Cara Kerja Kopling Manual Sepeda Motor (Kopling Basah)

 Kopling berfungsi Ketika kita mau masukin dan pindah gigi. Kenapa motor itu harus pakai kopling ? karena Kopling itu layaknya pintu energi yang bisa memutuskan juga menyambungkan putaran mesin dari mesin ke transmisi secara instan.

Pemutusan energi yang instan ini, diperlukan Ketika kita mau masukin dan memindahkan gigi perseneling. Kalau posisi netral, puataran mesin itu tersambung sampai ke transmisi. Tapi roda tidak muter karena masih netral. Ketika kita Tarik tuas koplingnya, putaran dari mesin tidak terhubung ke transmisi.


Jadi Ketika kita masukin gigi, mesin tidak tersentak. Pas kita lepas tuas kopling secara perlahan, gigi sudah masuk jadi motor bisa jalan.

Pertanyaannya, bagaimana kopling bisa memutuskan dan menyambungkan putaran mesin secara instan ? video ini akan jadi jawabannya.

Mekanisme kopling terletak disebelah kanan. Kalau anda melihat bagian mesin motor yang berbentuk tabung ini, ini merupakan tempat kopling terpasang.

Kalau dibuka, kita akan menemukan banyak plat.


Pertama, kopling motor itu punya dua poros. Poros luar, yang terhubung dengan poros engkol mesin. Dan poros dalam yang terhubung dengan transmisi. Jadi kedua poros ini tidak terkait atau saling terbebas.

Lalu ada dua jenis plat. Yaitu plat kopling, dan plat besi. Plat kopling, merupakan komponen yang ada kampas koplingnya. Plat ini punya drat luar sehingga bisa terkait dengan poros kopling bagian luar. Namun plat kopling tidak punya drat dalam. Sehingga Ketika mesin dinyalakan, plat kopling akan ikut berputar Bersama poros luar tanpa memutar poros dalam.

Lalu plat besi, punya drat dalam tapi tidak ada drat luar. Sehingga putaran dari plat kopling tidak akan membuat plat besi dan poros transmisi berputar. Plat besi ini dipasang secara selang-seling diantara plat kopling.

Lalu bagaimana supaya putaran mesin bisa tersalurkan ke transmisi ?

Ada satu plat lagi. Itu adalah plat penekan. Plat ini terpasang diujung, dan ada pegasnya. Jadi plat ini akan mendorong semua plat supaya menempel. Nah karena kedua jenis plat ini punya material yang berbeda, satu pakai besi dan satu lagi pakai kampas. Maka Ketika kedua plat ini menempel, itu akan menyatukan kedua plat tersebut. Jadi plat besi ini bakal ikut muter. Inilah yang membuat putaran dari mesin bisa tersalurkan ke transmisi.

Kalau untuk memutuskannya, bagaimana ?

Ada lagi komponen yang Namanya tuas pengendali kopling. Tuas ini bisa anda lihat dari luar bagian mesin. Ini seperti tuas yang kabelnya, terhubung ke tuas kopling.

Ketika kita Tarik tuasnya, maka tuas yang dibawah juga akan tertarik.

Pergerakan tuas ini, akan mengungkit plat penekan untuk bergerak ke arah luar. Sehingga ini akan menghilangkan tekanan yang membuat semua plat menempel. Ini akan Kembali menciptakan celah antar plat. Sehingga putarannya terputus.

Jadi, kopling itu cara kerjanya Cuma nempel renggang plat saja. Ketika semua plat menempel, maka putaran mesin terhubung. Ketika plat renggang sedikit saja, putaran mesin terputus.

Itulah penjelasan mengenai sistem kopling manual pada sepeda motor. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.