Kapan Kipas Radiator Mobil Menyala ? Ini Dia Bahasan Lengkapnya

Kita tahu mobil-mobil sekarang sudah menggunakan kipas radiator elektrik yang hidup dalam waktu tertentu saja, hal ini berbeda dengan mobil-mobil terdahulu yang kipasnya otomatis berputar saat mesin menyala.

Hal itu ternyata bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kinerja mesin, karena mesin dapat bekerja secara optimal bukan pada suhu rendah melainkan pada suhu kerjanya. Suhu kerja mesin berkisar antara 70 sampai 90 derajat celsius.

Secara simpelnya, kipas radiator yang kadang hidup kadang mati dimaksudkan untuk menjaga agar suhu mesin tetap pada suhu kerjanya.

Tapi bukan hanya itu, karena nyatanya saat AC dinyalakan pun kipas langsung hidup meski suhu mesin masih dingin.

Jadi secara garis besar, kipas radiator akan menyala saat menemukan dua kondisi yaitu saat suhu mesin panas, dan saat AC dinyalakan. Lalu mengapa kipas radiator hanya menyala saat kondisi seperti itu ? simak penjelasannya dibawah.

1. Saat suhu mesin melebihi suhu kerja


Mungkin anda sudah mengetahui bahwa sekarang mobil sudah dikontrol oleh teknologi berbasis komputer, benar sekali seperti komputer ada tiga bagian yakni input, pengontrol dan output. Komponen yang masuk kedalam input adalah sensor termasuk sensor yang mendeteksi suhu air pendingin (engine coolant temperature sensor).

Komponen pengontrol adalah ECU (engine control unit) atau processornya mobil, sementara yang masuk kedalam komponen output adalah semua jenis aktuator seperti injektor, coil dan kipas radiator.

Seperti yang saya katakan diatas, kipas radiator akan menyala saat suhu mesin panas. Lalu bagaimana cara mengetahui suhu mesin panas ? itu adalah tugas ECT (engine coolant temperature) sensor.

Mekanismenya, ECT yang merupakan sensor berjenis thermometer diletakan pada aliran air pendingin pada selang output mesin. Sensor berjenis thermometer ini sensitif terhadap panas, sehingga reaksi sensor akan dipengaruhi suhu dari apa yang diukur.

Data dari sensor akan dikirim ke ECU, pada ECU data akan diterjemahkan untuk memperkirakan suhu mesin. Apabila suhu mesin sudah melebihi 90 derajat celcius, maka ECU akan mengaktifkan kipas radiator dengan kecepatan rendah, saat suhu mesin berhasil diturunkan ke level 80 derajat celcius maka ECU kembali menonaktifkan kipas.

Namun saat suhunya tidak turun bahkan bertambah, ECU akan mempercepat putaran kipas radiator.

Oleh sebab itulah anda biasanya mendengar dengungan kipas yang berbeda, kadang bunyi dengungan kipas terdengar lirih kadang juga cukup kencang.

Tujuan mekanisme ini adalah untuk menjaga supaya suhu mesin tetap terjaga pada suhu 80 – 90 derajat yang merupakan suhu paling optimal untuk mendapatkan kinerja mesin yang efisien. Efisien berarti ada keseimbangan antara tenaga yang dihasilkan dan pemakaian bahan bakar yang ekonomis.

Apabila suhu mesin lebih rendah, maka bahan bakar cenderung mengembun dan sulit untuk menyatu dengan udara sehingga efeknya lebih boros, sementara suhu yang lebih tinggi (dari suhu kerja) bisa menyebabkan mesin overheat.

2. Saat AC mobil dalam posisi ON


Hal kedua yang menyebabkan kipas radiator berputar adalah karena AC mobil. Mungkin orang awam masih bingun, apa hubunganya kipas radiator dengan AC mobil ? bukannya keduanya berbeda seksor, yang satu permesinan mobil dan satunya sistem sirkulasi kabin.

Mungkin anda sudah tahu kalau sistem AC itu memiliki komponen kondensor yang berfungsi mendinginkan refrigerant atau freon. Ternyata kondensor ini terletak didepan radiator, dengan kata lain selain untuk mendinginkan radiator kipas radiator juga berfungsi untuk mendinginkan freon didalam kondensor.

Oleh sebab itu ketika kipas nyala saat AC hidup, kipas sebenarnya bukan sedang mendinginkan radiator melainkan sedang mendinginkan kondensor.

Tapi meski AC mobil dinyalakan, bukan berarti kipas terus berputar selama AC dalam posisi ON.

Kipas radiator juga berputar kadang-kadang saja, hal itu sama saja seperti radiator yang didinginkan saat suhunya melebihi 90 derajat. Kondensor juga didinginkan sesuai dengan suhu AC yang diinginkan pengemudi.

Apabila pengmudi menyeting suhu sedang maka kipas hanya hidup jarang-jarang dengan kecepatan relatif rendah. Namun kalau pengemudi menyeting suhu AC yang rendah, maka kipas akan berputar lebih lama dengan kecepatan lebih tinggi.

Mekanismenya juga melibatkan sensor, pengontrol dan ouput seperti halnya pada radiator. Namun dalam hal ini, sensor yang dipakai adalah refrigerant pressure sensor ( sensor yang mendeteksi tekanan freon AC) dan sensor suhu udara AC.

Apa yang terjadi ketika AC mobil berputar terus ?

Itu tandanya ada masalah, tapi masalah tersebut bukan hanya terletak pada sisi elektrikalnya saja, bisa saja karena sirkulasi freon tersumbat sehingga tekanan freon terdeteksi selalu tinggi, hal itu akan memicu kipas untuk nyala terus.

Hal lainnya, adalah ketika volume air pendingin sangat kurang. Itu akan menyebabkan overheat sehingga kipas radiator akan berputar terus menerus.

Jadi saat mendapati masalah kipas elektrik ini berputar terusan, cek dulu bagian non elektrikalnya. Untuk masalah yang menyangkut elektrikal mesin, biasanya lampu cek engine akan menyala dan untuk mengetahuinya perlu discan menggunakan scan tool.

4 Hal Yang Menyebabkan Knalpot Mobil Nembak + Solusinya

Banyak pemilik mobil yang mengeluhkan suara knalpot nembak, kondisi ini memang sering muncul khususnya untuk mobil-mobil yang lama tidak digunakan.

Lalu apa yang menyebabkan hal tersebut ? dan bagaimana solusinya ? mari kita bahas secara mendalam

Secara umum, suara nembak pada knalpot itu disebabkan karena ada campuran bensin dan udara yang harusnya terbakar didalam ruang bakar malah tidak terbakar dan keluar ke selang knalpot bersama gas buang, justru campuran bensin dan udara tersebut terbakar didalam knalpot yang dipicu suhu knalpot yang sangat tinggi.

Sehingga menghasilkan bunyi ledakan didalam knalpot. Hal tersebut umumnya disebabkan karena hal-hal seperti ;

1. Timing pengapian kurang pas



Penyebab yang pertama dikarenakan timing pengapian yang tidak tepat. Timming pengapian adalah waktu dimana busi menyala, hal ini cukup krusial karena busi itu dinyalakan setelah langkah kompresi.

Ketika waktu penyalaan busi meleset sepersekian detik saja, bisa menyebabkan campuran bensin dan udara yang telah terkompresi tidak terbakar keseluruhannya, sehingga bisa menganggu kinerja mesin bahkan bisa-bisa mesin tidak menyala.

Tapi kalau timming hanya meleset sedikit kemungkinan hasilnya mesin menjadi brebet dan nembak-nembak.

Lalu apa yang menyebabkan timming meleset ?

Pada mobil-mobil konvensional (yang masih pakai karburator), timing pengapian umumnya juga masih menggunakan sistem distributor konvensional. Kelemahan sistem ini, salah satunya timming pengapian bisa bergeser dikarenakan poros distributor yang aus.

Sehingga perlu dilakukan penyetelan ulang timming pengapian.

Sementara pada mobil-mobil injeksi, timming pengapian juga bisa bergeser meski sudah menggunakan pengapian elektronik. Penyebabnya, karena timming chain molor. Itu menyebabkan timming pengapian sedikit mundur sehingga bisa menyebabkan knalpot nembak.

Solusinya, anda perlu ganti timming chain kalau sudah molor. Umumnya timming chain diganti dengan interval mencapai 30 ribu KM bahkan ada yang lebih tergantung kualitas bahannya. Tapi disarankan untuk mengganti timming chain saat ada gejala seperti bunyi gemercik pada area timming chain, bunyi tersebut menandakan bahwa timming chain sudah kendor.

2. Firing Order tidak pas

Firing oder adalah urutan penyalaan busi pada mesin dengan jumlah silinder lebih dari satu, seperti mesin mobil yang memiliki empat silinder = empat busi.

Keempat busi pada mobil tidak menyala dalam waktu bersamaan, hal itu dikarenakan siklus tiap silinder juga tidak sama. Meski demikian, keempat busi itu hanya diatur oleh satu sistem yakni sistem pengapian.

Sehingga ada urutan-urutan firing order yang harus tepat tujuan.

Apabila firing order tidak pas, mesin tidak akan menyala. Akibat dari mesin yang tidak menyala itu, akan ada akumulasi campuran bensin dan udara yang tidak terbakar didalam knalpot sehingga bisa memicu pembakaran seperti suara nembak.

Kesalahan firing oder ini terjadi akibat kesalahan pemasangan kabel busi atau kesalahan pemasangan konektor coil pack. Dengan kata lain, ini merupakan kesalahan manusia sehingga tidak disebabkan masalah pada mesin itu sendiri.

3. Modifikasi knalpot

Penyebab selanjutnya dikarenakan adanya modifikasi pada saluran knalpot yang tidak sesuai dengan karakter mesin. Contoh modifikasi yang umum dilakukan pada saluran knalpot adalah dengan mengganti resonator knalpot menggunakan pipa lurus.

Penggantian ini memang akan melancarkan aliran gas buang diknalpot karena pada pipa ini tidak ada hambatan sama sekali, namun efek backfire yang seharusnya terjadi di resonator juga akan menghilang.

Namun efek backfire diperlukan untuk menahan campuran udara dan bahan bakar yang masuk dari intake untuk tetap tertahan didalam ruang bakar(khususnya saat terjadi overlap antara katup intake dan exhaust setelah langkah buang).

Jadi saat efek backfire hilang, tidak ada lagi yang menahan campuran udara dan bahan bakar didalam ruang bakar saat terjadi valve overlap, sehingga campuran udara dan bahan bakar tersebut akan lolos keluar dari valve ekshaust langsung menuju ekshaust manifold.

Campuran udara dan bahan bakar yang lolos tersebut terbakar didalam knalpot dan menimbulkan suara nembak.

4. Busi terlalu kotor


Kotoran pada elektroda busi akan mengurangi intensitas percikan busi, efeknya itu akan mempengaruhi seberapa besar pembakaran mesin. Jadi ketika busi kotor, api yang mampu dikeluarkan cukup sedikit sehingga tidak cukup kuat untuk membakar seluruh campuran udara dan bensin.

Hasilnya, ada sebagian campuran udara dan bahan bakar yang keluar bersama gas buang. Campuran udara dan bahan bakar ini bisa terakumulasi didalam knalpot dan terbakar sehingga menimbulkan suara nembak.

Solusi untuk penyebab keempat hanyalah dengan melakukan tune up atau setidaknya membersihkan busi.

RPM Mobil Tidak Stabil Saat AC Dihidupkan, Cek 5 Penyebab Berikut

Salah satu masalah yang banyak dikeluhkan pembaca Autoexpose adalah masalah RPM mesin yang naik turun terutama saat AC dinyalakan.

Anda mungkin mengira masalahnya terletak pada sistem AC mobil mengingat gejalanya muncul hanya saat AC dinyalakan. Tapi itu tidak menjamin kebenarannya, masalahnya mekanisme pada mesin hingga sistem AC itu sangat kompleks. Bisa saja itu disebabkan dari mesinnya itu sendiri.

Oleh sebab itu hari ini Autoexpose akan menjelaskan penyebab apa saja yang bisa mempengaruhi kinerja mesin menjadi tidak stabil beserta solusinya.

Penyebab RPM Mobil Naik Turun Saat AC Dinyalakan


1. Kerusakan Idle Speed Control

Idle Speed Control (ISC) adalah komponen pada sistem injeksi yang mengatur RPM mesin saat idle atau stasioner supaya tetap stabil sesuai beban kerja.

Normalnya, ISC akan mengatur RPM mesin pada 750 – 800 Rotasi per menit. Namun beban kerja mesin selalu berubah-ubah, sehingga ISC bisa saja menset idle RPM mencapai 1000 RPM. Contohnya saat ada salah satu busi yang mati, serta saat kompresor AC aktif akan menambah beban kerja mesin sehingga ISC secara otomatis menaikan RPM idle.

Tapi bagaimana kalau ISC bermasalah ?


Tentu saja akan menyebabkan beberapa gejala, seperti mesin brebet saat idle, hingga RPM mesin yang naik turun baik saat AC mati atau dinyalakan.

Apabila kita hubungkan kerusakan ISC dengan AC yang dinyalakan tentu ada korelasinya, karena ISC lah yang menaikan RPM mesin supaya mesin tidak mati saat kompresor AC nyala. Sehingga ketika ISC bermasalah, otomatis akan ada masalah juga pada RPM mesin saat AC dinyalakan.

Meski demikian, masalah ini masih tergolong ringan karena hanya menyebabkan RPM naik turun saat AC nyala. Biasanya ini hanya disebabkan karena jarum ISC yang kotor. Sehingga untuk memperbaikinya pun kita pun hanya perlu membersihkan komponen ISC.

2. Katup gas yang penuh kotoran

Selain kerusakan Idle Speed Control, rpm mobil yang naik turun juga bisa disebabkan karena kondisi throttle body yang sudah penuh kotoran.

Lalu apa hubungannya dengan AC mobil ?

Seperti kita ketahui bahwa katup gas merupakan komponen yang berfungsi untuk mengatur debit udara yang masuk ke ruang bakar. Pada posisi Idle, katup gas terbuka sangat sedikit karena sebagian udara saat idle akan masuki melalui saluran idle. Tapi masih ada udara yang masuk lewat katup gas.

Namun bagaimana kalau katup gas tersumbat kotoran ? ini akan menyebabkan debit udara yang lewat menjadi tidak stabil akibatnya RPM mesin akan naik turun. Apalagi saat AC dinyalakan, kebutuhan udara menjadi lebih banyak sehingga akan sangat terasa tidak stabil saat AC dinyalakan.

Biasanya kotoran pada katup gas ini disebabkan karena pengaruh saringan udara yang terlalu kotor, atau tidak pernah diganti. Memang benar, ada interval pembersihan saringan udara biasanya sekitar 10 ribu KM. Tapi untuk anda yang berada didaerah berdebu, filter udara menjadi lebih cepat kotor sehingga harus lebih sering membersihkannya.

Untuk membersihkan filter udara, cukup gunakan hembusan angin sementara untuk membersihkan katup gas perlu bantuan pembersih kerak seperti karburator cleaner.

3. Intake manifold bocor


Pada sistem injeksi, jumlah udara yang masuk ke ruang bakar dihitung oleh air flow meter atau mass air flow, sensor ini biasanya terletak setelah filter udara sebelum katup gas.

Data dari air flow meter digunakan ECU untuk menentukan seberapa banyak bensin yang perlu disemprotkan injektor supaya kinerja mesin ideal.

Tapi ketika ada kebocoran pada saluran intake khususnya setelah sensor air flow tentu beda ceritanya. Kebocoran ini akan menyebabkan pembacaan sensor tidak sesuai, karena sensor membaca aliran udara yang hanya melewati sensor tersebut sementara jumlah udaranya ternyata lebih banyak karena udara terhisap masuk melalui intake manifold yang retak.

Ini akan menyebabkan kinerja mesin menjadi kacau, sehingga masalah seperti RPM tidak stabil pun bisa muncul.

Lalu bagaimana cara mengatasinya ?

Anda perlu menemukan retakan pada intake manifold, kalau ada anda perlu ganti bagian yang retak tersebut. Selain retakan, sambungan yang tidak rapat juga bisa menyebabkan kebocoran.

4. Sirkulasi freon yang tidak lancar



Yang menambah beban kerja mesin saat AC dinyalakan, itu karena sirkulasi freon. Jadi semakin panjang jalur sirkulasi freonnya, maka semakin besar juga beban kerja mesinnya. Tapi umumnya, sirkulasi freon sudah diset sedemikian rupa sesuai dengan kemampuan mesinnya.

Tapi beda cerita apabila sirkulasi freon tidak lancar, ini akan menambah beban kerja mesin sehingga saat AC dinyalakan mesin menerima beban lebih akibatnya RPM mesin jadi tidak stabil.

Umumnya sirkulasi freon bisa terganggu pada bagian ;

  • Kondensor AC yang mampet
  • Kompresor AC aus


Masalah nomor empat ini sudah masuk ranah masalah sistem AC sehingga untuk mengeceknya perlu bantuan AC manifold pressure tester untuk mengetahui apakah tekanan freon AC stabil atau tidak. Kalau ada sirkulasi yang mampet, maka jarum tester menjadi tidak stabil.

5. Sistem idle up engine bermasalah

Diatas sebenarnya sudah disinggung, ketika beban kerja mesin bertambah akibat kompresor AC yang aktif maka ISC secara otomatis meningkatkan RPM idle mesin, ini namanya sistem idle up.

ISC sendiri diatur oleh ECU, sementara ECU patokannya kompresor dan sensor tekanan freon AC. Jadi kalau sensor tersebut mengalami kerusakan, atau kabel sensor terkelupas bisa menyebabkan ketidaksesuaian pembacaan data.

Hasilnya, sistem idle up akan eror sehingga RPM mesin akan naik turun bahkan mati saat AC dinyalakan.

Solusi untuk urusan sistem kelistrikan seperti ini adalah dengan melakukan scanning menggunakan komputer.

Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Air menjadi salah satu sumber daya alam yang bisa diperbaharui, selain digunakan sebagai bahan dasar minuman ternyata air juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik.

Bahkan energi listrik yang dapat diperoleh dari air ini bisa melayani kebutuhan listrik suatu kota. Indonesia sendiri memiliki banyak PLTA yang tersebar di seluruh tanah air. Salah satunya adalah PLTA Jatiluhur yang memanfaatkan air danau.

Lalu bagaimana cara kerja PLTA tersebut ? mari kita bahas secara mendetail.

Prinsip Kerja PLTA


Pembangkit listrik tenaga air tidak secara langsung menggunakan molekul air sebagai bahan utamanya, melainkan PLTA ini memanfaatkan energi potensial yang terdapat pada aliran air.

Hal ini sama seperti kincir angin yang tidak memanfaatkan udaranya melainkan memanfaatkan energi pada aliran udara tersebut.

Lalu bagaimana bisa waduk yang cenderung tenang (tidak mengalir) digunakan sebagai tenaga penggerak PLTA ?

Disini anda perlu memahami prinsip kerja PLTA pada waduk ini.


Jadi prinsip kerjanya cukup sederhana. Ketika ada air yang mengalir pasti memiliki energi, energi yang terdapat pada air yang mengalir tersebut dimanfaatkan untuk memutar turbin. Sementara itu turbin tersambung ke generator listrik yang dapat mengubah putaran turbin menjadi energi listrik.

Sekarang apa yang membuat air tersebut mengalir ?

Jawabannya adalah gaya gravitasi, air secara otomatis mengalir dari tempat yang lebih tinggi ketempat yang lebih rendah. Dengan kata lain agar aliran air dapat terbentuk maka harus menempatkan air pada dua tempat yang memiliki perbedaan ketinggian.

Secara alami, prinsip ini bisa kita temukan pada sungai. Namun, kecepatan air pada sungai itu cenderung kecil sehingga tidak mampu untuk menghasilkan listrik yang digunakan untuk melayani suatu kota.

Jadi bagaimana supaya kecepatan airnya tinggi ?

Yaitu dengan menempatkan lebih banyak volume air pada tempat yang lebih tinggi dan menambah sudut kemiringannya.

Dalam hal ini waduk yang memiliki volume air cukup banyak dijadikan sebagai reservoir, air dalam waduk tersebut akan dihubungkan ke area yang lebih rendah menggunakan sebuah selang besar.

Hasilnya, aliran air pada selang tersebut cukup tinggi sehingga mampu memutar generator raksasa yang dapat menghasilkan listrik cukup besar.

Hal itu juga yang menyebabkan mengapa PLTA banyak dibangun didaerah waduk yang berada didataran tinggi.

Selain jenis yang diatas, ada satu lagi jenis PLTA namun memiliki daya yang lebih kecil. Namanya Pembangkit listrik tenaga microhidro (PLTMH).

Cara kerjanya memang sama, namun PLTMH biasanya langsung memanfaatkan aliran air sungai. Hal itu dimungkinkan karena PLTMH hanya menggunakan generator berkapasitas kecil sehingga tidak membutuhkan energi yang terlalu besar untuk beoperasi.

Diagram PLTA Sederhana


Seperti yang anda lihat diatas, ada beberapa komponen pada PLTA sederhana.


  • Air dalam penampungan
  • Pintu air
  • Terowongan air
  • Generator
  • Regulator
  • Listrik siap pakai
  • Saluran keluar air


Dari diagram PLTA sederhana diatas, kita bisa mempelajari bahwa air dalam volume yang besar akan mengalir dari penampungan yang letaknya lebih tinggi menuju unit PLTA melalui terowongan air.

Komponen nomor dua merupakan pintu air yang akan mengatur seberapa banyak volume yang harus melewati terowongan air tersebut, besar kecilnya volume air yang mengalir pada terowongan air akan mempengaruhi seberapa cepat turbin berputar.

Putaran turbin akan membuat generator menghasilkan arus listrik, mungkin tidak perlu dibahas lagi tentang bagaimana cara generator menghasilkan listrik karena anda mungkin sudah mengetahuinya. Untuk yang belum, anda bisa baca artikel tentang generator pada artikel berikut ;

Prinsip Kerja Generator Listrik

Namun listrik yang dihasilkan dari generator belum bisa digunakan langsung untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat, hal ini dikarenakan tegangan yang dihasilkan masih belum stabil.

Oleh sebab itu ada komponen yang bernama regulator, salah satu fungsinya untuk menjaga tegangan listrik tetap pada 220 V untuk menyalurkan kerumah-rumah, sementara kalau mau didistribusikan jarak jauh biasanya tegangan listrik dinaikan supaya lebih efektif.

Cara Kerja Kincir Angin Pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Listrik saat ini menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Disamping ramah lingkungan, tenyata energi listrik juga bisa diperbaharui.

Salah satu cara untuk menghasilkan energi listrik, adalah menggunakan tenaga angin. Alatnya, bernama pembangkit listrik tenaga bayu atau biasa disingkat PLTB.

Lalu, bagaimana cara kerja PLTB ini ? dan seberapa besar energi listrik yang dapat dihasilkan oleh pembangkit ini ? simak uraiannya dibawah.

A. Prinsip Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Angin


Sesuai dengan namanya, PLTB memanfaatkan angin sebagai sumber energi. Jadi prinsip utama PLTB ini adalah mengubah energi dari energi yang terkandung dalam aliran angin menjadi energi listrik.

Lalu bagaimana perubahan energi tersebut bisa terjadi ?

Untuk mengubah tenaga angin, maka diperlukan alat bernama generator listrik. Alat ini akan mengubah energi mekanik menjadi aliran elektron menggunakan prinsip elektromagnetik.

Jadi skemanya, angin berhembus menyebabkan turbin atau kincir angin berputar. Putaran kincir angin akan memutar poros generator sehingga energi listrik dapat terbentuk.

Agar lebih jelasnya, simak diagram dibawah ini.

Komponen pembangkit listrik tenaga angin sederhana

  • Kincir angin
  • Poros turbin
  • Magnet
  • Kumparan tembaga
  • Terminal output


Bagaimana PLTB sederhana bekerja ?

Saat angin berhembus, kincir angin akan berputar. Putaran kincir angin akan memutar poros turbin dimana pada poros turbin sudah tersusun magnet ditengah lilitan tembaga. Sehingga ketika magnet tersebut berputar ditengah lilitan tembaga, akan memicu aliran listrik pada lilitan tembaga tersebut.

Aliran listrik tersebut akan bermuara pada terminal output, pada terminal inilah energi listrik siap digunakan.

Namun, listrik yang dihasilkan dari output generator masih tidak stabil karena putaran kincir angin pastinya dipengaruhi oleh kecepatan angin sehingga tidak beraturan. Oleh sebab itu, listrik dari terminal output akan dimasukan kedalam komponen regulator.

Komponen regulator ini bisa berisi berbagai komponen elektronik seperti trafo, IC dan lainnya. Tujuan regulator ini adalah untuk menstabilkan tegangan listrik pada nilai 220 V sehingga bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah.

B. Berapa Energi Yang Dihasilkan PLTB ?


Bicara soal energi listrik yang dihasilkan tentu relatif, karena hal ini dipengaruhi oleh kecepatan dimana kincir angin tersebut berada. Namun, karena ini merupakan energi yang terbarukan dan ramah lingkungan maka PLTB dibuat agar menghasilkan daya listri yang besar.

Lalu berapa energi listrik yang dihasilkan ?

Pada tahun 2005, energi yang dihasilkan PLTB diseluruh dunia mencapai 58.982 MW. Jumlah itu memang belum mencapai 1 % kebutuhan listrik didunia. Namun mulai terbatasnya bahan bakar fosil memaksa beberapa negara untuk membangun energi yang terbarukan seperti ini sehingga saat ini pasti jumlahnya bisa lebih banyak.

Lalu bagaimana dengan PLTB di Indonesia ?


PLTB pertama di Indonesia telah dibangun didaerah Sidrap Sulawesi selatan, dengan memiliki 30 wind turbine generator (WTG) energi yang dihasilkan mencapai 75 Mega Watt. Dengan kata lain satu kincir angin mampu menghasilkan daya 2,5 Mega watt.

Sementara untuk yang versi individualnya, satu buah kincir angin mampu menghasilkan daya beragam dari 50 watt sampai 600 watt.


C. Potensi PLTB Di Indonesia



Apakah PLTB bisa dan efektif apabila dibangun di Indonesia ?

Pembangunan PLTB pertama di Indonesia yang berada di daerah sidrap sudah membuktikan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki potensi di energi angin.

Berdasarkan data dari kementrian energi dan sumber daya mineral pada tahun 2010, Indonesia berpotensi menghasilkan energi listrik sebesar 9,2 gigawatt dari tenaga angin. Sementara itu lembaga penerbangan dan antariksa nasional menyebutkan ada lebih dari 100 daerah di Indonesia yang menyimpan potensi energi angin.

Kecepatan angin didaerah tersebut bisa mencapai 5,5 meter per detik bahkan dibeberapa daerah bisa sampai 6 meter per detik.

Tentu hal ini sudah membuktikan bahwa potensi energi angin di Indonesia cukup besar dan apabila dicampurkan dengan pembangkit lain bisa mencukupi kebutuhan energi listrik nasional namun mengurangi pemakaian bahan bakar fosil.

Sumber Daya Alam Non Hayati - Pengetian, Manfaat dan Contohya

Udara yang kita hirup merupakan salah satu jenis sumber daya alam, lebih tepatnya sumber daya alam non-hayati. Secara ringkas, SDA non hayati itu merupakan SDA selain makhluk hidup.

Dengan demikian harusnya ada banyak sekali contoh sumber daya ini yang bisa kita temukan disekitar kita.

Lalu apa saja yang termasuk sumber daya non hayati dan untuk apa pemanfaatannya ? simak ulasannya dibawah.


Definisi Sumber Daya Alam Non Hayati


Secara umum kata hayati merujuk pada organisme biologis atau mahkluk hidup, sehingga SDA non hayati merupakan segala jenis sumber daya yang diperoleh dari alam yang bukan berasal dari makhluk hidup.

SDA non hayati juga disebut sumber daya abiotik atau anorganik karena tersusun dari material benda mati.

Berdasarkan kesinambungannya, SDA non hayati dibedakan menjadi tiga jenis yakni :

1. SDA yang dapat pulih

Merupakan sumber daya alam yang ketersediaannya bisa terus ada karena proses pembentukannya berlangsung cukup cepat, entah karena proses pembentukannya berlangsung secara natural atau melalui bantuan manusia.

Contohnya seperti oksigen, yang tidak pernah habis meski milyaran orang bernafas menggunakan oksigen. Hal ini karena proses pembentukan oksigen berlangsung cepat oleh tumbuhan. Selain itu ada sinar matahari, air, angin dan gelombang air laut,

2. SDA yang tidak dapat pulih

SDA yang tidak dapat pulih berarti sumber daya yang ketersediaannya tidak bisa berkesinambungan, meski ketersediaan sumber daya alam ini cukup melimpah tapi apabila digunakan maka akan suatu saat akan menemui kelangkaan.

Penyebab SDA ini tidak bisa berkesinambungan, karena proses pembentukannya cukup lama sehingga tidak mampu menjamin ketersediaannya apabila dipakai secara terus menerus. Contohnya adalah bahan-bahan tambang dan bahan bakar fosil yang bisa terbentuk secara alami selama ratusan juta tahun.

3. SDA dengan sifat gabungan

SDA ini sebenarnya dapat pulih namun apabila proses pemulihannya tidak berlangsung atau terganggu maka akan menyebabkan rusaknya SDA tersebut sehingga tidak dapat digunakan kembali.

Contohnya tanah, apabila tidak dipulihkan tanah yang subur bisa menjadi tanah yang tandus atau padang pasir yang tidak subur.

Contoh Sumber Daya Non Hayati


1. Air

Air merupakan salah satu elemen penting yang sangat dibutuhkan makhluk hidup untuk bertahan hidup. Karena air ini berfungsi pada segala aspek, baik untuk minum, pengairan, pelarut, dan sumber energi listrik.

Oleh sebab itu air merupakan sumbe daya inti yang dibutuhkan semua makhluk hidup. Untung saja air masuk kedalam SDA non hayati yang bisa diperbaharui.

2. Udara

Di dalam atmosfer bumi terkandung beberapa jenis udara, contohnya oksigen dan karbondioksida yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup.

Oksigen dibutuhkan oleh manusia dan hewan untuk bernafas, sementara karbondioksida dibutuhkan tumbuhan untuk berfotosintesis.

Baik oksigen dan karbondioksida, sama-sama tersusun dari material tak bernyawa yang bisa diperbaharui. Karena manusia memproduksi karbondioksida dari oksigen, sementara tumbuhan memproduksi oksigen dari karbondioksida.

3. Tanah

Tanah merupakan media yang paling mudah untuk bercocok tanam, apalagi jika tanah tersebut sangat subur maka tumbuhan yang ditanam bisa tumbuh dengan subur pula. Sehingga dengan memanfaatkan tanah, manusia bisa menanam padi untuk memastikan ketersediaan sumber makanan.

Selain untuk bercocok tanam, tanah juga punya manfaat lain yakni sebagai tempat berpijak dan membangun bangunan. Sehingga bisa dikatakan segala aktifitas manusia berada diatas tanah.

4. Sinar matahari


Sinar matahari juga merupakan sumber energi, karena sinar matahari ini dibutuhkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis.

Selain itu sinar matahari juga berguna bagi manusia karena sinar matahari mengandung vitamin D.

Di sektor energi alternatif, sinar matahari juga berguna sebagai pembangkit listrik tenaga surya.

Sinar matahari ini masuk kedalam SDA non hayati karena merupakan pancaran sinar yang notabene tidak bernyawa. Lalu apakah matahari masuk ke SDA yang bisa diperbaharui atau tidak ?

Ini masih diperbedatkan, pasalnya matahari berkobar untuk menghasilkan sinar. Para ilmuan pun memprediksi kalau kapanpun waktunya matahari bisa padam apabila bahan bakar yang menyebabkan matahari berkobar itu habis.

Hanya saja, prediksi matahari akan padam tersebut cukup lama yakni sekitar 10 milyar tahun lagi. Sehingga meski tidak bisa diperbaharui, matahari memiliki energi yang sangat amat melimpah.

5. Angin

Angin dan udara itu berbeda, angin merupakan udara yang berhembus. Jadi angin itu memiliki aliran sementara udara kadang tidak.

Angin masuk kedalam SDA karena angin ini bermanfaat bagi mahkluk hidup. Contohnya untuk para nelayan, angin dijadikan energi untuk menggerakan perahu, sementara di sektor energi alternatif angin dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga angin.

6. Bahan tambang


Ada banyak sekali SDA yang terkandung dibawah tanah. Salah satunya, gas bumi dan minyak bumi yang sampai sekarang masih menjadi kebutuhan utama meski sudah ada biofuel.

Selain bahan bakar, SDA lain yang didapat dari proses penambangan adalah emas, tembaga, nikel, batubara dan lainnya.

Bahan tambang ini masuk kedalam SDA non hayati yang tidak bisa diperbaharui, alasannya bahan-bahan tersebut terbentuk secara alamiah selama ratusan juta tahun. Sehingga meski ketersediaannya melimpah, tidak akan mampu untuk berkelanjutan.

7. Iklim

Ada beberapa tanaman yang memanfaatkan iklim agar bisa tumbuh dengan efektif. Contohnya padi yang banyak ditanam saat musim hujan karena pengairan padi akan lebih efektif saat musim hujan.

Selain itu, produksi garam tradisional akan meningkat saat musim kemarau karena sinar matahari lebih lama dibandingkan musim hujan.

Dari hal itulah iklim masuk kedalam SDA non hayati karena berguna bagi manusia.

Pemanfaatan SDA non hayati dikehidupan manusia


1. Sebagai sumber kehidupan mahkluk hidup

Air dan udara merupakan dua contoh SDA non hayati yang berperan sebagai sumber kehidupan makhluk hidup. Tanpa kedua elemen tersebut, makhluk hidup tidak akan bisa bernafas dan melangsungkan hidupnya.

2. Manfaat disektor ekonomi

Disektor ekonomi, SDA non hayati banyak sekali manfaatnya. Contohnya pada bahan tambang, ini akan memberikan dampak ekonomi bagi para penambang yang menjual hasil tambang. Para penambang ini bukan saja mereka yang sekelas perusahaan, tapi penambang tradisional yang menambang diarea tebing atau sungai juga termasuk.

Selain itu air juga memberikan manfaat ekonomi apabila dijual didaerah yang mengalami kelangkaan air bersih.

3. Sumber energi listrik

Ada banyak sekali SDA non hayati yang bisa diubah menjadi energi listrik contohnya sebagai berikut ;

  • Energi yang terkandung pada air mengalir dijadikan sebagai pembangkit listrik tenaga air
  • Aliran udara dimanfaatkan untuk memutar kincir angin yang mampu menghasilkan listrik
  • Sinar matahari ditangkap oleh panel surya untuk menghasilkan listrik
  • Geothermal dimanfaatkan untuk pembangkit listrik
  • Batubara banyak dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap.


Selain 3 hal diatas, tentu masih ada lagi manfaat yang bisa kita peroleh dari SDA non-hayati. Sekian semoga bisa menambah wawasan kita semua.

6 Potensi Sumber Daya Alam Indonesia Yang Jadi Unggulan

Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa. Dari mulai laut, darat, udara hingga dibawah tanah semua mengangdung sumber daya yang sangat bernilai.

Secara geografis, Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang tersebar dari sabang sampai merauke. Hal itu memberikan kelebihan tersendiri karena sudah pasti Indonesia memiliki garis pantai yang panjang.

Letak Indonesia yang berada di garis khatulistiwa juga memberikan banyak manfaat, khususnya disektor pertanian dan perkebunan karena iklim di daerah tropis ini sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman.

Dari semua hal diatas, maka bisa dipastikan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat luar biasa. Lalu apa saja potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia ?

1. Kelautan


Luas perairan Indonesia mencapai 3,25 juta KM2 dimana angka tersebut membuktikan bahwa perairan Indonesia lebih luas dibandingkan luas daratan, oleh sebab itu Indonesia disebut negara maritim.

Sebagai negara maritim, sudah dipastikan Indonesia memiliki potensi kelautan yang cukup luar biasa. Beberapa potensi yang bisa dikembangkan dari sektor kelautan antara lain ;

a. Perikanan

Semakin luasnya wilayah perairan, maka semakin banyak juga potensi ikan yang dapat ditangkap. Hal itulah yang mendorong neraca perdagangan ikan Indonesia menjadi nomor satu di asia tenggara.

b. Pariwisata

Saat ini sudah banyak sekali objek pariwisata bertema kelautan, dari penyelaman, maupun wisata di area pantai. Dengan garis pantai mencapai 99 ribu KM, bisa dipastikan Indonesia memiliki potensi yang besar di sektor kelautan ini.

Contoh objek wisata pantai yang mendunia adalah bali dan lombok, kedua wilayah itu mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Selain pantai, keragaman terumbu karang di perairan Indonesia juga menyebabkan Indonesia menjadi negara tujuan wisata diving. Saat ini ada banyak sekali wisata-wisata diving yang menyuguhkan pemandangan bawah laut yang luar biasa.

c. Produksi garam

Garam diproduksi dengan menguapkan air laut, umumnya tempat untuk memproduksi garam ini terletak dipesisir. Seperti yang dikatakan, karena Indonesia punya garis pantai yang cukup panjang maka akan ada lebih banyak spot untuk memproduksi garam.

d. Habitat biota laut

Perairan Indonesia juga menjadi rumah atau habitat bagi banyak sekali biota laut, bahkan dari 7 spesies penyu yang ada didunia 6 diantaranya bisa kita temukan diperairan Indonesia.

e. Pembangkit listrik tenaga ombak

Pembangkit listrik tenaga ombak memanfaatkan gulungan gelombang air laut untuk memutar turbin yang akan membangkitkan energi listrik. Sebagai negara maritim, apabila ini diterapkan di Indonesia mungkin bisa menjadi alternatif pembangkit listrik.

2. Perkebunan


Disektor perkebunan, juga tidak kalah menariknya. Pasalnya, Indonesia menjadi negara nomor satu yang paling banyak memproduksi kelapa sawit. Hal itu membuktikan bahwa potensi perkebunan di Indonesia cukup menjanjikan apabila dikelola oleh manajemen yang baik.

Selain perkebunan, iklim tropis di Indonesia juga memberikan dampak yang sangat besar untuk pertumbuhan tanaman buah. Oleh sebab itu banyak sekali buah-buahan yang bisa tumbuh di Indonesia.

Hanya saja, masalah yang dihadapi sektor perkebunan adalah keterbatasan lahan dimama saat ini lahan-lahan kosong sudah sulit untuk ditemukan.

3. Pertambangan


Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahan tambang, semua jenis bahan-bahan tambang sepertinya bisa kita temukan di negara tercinta ini. Contoh paling nyata adalah didaerah papua terdapat tambang emas dan tembaga terbesar didunia.

Selain itu, Indonesia juga kaya akan bahan tambang mineral lain seperti bauksit, timah, pasir besi dan lainnya.

Disektor bahan bakar, Indonesia juga memiliki tambang batubara yang tersebar di wilayah kalimantan serta tambang minyak yang juga tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

Apabila dikelola secara baik, maka itu bisa mendatangkan dampak ekonomi. Hanya saja ekspolitasi yang berlebihan akan barang tambang ini akan memicu kelangkaan dikemudia hari, karena SDA ini masuk jenis yang tidak bisa diperbaharui. Sehingga harus cermat dalam pemanfaatannya.

4. Pertanian


Karena berada di iklim tropis, banyak tanaman yang bisa berkembang di Indonesia. Selain itu tanah di Indonesia juga termasuk tanah yang subur sehingga sangat cocok untuk pertanian.

Hal itu juga disusul luas wilayah Indonesia yang cukup luas berdampak pada lahan pertanian yang harusnya juga luas. Namun masalah yang dihadapkan para petani adalah perubahan iklim, dimana masalah ini bisa menyebabkan para petani gagal panen.

Oleh sebab itu, harus ada edukasi untuk para petani agar mereka dapat menentukan langkah dalam menghadapi perubahan iklim ini. Karena ditangan petani berkualitas, akan menghasilkan komoditas yang juga berkualitas.

5. Perhutanan


Indonesia juga masih memiliki hutan yang cukup luas meski semakin hari luasnya semakin menurun. Hutan secara umum berfungsi sebagai paru-paru dunia karena sifat hutan ini akan menyediakan oksigen bagi seluruh makhluk hidup didunia.

Sehingga keberadaan hutan itu sebenarnya sangat penting. Di Indonesia, ada hutan lindung, hutan konservarsi dan hutan produksi. Meski sama-sama hutan, semuanya memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Di hutan produksi, maka bisa diperoleh hasil hutannya seperti kayu. Dimana kayu saat ini menjadi barang yang banyak dibutuhkan industri sebagai bahan baku.

6. Pegunungan

Indonesia juga memiliki banyak sekali gunung dan bukit, sepanjang pulau sumatera sampai nusa tenggara ada banyak sekali gunung dengan keragamannya masing-masing.

Kontur pegunungan yang naik turun, biasanya dimanfaatkan untuk membangun PLTA (pembangkit listrik tenaga air), dimana PLTA ini dipasangkan pada waduk yang umumnya teletak diarea pegunungan atau pada air terjun.

Sehingga semakin banyak gunung, semakin banyak pula potensi PLTA yang bisa dibangun.