Pengertian dan Fungsi Jangka Sorong (Pembahasan Lengkap)

Advertisement
Jangka sorong itu salah satu alat ukur panjang, yang memiliki bentuk seperti japitan. Lalu, apa keunggulan dari alat ukur ? untuk apa saja fungsi jangka sorong ? dan bagaimana cara menggunakanya ? mari kita bahas secara detail.

Pengertian Dan Fungsi Vernier Caliper


Jangka sorong atau disebut juga dengan vernier caliper adalah sebuah alat ukur yang didesain untuk menghitunga suatu objek dengan akurat hingga ketelitian seperseratus milimeter.

Artinya, alat ukur ini mampu mengukur suatu objek yang memiliki dimensi 0,01 mm.

Dalam satu unit vernier caliper, terdapat 5 komponen utama yakni ;

  1. Fixed scale, merupakan skala tetap atau kalau anda lihat pada vernier caliper bagian ini merupakan skala utama. Dinamakan fixed scale karena komponen ini tidak bergerak/bergeser.
  2. Moveable scale, merupakan skala yang digeser saat anda melakukan pengukuran. Pada bagian ini terdapat skala nonius, skala nonius ini digunakan untuk menentukan nilai desimal dari hasil pengukuran.
  3. Outer jaw, merupakan rahang dengan bentuk yang panjang. Rahang ini memiliki bentuk rata dibagian dalamnya, berfungsi untuk mengukur ketebalan.
  4. Inner jaw, merupakan rahang dengan bentuk lebih pendek. Rahang ini memiliki bentuk rata dibagian luar, berfungsi untuk mengukur suatu celah.
  5. Depth stick, merupakan stik kecil yang terhubung ke moveable scale fungsinya untuk menghitung kedalaman suatu objek dari permukaan tertentu.
lebih lengkap Bagian - Bagian Jangka Sorong + Fungsinya


Lalu untuk apa kegunaan jangka sorong ?

Dilihat dari bentuknya, maka jangka sorong memiliki tiga fungsi utama yakni ;

  • Untuk mengukur ketebalan objek
  • Untuk mengukur celah
  • Untuk mengukur kedalaman


1. Jangka sorong untuk mengukur ketebalan

Fungsi yang pertama, jangka sorong dapat digunakan untuk mengukur ketebalan dan diameter luar suatu objek. Contohnya koin, menggunakan vernier caliper kita bisa mengukur ketebalan koin tersebut atau mengukur diameternya.

Cara mengukurnya, pertama anda perhatikan bagian yang bernama outer jaw (bagian seperti rahang yang memanjang). Anda cukup jepitkan objek yang akan diukur pada rahang tersebut, lalu kunci dan baca hasil pengukuran.

2. Jangka sorong untuk mengukur celah

Selain mengukur ketebalan, jangka sorong juga bisa digunakan untuk mengukur suatu celah atau diameter dalam. Contohnya pipa, mungkin anda ingin mengukur diameter dalam pipa.

Untuk mengukurnya, sama prosesnya seperti pengukuran pertama. Namun anda gunakan inner jaw (rahang yang lebih pendek) untuk dimasukan kedalam celah yang akan diukur.

3. Jangka sorong untuk mengukur kedalaman

Kalau anda menggeser bagian moveable scale, anda akan menemukan stik kecil pada ujung vernier caliper. Stik ini digunakan untuk mengukur kedalaman suatu permukaan, caranya dengan memasukan stik hingga menyentuh dasar permukaan objek yang akan diukur.

Ketelitian Jangka Sorong


Secara umum, ada tiga macam jangka sorong dengan ketelitian berbeda.

  1. Vernier caliper 0,05 mm. ini merupakan yang paling umum dijumpai pada vernier caliper ukuran 30 cm. dengan ketelitian 0,05 artinya hasil pengukuran vernier caliper ini memiliki kelipatan 0,05 mm.
  2. Vernier caliper 0,02 mm. selanjutnya juga banyak ditemui pada vernier caliper ukuran 30 cm. dengan ketelitian 0,02 artinya hasil pengukuran vernier caliper bisa lebih spesifik dengan kelipatan 0,02 mm.
  3. Vernier caliper 0,01 mm. biasanya tipe dengan ketelitian 0,01 ada pada jangka sorong dengan ukuran diatas 30 cm atau pada digital vernier caliper. Dengan ketelitian 0,01 maka hasil pengukuran bisa sangat akurat karena kelipatan 0,01 mm.


Lalu bagaimana cara membaca hasil pengukuran jangka sorong ? anda bisa baca pada artikel berikut cara membaca jangka sorong.

Sekian artikel singkat tentang jangka sorong, semoga bisa menambah wawasan kita semua.