Motor Susah Hidup ? Ini 11 Penyebab + Solusinya Tanpa Ke Bengkel

Advertisement
Untuk motor yang normal, sekali pencet tomblo starter harusnya mesin langsung menyala. Tapi kadang ada motor yang perlu di start hingga 3 sampai 5 kali baru mau hidup. Lalu, apa masalahnya ?

Jangan dulu ke bengkel, mungkin masalahnya sepele. Cek artikel dibawah.


motor susah hidup setelah turun mesin

Sistem starter merupakan sebuah rangkaian elektrik yang fungsinya memutar poros engkol untuk memicu pembakaran pertama pada mesin. Dengan kata lain sistem inilah yang bertanggung jawab dalam proses penghidupan mesin.

Namun, kendala motor yang sulit hidup itu bukan hanya disebabkan pada sektor starting system. Ada sektor-sektor lain yang mempengaruhi proses penghidupan mesin. Apa saja penyebabnya, bisa anda simak di bawah


Penyebab Motor Susah distarter


Apabila dipetakan, setidaknya ada tiga empat kelompok yang bisa menimbulkan masalah susah start. Yakni karena masalah sistem starter, masalah busi, masalah bensin, dan tekanan kompresi. Kalau dikupas lebih detail, kita menemukan 10 penyebab motor susah hidup berikut ini.

1. Belum menekan rem dan standar masih aktif

Jika anda memiliki motor matic, pasti untuk menghidupkannya kita perlu menekan salah satu tuas rem. Pada beberapa motor, posisi standar juga harus naik agar starter bisa hidup.

Saat motor anda berjenis matic, langkah awal yakni memastikan kedua komponen ini telah terpenuhi. Jika salah satunya diabaikan pastilah sampai kapanpun starter tidak bisa dihidupkan.

2. Tegangan aki lemah

Masalah selanjutnya bisa menimpa jenis motor apapun. Baik matic, bebek, injeksi, ataupun karbu. Aki merupakan komponen penyimpan arus listrik yang nantinya akan menyuplai kebutuhan listrik salah satunya saat proses starting.

Umumnya, baterai motor memiliki tegangan 12 Volt. Jika kuramg maka ada gejala aki soak atau low battery. Biasanya, untuk tegangan 10 - 12 volt itu normal tapi dibawah 10 volt masuk kedalam kategori lemah.

Saat tegangan baterai lemah, putaran starter itu menjadi lebih lambat. Sementara untuk bisa terjadi pembakaran, poros engkol harus bisa berputar sekitar 450 RPM. Kalau kurang dari itu, maka mesin tidak bisa hidup.

Biasanya, aki lemah juga membawa beberapa gejala lain seperti sistem penerangan yang kurang terang, lampu sein yang kedipnya terlalu cepat hingga klakson yang sember.

Jika hal ini terjadi, gunakan kick starter dan biarkan mesin menyala hingga beberapa menit agar terjadi proses pengisian. Hal lain yang perlu diperhatikan yakni kiprok. Kiprok yang berfungsi sebagai regulator altenator, berfungsi dalam pengisian daya baterai. Jika komponen ini rusak maka tegangan baterai akan selalu drop.

3. Ada korsleting di sistem starting

Seperti yang telah kita singgung diatas, short ciricuit atau hubungan singkat arus listrik adalah penyebab utama terjadinya kerusakan starter. Korsleting biasanya terjadi di terminal 30 starter yang posisinya berdekatan dengan logam mesin yang terhubung dengan massa aki.

Untuk mendeteksinya, biasanya ada bekas terbakar atau hitam pada area tersebut. Selain itu, motor starter juga cenderung akan langsung mati karena fuse atau sekering starter terputus.

Solusinya, anda perlu menemukan area yang mengalami korsleting. Cara membetulkannya, cukup mudah. Tinggal buka dan bersihkan dari kerak atau bekas terbakar yang ada, kemudian pasang kembali dengan posisi yang tidak berdekatan. Anda bisa menambahkan penyekat untuk memastikan korsleting tidak terjadi.

4. Relay starter rusak

Fungsi relay (bandig) adalah sebagai pengalir arus utama starter dari baterai yang langsung terhubung ke terminal 30 starter. Relay diibaratkan sebagai jembatan yang langsung menghubungkan arus baterai ke starter, namun jembatan itu diaktifkan oleh kunci kontak.

Saat bandig atau relay putus, starter tidak akan bisa hidup. Karena posisi relay ada diantara aki dengan motor starter, otomatis arus dari sumber dalam hal ini baterai tidak akan tersalurkan.

Untuk mendeteksi kerusakan bandig, cukup tekan bandig sambil menekan tombol starter. Jika normal, ada ketukan atau minimal getaran saat starter ditekan. Tapi jika tidak ada ketukan pada bandig, maka bisa dipastikan komponen ini rusak.

Solusinya mudah, anda perlu memggantinya saja dengan yang baru. Paling harga komponen ini tidak lebih dari 20 ribu.

5. Brush pada motor starter aus

Sikat ini berfungsi menghubungkan arus listrik dari aki ke rotor didalam motor starter. Namun karena brush ini selalu bergesekan dengan rotor yang berputar, lama kelamaan brush akan aus.

Apabila brush aus, maka arus listrik yang dapat disalurkan dari aki ke rotor menjadi berkurang. Hal inilah yang dapat menyebabkan mesin motor anda susah sekali untuk dihidupkan.

6. Rasio kompresi motor rendah

Jika masalah anda yakni susah distart disaat tertentu seperti saat mesin dingin, atau dipagi hari, kemungkinan ada sektor lain selain motor starter yang mengalami kerusakan. Salah satunya dari sisi mesin itu sendiri.

Mesin memerlukan tekanan kompresi untuk meningkatkan homogenitas dan tekanan gas agar mudah terbakar. Umumnya tekanan kompresi mesin bensin berkisar 7 - 10 : 1. Jika kondisinya kurang dari 7 maka mesin akan sulit hidup khususnya di pagi hari saat mesin masih dingin.

Namun mesin tetap bisa dihidupkan ketika sudah kita engkol hingga lebih dari lima kali.

Ini dikarenakan saat kita mengengkol mesin, kompresi tetap terjadi meski tidak terjadi pembakaran. Kompresi tersebut, perlahan meningkatkan suhu mesin sehingga semakin lama kita mengengkol mesin mesin menjadi lebih mudah dihidupkan.

Tetapi, bukan berarti ini bukan masalah. Justru masalah sebenarnya ada pada tenaga motor yang ngempos. Perlu diketahui, besar kecilnya rasio kompresi berbanding lurus dengan tenaga yang dihasilkan.

Untuk memastikannya, Perlu pemeriksaan lebih lanjut menggunakan alat compression tester untuk mengetahui berapa tekanan kompresi motor.


Selengkapnya bisa anda baca ; Akibat dan ciri - ciri tekanan kompresi rendah

7. Tekanan bahan bakar turun

Pada motor injeksi, pompa bahan bakar merupakan komponen yang tak kalah penting karena tugasnya untuk menekan bensin ke arah injector. Sistem injeksi, memanfaatkan semprotan bensin dari injector.

Agar bensin bisa tersemprot dari injektor, maka tekanan pada saluran bensin harus diperbesar hingga tekanan tertentu.

Masalah motor susah start gara-gara tekanan bahan bakar ini disebabkan oleh sebuah komponen bernama relief valve yang terletak pada unit pompa. Fungsi komponen ini yakni untuk menjaga tekanan bahan bakar tetap tinggi walau mesin mati (pompa tidak beroperasi).

Jika membran pada relief valve lemah, maka komponen ini tidak mampu menjaga tekanan bahan bakar saat mesin mati. Akibatnya, diawal start butuh tiga hingga empat kali starting untuk bisa menghidupkan mesin.

Cara mengatasinya bisa disimak pada Tips menghidupkan motor injeksi yang susah start

8. Campuran bahan bakar terlalu kurus

Pada motor karburator, sistem tekanan bahan bakar tidak diperlukan karena prinsip karburator yakni menggunakan perbedaan tekanan alamiah didalam venturi dan ruang pelampung.

Didalam venturi inilah bensin akan keluar dengam volume tertentu karena tersedot tekanan yang lebih kecil didam venturi.

Singkatnya, jika suplai bensin ke venturi berlebihan atau justru kurang maka akan mempengaruhi kinerja mesin selanjutnya. Pada campuran kurus atau saat suplai bensin kurang maka motor akan sulut hidup karena terlalu sedikit bensin membuat pembakaran sulit terjadi.

Campuran bisa kurus karena banyak faktor salah satunya setelan bensin yang salah atau ada sumbatan main jet. Untuk menormalkannya, kita perlu melakukan penyetelan ulang juga pembersihan komponen. Untuk urusan pembersihan, akan lebih mudah jika kita membongkarnya.

9. Tahanan kabel busi melonjak



Kabel busi adalah kabel berukuran besar yang menghubungkan coil ke cop busi. Anda bisa melihat kabel ini tepat pada area busi motor. Karena fungsinya menyalurkan listrik tegangan tinggi dari coil, maka tahanan pada kabel ini juga mempengaruhi tegangan akhir yang masuk ke busi.

Ibaratnya, kalau ada hambatan besar pada kabel apakah listrik bisa mengalir dengan lancar ? tentu tidak. Inilah yang terjadi ketika tahanan/hambatan kabel busi melonjak, listrik yang masuk ke busi menjadi lebih kecil sehingga api busi juga kecil bahkan mati.

Cara mengatasinya, adalah dengan mengukur dulu tahanan busi menggunakan ohm meter. Apabila tahanan lebih dari 25 KOhm maka anda harus menggantinya.

10. Bensin tidak turun (karbu only)

Pada sistem bahan bakar konvensional, yang masih menggunakan karburator. Bensin mengalir dari tanki ke karburator dengan memanfaatkan perbedaan ketinggian. Letak tanki yang lebih tinggi akan mendorong bensin mengalir masuk kedalam karbu.

Namun, ketika motor didiamkan hingga beberapa hari biasanya muncul masalah dimana udara terjebak didalam selang bensin. Karena tidak ada pompa yang menekan bensin, maka udara ini akan menghambat bensin untuk turun ke karburator.

Sehingga mesin akan sulit dihidupkan karena bensin tidak turun.

Untuk masalah ini, cukup mudah. Anda hanya perlu melepas selang bensin yang terhubung ke input karburator. Biasanya ini menggunakan klem kawat. Setelah terlepas, tunggu hingga bensin mengalir dengan lancar. Setelah itu pasang lagi selangnya dan coba hidupkan motor.

11. Busi bermasalah

Terakhir, yang menjadi penyebab motor sulit distarter adalah karena api yang keluar dari busi kecil bahkan mati. Ini bisa disebabkan karena sistem pengapian bermasalah, atau busi itu sendiri yang bermasalah.

Untuk mengecek apakah yang bermasalah itu busi atau sistem pengapian, anda bisa baca artikel ini : Cara simple cek busi apa masih hidup atau mati.

Demikian artikel singkat kita mengenai penyebab dan cara mengatasi motor susah distarter. Semoga dapat bermabfaat bagi kita semua.