Showing posts with label Masalah Mesin Mobil. Show all posts

3 Penyebab Sepele Asap Keluar Dari Kap Mesin + Solusinya

Asap itu identik dengan kebakaran, coba saja anda lihat pada pembakaran sampah, pasti asapnya membumbung tinggi. Tapi bagaimana kalau asap ini keluar dari bagian vital mobil, yakni dibagian kap mesinnya ?

Apa itu menandakan mesin mobil kita terbakar ? tapi jangan berspekulasi berlebihan, karena ada beberapa penyebab yang sepele hingga serius sehingga menimbulkan asap pada ruang mesin.

Oleh karena itu diartikel ini, kita akan membahas penyebab kap mesin berasap.

Penyebab Kap Mesin Berasap

img ; autointhebox.com

Asap atau kebul itu merupakan hasil dari pembakaran suatu material yang berlangsung tidak secara sempurna. Artinya, pembakaran ini menghasilkan banyak karbon monoksida dan sulfur sehingga warnanya agak kelabu.

Untuk didalam kap mesin, apakah mungkin mengeluarkan asap ?

Kalau pertanyaannya seperti itu, mungkin saja karena mesin bekerja dengan membakar campuran udara dan bahan bakar. Tapi mesin itu memiliki exhaust system yang mengatur gas buang agar keluar dari knalpot.

Sehingga, untuk masalah kap mesin berasap ini pasti ada yang tidak beres.

Setidaknya, ada tiga hal yang bisa disimpulkan ketika kita melihat ada kepulan asap dari dalam kap mesin. Yakni ;

1. Asap biru tipis karena oli yang terbakar

Apabila anda melihat ada asap berwarna biru tipis dari dalam kap mesin anda, itu tandanya oli mesin terbakar oleh panasnya mesin.

Tapi oli mesin itu tempatnya didalam mesin yang tertutup rapat, bagaimana mungkin oli terbakar dan asapnya keluar ?

Ternyata, kasus ini hanya terjadi karena ada ceceran oli pada bagian luar mesin. Biasanya seusai penggantian filter oli akan ada ceceran oli didekat rumah filter oli. Apabila ceceran oli  tersebut mengenai bagian panas mesin seperti exhaust manifold, maka saat mesin dihidupkan oli tersebut akan terbakar oleh panasnya exhaust manifold. Sehingga akan ada asap biru tipis yang keluar dari dalam kap mesin.

Masalah ini, tergolong masih sepele karena saat ceceran oli tersebut terbakar semuanya maka asap dari ruang mesin akan menghilang. Tapi kalau ternyata sampai dua-tiga jam mesin hidup asap dari ruang mesin ini tak kunjung hilang, itu tandanya ada bocor oli.

Bocor oli ini bisa terjadi karena pemasangan filter oli kurang kencang, atau ada seal oli yang rusak. Untuk mengeceknya, anda perlu melihat secara langsung mobil anda. Gunakan bantuan senter untuk melihat apakah ada kebocoran oli, atau tidak. Kebocoran oli ini ditandai dengan rembesan dan biasanya banyak debu yang menempel pada rembesan itu.

2. Asap abu-abu/kehitaman karena packing knalpot yang rusak

Kalau asap yang keluar berwarna abu-abu atau cenderung kehitaman, itu tandanya asap dari pembakaran mesin. Normalnya, asap dari pembakaran mesin ini akan disalurkan sepenuhnya ke catalytic converter dan ke knalpot.

Tapi kalau asap hitam ini mengepul dari dalam kap mesin, berarti ada kebocoran pada saluran knalpot mobil anda.

Umumnya, bagian packing pada tiap sambungan exhaust system yang menjadi masalah. Bisa packing exhaust manifold, packing catalytic converter, atau packing sambungan knalpot. Selain itu, kalau saluran knalpot mobil bocor akan muncul suara kasar dari mesin karena suara pembakaran mesin juga bocor (tidak sepenuhnya disalurkan ke mufler).

Solusinya, mudah kalau packing rusak ganti tapi kalau sambungan knalpot kurang kencang, tinggal dikencangkan.

3. Asap putih karena mesin overheat

Overheat adalah kondisi dimana suhu mesin melebihi suhu kerjanya dalam waktu yang relatif lama. Overheat ini bisa disebabkan banyak hal, tapi kalau mesin mobil anda overheat biasanya akan muncul beberapa gejala.

Seperti temperature kabin yang ikut naik, dan kalau dibiarkan akan ada kepulan asap putih dari dalam kap mesin. Asap ini berasal dari coolant atau air pendinging yang terbakar oleh panasnya mesin. Berbeda dengan dua jenis asap diatas, asap putih karena overheat ini memiliki kuantitas yang cukup banyak sehingga ketika anda buka kap mesin, asap langsung mengepul dari dalam mesin.

Untuk masalah ini, anda perlu mematikan mesin kendaraan dan menunggu tenaga ahli untuk melakukan pengecekan kondisi mobil anda.

Baca pula ; Penyebab mesin motor overheat + solusinya

4. Kebocoran air radiator

Selain oli mesin, air radiator yang bocor dan mengenai bagian panas mesin juga dapat mengeluarkan asap. Ini seperti uap air, pada air mendidih akan ada uap yang warnanya sedikit kelabu.

Kalau volume air radiator yang bocor itu kecil, seperti tetesan saja mungkin uap tersebut tidak terlalu terlihat. Tapi kalau kebocoran sudah lebih besar, maka asap akan terlihat jelas.

Untuk maslaah ini, maka temperatur mesin akan naik dengan drastis sehingga indikator suhu mesin akan menyala, dan level temperatur mesin juga ada pada tingkat tertingginya.

Kalau anda mengalami masalah ini, segera pinggirkan mobil anda dan buka kap mesin untuk mendinginkan mesin.

Satu lagi, asap dari dalam kap mesin juga bisa muncul karena ada korsleting arus listrik. Korsleting ini akan menimbulkan panas disekitar korsleting, dan apabila ada komponen berbahan plastik pasti akan terbakar dan mengeluarkan asap dengan bau yang khas (bau plastic terbakar).

Ini sedikit sulit dideteksi karena asap akibat korsleting ini sangat minim namun efeknya cukup besar. Sehingga kalau anda mencium bau plastik terbakar saat sedang mengemudi, segera pinggirkan kendaraan dan lakukan pengecekan.

Itu saja artikel singkat tentang penyebab asap keluar dari kap mesin, semoga bisa menambah wawasan kita.

Air Radiator Bocor, AWAS Overheat. Cek 6 Penyebab Berikut

Fungsi air radiator adalah untuk menjaga temperatur mesin agar tidak berlebihan atau overheat. Tugas ini diperlukan karena mesin bekerja dengan menghasilkan pembakaran yang mana pembakaran itu akan menghasilkan panas.

Terbayang kalau air radiator ini mengalami penyusutan atau bahkan habis. Panas mesin akan sulit didinginkan dan yang berpotensi terjadi adalah overheat. Sementara overheat ini sendiri dapat menyebabkan turun mesin.

Lalu apa saja penyebab air radiator mobil cepat habis ? simak ulasannya dibawah ini.

Penyebab Air Radiator Mobil Cepat Habis


Ada beberapa komponen yang dapat menyebabkan kebocoran air radiator dari sistem pendingin. Antara lain ;

1. Tutup radiator lemah



Sekilas fungsi tutup radiator hanya sebagai penutup radiator, namun lebih jauh ternyata tutup radiator ini memiliki peran menjaga tekanan radiator tetap stabil. Kita tahu kalau air yang mendidih itu tekanannya semakin meningkat. Ini artinya, saat mesin dalam kondisi panas suhu dan tekanan didalam radiator itu tinggi. Kalau tidak diberikan ventilasi maka radiator akan cepat bocor.

Disini, peran tutup radiator sebagai ventilator yang akan sedikit terbuka saat tekanannya melebihi 1.1 atmosfer. Namun karena faktor pemakaian, kadang tutup radiator akan terbuka sebelum tekanannya tercapai, sehingga dalam kondisi yang seharusnya tidak berbahaya air dapat keluar ke reservoir tank.

Inilah salah satu hal yang membuat air radiator mobil anda cepat habis. Untuk mengeceknya, coba anda lihat tabung reservoir, kalau selalu penuh maka bisa jadi tutup radiator memang sudah lemah.

2. Radiator tersumbat

Radiator itu komponen yang terdiri dari sekumpulan selang berdiameter kecil. Terbayang kalau ada kerak atau kotoran padat lain yang masuk kedalam radiator, ini akan menyumbat saluran didalam radiator.

Kalau radiator tersumbat, maka akan ada perbedaan tekanan antara sisi atas dan sisi bawah radiator. Tekanan diatas akan lebih besar karena air tidak bisa langsung kebawah akibat adanya sumbatan. Sementara tutup radiator juga terletak di bagian atas, sehingga air akan terus keluar melalui tutup radiator.

3. Thermostat macet


img ; gobdp.com

Fungsi thermostat adalah sebagai pintu sirkulasi air pendingin dari radiator. Pada kondisi normal, thermostat akan tertutup sehingga sirkulasi air pendingin hanya terjadi didalam mesin tanpa melibatkan radiator. Namun, thermostat akan terbuka kalau suhu mesin mulai panas. Sehingga sirkulasi air ke radiator bisa terjadi.

Masalah yang kerap timbul, adalah ketika thermostat tidak mau membuka atau bahkan tidak mau menutup. Kalau thermostat tidak mau menutup, itu tidak masalah paling proses pemanasan mesin yang agak lama. Namun kalau thermostat tidak mau terbuka baru itu yang jadi masalah.

Kalau suhu mesin panas sementara thermostat tidak terbuka, maka yang terjadi hanya sirkulasi air panas didalam mesin yang semakin panas. Akibatnya, air akan bocor dari sambungan komponen pendingin akibat tekanan air yang semakin tinggi. Inilah yang membuat volume air semakin berkurang.

Ciri thermostat macet itu kipas radiator tetap berputar namun hembusan angin dari kipas ini tidak terasa panas karena didalam radiator hanya tersedia air yang masih dingin.

4. Cooling fan lemah/macet

Fungsi kipas pendingin adalah mendinginkan air didalam radiator sehingga air tersebut dapat kembali digunakan untuk mendinginkan mesin. Kalau kipas ini mati, atau lemah putarannya maka air didalam radiator tidak dapat didinginkan.

Hasilnya, tekanan didalam radiator meningkat dan air selalu keluar dari tutup radiator. Sehingga volume air pendingin berangsur berkurang hingga habis serta mesin juga berpotensi overheat.

Ada banyak hal yang membuat kipas pendingin mati/lemah

  • Bisa karena ada korsleting
  • Fuse putus
  • Sikat motor aus
  • Resistor putus


Gejala khas yang akan dirasakan ketika kipas radiator mati adalah AC yang terasa panas. Ini karena kipas pendingin juga dipakai untuk mendinginkan freon didalam kondensor. Sehingga kalau kipas mati, AC juga panas.

5. Ada kebocoran pada radiator/saluran pendingin

Penyebab yang satu ini harusnya bisa anda simak secara kasat mata. Terutama dibagian kolong mesin, kalau terdapat tetesan air tepat dibagian bawah mesin maka bisa jadi ada kebocoran saluran pendingin. Namun, anda juga harus membedakan mana air kebocoran radiator dan mana air dari embun AC.

Kalau air dari embun AC itu lokasinya lebih ketengah, dibawah dashboard sementara kebocoran air radiator terletak dibagian depan dibawah mesin.

6. Packing sistem pendingin rusak

Packing atau perpak adalah komponen perapat sambungan pada saluran pendingin. Packing ini bisa anda temui pada pompa air yang menempel pada blok mesin, serta thermostat housing. Kadang, packing ini juga mengalami kerusakan karena faktor pemakaian.

Sehingga, saat kondisi air panas (tekanan naik) air tersebut keluar melalui packing ini. Kebocoran air radiator dari packing memang sulit dideteksi karena lokasi packing yang memang tersembunyi, namun kebocoran ini juga akan meninggalkan tetesan dibagian bawah mobil.

Kesimpulan

Jadi kesimpulannya, kalau anda mendeteksi air radiator terus berkurang hingga cepat habis maka itu tandanya ada kebocoran. Kebocoran tersebut bisa terjadi pada komponen-komponen yang dijelaskan diatas.

Solusinya dengan melakukan penggantian komponen yang rusak, tapi untuk mengecek mana komponen yang bocor anda perlu bantuan alat Radiator pressure gauge yang dapat mengukur apakah tekanan sistem pendingin stabil atau turun. Kalau turun, berarti ada kebocoran dan kebocoran tersebut akan langsung terdeteksi karena air akan menetes saat diberi tekanan.

Demikian artikel tentang penyebab air radiator cepat habis, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Kenali 5 Tanda Radiator Mobil Rusak Agar Tidak Mogok Karena Overheat

Pada sebuah mobil, radiator memiliki peran yang cukup penting. Bagaimana tidak, komponen inilah yang akan menunjang pendinginan suhu mesin, sehingga mesin tidak kepanasan meski digeber pada RPM tinggi.

Apabila terjadi kerusakan pada radiator, maka bisa dipastikan sistem pendinginan suhu mesin akan terganggu. Akibatnya mesin mobil anda bisa mogok karena overheat.

Namun, sebenarnya anda bisa mencegah masalah yang berkaitan dengan overheat tersebut apabila anda jeli dan dapat mengenali tanda-tanda radiator yang rusak. Lalu apa saja ciri atau tanda radiator mobil yang mulai bermasalah ?

Ciri Radiator Mobil Anda Rusak

img by chevroletforum.com

Definisi radiator yang rusak, itu bisa berupa bocor atau karena ada sumbatan didalam radiator. Ciri-cirinnya akan seperti ini

1. Mobil sering overheat

Overheat adalah kondisi dimana mesin mengalami panas yang berlebihan. Kondisi ini muncul bisa karena kipas radiator yang mati atau karena air radiator yang habis.

Seperti yang kita bahas paragraf awal, bahwa radiator adalah komponen yang sangat vital dalam pendinginan suhu mesin. Karena komponen inilah yang akan melepaskan panas mesin ke udara. Sehingga kalau temperatur suhu mesin menyentuh level merah, salah satunya bisa disebabkan karena radiator rusak.

Untuk memastikan, anda simak lagi tanda berikutnya

2. Volume air pendingin sering habis

Air pendingin berfungsi sebagai media mengantarkan panas dari mesin ke radiator. Air pendingin yang selalu habis, bisa disebabkan karena adanya kebocoran pada sistem pendingin salah satunya radiator.

Kebocoran pada radiator bisa disebabkan karena radiator pernah mengalami benturan (misal tertabrak dari depan) atau karena radiator terkena loncatan batu.

3. Selang input radiator sering bocor

Selang input biasanya terletak dibagian tanki atas radiator. Fungsi selang ini adalah untuk mengantarkan air bersuhu tinggi dari mesin ke radiator.

Karena didalam selang ini memiliki air bersuhu tinggi, maka potensi terjadi kebocoran itu besar. Namun kalau proses pendinginan didalam radiator lancar itu tidak masalah. Yang jadi masalah, adalah ketika didalam radiator ada sumbatan.

Ini akan menahan laju air pendingin dari mesin ke radiator, sehingga tekanan pada selang input radiator akan naik dan terjadilah bocor. Kalau anda memiliki masalah dimana selang input ini sering bocor, bisa jadi masalah utamanya ada didalam radiator.

4. Ada tetesan air dibagian bawah bumper depan


Untuk kejadian air radiator yang bocor, pasti akan terlihat dimana letak kebocorannya karena air yang bocor pasti akan menetes ke bawah.

Sekarang coba perhatikan dibawah mobil anda. Apakah ada tetesan air tepat dibawah mobil anda ? kalau tetesan air itu ada dibagian tengah (dibawah dashboard) itu bukan kebocoran air radiator namun itu adalah tetesan air AC.

Kebocoran air radiator itu akan menetes tepat dibagian bawah mesin, kalau yang bocor itu radiatornya maka tetesan air akan ada diarea bawah bumper mobil anda.

5. Ada korosi dan terlihat kebocoran dipermukaan radiator

Apabila anda belum yakin, coba anda perhatikan permukaan radiator. Memang untuk mobil-mobil sekarang, permukaan radatornya terhalang. Dibagian depan terhalang kondensor AC, dibagian belakang, terhalang kipas pendingin.

Namun, anda bisa mencari celah disekitar kipas pendingin untuk melihat permukaan radiator. Gunakan senter untuk menemukan apakah ada korosi, atau terlihat jelas rembesan air. Kedua hal itu menjadi tanda yang jelas sekali menunjukan adanya kerusakan pada radiator mobil anda.

Cara mengatasi radiator mobil yang bermasalah


Cara terbaik untuk mengatasi radiator yang bocor atau tersumbat adalah dengan menggantinya dengan yang baru. Namun ini perlu budget yang lebih besar, kalau anda belum memiliki budget tersebut anda bisa datang ke tukang service radiator.

Disitu akan dilakukan penambalan dan pembersihan saluran didalam radiator. Sehingga tidak ada sumbatan dan tidak lagi bocor. Tapi perlu diingat juga kalau tambalan ini bersifat sementara, artinya nanti bekas tambalan ini juga bisa bocor kembali karena tekanan dan suhu air pendingin bisa lebih dari 100 derajat celcius.

Agar radiator dan sistem pendingin mobil anda awet, jangan lupa untuk mengganti air radiator dalam interval 30 hingga 40 ribu KM. lakukan juga cooling system flushing untuk membersihkan semua kerak didalam sistem pendingin yang berpotensi menyumbat.

Demikian artikel tentang tanda radiator mobil rusak. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Tekanan Kompresi Terlalu Tinggi, Apa Akibatnya ? Apa Penyebabnya ?

Dalam permesinan, tekanan kompresi memiliki peran penting terhadap proses pembakaran mesin. Memang, dalam terjadinya pembakaran tekanan  kompresi ini tidak secara langsung berpengaruh karena syarat terjadinya pembakaran harus ada bahan bakar, api dan oksigen.

Namun, kalau anda pernah melihat tabung gas pompa. Tabung ini menggunakan bahan bakar minyak namun sebelum digunakan, tabung perlu dipompa dahulu. Apa tujuannya ?

Ternyata ini bertujuan agar proses pembakaran bisa berlangsung lebih mudah dan lebih besar semburan apinya. Pada mesin pun demikian, tekanan kompresi berpengaruh untuk memudahkan terjadinya pembakaran dan membuat daya ekspansi hasil pembakaran lebih besar.

Sekarang pertanyaannya, bagaimana kalau tekanan kompresi pada mesin itu berlebihan atau terlalu tinggi ? apa efeknya ? agar jelas, mari kita pelajari selengkapnya dibawah.

Akibat Tekanan Kompresi Terlalu Tinggi


Sejatinya, nilai tekanan kompresi akan disesuaikan dengan output yang diinginkan. Artinya kalau ada perubahan pada tekanan kompresi pastilah ada akibat pada output mesin.

1. Mesin ngelitik

Engine knocking atau mesin ngelitik adalah kondisi dimana muncul suara ketukan pada blok silinder saat mesin hidup. Ini terjadi karena ada pre-ignition.

Pre-ignition adalah pembakaran yang terjadi sebelum busi menyala. Kondisi ini muncul karena suhu didalam ruang bakar saat langkah kompresi melebihi titik nyala bensin. Bensin akan langsung terbakar dengan sendirinya saat ada udara memiliki suhu lebih tinggi dari titik nyala bensin. Peningkatan suhu ini bisa disebabkan karena tekanan kompresi yang terlalu tinggi.

Baca pula : 4 penyebab mesin motor ngelitik

2. RPM mesin melambat

Efek selanjutnya, seperti pada mesin diesel. Mesin diesel memiliki power yang kuat namun top RPM tidak sekencang mesin bensin. Itu karena semakin tinggi tekanan kompresi, semakin berat pula langkah pistonnya. Sehingga bisa dikatakan tekanan kompresi tinggi dapat membuat RPM mesin lebih berat.


Lantas, Apa Penyebab Tekanan Kompresi Menjadi Lebih Tinggi ?


Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan tekanan kompresi meningkat seperti ;

1 .Kerak menumpuk didalam ruang bakar

Kerak didalam ruang bakar bisa muncul karena beberapa hal, intinya kerak didalam ruang bakar ini akan membuat volume ruang bakar menjadi lebih kecil.

Mengapa ?

Karena kerak ini menempati volume yang harusnya ditempati oleh udara, sehingga dengan adanya kerak ini maka udara akan terdorong ke 

2. Akibat turbo tambahan

Ada beberapa perlakukan modifikasi ekstrim yang salah satunya dengan menambahkan turbo tambahan yang mengarah pada mesin. Tujuannya, agar udara yang disuplai menjadi lebih banyak dan lancar namun semakin banyak udara yang dimasukan kedalam mesin maka tekanan kompresinya juga akan semakin meningkat.

Apa sebabnya ?

Ini karena tekanan kompresi diperoleh dari penyempitan ruang didalam silinder mesin. Didalam ruang tersebut sudah ada udara, akibatnya saat penyempitan ruangan udara akan tertekan sehingga tekanan udaranya naik.

Kalau volume udara awal sebelum terjadinya penyempitan ruang itu lebih banyak, otomatis tekanannya akan semakin meningkat ketika dikompresi. Inilah yang menyebabkan rasio kompresi pada mesin turbo itu lebih tinggi.

Sebenarnya hal diatas (memakai turbo tambahan) benar-benar bisa menaikan tenaga mesin, namun yang perlu dicatat anda harus menggunakan bensin dengan oktan yang lebih tinggi. Kalau bensin tidak diganti, bukannya tenaga yang nambah justru mesin akan ngelitik.
Demikian artikel mengenai penyebab dan akibat tekanan kompresi terlalu tinggi. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.

5 Penyebab Tekanan Kompresi Mobil Rendah + Solusinya

Tekanan kompresi sangat berpengaruh pada performa sebuah mobil, karena tekanan udara didalam ruang bakar ini akan membuat bensin semakin mudah terbakar.

Sehingga kalau ada masalah tekanan kompresi rendah pada mobil, maka bensin akan sulit terbakar. Kalaupun terjadi pembakaran, tidak akan berlangsung maksimal sehingga akan mempengaruhi power yang dihasilkan.

Ciri-ciri mobil dengan tekanan kompresi lemah kurang lebih seperti ini ;

  • Susah dihidupkan dipagi hari
  • Power atau tenaga mesin berkurang
  • Beberapa mobil mengeluarkan asap putih dari knalpot
  • Oli mesin sering habis
  • Suara mesin cenderung kasar

Pertanyaannya, apa penyebab tekanan kompresi mobil lemah ? dan bagaimana solusinya ?

Secara umum, tekanan kompresi yang melemah itu disebabkan karena adanya kebocoran kompresi. Kebocoran kompresi terjadi karena ada celah atau kerenggangan pada ruang bakar menuju luar.

Pada mesin normal, celah ini tidak boleh namun seiring berjalannya waktu ketahanan komponen mesin akan melemah sehingga bisa timbul suatu celah pada ruang bakar. Komponen apa saja yang rentan ?

1. Ring piston


Keausan ring piston terjadi karena bagian luar ring piston akan terus bergesekan dengan dinding silinder saat mesin dihidupkan.

Karena gesekan yang secara terus menerus terjadi, akibatnya akan menimbulkan friksi yang sangat kecil. Namun friksi yang kecil ini lama kelamaan akan menjadi besar dan efeknya baru terasa dalam waktu 5 tahun atau lebih.

Oleh sebab itu, meski anda merasa sudah merawat mobil dengan maksimal dalam waktu 5 tahun atau lebih mesin akan tetap mengalami tekanan kompresi rendah.

2. Blok silinder


Selain dari ring piston, blok silinder yang menjadi jalur pergerakan ring piston juga akan mengalami keausan seiring berjalannya waktu.

Umumnya, kekuatan blok silinder ini lebih kuat dibandingkan ring piston tapi tidak menutup kemungkinan keausan blok silinder akan terjadi lebih cepat dari yang dibayangkan karena beberapa alasan.

Salah satunya faktor oli mesin, ini terjadi khususnya pada mesin diesel kalau penggantian oli telat bahkan kalaupun oli yang anda masukan itu salah (tidak sesuai dengan kebutuhan mesin), maka keausan blok silinder dan ring piston akan terjadi dalam kurun waktu 3 tahun setelah pembelian mobil.

Mengapa begitu cepat ?

Karena pada dasarnya oli mesin yang akan mencegah timbulnya friksi antara ring piston dan blok silinder. Kalau olinya kurang kinerjanya, maka keausan kedua komponen ini juga akan lebih cepat terjadi.

3. Dudukan katup


Katup atau klep berfungsi sebagai pintu masuk material (udara dan bensin) dari intake, dan sebagai pintu keluar gas buang dari mesin ke knalpot.

Saat ini, mesin mobil banyak yang menerapkan sistem double katup (DOHC) yang artinya dalam satu silinder terdapat dua buah katup intake dan dua buah katup exhaust.

Sistem DOHC ini akan semakin memperlancar pemasukan dan pengeluaran material terhadap mesin, namun kalau ada penyetelan celah katup yang kurang tepat justru akan menurunkan tekanan kompresi mesin.

Apa sebabnya ?

Karena saat terjadi pemuaian (akibat peningkatan suhu mesin) batang katup akan memanjang, kalau celahnya lebar maka pemuaian batang katup ini tidak berefek apapun. Namun kalau celah sebelum memuai sudah sempit, saat memuai batang katup akan menyentuh rocker arm dan terdorong. Sehingga katup sedikit terbuka meski saat itu nok tidak menekan katup.

Ini akan membuat kompresi balik ke arah karbu atau intake manifold. Sehingga akan terdengar bunyi desisan saat mesin dihidupkan.

4. Packing/gasket kepala silinder

img by taurusclub.com

Packing atau gasket kepala silinder berfungsi merapatkan komponen blok silinder dengan head cylinder yang sama-sama berbahan logam.

Tanpa gasket, maka akan terjadi kebocoran kompresi pada sambungan ini karena dua-duanya sama-sama berbahan logam sehingga sama-sama keras. Namun, kalau gasket ini mengalami kerusakan sama saja. Tekanan kompresi yang bisa mencapai 140 PSI ini akan merangsak keluar.

5. Seal busi

Seal busi umumnya akan diganti dalam setiap penggantian busi, seal ini sudah sepaket dengan busi (menempel diulir busi) jadi kalau anda mengganti busi mobil maka seal busi otomatis akan terganti.

Namun bagaimana kalau kita mengganti busi dengan busi lain (tidak sesuai rekomendasi) yang belum tentu pas saat dipasang ?

Inilah yang berpotensi menyebabkan kebocoran kompresi. Seperti yang dikatakan diatas, tekanan kompresi mesin bensin bisa mencapai 140 PSI, artinya kalau ada celah sekecil apapun di seal busi maka kebocoran kompresi akan terjadi.

Lantas, apa yang dilakukan untuk mengatasi tekanan kompresi rendah ?

Setelah anda merasakan ciri-ciri diatas ada pada mobil anda, segera bawa ke bengkel mobil (kalau bisa bengkel resmi yang memiliki alat lengkap).

Dibengkel, mekanik akan melakukan pengetesan kompresi mesin menggunakan alat compression tester untuk memastikan kompresi mobil anda benar-benar dibawah standar.

Inilah sebabnya kami menyarankan anda ke bengkel resmi, mereka memiliki database terkait nilai tekanan kompresi standar mobil anda. Sehingga mereka bisa menyimpulkan kondisi tekanan kompresi mobil anda secara faktual berdasarkan data.

Kalau hasilnya sudah disimpulkan bahwa tekanan kompresi lemah menurut data, maka langkah berikutnya mencari letak dimana kebocoran kompresi ini terjadi. Langkah ini yang memerlukan waktu lama. Karena kalau masalahnya ada di blok silinder ataupun ring piston mesin mobil anda perlu diturunkan dahulu dari mobil, istilahnya turun mesin.

Sehingga jangan kaget kalau nanti estimasi biaya yang perlu anda siapkan bisa tembus 7 digit.

Demikian artikel mengenai penyebab tekanan kompresi mobil rendah dan cara memperbaikinya. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Kipas Radiator Mobil Lemah, Apa Gejalanya ? Apa Akibatnya ?

Penting bagi kita khususnya yang akan melakukan perjalanan jauh seperti mudik untuk memastikan kondisi mobil tetap prima.

Salah satu pengecekan yang tidak boleh dilewatkan adalah pengecekan pada sektor pendingin mesin. Mobil jaman dulu, menggunakan kipas radiator yang langsung terhubung ke pulley mesin menggunakan V Belt.

Namun untuk mobil-mobil sekarang, kipas radiator sudah digerakan oleh motor listrik. Kipas elektrik ini akan membuat efisiensi tenaga mesin semakin bagus serta mesin juga semakin hemat BBM.

Namun masalah yang kerap hadir pada kipas elektrik ini adalah masalah kipas yang bunyi berisik, putaran kipas lemah hingga kipas tidak berputar. Lalu apa akibatnya ? dan bagaimana gejala kipas elektrik ini mulai rusak ?

Akibat Kipas Radiator Lemah


Saat kipas radiator lemah, maka hembusan angin pada kipas juga akan melemah dan ini akan menimbulkan beberapa efek seperti ;

1. Mesin overheat

Overheating terjadi karena sistem pendinginan mesin tidak mampu mengurangi suhu mesin yang semakin meningkat.

Salah satu penyebabnya karena hembusan kipas yang lemah, ini akan membuat proses pendinginan pada radiator akan semakin lama. Sehingga pendinginan juga akan semakin lama. Sementara itu, suhu mesin terus meningkat saat mesin hidup. Hasilnya ada satu titik dimana mesin akan overheat.

2. Mesin ngelitik

Mesin ngelitik adalah kondisi dimana ada bunyi ketukan saat mesin hidup. Dalam bahasa teknik, ini disebut dengan engine knocking.

Engine knocking terjadi karena ada pre-ignition, dan pre-ignition ini terjadi salah satunya karena suhu mesin terlalu tinggi. Suhu mesin terlalu tinggi memicu terjadinya pembakaran dini sehingga akan menimbulkan suara ketukan atau ngelitik.

3. AC kurang dingin

Kipas radiator juga menjadi kipas untuk mendinginkan kondensor AC. Cepat lambatnya hembusan pada kipas radiator akan mempengaruhi suhu freon setelah didinginkan.

Apabila hembusan kipas lemah, otomatis pendinginan freon kurang maksimal. Otomatis hembusan AC juga tidak terasa dingin meski suhu selektor AC telah kita set paling dingin.

Lantas, Bagaimana Cara Mendeteksi Kipas Radiator Yang Lemah ?


Apabila kondisi ini tidak terdeteksi, maka mesin mobil anda akan mengalami overheat dimana piston bisa terkunci didalam silinder karena pemuaian piston melebihi diameter silinder.

Untuk menghindari hal itu kita harus melakukan pendeteksian sejak dini. Langkah ini bisa anda lakukan ketika anda memutuskan untuk melakukan perjalan jauh menggunakan mobil misal ke luar kota.

  • Pertama, hidupkan mobil lalu hidupkan AC dalam kondisi suhu hangat.
  • Keluar dari mobil dan buka kap mesin.
  • Pada kondisi ini, kipas pendingin akan hidup dalam interval tertentu (kipas tidak selalu hidup) dan hembusan kipas juga tidak terlalu besar.
  • Lalu putar selektor suhu AC ke paling dingin, dan kembali amati kinerja kipas
  • Putaran kipas berlangsung lebih lama dan putarannya cepat (hembusan angin cukup besar)


Untuk mengetahui seberapa hembusan angin kipas memang tidak bisa dilakukan dengan indra perasa karena ini besifat relatif. Untuk lebih akurat, anda harus membiasakan diri anda melakukan pengecekan ini.

Sehingga ketika kipas lemah, anda bisa merasakan bahwa hembusan kipas tidak sekencang biasanya.

Cek juga bunyi saat kipas berputar

Terkadang, kipas suka bunyi. Bunyi ini bisa dikarenakan poros kipas sudah aus atau karena baling-baling kipas menyentuh bagian frame kipas.

Bunyi kipas yang normal, itu halus seperti motor listrik yang berputar. Kalau disertai dengan bunyi gesekan dua benda, maka kipas radiator mobil anda sudah bermasalah. Segera ke bengkel untuk langkah perbaikan.

Pengecekan rangkaian kelistrikan kipas juga tak kalah penting

Selain dari segi kipasnya langsung, masalah ini juga bisa menyerang pada rangkaian kelistrikan kipas. Anda bisa melakukan pengecekan sederhana secara kasap mata.

Caranya dengan melihat sekering atau fuse pada kotak sekering. Biasanya ada dua atau beberapa mobil memiliki tiga sekering untuk satu kipasnya. Pastikan semua sekering kipas dalam keaadan terhubung dan masih bagus.

Demikian artikel mengenai penyebab kipas radiator mobil lemah. Semoga bisa menamabah wawasan kita semua.

Tekanan Kompresi Mesin Diesel Lemah, Apa Akibatnya ? Apa Penyebabnya ?

Mesin diesel dipilih karena performanya yang bandel medan yang ekstrim sekaligus dan powernya yang luar biasa meski kecepatan RPM diesel itu lebih rendah dari mesin bensin.

Namun, tak banyak yang tahu kalau mesin diesel juga rentan terkena masalah apalagi kalau tidak digunakan dengan cara yang tepat.

Salah satu masalah kronis yang kerap menyerang mesin diesel adalah masalah tekanan kompresi rendah. Kira-kira apa akibat tekanan kompresi lemah ? dan apa penyebabnya ?

Tekanan kompresi bisa diartikan sebagai tekanan udara didalam ruang bakar ketika piston berada di titik mati atas diakhir langkah kompresi.

Besar kecilnya tekanan kompresi dipengaruhi oleh perbandingan kompresi (perbandingan antara volume ruang bakar dengan volume silinder total).

Kalau mesin bensin, memiliki tekanan kompresi sekitar 100 - 140 PSI. Namun pada mesin diesel tekanan kompresi bisa mencapai 350 PSI.

Baca pula ; Ini standar tekanan kompresi mesin diesel

Apa akibatnya kalau tekanan kompresi kurang dari 600 PSI ?


1. Mesin susah dihidupkan

Definisi mesin susah dihidupkan adalah mesin tetap bisa dihidupkan namun tidak bisa dalam satu kali start, melainkan perlu tiga hingga lima kali start.

Ini disebabkan karena tekanan kompresi memiliki pengaruh terhadap keberhasilan pembakaran mesin.

Kalau bensin ada nilai oktan, sementara mesin diesel ada nilai cetane. Nilai cetane inilah yang mempengaruhi solar untuk bisa terbakar di tekanan udara tertentu.

Sehingga apabila tekanan udara kurang dari normal, solar tidak akan terbakar. Solar baru akan terbakar saat temperatur mesin sudah meningkat.

Itulah sebabnya mesin tetap bisa dihidupkan.

2. Tenaga mesin kurang

Efisiensi pembakaran juga dipengaruhi oleh besarnya tekanan kompresi. Baik mesin diesel ataupun bensin, tekanan kompresi yang tinggi akan menyebabkan bahan bakar terbakar secara lebih serentak dan maksimal.

Artinya semua element bahan bakar seketika akan terbakar saat tekanan kompresi cukup tinggi. Sehingga hasilnya power mesin akan maksimal.

Kalau tekanan kompresi mesin lemah, otomatia solar tidak akan terbakar sempurna (masih ada sisa solar yang tidak terbakar). Sehingga power mesin mengalami penurunan.

3. Oli mesin sering habis

Hubungan oli dengan tekanan kompresi ada pada penyebab tekanan kompresi tersebut yang melemah.

Salah satu penyebab tekanan kompresi diesel lemah itu karena ring piston mengalami keausan. Sementara ring piston sendiri memiliki fungsi untuk merapatkan celah piston.

Apabila ring piston aus atau tergerus, maka celah piston akan melebar dan oli didalam bak engkol akan masuk ke ruang bakar melalui celah tersebut.

Oli yang masuk ke ruang bakar akan ikut terbakar, sehingga volume oli didalam bak oli akan berkurang dan knalpot mobil akan mengeluarkan asap putih.

Lantas apa yang menyebabkan tekanan kompresi diesel lemah ?


1. Penggunaan solar dengan sulphur content tinggi

Kandungan sulphur dan particulate didalam solar akan mempengaruhi emisi dan kebersihan ruang bakar.

Ruang bakar yang dipenuhi carbon dan kerak sangat mungkin mengalami keausan lebih cepat sehingga tekanan kompresi bisa lemah.

Di Indonesia sendiri batas maksimal kandungan sulfur dalam solar adalah 3.500 ppm. Namun untuk mesin common rail angka itu masih terlalu besar, mesin diesel commonrail lebih cocok menggunakan solar dengan kandungan sulphur 1.200 ppm seperti dexlite.

Kalau lebih dari itu maka emisi akan menjadi lebih buruk dan mesin lebih beresiko mengalami kerusakan di sektor tekanan kompresi.

2. Oli yang tidak sesuai

Sekarang ada berbagai produk oli mesin yang menawarkan masing-masing kelebihannya.

Namun tidak semua oli cocok untuk mobil karena kualitas bahan pada mesin serta seberapa besar celah-celah pada mesin itu memiliki perbedaan tiap-tiap mesin.

Pemilihan oli yang salah bisa membuat komponen mesin seperti ring piston cepat aus.

Untuk itu, pilihan terbaik yakni dengan mengesuaikan rekomendasi dari merk mobil anda.

3. Faktor usia mesin

Mesin diesel commonrail umumnya sanggup bertahan hingga 5 tahun pemakaian. Sementara mesin diesel konvensional memiliki ketahanan mencapai 7 tahun atau lebih.

Diesel commonrail lebih singkat karena pembakaran yang terjadi itu lebih ekstrem dari diesel konvensional. Ini bisa dilihat pada tekanan injeksi solar yang berbeda sangat jauh.

Kalau lewat masa itu dan ada gejala seperti mesin susah start serta tenaga mesin hilang maka itu wajar karena komponen mesin sudah melewati batas masa pakainya.

Demikian artikel tentang akibat tekanan kompresi diesel lemah. Semoga bisa menambah wawasan kita.

Mobil Diesel Susah Hidup Di Pagi Hari, Cek 5 Penyebab Berikut

Mobil bermesin diesel, memang sangat berbeda dengan mobil-mobil bensin. Bukan hanya bahan bakarnya yang berbeda namun kerusakannya juga berbeda meski masalahnya sama.

Salah satu masalah yang kerap menghantui mobil diesel adalah masalah susah start atau susah hidup saat mesin dingin atau dipagi hari.

Masalah ini, lebih sering menyerang mobil bermesin diesel dari pada mobil bermesin bensin. Selain itu, biasanya mobil yang sudah berumur lebih dari 5 tahun yang sangat berpotensi terkena masalah ini.

Namun, tidak menutup kemungkinan sebelum 5 tahun mobil diesel anda sudah mengalami sulit hidup. Lantas, apa penyebabnya ?

Penyebab Mobil Diesel Sulit Hidup Saat Di start



1. Masuk angin

Masuk angin, adalah kondisi dimana ada udara yang masuk kedalam saluran bahan bakar mesin diesel. Biasanga, udara ini masuk saat proses penggantian filter solar.

Yang jadi masalah, udara itu bisa dikompressi. Sehingga ketika pompa bahan solar bekerja, tekanan yang dihasilkan hanya untuk mengkompress udara.

Sehingga di ujung injector, tekanan bahan bakar menjadi drop.

Inilah yang membuat solar tidak keluar dari dalam injector yang menyebabkan mesin tidak kunjung hidup saat proses start.

Solusinya, adalah dengan melakukan bleeding.

img by team-bhp.com

Bleeding, adalah langkah pembuangan udara dari dalam saluran bahan bakar dengan cara memompa solar secara manual agar udara tersebut bergerak ke ujung injector.

Sehingga, ketika mesin dihidupkan udara tersebut langsung keluar sata pertama kali injektor terbuka.

Caranya untuk bleeding, anda bisa mencari letak filter solar mobil anda. Biasanya diatas cover filter terdapat primming pump yang bisa anda tekan-tekan untuk memomoa solar secara manual.

Atau kalau pada mesin diesel common rail, anda hanya perlu putar kunci kontak ke posisi ON, lalu kembali ke OFF dan lakukan secara berulang-ulang. Ini akan memaksa pompa solar elektrik untuk memompa solar lebih banyak ke saluran.

2. Aki lemah

Sistem starter, itu menggunakan aki atau baterai sebagai sumber tenaganya. Kalau aki dalam kondisi normal, maka proses starting bisa berjalan mulus.

Namun kalau tegangan aki kurang, otomatis RPM saat melakukan start itu menjadi lebih lambat.

Padahal, untuk sekelas mesin diesel setidaknya mesin harus berputar 500 RPM agar pembakaran bisa berlangsung.

Solusinya, tergantung dari kondisi baterai.

Kalau aki masih bagus namun hanya kekurangan tegangan, maka anda hanya perlu merecharge aki tersebut hingga tegangannya kembali 12 Volt.

Tapi kalau kondisi aki menggelembung, kapasitas daya listrik yang mampu ditampung itu memgecil, maka aki juga akan tekor meski tegangannya normal 12 Volt.

Untuk ini, anda perlu mengganti aki dengan yang baru.

3. Glow plug/busi pijar mati

Glow plug adalah batang konduktor yang berfungsi untuk memanaskan ruang bakar pada mesin diesel.


Pemanasan ruang bakar ini, dilakukan di pagi hari atau saat kondisi mesin masih dingin. Tujuannya, agar temperature udara didalam ruang bakar bisa meningkat sehingga pembakaran bisa terjadi ketika suhu mesin dingin.

Glow plug ini, ada pada masing-masing silinder yang apabila salah satu busi pijar rusak maka akan mengganggu pembakaran pada satu silinder.

Kalau yang mati itu cuma satu, mungkin efeknya tidak terlalu berasa, Namun kalau dua glow plug yang mati baru, efeknya mesin susah hidup karena suhu diruang bakar saat solar keluar tidak melebihi titik bakar solar.

Saat masalah ini terjadi, mesin masih bisa dihidupkan namun perlu tiga hingga empat kali start panjang untuk membuat temperature ruang bakar meningkat.

Untuk mesin yang normal, glow plug akan hidup saat sensor ECT mendeteksi suhu mesin yang dingin. Dengan kata lain, glow plug ini bekerja secara otomatis. Kita akan melihat indikator spiral pada dashboard ketika glow plug hidup.

Namun untuk mobil diesel konvensional, nampaknya glow plug itu dioperasikan secara manual menggunakan tombol. Jadi wajar, kalau dipagi hari mesin tidak bisa langsung hidup. Karena harus menekan tombol glow plug terlebih dahulu selama beberapa detik.

4. Tekanan kompresi turun

Tekanan kompresi diesel itu lebih besar daripada mesin bensin. Dari besarnya tekanan kompresi ini pula pembakaran mesin diesel yang berlangsung secara otomatis (self-combustion) terjadi.

Sehingga kalau tekanan kompresi turun, pembakaran pada mesin diesel tidak bisa berjalan mulus.

Ini kerap terjadi di pagi hari karena saat ini, suhu udara yang dikompresi masih dingin. Berbeda kalau di siang hari, suhu udara yang
lebih tinggi ditambah suhu mesin yang juga lebih tinggi membuat mesin mudah hidup.

Namun, power atau tenaga mesin akan berkurang drastis. Karena tekanan kompresi juga mempengaruhi output yang dihasilkan oleh mesin.

Untuk memastikan apakah kompresi mesin diesel bocor, anda perlu melakukan test kompresi. Nantinya, hasil dari test komorpresi akan dibandingkan dengan technical specification mesin mobil anda untuk menyimpulkan apakan kompresi bocor, atau tidak.

5. Solar mengalir balik ke tanki

Mungkin terdengar sepele, nyatanya masalah solar yang mengalir kembali ke tanki sering terjadi khususnya pada mesin diesel konvensional.

Arus balik solar ini, terjadi karena lemahnya penahan tekanan bahan bakar yang ada di filter solar dan ada pula yang terletak di fuel pump.

Dalam waktu semalam, aliran solar ini akan membuat tekanan bahan bakar drop. Sehingga di pagi hari, mesin diesel sulit distarter.

Solusinya, sebenarnya mudah. Kalau tidak mau mengganti fuel pump set, anda bisa memompa solar secara manual hingga pejal (mirip proses bleeding). Ketika mesin dihidupkan, maka tak butuh waktu lama untuk hidup.

Demikian artikel lengkap mengenai penyebab mobil diesel susah start. Semoga bisa menambah wawasan kita.