4 Fungsi Piston Pada Mesin Kendaraan

Piston merupakan penyumbat geser yang terdapat bukan hanya pada mesin kendaraan, tetapi kompresor udara, converter hidrolik, sampai pompa ban manual juga memiliki piston.

Lantas, apa sebenarnya fungsi dari piston ini pada mesin dan apa pengaruhnya terhadap kinerja mesin ?

Mari kita bahas secara detail

Fungsi Utama Piston Pada Mesin


Piston pada mesin memiliki fungsi utama sebagai pengubah volume silinder. Apa tujuan pengubahan volume tersebut ?

Kalau anda sudah memahami prinsip kerja mesin kendaraan, anda akan tahu bahwa mesin dapat menghasilkan power dari adanya proses pembakaran. Untuk menjalankan siklus pembakaran tersebut, harus ada proses-proses seperti pemasukan bahan (udara dan bensin), langkah kompresi, langkah pembakaran dan langkah pembuangan gas sisa pembakaran.


Ternyata keempat proses ini dapat dijalankan pada satu komponen melalui bantuan piston. Karena kalau dibahas lebih detail, fungsi piston memang ada empat ;

1. Menghisap udara kedalam silinder

Pertama, piston dapat menghisap material pembakaran dari luar supaya masuk kedalam silinder.

Bagaimana caranya ?

Piston hanya tinggal bergerak dari TMA (titik mati atas) ke TMB saat langkah hisap, maka otomatis akan terjadi pembesaran volume silinder. Pembesaran volume tersebut akan menyedot material pembakaran (udara dan bensin) yang sudah terkumpul didalam intake manifold masuk ke silinder.

2. Mengkompresi material didalam silinder

Piston juga berfungsi untuk mengkompresi atau menekan material pembakaran yang sebelumnya sudah terhisap supaya lebih mudah terbakar dan daya pembakarannya lebih besar.

Bagaimana caranya ?

Anda tahu pada siklus mesin 4 tak, seusai langkah hisap itu langkah kompresi. Untuk menjalankan langkah kompresi maka piston bergerak dari TMB ke TMA dalam kondisi semua katup tertutup.

Ini akan menyebabkan pengecilan volume silinder, tapi didalam silinder itu terdapat material pembakaran. Sehingga material pembakaran didalam silinder akan terkompres. Ini akan memudahkan proses pembakaran dan memperbesar daya hasil pembakaran.

3. Mengkonversi daya ekpansi pembakaran menjadi gerakan energi mekanik

Selanjutnya, piston juga berfungsi untuk mengubah energi ekpansi menjadi energi mekanik yang bisa dilihat oleh mata.

Caranya, ketika diakhir langkah kompresi maka harusnya busi menyala dan pembakaran terjadi. Pembakaran itu menghasilkan ledakan didalam silinder, hasil dari ledakan itu berupa panas, energi ekpansi dan gas sisa pembakaran.

Yang digunakan sebagai daya mesin adalah energi ekpansinya, namun daya ekpansi ini bentuknya masih belum terlihat sehingga supaya bisa digunakan harus diubah menjadi energi mekanik. Piston yang sebelumnya berada pada posisi TMA akan terdorong oleh energi ekpansi tersebut. Sehingga piston terhempas ke TMB.

Itulah proses perubahan energi dari energi ekpansi pembakaran menjadi energi mekanik piston.

4. Mendorong gas sisa pembakaran keluar

Terakhir, setelah piston terhempas ke TMB piston akan kembali bergerak ke TMA karena ada mekanisme engkol yang membelokan energi yang didapat piston supaya kembali bergerak keatas.

Saat piston bergerak ke TMA, terjadi pengecilan volume silinder. Saat ini katup buang terbuka sehingga gas buang dapat terdorong keluar.

Syarat – Syarat Piston


  1. Piston harus ringan, karena piston ini hanya media untuk menjalankan siklus mesin. Kalau bobot piston berat maka energi pembakaran lebih banyak terserap untuk menggerakan piston sendiri sehingga power mesin akan lemah.
  2. Tahan terhadap daya ekpansi/ledakan, mungkin anda tidak menyangka kalau didalam mesin itu terjadi ledakan secara terus-menerus. Hal itu karena memang piston mampu menahan ledakan tersebut dan mengkonversi semua energinya ke energi mekanik. sehingga tidak daya ledak yang bocor keluar mesin.
  3. Tidak fleksibel dan tahan pemuaian, piston memang terbuat dari logam dan sifat logam itu memuai apabila terkena panas apalagi didalam silinder, pembakaran dapat menghasilkan panas yang tinggi. Oleh karena itu sebuah piston harus dibuat dengan campuran logam-logam khusus supaya memiliki pemuaian yang sangat minim dan tidak fleksibel.


(Tambahan) mengapa piston bisa bergerak dengan ringan namun tidak bocor ?

Ring piston adalah kunci mengapa piston bisa bergerak dengan ringan didalam silinder dan dapat menahan daya ekpansi pembakaran supaya tidak bocor keluar. Ring piston merupakan plat tipis yang merapatkan celah antara piston dan blok silinder sehingga tidak ada kebocoran pada piston.

Sebenarnya, piston dan blok silinder itu tidak bergesekan.


Hal itu menjadi jawaban mengapa piston bisa bergerak dengan ringan, ada beberapa alasan ;

  • Celah piston dan blok silinder itu terlihat besar
  • Ring piston akan menahan posisi piston supaya tidak bergesekan dengan blok silinder


Hal ini karena ring pistonlah yang sebenarnya bergesekan secara langsung dengan blok silinder. Sehingga anda sering mendengar ring piston aus namun jarang mendengar piston aus.

Fungsi Katup/Klep Pada Mesin 4 Tak

Pada mesin 4 tak ada komponen bernama katup atau orang biasa menyebutnya klep. Lantas apa fungsinya dan mengapa katup ini hanya terdapat pada mesin 2 tak ?

Selengkapnya mari kita bahas bersama

Fungsi Katup Pada Mesin


Fungsi utama katup pada mesin 4 tak itu layaknya sebuah pintu untuk memisahkan dua ruang yakni ruang bakar dan udara luar. Hal ini dikarenakan proses pemasukan material pada mesin 4 tak itu berlangsung dari intake langsung ke ruang bakar.

Sementara pada mesin 2 tak, proses pemasukan akan terlebih dahulu memenuhi ruang engkol sebelum masuk ke ruang bakar. Dari udara luar masuk ke ruang engkol pun tidak ada katupnya melainkan memanfaatkan dinding piston untuk buka tutup chanel.

Kalau pada mesin 4 tak, dinding silinder itu rapat atau tidak ada chanel intake seperti mesin 2 tak. Chanel intake dan exhaust terletak pada kepala silinder yang dipisahkan oleh katup.

Jadi fungsi utama katup adalah sebagai pintu antara ruang bakar dengan udara luar.

Jika dibahas lebih spesifik lagi maka ada dua fungsi katup yakni ;

  1. Memasukan material pembakaran (campuran udara + bahan bakar) yang sudah tersedia di intake manifold ke ruang bakar
  2. Mangeluarkan gas sisa pembakaran dari ruang bakar menuju exhaust manifold


Namun untuk menjalankan dua fungsi diatas, tidak bisa dilakukan oleh satu katup. Sehingga pada mesin 4 tak minimal ada 2 katup, yakni satu untuk katup hisap dan satu lagi untuk katup buang.


Bentuk katup itu seperti yang bisa anda lihat pada gambar, ada batang katup sebagai penggerak katup dan ada daun katup sebagai penutup chanel. Namun diarea sisi daun katup terdapat permukaan gesek, permukaan gesek inilah yang menentukan katup bocor atau tidak.

Pasalnya kalau permukaan gesek tidak rata menempel ke dudukan katup, maka ada celah udara untuk keluar sehingga bisa dibilang katup bocor.

Oleh sebab itu ada istilah sekir katup yang tujuannya untuk membuat permukaan gesek benar-benar klop menempel pada dudukan katup supaya tidak ada celah sekecilpun. Ketika posisi katup ditukar, meski masih satu mesin maka perlu dilakukan sekir ulang. Hal itu karena kerataan permukaan gesek tiap katup itu berbeda, meski perbedaanya sangat kecil hal itu cukup membuat bocor kompresi mesin.

Bagian-bagian penting lain pada katup mesin antara lain ;

  • Pegas, digunakan untuk menahan katup agar tertutup ketika free (tidak tertekan)
  • Retainer, digunakan untuk mengunci retainer cap agar retainer cap tidak terlepas dari batang katup
  • Retainer cap, digunakan sebagai dudukan atas katup yang menempel pada batang katup.


Lalu apa itu SOHC dan DOHC ?

Label ini bisa anda lihat pada sepeda motor maupun mobil, kedua label ini merupakan jenis dari mekanisme katup yang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Untuk mempelajari jenis dan bagaimana mekanisme katup bekerja, anda dapat melanjutkan untuk membaca artikel ini, Mekanisme katup mesin - Jenis dan Cara Kerjanya

Sekian artikel singkat ini, semoga bisa menambah wawasan kita semua

5 Fungsi Blok Silinder Pada Mesin

Blok silinder, meski ada kata silinder bentuk komponen ini tidaklah seperti silinder kalau dilihat dari luar. Blok silinder lebih ke bentuk kotak dengan berbagai lekukan.

Namun kalau kita tengok bagian dalam komponen, kita akan menemukan lubang menyerupai silinder. Dari situlah nama blok silinder diambil.

Namun yang anda ketahui mungkin fungsi blok silinder ini hanya sebagai tempat naik turunnya piston. Namun ternyata, ada sekitar 5 fungsi dari blok silinder. Lalu apa saja fungsinya ?

Mari kita bahas bersama-sama.

Fungsi Blok Silinder

img by nomaallim.com

1. Sebagai tempat naik turun piston

Yang pertama jelas, bentuk lubang silinder didalam blok silinder itu menyesuaikan bentuk piston yang seperti tabung. Dalam kinerjanya, piston akan bergerak naik turun didalam silinder. Oleh sebab itu bentuk dari silinder ini harus klop dengan bentuk piston.

Syarat lubang silinder ini haruslah halus agar licin. Karena kalau permukaan silinder kasar maka pergerakan piston akan menjadi lebih berat sehingga kinerja mesin akan terhambat. Untuk mencapai hal itu, biasanya silinder mesin terbuat dari bahan khusus yang berbeda dengan main bloknya.

Anda bisa lihat, pada lubang silindernya yang ada perbedaan warna. Itu disebabkan karena silinder ditanamkan kedalam blok silinder. Untuk bahan silindernya, biasanya dibuat dari campuran beberapa logam seperti aluminium, dan besi.

2. Tempat untuk mengarahkan energi pembakaran

Maksudnya, mesin kendaraan itu dapat menghasilkan energi dari proses pembakaran. Proses pembakaran didalam mesin itu mirip seperti ledakan gas yang menghasilkan energi ekspansi (daya dorong).

Didalam silinder inilah daya dorong pembakaran tersebut diarahkan untuk menggerakan piston. Caranya berkat pergerakan piston didalam silinder yang hanya naik dan turun, ketika pembakaran terjadi maka daya ekspansi pembakaran akan mendorong piston ke bawah.

Dan berkat adanya mekanisme engkol, energi pembakaran tersebut juga langsung membalikan piston supaya bergerak keatas.

Daya ekspansi pada mesin memang tidak kecil, oleh sebab itu blok silinder harus dibuat dari material yang solid untuk mencegah deformasi atau kelenturan dari blok silinder itu sendiri.

3. Sebagai tempat mekanisme engkol berlangsung

Seperti yang disinggung diatas, mekanisme poros engkol akan membalikan energi pembakaran untuk membuat piston kembali bergerak ke atas.

Mengapa bisa demikian ?

Karena  mekanisme ini mirip engkol sepeda yang kalau kita dorong pedal ke bawah dengan keras maka selanjutnya pedal akan juga terdorong ketas. Kalau dirangkai, maka akan menghasilkan sebuah energi putar. Dari situlah sumber energi putar mesin dihasilkan.

Mekansme engkol ini terdiri dari poros engkol dan connecting rod yang juga terletak pada blok silinder.

4. Sebagai main frame engine


Main frame disini maksudnya blok silinder digunakan sebagai tempat untuk meletakan sebagian komponen mesin. Kalau anda lihat blok silinder mobil pasti bentuknya abstrak (banyak lekukan).

Lekukan-lekukan itu dibuat untuk menyesuaikan komponen-komponen lain yang akan dipasangkan. Beberapa komponen yang dipasangkan pada blok silinder antara lain ;

  • Kepala silinder
  • Dinamo starter
  • Dinamo alternator
  • Pompa air
  • Filter oli
  • Oil pan

5. Tempat untuk meletakan ID engine (nomor mesin)

Karena blok silinder ini sebagai main frame mesin, maka nomor mesin selaku ID mesin diletakan pada blok silinder. Alasannya, komponen ini sangat jarang diganti. kalaupun rusak, blok silinder bisa dibubut ulang.

Berbeda dengan komponen mesin lain yang lebih sering rusak dan diganti. sehingga ID mesin akan tetap sama meski mesin sudah mengalami banyak perbaikan.

Sama halnya dengan kepala silinder, blok silinder juga dilengkapi dengan water jacket dan oil feed. Keduanya berfungsi sebagai saluran sirkulasi air pendingin dan oli mesin. Untuk lebih lengkap bisa anda baca konstruksi dan jenis blok silinder pada mesin

Demikian artikel ini kami buat, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

4 Fungsi Utama Kepala Silinder Pada Mesin

Salah satu komponen mesin yang paling inti adalah kepala silinder (cylinder head). Diberi nama kepala silinder, karena posisi komponen ini ada ditas blok silinder yang mana berfungsi sebagai tubuh. Sehingga blok atas ini dikenal dengan nama kepala silinder.

Lalu apa saja fungsi kepala silinder pada mesin ? mari kita bahas secara detail.

Fungsi Kepala Silinder


Secara umum, fungsi kepala silinder ini hanya sebagai penutup dari silinder mesin yang berlubang. Tapi bukan hanya itu saja, kepala silinder juga berfungsi ;

1. Sebagai tempat berlangsungnya pembakaran

Sebagai internal combustion engine, mesin pada mobil dan motor melakukan pembakaran didalam mesin. Tepatnya didalam coakan kepala silinder.

Apabila anda sudah memahami bagaimana mesin mobil bekerja, maka anda akan paham bahwa pembakaran ini terjadi ketika piston mencapai TMA (titik mati atas). Pada kondisi ini campuran udara dan bahan bakar sudah dikompresi kedalam coakan kepala silinder.

Ketika pembakaran terjadi, otomatis piston bisa terdorong lagi kebawah untuk melanjutkan proses berikutnya.

Pada mesin bensin, umumnya ada tiga bentuk ruang bakar. Yakni tipe wedge, tipe parabola, dan tipe segitiga. Anda bisa lihat perbedaannya pada gambar berikut.

2. Sebagai tempat jalur keluar masuk material kedalam silinder

Material yang dibutuhkan oleh mesin itu bukan Cuma bensin tapi juga udara. Dan ketika pembakaran mesin selesai, maka akan ada emisi atau gas sisa pembakaran yang harus dibuang.

Ini menyebabkan harus ada dua jalur untuk jalur udara bersih dan jalur gas sisa pembakaran. Kedua jalur ini juga terletak didalam kepala silinder bentuknya seperti saluran yang mengarah ke samping kepala silinder.

Disamping kepala silinder tersebut dipasangkan intake manifold sebagai saluran lanjutan untuk udara bersih yang akan masuk ke mesin dan sisi lainnya dipasangkan exhaust manifold sebagai saluran lanjutan gas buang untuk disalurkan ke knalpot.

3. Sebagai tempat bekerjanya mekanisme katup

Mekanisme katup diperlukan untuk mengontrol kapan udara masuk dan kapan gas sisa pembakaran dibuang.

Kalau fungsi yang kedua, itu salurannya sementara ini berperan sebagai pengatur kapan udara bersih dimasukan dan kapan gas buang dikeluarkan. Karena salurannya terletak didalam kepala silinder, otomatis katupnya juga terletak didalam kepala silinder.

Katup-katup ini akan terbuka sesuai mekanisme yang dikontrol oleh mekanisme katup. Mekanisme katup ini terdiri dari poros nok, rocker arm, dan katup yang saling bekerja sama didalam kepala silinder. Mekanisme ini digerakan oleh poros engkol melalui timming chain.

4. Sebagai tempat pemasangan busi

Terakhir, kepala silinder digunakan sebagai tempat dipasangnya busi. Busi ini berfungsi untuk memicu pembakaran didalam ruang bakar, karena ruang bakarnya terletak pada kepala silinder otomatis businya juga dipasangkan pada kepala silinder.

Apa ada fungsi lainnya ?

Untuk mesin diesel, maka kepala silinder juga digunakan sebagai tempat pemasangan busi pijar, tempat dipasangkan pompa injeksi dan pompa vakum. Jadi fungsi kepala silinder secara keseluruhan itu memang beragam.

Tapi yang paling utama itu 4 fungsi diatas.

Untuk memahami konstruksi serta jenis-jenis kepala silinder bisa anda lanjutkan membaca pada artikel ini Materi kepala silinder mesin – Pengertian, konstruksi, dan cara kerja

Sekian artikel dari saya semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Berapa Lama Cas Aki Mobil ? Ini Dia Cara Menghitungnya

Charging atau proses pengisian aki mobil, dilakukan untuk mengembalikan voltase atau tegangan aki mencapai 12 Volt. Jadi charging ini dilakukan ketika tegangan aki terdeteksi kurang dari 12 volt.

Namun kalau aki tekor, maka tidak dapat dicas melainkan perlu diganti baik ganti air akinya atau ganti satu set akinya.

Alasannya, kalau aki tekor itu akan mengalami penurunan kapasitas. Sehingga kalau aki soak, maka tegangan tetap 12 volt namun AH-nya yang mengalami penurunan. Inilah yang membuat aki tidak dapat dicas, kalaupun tetap dicas maka aki akan langsung habis karena memang kapasitas arus yang mempu disimpan itu sedikit.

Lalu ada pertanyaan, berapa lama cas aki mobil ?


Pada dasarnya mengecas aki mobil sama seperti mengecas baterai HP. Semakin tinggi kapasitas akinya maka semakin lama juga waktu untuk mengecasnya.

Tapi jangan khawatir karena di artikel ini Autoexpose akan membahas secara simple cara untuk menghitung waktu pengisian aki.

Yang anda perlukan, anda harus tahu berapa kapasitas aki mobil anda. kalau pada HP itu ada mAH (mili ampere hour) sementara aki mobil kapasitasnya menggunakan AH (ampere hour). Anda bisa mencari berapa kapasitas aki pada dinding aki.

Secara umum, ada dua jenis pengisian aki yakni pengisian lambat dan pengisian cepat.

1. Pengisian lambat

Pengisian lambat merupakan proses pengisian aki mobil dengan arus listrik kecil sehingga waktu yang dibutuhkan menjadi semakin lama. Pengisian lambat biasanya digunakan untuk mengecas aki saat malam hari.

Aki biasanya akan dicas sambil ditinggal tidur, sehingga agar aman aki dicas secara lambat. Biasanya arus maksimal yang digunakan hanya 10 %

Untuk menghitungnya, kami ambil contoh aki 12 volt 40 AH.


  • Langkah pertama anda hitung dulu arus pengisiannya, karena ini pengisian lambat maka arusnya Cuma 10% atau kalau dihitung 40 x 10% = 4 A.
  • Selanjutnya masukan kedalam rumus berikut (kapasitas aki (AH)/arus pengisian) + (20% x kapasitas aki/arus pengisian)


Kalau dimasukan maka akan seperti ini ;
(40/4)+(20% x 10)
10 + 2 = 12 jam.

Bisa dikatakan lama waktu cas aki mobil menggunakan pengisian lambat itu sekitar 12 jam.

2. Pengisian cepat

Pengisian cepat menggunakan arus yang lebih besar, biasanya mencapai 40% sehingga waktu pengecasan menjadi lebih cepat. cara menghitungnya pun sama tapi arus yang digunakan itu perlu dihitung ulang karena menggunakan 40% arus.

40 x 40% = 16 A

Maka waktunya adalah (40/16) + (20% x 2,5) = 2,5 + 0,5 = 3 jam

Disini bisa disimpulkan, ketika anda akan mengecas aki menggunakan charger manual maka membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk pengisian lambat dan hanya 3 jam untuk pengisian cepat.

Namun, kalau anda tidak ingin menghitung seperti diatas anda bisa gunakan charger otomatis. Charger otomatis ini seperti charger Hp yang dapat mengisi aki sampai full secara otomatis. Jadi anda tinggal putar saklar ke fast charging atau slow charging maka charger akan mengestimasi waktu pengisian dengan sendirinya.

Rem Mobil Bunyi Nguk, Cek 2 Penyebab Berikut

Anda perlu waspada, pasalnya bunyi-bunyian yang terdengar saat anda mengerem bisa mengindikasikan masalah pada sistem rem mobil anda.

Misal bunyi berdecit, itu bisa disebabkan karena kampas rem habis. Lalu bagaimana dengan bunyi Nguk ketika rem diinjak ? apa masalah yang hadir saat terdengar bunyi seperti itu ?

Mari kita bahas secara mendalam.

Penyebab Rem Mobil Bunyi Nguk


1. Permukaan kampas rem kotor

Penyebab yang pertama adalah karena ada tumpukan debu pada permukaan kampas rem. Ini bisa terjadi pada rem cakram dan rem tromol namun lebih sering terjadi pada rem cakram karena sifatnya yang lebih terbuka.

Jadi debu itu bisa berasal dari debu jalan, debu ketika anda melintasi tanah kering, lumpur yang mengering, atau debu kampas rem itu sendiri yang melekat pada area caliper rem.

Kalau debu itu mengenai piringan rem, mungkin bunyinya berlangsung singkat karena ketika roda berputar debunya juga hilang sendiri. Namun yang jadi masalah adalah ketika kotoran tersebut menempel dibagian caliper rem.

Jadi ketika anda mendengar suara nguk dibagian rem depan, solusinya adalah dengan membersihkan kampas komponen rem.

Caranya seperti ini ;

  • Lepas roda mobil
  • Keluarkan dua buah kampas rem (caranya dengan melepas satu baut caliper, lalu angkat caliper rem maka kampas rem bisa langsung dilepaskan)
  • Kemudian bersihkan caliper rem yang masih menempel ditempatnya. Untuk membersihkan, ada cairan khusus namanya brake cleaner. Anda cukup menyemprotkan brake cleaner ke arah komponen yang berdebu maka debu tersebut akan langsung luntur.
  • Kalau tidak ada brake cleaner, anda juga bisa menggunakan air yang penting jangan menggunakan bensin/solar karena bisa membuat seal caliper getas sehingga minyak rem rentan bocor.
  • Jangan lupa juga menghaluskan permukaan kampas rem, caranya dengan mengamplas permukaan kampas rem dan sisi-sisinya agar lebih halus.
  • Terakhir pasang kembali kampas rem dan pasang roda maka bunyi akan hilang.


2. Posisi sepatu rem yang tidak pas

Pada rem tromol, itu memang jarang kotor karena sifat rem tromol tertutup sehingga debu dari luar itu sulit masuk. Rem tromol bisa kotor hanya berasal dari debu kampas rem itu sendiri, jadi kalau rem tromol tidak pernah dibersihkan dalam waktu lama maka bunyi nguk itu juga bisa muncul.

Selain itu, posisi dari sepatu rem yang kurang pas mungkin miring atau kurang masuk juga bisa menyebabkan bunyi seperti ini.

Jadi, untuk mengeceknya anda perlu melepas tromol rem untuk mengamati posisi sepatu rem.


  • Caranya, lepas roda dan lihat apakah ada sekrup pengikat tromol rem atau tidak. Kalau ada lepas dulu sekrupnya dan tarik tromol rem untuk melepaskan.
  • Setelah tromol terlepas anda bisa melihat dengan jelas sistem rem tromol mobil anda, sampai disini anda bersihkan dulu bagian tromol dan permukaan sepatu rem.
  • Caranya pertama gosok menggunakan amplas halus lalu semprotkan brake cleaner atau air.
  • Goyangkan sepatu rem ke kanan kekiri supaya posisinya benar-benar masuk
  • Jangan lupa juga beri grease pada permukaan backing plate yang bergesekan dengan sepatu rem.
  • Terakhir pasang kembali tromol rem dan pasang rodanya

Bunyi Pada Rem Mobil Matic, Apa Itu Normal ?

Setiap bunyi-bunyian yang muncul pada rem mobil bisa menunjukan bahwa ada masalah pada sistem rem. Contohnya bunyi berdecit yang mengindikasikan kampas rem habis.

Selain bunyi berdecit, bunyi lain yang sering muncul adalah bunyi gesekan (grinding) dan bunyi nguk.

Apalagi pada mobil bertransmisi matic, ada beberapa orang yang mengeluhkan bahwa ada bunyi pada mobil matic saat direm dan bunyi tersebut sering sekali muncul padahal kampas rem masih baru, sementara pada mobil manual bunyi tersebut hanya muncul ketika kampas rem tipis atau ketika ada masalah lain.

Lalu apakah bunyi rem pada mobil matic itu normal atau ada masalah ?

Penyebab rem mobil bunyi


Secara umum, rem yang bunyi saat pedal rem diinjak mengindikasikan adanya gesekan yang kurang halus antara kampas rem dan piringan rem. Jadi itu bisa mengindikasikan sebuah masalah, namun kalau bunyinya tidak terlalu keras bisa jadi karena faktor deselarasi didalam transmisi matic.

Hal yang menyebabkan bunyi pada rem mobil matic antara lain ;

1. Kampas rem non ori bisa menyebabkan bunyi

Pertama dari faktor kampas rem, kalau kampas rem habis tentu saja bunyi akan muncul. Tapi bukan Cuma habis, kampas rem yang kotor, atau kampas rem yang tidak ori pun bisa menyebabkan bunyi pada rem.

Jadi yang tahu Cuma anda sendiri apakah bunyi tersebut muncul sehabis anda mengganti kampas rem yang bukan ori atau bunyi tersebut muncul begitu saja.

Alasan rem bunyi, karena bahan pada tiap kampas rem itu beda. Sekilas memang sama, namun detail bahannya tentu saja beda. Sehingga kalau anda paksakan kampas rem bukan ori, maka sama saja anda memasang kampas rem dengan bahan yang tidak pas untuk mobil anda sehingga akan berbunyi.

Selain kampas rem yang bukan ori, cek juga pinggiran kampas rem. Kalau kotor dan lancip, coba haluskan menggunakan amplas.

2. Piringan rem yang tidak rata

Piringan rem yang tidak rata akan membuat rem bergetar ketika diaktifkan serta dapat menimbulkan bunyi. Penyebab piringan sehingga tidak rata, itu bisa berasal dari faktor pemakaian kampas rem yang tidak ori.

Masalah ini sepele karena hanya mengganti kampas rem tapi bukan yang ori, padahal seperti yang dikatakan diatas, setiap kampas rem punya komposisi bahan yang beda sehingga bisa saja kampas rem yang anda pakai tidak cocok dengan piringan rem sehingga piringan rem yang kalah.

Selain faktor kampas rem yang tidak ori, kampas rem yang habis juga bisa menyebabkan piringan rem tergerus. Ini disebabkan karena frame dari kampas rem juga terbuat dari logam. Jadi kalau kampasnya habis, otomatis yang bergesekan itu sama-sama logam.

Untuk mengeceknya, bisa anda raba menggunakan tangan tapi ini bisa dilakukan kalau keausan piringan benar-benar parah. Sementara keausan piringan yang kecil saja sudah cukup untuk menimbulkan bunyi. jadi untuk mengeceknya agar akurat, adalah dengan bantuan dial gauge indicator.

Solusinya, tidak perlu ganti. Anda bisa membawa piringan rem ke tukang bubut untuk diratakan.

3. Bunyi tersebut juga bisa berasal dari transmisi

Ini dia yang kami sebut sebagai bunyi khasnya mobil matic, mengapa disebut khas ? karena banyak mobil matic yang mengeluarkan bunyi ketika direm pada posisi mobil akan berhenti. Ternyata, bunyi ini disebabkan bukan dari faktor rem melainkan dari faktor transmisi.

Jadi selama bunyinya tidak terlalu keras anda tidak perlu khawatir dengan kondisi rem mobil anda. yang terpenting, selalu jaga minyak rem dalam posisi full dan pastikan kampas rem dalam kondisi tebal.

Mungkin yang belum diketahui, kampas rem mobil matic itu lebih cepat habis dibandingkan mobil manual. Alasannya, mobil matic tidak memiliki engine brake yang baik. Sehingga untuk menurunkan laju kendaraan, rem menjadi alat utamanya. Ini membuat kinerja rem menjadi lebih keras.