3 Efek Buruk Motor Yang Boros Bensin + Penyebabnya

Advertisement
Sepeda motor dibuat untuk memenuhi kebutuhan manusia yang memiliki mobilitas tinggi dengan biaya operasional lebih murah.

Oleh sebab itu para produsen kendaraan roda dua berlomba-lomba menciptakan produk sepeda motor yang bertenaga tapi juga irit bahan bakar.

Meski demikian, karena ada suatu permasalahan atau karena setelannya diubah menyebabkan pemakaian bensin menjadi lebih boros dari biasanya.

Bensin yang lebih boros dengan kata lain, suplai bensinya lebih banyak memang bisa mendongkrak tenaga mesin. Tapi apakah itu sebanding dengan efek negatifnya ?


Memang dibandingkan sebuah mobil yang umumnya memiliki mesin diatas 1000 cc, motor sangatlah irit. Umumnya sebuah motor dengan kapasitas 125 cc bisa menempuh hingga 50 Km/L untuk yang injeksi.

Kehadiran sistem injeksi juga membawa angin segar pada pemilik sepeda motor. Sistem injeksi hadir menggantikan sistem karbu yang konvensional. Sistem efi memanfaatkan perhitungan komputerisasi untuk menentukan campuran yang tepat pada RPM berapapun.

Kondisi ini bisa menyebabkan tingkat efektifitas mesin tinggi, tapi jangan santai dulu karena motor-motor injeksi juga bisa terserang penyakit bensin boros. Tentu penyakit ini sangat umum dan ada banyak sekali penyebabnya, bisa anda simak di penyebab motor boros bensin.

Terus apa efek bensin boros bagi motor dan bagi pemilik kendaraan ? bisa anda simak pada list dibawah

1. Efek bahan bakar boros untuk motor

Perlu diketahui, pemakaian bensin yang lebih boros bisa muncul karena ada kerusakan pada mesin. Efeknya sebagai berikut ;

a. Mesin cepat panas
Saat pemakaian bensin ini jauh lebih banyak dari biasanya, artinya kinerja mesin juga meningkat dari biasanya. Hal ini bisa disebabkan karena berat motor yang semakin bertambah, penambahan berat motor bisa diakibatkan dari powertrain motor atau ada komponen lain dengan berat yang lebih besar.

Jika dibiarkan, mesin panas bisa mempengaruhi oli mesin sehingga akan cepat kotor. Selain itu suhu ini bisa memakan component wear lebih cepat, contohnya dibagian liner dan ring piston akan berpotensi cepat aus.

b. Emisi bertambah buruk
Hal lain yang membuat pemakaian bensin meningkat yakni campuran yang kaya. Hasilnya emisi atau gas buang dominan karbon monoksida, tentu untuk lingkungan dan kesehatan manusia gas ini cukup beracun.

2. Efek bagi pemilik motor


Selain dari motornya sendiri, kita selaku empunya kendaraan pasti menerima imbasnya dong saat tiba-tiba bensin motor kita boros. Yang paling terasa yakni tekor isi ulang bbm.

Jika difikirkan, berapa harga pertalite sekarang ? sekitar 7.500 rupiah jika belum naik. Pemilihan pertalite dikarenakan bensin premium sudah tidak ada. Harga 7.500 juga di pom bensin, sementara eceran bisa mencapai 9000 rupiah per liternya.

Tentu kita bisa tekor untuk urusan bensi jika motor kita punya masalah boros bbm. Tak hanya itu, waktu yang kita gunakan untuk mengantri di pom bensin sebenarnya bisa kita manfaatkan untuk hal lain.

Tapi karena bensin motor kita deras alirannya, maka mau tidak mau kita harus sering menyisihkan waktu kita untuk pergi ke stasiun pengisian bahan bakar.

Dilihat dari uraian diatas, bisa disimpulkan masalah boros bbm itu bukan masalah yang sepele. Untuk itu saat pemakaian bahan bakar pada motor kita langsung melonjak periksa semua komponen motor bukan hanya bagian mesin saja antara lain

Karburator
  • Bearing roda (seret/tidak)
  • ketebalan kampas kopling
  • Penyetelan rem tromol
  • kebocoran sistem bahan bakar

Cara terbaik untuk mengatasi hal ini yakni dengan melakukan seting ulang pada komponen yang bisa diset seperti karbu dan sistem rem. Sementara komponen yang terindikasi rusak harus diganti dengan komponen baru.

Demikian ulasan singkat kita mengenai efek motor boros bensin bagi kita semoga bisa menambah wawasan dunia otomotif dan bermanfaat bagi kita semua.