Alat Pengukur Tekanan Ban, Berapa Harganya ?

Advertisement
Harga alar pengukur tekanan ban - Pada kendaraan, ban bisa diibaratkan sebagai sepatu yang melapisi kaki. Apabila sepatu yang kita pakai kurang pas, maka kita tidak akan nyaman ketika berjalan.

Begitu pula pada ban, apabila tekanan angin ban tidak pas maka kenyamanan berkendara akan terganggu.

Tekanan angin merupakan faktor yang juga mempengaruhi keselamatan mobil tersebut karena ini juga berpengaruh terhadap stabilitas berkendara.

Oleh karena itu, pengecekan tekanan angin ban harusnya sering anda lakukan.

Namun, pengecekan ini tidak bisa kita lakukan. Karena, untuk mengecek suatu benda bertekanan kita memerlukan alat ukur. Alat untuk mengukur tekanan angin ban disebut tyre pressure gauge.

Berapa Harga Tyre Pressure Gauge


Alat ini, berbentuk seperti dial gauge yang menggunakan jarum untuk menunjukan nilai tekanan yang diukurnya. Sementara di bagian ujung, akan terdapat selang yang nanti dihubungkan dengan niple ban.

Untuk masalah harga, tentunya bervariasi. Itu karena tyre pressure gauge ada jenis-jenisnya dan terdapat berbagai macam merk.

Setidaknya, untuk TPG portable ada dua jenis yakni ;

  • TPG analog, ini seperti yang kita jelaskan diatas. Dimana mekanisme pengukuran dilakukan secara analog menggunakan jarum.
  • TPG digital, kalau jenis digital sudah menggunakan panel LCD untuk menunjukan berapa tekanan yang diukur. Pembacaan TPG digital lebih akurat karena bisa mengukur hingga angka desimal.


Berapa harganya ?

Tire Pressure Gauge nankai Rp 13.500,-
TPG TOBY Rp 99.900,-
ZEKI Tire Gauge Rp 17.500,-
Tire Pressure Gauge Tekiro Rp 90.000,-
American Tool Tire Pressure Gauge Rp 60.000,-
Ghana Tire Pressure Gauge Rp 28.500,-
Sellery Tire Pressure Gauge Rp 30.000,-
Digital Tire Pressure Gauge Rp 60.000,-

Bagaimana cara menggunakan tyre pressure gauge ?

Cara memakainya, cukup mudah. Kita tinggal menancapkan ujung alat ukur pada niple ban. Ini seperti proses pengisi angin. Lalu tahan alat ukur dan jarum pada alat ukur akan bergerak sesuai tekanan ban.

kalau jarum sudah bergerak, anda hanga tinggal membaca berapa tekanan yang ditunjukan TPG.

Umumnya, ada dua satuan pada pengukur tekanan ban yakni PSI dan Bar. Kita gunakan salah satunya saja, umumnya tekanan angin ban menggunakan satuan PSI.

Jadi baca tepat pada skala PSI.


  • Apabila tekanan ban terlalu rendah, maka tapak ban menjadi lebar. Itu karena bobot kendaraan menekan permukaan roda yang kempes. Akibatnya, mobil menjadi lebih berat dan ban juga gampang bocor.
  • Apabila tekanan ban terlalu tinggi, maka ban cenderung lebih keras. Sehingga daya serap ban terhadap getaran akan berkurang, dan mobil kurang nyaman dikendarai.


Lantas berapa tekanan angin ban yang ideal ?

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas tekanan ideal pada ban mobil dan motor. Memang setiap mobil memiliki tekanan angin ban yang berbeda begitu pula dengan motor.

Hal ini tentu dipengaruhi oleh bobot kendaraan, tapi umumnya tekanan ban mobil itu berkisar 28 - 35 PSI. Nilai 28 hinga 30 PSI banyak digunakan pada mobil berbobot ringan seperti MPV dan Hatch. Kalay mobil SUV maka tekanan anginnya lebih besar.

Sementara untuk motor, juga tidak beda jauh. Namun ada perbedaan antara roda depan dan belakang. Roda depan motor, biasanya memiliki tekanan 28 - 31 PSI. Untuk ban belakang sekitar 34 - 36 PSI.

Selengkapnya tentang nilai tekanan angin idel bisa anda baca pada link berikut ;

Demikian artikel lengkap dan jelas mengenai harga alat pengukur tekanan ban dan cara menggunakannya. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.