Cara Kerja Rem Parkir (Hand Brake) Pada Mobil

Advertisement
Cara Kerja Parking Brake - Sistem pengereman memiliki fungsi untuk menghentikan laju keendaraan. Namun ada fungsi lain dari rem salah satunya untuk menahan kendaraan agar roda terkunci dan mobil tidak bergerak meski keadaan mesin mati. Sistem ini kita kenal dengan sistem rem parkir. Lantas seperti apa prinsip kerjanya ? simak ulasan dibawah.



Parking brake merupakan jenis rem yang umumnya terletak dibagian roda belakang kendaraan yang memiliki tugas untuk mengunci roda kendaraan agar mobil tidak bergerak ketika mobil sedang terparkir.

Mungkin, kita pernah melihat sebuah kejadian dimana mobil bergerak sendiri ketika sedang terparkir. Seperti itulah gambaran mobil tanpa rem parkir. Meski mengusung nama rem, sistem ini tidak diperuntukan untuk digunakan ketika mobil sedang berjalan.

Hal itu karena rem parkir memiliki sistem lock bukan return. Sehingga ketika kita mengangkat rem parkir, tidak secara otomatis rem bisa release seperti rem pedal.


Bagaimana rem ini bisa bekerja ?


Secara umum, parking brake memanfaatkan rem tromol sebagai media pengunci ban di roda belakang. Namun, pada pengoperasiannya ada dua macam yakni

1. Sistem Tuas
2. Sistem Tombol (Tuas)

Meski memiliki beda pengoperasian, namun pada prinsipnya sama yakni menarik kabel rem tromol. Jika pada sistem tuas kita memanfaatkan prinsip ayunan sederhana dimana tuas yang kita tarik akan menarik kabel rem. Sementara sistem Elektrik Parking Brake menggunakan motor untuk menarik kawat rem. Alur kerjanya seperti dijelaskan dibawah

1. Saat Rem Parkir Ditarik

Saat tuas rem ditarik, maka tuas tersebut akan menarik kawat yang sudah di mount di bagian bawah tuas rem. Saat ini, anda akan mendengar bunyi kuncian. Bunyi tersebut dihasilkan karena lock point berinteraksi dengan lock gear.



Saat kawat tertarik otomatis ujung kawat juga tertarik, hal itu akan menarik Park brake strut yang terletak didalam rem tromol. Saat park brakr strut tertarik otomatis komponen park brake lever juga akan tertarik.

Komponen park brake lever bekerja seperti ayunan yang bisa menggerakan kedua kampas rem dari satu arah, pada ujung atas komponen ini terdapat suatu poros atau engsel yang terletak di leading shoe, sementara dibawah poros tersebut terdapat adjusting screw yang digunakan untuk menyetel ketinggian rem tangan.

Saat park brake lever tertarik, otomatis poros dibagian ujungnya menjadi engsel yang membuat bagian tengah lever mendorong adjusting screw. Akibatnya trailing shoe tertekan, ketika trailing shoe menyentuh tromol maka bagian adjusting screw berubah menjadi tumpuan. Sehingga jika brake lever terus ditarik maka akan terjadi efek ayunan yang membuat bagian poros yang berada pada leading shoe terdorong ke arah tromol.

Hal tersebut membuat rem tromol dalam keadaan mengembang. Sehingga ban belakang bisa terkunci.

2. Saat Rem Release

Ketika hand brake diturunkan, maka spring pada tuas dan pada sistem tromol rem akan mendorong kampas rem untuk kembali menciut. Hal tersebut dimulai ketika lock nut yang berfungsi mengunci rem tangan ditekan. Itu akan membuat kuncian pada tuas rem parkir terlepas sehingga gaya balik pegas secara otomatis mengembalikan posisi rem agar tidak menekan tromol.

Apa saja komponen pada sistem hand brake ?

Seperti yang kita bahas diatas, sistem rem ini mengikuti pada sistem rem tromol biasa dengan komponen,


  • Tuas rem
  • Lock Nut
  • Locking Point
  • Kawat kabel
  • Park brake strut and spring
  • Park brake lever
  • Adjuster screw
  • Brake shoe


Sementara itu, ada pula sistem rem parkir pada rem cakram. Contohnya pada mobil-mobil dengan full disc brake maka ada dua kemungkinan.

Kemungkinan pertama, mobil tersebut memiliki dua unit rem pada roda belakang. Yakni rem cakram sebagai rem utama dan satu unit rem tromol sederhana berukuran kecil yang terletak di wheel bearing. Sementara kemungkinan kedua rem cakram tersebut memiliki dual fungsi yakni fungsi braking dan fungsi parking.

Untuk tipe rem pertama sering kita temui pada mobil-mobil SUV dengan sistem full disc brake namun memiliki roda besar. Sehingga cukup untuk dimasukan rem tromol sederhana ditengah piringan rem cakram. Untuk skemanya hampir sama seperti yang dijelaskan diatas.

Sementara tipe kedua bisa kita temui pada mobil-mobil beroda kecil dengan sistem pengereman full disc brake. Contohnya pada MPV dan Hatchback. Skemanya lebih rumit karena pada caliper rem ini akan terdapat dua input yang masing-masing diatur dari kontrol yang berbeda.

Disisi lain, rem ini masih menggunakan kontrol hidrolik untuk mengaktifkan pengereman biasa. Sementara itu terdapat mekanisme rem parkir dengan sistem ulir, dimana ketika tuas rem ditarik maka tarikan brake lever akan mendorong piston rem dengan sistem ulir.

Meskipun berbeda, namun pada tujuannya sama. Demikian artikel singkat mengenai cara kerja hand brake pada mobil, semoga bermanfaat.