7 Penyebab Mobil Ngebul + Cara Ampuh Mengatasinya

Advertisement
Penyebab mobil ngebul – secara umum, mobil mengeluarkan emisi yang dihasilkan dari pembakaran mesin. Emisi yang dihasilkan berupa gas CO, namun gas ini tidak berwarna. Lantas apa jadinya jika yang keluar itu asap putih atau bahkan asap hitam ? apa penyebabnya ? simak ulasannya dibawah.

Mesin mobil menggunakan bahan bakar minyak sebagai bahan bakunya, proses perubahan energi dari minyak ke energi gerak dilakukan dengan proses pembakaran. sehingga emisi kendaraan pasti akan ada dan tidak mungkin dihilangkan kecuali mobil anda mengusung electric vehicle.

Tapi yang jadi pertanyaan apakah normal apabila asap yang keluar dari knalpot mobil itu berwarna pekat atau putih, yang biasa disebut sebagai mobil ngebul ini ?

Tentunya, mobil dibuat agar memenuhi syarat pembakaan sesempurna mungkin. Pembakaran yang sempurna akan menghasilkan emisi berupa gas carbon dan uap air tanpa warna. Sehingga jika asap yang keluar dari knalpot mobil anda itu berwarna pekat atau putih menandakan adanya permasalah didalam mesin.

Permasalah apa yang terjadi jika mobil ngebul ?


Ada beberapa hal yang menyebabkan mobil berasap, salah satunya karena kerusakan injektor atau ada kebocoran oli. Selengkapnya kita bahas satu persatu penyebab mobil keluar asap

1. Kebocoran oli dari seal katup

Valve memiliki fungsi untuk membuka dan menutup saluran intake/exhaust menuju ruang bakar. Ujung katup atau batang katup terletak dibagian dalam silinder, sementara daun katup ada di ruang intake/exhaust.

Itu artinya, dari dalam silinder yang penuh dengan oli harus disekat dengan seal karet agar oli ini tidak memasuki saluran intake/exhaust. Tapi itu normalnya, bagaimana jika seal katup rusak ? otomatis oli dari dalam kepala silinder akan mengalir masuk kesaluran intake dan akan terhisap keruang bakar kemudian ikut terbakar.

Terbakarnya oli saat langkah usaha akan menimbulkan asap berwarna putih seperti motor dua tak. Seal katup bisa rusak karena banyak hal, salah satunya umur. Selain itu karena gerakan katup yang naik turun akan selalu menggesek seal, jika kondisi seal getas maka akan mudah retak yang berujung pada kebocoran.

2. kebocoran oli dari silinder

Untuk penyebab kedua, oli juga bisa masuk keruang bakar dari bagian bawah piston. Kita tahu bagian bawah piston adalah bak oli yang terisi dengan oli mesin dan bergejolak karena putaran poros engkol. Pada mobil berumur diatas  5 tahun khususnya, biasanya linner atau blok silinder sudah mulai tergerus.

Tergerusnya blok silinder akan memperbesar diameter silinder, akibatnya ring piston menjadi lebih mengembang dan berimbas pada membesarnya gap ring piston. Oli dari bawah masuk dari celah ini dan ikut terbakar ketika langkah usaha.

3. kebocoran oli dari gasket kepala silinder

Kebocoran oli mesin juga bisa berasal dari gasket antara kepala silinder dan blok silinder. apa itu gasket ? gasket adalah perpak atau lapisan perapat yang merapatkan blok mesin dan kepala silinder yang sama-sama berbahan logam.

Dengan adanya perpak ini, harusnya tekanan kompresi, air pendingin, dan oli mesin tidak bercampur. Tapi jika ada bagian perpak yang rusak apalagi bagian yang rusak itu melewati jalur oil feed didalam blok mesin maka oli bisa meluber mengikuti jalur kerusakan gasket. Jika sampai keruang bakar ya oli akan terbakar.

4. kerusakan injektor mesin

3 penyebab diatas akan menimbulkan asap putih dari mobil, namun untuk penyebab keempat bisa menimbulkan asap hitam pekat dari knalpot mobil. Asap ini berasal dari campuran bahan bakar yang terlalu kaya. Memang kasus ini jarang terjadi pada mesin bensin, tapi untuk mesin diesel konvensional ataupun commonrail ini kerap terjadi.

Bahan bakar yang terlalu banyak atau campuran kaya akan menghasilkan pembakaran yang tidak sempurna. Akibatnya adalah emisi berupa gas NOx dan pada diesel akan ada DPM (Diesel particulate matter) yang berwarna pekat. Kejadian ini bisa terjadi karena ujung injektor jebol/rusak sehingga bahan bakar tidak terkontrol saat keluar.

Hal lain yang menyebabkan campuran tidak ideal juga dari karburator. Ini terjadi pada mobil-mobil yang belum mengusung EFI, dimana campuran bensin didalam karbu tidak seimbang.

5. Kerusakan PCV System

by vr6oc.com

Positive crankcase ventilation adalah sebuah saluran yang menguhubungkan ruang engkol (crankcase) dengan intake manifold. Fungsi saluran ini adalah untuk memberikan ventilasi bagi ruang engkol agar tekanannya stabil. ini karena ketika piston bergerak naik turun akan ada daya dorong diarea bawah piston yang meningkatkan tekanan udara didalam crankcase.

Untuk menstabilkan tekanan ini maka diberilah saluran ke saluran air induction agar nantinya uap oli yang terbentuk didalam crankcase dapat terbakar. Sebelumnya, ada komponen PCV Separator yang terletak ditengah saluran PCV fungsinya untuk mencegah oli cair ikut keluar ke PCV.

Namun, banyak kejadian rusaknya separator ini akibatnya oli bisa masuk kedalam air induction system yang terhubung langsung dengan ruang bakar. Akibatnya asap berwarna putih hingga pekat akan muncul.

6. Kerusakan Exhaust Threatment

Exhaust threatment terdiri dari catalytic converter dan EGR pada mesin diesel. Fungsinya jelas untuk meringankan emisi yang dihasilkan. Melalui catalytic converter gas NOx yang terbentuk dari pembakaran akan diserap sehingga keluar ke mufler dalam kondisi bersih. Sementara EGR akan memutar kembali gas buang yang mengandung sebagian solar ke intake manifold

terbayang jika kedua komponen ini rusak atau justru dilepas. Maka akan menimbulkan emisi yang lebih buruk. Jangan salah, demi mengejar power mesin ada banyak yang sengaja melepas catalytic dan EGR. Tapi percuma apabila mesin powerfull tapi tidak ramah lingkungan.

7. Kebocoran oli pada Turbocharger

by pelicanparts.com

Sekarang komponen turbo tidak hanya bisa anda temui pada mesin diesel, mesin bensin yang mengusung kompresi tinggi juga menerapkan turbocharge sebagai salah satu air induction system karena memang dongkrakan tenaganya cukup baik. Turbo bekerja dengan memanfaatkan gas buang untuk memutar kompresor yang menekan udara kedalam intake manifold.

Karena banyak komponen bergesekan, maka turbo juga perlu sistem pelumas. Biasanya pelumas diambil dari oli mesin, dan kebocoran oli dari turbo sering pula terjadi. Ini karena suhu kerja turbo yang tinggi serta turbinya bisa berputar dalam kecepatan tinggi akan meningkatkan resiko kebocoran oli.

Oli yang bocor masuk ke saluran exhaust akan terbuang, dan mengendap pada mufler. Sementara apabila oli masuk kedalam itu akan masuk keruang bakar dan ikut terbakar.


Lantas bagaimana cara mengatasi asap putih dari knalpot mobil ?


Ada beberapa langkah yang bisa anda terapkan, pertama analisa dulu letak masalahnya.

  • Cek volume oli mesin, apabila kurang dari normal maka ada resiko kebocoran oli yang cukup deras.
  • Lihat indikator pada dashboard, apakah lampu check engine menyala ? jika menyala mungkin ada masalah terkait sistem injeksi.
  • Hidupkan mesin dan perhatikan kinerja mesin, apabila ada suara berisik dari komponen yang bergesekan seperti turbo maka itu masalahnya. Jika mesin bergetar dan cenderung RPM naik dengan sendirinya, maka itu menunjukan adanya gejala kerusakan sistem injeksi bahan bakar.
  • Untuk memastikan, anda perlu alat scanning untuk mengetahui arti dari lampu check engine yang menyala.
  • Jika tidak ada lampu indicator yang menyala pada dashboard, lanjut mengecek bagian PVC valve. Cabut selangnya yang ujung selangnya ada di saluran udara setelah filter (Biasanya). Jika ada tetesan oli maka masalahnya terletak pada PVC separator.
  • Jika kering, lanjut mengecek tekanan kompresi mesin. Pengecekan ini akan mengetahui apakah linner silinder aus atau tidak. Untuk melakukan pengecekan ini, anda perlu alat compression tester yang hasilnya bisa anda bandingkan dengan tekanan kompresi ideal.
  • Jika didapat hasil yang lebih rendah maka masalah ngebul ini berasal dari oli yang masuk melalui celah ring piston. Solusinya anda perlu melakukan bore up mesin atau mengganti ring piston mesin.
  • Tapi jika tekanan kompresinya normal ? berarti ada masalah pada seal katup atau gasket kepala silinder. untuk memastikan anda perlu melepas intake manifold dan melihat lubang intake apakah penuh dengan kerak oli atau tidak.

Langkah-langlah diatas, ada yang bisa anda lakukan langsung dan ada juga yang perlu keahlian khusus. Jadi apabila anda mendeteksi asap putih dari knalpot mobil anda, cukuk cek volume oli mesin. Jika kurang langsung hubungi bengkel kepercayaan anda.

Begitu pula jika ada asap pekat, cek bunyi dan getaran mesin dan lihat apakah ada indikator didashboard yang menyala. Jika ada, langsung hubungi bengkel. Cara perbaikan yang mungkin diambil oleh bengkel adalah dengan melakukan penggantian, karena beberapa komponen seperti ring piston, gasket atau PVC separator tidak bisa diperbaiki.

Demikian artikel lengkap dan detail mengenai penyebab mobil ngebul putih atau hitam, semoga bisa menambah wawasan kita dan bermanfaat bagi kita semua.