Showing posts with label Bengkel Motor. Show all posts

Rantai Motor Anda Kaku ? Begini Cara Mengatasinya Tanpa Ke Bengkel

Bagi yang memiliki motor sport, atau bebek pernahkah anda mengalami rantai motor kaku ? ternyata rantai motor kaku ini disebabkan karena beberapa hal yang sepele.

Lalu bagaimana cara mengatasinya ? apakah kita bisa mengembalikan kondisi rantai seperti semula ? diartikel ini kita akan mengulas semua hal tentang rantai motor. Simak baik-baik,

Karat menjadi penyebab utama rantai kaku


Dari berbagai pengalaman yang ada, faktor utama yang menyebabkan rantai motor keras adalah karena ada karat pada mata rantai. Karat merupakan hasil dari proses oksidasi logam, karat ini akan melekat dengan kuat pada logam. Sehingga apabila ada dua mata rantai terkena karat dua mata rantai tersebut seperti terkena lem alias akan kaku.

Dan ternyata, kebiasaan sepele kita bisa mengundang karat hinggap pada rantai. Seperti ;

1. Sering membiarkan motor terkena hujan

Air hujan, itu mengandung zat polutan yang umumnya bersifat asam. Dan air asam ini sangat baik dalam proses pengaratan logam, artinya kalau rantai motor anda sering terkena hujan maka karat pun berpotensi hadir pada rantai motor anda.

2. Tidak pernah membersihkan debu/lumpur pada karat

Beberapa kondisi khususnya dimusim hujan, motor akan cepat sekali kotor tak terkecuali dibagian rantai. Kalau rantai motor kita kotor terlumuri lumpur, dan tidak kita bersihkan. Maka dalam beberapa minggu rantai akan berkarat.

3. Karena oli bekas

Penggunaan pelumas untuk melumasi rantai memang baik, tapi jangan gunakan oli bekas. Karena oli ini mengandung kerak sisa mesin yang bisa juga menimbulkan masalah lain seperti bunyi dan getaran. Selain itu, rantai yang beroli akan membuat debu menempel. Sehingga debu ini bisa membuat rantai motor kaku.

Lalu Bagaimana Cara Mengatasi Rantai Motor Yang Kaku


Ada tiga cara yang bisa anda lakukan untuk membersihkan karat pada rantai motor, antara lain ;

1. Gunakan air sabun

Apabila kondisi rantai motor kering namun ada banyak debu atau kotoran, anda bisa membersihkannya dengan air sabun. Caranya cukup mudah, anda hanya perlu menyiapkan air sabun lalu mengusapnya dengan bantuan spoon ke seluruh permukaan rantai.

Setelah selesain dan kering, semprotkan chain lube sebagai pelumas rantai motor.

Cara ini akan menghilangkan semua kotoran dari permukaan rantai, namun kalau ada karat maka anda harus lanjut ke cara berikutnya.

2. Gunakan chain lube/cairan khusus rantai


img : motos.ws

Cairan chain lube berfungsi seperti carbon cleaner yang akan membersihkan semua kerak pada permukaan logam. Anda bisa menggunakan cairan ini untuk menghilangkan karat pada rantai, juga bisa digunakan sebagai anti karat rantai.

Caranya, semprotkan chain lube ke permukaan rantai. Kalau ada kerak yang membandel, anda harus menyikatnya dengan sikat gigi bekas. Namun, cara ini kurang efektif kalau karat yang dihadapi tebal. Solusinya, anda bisa gunakan cara ketiga.

3. Gunakan bensin untuk merontokan karat

Untuk beberapa rantai yang memiliki karat cukup tebal dan luas, anda perlu menggunakan bantuan bensin untuk menghilangkannya.

Caranya,

  • Lepas rantai motor, anda bisa melepas rantai dengan mencongkel O ring yang ada pada salah satu mata rantai. Setelah O ring terlepas, rantai akan putus dan anda bisa menariknya keluar
  • Siapkan bensin atau solar dalam mangkuk atau baskom untuk merendam rantai motor
  • Rendam rantai motor kedalam bensin sekitar 20 sampai 30 menit. Perendaman ini berfungsi untuk melunakan karat yang menempel pada rantai
  • Sambil menunggu proses perendaman, anda bisa membersihkan gear rantai apabila berdebu atau berkarat menggunakan sikat dan bensin/solar
  • Lanjut untuk menyikat karat pada permukaan rantai hingga semua karat rontok
  • Rendam lagi rantai pada bensin untuk memastikan tidak ada karat yang tersisa
  • Setelah selesai tunggu hingga rantai kering baru pasang kembali rantai ke motor
  • Setelah selesai, jangan lupa semprotkan cairan chain lube untuk melumasi rantai. Kalau tidak ada, anda bisa pakai oli tetapi harus oli baru, bisa sisa oli saat mengisi oli motor.


Perhatikan juga, cara perendaman diatas tidak cocok untuk komponen berbahan karet. Artinya kalau O ring terbuat dari karet/plastik anda jangan rendam rantai ke bensin karena bisa melar. Solusinya anda harus menggosokan bensin menggunakan sikat bekas ke permukaan rantai tanpa mengenai O ring karet.


Tips Agar Rantai Motor Awet Tanpa Berisik


  • Jaga kebersihan rantai, pastikan tidak ada tumpukan debu pada rantai
  • Selalu lumasi rantai dengan chain lube minimal 3 bulan sekali
  • Kalau pakai oli sebagai pelumas, gunakan oli baru karena oli baru memiliki zat anti karat yang masih berfungsi dengan baik. Jangan pula berlebihan saat memberi oli pada rantai karena bisa mengundang debu untuk menempel
  • Setel ketegangan rantai dengan jarak bebas sekitar 3 cm
  • Selalu parkirkan motor diarea yang teduh


Demikian artikel tentang rantai motor keriting, semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita semua.

6 Langkah Bersihkan Busi Motor Secara Otodidak (MUDAH)

Busi adalah salah satu komponen mesin yang amat sangat penting, karena fungsi busi adalah sebagai pemantik api untuk memicu terjadinya pembakaran. Sehingga kalau api pada busi kecil atau bahkan tidak ada maka tidak ada pembakaran didalam mesin alias mesin mogok.

Tak sedikit kasus busi mati gara-gara perawatan yang buruk, apalagi letak busi ada didalam ruang bakar yang tiap saat selalu terkena efek langsung pembakaran dengan intensitas tinggi. Dari kondisi ini, bisa kita bayangkan bahwa busi itu bekerja pada kondisi yang ekstrem. Oleh karena itu perawatan busi secara berkala perlu dilakukan.

Kabar baiknya kita bisa melakukan perawatan busi ini dirumah dengan peralatan seadanya, contohnya dengan membersihkan elektroda busi dan melakukan penyetelan celah busi. Ini bisa dilakukan siapa saja dengan modal kunci busi yang sudah tersedia di tiap motor.

Lalu bagaimana caranya ?

Cara Mudah Membersihkan Busi Agar Mesin Kembali Nendang


Sebelumnya, kita harus memastikan kondisi mesin sudah dingin atau minimal mesin tidak digunakan elama 2 jam terakhir. Tujuannya agar proses bongkar pasang busi bisa lebih mudah,

1. Lepas dulu busi dari mesin

Terdengar cukup mudah, melepas busi memang mudah kita hanya perlu menempatkan kunci busi lalu memutar lengan kunci hingga busi terlepas. Namun, perlu diperhatikan posisi kunci busi harus lurus atau segaris dengan sumbu busi.

Ini melepas busi akan terasa keras karena faktor panas yang dihasilkan akan semakin melekatkan busi dengan kepala silinder. Sehingga kalau posisi kunci kurang lurus maka kepala busi bisa patah dan bagian busi akan tertancap didalam kepala silinder tanpa bisa dilepas.

2. Rendam busi menggunakan bensin atau carbon cleaner

Setelah busi terlepas langsung rendam busi kedalam cairan pembersih seperti carbon cleaner, atau carbu cleaner ataupun kalau tidak ada bensin juga bisa. Rendam bagian ujung elektrodanya saja didalam wadah kecil. Ini bertujuan agar kerak yang melekat pada ujung busi bisa lebih mudah saat kita sikat nantinya.

3. Sikat busi menggunakan sikat kawat



Dalam proses ini, kita memerlukan sebuah sikat kawat karena untuk melepaskan kerak dari ujung busi kita perlu sebuah sikat yang cukup kasar seperti sikat kawat. Sikatlah bagian ujung busi yang berwarna hitam terutama dibagian center elektroda dan plat masa (ujung busi yang melengkung).

4. Kalau tidak ada sikat kawat, gunakan amplas halus

Gunakan amplas halus kalau anda tidak memiliki sikat kawat, sama anda juga harus mengamplas bagian center elektroda dan bagian masa (khususnya dibagian celah busi harus benar-benar bersih dari kerak). Setelah dibersihkan menggunakan sikat atau amplas, lalu rendam kembali busi ke bensin untuk membilas kotoran yang masih menempel.


Seusai proses pembilasan, lihat bagian ujung busi kalau masih ada sedikit tumpukan kerak lanjut amplas kembali tapi kalau anda rasa sudah bersih maka segera keringkan dengan menggunakan kain perca.

5. Lakukan penyetelan celah busi (opsional)

Penyetelan celah busi bertujuan untuk mengatur kembali celah antara center elektroda dengan masa sesuai standar. Umumnya celah busi itu 0,8 sampai 0,9 mm tapi ada juga yang sampai 1 mm tergantung jenis businya.

Untuk menyetel celah busi anda perlu feeler gauge yakni semacam alat ukur ketebalan sebuah celah. Memang hanya bengkel yang punya alat ini oleh sebab itu langkah penyetelan ini hanya bersifat opsional atau kalau tidak dilakukan juga tidak masalah.

6. Pasang busi ke mesin dengan prosedur yang benar

Setelah proses penyetelan celah busi, anda bisa langsung memasang busi ke mesin menggunakan bantuan kunci busi. Dalam hal ini, perlu diingat jangan berlebihan dalam mengencangkan busi. Biasanya kita akan mengencangkan busi sekuat tenaga agar kompresi tidak bocor.

Padahal sudah ada ring aluminium pada busi yang suda bisa mencegah kebocoran kompresi saat tertekan sedikit saja. Lagipula ulir busi itu ulir halus sehingga kalau busi sudah mentok kita tinggal mengencangkannya sekitar 30 derajat saja sudah cukup kencang.

Dikhawatirkan kalau terlalu kencang memasang busi, anda akan kesulitan saat melepas busi dikemudian hari. Ingat perawatan busi seperti ini tidak dilakukan satu kali tapi dilakukan secara rutin tiap beberapa interval (bisa 5.000 KM). sehingga pastikan anda memperhitungkan aspek itu.

Itu saja artikel singkat yang bisa kami bagikan semoga bisa menambah wawasan kita.

Rantai Motor Putus, Ini 4 Penyebab dan Solusinya

Pada sepeda motor jenis bebek dan sport keberadaan rantai (chain drive) masih memiliki fungsi yang sangat vital. Betapa tidak, rantai ini akan menyalurkan putaran dari output transmisi ke roda. Sehingga roda belakang motor dapat bergerak.

Namun apa jadinya kalau rantai motor ini putus ? tentu sekencang apapun mesin dihidupkan motor tidak akan bisa berjalan karena rantai ini satu-satunya penghubung tenaga antara transmisi ke roda motor.

Dan masalah rantai putus ini nyatanya sering dialami, dan yang lebih parah masalah ini sering terjadi saat kita dalam perjalanan.

Penyebab Rantai Motor Putus 


Sebenarnya masalah rantai putus ini bisa kita antisipasi dengan melakukan perawatan yang tepat. Beberapa hal yang dapat memicu rantai motor putus antara lain ;

1. Pengaruh penyetelan rantai yang terlalu tegang



Menyetel rantai memang penting, tapi penyetelan yang salah justru dapat menimbulkan petaka bagi motor. Contohnya apabila penyetelan rantai terlalu kencang, idealnya rantai masih memiliki jarak bebas sekitar 20 hingga 30 mm pada saat kondisi rantai dingin.

Kalau nyatanya jarak bebas kurang dari yang dituliskan otomatis akan ada ketegangan yang lebih tinggi pada rantai motor, dengan kata lain rantai motor akan lebih tertarik.

Hasilnya, meskipun rantai ini terbuat dari logam rantai bisa putus karena mendapatkan beban tarikan terus menerus. Apalagi kalau ditambah faktor luar lain seperti medan naik turun, atau beban motor lebih berat otomatis rantai bisa berpotensi putus.

Oleh sebab itu, tips pertama untuk mengantisipasi masalah rantai putus adalah dengan mengecek jarak bebas rantai tiap kali sebelum berkendara. Pastikan sesuai dengan spesifikasi yang tertera.

Baca pula cara menyetel rantai motor

2. Faktor beban motor atau medan yang terjal

Rantai pada motor bebek dan motor cross itu berbeda. Rantai motor cross dibuat lebih tebal sehingga lebih kuat karena medan yang ditempuh oleh motor cross itu off road. Ada tanjakan, ada turunan terjal.

Tetapi kalau motor bebek digunakan untuk naik turun seperti cross tentu saja rantainya bisa putus. Ini karena beban pada sepeda motor akan lebih berat saat menanjak, coba saja anda mengayuh sepeda pada tanjakan pasti terasa lebih berat.

Kalau beban motor lebih berat maka rantai juga akan menerima tekanan lebih, dan ini bisa memperpendek umur rantai motor. Oleh karena itu ketika anda akan membawa beban berat atau melintasi medan terjal anda cek dulu umur rantai dan kondisi fisik rantai. Kalau rantai sudah berumur lebih dari 25.000 KM ada baiknya anda membawa rantai cadangan plus satu set kunci untuk mengganti rantai motor.

3. Umur rantai sudah uzur

Rantai motor sudah dikatakan expired itu ketika umur rantai melebihi 25 ribu KM (setiap motor berbeda), kalau masa pakai motor anda sudah melebihi angka tersebut dan belum ada histori penggantian rantai maka rantai bisa putus kapanpun.

Ini karena setiap part pada motor itu pasti memiliki masa pakai, ada yang masa pakainya rendah seperti oli mesin dan ada pula yang masa pakainya lama seperti shock breaker dan gear set.

4. Karat pada rantai

Karat itu hasil dari oksidasi logam dalam hal ini logam pembentuk rantai, kita tahu sendiri logam yang karatan itu biasanya cepat rapuh sehingga kalau rantai sudah berkarat siap-siap saja dalam waktu dekat rantai bisa putus.

Sebenarnya karat yang hadir pada rantai motor itu disebabkan karena kita tidak melakukan perawatan terhadap rantai motor, beberapa hal yang memicu karat pada rantai adalah ;

  • Rantai sering terkena air hujan
  • Rantai tidak pernah dilumasi dengan chain lube (pelumas khusus rantai)
  • Motor jarang digunakan sehingga rantai jarang bergerak.


Kalau anda sudah melihat rantai mulai ada pada rantai motor maka siapkan saja rantai baru sebagai rantai cadangan karena rantai bisa putus kapan saja.

Hal-hal yang bisa anda lakukan untuk merawat rantai motor antara lain ;

  • Pastikan anda melumasi rantai motor anda (tidak perlu rutin asal rantai tidak kering)
  • Jangan gunakan oli bekas untuk melumasi rantai karena bisa memancing debu untuk melekat ke rantai
  • Pastikan anda memperhatikan ketegangan rantai tiap kali akan berkendara jarak jauh.


Bagaimana Solusinya Kalau Rantai Motor Putus ?


Opsi pertama segera ganti rantai motor yang putus, langkah penggantian diambil kalau kondisi fisik rantai sudah karatan atau karena masa pakai rantai sudah expired. Namun, kalau rantai itu putus karena faktor luar seperti faktor medan yang sangat terjal atau beban yang berlebihan maka anda bisa menyambungkanya kembali.


Caranya dengan menggunakan connecting chain baru (logam penyambung antar rantai), mungkin anda perlu memotong satu rantai dan kembali menyambungkannya menggunakan connecting chain yang baru. Proses ini bisa dilakukan dengan tang lancip.

Namun, karena kita memotong satu rantai maka panjang rantai akan semakin kecil sehingga perlu juga dilakukan penyetelan ulang.

Itu saja artikel singkat tentang penyebab dan cara atasi rantai motor putus semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Cara Menyetel Rantai Motor Dengan Pas Sesuai Standar

Rantai motor yang terlalu kendor memang dapat menyebabkan beberapa gejala seperti motor yang berisik hingga tenaga motor yang berkurang. Oleh sebab itu, kita harus melakukan adjusment terhadap rantai motor karena sifat rantai (berbahan logam) itu dapat memuai sehingga dalam waktu tertentu rantai pasti akan kendor.

baca pula 5 penyebab rantai motor berisik

Namun, beberapa orang menganggap penyetelan rantai motor itu pekerjaan yang sulit padahal untuk mengencangkan rantai motor itu kita hanya memutar mur adjuster. Hanya saja, kita diwajibkan untuk memiliki kunci untuk memutar mur.

Tapi jangan khawatir, kunci yang dibutuhkan itu tidaklah neko-neko paling hanya kunci ring dan kunci pas. Sehingga, anda pun bisa melakukan penyetelan ini dirumah anda.

Lalu bagaimana caranya ? simak panduan stel rantai motor dibawah.

Cara Mudah Mengencangkan Rantai Motor Yang Kendor


Pertama, anda perlu menyiapkan kunci yang diperlukan. Seperti yang kami katakan, kunci yang diperlukan paling hanya kunci ring dan kunci pas. Untuk ukurannya, anda bisa melihat mur as roda dan mur adjuster rantai pada motor anda, biasanya untuk mur as roda menggunakan mur ukuran 17 sementara mur adjuster biasanya berukuran 12.

Sehingga kunci yang diperlukan adalah ;

  • Dua buah kunci ring 17 (bisa 14 17 dan 17 19)
  • Kunci pas 12


Mengapa perlu dua buah kunci ring 17 ? ini karena mur as roda ada dua dan untuk mengendorkannya kita perlu menahan salah satu mur baru mur satunya bisa dikendorkan.

1. Pakai standar tengah

Gunakan standar tengah agar roda belakang motor bisa terangkat sehingga penyetelan rantai bisa berlangsung dengan mudah.

2. Kendorkan mur as roda



Langkah pertama, letakan kunci ring pada kedua mur as roda (kiri dan kanan) putar salah satu kunci, biasanya saat awal mengendorkan akan terasa sangat keras. Sehingga anda perlu mengentak kunci, kalau mur berhasil berputar tahan mur as roda lainnya agar as roda bisa kita kendorkan.

Pastikan anda mengendorkan mur roda sewajarnya saja, karena kita tidak akan melepas roda belakang kita hanya membuat roda belakang bisa dimaju mundurkan.

3. Kendorkan baut breaket caliper rem belakang (khusus dual disc brake)



Khusus untuk motor dengan sistem rem dual disc brake atau rem belakang menggunakan cakram, anda perlu mengendorkan baut brekater caliper rem. Baut ini terletak pada swing arm suspensi belakang pada sisi kanan. Anda bisa melepasnya menggunakan kunci ring atau kalau sulit anda mungkin perlu kunci shock.

4. Putar mur adjuster rantai

Setelah semua baut terikat sudah dikendorkan, baru kita bisa melakukan penyetelan rantai. Untuk menyetelnya, anda hanya perlu memutar dua buah mur adjuster yang terletak dibagian ujung swing arm suspensi belakang.


Karena ada dua mur, anda harus memutarnya sama persis artinya kalau anda memutar mur adjuster kiri dua putaran maka putar juga mur adjuster kanan dua putaran. Kalau berbeda, akibatnya roda belakang kurang center sehingga bisa menimbulkan masalah baru.

Tipsnya, jangan langsung memutar mur adjuster dengan banyak putaran sekaligus tapi lakukan secara bertahap. Putar searah jarum jam untuk mengencangkan rantai.

  • Pertama, putar dua putaran pada mur adjuster kiri dan kanan.
  • Tes rantai menggunakan tangan apakah kira-kira rantai masih kendor atau sudah kencang.
  • Tes juga dengan memutar roda belakang apakah masih timbul bunyi berisik atau tidak.
  • Kalau masih kendor putar kembali mur adjuster kiri dan kanan dua putaran.
  • Lakukan cara ini secara bertahap hingga anda menemui setelan rantai yang anda anggap pas.


5. Kencangkan kembali semua mur dan baut

Setelah anda menemukan setelan rantai yang anda rasa pas, kencangkan mur as roda dan kencangkan juga baut breaket caliper rem.

Khusus untuk motor bebek atau motor dengan rem belakang menggunakan rem tromol, anda perlu menyetel ulang rem tromol setelah menyetel rantai. Ini karena setelah penyetelan rantai, posisi roda belakang akan semakin ke belakang sehingga rem tromol akan tertarik lebih dalam.

Akibatnya putaran roda belakang akan sedikit tertahan oleh rem. Oleh sebab itu, kendorkan sedikit rem tromol hingga putaran roda belakang lebih bebas.

Apa akibatnya kalau penyetelan rantai terlalu kencang.

Rantai bisa putus, inilah resiko yang bisa anda dapatkan kalau anda melakukan penyetelan rantai sendiri. Oleh sebab itu, pastikan anda menyetel rantai tidak terlalu tegang. Setidaknya rantai masih memiliki gerak bebas yang sesuai dengan spesifikasinya.


Untuk main amannya memang ke bengkel tapi apa salahnya mencoba sendiri, hanya saja ingat satu hal Do with your own risk. Itu saja yang bisa kami bagikan semoga bisa bermanfaat.

img by https://www.youtube.com/watch?v=pO1XPEkarNg

Tekanan Kompresi Terlalu Tinggi, Apa Akibatnya ? Apa Penyebabnya ?

Dalam permesinan, tekanan kompresi memiliki peran penting terhadap proses pembakaran mesin. Memang, dalam terjadinya pembakaran tekanan  kompresi ini tidak secara langsung berpengaruh karena syarat terjadinya pembakaran harus ada bahan bakar, api dan oksigen.

Namun, kalau anda pernah melihat tabung gas pompa. Tabung ini menggunakan bahan bakar minyak namun sebelum digunakan, tabung perlu dipompa dahulu. Apa tujuannya ?

Ternyata ini bertujuan agar proses pembakaran bisa berlangsung lebih mudah dan lebih besar semburan apinya. Pada mesin pun demikian, tekanan kompresi berpengaruh untuk memudahkan terjadinya pembakaran dan membuat daya ekspansi hasil pembakaran lebih besar.

Sekarang pertanyaannya, bagaimana kalau tekanan kompresi pada mesin itu berlebihan atau terlalu tinggi ? apa efeknya ? agar jelas, mari kita pelajari selengkapnya dibawah.

Akibat Tekanan Kompresi Terlalu Tinggi


Sejatinya, nilai tekanan kompresi akan disesuaikan dengan output yang diinginkan. Artinya kalau ada perubahan pada tekanan kompresi pastilah ada akibat pada output mesin.

1. Mesin ngelitik

Engine knocking atau mesin ngelitik adalah kondisi dimana muncul suara ketukan pada blok silinder saat mesin hidup. Ini terjadi karena ada pre-ignition.

Pre-ignition adalah pembakaran yang terjadi sebelum busi menyala. Kondisi ini muncul karena suhu didalam ruang bakar saat langkah kompresi melebihi titik nyala bensin. Bensin akan langsung terbakar dengan sendirinya saat ada udara memiliki suhu lebih tinggi dari titik nyala bensin. Peningkatan suhu ini bisa disebabkan karena tekanan kompresi yang terlalu tinggi.

Baca pula : 4 penyebab mesin motor ngelitik

2. RPM mesin melambat

Efek selanjutnya, seperti pada mesin diesel. Mesin diesel memiliki power yang kuat namun top RPM tidak sekencang mesin bensin. Itu karena semakin tinggi tekanan kompresi, semakin berat pula langkah pistonnya. Sehingga bisa dikatakan tekanan kompresi tinggi dapat membuat RPM mesin lebih berat.


Lantas, Apa Penyebab Tekanan Kompresi Menjadi Lebih Tinggi ?


Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan tekanan kompresi meningkat seperti ;

1 .Kerak menumpuk didalam ruang bakar

Kerak didalam ruang bakar bisa muncul karena beberapa hal, intinya kerak didalam ruang bakar ini akan membuat volume ruang bakar menjadi lebih kecil.

Mengapa ?

Karena kerak ini menempati volume yang harusnya ditempati oleh udara, sehingga dengan adanya kerak ini maka udara akan terdorong ke 

2. Akibat turbo tambahan

Ada beberapa perlakukan modifikasi ekstrim yang salah satunya dengan menambahkan turbo tambahan yang mengarah pada mesin. Tujuannya, agar udara yang disuplai menjadi lebih banyak dan lancar namun semakin banyak udara yang dimasukan kedalam mesin maka tekanan kompresinya juga akan semakin meningkat.

Apa sebabnya ?

Ini karena tekanan kompresi diperoleh dari penyempitan ruang didalam silinder mesin. Didalam ruang tersebut sudah ada udara, akibatnya saat penyempitan ruangan udara akan tertekan sehingga tekanan udaranya naik.

Kalau volume udara awal sebelum terjadinya penyempitan ruang itu lebih banyak, otomatis tekanannya akan semakin meningkat ketika dikompresi. Inilah yang menyebabkan rasio kompresi pada mesin turbo itu lebih tinggi.

Sebenarnya hal diatas (memakai turbo tambahan) benar-benar bisa menaikan tenaga mesin, namun yang perlu dicatat anda harus menggunakan bensin dengan oktan yang lebih tinggi. Kalau bensin tidak diganti, bukannya tenaga yang nambah justru mesin akan ngelitik.
Demikian artikel mengenai penyebab dan akibat tekanan kompresi terlalu tinggi. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.

3 Penyebab Tekanan Kompresi Motor Balik Ke Karburator

Tekanan kompresi berbalik ke arah intake dan karbu itu bisa membuat kinerja mesin terganggu. Kira-kira apa penyebabnya ? dan bagaimana cara mengatasinya ? simak ulasannya dibawah.

Salah satu masalah yang mungkin sedang anda alami adalah ketika tekanan kompresi mesin motor berbalik ke arah intake hingga karburator.

Masalah ini ternyata bisa disebabkan karena faktor kesalahan teknis dalam melakukan penyetelan celah katup.

Apa maksudnya ?

Celah katup yang terlalu sempit bisa berpotensi membuat tekanan kompresi mesin balik ke karburator. Ini terjadi khususnya saat mesin dalam kondisi panas.

Ketika temperatur mesin panas, beberapa komponen mesin akan mengalami pemuaian. Pemuaian ini merupakan hal yang pasti terjadi pada logam akibat dari peningkatan suhu.

Salah satu komponen yang mengalami pemuaian adalah batang katup. Saat batang katup memuai, panjang batang katup ini akan mengalami peningkatan. Dengan kata lain, saat suhu mesin semakin panas maka batang katup akan semakin memanjang.

Akibatnya, sudah bisa ditebak.



Bagian ujung katup akan bergerak dan menekan kearah rocker arm. Sehingga meski cam/nok tidak menekan katup, katup akan sedikit terbuka akibat terdorong oleh pemuaian batang katup.

Inilah yang membuat tekanan kompresi balik ke karburator kalau yang mengalami pemuaian ini pada katup intake.

Saat mesin berada pada langkah kompresi, udara akan ditekan oleh piston. Dalam langkah kompresi ini, kedua katup harus tertutup rapat. Apabila katup intake terbuka sedikit saja, maka udara yang dikompresi akan keluar melalui katup intake dan menuju karburator.

Berbeda apabila celah katup normal, pemuaian yang terjadi tidak akan membuat batang katup menyentuh rocker arm. Sehingga katup tetap tertutup dan kompresi tidak bocor ke karburator.

Apa akibatnya saat kompresi balik ke karbu ?

1. Tenaga motor hilang

Yang pertama, jelas tenaga motor akan berkurang keseluruhannya. Dikarenakan tekanan kompresi akan mempengaruhi pembakaran mesin, kalau kompresinya berbalik ke karburator maka udara + bensin didalam ruang bakar itu menjadi lebih sedikit.

Ini akan membuat mesin hanya menghasilkan sedikit tenaga dari pembakaran yang terjadi. Sehingga motor tidak kuat nanjak saat mesin panas, tidak kuat membawa beban berat dan tidak mampu mencapai TOP speed seperti biasanya.
2. Berpotensi menyumbat injector

Akibat lainnya, kalau ini terjadi pada motor injeksi maka akan membahayakan injektor. Karena seharusnya, arah peletakan injektor itu searah dengan aliran udara didalam intake.

Namun pada kasus ini, udara justru berbalik arah sehingga berpotensi membuat injektor tersumbat.

Baca pula : 3 cara membersihkan injektor motor sendiri tanpa ribet

Lantas, bagaimana cara mengatasinya ?

Ada beberapa cara, pertama anda harus mengingat apakah dalam beberapa waktu belakangan motor anda sehabis diservis, atau dibongkar atau anda sendiri telah menyetel celah katupnya.



Kalau ada historinya maka segera lakukan penyetelan ulang untuk celah katup motor anda. Stel dengan celah 0,2 mm pada intake valve dan 0,3 mm pada exhaust valve.

Selengkapnya : Cara stel klep Satria FU sendiri tanpa ke bengkel

Tapi kalau celah katup normal namun masalah tetap belum hilang ? apa penyebabnya ?

Selain dari penyetelan celah katup yang terlalu sempit, ada juga masalah lain yang berpotensi membuat tekanan kompresi bocor ke karburator.

1. Daun katup kuran span

Saat dilakukan pembongkaran mesin (yang mengharuskan melepas katup), maka katup itu tidak bisa langsung dipasang begitu saja. Melainkan harus dipaskan dahulu dengan dudukan katup pada head cylinder. Proses ini disebut sekir katup.

Tujuan sekir katup adalah agar sudut kemiringan daun katup bisa pas dengan sudut kemiringan dudukan katup. Kalau tidak dilakukan penyekiran, atau kalau proses sekir ini tidak benar maka ada sedikit perbedaan sudut kemiringan antara daun katup dan sudut katup.

Akibatnya ada celah yang bisa membuat kompresi bocor. Ini juga berlaku saat ada penggantian katup, penyekiran wajib dilakukan agar daun katup bisa span dengan dudukannya.



Kalau kasus ini terjadi, langkah perbaikannya adalah dengan sekir ulang.

2. Batang katup bengkok

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan batang katup bengkok. Antara lain karena suhu mesin yang terlalu tinggi sehingga membuat batang katup menjadi lebih lunak.

Batang katup yang bengkok, bisa membuat posisi katup kurang lurus pada dudukannya. Sehingga akan ada celah yang berpotensi menimbulkan kebocoran.

Solusinya, anda perlu mengganti katup yang bengkok tersebut.

Demikian artikel mengenai penyebab tekanan kompresi motor balik ke karburator. Semoga  bisa menambah wawasan kita.

Motor Tidak Bisa Hidup Setelah Mati Dalam Waktu Lama, Ini Penyebabnya

Ada saja alasan yang mengharuskan kita untuk meninggalkan motor kita dalam waktu yang lama. Contoh saat kita merantau, beberapa orang memilih meninggalkan motornya dirumah karena dinilai lebih aman.

Namun masalah sebenarnya ada saat kita akan menghidupkan motor yang sebelumnya telah kita tinggal dalam waktu lama.

Masalah ini akan hadir saat kita mulai menekan tombol starter atau mengengkol kick starter. Mesin tidak dapat hidup seperti sedia kala, kira-kira apa penyebabnya ?


Agar mesin motor bisa hidup, maka pembakaran didalam mesin pun harus berlangsung dengan sempurna. Syarat terjadinya pembakaran didalam mesin, harus ada udara, bensin, api (busi) dan tekanan kompresi.

Saat motor dianggurin dalam waktu yang cukup lama, terkadang ada satu atau lebih syarat yang tidak terpenuhi. Sehingga mesin motor sulit dinyalakan. Apa saja penyebabnya ?

1. Aki motor tekor

Meski sebelum anda meninggalkan motor aki sudah terisi penuh, saat anda kembali dalam kurun waktu beberapa bulan aki bisa tekor.

Ini terjadi karena ada proses self-discharge, yakni reaksi kimia yang terjadi didalam aki untuk mengeluarkan arus listrik namun dengan kapasitas sangat kecil. Meski kapasitasnya sangat kecil kalau dilakukan secara lama tetap hasilnya akan besar.

Sehingga, jangan kaget kalau saat anda menghidupkan motor ternyata putaran starter tidak sekencang biasanya.

Selengkapnya : Penyebab aki motor injeksi tekor

Solusinya cukup mudah, anda hanya perlu menggunakan kick start untuk menghidupkan motor yang sudah diberhentikan dalam waktu lama.

2. Bensin tidak turun

Kejadian bensin yang mampet memang sering terjadi, khususnya pada motor karbu yang sudah ditinggalkan dalam waktu yang lama.

Ini bisa disebabkan karena ada udara yang terjebak didalam karburator. Dan udara ini akan menghambat aliran masuk bensin dari tanki.

Sehingga, meski kita sudah mengengkol mesin dengan susah payah, mesin juga tak kunjung hidup karena bensin tidak tersalurkan ke ruang bakar.

Solusinya, anda perlu membuka sekrup pada mangkuk karburator. Ini akan membuang seluruh bensin didalam karburator dan memicu aliran bensin dari tanki untuk turun ke karbu. Sehingga bensin tidak lagi mampet.

3. Tekanan bensin drop (injeksi)

Bagi anda yang memiliki motor yang sudah menggunakan sistem bahan bakar injeksi bukan berarti motor anda tanpa masalah.

Sistem injeksi itu memanfaatkan bensin bertekanan agar bensin bisa memancar dari dalam injector. Tanpa tekanan, atau kalau tekanan bensin lemah maka bensin tidak akan keluar dari injector alias motor mogok.

Saat motor kita gunakan setiap hari, tekanan bensin memang bisa stabil meski mesin dalam keadaan mati. namun kalau motor kita tinggal dalam waktu yang lama tekanan bensin didalam saluran bensin bisa drop.

Sehingga efeknya sama seperti mesin diesel yang masuk angin. Saat kita menghidupkan motor, mesin tidak mau hidup. Solusinya, kita perlu melalukan pompaan bensin dulu. Caranya dengan membolak-balikan kunci kontak ke posisi ON-OFF.

Saat kunci diputar ke posisi ON maka akan terdengar bunyi dengungan disertai menyalanya lampu indicator. Itu tandanya pompa bensin menyala, saat lampu indicator mati putar kembali kunci ke OFF lalu ulangi langkah itu beberapa kali. Baru anda boleh starter mesin.

Selengkapnya : Cara mudah menghidupkan motor injeksi yang mogok

Demikian artikel singkat mengenai penyebab motor susah hidup setelah mati dalam waktu lama. Semoga bisa menambah wawasan kita.

Aki Motor Injeksi Tekor, Cek 3 Penyebab Sepele Berikut + Solusinya

Masalah aki yang tekor atau soak memang sudah sering sekali ditemui pada kendaraan tak terkecuali kendaraan seperti motor.

Efek aki yang tekor ini mungkin tidak terlalu terasa pada motor-motor berjenis underbone atau bebek. Namun pada jenis motor matic baru akan terasa efeknya. Bagi yang punya motor matic lalu akinya soak maka anda perlu turun dari motor, lalu menurunkan standar tengah, dan perlu dua atau tiga kali engkol.

Repot bukan ?

Apalagi pada motor injeksi, dimana semua kelistrikan mesin harus memerlukan suplai arus listrik.

Lantas apa yang menyebabkan aki tekor pada motor injeksi ?


1. Ada korsleting pada kabel body

Korsleting adalah hubungan antara arus positif langsung ke negative. Hubungan langsung ini akan membuat beda potensial kedua kutub baterai menjadi sama. Akibatnya tegangan aki langsung drop dengan waktu cepat.

Tegangan aki yang drop hingga dibawah 6 volt masuk dalam kondisi tekor karena tidak mampu memutar motor starter.

Terkadang korsleting ini terjadi pada lokasi yang tidak kita duga, contoh seperti yang sering dikeluhkan pengguna Honda Beat injeksi dimana tempelan kabel ke blok mesin cukup banyak ditemui.

Apabila kabel yang menempel ke mesin itu sampai terkelupas, maka kawat tembaga kabel dapat terhubung ke blok mesin yang merupakan masa atau negative dari aki. Sehingga memungkinkan terjadinya korsleting.

Untuk masalah ini, biasanya hanya masalah tegangan saja dan kondisi aki secara umum masih baik. Jadi solusinya cukup dengan mengisi ulang aki atau recharge.

2. Karena salah pemakaian

Menyalakan sepeda motor itu sangat mudah, kita tinggal menekan tombol start lalu mesin berhasil hidup dan motor bisa langsung dijalankan.

Namun ada beberapa kondisi dimana mesin motor mengalami susah start. Seperti yang sering terjadi pada Yamaha Mio J/Gt generasi pertama.

Saat kita melakukan start namun mesin tidak berhasil hidup, maka kita akan mengulanginya dengan kembali menekan tombol start hingga mesin hidup. Kalau dua kali start mungkin aki masing sanggup, namun kalau sampai 3 hingga 5 kali start mesin baru hidup itu akan berdampak pada aki motor anda.

Perlu diketahui, proses starting itu menyerap tenaga listrik yang cukup besar dari aki. Kalau ini dilakukan sampai berulang kali, maka tenaga listrik didalam aki akan diserap hingga hampir habis saat menghidupkan mesin.

Belum lagi dalam sehari motor bisa beberapa kali dihidupkan, pengisian aki pun berjalan lambat karena motor hanya hidup dalam beberapa menit dan jarang sampai 1 jam sebelum dimatikan kembali.

Pada satu titik aki motor akan mengalami drop voltage akibat input listrik tidak sebanding dengan output listrik.

Untuk urusan ini, biasanya menyerang pada elemen aki. Sehingga cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengganti air aki lalu di charge atau mengganti unit aki dengan yang baru.

Selengkapnya : Cara mudah ganti air aki basah motor & mobil

3. Faktor usia

Tak dipungkiri lagi bahwa aki itu memiliki batasan. Aki motor umumnya bisa bertahan hingga 5 tahun kalau pemakaian benar, namun lewat dari 5 tahun anda patut was-was karena aki bisa drop kapanpun.

Khususnya pada jenis aki kering yang sekarang marak digunakan pada motor injeksi, kalau aki drop atau tekor itu tegangannya dari semula 12 V bisa langsung turun ke 5 V. sehingga bisa menyebabkan system elektrik starter motor tidak bekerja.

Solusinya anda harus mengganti unit aki dengan yang baru, kalau bisa sesuaikan aki dengan kelistrikan motor anda. Maskudnya apabila ada banyak variasi lampu pada motor, pasti kebutuhan listriknya lebih besar. Untuk itu gunakan aki dengan AH (ampere hour) lebih besar. Label AH ini tertera pada body aki atau anda bisa menanyakannya langsung ke penjual aki ini.

Demikian artikel mengenai penyebab aki tekor pada motor injeksi, semoga bisa menambah wawasan kita.