Rangkaian Lampu Hazard Sederhana Pada Mobil

Advertisement
Lampu hazard berfungsi sebagai sinyal yang menunjukan bahaya, apabila ada kendaraan menyalakan lampu hazard itu tandanya mobil tersebut sedang mengalami suatu kondisi genting. Selain digunakan pada kondisi darurat, lampu hazard juga dipakai untuk menunjukan ke pengguna jalan lain agar berhati-hati.

Semua fungsi lampu hazard tidak perlu kita bahas tuntas disini, karena kita akan mempelajari bagaimana lampu hazard bekerja. Dan kita akan mencari tahu apakah rangaian lampu hazard terhubung dengan rangkaian lampu sein ?

Skema Diagram Lampu Hazard


Ternyata lampu hazard masih terletak satu rangkaian dengan lampu sein, hanya saja rangkaian pengontrol lampu hazard dibuat terpisah. Ini artinya dalam sistem lampu tanda belok, terdapat dua kontrol yakni sein (satu arah) dan kontrol hazard (2 arah).

Lalu bagaimana rangkaiannya ?

Secara sederhana rangkaian lampu hazard pada mobil bisa digambarkan dalam rangkaian diatas. Bisa anda lihat, didalam kotak saklar lampu hazard terdapat tiga buah plat. Dua plat diatas digunakan sebagai saklar lampu sein (hanya satu yang bisa diaktifkan, apakah sein kanan atau kiri), namun secara detail bagaimana saklar sein tersebut bekerja tidak digambarkan.

Sementara plat paling bawah, digunakan untuk mengaktifkan rangkaian lampu hazard. Kalau anda lihat, maka ada satu batang vertikal yang menghubungkan tiga plat itu. Itu menandakan bahwa saat saklar hazard ditarik kebawah, maka ketiga plat secara bersama-sama bergerak kebawah. Sehingga lampu haard aktif.

Lalu bagaimana cara kerjanya ?

Dimulai dari saklar yang ditarik kebawah, maka akan terjadi perpindahan posisi plat pada ketiga plat tersebut. Plat paling bawah akan terhubung ke kabel positif baterai (tanpa melalui ignition key), dan dua plat diatas akan sama-sama terhubung ke dua sisi lampu.

Akan timbul aliran listrik dari baterai masuk ke saklar hazard, keluar menuju flasher, didalam flasher arus listrik akan diolah menjadi flip-flop sehingga bisa memberi efek kedipan. Keluar dari flasher, arus listrik masuk ke saklar sein, karena didalam saklar sein dua plat sudah sama-sama terhubung dengan dua sisi lampu maka arus dari flasher ini akan langsung mengedipkan kedua sisi lampu.

Muncul pertanyaan, mengapa lampu hazard tidak melewati kunci kontak ?

Coba saja anda perhatikan, untuk menyalakan lampu hazard kita tidak perlu memasukan kunci. Tinggal tekan dan lampu sudah menyala, mungkin tujuan rangkaian seperti ini adalah demi efektifitas akses yang lebih praktis.

Selain itu, sistem anti maling (Theft Deterent) juga akan lebih mudah menyala karena lampu akan berkedip meski kunci sedang anda genggam.

Itu saja yang bisa kami tuliskan di artikel ini, semoga bisa menambah wawasan kita semua.