Cara Kerja Transmisi Manual Pada Mobil + Diagram Proses

Advertisement
Sistem transmisi digunakan untuk mengubah momen putaran dari mesin ke final gear, agar apa ? tentu agar mobil mampu berjalan pada semua kondisi. Khususnya dijalanan menanjak yang memerlukan momen yang lebih besar.

Lalu bagaimana cara kerja transmisi manual pada mobil ? mari kita bahas secara detail pada artikel dibawah.
Baca juga ; Cara kerja transmisi otomatis pada motor


Cara Kerja Transmisi Manual Tipe Syncronmesh


Dalam penjelasan dibawah akan dibahas bentuk simple dari transmisi tipe sycronmesh. Jumlah kecepatan hanya dua tingkat, namun jika anda paham penjelasan dibawah maka tingkat percepatan berikutnya bisa dipahami dengan mudah.

1. Saat Mesin Hidup Transmisi N
cara kerja transmisi synchronmesh
Kita anggap kopling dalam keadaan terhubung, maka akan terjadi aliran tenaga dari flywheel melewati kopling masuk ke input shaft transmisi. Kemudian putaran pada input shaft disalurkan ke countrer gear melalui input gear.

Counter gear memiliki beberapa roda gigi, namun semuanya menyatu sehingga RPM pada seluruh roda gigi counter itu sama. Namun berkat diameter roda gigi counter yang berbeda-beda maka akan menghasilkan putaran output gear yang berbeda pula.

Roda gigi counter akan langsung memutar dua buah gigi output, namun roda gigi output ini hanya berputar mengambang karena memang tidak terikat dengan poros output. Sehingga saat posisi netral, dua roda gigi output akan berputar namun poros output tetap diam.

2. Saat Mesin Hidup speed 1

Ketika kita memposisikan tuas transmisi ke posisi 1, maka shift fork akan menggerakan hub sleeve kearah roda gigi output kecepatan satu. Sehingga hubsleeve akan terhubung dengan satu gigi output.

Sehingga akan menimbulkan power flow dari flywheel mesin melalui kopling masuk ke poros input transmisi. Dari input shaft kemudian disalurkan ke counter gear oleh input gear, dan roda gigi counter kecepatan satu akan menggerakan roda gigi output kecepatan satu.

Dari roda gigi output kecepatan satu langsung disalurkan ke hubsleeve, dan karena hub sleeve itu terikat dengan poros output maka putaran dari output gear bisa langsung disalurkan ke output shaft dengan kecepatan yang sama.

Dalam hal ini, kecepatan akan direduksi karena diameter output gear 1 jauh lebih besar dari roda gigi counter gear sebagai gigi pemutar.

Baca pula ; Cara menghitung gear ratio transmisi

2. Saat Mesin Hidup speed 2

Ketika kita pindah tuas transmisi ke posisi 2 maka shift fork akan memindahkan posisi hub sleeve, dari yang tadinya terhubung dengan output gear 1 menjadi terhubung dengan outpout gear 2.

Sehingga akan ada aliran dari mesin masuk ke poros input. Dari input, akan disalurkan ke counter gear melalui input gear. Dan kali i i roda gigi counter 2 yang bertugas menyalurkan tenaga ke roda gigi output 2.

Dari outout gear 2, disalurkan ke hub sleeve menuju output gear sehingga poros output berputar sesuai dengan kecepatan output gear 2.

Dalam hal ini, diameter output gear 2 lebih kecil dibandingkan roda gigi output 1, sehingga nilai reduksinya akan berkurang dan kecatab output akan lebih cepat.

Untuk kecepatan 3 dan seterusnya, maka tinggal menambahkan satu unit gear output dan sebuah hub sleeve dibekakang gigi 1. Sehingga akan ada dua hub sleeve dan dua buah shift fork.

Komponen Transmisi Tipe Sychronmesh



Bagian-bagian yang penting dalam satu unit transmisi antara lain


  • Input shaft, fungsinya sebagai poros yang terhubung dengan plat kopling untuk menyalurkan tenaga dari mesin.
  • Input Gear, fungsinya menyalurkan tenaga dari poros input ke rangkaian roda gigi transmisi.
  • Counter gear and shaft, berfungsi untuk membagikan putaran input ke beberapa output gear.
  • Output gear, berfungsi sebagai driven gear yang menerima energi putar. Jumlah output gear ini bervariasi bisa tiga atau lima tergantung tingkat kecepatan transmisi.
  • Hub sleeve, berfungsi untuk menghubungkan output gear ke output shaft. Hub sleeve memiliki kemampuan untuk terhubung dan terlepas dengan output gear dengan cepat.
  • Sychronnizer Ring, berfungsi untuk memepercepat dan memperhalus hubungan antara hub sleeve dan output gear.
  • Output shaft, berfungsi menyalurkan energi dari output gear ke poros propeller atau langsung ke differential pada kendaraan FF.
  • Shift Fork, fungsinya untuk mengontrol perpindahan hub sleeve agar bisa terhubung dan terlepas dengan roda gigi.

Demikian artikel lengkap dan jelas mengenai cara kerja transmisi manual tipe synchronmesh, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita.