7 Penyebab Aki Mobil Cepat Soak + Cara Antisipasinya

Advertisement
Setiap kendaraan pasti memiliki komponen yang bernama aki. Aki ini berperan sumber listrik mobil untuk menyuplai kebutuhan listrik semua perangkat elektronik kendaraan.

Salah satu masalah yang sering muncul pada aki ini adalah soak atau tekor. Aki yang soak, akan terasa berat saat menyalakan mesin. Biasanya mesin bisa langsung hidup sekali start, tapi kalau aki tekor mesin bisa tidak menyala karena aki tidak mampu memutar poros mesin hingga minimum crankingnya.

Kalau sudah begini, anda perlu jumper mobil dengan mobil lain yang memiliki aki masih sehat atau mengganti aki dengan yang baru.

Lalu, apa saja hal hal yang menyebabkan aki cepat tekor ? dan bagaimana cara merawat aki agar awet dan tidak cepat rusak ? mari kita bahas bersama.

Penyebab Aki Mobil Tekor

aki kering mobil cepat tekor
img : todayifoundout.com

1. Aki sudah berumur lebih dari 2 tahun

Ini adalah alasan umum mengapa aki mobil bisa tekor. Aki memang umurnya tidak terlalu panjang, 2 tahun saja itu sudah termasuk lumayan. Biasanya aki dengan umur singkat ini ada pada aki-aki sekarang yang banyak dilabeli aki MF (maintenance free) atau lebih populer disebut aki kering.

Masalah pada aki kering ini adalah ampere drop. Meski tegangannya masih normal 12 V karena amperenya drop maka tetap saja tidak mampu mengangkat motor starter, sehingga meski lampu terang dan klaksok keras starter tetap terasa loyo.

2. Elektrolit/air aki kurang volumenya

Selanjutnya, pada aki basah kita perlu rutin memeriksa kondisi elektrolit aki. Elektrolit ini adalah cairan didalam aki yang menjadi faktor utama reaksi kimia pembentukan energi listrik. Kalau elektrolik kurang, otomatis energi listrik yang dihasilkan juga menjadi lebih kecil.

Ini akan berpengaruh pada sistem starter dan sistem penerangan, beberapa hal yang menyebabkan air aki habis antara lain ;

  • Karena aki kepanasan (pengaruh dari panas mesin)
  • Bocor karena guncangan atau aki terkena benda tajam


3. V belt putus

Drive belt atau V belt merupakan sabuk karet yang menghubungkan pulley mesin dengan dinamo altenator. Fungsinya agar ketika pulley mesin berputar, dinamo altenator juga ikut berputar sehingga altenator bisa menghasilkan listrik untuk disuplai ke aki saat mesin menyala.

Namun, kalau V belt putus maka biarpun mesin menyala dalam RPM tinggi, altenator tetap tidak berputar. Sehingga tidak terjadi pengisian daya aki.

Inilah yang menyebabkan aki drop, disaat pengisian terputus kebutuhan kelistrikan untuk sistem pengapian, sistem bahan bakar, sistem penerangan, dashboard tetap berjalan.

Selain berpengaruh pada aki yang drop, putusnya drive belt juga mempengaruhi beberapa sektor seperti :

  • Kemudi yang berat karena pompa power steering tidak berputar (khusus mobil non-EPS)
  • Overheat, beberapa mobil (seperti Big SUV) biasanya masih menggunakan cooling fan konvensional yang dihubungkan ke pulley mesin melalui V belt. Kalau sabuk putus, maka kipas tidak berputar.
  • Pompa air mesin juga tidak berputar, sehingga suhu mesin akan cepat naik.


4. Mobil tidak dinyalakan dalam waktu lama

Kalau dilogika, barang yang disimpan dan tidak digunakan itu akan lebih awet dan tetap baru. Tapi beda dengan mobil. Disaat kunci kontak off dan dicabut, aki tetap menyuplai listrik ke beberapa perangkat kelistrikan.

Seperti alarm, memang alarm hanya akan hidup saat ada getaran pada body. Namun sensor alarm dan module alarm tersebut akan selalu aktif selama aki terhubung ke mobil. Selain alarm, module/processor pada mobil juga tetap mendapatkan arus listrik meski kecil.

Meskipun arus yang disuplai itu kecil, kalau dikumpulkan dalam waktu lama akan terlihat besar. Sehingga, mobil yang tidak dinyalakan dalam waktu yang cukup lama itu akinya beresiko tekor.

Tapi ada cara aman yang bisa anda lakukan saat akan meninggalkan mobil dalam waktu lama, yakni dengan mencabut terminal negatif aki. Cara ini akan memutuskan aliran listrik aki sekecil apapun sehingga aki bisa lebih tahan lama meski tidak di charge.

5. Penggunaan lampu/aksesoris mobil yang berlebihan


harga aki kering mobil
img : plasmagarage.com

Lampu HID merupakan salah satu contoh lampu dengan penggunaan daya listrik besar. Seharusnya kalau anda akan mengganti lampu mobil dengan HID, anda juga harus mengganti aki dengan AH lebih tinggi.

Selain lampu HID, lampu LED variasi yang dipasang disekitar body mobil juga akan memperbanyak kebutuhan listrik kalau jumlah lampunya banyak. Lalu speaker dan perangkat elektronik mobil lainnya. Tapi jangan salah artikan, anda tetap bisa menambahkan perangkat elektronik custom dengan catatan tidak berlebihan atau mengimbanginya dengan aki kapasitas AH lebih besar.

6. Kebiasaan pengemudi yang menyalakan perangkat elektronik tanpa menyalakan mesin

Ada beberapa kebiasaan pengemudi yang dapat memperpendek umur aki, antara lain ;

  • Menyetel audio dengan speaker keras didalam mobil tanpa menghidupkan mesin
  • Charging gadget ke power socket mobil dengan waktu lama tanpa menghidupkan mesin
  • Kebiasaan starter mesin secara berulang dalam waktu yang singkat


Dan beberapa kebiasaan lain, intinya kalau pengemudi menyalakan perangkat elektronik disaat mesin tidak menyala sama saja pengemudi tersebut sedang menguras daya aki. Mengapa ? karena pengisian aki terjadi saat mesin menyala, kalau mesin mati maka daya aki dikuras namun mesin (dinamo altenator) tidak mengisi daya aki. Sehingga aki bisa cepat tekor.

7. Ada korsleting arus listrik


aki basah terbaik untuk mobil

Korsleting arus listrik/short voltage merupakan kejadian dimana arus dari terminal positif aki bertemu dengan masa/terminal negatif aki tanpa melewati beban kelistrikan seperti lampu atau klakson. Ini akan menyebabkan aliran listrik secara langsung dari kutub positif ke negatif dengan intensitas tinggi.

Kalau diibaratkan, ini seperti air dalam bak A yang langsung ditumpahkan ke bak B tanpa melewati kran. Sehingga, isi dari bak A akan cepat habis. pada aki, korsleting bisa langsung membuat tegangan aki drop. Sehingga meski kondisi aki masih baru, aki tetap tidak dapat menyalakan perangkat elektronik.

Korsleting ini, umumnya terjadi pada lingkungan kelistrikan tambahan seperti lampu variasi dan sangat jarang terjadi pada kelistrikan bawaan mobil kecuali mobil mengalami benturan yang menyebabkan posisi kabel-kabel didalam mobil bergeser. Kalaupun terjadi korsleting pada kelistrikan tambahan, sekering langsung putus sehingga korsleting bisa dicegah. Dan kalau korsleting ini belum diperbaiki, sekering akan tetap putus meski anda menggantinya dengan yang baru.

Namun ada beberapa orang yang belum paham, mereka mengganti sekering dengan kapasitas lebih tinggi tanpa menemukan letak korsleting. Cara ini sama saja anda membiarkan sistem kelistrikan mobil untuk korslet, karena pada dasarnya kapasitas sekering sudah disesuaikan dengan jumlah arus maksimal yang mengalir ke beban kelistrikan. Kalau sekering diganti dengan yang lebih besar, arus yang mengalir bisa melebihi batas dan terjadi panas yang dapat menimbulkan resiko terbakar.

Cukup berbahaya bukan, masalah sepele ini ? oleh sebab itu untuk menghindari korsleting pada mobil pastikan anda melengkapi setiap kelistrikan tambahan dengan sekering dan jangan pernah mengganti sekering bawaan mobil dengan kapasitas yang lebih tingi.

Lalu Bagaimana Cara Menghidupkan Mobil Yang Akinya Tekor ?


Mudah saja, ada dua cara yang bisa anda gunakan yakni dengan mendorong mobil (khusus manual transmission) dan menjumper aki mobil dengan aki mobil lain. Selengkapnya bisa anda baca pada artikel berikut 2 Cara Mudah Menghidupkan Aki Mobil

Itu saja, semoga bisa menambah wawasan kita.