Motor Sering Mati Mendadak, Cek 7 Penyebab Berikut

Advertisement
Motor yang mati mendadak atau istilahnya mogok bisa membuat diri kita galau. Betapa tidak, disaat kita sedang enak-enaknya jalan tiba-tiba mesin mati dan parahnya mesin tidak bisa lagi dihidupkan. Kira-kira apa yang akan anda lakukan ?

Motor mogok bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya yang paling seriing menjadi kambing hitam adalah busi. Tapai, hal yang menyebabkan motor anda mati mendadak bukan karena busi saja, ada banyak komponen lain yang berpengaruh.

Mesin motor bisa bekerja, itu karena ada pembakaran. Jadi kalau mesin motor tiba-tiba mati maka pembakaran mesin tidak terjadi. Pembakaran mesin ini, dipengaruhi oleh 4 hal berikut ;
  • Udara 
  • Bensin 
  • Api (busi) 
  • Tekanan kompresi 

Kalau salah satu dari empat hal diatas bermasalah, otomatis kinerja mesin motor akan terganggu. Bisa brebet, ngempos, bahkan mogok.

Apa Penyebab Motor Mogok Secara Tiba-Tiba ?


Sekarang kita bahas yang lebih spesifik, mesin motor bisa mati secara tiba-tiba karena hal berikut ini.

1. Kehabisan bensin




Bagi yang punya motor tapi indikator bensinnya mati, perlu diwaspadai hal yang sepele semacam ini. Kalau tiba-tiba motor anda mati ditengah jalan cek apakah bensin didalam tanki motor anda masih ada ?

Buka tutup tanki dan lihat volume bensin didalam tanki. Meskipun ini tergolong sepele namun banyak juga kejadian motor yang mogok gara-gara kehabisan bensin.

Gejalanya, motor akan brebet sebelum akhirnya mesin mati dan tidak bisa dihidupkan lagi.

Baca pula : Gejala motor brebet, ternyata ada banyak penyebabnya

2. Kran bensin tertutup




Pada motor-motor karburator, kita akan menjumpai kran bensin yang letaknya pada selang input pada karburator. Fungsinya untuk menutup aliran bensin dari dalam tanki.

Biasanya kita menutup selang ini, ketika motor akan diistirahatkan dalam waktu yang lama atau ada faktor lain, akibatnya bensin dari tanki tidak masuk ke karburator.

Namun, mesin masoh bisa hidup karena didalam karburator masih ada sisa bahan bakar. Inilah yang membuat motor tiba-tiba mogok ditengah jalan karena sisa bensin didalam karbu itu sudah habis.

Baca juga : 5 Masalah yang sering muncul pada karburator motor

3. Ventilasi tanki bensin tersumbat

Didalam tanki, itu harusnya tertutup rapat. Namun kalau didalam tanki rapat maka bensin tidak bisa mengalir keluar karena akan melawan gaya kevakuman.

Oleh sebab itu, ada ventilasi tanki yang biasanya terletak pada tutup tanki yang berfungsi untuk menyamakan tekanan didalam tanki dan diluar tanki sehingga tidak ada kevakuman ketika bensin berkurang.

Tapi, ada beberapa hal yang membuat ventilasi ini mampet. Contohnya karena debu yang berasal dari luar, atau karena ada uap air yang masuk kedalam saluran ini.

Akibatnya tidak ada akses tekanan udara dari dalam tanki ke luar tanki. Ini akan membuat bensin tertahan sehingga bensin tidak mampu keluar menuju karburator.

Untuk masalah ini, kita perlu membersihkan tutup tanki ini menggunakan semprotan angin atau ditiup.

4. Main jet mampet



Main jet adalah saluran yang berfungsi mengeluarkan bensin dari ruang pelampung kedalam intake manifold. Ukuran main jet ini sangatlah kecil, diameternya paling sekitar 2 sampai 3 mm.

Jika saluran ini mampet otomatis bensin tidak akan bisa keluar kedalam intake dan itu menyebabkan tidak terjadinya pengapian alias mogok.

Main jet bisa mampet karena beberapa hal antara lain karena kualitas bahan bakar yang kotor. Kalau ada kotoran-kotoran yang terbawa aliran bensin ini sangat beresiko menimbulkan sumbatan pada saluran main jet yang berdiameter kecil.

Selain dari faktor bahan bakar, jarum skep juga mempengaruhi diameter main jet. Bagi yang belum familiar, jarum skep adalah sebuah jarum berbentuk tirus yang letaknya dibawah katup gas masuk menusuk main jet. Karena bentuknya tirus maka kalau katup gas dinaikan maka volume main jet akan membesar dan bensin lebih banyak yang keluar.

Yang sering terjadi, adalah ketika permukaan jarum skep ini terlapisi oleh debu dari filter. Karena letak jarum ini tepat pada ujung saluran bensin maka permukaan jarum akan basah ketika bensin keluar. Dan ketika ada debu melewati karburator, debu itu justru menempel dan bisa menjadi penyumbat aliran bahan bakar.

5. Sistem pengapian bermasalah

Sistem pengapian bukan hanya membahas tentang busi, secara umum sistem pengapian motor terdiri dari power source (spul dan kiprok), CDI, ignition coil dan busi.

Kalau salah satu dari komponen itu mengalami kerusakan maka api pada busi tidak akan keluar dan mesin motor akan mati. Terus bagaimana cara mengetahuinya ?

Sebelum kita copot busi, cek dahulu rangkaian pengapian sebelum sampai kebusi. Caranya dengan melepas kabel busi yang menempel pada cop busi.



Setelah terlepas, dekatkan ujung kabel tersebut ke bagian mesin yang berbahan logam (bisa blok mesin/kepala silinder), atau dalam bahasa teknik komponen berbahan logam ini dinamakan masa/ground karena memang terhubung dengan masa baterai.

Ingat, untuk mendekatkan dan jangan sampai menempel. Cukup dekatkan ujung kabel dengan masa dengan gap/jarak sekitar 0,8 mm seperti celah busi.

Kalau sudah posisikan kunci kontak ke posisi ON lalu sla atau goyangkan kick starter beberapa kali. Seharusnya, timbul percikan api dari celah antara ujung kabel tadi.

Kalau tidak ada apinya, mungkin jaraknya kurang rapat coba dekatkan lagi dan kalaupun api belum keluar maka bisa dipastikan ada yang putus pada sistem pengapian motor anda.

6. Api busi terlalu kecil

Api busi yang terlalu kecil sebenarnya berimbas pada motor yang brebet. Namun, dalam kondisi tertentu api busi yang terlalu kecil juga bisa menyebabkan mesin mati.

Ini karena mesin brebet biasanya menjadi gejala awal motor yang akan mogok. Ketika suara mesin motor anda mulai brebet, pembakaran tidak terjadi secara berkala atau pembakaran ini terjadi secara loncat-loncat.

Akibatnya tidak ada power untuk melalukan kompresi dan langkah piston akan terhenti. Inilah yang menyenabkan motor anda tiba-tiba macet setelah sebelumnya terdengar brebet.

Untuk memastikannya, buka busi motor anda lalu dalam kondisi terlepas pasangkan busi ke cop busi. Lalu seperti point 5 tempelkan bagian ulir busi pada masa (blok/kepala silinder).

Dalam kondisi kunci kontal ON goyangkan kick starter dan api harusnya keluar dengan besar sesuai dengan lebar elektrodanya. Kalau api yang keluar kecil (berbentuk garis atau tidak center ditengah) bisa disebabkan karena celah yang kurang rapat atau ada karbon yang menyelimuti elektroda sehingga listrik dari dalam tidak bisa mencapai masa dengan sempurna.

Selengkapnya : Cara mudah cek busi motor apa masih hidup atau sudah mati

Solusinya, anda perlu membersihkan ujung busi menggunakan amplas dan menyetting kembali celah busi dengan gap 0,8 mm.

7. Spul/kiprok rusak

Spul dan kiprok menjadi komponen utama yang menjadi suplier arus listrik pada sistem kelistrikan motor. Sementara baterai itu hanya dipakai saat proses elektrik start. Jadi motor tanpa baterai itu masih bisa hidup.

Tapi, beda ceritanya kalau sumber utama arus listrik ini bermasalah. Kita tahu kalau api dari busi ini juga berasal dari listrik jadi tanpa energi listrik busi tidak menyala dan pembakaran tidak terjadi. Kalau pembakaran tidak terjadi maka motor tidak akan bisa dihidupkan.

Kalau untuk urusan ini, maka kita perlu bantuan tenaga ahli dari bengkel. Karena letak dua komponen ini ada dibagian dalam motor serta untuk mengeceknya perlu alat seperti multi tester.

Demikian artikel lengkap dan jelas mengenai penyebab motor mogok secara tiba-tiba semoga bisa menambah wawasan kita dan bermanfata bagi kita semua.