Kopling Motor Bunyi Saat Dilepas Cek 5 Penyebab Berikut

Bunyi yang terdengar saat anda me-release tuas kopling motor bisa menandakan ada kerusakan pada komponen kopling. Tapi bunyi itu juga bisa berasal dari komponen lainnya seperti gear, bunyi mesin, atau bunyi rantai.

Lantas, apa saja hal yang menyebabkan kopling bunyi saat dilepas ? kita akan bahas bersama-sama.

Penyebab Kopling Motor Bunyi Ketika Dilepas


1. Pertanda kampas kopling yang mulai habis

Kampas kopling adalah plat utama yang menghubungkan putaran mesin, kampas kopling memanfaatkan lapisan seperti keramik yang lebih kasar agar ketika terjadi gesekan tidak terjadi selip justru akan meneruskan putaran.

Tapi ketika kampas kopling secara terus menerus bergesekan, akan mempertipis permukaannya. Hal itulah yang menyebabkan kampas kopling perlu diganti pada periode tertentu.

Periode penggantian kampas kopling ini tidak memiliki aturan, artinya bisa diganti kapan saja ketika gejala kampas habis sudah muncul.

Salah satu gejala kampas kopling mulai habis, adalah bunyi yang terdengar ketika anda merelease tuas kopling. Bunyi ini seperti bunyi kasar dan disertai getaran. Selain itu, ketika kampas kopling motor habis maka motor tidak kuat menanjak.

Kalau gejala ini muncul, coba cek kampas koplingnya. Kalau memang benar-benar habis, anda harus ganti satu set kampas kopling.

2. Karet kopling pecah/rusak


Karet ini berfungsi untuk meredam gerakan kampas kopling ketika ditekan dan dilepaskan. Secara tidak langsung ketika tuas kopling direlease, maka pegas kopling akan mendorong bagian mangkuk kopling kearah gear kopling.

Gerakan ini tentu saja akan menimbulkan bunyi, sehingga untuk meredamnya diletakan beberapa karet peredam. Namun, kalau karet peredamnya rusak atau pecah maka karet tersebut tidak mampu lagi meredam gerakan mangkuk kopling.

Sehingga akan terdengar bunyi “duk-duk” (seperti benturan logam) hasil dari kontak antara mangkuk kopling dengan gear kopling.

Untuk mengatasi hal ini, anda bisa ganti karet peredamnya yang dihargai sekitar 40 ribuan per set. Karena posisi karet ini ada diantara mangkuk kopling dan gear kopling, maka untuk menggantinya anda perlu memisahkan mangkuk kopling dengan gear kopling.

3. Gigi penghubung kopling aus

Gigi ini ada dua, yakni drive gear atau gigi yang tersambung ke poros engkol mesin. Gigi ini memiliki diameter lebih kecil dan berfungsi memutar gear kopling. Sementara gear kedua adalah gear dengan diameter lebih besar yang terletak dibelakang mangkuk kopling.

Sudah menjadi hal yang wajar ketika ada bunyi muncul dari pertauan dua roda gigi.

Tapi bunyi itu seharusnya tidak sampai terdengar dengan jelas karena sudah diredam oleh oli mesin. Cuma kalau ada masalah pada kedua gear tersebut misal aus, maka lain ceritanya.

Anda akan mendengar suara seperti dengungan dari mesin bagian kanan. Itu tanda kalau salah satu antara drive gear dan gear kopling mengalami keausan.

4. Oli yang terlalu encer

Oli yang terlalu encer bisa membuat daya lumasnya kurang baik terutama pada komponen-komponen yang menerima beban berat seperti pada sektor kopling.

Salah satu hal yang membuat oli menjadi lebih encer, adalah karena oli sudah tidak diganti dalam waktu yang lama. Meski awalnya anda menggunakan oli dengan kekentalan sedang, oli tersebut bisa menjadi encer seiring bertambahnya pemakaian.

Jadi ketika ada bunyi saat kopling dilepas, jangan lupa cek histori penggantian oli mesin.

5. Pengaruh dari gear set yang mulai aus

Gear set ini maksudnya gear pada roda belakang motor, tak jarang ketika gear ini aus maka akan menimbulkan suara-suara berisik yang muncul ketika motor awal jalan.

Jadi, tak selamanya bunyi yang terdengar ketika kopling dilepas berasal dari sektor koplingnya. Tapi bisa juga dari komponen lainnya.

Kopling Ditekan Motor Masih Jalan Apa Penyebabnya ?

Kopling adalah komponen yang berfungsi memutuskan energi dari mesin ke transmisi saat kita akan memasukan gigi.

Sebenarnya fungsi kopling tidak sebatas saat akan memasukan gigi, tapi kopling juga dipakai untuk membuat motor diam dalam posisi mesin nyala tanpa menetralkan gigi. Contohnya saat macet atau di lampu merah

Tapi apa jadinya kalau saat kopling ditekan, motor masih jalan juga ?

Itu bisa disebabkan oleh banyak hal. Bisa karena kampas kopling lengket, atau hanya karena salah penyetelan. Diartikel ini kita akan membahas secara detail hal hal apa saja yang membuat kopling motor tidak bisa bebas.

1. Kampas kopling lengket


Untuk masalah yang pertama, kampas kopling lengket artinya plat-plat didalam kopling yang harusnya terbebas justru tetap melekat. Melekatnya plat-plat kopling ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti ;

a.kampas kopling habis
Kampas kopling terbuat dari bahan seperti keramik yang kasar tapi juga lebih rapuh dibandingkan logam. Meski demikian, frame dari plat kopling ini tetap terbuat dari logam sehingga ketika lapisan kampas kopling habis maka logam frame plat kopling akan bergesekan dengan plat penekan yang juga berbahan logam.

Gesekan antar logam inilah yang memicu plat-plat kopling tetap menempel meski kita sudah tarik tuas kopling sampai mentok.

b. kurang pelumas
kopling motor menggunakan tipe basah, yang artinya memerlukan pelumas oli mesin agar bisa bekerja sebagaimana mestinya. Kekurangan pelumas, justru akan membuat plat-plat kopling semakin lengket. Hasilnya kopling tetap nyambung.

Coba anda cek volume oli mesinnya dulu, kalau kurang segera tambahkan. Setelah oli sudah full, pakai motor seperti biasa. Nanti diawal, akan terasa kurang nyaman tapi kalau kopling sudah terlumasi akan terbebas seperti sedia kala.

c. plat kopling bengkok
Meskipun pada kopling motor itu ada setidaknya 5 plat kopling, tapi satu plat saja yang bengkok bisa menyebabkan kopling melekat. Hal itu dikarenakan jarak renggang antar plat itu sangat kecil, sehingga kalau ada salah satu yang bengkok tetap bisa menempel satu sama lain.

Masalah plat kopling nempel ini bisa diatasi dengan melakukan overhoule sistem kopling. Nanti masalahnya apa pasti ketahuan, kalau kampas kopling habis harus diganti begitu pula kalau ada plat kopling yang bengkok.

2. Kopling terlalu pendek/jarak bebas terlalu jauh


Untuk penyebab kedua, disebabkan karena setelan pedal kopling. Umumnya, setelan kopling dibuat tinggi sehingga kita tekan sedikit saja kopling sudah terbebas.

Hal itu rupanya membuat sebagian pengguna tidak nyaman, mereka lebih nyaman dengan kopling pendek yang koplingnya terbebas ketika tuas ditarik mentok ke stang. Namun, kalau penyetelan ini dilakukan berlebihan justru bisa menimbulkan masalah.

Tuas kopling sudah ditarik hingga mentok, tetapi didalam kopling belum juga bergerak secara penuh. Hal itulah yang menyebabkan kopling tetap menempel.

Untuk masalah ini, anda bisa perhatikan jarak bebasnya. Jarak bebas adalah pergerakan tuas kopling tanpa menarik plat kopling, biasanya ketika kita tekan tuas kopling ada yang enteng sekali diawal, itu namanya jarak bebas.

Kalau jarak bebasnya sampai didekat area stang, maka jarak bebas sudah terlalu jauh dan perlu di stel lagi. Anda bisa menyetelnya sendiri karena hanya memutar mur penyetel, hanya saja letak mur penyetel ini ada yang disetang ada juga yang di area engine.

Shock Belakang Motor Jedak Jeduk, Apa Penyebabnya ?

Shock breaker adalah komponen yang sejatinya dipakai untuk membuat motor lebih empuk ketika melintas dijalan raya. Komponen shockbreaker ini akan menyerap getaran pada saat motor melintas, sehingga kita yang menungganginya akan lebih nyaman.

Tapi ada satu masalah yang nampaknya sering juga dialami pemilik motor. Masalah itu adalah shock breaker khususnya yang belakang bunyi jedak jeduk seperti saling bertabrakan.

Kira kira apa penyebabnya dan apa solusinya ? mari kita bahas secara rinci

Penyebab Shockbreaker Bunyi Jedak Jeduk


Bunyi yang dihasilkan pada shockbreaker umumnya disebabkan pada komponen shock absorber. Jadi pada shockbreaker belakang, anda akan melihat dua komponen utama yakni ;
Per, logam yang melilit-lilit yang fungsinya sebagai pegas
Shock absorber, tabung didalam per yang berfungsi menahan gerakan kejut per

Masalah yang menyebabkan bunyi jedak-jeduk, itu karena oli didalam shock absorber bocor. Padahal oli tersebut berfungsi menahan piston didalam tabung shock supaya tidak menabrak dinding tabung shock.

Supaya lebih jelas, anda bisa perhatikan ilustrasi berikut.

Shock absorber bekerja menggunakan tabung dan piston dimana pada piston terdapat saluran kecil namanya orifice. Ada dua ruangan yakni ruang diatas piston dan dibawah piston. Kedua ruang tersebut harusnya terisi oleh oli shock.

Ketika shockbreaker tertekan, maka piston akan bergerak keatas. Itu akan mengecilkan volume ruang diatas piston juga membesarkan volume ruang bawah piston. Karena ruangan mengecil, otomatis oli shock yang ada diruang atas piston berpindah ke ruang bawah melalui orifice.

Tapi orifice ini kecil sekali sehingga pergerakan naik turun piston bisa lebih terbatas.

Tapi kalai olinya bocor, maka piston didalam shock absorber tidak mendapatkan tahanan apapun. Hasilnya, ketika anda melintasi gundukan dengan kecepatan sedang akan terdengar bunyi jeduk.

Bunyi tersebut muncul karena piston menabrak bagian pembatas bawah silinder.

Umumnya bunyi jedak jeduk ini hilang ketika anda berboncengan atau ketika beban motor berat. Hal itu benar saja, karena ketika beban motor bertambah shockbreaker akan mendapatkan tekanan lebih, sehingga posisi piston menjadi lebih keatas. Itulah mengapa piston tidak menabrak bagian bawah silinder ketika melintasi gundukan.

Untuk mengecek kebocoran, bisa anda cek saja pada area tabung shockbreaker. Kalau ada bekas rembesan maka itu menjadi tanda kalau oli shock bocor. Biasanya juga disertai debu basah.

Lalu Apa Solusinya ?

Untuk mengatasinya, cukup isi kembali oli shock. Tapi pengisian oli shock beda dengan pengisian oli mesin yang tinggal tuang, pengisian oli shock perlu keahlian karena memang tidak ada tempat untuk memasukan oli.

Jadi lebih baik anda bawa saja ke tukang shockbreaker sebelum shockbreaker motor anda macet.

Karena kalau dibiarkan, lama kelamaan piston didalam shock absorber akan mengalami sket atau terkunci. Kuncian ini disebabkan karena piston terjebak didalam silinder tanpa oli. Hasilnya, shockbreaker akan terasa sangat keras atau orang menyebutnya shockbreaker mati.

Kalau sudah mati, maka susah diperbaiki sehingga harus diganti dengan yang baru. Tentu kalau dibandingkan dengan yang pertama biayanya pasti lebih mahal yang ini. Sehingga disarankan membawa motor ke bengkel shock kalau memang ada indikasi oli shock bocor.

Shock Belakang Motor Terlalu Empuk ? Ini Penyebabnya

Shockbreaker sejatinya dibuat untuk meredam getaran saat motor berjalan khususnya saat motor melintasi jalanan yang tidak rata. Sehingga kita yang menungganginya pun terasa lebih nyaman.

Tapi seperti apa shockbreaker yang nyaman itu ? apa yang empuk ?

Beberapa orang memang menyukai shockberaker yang empuk alasannya lebih mantul saat melintasi jalanan yang tidak rata. Tapi ternyata, shockbreaker yang terlalu empuk itu malah membuat berkendara menjadi tidak nyaman.

Tidak nyamanya seperti apa ?

Orang yang duduk dibelakang alias yang membonceng akan sangat terasa karena kalau shockbreaker terlalu empuk dia akan terpental-pental. Mungkin anda sendiri pernah membonceng sepeda motor yang shock belakangnya terlalu empuk.

Lalu bagaimana ketika motor itu melewati gundukan/jalan tidak rata ? tubuh kita cenderung terlempar keatas dan itu malah membuat kita menjadi tidak nyaman.

Lalu mengapa bisa demikian ?

Ternyata itu disebabkan karena ada kerusakan pada komponen shock breaker. Apa penyebabnya mari kita bahas dengan detail.

Penyebab Shock Breaker Terlalu Empuk


Ada dua bagian utama pada shockbreaker belakang motor yakni,

  • Per
  • Shock absorber


Seperti yang umum diketahui, per itu logam yang berputar-putar/melilit pada komponen shockbreaker. Per ini yang berfungsi sebagai menyerap getaran. Sementara shock absorber adalah tabung hidrolik yang terletak didalam per.

Apa fungsi tabung hidrolik ini ?

Fungsinya untuk menahan kejutan pergerakan per, jadi meski per mengalami tekanan pergerakan per tidak terlalu mengejutkan. Sehingga tidak sampai mementalkan penumpang motor.

Anda bisa baca bagaimana shock absorber bekerja pada artikel berikut ; Penjelasan lengkap cara kerja shock absorber

Kalau shock absorbernya rusak, alias tidak lagi dapat berfungsi otomatis per bergerak tanpa ada yang menahan. Sehingga pergerakan per lebih spontan.

Kerusakan yang umumnya terjadi pada shock absorber adalah kebocoran cairan hidrolik. Orang-orang menyebutnya kebocoran oli shock. Oli atau cairan hidrolik tersebut digunakan sebagai penahan pergerakan per,

Jadi kalau olinya bocor, otomatis shock absorber tidak dapat berfungsi sebagai mana mestinya.

Untuk solusinya, anda bisa saja menyuntikan oli shock ke shockbreaker motor anda tapi anda juga harus mengganti seal tabung ini. Alasannya, kalau sealnya masih bocor maka nanti olinya bakal bocor juga.

Kebocoran oli shock, bisa anda amati dengan melihat area tabung shockabsorber. Biasanya agak lembab dan tidak jarang ditemui debu basah yang menempel.

Indikator Honda Beat Berkedip ? Begini Cara Membacanya

Lampu indikator yang terdapat pada setiap motor injeksi merupakan sebuah mekanisme untuk menoreksi kinerja sistem injeksi pada motor tersebut. Jadi ketika kunci kontak dihidupkan, sistem ini akan melakukan scanning otomatis terhadap semua komponen yang berkaitan dengan sistem injeksi.

Ini ditandakan melalui lampu indikator yang menyala sekitar 0,3-1 detik saat baru memutar kunci ke ON. Ketika tidak ditemukan masalah, maka lampu indikator akan mati namun kalau terdeteksi masalah maka lampu indikator ini akan berkedap-kedip.

Dari pola kedipan lampu indikator ini, sebenarnya bisa kita cari masalahnya karena setiap pola kedipan memiliki arti tersendiri.

Lalu bagaimana cara membacanya ? dibawah akan kita beri langkah-langkahnya beserta arti dari pola kedipannya. Ini kita ambil menggunakan referensi Honda Beat Fi karena motor ini termasuk jenis motor yang paling laku di Indonesia.

Cara Membaca Kedipan Indikator Honda Beat


Sebelumnya, anda perlu tahu bahwa ada dua jenis kedipan lampu yakni

  1. kedipan pendek yang berlangsung selama 0,3 detik, kedipan ini memiliki arti 1
  2. kedipan panjang yang berlangsung selama 1,3 detik, kedipan ini memiliki nilai 10
  3. setiap kedipan dalam satu pola itu memiliki jeda yang singkat, ketika jedanya lama (lebih dari 1 detik) itu berarti periode atau pola kedipan sudah berakhir.


Contohnya, lampu indikator berkedip sekali dengan durasi 1,3 detik diikuti dua kedipan pendek. Itu bisa dibaca 10 + 2 = 12. Jadi kode kerusakannya adalah 12.

Lalu apa saja arti dari setiap kedipan itu ?

  • 1 = Kerusakan pada sensor MAP, ini menyebabkan pembacaan terhadap kevakuman didalam intake manifold eror. Akibat yang ditimbulkan, akselerasi kurang dan mesin kurang power di RPM tinggi
  • 7 = kerusakan sensor suhu mesin, sensor suhu mesin ini adalah EOT (engine oil temperature) akibat yang ditimbulkan mesin akan sulit dihidupkan saat suhu mesin dingin.
  • 8 = kerusakan sensor thottle position, ini akan menyebabkan mesin yang sering mati sendiri serta masalah saat mesin digas (brebet).
  • 9 = Kerusakan sensor IAT (intake air temperature), akibatnya tenaga mesin kurang dan akselerasi juga berkurang.
  • 11 = kerusakan pada vehicle speed sensor, akibatnya speedometer akan mati dan ISS pada motor tidak berfungsi.
  • 12 = Kerusakan pada injektor, akibatnya mesin akan brebet bahkan tidak nyala saat distart.
  • 21 = kerusakan sensor oksigen, sensor ini terletak diknalpot yang berfungsi mendeteksi emisi mesin. Kalau terdeteksi kerusakan, maka bensin bisa lebih boros serta kadang ada letupan dari knalpot.
  • 29 = Kerusakan pada IACV (intake air control valve) ini menyebabkan mesin susah dihidupkan hingga membuat pemakaian bensin lebih boros.
  • 33 = ECM mengalami eror, eror disini bukan berarti ECM rusak tapi bisa juga karena ada crash pada progam ECM. Akibatnya macam-macam, dari mulai mesin brebet, mesin mati sendiri, hingga mesin mogok.
  • 52 = Kerusakan pada CKP sensor, akibatnya timming pengapian menjadi berantakan sehingga mesin susah hidup,
  • 54 = Kerusakan pada BAS (bank angle sensor), sensor ini berfungsi mematikan mesin saat motor terjatuh. Kalau rusak, maka BAS tidak berfungsi alisa mesin masih tetap hidup saat motor terjatuh.


Dari semua data diatas, rata-rata kerusakan disebabkan dari sensor. Tapi sensor tidak berarti rusak, jadi ketika terdeteksi salah satu kode maka jangan langsung menganggap sensor rusak tapi cek dulu kabelnya, cek juga soketnya.

Banyak juga kedipan lampu itu disebabkan karena soket yang kendor, atau bahkan kabel yang terkelupas/putus.

4 Penyebab Shock Depan Tidak Balik (Amblas)

Shock breaker depan pada sepeda motor dibuat dengan model tabung. Artinya, didalam shock breaker masih terdapat pegas yang berfungsi menyerap getaran jalan.

Selain itu, shock breaker depan pada motor juga berfungsi sebagai kaki atau fork yang terhubung ke roda depan. Sehingga model shock depan ini harus kokoh juga empuk.

Namun ada satu masalah yang sering dialami, yakni ketika shock breaker depan amblas alias tidak balik lagi setelah tertekan. Kira-kira apa penyebabnya ?

Penyebab Shockbreaker depan Amblas


1. Shock bengkok

Yang paling sering dialami adalah shockbreaker depan bengkok. Kebengkokan pada shockbreaker ini membuat as shock breaker terkunci saat masuk/tertekan. Akibatnya, shockbreaker amblas atau tidak balik lagi.

Kejadian bengkok pada shockbreaker ini sering dialami ketika terjadi benturan/tabrakan roda depan dengan obyek lain atau bisa juga karena motor yang melewati lubangan dengan kecepatan tinggi.

Tapi masalah ini sebenarnya bisa diatasi hanya dengan melakukan press terhadap shockbreaker. Biaya press shock ini kurang lebih 150 ribu rupiah. Namun, kalau saat shock amblas itu sampai mematahkan per maka perlu ganti satu set shocknya.

2. As shock breaker penuh karat/kerak

As shockbreaker ini adalah bagian tabung shock mengkilap yang masuk kedalam tabung besar. Biasanya kalau motor jarang sekali dipakai, bagian ini akan berkarat.

Karat inilah yang menghambat pergerakan shockbreaker. Sehingga akan timbul masalah seperti shockbreaker yang bunyi sampai yang paling parah adalah shock amblas.

Selain karena karat, pemasangan aksesoris seperti stiker dibagian ini biasanya akan meninggalkan lem. Lem tersebut kalau tidak dibersihkan dengan baik juga bisa menghambat pergerakan shockbreaker. Sehingga shockbreaker bisa macet.

Untuk mengatasinya, anda tinggal menekan-nekan bagian depan motor hingga shock berangsur balik lagi. Setelah shockbreaker kembali ke posisi semula, jangan lupa membersihkan bagian as ini sampai mengkilap.

3. Oli shockbreaker kering


Oli shockbreaker, bukan hanya berfungsi sebagai fluida hidrolik tapi juga sebagai pelumas. Ketika oli shock bocor dan sampai habis, maka pergerakan shockbreaker akan semakin terhambat. Sehingga beberapa masalah seperti shock keras, atau bahkan shockbreaker macet bisa dialami.

Kebocoran oli shock, bisa anda lihat pada bagian as shock yang terasa lebih lembab dari biasanya, yang normal as shock itu memang seperti ada olinya tapi tidak terlalu lembab. Tapi kalau ada bocor oli, as ini menjadi lebih lembab dan bagian seal shock breaker juga akan basah.

Sebenarnya oli shock bisa disuntikan lagi untuk menambah volumenya. Tapi pastikan dulu apa penyebab kebocorannya, kalau oli bocor karena seal yang rusak maka jangan lupa mengganti sealnya juga.

4. Per depan patah

Ini yang paling parah ketika shockdepan tidak balik. Per ini menjadi komponen utama yang menahan shockbreaker tetap naik. Kalau pernya patah, otomatis shock akan amblas dan tidak bisa dinaikan lagi.

Masalah ini juga terjadi secara tiba-tiba, contohnya ketika anda sedang melintasi polisi tidur tapi tidak menurunkan kecepatan. Maka per akan terkejut sehingga per patah dan shock depan langsung amblas begitu saja.

Biasanya ketika per patah, juga disertai bunyi besi patah.

Untuk solusinya, anda perlu mengganti satu unit shock breaker tentu dengan harga yang lumayan mahal.

Motor Digas Tapi Tidak Mau Jalan, Apa Penyebabnya ?

Gas motor sejatinya digunakan untuk membuat sepeda motor bergerak, karena kalau kita tarik gasnya mesin akan bekerja lebih keras sehingga sepeda motor bisa berjalan. Semakin dalam kita tarik gas, semakin cepat pula kecepatan motor.

Tapi ada satu masalah yang cukup menggelitik, yakni ketika digas mesin O.K tapi mengapa motor tidak mau jalan padahal gigi sudah masuk ?

Ternyata masalah ini juga sering dialami khususnya bagi pemotor yang sedang menempuh perjalanan naik gunung. Lalu apa penyebabnya ? simak dibawah.

Penyebab Motor Digas Tidak Mau Jalan


Salah satu faktor yang paling mungkin menyebabkan masalah diatas adalah dari kopling. Kopling adalah komponen yang berfungsi memutuskan putaran mesin ke transmisi ketika gigi transmisi akan dimasukan atau ketika akan pindah gigi.

Fungsi kopling ini akan mencegah motor nyentak ketika gigi dimasukan namun kondisi motor belum jalan. Kalau tidak ada kopling, begitu gigi dimasukan maka motor langsung nyentak kedepan.

Ada dua jenis kopling yang umum dipakai pada sepeda motor manual, yakni kopling manual (menggunakan tuas) dan kopling ganda (tanpa tuas). Biasanya motor-motor bebek menggunakan kopling ganda.

Keduanya sebenarnya sama saja hanya cara kerjanya saja yang berbeda. Anda bisa mempelajari keduanya dari artikel berikut

Lalu apa yang terjadi pada kopling sehingga motor ngelos ?

Yang terjadi adalah kampas kopling tipis, kopling itu bekerja menggunakan gesekan antara dua plat. Yakni plat berbahan logam dan berbahan keramik. Keramik ini digunakan karena permukaannya yang kasar sehingga mampu menerima beban dari putaran mesin.

Ketika kopling terus bergesekan, maka plat yang dilapisi keramik itulah yang akan semakin habis. kalau lapisan keramik itu habis, maka kopling menjadi mudah selip. Dalam kondisi yang parah, selip pada kopling ini akan menyebabkan motor ngelos atau motor yang tetap diam saja meski gas motor sudah full open.

Kopling ini terletak pada setiap motor bahkan motor matic yang langsung digas saja masih memiliki kopling.

Namun kopling pada motor matic bentuknya tidak seperti plat, melainkan seperti sepatu rem tromol. Meski bentuknya beda, kalau kampas kopling habis maka akibatnya sama. Motor akan ngelos.

Biasanya, pada motor matic akan timbul gejala seperti suara decitan yang berasal dari bagian transmisi ketika akselerasi. itu adalah gejala awal yang mengindikasikan bahwa kampas kopling mulai tipis. Kalau terus dipaksakan jalan, maka masalah motor ngelos bisa terjadi.

Solusi untuk masalah kampas kopling ini adalah satu, yakni dengan mengganti kampas kopling dengan yang baru. Itupun kalau komponen lain seperti plat penekan belum rusak. Kalau plat penekan juga mengalami keausan, maka anda perlu mengganti satu set kopling.

Apa ada penyebab lain yang membuat motor ngelos ?

Menurut beberapa penuturan pemotor, masalah seperti motor yang kerendam air juga bisa memicu motor ngelos. Ini disebabkan karena oli motor yang tercampur dengan air sehingga memicu terjadinya selip kopling.

Jadi kalau masalah motor yang tidak jalan pas digas ini muncul sehabis anda menerjang banjir, coba kuras oli mesinnya terlebih dahulu. Kalau tercampur dengan air, warnanya akan berubah seperti susu. Solusinya segera ganti olinya.

Masalah lain yang juga bisa menjadi penyebab, adalah v belt yang putus. Ini terjadi pada motor matic, v belt pada motor matic berfungsi sebagai penyalur tenaga putar pada sistem CVT. Kalau v belt ini putus maka sama saja dengan motor yang rantai rodanya putus.


Mesin akan terasa meraung karena tidak mendapatkan beban.

Karena letak v belt ini ada didalam cover transmisi, maka untuk mengeceknya anda perlu membuka cover ini.