal piston, komponen ini berfungsi merapatkan celah antara piston dan slinder sehingga tidak bocor. Tapi kalau seal ini rusak maka minyak rem bisa bocor, sehingga tekanan minyak rem bisa drop.

Untuk mengatasinya, ada dua pilihan anda bisa ganti bagian dari master rem yang rusak dan yang kedua anda ganti satu unit master rem.

Tentu pilihan yang pertama akan lebih murah karena anda mungkin hanya perlu ganti seal, tapi ini perlu tenaga ahli (mekanik berpengalaman) karena membongkar unit master rem itu sedikit tricky.

Tapi apabila anda membawa mobil ke bengkel resmi maka pilihan kedua yang umumnya direkomendasikan, karena lebih aman meski lebih mahal.

Jadi kembali lagi ke anda, mau ganti satu set atau ganti satu bagian saja yang rusak.

3 Ciri Paling Nampak Saat Tie Rod Rusak + Cara Memperbaikinya

Tie rod adalah komponen memanjang yang terdapat pada sistem steering. Tie rod memanjang dari steering rack ke steering knuclke (bagian roda). Fungsi tie rod adalah sebagai link atau penghubung antara bagian roda dengan ujung steering rack.

Sehingga saat steering rack bergerak ke salah satu arah, gerakan tersebut mampu diteruskan untuk membelokan roda.

Meski fungsinya hanya sebagai link, tie rod dibuat dengan komponen khusus. Karena tie rod harus mampu membelokan roda meski roda mobil sedang naik turun karena gaya suspensi. Dengan kata lain tie rod harus mampu bekerja dengan baik meski sudut antara roda dengan ujung steering rack berbeda.

Untuk bisa melakukan hal ini, tie rod dilengkapi dengan beberapa ball joint. Komponen ball joint inilah yang rentan rusak, sehingga akan mengganggu pengendalian mobil secara keseluruhan.

Lalu apa ciri-ciri tie rod mulai rusak ?

service mobil di rumah

Anda akan merasakan beberapa gejala saat tie rod rusak dalam kondisi mobil berjalan. Gejalanya sebagai berikut ;

1. Ada getaran saat steer dibelokan

Pertama akan ada getaran yang anda rasakan saat membelokan steer. Getaran ini akan sangat terasa pada tangan anda yang memegang steer, ini disebabkan karena simpul-simpul tie rod mengalami oblak. Sehingga getaran dari roda bisa dirasakan hingga roda kemudi.

2. Ada bunyi di kaki-kaki

Saat simpul-simpul tie rod mulai oblak, maka getaran sedikit pada roda saja bisa menimbulkan bunyi cetukan pada kaki-kaki. Memang bunyi cetukan ini bisa mengartikan kerusakan lain. Tetapi kalau bunyi cetukan ini juga berbunyi saat ban berbelok mungkin saja ada kerusakan pada tie rod.

3. Mobil sering membuang ke salah satu arah

Imbas dari kerusakan tie rod adalah mobil sering membuang kesalah satu arah. Ini disebabkan karena ban mobil oblak kekanan-kiri dengan sudut yang lumayan besar. Sehingga ada potensi ban mobil belok sendiri ke salah satu arah meski tidak terasa.

Ini bisa dirasakan ketika anda berjalan lurus, kalau biasanya mobil mampu bergerak lurus tapi kali ini pergerakan mobil sedikit melenceng. Ini bisa disebabkan karena kerusakan tie rod.

Penyebab Tie Rod Rusak

bengkel modifikasi tie rod mobil
img : yotatech.com

Selain dari sektor ball joint, ada beberapa hal yang menyebabkan tie rod rusak antara lain ;

1. Karet pembungkus ball joint sobek

Fungsi karet ini adalah untuk menjaga agar pelumas didalam ball joint tidak bocor. Kalau pelumas sampai bocor dan ball joint kering, maka tie rod bisa bermasalah.

2. Long tie rod bengkok

Tie rod ada dua macam, yakni long tie rod dan tie rod end. Long tie rod merupakan komponen yang memanjang dari ujung steering rack, karena diameternya cukup kecil komponen ini rentan bengkok. Biasanya karena pengaruh ban mobil yang terlalu besar atau karena pernah kecelakaan bisa menyebabkan long tie rod bengkok.

3. Baut tie rod end kendor

Kalau tie rod end, adalah ujung tie rod yang menempel pada bagian roda (steering knuckle). Long tie rod ini digunakan untuk menyetel sudut Toe roda depan. Namun, terkadang ada masalah pada baut mur penahan tie rod end yang kendor.

Perlu diketahui, pemasangan mur ini perlu teknik khusus karena kalau mur dikencangkan maka bautnya juga akan ikut berputar. Sehingga untuk mengencangkan tie rod end, perlu menahan bagian baut lalu memutar bagian mur. Kalau sampai kendor menjadi masalah.

Tapi secara umum, penyebab tie rod rusak itu karena ball joint yang oblak, sehingga akan membuat roda oblak kekanan-kiri secara berlebihan.

Bagaimana Cara Mengeceknya ?

Mudah saja, pertama anda harus mendongkrak bagian depan roda mobil hingga roda terangkat. Lalu goyangkan roda mobil kekanan/kekiri, anda cukup menggunakan sedikit tenaga saja saat menggoyangkan roda karena kalau tie rod rusak roda pasti akan oblak. Namun kalau roda tidak oblak, maka tie rod masih normal.

Pengecekan yang kedua, dalam kondisi masih terpasang coba putar bagian tie rod. Maka tie rod akan sedikit berputar, namun sedikit berat. Kalau saat anda memutar tie rod terasa enteng, itu adalah gejala bahwa ball joint pada tie rod mulai rusak.

Selanjutnya, coba lihat bagian karet pembungkus ball joint, apakah sobek atau tidak. Kalau sobek, maka perlu segera diganti karena meski gejalanya tidak terlalu menganggu mungkin nanti gejalanya bisa bertambah parah.

Cara paling ampuh untuk memperbaikinya, adalah dengan mengganti bagian tie rod yang rusak dengan yang baru. Tetapi beberapa orang mampu mengakali tie rod rusak ini (khususnya tie rod end) dengan mematok bagian atas ball joint. Hal ini akan membuat keoblakan ball joint berkurang namun kalau mematoknya berlebihan justru akan membuat tie rod macet, jadi ini perlu skill yang tinggi.

Jadi ketika anda akan pergi ke bengkel, pastikan anda sudah menyiapkan dana untuk mengganti tie rod mobil anda. Hal itu untuk jaga-jaga ketika tie rod sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Untuk harga tie rod sendiri berkisar antara 200 hingga 250 ribu untuk satu set. Beserta pasangnya, mungkin bisa kena 300 ribu rupiah.

5 Hal Yang Menyebabkan Kampas Kopling Cepat Habis + Solusinya

Kampas kopling adalah salah satu komponen dalam sistem kopling yang sering sekali terkena masalah. Umumnya masalah yang menghinggapi kopling ini adalah kampas kopling aus atau habis.

Solusi untuk kampas kopling yang habis, harus diganti dengan yang baru. Ini karena kampas kopling mirip kampas rem yang menggunakan bahan organik dimana bahan tersebut akan terkikis seiring seringnya mobil digunakan.

Tapi pertanyaannya, berapa lama umur kampas kopling ? ini karena ada beberapa keluhan dimana kampas kopling habis dengan cepat.

Ternyata umur kampas kopling berbeda tiap mobil, semua tergantung pemakaian. Kalau pengemudian baik, mungkin kampas kopling bisa bertahan hingga 3 tahun tetapi kalau pengemudian kasar dalam setahun kampas kopling bisa aus.

Lalu apa saja hal yang menyebabkan kampas kopling cepat habis ? kita akan bahas dibawah.

Penyebab Kampas Kopling Mobil Cepat Habis


ciri ciri kampas kopling tipis

1. Kaki terbiasa menginjak pedal kopling meski sedang jalan lurus

Beberapa dari kita terbiasa meletakan kaki kiri diatas peda kopling saat berada dijalan lurus. Fungsinya agar kita bersiaga menginjak pedal kopling disaat ada rintangan didepan.

Namun tanpa sadar, kita sering menginjak sedikit pedal kopling. Memang, secara keseluruhan tidak nampak efeknya. Tapi kalau anda menginjak sedikit pedal kopling artinya anda menahan kekuatan pegas kopling.

Padahal fungsi pegas kopling untuk menekan plat penekan ke kampas kopling. Karena kekuatan pegas ditahan, maka tekanan plat penekan terhadap kampas kopling juga berkurang. Ini akan mengurangi grip kampas kopling terhadap plat penekan. Sehingga sangat beresiko terjadi selip.

Apabila selip ini muncul, maka permukaan kampas kopling akan cepat terkikis karena permukaan kampas kopling ini berbahan lebih lunak dibandingkan bahan plat penekan yang berbahan logam.

2. Penggunaan setengah kopling yang berlebih


Sama kasusnya seperti diatas, tetapi penggunaan setengah kopling dilakukan secara sadar atau sengaja. Biasanya setengah kopling dipakai ketika kita akan menjalankan mobil, dan saat mengadapi kemacetan di tanjakan.

Dalam intensitas yang wajar, penggunaan kampas kopling ini akan membantu pengemudi untuk mengendalikan mobil dikondisi tertentu. Tapi kalau keseringan, maka resikonya kampas kopling cepat habis.

Alasannya,

Karena penggunaan setengah kopling (pedal kopling diinjak setengah) artinya menahan kekuatan pegas kopling. Sehingga grip kampas kopling berkurang terhadap plat penekan. Dalam hal ini, kampas kopling akan menerima putaran dari plat penekan. Namun karena gripnya kurang maka putaran kampas kopling bisa 2 kali lebih lambat dibandingkan putaran plat penekan.

Dan ini yang dinamakan selip. Bisa dikatakan, setengah kopling sama dengan kopling selip. Sehingga tak heran ditanjakan anda sering mencium bau terbakar dari kolong mobil. Ini adalah hasil yang ditimbulkan dari kopling selip tersebut.

3. Penyetelan kopling yang tidak tepat

ganti kampas kopling murah

Free play atau jarak bebas kopling adalah jarak tertentu yang diatur secara manual untuk menentukan seberapa jauh penekanan pedal kopling untuk membuat plat kopling terbebas seutuhnya. Penyetelan kopling yang benar akan meningkatkan performa mobil namun kalau salah penyetelan bisa menimbulkan beberapa resiko seperti kampas kopling cepat aus.


  • Apabila pedal kopling terlalu tinggi, pegas kopling beresiko tertahan karena sebelum pedal kopling diinjak kopling sudah sedikit tertekan. Sehingga efeknya mirip seperti point yang pertama.
  • Apabila pedal kopling terlalu dalam, ini akan menyulitkan pengemudi saat mengganti posisi gigi. Karena bisa saja pengemudi memindahkan gigi disaat kampas kopling belum bebas sepenuhnya. Sehingga akan terjadi sentakan yang menimbulkan kopling selip.


Dengan kata lain, anda harus benar-benar paham saat akan menyetel kopling. Karena seperti yang disebutkan diatas, ada resikonya kalau salah penyetelan. Kalau memungkinkan, anda bisa konsultasi ke mekanik.

4. Ada tetesan oli yang masuk ke rumah kopling

Kopling mobil masuk kedalam jenis wet clutch atau kopling kering. Tipikal kopling kering, akan efektif bekerja saat tidak ada cairan apapun dipermukaan plat kopling. Cairan entah itu oli atau grease dapat mengurangi grip permukaan plat kopling. Sehingga kopling bisa aus.

Oli ini bisa datang dari mana saja, bisa dari seal crankshaft yang bocor, sambungan carter oli yang bocor atau dari oli transmisi. Saat ada tetesan oli pada kopling, biasanya akan muncul beberapa gejala seperti suara gemuruh dan getaran saat mobil digas.

5. Pemilihan gigi yang tidak tepat

Pemilihan gigi yang dimaksud adalah ketika anda akan menjalankan mobil, biasanya kita pakai gigi terkecil atau gigi 1. Kalau kita pakai gigi 2 atau bahkan 3 mungkin masih bisa, tapi lebih berat sehingga perlu RPM lebih tinggi dengan penggunaan setengah kopling.

Dan lagi-lagi, ini akan memicu koplin selip yang ujungnya mempercepat keausan kampas kopling.

Apa tanda tanda kampas kopling tipis ?

bengkel mobil panggilan

Ada beberapa ciri yang dirasakan saat kampas kopling tipis. Antara lain ;

  • Pedal kopling terasa lebih dalam dari biasanya
  • Mobil mendadak kurang bertenaga
  • Tercium bau gosong dari kolong mobil
  • Ada getaran kecil saat mobil digas
  • Pada beberapa kasus, tuas gigi susah dipindahkan


Apabila anda menemui gejala-gejala diatas, jangan ragu untuk membawa mobil ke bengkel. Karena berkendara dengan kampas kopling yang tipis hanya akan mengganggu kenyamanan dan keselamatan semua orang didalam mobil.

Baca pula :



Penting juga untuk memastikan gejala-gejala diatas tidak muncul saat anda akan menempuh perjalanan jauh.

Sekian artikel tentang kampas kopling mobil cepat habis, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Fan Belt Mobil Mudah Putus, 5 Hal Sepele Penyebabnya + Solusi

V belt atau bisa disebut fan belt merupakan salah satu komponen mesin yang berfungsi membagikan putaran mesin ke beberapa komponen tambahan mesin salah satunya kipas pendingin.

Terbayang kalau tali kipas ini putus, mesin tetap bekerja namun beberapa komponen tambahan seperti kipas pendingin dan altenator tidak bekerja. Akibatnya, mobil bisa overheat serta mogok karena kehabisan daya aki.

Lalu, apa penyebab fan belt sering putus ? dan bagaimana solusi agar fan belt bisa lebih awet ? simak ulasannya dibawah.

Penyebab V Belt Sering Putus

akibat v belt terlalu kencang
img : testingautos.com

V belt ini terbuat dari karet tebal yang kuat dan elastis, beberapa hal bisa memperepat rapuhnya bahan karet ini seperti

1. Pelumas dipermukaan V belt

V belt ini berbeda dengan rantai, tali kipas ini akan bekerja dengan baik apabila permukaan belt dan permukaan pulley kering. Apabila ada tetesan oli atau grease, akan menyebabkan selip pada V belt. Akibatnya, selip ini akan menimbulkan gesekan antara belt dengan pulley. Tentu gesekan ini akan semakin melemahkan belt sehingga dalam waktu dekat fan belt bisa putus.

2. Panas berlebih yang mengenai V belt

Sekuat apapun bahan karet itu, tetap akan melemah apabila dikenakan panas secara berlebihan. Ini juga berlaku pada fan belt, dimana tali kipas ini akan semakin kendor serta kekuatannya melemah saat dikenakan panas secara berlebih.

Panas berlebih ini bisa disebabkan karena aktifitas berkendara yang cukup lama, sehingga kinerja mesin serta segala komponennya menjadi semakin lama. Hasilnya, panas mesin pun berpotensi lebih tinggi.

3. Karena gesekan/V belt bergesekan dengan komponen lain

Gesekan yang dimaksud bukan gesekan antara belt dengan pulley seperti point pertama. Gesekan disini adalah gesekan antara tali kipas dengan komponen yang terletak didekat lilitan v belt. Biasanya berupa braket atau frame salah satu komponen mesin.

Gesekan ini akan menimbulkan suara berdecit saat mesin dihidupkan, dan apabila dibiarkan maka umur V belt tidak akan lama lagi.

4. Ketegangan V belt terlalu kencang

Biasanya ketegangan v belt distel menggunakan komponen tensioner manual. Komponen ini mampu mengencangkan v belt atau bahkan mengendorkannya. Efek dari setelan V belt yang terlalu kencang akan melemahkan v belt itu sendiri, karena tali kipas akan lebih tertarik. Sehingga resiko putuspun bisa lebih besar.

5. V belt belum pernah diganti

Seperti yang dijelaskan di point kedua, semakin lama bertambahnya masa pakai komponen maka komponen tersebut akan semakin lemah kekuatannya termasuk V belt. Artinya, apabila mobil anda sudah berumur lebih dari 2 tahun atau KM mobil sudah melebihi 60 ribu KM dan fan belt belum pernah diganti, wajar kalau fan belt putus secara tiba-tiba.

Akibat Fan Belt Yang Putus


  • Dinamo altenator tidak bekerja, akibatnya tidak ada pengisian arus listrik. Sementara itu arus listrik diperlukan untuk proses pengapian, sehingga saat arus aki habis mobil akan mogok dan tidak dapat dihidupkan lagi.
  • Pompa power steering tidak bekerja, akibatnya setir mobil akan terasa sangat berat. Hal ini dikarenakan pompa power steering akan meringankan beban pengemudian hingga 60%.
  • Pompa air tidak bekerja, akibatnya sirkulasi air pendingin akan macet dan overheat bisa datang.
  • Kipas pendingin tidak bekerja, akibatnya mesin lebih cepat overheat karena pada beberapa mobil SUV masih memiliki kipas yang tersambung ke V belt.


Dari semua efek negatif diatas, semuanya menjurus ke kerusakan mesin yang serius. Oleh sebab itu, sebelum melakukan perjalanan jauh, anda harus mengecek kondisi komponen satu ini. Bagaimana caranya ?

ganti v belt murah

  • Cek ketegangan v belt, caranya dengan menekan v belt menggunakan tangan. Apabila masih kuat maka lanjut ke pengecekan kedua.
  • Cek keretakan v belt, anda bisa melihat permukaan v belt apakah ada retak atau tidak. Kalau anda melihat keretakan, lebih baik bawa tali kipas cadangan untuk jaga-jaga. (pengecekan akan lebih mudah dengan bantuan senter).
  • Cek bagian samping belt apakah ada bekas goresan/gesekan, kalau ada berarti v belt berpotensi bergesekan dengan komponen sekitar. Anda perlu memeriksa jalur v belt dan mengantisipasi segala komponen yang berdekatan dengan jalur lilitan v belt ini.
  • Cek apakah ada tetesan oli didekat lilitan v belt, ini penting karena tali kipas baru bisa putus gara-gara ada oli pada permukaan v belt. Sehingga pastikan area lilitan v belt ini kering dan tidak ada tetesan oli atau pelumas apapun.


Bagaimana cara menyetel fan belt ?

jual van belt murah
img : thoughtco.com

Untuk megatur ketegangan tali kipas, kita perlu mengencangkan mur pada tensioner. Tensioner terletak pada jaur lilitan v belt. Namun untuk mobil sekarang, umumnya sudah menggunakan tensioner otomatis. Artinya, kita tidak bisa mengatur kekencangan v belt dikarenakan ada pegas yang sudah menarik v belt supaya kencang.

Apabila v belt terasa kendor, maka kita tetap tidak bisa menyetelnya. Kita harus mengganti komponen tensioner tersebut dengan yang baru.

Demikian artikel singkat tentang fan belt. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.

4 Cara Menghilangkan Embin Pada Reflektor Lampu Mobil (MUDAH)

Embun atau elemen air dapat menghalangi pancaran cahaya, sehingga apabila ada sumber cahaya yang berembun pasti akan menurunkan intensitas cahaya tersebut. Sementara itu, headlight atau lampu depan mobil menjadi kebutuhan yang cukup vital khususnya dimalam hari.

Lantas, apa penyebab lampu mobil berembun ? dari mana asal embun tersebut ? dan bagaimana cara menghilangkannya ? mari kita bahas bersama

Penyebab Lampu Mobil Kemasukan Air

harga lem kaca lampu mobil

Air atau embun bisa masuk kedalam lampu depan mobil itu terjadi karena proses kondensasi yang berlangsung secara alami. Sama seperti embun dipagi hari, embun dipagi hari dapat terbentuk karena terdapat perbedaan suhu.

Didalam headlamp pun demikian, suhu didalam headlamp lebih panas dibandingkan suhu luar. Sehingga, uap air akan mengembun pada dinding lampu yang memiliki suhu lebih rendah.

Tapi pertanyaanya, bagaimana bisa uap air masuk kedalam lampu kepala ?

Ada beberapa hal yang membuat uap air bisa masuk kedalam lampu kepala antara lain ;

1. Saat proses penggantian bolam lampu

Saat kita melepas bolam lampu depan, maka lubang bolam lampu akan terbuka. Hal ini bisa menjadi pintu masuk bagi udara lembab kedalam lampu. Sehingga, ketika kita melintasi area dengan suhu dingin (misal didaerah pegunungan) maka udara lembab didalam lampu akan mengembun.

2. Karena seal/karet bolam pecah

Bolam lampu depan, pasti memiliki karet seal yang berfungsi merapatkan celah antara bolam lampu dan rumah lampu. Fungsi utama dari karet seal ini, adalah agar udara serta air dari luar tidak masuk kedalam lampu.

Namun, terkadang kita kurang hati-hati saat melepas bolam lampu sehingga karet seal ini pun pecah/sobek. Kalau karet seal pecah, maka udara lembab bisa dengan mudah masuk ke lampu atau bahkan air hujan juga bisa dengan mudahnya masuk.

3. Karena seal mika lampu bocor

Selain pada bolam, karet seal juga terdapat pada sambungan antara reflektor lampu dengan kaca lampu. Karet ini bersifat permanen, artinya tidak bisa dibuka tutup seperti karet seal pada lampu. Namun, kalau seal ini bocor, jelas air hujan atau air cucian mobil bisa masuk kedalam lampu.

Sehingga lampu mobil berair dan perlu penanganan khusus untuk menghilangkannya.

Bagaimana Cara Mengatasi Lampu Mobil Yang Berembun ?


Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menghilangkan air/embun dari dalam lampu mobil. Mari kita bahas satu persatu ;

1. Menggunakan panas lampu

cara pertama, anda bisa manfaatkan panas yang dihasilkan dari lampu untuk menguapkan air didalam kaca mobil. Caranya,

  • pertama lepas dulu bolam lampu sein dari lampu ini berfungsi sebagai lubang keluar air dari dalam lampu.
  • Selanjutnya, nyalakan mesin dan nyalakan lampu utama.
  • Tunggu beberapa menit hingga embun menghilang.


Kelemahan dari cara pertama ini mungkin membutuhkan waktu yang lama. Sehingga gunakan cara ini apabila kondisi embun pada lampu masih sedikit.

2. Menggunakan udara bertekanan

Cara lain, anda bisa menggunakan udara bertekanan. Caranya dengan menyemprotkan udara bertekanan kedalam lampu melalui lubang bolam lampu utama. Tetapi, ingat untuk melepas semua bolam lampu saat akan menggunakan cara ini.

Cara ini terbilang aman apabila tekanan udara yang disemprotkan masih rendah, namun kalau tekanan udara berlebihan justru bisa merusak kaca lampu. Sehingga kalau akan menggunakan cara kedua ini anda harus lebih berhati-hati.

3. Melepas kaca lampu

Cara ketiga, bisa anda lakukan dengan melepas mika lampu. Namun, ini adalah yang tersulit dibandingkan dua cara diatas. Karena, anda harus bisa memisahkan antara kaca lampu dengan reflektor.

Pemisahan kedua komponen ini, biasa dilakukan pada aktifitas retrofit lampu (penggantian lampu kepala). Umumnya, mereka menggunakan hair dryer untuk memanaskan bagian seal kaca dan setelah dipanaskan maka kedua komponen ini bisa dipisahkan dengan mudah.

Setelah kaca berhasil lepas, anda bisa mengelapnya menggunakan kain lap.

Cara ketiga ini, anda gunakan apabila ada keretakan pada sambungan antar kaca lampu dengan mika lampu. Saat akan menyambungkannya kembali jangan lupa beri sealant agar tidak kembali bocor.

4. Menggunakan kain dan kayu

Cara lain, bisa anda gunakan sebuah kain dibantu dengan tongkat/kayu tumpul. Caranya, lepas semua bolam lampu kemudian letakan kain lap pada ujung kayu, kemudian arahkan ujung kayu tersebut kedalam lampu untuk mengelap semua bagian yang berembun.

Cara terakhir ini terbilang aman dan mudah, sehingga anda bisa melakukan hal ini dirumah apabila lampu mobil berair.

Tips Mencegah Air Tidak Masuk Kedalam Lampu


jual lem buat mika lampu

Untuk mencegah lampu yang berembun, pastikan anda sudah merpatkan semua bagian pada lampu.

  • Pertama cek seal bolam lampu, kalau ada yang pecah segera ganti yang baru.
  • Cek juga seal kaca lampu, kalau ada yang retak olesi dengan lem mika lampu (bisa anda dapatkan di toko bangunan dengan harga 80 ribuan) secara rata disepanjang sambungan kaca dengan mika.
  • Pastikan saat anda berada di area udara lembab (misal di pegunungan) anda jangan melepas bolam lampu.


Itulah tips singkat mengenai embun didalam lampu depan mobil, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

7 Penyebab Aki Mobil Cepat Soak + Cara Antisipasinya

Setiap kendaraan pasti memiliki komponen yang bernama aki. Aki ini berperan sumber listrik mobil untuk menyuplai kebutuhan listrik semua perangkat elektronik kendaraan.

Salah satu masalah yang sering muncul pada aki ini adalah soak atau tekor. Aki yang soak, akan terasa berat saat menyalakan mesin. Biasanya mesin bisa langsung hidup sekali start, tapi kalau aki tekor mesin bisa tidak menyala karena aki tidak mampu memutar poros mesin hingga minimum crankingnya.

Kalau sudah begini, anda perlu jumper mobil dengan mobil lain yang memiliki aki masih sehat atau mengganti aki dengan yang baru.

Lalu, apa saja hal hal yang menyebabkan aki cepat tekor ? dan bagaimana cara merawat aki agar awet dan tidak cepat rusak ? mari kita bahas bersama.

Penyebab Aki Mobil Tekor

aki kering mobil cepat tekor
img : todayifoundout.com

1. Aki sudah berumur lebih dari 2 tahun

Ini adalah alasan umum mengapa aki mobil bisa tekor. Aki memang umurnya tidak terlalu panjang, 2 tahun saja itu sudah termasuk lumayan. Biasanya aki dengan umur singkat ini ada pada aki-aki sekarang yang banyak dilabeli aki MF (maintenance free) atau lebih populer disebut aki kering.

Masalah pada aki kering ini adalah ampere drop. Meski tegangannya masih normal 12 V karena amperenya drop maka tetap saja tidak mampu mengangkat motor starter, sehingga meski lampu terang dan klaksok keras starter tetap terasa loyo.

2. Elektrolit/air aki kurang volumenya

Selanjutnya, pada aki basah kita perlu rutin memeriksa kondisi elektrolit aki. Elektrolit ini adalah cairan didalam aki yang menjadi faktor utama reaksi kimia pembentukan energi listrik. Kalau elektrolik kurang, otomatis energi listrik yang dihasilkan juga menjadi lebih kecil.

Ini akan berpengaruh pada sistem starter dan sistem penerangan, beberapa hal yang menyebabkan air aki habis antara lain ;

  • Karena aki kepanasan (pengaruh dari panas mesin)
  • Bocor karena guncangan atau aki terkena benda tajam


3. V belt putus

Drive belt atau V belt merupakan sabuk karet yang menghubungkan pulley mesin dengan dinamo altenator. Fungsinya agar ketika pulley mesin berputar, dinamo altenator juga ikut berputar sehingga altenator bisa menghasilkan listrik untuk disuplai ke aki saat mesin menyala.

Namun, kalau V belt putus maka biarpun mesin menyala dalam RPM tinggi, altenator tetap tidak berputar. Sehingga tidak terjadi pengisian daya aki.

Inilah yang menyebabkan aki drop, disaat pengisian terputus kebutuhan kelistrikan untuk sistem pengapian, sistem bahan bakar, sistem penerangan, dashboard tetap berjalan.

Selain berpengaruh pada aki yang drop, putusnya drive belt juga mempengaruhi beberapa sektor seperti :

  • Kemudi yang berat karena pompa power steering tidak berputar (khusus mobil non-EPS)
  • Overheat, beberapa mobil (seperti Big SUV) biasanya masih menggunakan cooling fan konvensional yang dihubungkan ke pulley mesin melalui V belt. Kalau sabuk putus, maka kipas tidak berputar.
  • Pompa air mesin juga tidak berputar, sehingga suhu mesin akan cepat naik.


4. Mobil tidak dinyalakan dalam waktu lama

Kalau dilogika, barang yang disimpan dan tidak digunakan itu akan lebih awet dan tetap baru. Tapi beda dengan mobil. Disaat kunci kontak off dan dicabut, aki tetap menyuplai listrik ke beberapa perangkat kelistrikan.

Seperti alarm, memang alarm hanya akan hidup saat ada getaran pada body. Namun sensor alarm dan module alarm tersebut akan selalu aktif selama aki terhubung ke mobil. Selain alarm, module/processor pada mobil juga tetap mendapatkan arus listrik meski kecil.

Meskipun arus yang disuplai itu kecil, kalau dikumpulkan dalam waktu lama akan terlihat besar. Sehingga, mobil yang tidak dinyalakan dalam waktu yang cukup lama itu akinya beresiko tekor.

Tapi ada cara aman yang bisa anda lakukan saat akan meninggalkan mobil dalam waktu lama, yakni dengan mencabut terminal negatif aki. Cara ini akan memutuskan aliran listrik aki sekecil apapun sehingga aki bisa lebih tahan lama meski tidak di charge.

5. Penggunaan lampu/aksesoris mobil yang berlebihan


harga aki kering mobil
img : plasmagarage.com

Lampu HID merupakan salah satu contoh lampu dengan penggunaan daya listrik besar. Seharusnya kalau anda akan mengganti lampu mobil dengan HID, anda juga harus mengganti aki dengan AH lebih tinggi.

Selain lampu HID, lampu LED variasi yang dipasang disekitar body mobil juga akan memperbanyak kebutuhan listrik kalau jumlah lampunya banyak. Lalu speaker dan perangkat elektronik mobil lainnya. Tapi jangan salah artikan, anda tetap bisa menambahkan perangkat elektronik custom dengan catatan tidak berlebihan atau mengimbanginya dengan aki kapasitas AH lebih besar.

6. Kebiasaan pengemudi yang menyalakan perangkat elektronik tanpa menyalakan mesin

Ada beberapa kebiasaan pengemudi yang dapat memperpendek umur aki, antara lain ;

  • Menyetel audio dengan speaker keras didalam mobil tanpa menghidupkan mesin
  • Charging gadget ke power socket mobil dengan waktu lama tanpa menghidupkan mesin
  • Kebiasaan starter mesin secara berulang dalam waktu yang singkat


Dan beberapa kebiasaan lain, intinya kalau pengemudi menyalakan perangkat elektronik disaat mesin tidak menyala sama saja pengemudi tersebut sedang menguras daya aki. Mengapa ? karena pengisian aki terjadi saat mesin menyala, kalau mesin mati maka daya aki dikuras namun mesin (dinamo altenator) tidak mengisi daya aki. Sehingga aki bisa cepat tekor.

7. Ada korsleting arus listrik


aki basah terbaik untuk mobil

Korsleting arus listrik/short voltage merupakan kejadian dimana arus dari terminal positif aki bertemu dengan masa/terminal negatif aki tanpa melewati beban kelistrikan seperti lampu atau klakson. Ini akan menyebabkan aliran listrik secara langsung dari kutub positif ke negatif dengan intensitas tinggi.

Kalau diibaratkan, ini seperti air dalam bak A yang langsung ditumpahkan ke bak B tanpa melewati kran. Sehingga, isi dari bak A akan cepat habis. pada aki, korsleting bisa langsung membuat tegangan aki drop. Sehingga meski kondisi aki masih baru, aki tetap tidak dapat menyalakan perangkat elektronik.

Korsleting ini, umumnya terjadi pada lingkungan kelistrikan tambahan seperti lampu variasi dan sangat jarang terjadi pada kelistrikan bawaan mobil kecuali mobil mengalami benturan yang menyebabkan posisi kabel-kabel didalam mobil bergeser. Kalaupun terjadi korsleting pada kelistrikan tambahan, sekering langsung putus sehingga korsleting bisa dicegah. Dan kalau korsleting ini belum diperbaiki, sekering akan tetap putus meski anda menggantinya dengan yang baru.

Namun ada beberapa orang yang belum paham, mereka mengganti sekering dengan kapasitas lebih tinggi tanpa menemukan letak korsleting. Cara ini sama saja anda membiarkan sistem kelistrikan mobil untuk korslet, karena pada dasarnya kapasitas sekering sudah disesuaikan dengan jumlah arus maksimal yang mengalir ke beban kelistrikan. Kalau sekering diganti dengan yang lebih besar, arus yang mengalir bisa melebihi batas dan terjadi panas yang dapat menimbulkan resiko terbakar.

Cukup berbahaya bukan, masalah sepele ini ? oleh sebab itu untuk menghindari korsleting pada mobil pastikan anda melengkapi setiap kelistrikan tambahan dengan sekering dan jangan pernah mengganti sekering bawaan mobil dengan kapasitas yang lebih tingi.

Itu saja, semoga bisa menambah wawasan kita.

9 Langkah Simple Isi Air Aki Mobil Yang Bisa Anda Lakukan Sendiri

Aki berfungsi sebagai penyuplai listrik pada kendaraan, beberapa perangkat kendaraan memerlukan pasokan listrik yang besar seperti sistem starter dan Alarm system. Tapi, masalah yang kerap dialami pada aki adalah tekor atau soak.

Aki tekor, bisa disebabkan banyak hal salah satunya karena volume air aki yang kurang dari batas minimum.

Resikonya, mesin mobil akan sulit dinyalakan karena hanya ada sedikit listrik yang menyuplai ke sistem starter. Sehingga, anda kerepotan untuk menyalakan mobil karena perlu didorong terlebih dahulu.

Kalau sudah begini, apakah kita perlu mengganti aki satu unit ?

Ternyata, ada keistimewaan pada aki basah. Kalau aki drop, kita tidak perlu mengganti satu unit aki. Cukup mengganti air akinya saja lalu charge aki maka aki bisa kembali digunakan. Kecuali untuk jenis aki MF, yang sekali rusak harus diganti.

Lalu bagaimana cara mengisi air aki ? tenang saja, scroll kebawah maka anda dapat langsung menemukan prosedur pengisian air aki secara aman.

Namun sebelumnya, perlu anda ketahui terlebih dahulu. Ada dua jenis air aki yang dijual dipasaran, yakni air aki kemasan MERAH dan air aki kemasan BIRU. Lalu apa bedanya ?

jual air aki harga murah

  1. Air aki kemasan MERAH, berisi air zuur atau H2SO4 yang dipakai untuk mengisi aki yang benar-benar kosong. Jenis aki ini bisa anda pilih saat akan mengganti air aki kendaraan.
  2. Air aki kemasan BIRU, berisi mineral yang dipakai hanya untuk menambahkan air aki yang kurang volumenya.


Jadi, kalau air aki mobil dibawah normal anda harus mengisinya dengan air aki kemasan BIRU dan bukan yang kemasan MERAH. Lalu apa akibatnya kalau air kemasan MERAH dipakai untuk menambahkan air aki ?

Akibatnya kandungan asam sulfur pada aki menjadi lebih besar dan ini cukup berbahaya pada aki itu sendiri.

Kalau sudah paham jenis air aki, mari kita bahas tata cara pengisian air aki.

Prosedur Pengisian Air Aki Kendaraan


Ada 9 langkah untuk melakukan pengisian air aki

1. Siapkan alat berupa obeng untuk membuka penutup sel aki

Siapkan obeng (-) ukuran besar untuk membuka penutup sel aki. Kalau tidak ada obeng, anda bisa menggunakan benda pipih lain seperti pisau atau gunting.

2. Cek ketinggian air aki untuk memastikan berapa kurangnya air aki tiap sel

Sebelum membuka penutup aki, ada baiknya anda mengecek volume air aki terlebih dahulu. Agar kita bisa mengestimasi berapa kebutuhan air aki yang perlu diisi kedalam aki. Sehingga saat membeli air aki jumlahnya tidak kurang.

3. Siapkan air aki yang bisa anda beli di bengkel

Siapkan air aki yang bisa anda peroleh di bengkel-bengkel umum dengan harga 5 sampai 10 ribu per botol. Kalau kekurangan air aki hanya sedikit dibawah garis lower level, anda hanya butuh satu botol air aki. Tapi kalau air aki kosong, anda memerlukan setidaknya tiga botol air aki.

4. Agar aman, lepas terminal negatif baterai


air aki untuk motor

Saat semua alat dan bahan sudah disiapkan, anda bisa langsung mengisi air aki kedalam aki. Namun agar aman, anda harus menonaktifkan sistem kelistrikan mobil anda dengan melepas terminal negatif aki. Untuk melepas terminal negatif aki, anda perlu kunci 10 untuk mengendorkan mur terminalnya.

5. Letakan kain lap disekitar aki untuk mencegah tumpahan air aki

Agar lebih aman lagi, anda bisa menyiapkan beberapa kain lap/kain yang tidak digunakan sebagai pelindung komponen lain didalam mesin. Ini karena air aki bersifat asam, dan apabila terkena komponen mesin bisa mengelupas atau setidaknya membekas.

Untuk keselamatan anda, anda juga bisa menggunakan sarung tangan, tapi itu kalau ada. Kalau tidak ada asal anda berhati-hati, tanpa sarung tangan juga tidak apa-apa.

6. Buka semua penutup sel aki (biasanya ada 6)

Buka penutup aki menggunakan obeng, penutup aki ini bagian atasnya mirip kepala sekrup yang terdapat coakan bergaris. Pada coakan ini anda sisipkan obeng atau benda pipih untuk memutar penutup aki.

7. Isi air aki dari dalam botol ke dalam aki sampai batas yang diizinkan


berapa liter isi air aki mobil ?

Kemudian tuangkan air aki dari botol kedalam aki secara berhati-hati. Biasanya, ada corong khusus yang disediakan dari botol aki untuk mempermudah pengisian air aki. Namun kalau tidak ada, anda perlu menuangkannya kedalam aki agar air aki tidak tercecer dimana-mana. Ingat air aki ini bersifat korosif, sehingga mampu membuat tangan anda melepuh dan membakar material plastik.

Yang perlu diingat juga, pastikan anda mengisi air aki tidak sampai melebihi batas upper level. Ini dikarenakan over elektrolit juga bisa menyebabkan masalah pada aki mobil anda.

8. Setelah selesai, tutup semua air sel aki

Setelah air aki didalam aki sudah mencapai level full, jangan lupa memasang keenam tutup aki. Tapi sebelum anda menutup aki, ada baiknya anda membersihkan tutup aki tersebut. Ini dikarenakan pada tutup aki terdapat ventilasi yang dijadikan pintu penguapan saat reaksi kimia berlangsung.

Kalau ventilasi ini mampet, aki bisa menggelembung yang berpotensi membuat aki lemah dan meledak.

9. Coba start mesin, kalau belum kuat berarti setrum/tegangan aki masih drop. Anda bisa charge aki, atau menghidupkan mesin secara manual untuk mengisi setrum aki

Umumnya, air aki itu masih memiliki kandungan asam yang tinggi sehingga bisa langsung terjadi reaksi tanpa perlu proses charging. Namun kalau aki masih lemah saat anda start mesin, anda bisa mengisi daya aki terlebih dahulu.

Resiko air aki terkena tangan

jual air accu terbaik untuk kendaraan
img : kumpar.com

Air aki mengandung zat asam (H2SO4)/tergolong air keras yang dapat menimbulkan iritasi apabila terkena kulit. Kulit anda akan terasa terbakar saat terkena tetesan air aki ini, bahkan pada beberapa kasus kulit bisa melepuh apabila tersiram air aki.

Oleh sebab itu, kehati-hatian sangat diperlukan dalam proses ini. Namun apabila anda terkena tetesan air aki, segera basuh dengan air sabun untuk menetralisisr zat asam yang ada pada kulit.

Selain pada kulit, air aki ini juga bisa menimbulkan efek terbakar pada permukaan komponen mobil. Khususnya yang berbahan plastik dan pada body mobil. Oleh sebab itu, kami menyarankan agar anda meletakan kain lap untuk mengindari ceceran air aki, atau cara lainnya anda bisa mengisi air aki dalam kondisi aki terlepas dari kendaraan.

Langkah-langkah diatas, bisa anda terapkan juga pada aki motor. Namun anda harus melepas aki dari motor agar lebih mudah. Sekian semoga bisa menambah wawasan kita.

Ban Mobil Anda Bergelombang ? Ini 5 Penyebab + Solusinya

Fungsi ban pada mobil layaknya sepatu yang menyelimuti kaki kita. Pada mobil ban ini bertugas untuk menyerap getaran dari permukaan jalan sehingga berkendara menjadi lebih nyaman dan aman.

Namun terkadang kita menemukan beberapa masalah seperti mobil yang bergetar, atau kemudi yang condong ke salah satu arah saat roda kemudi dilepas. Tentu ini akan mengganggu kenyamanan kita.

Ternyata salah satu penyebabnya ada pada ban yang tidak rata atau bergelombang. Lalu apa penyebab ban mobil tidak rata dan bagaimana cara mengatasinya ? simak ulasan dibawah.

Penyebab Ban Mobil Bergelombang


Ban mobil terbuat dari karet, sementara kita tahu kalau karet itu lunak (mudah aus). Sehingga dalam kurun waktu tertentu ban pasti akan aus (tire wear). Namun terkadang keausan ban tersebut terjadi secara tidak merata itulah yang kadang membuat mobil menjadi kurang nyaman dikendarai.

Dilansir dari Bridgestonetire.com ada beberapa tipikal keausan ban yakni ;

1. Keausan ban dibagian tengah


img : bridgestonetire.com

Kalau kita menemukan ban mobil kita botak tapi hanya dibagian tengahnya saja, itu menandakan tekanan angin ban terlalu tinggi. Sehingga bagian tengah ban akan lebih menonjol karena memang bagian tengah ban dibuat lebih tinggi.

Sehingga hanya bagian tengah ban yang bergesekan dengan permukaan jalan, inilah yang membuat bagian tengah ban akan aus lebih cepat.

Solusinya ; cukup atur tekanan angin ban sesuai yang direkomendasikan.

2. Keausan ban dibagian samping luar dan dalam

Kebalikan dari yang pertama, kalau tekanan angin berlebih maka bagian tengah akan lebih menonjol tapi kalau tekanan angin ban dibawah standar maka ban akan kempes. Saat ban kempes, maka lebar ban akan menjadi lebih besar karena bagian samping ban akan menjadi titik tumpu kendaraan.

Dengan kata lain, saat ban kempes bagian samping ban yang akan bergesekan dengan aspal sehingga keausan ban dibagian samping akan lebih cepat.

Solusinya sama seperti nomor 1.

3. Keausan ban dibagian luar saja

Apa penyebabnya kalau hanya bagian luar ban yang mengalami keausan ? ini artinya posisi ban tidak garis lurus dengan permukaan jalan. Dengan kata lain sisi atas ban lebih keluar daripada sisi bawah ban. Kondisi ini sering disebut dengan positive camber.

img : bridgestonetire.com

Positive camber memang diperlukan pada sistem suspensi machperson untuk mengantisipasi beban kendaraan yang berlebih. Namun kalau positive camber ini terlalu besar otomatis posisi ban miring dan bagian luar ban akan menjadi titik tumpu kendaraan sehingga bagian luar banlah yang akan lebih dulu mengalami keausan.

Secara umum, camber memang sudah diset dari pabrik tapi ada beberapa hal yang dapat mengubah sudut positive camber ini seperti ;

  • Pegas suspensi yang terlalu keras
  • Ada penambahan panjang pada unit shock breaker
  • Kesalahan dalam pemasangan lower arm


Solusinya, anda perlu melakukan standarisasi terkait kaki-kaki pada mobil anda.

4. Keausan ban dibagian dalam saja

Sementara kalau yang aus ada pada ban bagian dalam saja, maka ini artinya negative camber terlalu besar. Kebalikan dari positive camber, negative camber adalah kondisi dimana sisi bawah ban lebih keluar dibandingkan sisi atas ban.

Pada sistem suspensi machperson, negative camber secara otomatis terbentuk saat mobil terus tertekan kebawah melawan pegas suspensi. Hal-hal yang dapat menekan mobil kearah bawah antara lain ;

  • Beban mobil yang berlebih
  • Ada kerusakan bushing shock depan sehingga membuat panjang unit shock breaker lebih kecil.
  • Pegas suspensi yang sangat lemah


Keausan ban dibagian dalam ini lebih sering terjadi khususnya pada mereka yang sering membawa beban pada mobilnya. Solusi untuk masalah ini, yakni ;

  • Memperhatikan kondisi bushing, kalau rusak segera ganti.
  • Perhatikan kondisi spring dan shock absorber, kalau lemah segera ganti.
  • Perhatikan barang bawaan/beban yang masuk ke dalam mobil, pastikan tidak berlebihan.


5. Keausan ban yang acak dan tidak merata

Terakhir, terkadang ada kondisi dimana permukaan ban aus tapi tidak merata. Selain itu, permukaan ban juga cenderung berbulu seperti terkena gesekan. Ternyata ini disebabkan karena sudut toe yang tidak tepat.

img : bridgestonetire.com

Sudut toe adalah posisi roda dimana bagian sisi depan roda dan sisi belakang roda tidak lurus. Kalau sisi depan roda lebih keluar itu dinamakan “toe out”, sementara kalau sisi belakang roda lebih keluar dinamakan “toe in”.

Keduanya baik toe out atau toe in, diperlukan sebagai koreksi camber agar kendaraan mampu melaju sesuai arah yang dikehendaki. Namun sudut toe yang berlebihan justru akan menimbulkan gesekan antara permukaan jalan dan permukaan ban. Arah gesekan ini menyilang sehingga efek keausan yang ditimbulkan nampak seperti bergelombang.

Hal yang mempengaruhi sudut toe ini adalah penyetelan tie rod end. Kalau terlalu jauh, maka toe in akan terlalu besar. Sementara kalau terlalu dekat, toe out akan terlalu besar. Untuk mengatasi, anda perlu membawa mobil anda ke bengkel spooring balancing. Disitu akan dilakukan FWA (front wheel aligment) beserta penyeimbangan putaran roda.

Terakhir, jangan lupa untuk melakukan rotasi ban tiap kali servis agar keausan ban bisa lebih merata ke empat roda. Sehingga kalau semua roda sudah rata aus, anda bisa ganti keempat roda dengan yang baru. Itu saja artikel singkat tentang ban mobil bergelombang semoga bisa menambah wawasan kita semua.

7 Ciri Gasket/Packing Kepala Silinder Mesin Bocor

Gasket atau packing kepala silinder berfungsi untuk merapatkan dua komponen utama mesin yakni blok silinder dan kepala silinder. Tujuan perapatan ini jelas untuk mencegah kebocoran kompresi, bocor oli, dan bocor air radiator.

Penempatan packing ini diberlakukan karena antara blok silinder dan kepala silinder sama-sama terbuat dari logam cor. Sifat logam yang keras dan kaku akan menimbulkan celah-celah mikro saat dua permukaan logam tersebut dilekatkan. Dalam hal ini, packing terbuat dari bahan yang lebih lunak untuk merapatkan celah mikro antara blok silinder dan kepala silinder.

Sehingga tekanan kompresi dari dalam ruang bakar tidak mampu bocor melalui sambungan ini. Namun, ada satu masalah klasik yakni kerusakan gasket kepala silinder. Tentu kerusakan pada gasket ini akan berimbas pada performa mesin lalu apa ciri-ciri gasket kepala silinder bocor ? simak ulasannya dibawah.

Ciri – Ciri Gasket Kepala Silinder Bocor

img : turbobuicks.com

Secara umum kerusakan gasket tidak dapat dideteksi kalau tidak dilihat secara langsung ke komponennya. Namun dilansir dari extremehowto.com ada 6 gejala yang dirasakan packing kepala silinder mulai rusak. Antara lain ;

1. Ada kebocoran air radiator dibawah manifold

Seperti yang dijelaskan diatas, salah satu fungsi gasket kepala silinder adalah untuk merapatkan jalur water jacket dari dalam blok silinder ke kepala silinder. Sehingga kalau ada kerusakan pada packing maka air dari dalam water jacket mampu merembes keluar.

Rembesan ini akan terlihat dibawah intake dan exhaust manifold. Kebocoran air radiator dibawah manifold ini bisa terjadi kalau gasket masih mengalami kerusakan ringan.

2. Asap putih mengepul dari knalpot

Selain keluar merembes ke bagian bawah manifold, dalam kondisi yang lebih parah air pendingin bisa keluar ke dalam ruang bakar. Ingat, air pendingin juga memiliki tekanan sehingga saat mesin menyala tekanan air pendingin mampu mendorong air keluar ke berbagai arah termasuk kedalam ruang bakar.

Disamping itu, ada oli yang juga ikut bocor karena fungsi gasket ini juga sebagai perapat jalur oli dari blok silinder ke kepala silinder. Sehingga kalau ada oli dan air radiator masuk ke ruang bakar serta ikut terbakar maka akan menimbulkan kepulan asap putih. Kalau mobil anda sudah mengeluarkan asap biru atau putih maka waspada segera cek mesin kendaraan anda.

3. Mesin sering overheating

Overheating adalah kondisi dimana suhu mesin melebihi suhu kerjanya dalam waktu yang tidak singkat. Ini bisa terjadi karena volume air radiator kurang. Penyebab air radiator kurang bisa karena air ini bocor melalui gasket yang rusak.

Sehingga jelas, overheating tidak hanya terjadi saat radiator mobil bocor tapi saat packing kepala silinder bocor juga bisa terjadi overheating.

4. Ada gelembung udara didalam tanki radiator

Gelembung udara tercipta karena ada udara yang masuk kedalam sebuah saluran fluida yang tertutup. Dalam hal ini, saluran sistem pendingin didalam mesin harusnya tertutup namun kalau ada gelembung itu artinya ada sisi yang terbuka pada saluran air pendingin. Salah satunya bisa terjadi pada gasket head cylinder yang melengkung/bocor.

5. Oli mesin agak kental dan warnanya agak kental

Ciri-ciri lain, air radiator ini juga bisa bocor dan masuk ke dalam saluran oli didalam blok silinder. Sehingga ada percampuran antara oli mesin dan air radiator meski dalam takaran yang sedikit. Semakin banyak air yang bercampur, maka akan mengubah wujud oli menjadi lebih kental dengan warna coklat keputihan (tidak coklat kehitaman).

6. Air radiator sering habis tanpa dideteksi kebocoran secara kasap mata

Kalau ada kebocoran sistem pendingin, pasti meninggalkan bekas berupa tetesan air dibawah mesin (dilantai). Namun kalau anda mendeteksi air pendingin sering kurang namun tidak ada tetesan air dibawah mesin maka bisa menjadi indikasi kebocoran gasket kepala silinder, karena air tersebut bocor kedalam ruang bakar dan ikut terbakar sehingga tidak meninggalkan bekas tetesan.

Kalau ada salah satu gejala diatas yang muncul pada mobil anda, segera lakukan pengecekan kondisi oli mesin, rembesan dibawah manifold, dan volume air pendingin. Kalau semuanya tidak normal segera bawa mobil ke bengkel untuk dilakukan perbaikan.

7. (tambahan) Power mesin akan berkurang drastis

Sebagai tambahan, biasanya power mesin juga akan menurun. Memang gejala terakhir ini jarang terlihat namun kalau kondinya sudah sangat parah biasanya akan berimbas pada power yang turun. Penurunan power ini disebabkan karena tekanan kompresi bocor dari gasket yang rusak. Sehingga hasil pembakaran juga tidak akan maksimal.

Lalu bagaimana solusinya ?

Yang paling mungkin adalah dengan mengganti gasket dengan yang baru, tapi kalau kondisinya masih belum terlalu parah anda bisa mengoleskan sealant khusus head cylinder gasket. Sealant ini memang berbeda dengan sealant biasa jadi jangan gunakan sealant yang biasa.

Untuk lebih detail, segera bawa mobil anda ke bengkel terdekat untuk mencari solusi yang tepat.

Itu saja artikel singkat tentang ciri ciri packing kepala silinder yang bocor/rusak. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.