6 Potensi Sumber Daya Alam Indonesia Yang Jadi Unggulan

Advertisement
Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa. Dari mulai laut, darat, udara hingga dibawah tanah semua mengangdung sumber daya yang sangat bernilai.

Secara geografis, Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang tersebar dari sabang sampai merauke. Hal itu memberikan kelebihan tersendiri karena sudah pasti Indonesia memiliki garis pantai yang panjang.

Letak Indonesia yang berada di garis khatulistiwa juga memberikan banyak manfaat, khususnya disektor pertanian dan perkebunan karena iklim di daerah tropis ini sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman.

Dari semua hal diatas, maka bisa dipastikan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat luar biasa. Lalu apa saja potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia ?

1. Kelautan


Luas perairan Indonesia mencapai 3,25 juta KM2 dimana angka tersebut membuktikan bahwa perairan Indonesia lebih luas dibandingkan luas daratan, oleh sebab itu Indonesia disebut negara maritim.

Sebagai negara maritim, sudah dipastikan Indonesia memiliki potensi kelautan yang cukup luar biasa. Beberapa potensi yang bisa dikembangkan dari sektor kelautan antara lain ;

a. Perikanan

Semakin luasnya wilayah perairan, maka semakin banyak juga potensi ikan yang dapat ditangkap. Hal itulah yang mendorong neraca perdagangan ikan Indonesia menjadi nomor satu di asia tenggara.

b. Pariwisata

Saat ini sudah banyak sekali objek pariwisata bertema kelautan, dari penyelaman, maupun wisata di area pantai. Dengan garis pantai mencapai 99 ribu KM, bisa dipastikan Indonesia memiliki potensi yang besar di sektor kelautan ini.

Contoh objek wisata pantai yang mendunia adalah bali dan lombok, kedua wilayah itu mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Selain pantai, keragaman terumbu karang di perairan Indonesia juga menyebabkan Indonesia menjadi negara tujuan wisata diving. Saat ini ada banyak sekali wisata-wisata diving yang menyuguhkan pemandangan bawah laut yang luar biasa.

c. Produksi garam

Garam diproduksi dengan menguapkan air laut, umumnya tempat untuk memproduksi garam ini terletak dipesisir. Seperti yang dikatakan, karena Indonesia punya garis pantai yang cukup panjang maka akan ada lebih banyak spot untuk memproduksi garam.

d. Habitat biota laut

Perairan Indonesia juga menjadi rumah atau habitat bagi banyak sekali biota laut, bahkan dari 7 spesies penyu yang ada didunia 6 diantaranya bisa kita temukan diperairan Indonesia.

e. Pembangkit listrik tenaga ombak

Pembangkit listrik tenaga ombak memanfaatkan gulungan gelombang air laut untuk memutar turbin yang akan membangkitkan energi listrik. Sebagai negara maritim, apabila ini diterapkan di Indonesia mungkin bisa menjadi alternatif pembangkit listrik.

2. Perkebunan


Disektor perkebunan, juga tidak kalah menariknya. Pasalnya, Indonesia menjadi negara nomor satu yang paling banyak memproduksi kelapa sawit. Hal itu membuktikan bahwa potensi perkebunan di Indonesia cukup menjanjikan apabila dikelola oleh manajemen yang baik.

Selain perkebunan, iklim tropis di Indonesia juga memberikan dampak yang sangat besar untuk pertumbuhan tanaman buah. Oleh sebab itu banyak sekali buah-buahan yang bisa tumbuh di Indonesia.

Hanya saja, masalah yang dihadapi sektor perkebunan adalah keterbatasan lahan dimama saat ini lahan-lahan kosong sudah sulit untuk ditemukan.

3. Pertambangan


Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahan tambang, semua jenis bahan-bahan tambang sepertinya bisa kita temukan di negara tercinta ini. Contoh paling nyata adalah didaerah papua terdapat tambang emas dan tembaga terbesar didunia.

Selain itu, Indonesia juga kaya akan bahan tambang mineral lain seperti bauksit, timah, pasir besi dan lainnya.

Disektor bahan bakar, Indonesia juga memiliki tambang batubara yang tersebar di wilayah kalimantan serta tambang minyak yang juga tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

Apabila dikelola secara baik, maka itu bisa mendatangkan dampak ekonomi. Hanya saja ekspolitasi yang berlebihan akan barang tambang ini akan memicu kelangkaan dikemudia hari, karena SDA ini masuk jenis yang tidak bisa diperbaharui. Sehingga harus cermat dalam pemanfaatannya.

4. Pertanian


Karena berada di iklim tropis, banyak tanaman yang bisa berkembang di Indonesia. Selain itu tanah di Indonesia juga termasuk tanah yang subur sehingga sangat cocok untuk pertanian.

Hal itu juga disusul luas wilayah Indonesia yang cukup luas berdampak pada lahan pertanian yang harusnya juga luas. Namun masalah yang dihadapkan para petani adalah perubahan iklim, dimana masalah ini bisa menyebabkan para petani gagal panen.

Oleh sebab itu, harus ada edukasi untuk para petani agar mereka dapat menentukan langkah dalam menghadapi perubahan iklim ini. Karena ditangan petani berkualitas, akan menghasilkan komoditas yang juga berkualitas.

5. Perhutanan


Indonesia juga masih memiliki hutan yang cukup luas meski semakin hari luasnya semakin menurun. Hutan secara umum berfungsi sebagai paru-paru dunia karena sifat hutan ini akan menyediakan oksigen bagi seluruh makhluk hidup didunia.

Sehingga keberadaan hutan itu sebenarnya sangat penting. Di Indonesia, ada hutan lindung, hutan konservarsi dan hutan produksi. Meski sama-sama hutan, semuanya memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Di hutan produksi, maka bisa diperoleh hasil hutannya seperti kayu. Dimana kayu saat ini menjadi barang yang banyak dibutuhkan industri sebagai bahan baku.

6. Pegunungan

Indonesia juga memiliki banyak sekali gunung dan bukit, sepanjang pulau sumatera sampai nusa tenggara ada banyak sekali gunung dengan keragamannya masing-masing.

Kontur pegunungan yang naik turun, biasanya dimanfaatkan untuk membangun PLTA (pembangkit listrik tenaga air), dimana PLTA ini dipasangkan pada waduk yang umumnya teletak diarea pegunungan atau pada air terjun.

Sehingga semakin banyak gunung, semakin banyak pula potensi PLTA yang bisa dibangun.