Mau Pasang Sarung Jok Mobil Avanza ? Simak 3 Rekomendasi Berikut

Untuk melindungi jok mobil dari kotoran dan jamur, pemilik mobil biasanya memasang cover jok atau lebih sering dikenal dengan sarung jok. Untuk membelinya pun tidak terlalu sulit karena para developer cover jok sudah membuat cover jok untuk berbagai jenis kendaraan.

Jadi covernya pasti PNP. Termasuk untuk MPV sejuta umat Avanza, Avanza dan Xenia bisa dibilang memiliki banyak variasi sarung jok. Karena di Indonesia, pemilik Avanza begitu banyak maka para developer cover sangat fokus pada jenis mobil ini.

Namun, jenis dari sarung jok ini tidak Cuma satu. Kalau anda lihat di toko online saja misalnya, maka anda akan menemukan berbagai jenis cover jok dari yang dihargai 500 ribuan hingga 5 jutaan.

Lalu mana yang paling pas buat mobil kita ?

Memilih Sarung Jok Mobil Berdasarkan Bahannya


Secara umum, ada dua jenis bahan cover jok yang dipasarkan. Yakni bahan kulit asli dan kulit sintetis. Bahan kulit alami memang lebih mahal daripada kulit sintetis, tapi apakah kualitasnya juga lebih baik ?

Yang paling banyak digunakan memang cover jok dengan bahan kulit sintetis. Selain harganya yang lebih terjangkau, jenis kulit sintetis juga memiliki variasi model dan warna yang lebih beragam. Sarung jok sintetis sendiri, dibagi menjadi beberapa bahan yakni ;

1. Mbtech Seat cover


Mbtech adalah bahan sintetis dengan karakter premium, dikatakan premium karena dibandingkan bahan sintetis lainnya mbtech yang paling bagus. Bahan ini bertekstur lembut, adem dan lentur. Sehingga bisa menyesuaikan/menempel pada jok tanpa ada lipatan (presisi).

Untuk harganya, cover jok Mbtech Avanza dihargai sekitar 1 – 1,5 juta rupiah. Sementara untuk SUV bisa lebih dari 2 juta rupiah.

2. Medium seat cover


Bahan medium seat cover, sebenarnya kelas menengah antara Mbtech dan Oscar. Ketebalan bahan ini sekitar 1,2 mm yang terbuat dari paduan bahan-bahan sintetis. Kalau di toko, biasa menyebut dengan cover jok ferarri, atau freelander.

Memang bahan jok ini didesain seperti desain jok mobil-mobil kelas premium sehingga lebih menarik. Karakter bahannya halus dan tebal (lebih tebal daripada oscar).

Harganya, untuk Avanza itu sekitar 700 hingga 900 ribu rupiah untuk satu set.

3. Oscar seat cover


Bahan yang ketiga adalah Oscar, Oscar sendiri mungkin sebuah merk dari suatu bahan sintetis. Karakter jenis bahan ini, kaku dan tipis. Ketebalannya sekitar 0,5 – 0,7 mm. dan karena tipis, terlalu banyak jahitan justru akan mengurangi kekuatan bahan. Sehingga bahan mudah robek.

Oleh karena itu, bahan oscar ini lebih cocok untuk desain bermotif dengan minim jahitan.

Untuk harganya, sarung jok Oscar dibanderol dengan harga sekitar 500 ribuan bahkan kurang untuk satu set (3 baris jok). Jadi ini yang paling murah.

Lalu bagaimana dengan kulit alami ?

Kalau anda berminat dengan cover jok berbahan kulit asli, boleh saja tapi harganya bisa tembus 4 juta rupiah per set. Sementara kualitas bahan, memang lebih lembut apabila diremas bahan kulit ini akan terasa liat.

Keunggulan lain dari genui leather adalah ;
Mudah melepas panas, sehingga jok terasa lebih adem meski cuaca diluar mobil sedang terik.
Apabila bersentuhan dengan tubuh akan terasa lembut, dan sejuk
Tahan terhadap goresan dan lebih awet

Meski demikian, bahan kulit asli ini lebih gampang kotor karena seratnya berpori dan mudah menyerap cairan. Sehingga pastikan kalau anda mau pakai jok kulit asli, jaga selalu kebersihan diri anda dan kabin mobil.

Kulit yang digunakan pengrajin jok, biasanya kulit sapi impor. Tentu kulit tersebut sudah diolah lagi agar siap dibentuk jok. Umumnya jenis jok kulit asli yang beredar di Indonesia adalah ;

  • Autoleder
  • Abrosco
  • Blackleather
  • Tuscany


Memilih Sarung Jok Berdasarkan Cara Pemasangan


Diatas adalah jenis bahannya, nah untuk yang kedua jok mobil juga dibedakan berdasarkan cara pemasanannya. Ada yang permanent, semi permanent, dan auto cover

1. Auto cover

Auto cover adalah jenis jok yang sangat simple pemasangannya. Karena hanya diletakan pada jok lalu ikatkan talinya agar cover jok bisa melekat pada jok. Proses pemasangannya bisa berlangsung beberapa menit saja namun jenis ini terkesan tidak rapi karena cover jok tidak bisa mengikuti lekuk jok.

Biasanya jenis cover jok ini dipakai sebagai pelindung ketika sedang ada pengerjaan perbaikan mobil. Jadi sifatnya hanya sementara.

2. Permanent seat cover

Tipe yang kedua, memerlukan kinerja yang ektra untuk memasang cover jok. Karena pertama kita perlu mengeluarkan semua jok dari dalam mobil, lalu melepas cover jok bawaan mobil. Setelah cover jok bawaan terlepas baru kita pasang cover jok baru.

Dengan kata lain, tipe yang kedua ini dilakukan dengan penggantian cover jok bawaan dengan cover jok variasi. Tentu hasilnya sangat presisi karena cover jok akan menutupi semua lapisan jok secara sempurna. Sehingga terlihat seperti jok original.

3. Semi-permanent


Untuk jenis yang ketiga, juga perlu kinerja ekstra untuk memasang cover jok, meski pada prosesnya tidak perlu melepas cover jok bawaan. Pemasangannya dilakukan dengan melapisi cover jok bawaan dengan cover jok variasi.

Namun, tidak seperti auto seat cover yang langsung diikat-ikat. Semi permanent biasanya menggunakan bahan yang lentur, cover jok ini juga sudah dibuat sesuai bentuk jok. Sehingga cover bisa melapisi jok secara presisi sesuai lekukan jok.

Meski demikian, pemasangannya tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Karena kalau salah bisa jadi nanti malah muncul tekukan-tekukan pada cover jok.

9 Alat Berat Pada Pertambangan Beserta Fungsinya

Keberadaan alat berat (heavy equipments) tidak bisa dipisahkan dari aktifitas pertambangan. Alat - alat berat ini akan mempermudah proses penambangan sehingga bisa berjalan secara efisien.

Lalu apa saja alat alat berat yang biasa dipakai dalam industri pertambangan ? mari kita bahas dibawah

Alat Berat Tambang dan Fungsinya


Penambangan dibagi menjadi dua, yakni penambangan terbuka dan penambangan dalam tanah. Penambangan terbuka dilakukan pada permukaan kulit bumi, contohnya penambangan batu bara.

Sementara penambangan bawah tanah dilakukan dibawah tanah, contohnya tambang minyak dan gas bumi.

Alat-alat yang akan dijelaskan dibawah adalah alat-alat tambang terbuka.

1. Scrapper


Scrapper adalah alat berbentuk seperti traktor yang memiliki sisir besar dibagian bawah. Fungsi scrapper pada kegiatan penambangan, adalah sebagai pengupas lapisan tanah pucuk.

Dalam proses penambangan batu bara, tanah tidak dikeruk begitu saja. Karena kandungan batu bara ada dibawah lapisan pucuk dan tanah penutup.

Scrapper digunakan untuk mengupas permukaan tanah pucuk, untuk kemudian diangkut untuk ditimbun dalam tempat penimbunan.

2. Wheel loader


Wheel loader adalah alat untuk memuat material dalam jumlah besar, bentuk wheel loader seperti dozer atau tracktor yang memiliki bucket besar didepan.

Bucket tersebut memiliki fungsi utama untuk loading/memuat, batu bara ke conveyer. Tapi wheel loader ini fokus melakukan pemuatan material yang tidak terlalu keras.

Selain untuk memuat batu bara, wheel loader juga digunakan untuk memuat tanah penutup yang sudah ditimbun kedalam dump truck untuk proses backfilling (penutupan lubang) setelah proses penambangan selesai.

Selesai disini artinya batu bara lada area tersebut sudah dikeruk habis, dan untuk rehabilitasi tanah maka bekas tambang tersebut ditimbun menggunakan tanah penutup yang sebelumnya ditimbun pada suatu tempat.

3. Excavator


Excavator adalah alat penggali yang mampu menggali lubang secara vertikal. Fungsinya memang mirip seperti wheel loader tapi fokus excavator itu ada di penggalian lubang.

Excavator bisa dipakai untuk menggali tanah penutup (khususnya apabila tanah didaerah tersebut basah), menggali batu bara, dan memuat material ke dump truck.

Excavator lebih difokuskan untuk penggalian diarea tambang, ada tiga jenis excavator yakni ;

  • Back hoe, merupakan jenis excavator yang paling banyak digunakan. Dengan arah bucket kedalam sehingga cocok untuk penggalian.
  • Front shoevel, jenis excavator yang memiliki bucket kearah depan. Fungsinya untuk mengikis tebing dan batuan.
  • Dragline, merupakan excavator berukuran besar yang digerakan menggunakan lengan crane dan kawat. Jenis ini dapat memuat material dalam jangkauan luas dan volume besar.


4. Belt conveyor


Conveyor ini digunakan untuk memundahkan material dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan intensitas tinggi. Meskipun kecepatan conveyer tidak kencang, namun berlangsung secara terus menerus sehingga kalau ditotal akan sangat besar jumlah angkutnya.

Alat ini biasa dipakai untuk mengumpulkan material dari beberapa lokasi tambang ke drop point dimana material-material tersebut siap diangkut ke tempat lain.

5. Dump truck


Dump truck pada dasarnya sama seperti truck pada umumnya, namun kapasitas dump truck jauh lebih tinggi. Fungsi dump truck adalah untuk mengangkut material dari area tambang ke kapal tongkang atau tempat pengolahan batu bara.

Ada dua jenis dump truck yang umumnya digunakan, yakni

  • Articulated dump truck (ADC), dump truck berukuran lebih kecil untuk bisa beroperasi diarea berlumpur.
  • Off high way truck (OHT), truck dengan kapasitas muat yang lebih besar daripada ADC.


6. Bucket wheel excavator


Alat keenam adalah alat berat super besar yang dipakai pada industri tambang berskala besar. Bucket wheel ecavator (BWE) adalah alat penggali terus menerus (continously digging machine) yang mampu menggali terus menerus dalam skala besar.

Fungsinya mirip seperti excavator, namun prinsip BWE ini sedikit berbeda. Karena ada banyak bucket yang diletakan pada sisi roda raksasa. Ketika roda raksasa tersebut berputar, maka bucket akan menggali permukaan tanah secara terus menerus.

Material pada bucket-bucket tersebut ditumpahkan diatas conveyer yang terletak di lengam BWE. Jadi alat ini bisa disebut sebagai paket lengkap karena dapat menggali sekaligus memindahkan mateial.

Alat Tambahan Untuk Persiapan Pertambangan


Selain keenam alat diatas, masih ada alat tambahan dalam pertambangan. Alat tambahan ini, berarti tidak berpengaruh secara langsung namun berguna dalam tahap persiapan. Alat tersebut antara lain ;

7. Bulldozer


Bulldozer adalah alat yang digunakan untuk pembukaan lahan, hal ini dikarenakan sebelum proses penambangan dimulai, area yang akan ditambang itu sudah ditumbuhi pepohonan dan semak belukar. Sehingga perlu pembukaan lahan, bulldozer yang sering melakukan proses ini karena mampu merobohkan pepohonan dan membersihkan semak belukar.

8. Moto grader


Moto grader digunakan untuk meratakan permukaan tanah, ini digunakan sebagai alat pendukung untuk memudahkan mobilisasi dump truck. Kalau jalannya rata maka material diatas dump truck tidak akan tumpah sehingga meningkatkan efisiensi dalam jangka panjang.

9. Roller

Roller dipakai untuk mengeraskan permukaan tanah, pada pertambangan roller dipakai untuk memadatkan tanah yang akan dijadikan jalan. Tentu tidak menggunakan aspal, namun hanya memadatkan tanah yang sudah ada.

Jadi dump truck bermuatan penuh tidak akan amblas saat melewati jalan tersebut.

Sekian artikel dari Autoexpose semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Bagian – Bagian Mikrometer Sekrup Beserta Fungsi + Gambar

Mikrometer sekrup adalah salah satu alat ukur yang dapat mengukur ketebalan atau diameter suatu benda. Fungsinya memang mirip dengan jangka sorong, namun mikrometer memiliki ketelitian lebih tinggi, yakni hingga 0,01 mm.

Prinsip kerja mikrometer sekrup, adalah dengan memanfaatkan gerakan putaran ulir kedalam satuan panjang. Artinya, satu putaran pada thimble mikrometer itu akan menggerakan spindle pada nilai tertentu. Nilainya 0,50 mm. artinya satu putaran thimble sama dengan pergerakan 1 mm.


Tapi apakah anda sudah familiar dengan mikrometer ? apa anda tahu bagian-bagian dari mikrometer ini ? kalau belum tenang saja karena akan kita bahas secara tuntas.

Ada tiga jenis mikrometer, yakni ;

  • Inside micrometer
  • Outside micrometer
  • Depth micrometer


Untuk artikel ini, akan dijelaskan komponen pada outside micrometer.

Bagian Bagian Mikrometer Sekrup Dan Fungsinya


1. Micrometer frame

Frame adalah rangka dari mikrometer sekrup, fungsinya sebagai rangka untuk meletakan komponen mikrometer lainnya juga sebagai pegangan terhadap mikrometer.

Micrometer frame terbuat dari baja tuang yang menyerupai huruf C. Sehingga profilnya terlihat kuat dan solid. Selain harus kuat, frame ini juga harus tahan terhadap pemuaian. Hal ini dikarenakan kalau frame memuai maka akan ada penambahan jarak antara anvil dengan spindle. Imbasnya tentu hasil pengukuran kurang akurat.

Oleh sebab itu, bahan penyusun frame tidak hanya baja tapi dicampur bahan-bahan lainnya supaya lebih tahan panas.

2. Anvil

Anvil adalah batang kecil yang terletak diujung frame, anvil bersifat tetap artinya batang kecil ini tidak bisa digerakan. Fungsi anvil adalah sebagai penahan terhadap benda kerja yang akan diukur.

3. Spindle

Spindle adalah batang berbentuk lebih panjang yang posisinya ada pada ujung frame lainnya. Jadi, sekilas spindle dan anvil itu memiliki bentuk yang mirip. Namun anvil lebih kecil dan bersifat tetap, sementara spindle lebih panjang dan dapat digeser.

Fungsi spindle adalah sebagai penjepit benda kerja yang akan diukur, setelah benda kerja dimasukan kedalam mikrometer maka benda tersebut akan dijepit oleh anvil dan spindle.

4. Sleeve

Sleeve adalah lintasan dari thimble, sleeve berbentuk seperti tabung yang letaknya ada diujung luar frame mikrometer. Fungsi utama sleeve sebenarnya sebagai tempat diletakannya skala utama.

5. Thimble

Thimble adalah bagian berbentuk tabung yang terletak dibagian luar sleeve, fungsi thimble adalah untuk meletakan skala nonius. Thimble dapat diputar, dan setiap putaran thimble akan menggerakan spindle.

6. Ratchet knob

Rachet knob berfungsi sebagai penggerak thimble, artinya meski thimble bisa digerakan namun ketika melakukan pengukuran, thimble ini tidak boleh disentuh apalagi diputar. untuk menggerakan spindle agar menjepit benda kerja, maka kita memutar ratchet knob.

Ratchet knob ini memiliki mekanisme yang mencegah pergerakan berlebih spindle terhadap benda kerja. Kalau kita putar sampai mentok, maka akan terdengar bunyi pada ratchet knob, itu tandanya spindle telah menyentuh benda kerja. Namun dalam kondisi ini, spindle masih bisa diputar. hanya saja, kalau itu dilakukan maka hasil pengukuran tidak akan akurat.

Selengkapnya Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

7. Lock

Lock berfungsi sebagai pengunci thimble agar tidak berputar. Sehingga kita bisa leluasan membaca hasil pengukuran secara akurat.

8. Skala utama

Skala utama adalah nilai yang menunjukan hasil pengukuran, pada skala utama ini akan ada banyak garis vertikal dan satu garis horizontal. Garis-garis vertikal tersebut, memiliki nilai 1 mm tiap garisnya. Sementara garis horizontal dijadikan acuan untuk menentukan nilai decimal.

9. Skala nonius

Skala nonius adalah skala yang akan menunjukan nilai desimal terhadap suatu pengukuran, letak skala ini melingkar pada thimble. Tiap garis, memiliki nilai 0,01 mm. Oleh sebab itu, mikrometer disebut memiliki ketelitian 0,01 mm karena bisa membaca hingga ketelitian 0,01 mm.

Lebih jelas Panduan membaca mikrometer dengan mudah dan cermat

10. Komponen tambahan

Komponen tambahan ini terletak diluar mikrometer, artinya komponen tambahan tidak memiliki peran apapun terhadap mikrometer namun masih dibutuhkan untuk proses kalibrasi. Komponen tambahan tersebut antara lain ;


Calibration rod, ini adalah batang kecil dibuat dengan ukuran tertentu. Umumnya ada tiga ukuran calibration rod, yakni 25 mm, 50 mm dan 75 mm. calibration rod ini digunakan sebagai acuan untuk menyetting atau mengkalibrasi skala mikrometer.


Micrometer calibration wrench, merupakan kunci yang digunakan untuk memutar sleeve. Ketika kalibrasi dilakukan, harusnya garis horizontal pada skala utama lurus dengan 0 pada skala nonius. Kalau belum lurus, maka skala utama diputar menggunakan kunci ini.

Demikian artikel ini kami buat, jangan lupa share untuk mengedukasi sesama, semoga bisa menambah pengetahuan kita semua

Cara Menggunakan Jangka Sorong (Panduan Lengkap + Gambar)

Jangka sorong atau nama lainnya vernier caliper adalah salah satu alat ukur yang dapat mengukur tiga jenis pengukuran sekaligus secara akurat. Jangka sorong dapat mengukur ;

  • Ketebalan suatu komponen
  • Celah/diameter dalam suatu komponen
  • Kedalaman suatu permukaan pada komponen


Tapi, masih banyak yang belum mengetahui bagaimana cara menggunakan vernier caliper ini, padahal jangka sorong termasuk alat ukur yang paling mudah digunakan dari pada alat ukur lain. Misalnya saja pada mikrometer, perlu dilakukan kalibrasi sementara pada vernier caliper tidak perlu dilakukan kalibrasi.

Oleh sebab itu kali ini Autoexose akan menjabarkan secara lengkap tata cara penggunaan jangka sorong.

Sebelum melangkah lebih jauh, anda perlu mengetahui nama bagian-bagian dari jangka sorong untuk mempermudah penjelasan nantinya.


Dari gambar diatas, bisa diterangkan secara ringkas seperti ini ;

  • Inner jaw, ada dua inner jaw yakni fixed dan moveable. Fungsinya sebagai taring untuk mengukur celah
  • Outer jaw, juga ada dua yakni fixed dan moveable. Fungsinya untuk mengukur ketebalan komponen
  • Depth rod, merupakan batang kecil yang digunakan untuk mengukur kedalaman
  • Main base, merupakan frame utama jangka sorong dan memiliki skala utama
  • Slider, bagian jangka sorong yang memiliki skala nonius dan dapat digeser
  • Skala utama, digunakan untuk menunjukan hasil pengukuran kasar
  • Skala nonius, digunakan untuk menentukan nilai desimal suatu pengukuran
  • Lock screw, fungsinya untuk mengunci slider agar tidak bergeser
  • Finger hook, fungsinya sebagai tempat menggeser slider
Selengkapnya Bagian - bagian jangka sorong + fungsinya


A. Cara Menggunakan Jangka sorong untuk mengukur diameter/ketebalan

Untuk point pertama, kita akan membahas tata cara menggunakan vernier caliper untuk mengukur diameter luar atau ketebalan suatu komponen.

Untuk pengukuran ini, kita menggunakan outer jaw (taring yang lebih panjang).

Caranya seperti berikut ini ;



  1. Lebarkan taring jangka sorong
  2. Letakan benda yang akan diukur tepat didalam outer jaw, pastikan benda kerja itu masuk sampai bagian tengah outer jaw
  3. Geser slide outer jaw hingga mentok/menjepit benda yang akan diukur
  4. Terakhir putar kunci untuk menahan jaw agar tidak bergeser
  5. Lepaskan jangka sorong terhadap benda kerja dan baca hasil pengukuran


B. Cara Menggunakan jangka sorong untuk mengukur celah

Point kedua, jangka sorong juga bisa digunakan untuk mengukur lebar celah atau diameter dalam suatu komponen. Contohnya, untuk mengukur diameter silinder pada mesin.

Untuk pengukuran ini, kita gunakan inner jaw yakni taring yang lebih pendek.

Caranya sebagai berikut ;



  1. Tutup rapat taring jangka sorong
  2. Masukan inner jaw kedalam celah yang akan diukur, pastikan posisi vernier caliper lurus terhadap benda yang akan diukur
  3. Geser kearah luar/lebarkan taring jangka sorong hingga mentok
  4. Putar kunci untuk mencegah slide jangka sorong bergeser
  5. Lepas jangka sorong dan baca hasil pengukuran


C. Cara menggunakan jangka sorong untuk mengukur kedalaman

Jangka sorong dapat juga digunakan untuk mengukur kedalam suatu permukaan, contohnya untuk mengukur ketebalan kampas rem/kampas kopling, serta mengukur ketebalan thread ban kendaraan.

Pengukuran ini menggunakan depth rod, yakni batang kecil dibagian belakang jangka sorong.

Caranya seperti berikut ;



  1. Geser slider jangka sorong hingga depth rod sedikit keluar
  2. Masukan depth rod kedalam celah yang akan diukur kedalamannya
  3. Tepatkan depth rod, artinya geser hingga bagian ujung belakang main base jangka sorong menyentuh permukaan atas pada suatu celah
  4. Putar kunci untuk mencegah pergerakan lanjutan dari slider jangka sorong
  5. Lepas jangka sorong dan baca hasil pengukuran


Cara Membaca Jangka Sorong


Untuk membaca hasil pengukuran jangka sorong, sebenarnya mudah sekali. Kita juga telah membahasnya secara detail pada artikel sebelumnya (baca : Panduan membaca vernier caliper ketelitian 0,05 dan 0,02 mm),

Tapi tenang, kita akan bahas disini secara singkat saja.

Intinya, ada dua skala pada jangka sorong. Skala utama yang melekat pada vernier caliper main base dan skala nonius yang melekat pada slider. Skala utama, itu menunjukan hasil pengukuran kasar, sementara skala nonius menunjukan nilai desimal dari pengukuran tersebut.

Misal hasil pengukuran seperti ini (contoh ini menggunakan jangka sorong ketelitian 0,05 mm)



  • Lihat garis 0 pada skala nonius, maka itu akan menunjukan nilai pengukuran. Gambar diatas, menunjukan garis 0 nonius berdekatan dengan strip keenam dari strip 50 mm. sehingga bisa dikatakan hasil pengukuran kasar itu 56 mm.
  • Selanjutnya, kita tentukan nilai desimal dari pengukuran.
  • Caranya dengan melihat skala nonius yang paling lurus dengan skala utama. Kalau dilihat secara teliti, semua garis pada skala nonius itu tidak lurus dengan garis diatasnya (skala utama). Tapi ada satu garis yang paling lurus.
  • Garis paling lurus tersebut menunjukan nilai desimal dari suatu pengukuran.
  • Dari gambar diatas, garis yang paling lurus itu strip 3,5 skala nonius dengan strip 71 skala utama. Yang diambil itu nilai pada skala nonius, jadi nilai desimalnya 0,35 mm bukan 71 mm.
  • Terakhir tinggal ditambahkan, 56 + 0,35 mm = 56,35 mm.


Pengukuran yang kurang benar

Selain ketelitian jangka sorong, sudut peletakan jangka sorong terhadap benda kerja saat diukur pun mempengaruhi akurasi dari benda kerja. Pengukuran yang benar itu seperti yang ada pada gambar-gambar diatas. Posisinya tegak lurus.

Tapi kalau sudut peletakannya seperti ini, maka hasil pengukuran nantinya bisa kurang akurat.


Jadi pastikan anda memperhatikan sudut jangka sorong ketika melakukan pengukuran.

Demikian artikel kita kali ini, jangan lupa share untuk membagikan pengetahuan ini ke banyak orang dan semoga bermanfaat bagi kita semua.

9 Jenis Alat Berat Beserta Kegunaan dan Contohnya

Alat berat adalah alat-alat khusus yang didesain untuk melakukan tugas berat secara efisien. Tujuan alat berat adalah untuk membantu pekerjaan manusia agar lebih mudah dan efektif.

Alat berat banyak ditemukan pada proyek-proyek infrastruktur dan pertambangan, hal itu karena ada banyak tugas berat pada jenis proyek tersebut. Misalkan untuk melakukan penggalian tanah dengan kuantitas besar, kalau dilakukan manual oleh manusia tentu tidak akan efektif. Sehingga perlu alat berat berjenis excavator yang mampu menggali tanah dengan jumlah besar.

Selain excavator, tentu masih banyak contoh dan jenis alat berat. Disini akan kita jabarkan secara detail klasifikasi alat berat berdasarkan fungsi dan mobilitas beserta contoh-contoh alat berat yang biasa digunakan.

A. Jenis Alat Berat Berdasarkan Mobilitas


Alat berat, itu tidak hanya berwujud kendaraan (yang memiliki roda). Tapi ada juga alat berat yang tidak memiliki roda seperti tower crane. Sehingga ada klasifikasi alat berat yang bisa dipindahkan dan ada pula yang bersifat statis

1. Alat dengan penggerak

Alat dengan penggerak adalah alat-alat berat yang dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Untuk menunjang fungsi ini, alat dengan penggerak ini dilengkapi dengan mesin beserta powertrain set agar dapat dikemudikan.

Bentuk dari alat dengan penggerak ini berupa crawler atau roda kelabang, dan ban karet.

2. Alat statis

Alat statis bersifat statis atau menetap pada suatu tempat, contohnya seperto towercrane, batching plant, dan crusher plant.

B. Jenis Alat Berat Berdasarkan Fungsionalitas


Klasifikasi yang kedua, dibedakan berdasarkan fungsi masing-masing alat. Setidaknya ada 7 jenis alat berat yang diklasifikasikan berdasarkan fungsinya antara lain ;

1. Alat pengolah lahan


Alat pengolah lahan adalah alat-alat yang digunakan untuk menyiapkan lahan sebelum digunakan, hal ini karena pada awalnya lahan kosong ini ada pohon dan semak, sehingga perlu proses pembukaan lahan. Kalau kurang dari satu hektar, mungkin bisa dilakukan secara manual.

Tapi untuk pembukaan untuk proyek jalan tol, proyek perkebunan dan pertambangan pasti sangat luas sehingga perlu bantuan alat berat. Alat – alat yang digunakan antara lain ;

  • Dozer, untuk membuka lahan dan merobohkan pepohonan
  • Moto grader, untuk meratakan tanah
  • Scrapper, untuk mengangkat lapisan tanah paling atas


2. Alat penggali


Alat penggali adalah jenis alat yang digunakan untuk menggali tanah, jenis alat ini disebut juga sebagai excavator. Excavator merupakan alat berat yang memiliki bucket/keranjang untuk mengeruk permukaan tanah.

Excavator sendiri dibagi menjadi beberapa jenis yakni :

  • Front shovel, dengan bucket yang mengarah kedepan.
  • Backhoe, merupakan excavator yang paling umum dijumpai untuk mengeruk tanah dengan bentuk bucket kedalam.
  • Clamshell, merupakan excavator dengan bentuk bucket mencengkram.


3. Alat pengangkut

Alat pengangkut adalah alat berat yang digunakan sebagai pengangkut material dari satu tempat ke tempat lain. Contoh alat pengangkut ini adalah dump truck.

4. Alat pemindah


Alat pemindah meterial adalah alat-alat berat yang digunakan untuk memindahkan meterial dari satu tempat ke alat lain. Jadi perbedaanya dengan alat pengangkut, adalah jarak tempuhnya. Kalau alat pemindah itu memiliki jarak tempuh sangat pendek karena sifatnya hanya memindahkan meterial.

Contohnya loader yang memindahkan material ke dump truk

5. Alat pemadat


Kalau anda melihat proses pembuatan jalan, anda akan melihat satu alat berat yang memiliki roda besi berbentuk silinder dengan ukuran besar. Itu adalah roller yang digunakan untuk memadatkan lapisan tanah untuk jalan raya.

Dengan demikian alat pemadat bisa diartikan alat berat yang digunakan untuk memadatkan permukaan tanah secara singkat dan efektif. Sebenarnya pemadatan tanah bisa berlangsung secara sendirinya, tapi ini perlu waktu cukup lama. Sehingga perlu bantuan alat berat agar proses pemadatan tanah bisa berlangsung cepat.

6. Alat pemroses material


Alat pemroses material adalah alat-alat yang digunakan untuk memproses suatu material agar menjadi bentuk lain yang siap digunakan. Contohnya untuk mengubah batuan dan mineral menjadi batuan bergradasi, semen, beton dan aspal.

Contoh-contoh alat yang masuk dalam klasifikasi ini seperti concrete batch plant, asphalt mixing plant, concrete mixer truck, dan crusher.

7. Alat penempatan akhir material

Alat penempatan akhir merupakan alat-alat yang digunakan untuk menempatkan material pada suatu tempat yang sudah ditentukan dan tempat yang ditentukan itu adalah tempat akhir dari material tersebut.

Contohnya asphalt paver yang mampu menempatkan asphal pada permukaan padat yang siap telah ditentukan untuk menjadi jalan. Selain asphalt paver, contoh lainnya adalah concret spreader.

C. Contoh Alat Berat dan Fungsinya


Diatas sudah kita jelaskan jenis-jenis alat berat berdasarkan fungsi dan mobilitasnya. Sekarang, kami berikan contoh alat berat yang umum digunakan di Indonesia pada proses pengerjaan proyek insfrastruktur dan pertambangan.

1. Excavator


Seperti yang sudah dijelaskan diatas, excavator merupakan alat penggali yang dapat menggali permukaan tanah dengan jumlah yang besar. Bentuk excavator sangatlah khas, yakni dengan lengan yang dilengkapi bucket.

Bucket adalah semacam keranjang yang digunakan sebagai penggali dan pengeruk. Selain sebagai penggali tanah, excavator juga digunakan untuk ;

  • Memuat material
  • Mengangkat beban
  • Menghancurkan bangunan


2. Wheel loader & crawler loader

wheel loader by doosanequipment.eu

Wheel loader dan track loader merupakan dua alat yang sama namun memiliki perbedaan pada rodanya. Wheel loader menggunakan roda karet sementara track loader menggunakan crawler atau kaki kelabang.

Alat ini pada awalnya digunakan untuk memindahkan material dari suatu tempat ke dump truk, sama memang seperti dozer tapi loader memiliki bucket yang lebih besar sehingga daya tampungnya juga lebih besar.

Selain sebagai pemindah material, loader juga digunakan untuk mendorong material, meratakan tanah, pengupasan lapisan atas tanah (stripping) serta meratakan timbunan tanah.

3. Moto grader


Moto grader merupakan alat yang digunakan untuk meratakan permukaan tanah, bentuk alat ini seperti wheel loader dengan bentuk yang lebih panjang namun tidak memiliki bucket, melainkan memiliki pisau dibagian tengah (antara roda depan dan belakang).

Pisau ini akan meratakan permukaan tanah ketika moto grader berjalan. Pisau ini juga dapat diubah sudutnya, sehingga perataan tanah tidak hanya mengarah kedepan tapi juga bisa mengarah ke samping.

4. Dump truck


Dump truck adalah kendaraan berbasis truk yang memiliki kapasitas cukup besar. Dump truck biasa dipakai untuk mengangkut material dari satu tempat ke tempat lainnya dengan jumlah cukup banyak.

Ada dua dump truck yang biasa dipakai, yakni ;
Articulated dump truck (ADC), yakni dump truk yang digunakan mengangkut material dengan jumlah terbatas yang melewati jalan berlumpur.
Off highway truck (OHT), yakni dump truk yang dapat mengangkut material dengan jumlah besar dari mulai 40T hingga 360T.

5. Roller
tandem roller by scene7.com

Roller adalah alat yang digunakan untuk memadatkan suatu permukaan, misal untuk memadatkan bebatuan pada area yang akan dijadikan jalan. Bentuk roller ini sangat khas, karena memiliki ban berbentuk silinder dengan ukuran besar.

Ada beberapa jenis roller antara lain ;

  • Tamping roller, merupakan roller yang digunakan untuk memadatkan tanah basah (lempung).
  • 3-wheel roller, roller yang memiliki 3 roda baja yang digunakan untuk memadatkan bebatuan yang akan dijadikan dasar jalan.
  • Tandem roller, roller dengan roda baja namun lebih panjang, fungsinya sebagai pemadat akhir pada proses pengaspalan jalan.
  • Vibration roller, merupakan roller dengan efek vibrasi. Fungsinya untuk memadatkan tanah kering, (pasir & kerikil) agar pemadatan bisa lebih sempurna
  • Segment roller, merupakan roller dengan roda baja yang bergerigi. Roda bergerigi ini akan menekan tanah bagian dalam.


6. Crane

tower crane by sanyglobal.com

Crane adalah alat yang digunakan untuk memindahkan material berbobot besar dalam satu lokasi, crane lebih berkosentrasi pada pemindahan material secara vertikal. Contohnya untuk mengangkat beton ke bagian atas gedung.

Ada dua jenis crane, yakni

  • Tower crane, crane dengan ukuran besar yang digunakan pada konstruksi pembuatan gedung bertingkat tinggi. Tentu dengan kekuatan angkat yang lebih besar pula.
  • Mobile crane, crane yang bersifat mobile atau bisa dipindahkan kemanapun secara efektif. Biasanya crane ini terletak pada sebuah truk, tentu kemampuannya lebih terbatas.

Berapa Biaya Service & Perbaikan AC Mobil ? Ini Rinciannya

AC mobil sudah menjadi kebutuhan yang tak kalah penting dalam sebuah kendaraan. Dengan iklim tropis yang suhunya bisa mencapai 30 derajat celsius disiang hari membuat AC menjadi pilihan agar kabin mobil terasa adem.

Tapi seperti komponen mobil lainnya, AC mobil juga perlu anda rawat.

Salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk merawat sistem AC mobil adalah dengan membersihkan filter kabin secara rutin. Caranya tinggal lepas filter dari balik console box (dashboard sebelah kiri) lalu bersihkan menggunakan semprotan angin.

Namun, service AC tidak hanya itu. Karena masih ada komponen seperti kompresor, dryer, dan evaporator yang juga perlu dirawat.

Masalahnya, untuk mengakses komponen-komponen tersebut perlu keahlian serta kunci-kunci yang memadai. Sehingga secara simpelnya, kita tidak bisa merawat komponen-komponen tersebut seorang diri. Kita memerlukan jasa service AC yang sudah berpengalaman sehingga punya keahlian serta alat yang memadai untuk merawat AC mobil.

Pertanyaannya, berapa biaya yang diperlukan untuk service dan perbaikan AC ?

Kita akan ulas secara mendalam diartikel ini.

Kisaran Biaya Service dan Perbaikan AC Mobil


img : chiltondiy.com

Pertama kita perlu membedakan antara service dan perbaikan. Service adalah perawatan, artinya pekerjaan ini dilakukan secara berkala untuk menjaga kondisi AC tetap prima. Jadi sifat service adalah preventif untuk mencegah masalah pada AC.

Sementara perbaikan bersifat solisusif, artinya pekerjaan ini dilakukan ketika AC mobil anda mengalami masalah.

Dari pernyataan tersebut, maka biaya perbaikan itu bisa lebih mahal. Karena pada pekerjaan ini menuntut jasa lebih serta ada penggantian komponen. Tetapi itu juga tergantung jenis mobil dan komponen apa yang rusak, karena antara mobil A dan B bisa memiliki harga yang berbeda jauh hanya untuk satu part.

A. Kisaran Biaya Service AC


Service AC umumnya dilakukan pada interval 10.000 KM hingga 20.000 KM. untuk mobil yang berada dilingkungan macet, berdebu, perkotaan maka lebih baik gunakan interval 10 ribu KM untuk service. Sementara mobil dengan lingkungan lebih lengah, pedesaan mungkin bisa tahan hingga 20 ribu KM bahkan lebih.

Item yang dicek pada service AC meliputi ;

  • Flushing sistem AC
  • Pengecekan dan pembersihan blower
  • Ganti oli kompresor
  • Penggantian receiver dryer
  • Pembersihan kondensor
  • Pembersihan filter kabin
  • Penggantian freon AC (opsional)


Untuk biaya jasanya, setiap bengkel AC memiliki patokan yang berbeda. Dilansir dari Rotary Bintaro, harga service AC untuk mobil Jepang itu lebih murah yakni sekitar 300 ribu sementara untuk mobil Eropa dan Amerika, bisa tembus 1,2 juta rupiah. Itu hanya untuk jasanya.

Mobil Eropa lebih mahal karena sirkulasi AC lebih kompleks serta ruang service lebih sempit sehingga perlu alat lebih banyak, perlu membongkar lebih banyak komponen dan perlu tenaga serta waktu lebih banyak pula. Waktu normal untuk service AC ringan sekitar 1 jam, tapi kalai service Advance itu bisa sampai 2 jam.

Sementara kalau ada penggantian part, seperti penggantian receiver dryer, ganti oli kompresor, penggantian filter kabin dan penggantian freon maka tinggal dikalkulasikan biayanya.

1. Ganti oli kompresor
Kompresor AC juga memiliki pelumas tapi pelumas kompresor tidak seperti oli mesin, oli kompresor lebih bening dan aman saat menyatu dengan freon. Apabila oli kurang, maka akan menimbulkan suara ngorok pada kompresor hingga kompresor jebol.

Sehingga dalam service ringan AC mobil, penggantian oli kompresor wajib dilakukan. Item ini lebih popular dikenal dengan flushing kompresor (dilakukan bersama flushing AC system) dengan biaya sekitar 700 ribu.

2. Ganti receiver dryer
Receiver dryer adalah filter untuk menyaring segala jenis kotoran didalam freon serta menyerap air didalam freon. Komponen ini menggunakan bahan sejenis pasir silika yang dibungkus oleh pembungkus. Selama pembungkus ini aman, maka AC mobil akan normal. Tapi kalau pembungkusnya jebol maka pasir silika akan mencemari freon.

Kalau pasir silika ini sampai masuk ke kompresor, maka kompresor akan rusak. Dan kalau masuk ke kondensor akan menyumbatnya. Sehingga, dalam advance service komponen ini lebih baik diganti untuk mencegah kerusakan di kompresor dan kondensor. Harganya berkisar antara 90 sampai 150 ribu.


3. Mengganti freon
Untuk penggantian freon, memang dilakukan dengan interval sekitar 2 tahun atau lebih. Tujuannya supaya AC bisa lebih dingin kembali menggunakan freon baru. Untuk harga freon, sekitar 40-50 ribu (R134a/390 gram). Sementara untuk pengisiannya, sekitar 200 ribu menggunakan alat komputerisasi tanpa bongkar AC (dilakukan bersama flushing kompresor).

Jadi untuk service ringan AC, maka biaya yang diperlukan itu sekitar 1 juta rupiah untuk mobil Jepang (sudah bersama flushing AC system) dan untuk advance service bisa tembus 1,5 juta rupiah. Untuk mobil Eropa, mungkin kisaran biayanga 1,9 sampai 2,5 juta untuk service.

B. Perbaikan AC Mobil


Jenis pekerjaan kedua, adalah perbaikan AC mobil. Khusus untuk perbaikan AC mobil, harganya tidak bisa diprediksi selama anda belum tahu komponen apa yang rusak. Jadi kalau anda mengalami masalah pada sistem AC mobil, cek artikel ini 7 Penyebab AC Tidak Dingin + Cara Mendeteksinya untuk mendeteksi komponen apa yang mengalami masalah.

Setelah tahu, komponen yang rusak selanjutnya kita bisa mengestimasi biaya perbaikan di bengkel AC.

Secara umum biaya jasa bongkar pasang AC itu sekitar 700 ribu hingga 1,5 juta (tergantung tingkat kerumitan). Selanjutnya biaya tersebut tinggal ditambahkan harga komponen yang diperbaiki/ganti.

  • Ganti magnetic clutch @Rp. 500.000
  • Ganti kompresor @ Rp. 2.000.000
  • Ganti selang AC (high and low) @Rp. 350.000
  • Ganti kondensor @Rp. 550.000
  • Ganti Expansion valve @Rp. 250.000
  • Ganti evaporator @Rp. 1.400.000
  • Biaya isi freon + harga freon @Rp. 250.000


Jadi apakah semua komponen diatas diganti ? tentu tidak. Anda hanya mengganti komponen yang rusak saja, misal yang rusak hanya magnetic clutch maka biaya perbaikannya sekitar 700 ribu rupiah + pasang (lebih murah karena tidak perlu membongkar sirkulasi AC).

Namun kalau yang rusak adalah expansion valve maka perlu pembongkaran sehingga ongkos jasanya lebih mahal. 250 (harga expansion valve) + 250 (biaya isi freon) + 300 (jasa) = 800 ribu.

Sementara kalau anda mengganti satu set AC mobil anda, baru semua harga diatas dijumlakan dan ditambah lagi ongkos jasa yang tentunya lebih mahal. Tapi estimasi diatas masih berbentuk kasar, artinya ini bukan patokan resmi melainkan hanya sebagai acuan. Jadi biaya realnya tentu beda.

Sekian semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Prinsip Kerja Mesin Diesel Beserta Gambar

Mesin diesel dikenal juga sebagai mesin dengan torsi yang besar, tak heran banyak kendaraan berat seperti truk atau bus yang menggunakan jenis mesin diesel.

Namun, bagaimana cara kerja mesin diesel itu ? apakah sama dengan mesin bensin ?

Kita akan bahas secara mendalam diartikel ini.

Pengertian Mesin Diesel


Sekedar pengetahuan saja, mesin diesel ditemukan oleh seorang insinyur Jerman bernama Rudolf Diesel. Mesin ini masuk dalam kategori internal combustion engine yang menggunakan solar sebagai bahan bakar.

Internal combustion engine, merupakan kelompok engine yang melakukan pembakaran didalam mekanisme engine. Sementara kelompok lainnya, yakni external combustion engine melakukan pembakaran di tempat yang terpisah dengan mekanisme mesin, contohnya mesin uap yang pembakarannya terjadi didalam tungku khusus.

Tapi pada mesin diesel bukan bahan bakar solarnya yang mencolok. Mesin diesel, dikenal dengan kemampuan self ignition yang dimiliki.

Self ignition adalah kemampuan terjadinya pembakaran tanpa pemicu. Sebagai pembanding, mesin bensin memerlukan busi sebagai pemicu agar terjadi pembakaran. Sementara mesin diesel, tak perlu busi. Hanya udara ditambah solar lalu dikompresi, pembakaran bisa terjadi.

Lalu bagaimana prinsip kerja mesin diesel ? apa sama seperti mesin bensin ?

Secara umum, langkah-langkah dalam siklus kerja mesin diesel sama dengan mesin bensin. Mesin diesel juga memiliki versi 2 tak dan 4 tak.

A. Mesin diesel 2 tak


Mesin diesel dua tak, adalah mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) yang hanya memiliki dua langkah kerja dalam satu siklus mesin untuk membuat mesin bekerja secara berkesinambungan.

Prinsip kerja mesin diesel 2 tak, yakni dengan hanya menggunakan dua langkah dimana setiap langkah berlangsung selama setengah putaran engkol. Dengan kata lain, mesin diesel 2 tak menghasilkan satu siklus sempurna dengan hanya satu putaran engkol.

Lalu apa saja 2 langkah itu ?

Sebelum kita membahas secara rinci cara kerja diesel 2 tak, setidaknya anda perlu memahami komponen utama dalam mesin diesel 2 tak ini.


  • Piston, berfungsi sebagai pengatur volume ruang bakar
  • Blok silinder, merupakan tabung tempat bergeraknya piston
  • intake manifold, sebagai saluran penyalur udara intake
  • blower/turbocharger, untuk mendorong udara agar masuk kedalam ruang bakar
  • injektor, sebagai media memasukan solar dari tanki ke ruang bakar
  • exhaust valve, berfungsi sebagai katup buang
  • exhaust manifold, berfungsi sebagai saluran gas buang mesin


1. Transfer stroke

Kami menyebutnya transfer stroke karena pada langkah ini, terjadi perpindahan material. Awalnya, piston bergerak dari TMA (titik mati atas) ke TMB (titik mati bawah). Hal ini menyebabkan pembesaran volume ruang bakar.

Karena piston bergerak ke bawah, maka intake manifold akan terbuka. Sehingga udara yang sudah didorong oleh turbocharger, langsung masuk dan memenuhi ruang bakar.

2. Power stroke


Langkah berikutnya, setelah piston mencapai TMB piston kembali bergerak ke atas. Saat piston bergerak keatas, dinding piston akan menutup saluran intake manifold. Sehingga udara yang sudah memenuhi ruang bakar tidak bisa lagi memiliki akses keluar.

Disisi lain, pergerakan piston dari TMB ke TMA, membuat volume ruang bakar mengecil. Pengecilan volume ini membuat tekanan udara yang ada didalam ruang bakar semakin meningkat.

Saat piston sampai ke TMA, volume ruang bakar akan sangat kecil sehingga suhu dan tekanan udara didalam ruang bakar bisa sangat tinggi. Pada momen ini, injektor menyemprotkan sejumlah solar kedalam ruang bakar yang dipenuhi oleh udara bersuhu dan bertekanan tinggi tersebut.

Hasilnya, solar langsung terbakar karena temperatur udara didalam ruang bakar sudah diatas titik nyala solar. Hasil pembakaran solar ini yakni ekspansi yang mendorong piston bergerak ke TMB.

Ketika piston bergerak ke TMB, katup exhaust membuka sehingga sisa gas buang memiliki akses keluar melalui exhaust manifold. Disisi lain, ketika piston mulai mencapai TMB intake manifold akan terbuka. Dorongan udara bersih dari intake akan mendorong gas sisa pembakaran keluar lebih cepat.

Setelah itu, piston kembali bergerak ke TMA dan pembakaran terjadi lagi. Begitulah seterusnya siklus mesin diesel 2 tak. Siklus ini menghasilkan satu kali pembakaran tiap putaran engkol, sehingga RPM mesin bisa lebih stabil namun sangat boros.

B. Mesin Diesel 4 Tak


Mesin diesel 4 tak adalah internal combustion engine yang memiliki empat langkah (4-stroke) dalam satu siklusnya. Ini sangat mirip dengan mesin bensin 4 tak, sehingga sulit untuk membedakan dalam keadaan bongkaran mana mesin bensin dan mana mesin diesel.

Prinsip kerja mesin diesel 4 tak, yakni menghasilkan satu pembakaran tiap siklus dimana persiklus terdapat empat langkah. Setiap langkah berlangsung selama setengah putaran engkol, sehingga bisa dikatakan mesin diesel 4 tak menghasilkan satu putaran dalam dua kali putaran engkol.

Biasa, anda harus memahami komponen dasar mesin diesel 4 tak supaya lebih jelas


  • Piston
  • Kepala silinder, semua sirkulasi udara (baik udara bersih/gas buang) ada didalam kepala silinder
  • Blok silinder, bentuk blok silinder 4 tak tidak memiliki lubang intake (seperti 2 tak)
  • Katup hisap, berfungsi sebagai katup masuk udara ke ruang bakar
  • Intake manifold, saluran udara bersih menuju ruang bakar
  • Katup buang, berfungsi sebagai katup buang gas sisa pembakaran
  • Exhaust manifold, adalah saluran gas buang ke knalpot
  • Injektor
lebih lengkap : 8 komponen utama mesin diesel 4 tak + fungsinya


1. Langkah hisap


Langkah hisap berlangsung saat piston bergerak dari TMA ke TMB, ini menyebabkan pembesaran volume. Saat langkah ini katup hisap terbuka, sehingga pembesaran volume ruang bakar akan menghisap udara bersih yang ada pada intake manifold.

2. Langkah kompresi


Langkah kompresi berlangsung setelah langkah hisap dimana piston bergerak dari TMB ke TMA untuk memperkecil volume ruang bakar, saat ini kedua katup (baik katup hisap atau buang) tertutup rapat. Sehingga pengecilan ruang bakar berimbas pada peningkatan suhu dan tekanan udara didalam ruang bakar.

3. Langkah usaha


Langkah usaha terjadi diakhir langkah kompresi (saat piston mencapai TMA) pada titik ini, volume ruang bakar menjadi sangat kecil. Sehingga suhu dan tekanan udara ada pada posisi tinggi-tingginya.

Saat ini pula, injektor menyemprotkan sejumlah solar kedalam ruang bakar yang berisi dengan udara bertekanan dan bersuhu tinggi. Hasilnya solar terbakar seketika karena suhu udara melebihi titik nyala solar.

Hasil dari pembakaran tersebut berupa ekspansi yang mendorong piston bergerak ke TMB

4. Langkah buang


Langkah buang berlangsung seusai piston terkena ekspansi pembakaran (piston mencapai TMB). Piston bergerak dari TMB ke TMA dengan katup buang terbuka, gerakan piston keatas (pengecilan volume) akan mendorong gas sisa pembakaran keluar dari dalam ruang bakar menuju exhaust manifold.

Setelah piston mencapai TMA, katup buang tertutup, piston kembali bergerak ke TMB dan katup buang terbuka. Lalu, siklus selanjutnya kembali berlangsung.

Jadi kesimpulannya

Mesin diesel 2 tak dan 4 tak memiliki beberapa persamaan antara lain ;

  1. Memiliki piston yang sama-sama bergerak naik turun
  2. Sama-sama menggunakan udara dan solar sebagai material pembakaran
  3. Sama-sama menggunakan daya ekpansi yang mendorong piston sebagai tenaga utama mesin
  4. Sama-sama menggunakan mekanisme engkol untuk mengubah gerakan naik turun piston menjadi gerakan putaran
Baca pula 7 perbedaan mesin 4 tak dan 2 tak

Sementara perbedaannya, ada pada ;

  1. Panjang siklus mesin 2 tak hanya satu putaran, sementara mesin 4 tak dua putaran
  2. Mesin diesel 2 tak hanya memiliki satu katup sementara 4 tak memiliki dua
  3. Blok silinder 2 tak memiliki lubang intake, sementara 4 tak tidak ada

Selebihnya, mungkin anda bisa menambahkan kesimpulan sendiri. Sekian semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.