Showing posts with label Tips Mobil. Show all posts

Umur Kampas Kopling Mobil Berapa Lama ?

Para pemilik mobil biasanya fokus melakukan perawatan disektor mesin serta eksterior mobil, sementara bagian yang tidak terlihat seperti kopling juga memerlukan perawatan.

Padahal, fungsi kopling ini bisa dibilang vital juga. Karena kopling menjadi jembatan tenaga antara mesin dan transmisi. Kalau kopling bermasalah, maka tenaga yang ditransfer ke transmisi menjadi lebih kecil sehingga akselerasi mobil lemah, dan power mobil juga lemah.

Masalah yang paling umum dan sering pada sistem kopling, adalah kampas kopling habis. Bagi yang tidak tahu, kampas kopling itu bentuknya seperti piringan yang dilapisi semacam bahan keramik dibagian lingkaran luarnya. Bahan keramik tersebut memiliki permukaan yang kasar bahannya lebih lunak daripada logam.

Sehingga ketika menerima putaran dari mesin, kopling tidak mengalami selip.


Ketika kampas kopling habis, itu artinya lapisan keramik pada piringan kopling sudah habis tergerus. Sehingga kopling tidak mampu menerima putaran mesin dengan maksimal. Itulah yang menyebabkan performa mobil turun.

Sekarang pertanyaannya, berapa lama kampas kopling akan bertahan sebelum akhirnya habis ?

Pertanyaan tersebut sebenarnya relatif, karena memang tidak ada jawaban yang baku. Masalahnya ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi usia kampas kopling. Dari mulai faktor kualitas bahan kampas kopling, gaya pengemudian, seberapa sering mobil digunakan, hingga medan yang ditempuh oleh mobil mempengaruhi umur kampas kopling.

Tapi umumnya, kampas kopling masih bisa digunakan dengan baik hingga 30 ribu KM.

Itu adalah angka rata-rata, faktanya dilapangan bisa lebih dari itu bahkan kampas kopling juga bisa bertahan hingga 50 ribu KM kalau gaya pengemudiannya tidak ugal-ugalan serta jarang menempuh medan berat.

Tapi sebagai patokan kapan waktu untuk mengganti kampas kopling, anda bisa melihat dari ciri atau gejala yang muncul. Jadi jangan gunakan Kilometer atau periode waktu sebagai patokan saat akan mengganti kampas kopling. Tapi gantilah kampas kopling kalau gejaka kampas tipis muncul.

Apa saja gejalanya ?

1. Sulit masuk gigi

Ketika tuas transmisi susah dipindahkan pada posisi berapapun, bukan berarti ada masalah pada transmisinya. Karena itu justru banyak disebabkan karena faktor kopling yang mulai tipis.

Alasannya, ketika ada masalah pada kopling seperti kampas kopling yang tipis maka kopling akan lebih sulit terbebas. Sehingga gigi transmisi terasa sulit untuk dipindahkan.

2. Kopling terasa lebih tinggi

Baru menginjak sedikit saja, mesin sudah meraung. Itu merupakan tanda berikutnya, kalau kampas hampir habis maka mesin mudah sekali selip. Sehingga baru menekan pedal kopling sedikit saja, sudah terjadi selip pada kopling yang menyebabkan mesin meraung.

3. Mobil mengalami penurunan performa

Ini merupakan tanda yang paling dirasa, ketika kampas kopling habis maka performa mobil akan mengalami penurunan. Dari mulai akselerasi, kalau biasanya untuk mencapai kecepatan 60 KM/jam bisa ditempuh dalam waktu 5 detik, maka ini bisa molor sampai 8 hingga 10 detik.

Tanda penurunan performa lainnya akan sangat terlihat ketika mobil menanjak, bisa dipastikan mobil tidak akan kuat meski anda sama sekali tidak menginjak pedal koplingnya.

Disarankan kalau tanda-tanda tersebut muncul segera ganti kampas kopling, karena kalau terlambat maka masalah bisa menjalar ke komponen lainnya.

Lalu berapa biayanya untuk ganti kampas kopling mobil ? anda bisa lanjutkan pada artikel berikutnya. Ini dia linknya Biaya ganti kampas kopling mobil.

Berapa Lama Cas Aki Mobil ? Ini Dia Cara Menghitungnya

Charging atau proses pengisian aki mobil, dilakukan untuk mengembalikan voltase atau tegangan aki mencapai 12 Volt. Jadi charging ini dilakukan ketika tegangan aki terdeteksi kurang dari 12 volt.

Namun kalau aki tekor, maka tidak dapat dicas melainkan perlu diganti baik ganti air akinya atau ganti satu set akinya.

Alasannya, kalau aki tekor itu akan mengalami penurunan kapasitas. Sehingga kalau aki soak, maka tegangan tetap 12 volt namun AH-nya yang mengalami penurunan. Inilah yang membuat aki tidak dapat dicas, kalaupun tetap dicas maka aki akan langsung habis karena memang kapasitas arus yang mempu disimpan itu sedikit.

Lalu ada pertanyaan, berapa lama cas aki mobil ?


Pada dasarnya mengecas aki mobil sama seperti mengecas baterai HP. Semakin tinggi kapasitas akinya maka semakin lama juga waktu untuk mengecasnya.

Tapi jangan khawatir karena di artikel ini Autoexpose akan membahas secara simple cara untuk menghitung waktu pengisian aki.

Yang anda perlukan, anda harus tahu berapa kapasitas aki mobil anda. kalau pada HP itu ada mAH (mili ampere hour) sementara aki mobil kapasitasnya menggunakan AH (ampere hour). Anda bisa mencari berapa kapasitas aki pada dinding aki.

Secara umum, ada dua jenis pengisian aki yakni pengisian lambat dan pengisian cepat.

1. Pengisian lambat

Pengisian lambat merupakan proses pengisian aki mobil dengan arus listrik kecil sehingga waktu yang dibutuhkan menjadi semakin lama. Pengisian lambat biasanya digunakan untuk mengecas aki saat malam hari.

Aki biasanya akan dicas sambil ditinggal tidur, sehingga agar aman aki dicas secara lambat. Biasanya arus maksimal yang digunakan hanya 10 %

Untuk menghitungnya, kami ambil contoh aki 12 volt 40 AH.


  • Langkah pertama anda hitung dulu arus pengisiannya, karena ini pengisian lambat maka arusnya Cuma 10% atau kalau dihitung 40 x 10% = 4 A.
  • Selanjutnya masukan kedalam rumus berikut (kapasitas aki (AH)/arus pengisian) + (20% x kapasitas aki/arus pengisian)


Kalau dimasukan maka akan seperti ini ;
(40/4)+(20% x 10)
10 + 2 = 12 jam.

Bisa dikatakan lama waktu cas aki mobil menggunakan pengisian lambat itu sekitar 12 jam.

2. Pengisian cepat

Pengisian cepat menggunakan arus yang lebih besar, biasanya mencapai 40% sehingga waktu pengecasan menjadi lebih cepat. cara menghitungnya pun sama tapi arus yang digunakan itu perlu dihitung ulang karena menggunakan 40% arus.

40 x 40% = 16 A

Maka waktunya adalah (40/16) + (20% x 2,5) = 2,5 + 0,5 = 3 jam

Disini bisa disimpulkan, ketika anda akan mengecas aki menggunakan charger manual maka membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk pengisian lambat dan hanya 3 jam untuk pengisian cepat.

Namun, kalau anda tidak ingin menghitung seperti diatas anda bisa gunakan charger otomatis. Charger otomatis ini seperti charger Hp yang dapat mengisi aki sampai full secara otomatis. Jadi anda tinggal putar saklar ke fast charging atau slow charging maka charger akan mengestimasi waktu pengisian dengan sendirinya.

Bunyi Pada Rem Mobil Matic, Apa Itu Normal ?

Setiap bunyi-bunyian yang muncul pada rem mobil bisa menunjukan bahwa ada masalah pada sistem rem. Contohnya bunyi berdecit yang mengindikasikan kampas rem habis.

Selain bunyi berdecit, bunyi lain yang sering muncul adalah bunyi gesekan (grinding) dan bunyi nguk.

Apalagi pada mobil bertransmisi matic, ada beberapa orang yang mengeluhkan bahwa ada bunyi pada mobil matic saat direm dan bunyi tersebut sering sekali muncul padahal kampas rem masih baru, sementara pada mobil manual bunyi tersebut hanya muncul ketika kampas rem tipis atau ketika ada masalah lain.

Lalu apakah bunyi rem pada mobil matic itu normal atau ada masalah ?

Penyebab rem mobil bunyi


Secara umum, rem yang bunyi saat pedal rem diinjak mengindikasikan adanya gesekan yang kurang halus antara kampas rem dan piringan rem. Jadi itu bisa mengindikasikan sebuah masalah, namun kalau bunyinya tidak terlalu keras bisa jadi karena faktor deselarasi didalam transmisi matic.

Hal yang menyebabkan bunyi pada rem mobil matic antara lain ;

1. Kampas rem non ori bisa menyebabkan bunyi

Pertama dari faktor kampas rem, kalau kampas rem habis tentu saja bunyi akan muncul. Tapi bukan Cuma habis, kampas rem yang kotor, atau kampas rem yang tidak ori pun bisa menyebabkan bunyi pada rem.

Jadi yang tahu Cuma anda sendiri apakah bunyi tersebut muncul sehabis anda mengganti kampas rem yang bukan ori atau bunyi tersebut muncul begitu saja.

Alasan rem bunyi, karena bahan pada tiap kampas rem itu beda. Sekilas memang sama, namun detail bahannya tentu saja beda. Sehingga kalau anda paksakan kampas rem bukan ori, maka sama saja anda memasang kampas rem dengan bahan yang tidak pas untuk mobil anda sehingga akan berbunyi.

Selain kampas rem yang bukan ori, cek juga pinggiran kampas rem. Kalau kotor dan lancip, coba haluskan menggunakan amplas.

2. Piringan rem yang tidak rata

Piringan rem yang tidak rata akan membuat rem bergetar ketika diaktifkan serta dapat menimbulkan bunyi. Penyebab piringan sehingga tidak rata, itu bisa berasal dari faktor pemakaian kampas rem yang tidak ori.

Masalah ini sepele karena hanya mengganti kampas rem tapi bukan yang ori, padahal seperti yang dikatakan diatas, setiap kampas rem punya komposisi bahan yang beda sehingga bisa saja kampas rem yang anda pakai tidak cocok dengan piringan rem sehingga piringan rem yang kalah.

Selain faktor kampas rem yang tidak ori, kampas rem yang habis juga bisa menyebabkan piringan rem tergerus. Ini disebabkan karena frame dari kampas rem juga terbuat dari logam. Jadi kalau kampasnya habis, otomatis yang bergesekan itu sama-sama logam.

Untuk mengeceknya, bisa anda raba menggunakan tangan tapi ini bisa dilakukan kalau keausan piringan benar-benar parah. Sementara keausan piringan yang kecil saja sudah cukup untuk menimbulkan bunyi. jadi untuk mengeceknya agar akurat, adalah dengan bantuan dial gauge indicator.

Solusinya, tidak perlu ganti. Anda bisa membawa piringan rem ke tukang bubut untuk diratakan.

3. Bunyi tersebut juga bisa berasal dari transmisi

Ini dia yang kami sebut sebagai bunyi khasnya mobil matic, mengapa disebut khas ? karena banyak mobil matic yang mengeluarkan bunyi ketika direm pada posisi mobil akan berhenti. Ternyata, bunyi ini disebabkan bukan dari faktor rem melainkan dari faktor transmisi.

Jadi selama bunyinya tidak terlalu keras anda tidak perlu khawatir dengan kondisi rem mobil anda. yang terpenting, selalu jaga minyak rem dalam posisi full dan pastikan kampas rem dalam kondisi tebal.

Mungkin yang belum diketahui, kampas rem mobil matic itu lebih cepat habis dibandingkan mobil manual. Alasannya, mobil matic tidak memiliki engine brake yang baik. Sehingga untuk menurunkan laju kendaraan, rem menjadi alat utamanya. Ini membuat kinerja rem menjadi lebih keras.

5 Bahaya Bearing Roda Mobil Rusak Kalau Tidak Segera Diganti

Salah satu ciri bearing roda yang mulai rusak adalah terdengarnya suara gemuruh ketika mobil berjalan. Itu disebabkan karena posisi as roda dengan bearing atau lahernya tidak klop sehingga masih ada sedikit celah.

Dari celah itulah suara gemuruh tersebut berasal. Yang normal, posisi as roda dengan bearing roda itu harus benar-benar klop tidak ad celah sedikitpun. Sehingga meski mobil melintasi jalan tidak ratapun roda mobil tidak masalah.

Tapi kita tidak membahas mengapa bearing roda bisa rusak, yang kita bahas adalah bahayanya kalau bearing roda mobil yang rusak tidak segera diganti.


Ini penting karena berhubungan dengan roda, sementara kita tahu sendiri roda itu bagaikan kaki yang membuat mobil dapat bergerak. Lalu apa saja bahanyanya ?

1. Setir jadi kurang stabil

Pengemudian kendaraan dapat berlangsung dengan nyaman dan aman ketika kondisi sistem steering (steering rack, tie rod, stabilizer bar) dan roda dalam kondisi baik.

Bearing roda masuk ke kelompok roda, karena ketika bearing roda rusak maka roda akan sedikit oblak. Ini membuat pengemudian menjadi kurang stabil sehingga ketika kita kemudikan mobil, akan terasa getaran getaran pada roda kemudi sampai setir yang oleng.

Apalagi ketika mobil melintasi jalan tidak rata, roda kemudi akan lebih sulit dikendalikan.

2. Roda mobil terkunci

Akibat bearing roda yang oblak salah satunya meningkatkan suhu pada area bearing dan ujung as roda. Peningkatan suhu ini bisa memicu pemuaian pada tiap laher, dan as roda. Sehingga dalam satu titik, roda mobil bisa terkunci karena pemuaian ini.

Ketika roda mobil sudah terkunci, maka mobil macet tapi bukan macet mesinnya melainkan macet rodanya seperti ditahan oleh rem.

3. Rem mobil macet

Hampir sama kasusnya seperti diatas, ketika area bearing panas maka piringan rem juga mengalami peningkatan suhu begitu pula dibagian kalipernya. Memang dalam kondisi normal, rem cakram juga dalam kondisi panas namun karena ditambah panas bearing maka suhunya semakin panas.

Maka ada dua kemungkinan, rem mobil blong atau rem mobil macet (rem tidak balik).

4. As roda berpotensi patah

Yang paling parah adalah as roda bisa patah, hal ini karena as roda selalu bergejolak didalam bearing. Jadi seperti dipukul-pukul, saat awal-awal memang as roda mampu bertahan namun kalau dibiarkan as roda akan kalah juga sehingga as roda bisa patah dan kalau itu terjadi saat mobil sedang jalan bisa anda bayangkan sendiri akhirnya seperti apa.

5. Kerusakan bisa merembet ke komponen lain

Selain itu kerusakan bearing roda yang dibiarkan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen kaki-kaki lainnya. As roda sudah jelas kalau tidak patah setidanya bengkok.

Selain as roda, velg dan ball joint juga berpotensi mengalami kerusakan.

Jadi, disarankan ketika anda merasakan gejala kerusakan pada bearing roda segera bawa mobil ke bengkel untuk melakukan perbaikan. Tak jarang, kerusakan bearing roda ini disebabkan hanya karena kondisi bearing kering.

Ketika bearing roda kering, maka anda akan merasakan getaran pada area roda ketika melaju diatas 40 KM/H. ketika anda rasakan itu, coba cek dengan mendongkrak mobil agar roda ternagkat lalu goyangkan roda secara vertikal.

Kalau belum oblak, maka bearing masih aman hanya perlu pelumas (grease) tapi kalau sudah oblak, maka ada bearing yang penyok atau pecah sehingga perlu diganti.

AC Mobil Bau Pesing, Cek 3 Penyebab Berikut

Masalah yang hampir dirasakan oleh semua pemilik mobil adalah masalah AC yang berbau tidak sedap. Baunya bisa bermacam-macam, bisa bau asam, bau bangkai, apek, hingga bau pesing. Kira-kira mengapa AC mobil kita bisa berbau pesing padahal tidak ada air kencing didalam mobil kita ?

Mari kita bahas sedetail-detailnya.

Penyebab AC mobil bau tidak sedap

img by healthprep.com

Ada banyak faktor yang menyebabkan AC mobil berbau tidak sedap, dari mulai debu yang menumpuk pada filter AC hingga faktor posisi mobil yang berdekatan dengan polusi udara.

Namun untuk bau asam atau terkadang tercium seperti bau pesing, umumnya disebabkan karena faktor internal mobil. Artinya penyebabnya ada didalam mobil anda. apa saja ?

1. Jamur pada evaporator

Jamur dapat terbentuk dengan mudah pada permukaan evaporator karena sifat evaporator yang selalu basah ketika AC mobil dinyalakan. Kondisi permukaan evaporator yang lembab plus tidak ada sinar matahari ini sangat cocok untuk pertumbuhan jamur.

Mengapa evaporator bersifat lembab ?

Itu disebabkan karena kondensasi atau pengembunan akibat perbedaan suhu antara suhu freon didalam evaporator yang lebih dingin dengan suhu udara yang melewati evaporator. Sehingga uap air pada udara yang dihembuskan, akan menempel pada permukaan evaporator yang memiliki suhu lebih rendah.

Dari situlah tetesan embun di kolong mobil berasal.

Ketika jamur sudah terbentuk pada permukaan evaporator, maka bau tidak sedap akan muncul. Biasanya bau akan sangat tercium saat mobil distarter/ketika mobil dihudupkan awal-awal. Tapi ketika mobil sudah berjalan, bau tersebut berangsur-angsur hilang.

Baca juga Cara simple membersihkan evaporator tanpa ke bengkel

2. Terlalu banyak menyemprotkan wewangian

Wangi-wangian kabin sering menjadi pilihan untuk menghilangkan bau tidak sedap. Hal tersebut memang boleh-boleh saja, tapi bahan-bahan kimia pada pewangi akan menempel pada permukaan kabin dari mulai jok, lantai, hingga atap mobil. Lama-kelamaan, sisa pewangi tersebut akan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Namun hal itu bukan berarti anda tidak boleh menggunakan pewangi didalam mobil, gunakan pewangi khusus untuk kabin mobil dan kalau bisa yang alami.

Kejadian diatas, bisa muncul apabila anda menyemprotkan pewangi secara berlebihan serta sering dicampur-campur dengan pengharum ruangan. Ingat kabin mobil itu tertutup jadi kurang cocok kalau menggunakan pengharum ruangan biasa.

3. Lantai/dinding/jok yang basah

Ketika pakaian anda basah dan tidak dikeringkan, otomatis akan timbul bau tidak sedap. Itu juga bisa terjadi pada kabin mobil, misal ketika lantai (bukan karpet) mobil anda terkena tumpahan air, jok terkena tumpahan air dan tidak segera dikeringkan.

Maka dalam waktu beberapa jam, anda akan mencium bau tidak sedap

Lantas bagaimana solusinya ?

Yang paling mudah adalah dengan menjemur kendaraan dibawah terik matahari. Tapi saat menjemur, semua pintu dibuka dan jangan terlalu lama menjemurnya, paling tidak 30 menit saja sudah cukup. Ini akan mengeringkan semua bagian yang lembab dan untuk membunuh pertumbuhan jamur.

Tapi kalau kondisi mobil sudah sangat bau apalagi baunya berasal dari dalam evaporator, anda perlu membawa mobil ke bengkel AC untuk melakukan pembersihan evaporator. Ini berarti jamur yang tumbuh di permukaan evaporator sudah cukup banyak sehingga perlu pembersihan secara langsung.

Baca juga cara ampuh menghilangkan bau rokok didalam kabin

Tips agar mobil tidak gampang bau, setelah anda memebersihkan interior mobil gunakan pengharum ruangan non-sprayer. Hal ini dikarenakan pengharum ini lebih tahan lama dan lebih cocok untuk kabin mobil yang tertutup.

Berapa Lama Umur Aki Mobil Yang Normal ?

Banyak orang mengatakan umur aki mobil itu sekitar 2 tahun, kalau anda punya mobil dan selama 2 tahun  akinya belum diganti maka itu tandanya aki masih baik.

Namun apakah memang benar usia aki itu 2 tahun, sementara ada banyak jenis aki seperti aki basah dan kering. Apakah kedua jenis aki tersebut juga memiliki usia yang sama ?

Untuk menjawab pertanyaan kita semua, mari kita bahas usia pemakaian aki secara rinci.

Siklus aki pada kendaraan


Pertama anda perlu memahami bahwa aki itu merupakan komponen penyimpan energi listrik. Jadi memang semua kelistrikan mobil itu berasal dari aki tapi aki bukan sumber daya listrik utamanya, aki hanya bersifat menyimpan cadangan listrik yang dihasilkan dinamo ampere.

Dinamo ampere adalah sebuah generator mini yang dipasangkan pada setiap mobil. Fungsinya untuk menghasilkan listrik selama mesin bekerja, jadi kondisi aki pada mobil itu selalu terisi karena ketika mesin hidup dinamo ampere secara otomatis mengisi aki.

Jadi apa yang menyebabkan aki diganti ?

sama seperti baterai ponsel anda, ketika anda baru membeli ponsel baterainya pasti akan bertahan lama. Tapi lama kelamaan, baterainya akan lebih cepat habis. Hal itu juga berlaku pada aki mobil, ketika kondisinya masih baru aki dapat menyimpan listrik lebih banyak.

Tapi lama kelamaan seiring pemakaian aki, elektrolit aki akan mengalami pelemahan. Dan ketika elektrolit aki lemah maka aki tidak mampu menyimpan listrik lebih banyak sehingga aki akan cepat tekor.

Ketika elektrolit aki sudah benar-benar lemah, aki tidak mampu lagi menyimpan listrik. Hal inilah yang menyebabkan aki diganti.

Baca pula Ciri ciri aki mobil rusak dan harus diganti

Apa yang mempengaruhi usia pemakaian aki ?

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi panjang pendeknya usia aki, antara lain ;

1. Faktor pemakaian mobil

Mobil yang jarang digunakan akinya akan cepat soak. Hal ini karena pengisian aki itu berlangsung ketika mesin dihidupkan, kalau mobil jarang dipakai maka pengisian aki juga semakin jarang sehingga aki selalu dalam kondisi kurang.

Meski anda selalu memanaskan mesin itu tidak cukup. Memanaskan mesin yang hanya berlangsung beberapa menit, belum cukup untuk menggantikan kehilangan listrik ketika motor starter menyalakan mesin.

Mobil yang sering dipakai jarak jauh akan lebih awet akinya karena pengisian aki berlangsung lebih lama sehingga kondisi aki selalu dalam kondisi full charged.

2. Beban kelistrikan yang cukup tinggi

Pemasangan aksesoris berlebih pada mobil dapat meningkatkan kebutuhan listrik pada mobil, sementara kapasitas aki mobil itu sudah disesuaikan dengan kebutuhan listriknya. Jadi ketika beban kelistrikan menjadi lebih berat, aki akan lebih cepat kosong sehingga aki cepat tekor.

Untuk mengimbangi penambahan aksesoris mobil, aki perlu diganti dengan kapasitas yang lebih tinggi.

3. Kebiasan menyalakan kelistrikan mobil tanpa menghidupkan mesin

Kebiasaan seperti menyalakan audio tanpa menghidupkan mesin membuat aki bekerja tanpa ada suplai arus dari dinamo ampere. Sehingga aki akan sering tekor, ini membuat umur aki menjadi semakin pendek.

Ketika aki sudah mengalami kerusakan atau biasa dikatakan aki soak, maka langkah perbaikannya adalah dengan melakukan penggantian. Namun, ada sedikit perbedaan terhadap jenis aki kering dan basah.

Aki kering atau aki MF yang sekarang banyak digunakan pada mobil memiliki masa pakai yang lebih pendek daripada aki basah.

Hal itu dikarenakan sifat aki kering yang tertutup, sehingga ketika elektrolit aki sudah lemah, harus diganti satu unit aki karena tidak bisa mengganti elektrolitnya saja. Sementara pada aki basah, ketika elektrolitnya lemah maka bisa diganti elektrolitnya saja tentu dengan harga lebih murah.

Baca pula 9 langkah mengganti air aki basah yang bisa anda lakukan sendiri

Aki basah harus diganti kalau elemen aki seperti plat dan separator didalam aki mengalami kerusakan. Dan itu bisa bertahan hingga bertahun-tahun.

Namun, aki jenis MF memang lebih cocok digunakan pada mobil injeksi daripada aki basah. Hal itu disebabkan aki MF memiliki skema yang mampu menahan tegangan aki tetap pada angka 12 volt meski kondisi aki sudah lemah. Ketika aki benar-benar kosong, baru aki akan langsung mati.

Sementara pada aki basah, ketika aki mulai lemah maka tegangannya akan semakin turun. Ini jelas tidak cocok dipakai pada mesin injeksi karena ECU sebagai controller memerlukan tegangan aki yang stabil. Kalau tegangan yang masuk ke ECU lemah, maka mesin akan eror seperti brebet dan pincang.

3 Ciri Aki Mobil Rusak dan Solusinya

Umur aki mobil itu sekitar 2 tahun, namun usia 2 tahun itu tidak berarti semua aki harus diganti ketika masa pakainya mencapai 2 tahun. Ada aki yang sanggup betahan hingga 3 tahun ada juga yang hanya setahun.

Oleh sebab itu, masa pakai aki itu bisa dibilang tergantung dari bagaimana pemakaian anda.

Untuk mengetahui apakah aki masih baik atau sudah rusak, kita jangan melihat masa pakainya tapi kita harus melihat beberapa tanda atau gejala yang muncul pada mobil.

Ada sekitar 3 ciri yang paling nampak ketika aki mobil anda sudah mulai rusak, yakni ;

img by : dapula.com

1. Mesin susah distarter

Masalah mesin yang susah dihidupkan sudah menjadi masalah klasik, kita sering sekali menemui problem ini. Tapi hal yang menyebabkan mesin susah dihidupkan itu cukup beragam, bisa karena tekanan kompresi drop, busi mati, injektor mampet dan bisa juga karena akinya rusak.

Mesin yang susah dihidupkan karena akinya soak, dapat dilihat pada dinamo starter saat cranking. Dalam kondisi normal, dinamo starter akan memutar poros engkol mesin dengan RPM sedang sekitar 800 – 900 RPM.

Namun kalau akinya tekor, maka RPM cranking tersebut menjadi lebih lemah sehingga dinamo starter akan terasa loyo. Hasilnya mesin susah dihidupkan.

Baca juga 7 penyebab mobil susah distarter + solusinya

Gejala ini masuk pada tahap kerusakan ringan, artinya aki masih berfungsi hanya saja kapasitas aki sudah mulai berkurang. Ini menandakan elektrolit aki mulai berkurang, atau bahkan mulai lemah.

2. Aki cepat habis meski sudah di cas ulang

Ini juga masih berhubungan dengan ciri yang pertama, dimana ketika elektrolit aki mulai lemah maka aki tidak dapat menyimpan listrik dengan maksimal. Akibatnya, meski saat dicek tegangan aki 12 Volt, namun begitu digunakan untuk menghidupkan mesin, aki langsung tekor.

Kalau kondisinya aki sudah tidak sanggup lagi untuk menghidupkan dinamo starter, itu berarti elektrolit aki sudah benar-benar lemah. Apabila anda menggunakan aki MF/aki kering, biasanya ada indikator yang menunjukan warna elektrolit, warna merah menunjukan aki masih baik sementara warna merah menunjukan aki sudah rusak.

Baca juga Mengapa air aki gampang habis ? ini penyebabnya

3. Kondisi aki yang menggelembung

Aki yang menggelembung juga bisa mengindikasikan adanya kerusakan pada aki tersebut. Penggelembungan aki disebabkan karena ventilasi aki yang tersumbat. Kejadian aki menggelembung ini sering dialami pada aki kering atau aki MF.

Hal tersebut dikarenakan aki MF memiliki sebuah mekanisme katup yang dipakai sebagai pintu untuk mengeluarkan tekanan dari dalam aki ketika reaksi kimia aki berlangsung.

Kalau katup ini tersumbat, maka tekanan dari dalam aki tidak dapat keluar. Hal itulah yang menyebabkan aki menggelembung. Sekilas, penggelembungan aki tidak menimbulkan masalah apapun namun kalau aki menggelembung itu berarti ada tekanan tinggi didalam aki.

Tekanan tinggi tersebut bisa mendorong plat-plat didalam aki untuk saling bergerak, sementara itu jarak antar plat sangat dekat. Kalau plat-plat didalam aki bersentuhan satu sama lain, maka aki tidak bisa melakukan reaksi kimia sehingga aki tidak dapat digunakan lagi.

Apa solusinya ketika aki rusak ?

Untuk aki yang rusak, solusinya hanya ada dua yakni ganti air akinya saja dan kedua ganti satu unit. Kalau anda pakai aki basah, anda bisa mengganti air akinya saja kalau gejala aki rusak ditemukan. Dengan catatan, kondisi aki tidak menggelembung.

Namun untuk aki MF, harus diganti. hal tersebut dikarenakan aki MF didesain secara tertutup sehingga tidak bisa kalau hanya mengganti elektrolitnya saja. Namun ada juga aki MF yang bisa diganti air akinya saja, contohnya aki dengan label VRLA (valve regulated lead-acid) biasanya ada tutup air aki yang bisa dibuka menggunakan bantuan obeng. Namun resiko mengganti air aki kering ini, ada pada tutup air aki yang tidak serapat awal. Sehingga resiko air aki berkurang menjadi lebih cepat.

Selain itu anda juga harus bisa membedakan mana aki MF yang rusak dan mana yang kosong.

Untuk membedakannya, anda tinggal melihat indikator warna elektrolit aki. Kalau warnanya kuning, berarti itu hanya kurang listrik maka solusinya cukup di cas ulang. Sementara kalau warnanya merah, maka perlu diganti.

Oli Power Steering Bocor, Apa Pengaruhnya ? Apa Penyebabnya ?

Salah satu tanda oli power steering yang bocor bisa anda lihat di kolong mobil. Biasanya ada tetesan oli berwarna merah gelap dibawah mobil. Ini artinya, oli power steering pada mobil anda bocor.

Lalu apa pengaruhnya kalau oli power steering mobil bocor ? apa penyebabnya dan bagaimana solusinya ? mari kita bahas secara lengkap.

Pengaruh Oli Power Steering Yang Bocor


Sistem power steering dibuat untuk meringankan beban pengemudian, jadi berkat adanya sistem power steering ini membelokan setir menjadi lebih ringan. Ada dua jenis sistem power steering, tipe hidrolik dan tipe elektrik.

Oli power steering adalah fluida untuk sistem power steering tipe hidrolik. Jadi kalau mobil anda menggunakan EPS (elektronik power steering) maka kalau ada ceceran oli dilantai itu bukan dari oli power steering karena EPS tidak menggunakan oli power steering.

Fungsi oli power steering tidak Cuma sebagai pelumas, oli ini lebih condong ke fungsi fluida hidrolik. Dengan kata lain, oli power steering berfungsi untuk menyalurkan tenaga dari pompa power steering ke steering rack.

Lalu apa jadinya kalau olinya bocor ?

Ketika oli power steering bocor,  biasanya tidak akan menimbulkan gejala apapun. Tapi setelah oli didalam sistem power steering mulai berkurang hingga melewati level minim, baru masalah akan muncul.

Masalah yang akan muncul antara lain ;

  • Timbul suara mendengung ketika anda membelokan setir.
  • Suara kasar (dari pompa) ketika anda membelokan setir.
  • Setir terasa lebih berat dibandingkan biasanya
Baca juga 4 penyebab setir mobil terasa lebih berat

Kalau sudah muncul tanda-tanda tersebut anda perlu waspada karena kerusakan bisa menjalar ke bagian pompa hingga steering rack. Kalau pompa dan steering rack sudah kena, maka anda perlu menyiapkan budget minimal 2 juta rupiah untuk melakukan penggantian part.

Hal itu dikarenakan komponen seperti pompa dan steering rack itu sulit diperbaiki, kalaupun bisa diperbaiki tetap beresiko rusak kembali. Jadi jalan paling aman itu diganti dengan yang baru.

Oleh sebab itu, biasakan untuk mengecek volume oli power steering setiap kali anda akan mengemudi. Untuk mengeceknya cukup mudah, anda hanya perlu melihat reservoir oli power steering yang terletak didekat mesin.

Apa penyebab oli power steering bocor ?


Penyebabnya bisa bermacam-macam, tapi umumnya kebocoran oli power steering disebabkan tiga hal berikut ;

1. Klem selang yang kendor/terlepas

Selang power steering biasanya dipasang menggunakan klem pegas atau klem sekrup. Ketika klem ini sudah rapuh karena termakan usia, otomatis klem tidak bisa menahan selang untuk tetap melekat pada channelnya. Sehingga minyak power steering bisa bocor.

Selain klem yang rapuh, posisi klem yang kurang klop juga bisa menyebabkan kebocoran. Biasanya ini terjadi sehabis dilakukan perbaikan.

Sehingga ketika anda menemukan ceceran minyak power steering dilantai, coba cek klemnya dahulu karena kalau masalahnya Cuma klem maka hanya perlu diganti. Harganya cukup murah dan cara menggantinya juga cukup mudah.

2. Selang retak/pecah

Selang power steering yang terkena panas mesin atau karena termakan usia juga bisa mengalami kerusakan. Kerusakan pada selang ini berupa pecahan pada permukaan selang yang membuat oli power steering menetes.

Biasanya kalau selang pecah, kebocoran tidak terlalu terasa karena kebocoran ini hanya berupa tetesan-tetesan kecil.

Jadi kalau anda menemukan tetesan-tetesan kecil dilantai, bisa jadi itu masalah selang. Namun ketika mobil digunakan, biasanya tetesan akan semakin besar karena tekanan oli power steering akan naik.

3. Seal pada steering rack bocor

Masalah yang terakhir disebabkan karena seal pada steering rack bocor. Seal ini berfungsi mencegah kebocoran minyak rem pada as power steering. Kalau ada retak sedikit saja, maka oli power steering akan bocor.

Untuk masalah ini, kebocoran mungkin tidak terlalu terlihat namun ketika mobil digunakan maka kebocoran dengan jumlah besar bisa terjadi. Hal ini karena didalam steering rack, terdapat minyak rem bertekanan tinggi.

Untuk mengeceknya, hidupkan mesin dan belokan setir kekanan dan kekiri. Kalau ada kebocoran ketika setir dibelokan, maka itu pertanda bahwa seal rack power steering bocor.

Solusinya, adalah mengganti satu set rack power steering. Meski ada beberapa bengkel yang mampu mengganti sealnya saja, tapi ini juga beresiko karena suatu saat akan terjadi kebocoran lagi dititik yang sama atau dititik lain.