Apa Itu Tune Up Motor ? Kapan Waktunya ? Berapa Biayanya ?

Dalam dunia service, kita sering mendengar istilah tune up. Sebagai orang awam, kita mengartikan tune up sebagai serangkaian penyetelan mesin motor. Tapi apa sebenarnya tune up itu ? proses apa saja yang dilakukan saat tune up ? kapan waktu motor di tune up ? berapa kisaran biaya tune up motor ?

Mari kita bahas selengkapnya

Pengertian dan Tujuan Tune Up Sepeda Motor


Secara umum Tune up bisa diartikan proses pengembalian performa motor ke performa standar. Mengapa perlu dikembalikan ?

Setiap kali mesin bekerja, terjadi perubahan-perubahan minor pada komponen mesin. Contoh di noken as yang setiap kali bekerja akan mengalami keausan meski keausannya sangat kecil tapi kalau diakumulasikan akan terlihat perbedaanya.

Selain di noken as, filter udara juga mengalami perubahan. Saat motor masih baru, filter ini cenderung bersih sehingga udara yang melewatinya bisa lebih lancar. Tapi setelah motor dipakai dalam waktu yang lama, permukaan filter cenderung lebih kotor sehingga menyumbat aliran udara.

Perubahan-perubahan itulah yang membuat mesin perlu distandarkan ke kondisi awal supaya performa mesin juga bisa tetap terjaga. Selain disektor, mesin tupe up juga berlaku disektor chasis seperti dibagian rantai atau di area setir.

Apa saja proses yang dilakukan saat tune up ?

Kita membaginya pada beberapa sektor, sektor mesin, sektor chasis dan sektor transmisi

1. Tune up sektor mesin


Pada sektor, mesin beberapa point yang diperiksa antara lain ;

a. pengecekan pelumas mesin (oli)
proses ini dilakukan untuk mengecek apakah kualitas oli masih bagus atau perlu diganti.

b. pengecekan busi
pengecekan busi dilakukan untuk mengetahui apakah pembakaran didalam mesin berlangsung sempurna atau tidak (berdasarkan warna ujung busi) serta menyetel celah elektroda busi.

c. pemeriksaan filter udara
pemeriksaan ini umumnya hanya dibersihkan, kecuali kondisi filter sudah hitam terlumuri oleh debu maka perlu diganti.

d. pemeriksaan filter bensin
filter bensin akan menyaring kotoran yang terbawa aliran bensin, pemeriksaan ini dilakukan untuk membersihkan kotoran yang tersaring oleh filter bensin.

e. pengecekan karburator/throtle body
untuk motor yang masih karburator, maka akan ada overhoule karburator serta penyetelan ulang karburator. Sementara pada motor injeksi, biasanya hanya pembersihan throtle body dan pembersihan ISC valve.

f. flushing sistem injeksi
khusus untuk motor injeksi, maka ada pembersihan injektor dari segala sumbatan. Caranya dengan flushing menggunakan alat khusus.

g. penyetelan katup
celah katup mesin akan distel ulang sesuai spesifikasi untuk mendapatkan performa mesin yang maksimal

2. Tune up sektor chasis


Pada sektor chasis, komponen yang dicek antara lain ;

a. kemudi motor
komponen yang dicek pada sistem kemudi antara lain komstir, apakah oblak atau tidak dan segitiga motor apakah masih balance atau perlu dipress.

b. penyetelan rantai roda
rantai roda akan dikencangkan kalau terlalu longgar, dan akan diganti ketika gear rantai sudah terdeteksi aus.

c. pemeriksaan ban dan velg
ban akan diukur threadnya, kalau sudah aus maka pihak bengkel akan merekomendasikan penggantian ban pada pemilik motor. Untuk bagian velg, akan dicek keseimbangannya, kalau kurang balance velg akan di press (untuk velg racing).

d. pengecekan kampas rem
ini dilakukan untuk mengetahui ketebalan kampas rem motor apakah masih tebal atau sudah habis.

e. pemeriksaan fluida rem/minyak rem
pemeriksaan volume minyak rem, apakah minyak rem penuh atau kurang.

f. pemeriksaan roller pada motor matic
khusus untuk motor matic, ada komponen bernama roller yang terdapat pada pulley depan CVT. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengecek apakah semua roller masih bagus atau ada yang aus. Kalau ada yang aus, pihak bengkel akan memberitahu pemilik untuk mengganti roller yang aus.

g. pemeriksaan oli gardan pada motor matic
motor matic juga memiliki oli gardan, meski volumenya sedikit tapi oli ini juga harus diganti dalam interval tertentu.

3. Tune up sektor kelistrikan


Di sektor kelistrikan, point yang dicek antara lain ;

a.tegangan aki
pengecekan ini akan memberitahukan kondisi aki yang sebenarnya, apakah masih normal 12 volt, atau perlu di recharge atau bahkan mulai soak.

b. tegangan pengisian motor
tegangan dari spull akan dicek apakah sesuai dengan standar atau kurang.

c. rangkaian pengapian motor
rangkaian kelistrikan seperti CDI dan Ignition coil akan dicek apakah masih normal atau ada masalah.

d. lampu dan klakson
semua beban kelistrikan seperti semua lampu, dan klakson akan dihidupkan untuk mencari tahu apakah ada yang mati atau tidak.

Lalu Kapan dan Berapa Biaya Tune Up Motor ?

Tune up idealnya dilakukan dengan interval 2.000 KM sekali atau setiap 3 bulan sekali. Angka ini juga sebenarnya bukan patokan, karena ada beberapa motor yang masih bagus performanya hingga 3.000 KM.

Salah satu yang mempengaruhinya, adalah karena faktor penggunaan. Kalau anda sering menggunakan motor apalagi dijalur yang berdebu, maka interval 2.000 KM sudah menjadi interval yang pas. tetapi untuk anda yang suka membawa motor slow dan jarang pula melintasi area berdebu mungkin masih bisa tahan sampai 3.000 bahkan sampai 4.000 KM.

Selain dari jarak tempuh, tune up juga dilakukan ketika ada masalah pada motor seperti mesin yang brebet atau tenaga mesin berkurang.

Untuk biayanya pun beragam, untuk jenis motor-motor matic dan bebek mungkin akan dihargai 50 sampai 70 ribu untuk ongkos jasanya saja sementara untuk motor sport bisa 100 ribu atau lebih.

Kalau ada penggantian part seperti oli, busi, filter atau yang lainnya tentu akan memakan biaya lebih mahal lagi. Jadi kalau akan melakukan tune up, siapkan dana sekitar 200 ribu. Kalaupun banyak part yang minta ganti, anda bisa memilah mana part yang paling penting dan harus diganti dulu.

Sementara untuk part lain yang minta ganti apalagi kalau harganya mahal, bisa anda tunda.

Cara Mudah Mengatasi Rem Cakram Motor Yang Seret

Rem cakram menggunakan prinsip jepitan untuk melakukan pengereman, tak jarang saat kampas rem menjepit piringan rem justru kampas rem tersebut macet sehingga membuat roda motor seret meski rem tidak ditekan.

Lalu apa penyebab rem cakram bisa seret dan bagaimana solusinya ?

Timbunan Kotoran Pada Kaliper Menjadi Penyebab Rem Seret


Penyebab utama yang menyebabkan rem motor seret adalah karena ada timbunan kotoran didalam kaliper rem.

Kalau anda memperhatikan kaliper rem, itu ada komponen tabung yang apabila tuas rem ditekan tabung tersebut akan menonjol dan menekan kampas rem agar menjepit piringan rem.

Tabung tersebut diberi nama piston.

Dalam kondisi normal, piston akan bergerak menonjol saat tuas rem ditekan dan saat tuas rem release, piston secara otomatis masuk kembali karena ada pegas didalamnya.

Apabila pada permukaan piston ini kotor, entah karena ada timbunan debu atau karat bisa menghambat pergerakan piston. Sehingga meski piston masih bisa menonjol, tapi piston akan tertahan dan tidak kembali ke posisi semula.

Lalu Bagaimana Solusinya ?

Untuk mengatasinya, kita perlu membersihkan bagian sisi piston. Caranya, anda bisa memanfaatkan air sabun untuk membersihkan semua kotoran yang menempel pada permukaan piston. Namun kalau ada karat, anda bisa gunakan amplas halus untuk meluruhkan karat.

Tapi, karena posisi piston ini ada didalam kaliper maka anda perlu melepas kaliper dari dudukannya.

Cara melepas kaliper ini sama seperti tata cara penggantian kampas rem, dimana dua baut breaket kaliper yang terhubung ke suspensi depan dilepas dahulu.

Langkah-langkahnya antara lain ;


  1. Lepas dua baut breaket kaliper (baut ini memiliki ukuran agak besar, dengan kepala baut L-hexagonal atau bintang meski ada juga beberapa yang menggunakan kepala baut segi enam).
  2. Lepas kaliper dari dudukannya
  3. Pisahkan braket kaliper dari unit kaliper dan kampas rem secara otomatis juga terlepas, ada beberapa kaliper yang menggunakan pengunci jadi sebelum melepas perhatikan apakah ada penguncinya atau tidak
  4. Disini anda bisa melihat tabung yang dimaksud, agar pembersihan bisa lebih maksimal kita perlu membuat sebagian piston ini menonjol. Caranya dengan menekan tuas rem dua atau tiga kali
  5. Setelah piston menonjol, anda bersihkan kotoran/karat yang ada dipermukaan piston
  6. Setelah selesai jangan lupa keringkan dan olesi permukaan piston menggunakan grease atau pelumas gel. Tujuannya agar pergerakan caliper bisa lebih lancar
  7. Sebelum memasang, cek dulu karet pistonnya. Kalau ada yang rusak maka karet ini perlu diganti karena kalau dibiarkan, akan memicu masalah serupa dikemudian hari
  8. Untuk memasangnya, pertama anda perlu memasukan lagi piston yang menonjol. Caranya dengan mengungkit piston menggunakan kunci ring berukuran besar (17 atau diatasnya)
  9. Setelah piston berhasil masuk, pasang kampas rem dan breaket rem. Lalu pasangkan unit kaliper ke roda.
Baca juga ; Cara mengganti kampas rem depan motor

Setelah kaliper sudah berhasil dipasang, kocok rem supaya piston bisa menyesuaikan jarak ideal. Proses ini penting karena kalau motor langsung dipakai, maka rem akan blong. Jadi untuk menghindarinya, kocok rem hingga terasa padat baru motor siap digunakan.

3 Ciri Fuel Pump Motor Lemah + Solusinya

Fuel pump atau pompa bensin pada motor injeksi menjadi komponen yang vital, karena selain menyalurkan bensin dari tanki ke injektor fuel pump juga berfungsi menjaga tekanan bensin tetap tinggi sehingga bensin bisa tersemprot lewat injektor.

Kerusakan pompa seperti tekanan bensin yang melemah sudah pasti akan mempengaruhi kinerja mesin.

Bahkan ketika pompa sudah benar-benar mati, mesin tidak lagi dapat dihidupkan. Jadi sebelum fuel pump mati, anda perlu mengantisipasinya dengan mengganti fuel pump dengan yang baru.


Lalu apa saja ciri atau gejala fuel pump motor yang lemah ?

1. Motor susah dihidupkan

Seperti yang dijelaskan diatas, fuel pump akan menjaga tekanan bensin tetap stabil pada tekanan tertentu. Kalau pompa melemah, maka tekanan bensin juga lebih lambat naiknya sehingga mesin tidak bisa satu kali start hidup tapi bisa tiga sampai empat kali start.

Setelah mesin hidup, masalah lain juga akan datang. Saat digas, mesin akan brebet karena kurangnya pasokan bensin. Bahkan kalau digas spontan mesin bisa mati.

Ini adalah indikasi kuat yang menandakan fuel pump sudah mulai lemah.

2. Suara dengungan pompa melemah

Ketika kita memutar kunci kontak ke ON, akan terdengar bunyi dengungan selama beberapa detik yang berasal dari tanki. Ketika fuel pump lemah, bunyi dengungan tersebut juga akan melemah. Anda yang terbiasa membawa motor, pasti akan merasakan perbedaannya.

3. Indikator cek engine berkedip


Terakhir, ada beberapa motor yang apabila terdeteksi tekanan bensinnya lemah maka cek engine akan berkedip dengan pola tertentu. Kalau kedipan cek engine ini disertai dengan dua gejala diatas khususnya yang pertama maka ini sudah menjadi pertanda yang kuat bahwa fuel pump memang perlu diservice.

Untuk memastikan apakah fuel pump benar-benar lemah, anda harus melakukan test tekanan bensin menggunakan fuel pressure gauge.

Alat ini akan dipasangkan pada selang yang masuk ke injektor, dan ketika fuel pump dinyalakan maka tekanannya akan terbaca. Misal pada Honda CB150R memilki tekanan standar 43 PSI, kalau terdeteksi kurang maka itu sudah fix kalau fuel pump lemah.

Lalu apa solusinya saat fuel pump lemah ? apa harus diganti satu unit pompa atau hanya ganti motornya saja ?

Kalau mau lebih aman, anda harus ganti satu set pompa bensin (termasuk motor pompa, fuel level gauge, IC kontrol dan saringan pompa).

Untuk harga pompa bensin sendiri, sekitar 700 sampai 800 ribu untuk yang ori.

Tapi bagaimana kalau hanya diganti part yang rusak saja ?

Kalau ada komponen penggantinya maka tidak masalah, yang terpenting jangan dioplos menggunakan part dari pompa yang lain karena ini akan membuat kinerja pompa menjadi tidak akurat sehingga akan menimbulkan masalah baru pada motor.

Apa Penyebab Fuel Pump Tidak Bunyi ?

Pada motor injeksi, kita akan menjumpai komponen bernama fuel pump atau pompa bensin. Sesuai dengan namanya, komponen ini berfungsi untuk memompa bensin dari tanki ke injektor.

Tetapi bukan hanya itu saja fungsi fuel pump, fuel pump juga berfungsi menahan tekanan bensin agar tetap stabil pada batas atas agar bensin bisa tersemprot lewat injektor.

Sehingga, meski fuel pump bisa memompa bensin tapi kalau tekanan hasil pompaannya kurang juga mesin bisa brebet hingga mogok.

Tapi bukan itu yang menjadi pokok pembahasan kita hari ini, lebih jauh lagi kadang fuel pump justru tidak terdengar bunyinya. Normalnya, ketika kita putar kunci kontak ke ON akan terdengar bunyi dengungan dengan durasi beberapa detik dari bagian tanki yang menandakan fuel pump sedang memompa bensin.

Tapi kalau bunyi itu tidak terdengar, apa penyebabnya ?

Penyebab Fuel Pump Motor Injeksi Mati


Penyebabnya bisa bermacam-macam

1. Karena sekering putus

Masalah pertama bisa disebabkan karena sekering motor putus. Sekering ini letaknya ada didekat aki (umumnya). Fungsi sekering ini hanya sebagai pembatas arus, jadi kalau arus yang mengalir ke rangkaian melebihi batas maka sekering akan terputus sehingga rangkaian pompa tidak terbakar.

Jadi kalau sekeringnya putus, maka ada indikasi korsleting pada rangkaian kelistrikan motor. Kalaupun anda ganti sekering baru dengan kapasitas yang sama, maka akan putus juga.

Maka solusinya anda perlu mengecek area mana yang paling mungkin terjadi korsleting. Untuk mencarinya, lanjut baca hingga point terakhir.

2. Soket kunci kontak gosong

Kunci kontak selain berfungsi untuk menghidupkan pengapian mesin juga untuk menghidupkan pompa dengan durasi beberapa detik.

Sehingga wajar apabila soket kunci kontak gosong. Saat soket ini terbakar/gosong, maka buntutnya sambungan antar terminal menjadi kurang klop sehingga arus listrik tidak dapat konek dengan baik. Selain itu, ada juga potensi korsleting karena terminal pada soket miring dan menempel pada terminal lain yang harusnya tidak saling menempel.

Jadi, untuk mengecek kondisi soket anda perlu membuka soketnya/melepas soket dari kunci kontak. Biasanya dari luar tampak normal pas dibuka masalahnya baru terlihat.

Solusi untuk soket yang gosong, adalah dengan mengganti unit soketnya.

3. Kerusakan pada IC pompa

Pompa bensin itu memiliki IC atau regulator yang mengatur durasi aktif pompa saat kunci kontak ON serta mengatur putaran motor pompa sesuai kebutuhan bensin yang diperlukan mesin.

IC ini biasanya terletak pada pompa itu sendiri, jadi untuk mengeceknya anda perlu melepas pompa dari dalam motor.

Lalu bagaimana cara mengecek IC pompa ?

Untuk mengecek IC itu cukup rumit karena didalam IC itu sendiri ada banyak sekali gabungan komponen elektronik seperti resistor, transistor dan lainnya. Yang perlu anda cek, itu soket dari motor yang masuk ke pompa.


Biasanya ada dua terminal, yaki power (+) dan masa (-), pastikan ketika kunci kontak ON ada arus yang mengalir pada soket tersebut. Untuk mengetahinya, anda bisa gunakan volt meter.

Tapi kalau tidak ada arus listrik, berarti masalahnya bukan berasal dari IC melainkan dari rangkaian kelistrikan motor itu sendiri.

4. Kabel pompa bensin terputus

Untuk mengecek kabel pompa apakah putus atau tidak, anda bisa menggunakan bantuan volt meter. Caranya seperti diatas, hubungkan jarum merah volt meter pada terminal + soket dan jarum hitam pada masa.

Lalu putar kunci kontak ke posisi ON, harusnya tegangan terbaca 12 volt. Tapi kalau tidak ada, maka ada kabel yang putus.

Atau cara lain anda bisa merunut kabel pompa untuk mencari tahu mana kabel yang putus. Ini lebih sulit tetapi tak perlu alat khusus.

5. Motor pompa sudah rusak

Terakhir, kerusakan bisa berasal dari pompa itu sendiri. Biasanya ketika motor pompa rusak, akan diawali dengan lemahnya tekanan bensin. Saat tekanan bensin melemah, maka gejala yang dirasakan adalah motor yang brebet bahkan mati saat digas.

Untuk masalah ini, cara paling aman untuk memperbaikinya adalah dengan mengganti unit pompanya.

5 Penyebab Motor Injeksi Mati Mendadak

Sekarang hampir semua sepeda motor menerapkan sistem injeksi, hal itu dikarenakan sistem injeksi menawarkan performa yang efisien. Sehingga pemakaian bensin bisa lebih irit tapi tidak menurunkan power mesin.

Meski demikian pernahkan anda mengalami masalah dimana motor tiba-tiba mati dan susah saat akan dinyalakan lagi ?

Kalau motor yang masih pakai karburator, maka kalau tidak di businya berarti karburatornya. Namun berbeda dengan injeksi yang berbasis elektronik.

Kerusakan pada sistem injeksi perlu dianalisa lebih lanjut menggunakan bantuan scanner. Jadi tidak bisa kita deteksi secara asal.

Tapi tenang saja, karena menurut beberapa pengalaman pengguna ada beberapa penyebab yang paling mungkin memicu motor injeksi yang tiba-tiba mogok.

Apa itu ?

Penyebab Motor Injeksi Mogok



1. Busi mati

Baik motor karburator atau motor injeksi busi tetap menjadi komponen yang vital. Kerusakan pada busi alias busi yang mati menyebabkan mesin mogok.

Beberapa hal yang memicu busi mati, bisa karena kondisi busi yang seharusnya diganti tapi tidak diganti. busi yang sudah tidak layak, memang masih bisa digunakan tetapi sangat rentan mati.

Perlu diketahui, sebagus apapun busi pasti memiliki masa pakai. Hal itu karena busi bekerja pada suhu ekstrem mengingat letak busi ini ada didalam ruang bakar yang berinteraksi langsung dengan pembakaran didalam mesin.

Umumnya busi motor masih sanggup dipakai hingga pemakaian 10.000 KM. Tapi ada beberapa kondisi yang mempercepat kerusakan busi, salah satunya karena suplai bensin yang lebih boros.

Untuk mengecek apakah busi masih normal atau sudah mati, bisa anda baca pada artikel berikut Cara mudah cek busi apa masih hidup atau sudah mati

2. Saringan udara terlalu kotor


Fungsi saringan udara memang sebagai penyaring udara dari debu dan kotoran, sehingga udara yang masuk ke ruang bakar bisa lebih jernih.

Tapi saat saringan udara terlalu kotor, maka ada dua kemungkinan. Yang pertama, aliran udara akan terhambat oleh sumbatan kotoran pada permukaan saringan. Ini akan menambah beban mesin sehingga saat idle mesin bisa tiba-tiba mati.

Sudah sepatutnya filter udara dibersihkan pada interval 5.000 KM. Tapi kalau anda merasa terlalu repot karena filter udara motor memang biasanya tersembunyi, maka anda jangan lupakan jadwal service. Karena saat service, filter udara pasti dibersihkan.

Baca pula ; 5 langkah membersihkan filter udara motor dengan benar

3. Klep mesin terganjal

Klep atau katup berfungsi sebagai pintu keluar masuk material dari dan ke luar mesin. Artinya, material untuk proses pembakaran yakni udara dan bensin dimasukan melalui katup hisap.

Sementara material gas sisa pembakaran, dikeluarkan melalui katup buang.

Masalah klep yang terganjal, itu menyebabkan klep tidak tertutup dengan rapat. Sehingga saat langkah kompresi, material pembakaran akan keluar dari celah klep yang kurang rapat.

Hal itulah yang menyebabkan pembakaran tidak terjadi alias mesin mogok.

Apa yang menyebabkan klep terganjal ?

Ini bisa berasal dari karbon sisa pembakaran, pembakaran mesin itu menghasilkan material residu seperti gas karbonmonoksida dan terkadang ada karbon padat juga.

Material padat ini, kalau mengganjal klep otomatis membuat klep tidak bisa tertutup rapat. Sehingga masalah diatas bisa terjadi.

Ini bisa diatasi dengan melakukan pembersihan klep mesin, untuk membersihkan klep anda perlu melepas klep dari mesin melalui bagian kepala silinder. Jadi tidak perlu turun mesin melainkan hanya kepala silindernya yang dilepas.

4. Injektor tersumbat

Sumbatan pada injektor bisa berasal dari kotoran yang terbawa aliran bensin. Memang, ada saringan bensin tapi ada juga kotoran dengan ukuran partikel lebih kecil dari serat saringan bensin.

Kalau kotoran tersebut terkumpul pada ujung injektor, maka bisa menyumbat injektor. Hasilnya bensin hanya menetes dari injektor bahkan tidak keluar sama-sekali.

Masalah ini sebenarnya bisa dihindari dengan rutin melakukan flushing sistem injeksi, proses flushing ini memerlukan bahan pembersih khusus yang dicampurkan ke bensin. Sehingga proses flushing bisa berjalan secara otomatis.

Lebih lengkap tentang pembersihan injektor, bisa anda baca pada artikel berikut 3 cara membersihkan injektor motor.

5. Kerusakan pada sensor injeksi

Ketika ada kerusakan pada sensor injeksi, maka indikator mesin atau cek engine akan berkedip. Kerusakan sensor memang tidak hanya membuat motor mogok, terkadang cek engine berkedip namun mesin masih terasa normal.

Tetapi, cek engine adalah sistem koreksi otomatis pada sistem injeksi yang akan memberitahu kita kalau ada masalah pada sistem injeksi.

Kedipan pada cek engine, menandakan ada masalah. Untuk mengetahui apa masalahnya kita memerlukan scanner. Namun, beberapa motor khususnya motor Honda anda bisa memperhatikan pola kedipannya untuk mengetahui sensor mana yang rusak.

Ketika sensor yang rusak sudah ketemu, bukan juga berarti sensornya benar-benar rusak. Kadang masalahnya Cuma soket sensor yang kurang klop atau ada kabel sensor yang terkelupas atau bahkan putus.

Jadi sebelum mengganti sensor, pastikan rangkaian kabelnya tersambung dengan baik.

5 Hal Yang Menyebabkan Motor Sering Mogok + Solusinya

Apa ada lagi masalah yang sangat menyedihkan selain motor yang tiba-tiba mogok padahal kita sedang buru-buru ?

Memang motor mogok menjadi momok yang menakutkan khususnya kaum wanita karena kalau motor sudah mogok alias tidak bisa dihidupkan alamat kita bakal tuntun motor sampai ketemu bengkel. Lalu bagaimana ceritanya kalau kejadian ini terjadi pas malam hari ?

Anda tidak perlu khawatir, karena motor mogok itu bisa kita atasi sendiri kalau tahu penyebabnya apa. Dibawah akan kita bahas secara lengkap hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan motor mati mendadak/mogok.

Penyebab Motor Mogok


1. Busi mati

Yang paling sering menyebabkan motor mogok adalah karena faktor busi, busi adalah komponen kecil yang terpasang pada bagian kepala silinder. Komponen ini tersambung dengan kabel tebal karena fungsi busi adalah mengubah energi listrik menjadi percikan api.

Ketika busi mengalami masalah, maka api busi tidak keluar sehingga mesin tidak bisa dinyalakan.

Sebenarnya, busi pada motor memiliki umur yang relatif panjang. Tetapi ada beberapa hal yang membuat busi cepat rusak, salah satunya karena pemakaian bensin beroktan rendah juga setelan bahan bakar yang terlalu boros.

Itu akan membuat bagian ujung busi lebih cepat kotor sehingga akan mengganggu kinerja busi itu sendiri.

Lalu apa solusinya ?

Anda buka businya menggunakan kunci busi (setiap motor pasti disediakan kunci busi dari pabrikan). Lalu bersihkan ujung busi dari kerak, kalau busi sudah hitam maka sulit untuk dibersihkan lagi sehingga kalau kondisi busi sudah benar-benar mati anda perlu ganti businya.

Baca juga : cara cek kondisi busi apa masih hidup atau sudah mati

2. Aki tekor


Aki ini berhubungan dengan proses elektrik starter, kalau akinya full maka satu kali start mesin langsung hidup. Namun kalau akinya mulai tekor, maka putaran starter melemah sehingga mesin lebih sulit dihidupkan.

Ini terjadi khususnya pada motor matic, motor matic itu kalau starternya tekor maka harus pakai kick starter. Sementara kick starter ini letaknya ada dicover transmisi dan terhalangi oleh stand tengah motor.

Sehingga hanya untuk menghidupkan motor, kita harus repot-repot menurunkan stand tengah motor.

Beberapa orang mungkin tidak masalah melakukan itu, tetapi sebagian lainnya khususnya kaum wanita merasa cukup kerepotan.

Alhasil, mereka terus menekan tombol starter sampai aki benar-benar tekor. Ketika aki sudah kosong/tekor, maka jalan satu-satunya menggunakan kick starter.

Dan kalau mesin di OFF, kita perlu lakukan kick starter lagi karena aki yang sudah tekor, daya yang mampu disimpan menjadi lebih terbatas sehingga kurang kuat untuk menyalakan starter.

Baca juga ; 5 hal sepele yang membuat aki cepat tekor

3. Mesin kemasukan air

Kalau anda menerjang banjir, air bisa masuk ke mesin melalui corong udara. Letak corong udara ini memang tersembunyi tetapi ketika menerjang banjir dengan ketinggian tertentu (hingga setengah roda) maka air bisa masuk ke mesin dengan mudah.

Akibatnya mesin mogok, dan tidak berhenti sampai disitu. Ketika mesin mogok karena air, anda tidak bisa menghidupkannya secara langsung karena kondisi didalam mesin itu masih basah.

Sehingga perlu waktu untuk sekedar mengeringkan.

Jadi, solusinya coba anda nyalakan motor menggunakan kick starter beberapa kali. Kalau belum hidup, berarti kondisi didalam mesin sangat basah, kalau sudah begini anda buka businya dan keringkan. Dalam posisi busi terbuka, terus engkol mesin menggunakan kick start. Ini akan mempercepat pengeringan ruang bakar mesin.

4. Masalah pada karburator


Khusus untuk motor yang masih menggunakan karburator, ada beberapa hal pada karburator yang bisa membuat motor anda tiba-tiba mogok. Antara lain ;

Setelan idle RPM terlalu kecil, sehingga mesin tidak bisa dihidupkan tanpa digas.

  • Pilot jet tersumbat, ini akan menghalangi keluarnya bensin ke ruang bakar. Sehingga mesin susah dinyalakan.
  • Karet vakum pecah, khusus untuk motor yang menggunakan karburator vakum ini bisa membuat motor susah dinyalakan. Kalaupun bisa hidup, motor akan langsung mogok saat digas.
  • Kran karburator masih tertutup, kalau ini adalah faktor lupa
Baca juga : 5 masalah yang paling sering pada karburator

5. Soket-soket CDI belum klop

Yang juga sering terlewat, adalah soket-soket CDI motor. Kadang soket ini kendor karena tidak sengaja terkena geseran. Jadi, saat anda sudah meneliti semua penyebab diatas dan mesin belum kunjung hidup coba cek soket-soket CDI.

Tekan soket tersebut hingga benar-benar klop. Soket-soket ini bisa anda temukan dengan mencari ujung dari kabel busi. Anda akan menemukan coil, kalau dirunut lagi anda akan menemukan CDI motor.

Bagaimana dengan motor injeksi ?

Kalau motor injeksi mogok, itu ada dua penyebabnya. Kalau tidak businya, maka sistem injeksinya. Jadi apabila motor injeksi anda mogok, cek saja businya.

Namun kalau mogoknya motor disertai kedipan cek engine, besar kemungkinan ada kerusakan pada sektor injeksi. Bisa sensornya, bisa pompa bensinnya, atau injektornya.

Untuk masalah ini, kita tidak bisa mengatasinya tanpa alat dan pengetahuan yang mumpuni. Alangkah lebih baik anda untuk menghubungi bengkel terdekat.

Tips mengantisipasi motor mogok ditengah jalan

Semua orang pasti tidak mau motornya mogok pas sedang perjalanan. Oleh karena itu, kita harus mengantisipasinya sejak awal. Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain ;

  • Jangan lupa service rutin khususnya untuk motor injeksi, apalagi kalau akan menempuh perjalanan antar kota, service ini wajib.
  • Bawa peralatan bengkel yang umum seperti obeng dan kunci busi.
  • Untuk lebih aman, bawa busi cadangan untuk mengantisipasi kalau businya tiba-tiba mati.
  • Jangan lupa menyimpan nomor bengkel langganan anda kalau sewaktu motor anda mogok, anda punya bantuan.

Kopling Motor Bunyi Saat Dilepas Cek 5 Penyebab Berikut

Bunyi yang terdengar saat anda me-release tuas kopling motor bisa menandakan ada kerusakan pada komponen kopling. Tapi bunyi itu juga bisa berasal dari komponen lainnya seperti gear, bunyi mesin, atau bunyi rantai.

Lantas, apa saja hal yang menyebabkan kopling bunyi saat dilepas ? kita akan bahas bersama-sama.

Penyebab Kopling Motor Bunyi Ketika Dilepas


1. Pertanda kampas kopling yang mulai habis

Kampas kopling adalah plat utama yang menghubungkan putaran mesin, kampas kopling memanfaatkan lapisan seperti keramik yang lebih kasar agar ketika terjadi gesekan tidak terjadi selip justru akan meneruskan putaran.

Tapi ketika kampas kopling secara terus menerus bergesekan, akan mempertipis permukaannya. Hal itulah yang menyebabkan kampas kopling perlu diganti pada periode tertentu.

Periode penggantian kampas kopling ini tidak memiliki aturan, artinya bisa diganti kapan saja ketika gejala kampas habis sudah muncul.

Salah satu gejala kampas kopling mulai habis, adalah bunyi yang terdengar ketika anda merelease tuas kopling. Bunyi ini seperti bunyi kasar dan disertai getaran. Selain itu, ketika kampas kopling motor habis maka motor tidak kuat menanjak.

Kalau gejala ini muncul, coba cek kampas koplingnya. Kalau memang benar-benar habis, anda harus ganti satu set kampas kopling.

2. Karet kopling pecah/rusak


Karet ini berfungsi untuk meredam gerakan kampas kopling ketika ditekan dan dilepaskan. Secara tidak langsung ketika tuas kopling direlease, maka pegas kopling akan mendorong bagian mangkuk kopling kearah gear kopling.

Gerakan ini tentu saja akan menimbulkan bunyi, sehingga untuk meredamnya diletakan beberapa karet peredam. Namun, kalau karet peredamnya rusak atau pecah maka karet tersebut tidak mampu lagi meredam gerakan mangkuk kopling.

Sehingga akan terdengar bunyi “duk-duk” (seperti benturan logam) hasil dari kontak antara mangkuk kopling dengan gear kopling.

Untuk mengatasi hal ini, anda bisa ganti karet peredamnya yang dihargai sekitar 40 ribuan per set. Karena posisi karet ini ada diantara mangkuk kopling dan gear kopling, maka untuk menggantinya anda perlu memisahkan mangkuk kopling dengan gear kopling.

3. Gigi penghubung kopling aus

Gigi ini ada dua, yakni drive gear atau gigi yang tersambung ke poros engkol mesin. Gigi ini memiliki diameter lebih kecil dan berfungsi memutar gear kopling. Sementara gear kedua adalah gear dengan diameter lebih besar yang terletak dibelakang mangkuk kopling.

Sudah menjadi hal yang wajar ketika ada bunyi muncul dari pertauan dua roda gigi.

Tapi bunyi itu seharusnya tidak sampai terdengar dengan jelas karena sudah diredam oleh oli mesin. Cuma kalau ada masalah pada kedua gear tersebut misal aus, maka lain ceritanya.

Anda akan mendengar suara seperti dengungan dari mesin bagian kanan. Itu tanda kalau salah satu antara drive gear dan gear kopling mengalami keausan.

4. Oli yang terlalu encer

Oli yang terlalu encer bisa membuat daya lumasnya kurang baik terutama pada komponen-komponen yang menerima beban berat seperti pada sektor kopling.

Salah satu hal yang membuat oli menjadi lebih encer, adalah karena oli sudah tidak diganti dalam waktu yang lama. Meski awalnya anda menggunakan oli dengan kekentalan sedang, oli tersebut bisa menjadi encer seiring bertambahnya pemakaian.

Jadi ketika ada bunyi saat kopling dilepas, jangan lupa cek histori penggantian oli mesin.

5. Pengaruh dari gear set yang mulai aus

Gear set ini maksudnya gear pada roda belakang motor, tak jarang ketika gear ini aus maka akan menimbulkan suara-suara berisik yang muncul ketika motor awal jalan.

Jadi, tak selamanya bunyi yang terdengar ketika kopling dilepas berasal dari sektor koplingnya. Tapi bisa juga dari komponen lainnya.