Lampu Mobil Anda Sering Mati ? Cek 5 Penyebab Sepele Berikut

Advertisement
Pada kondisi hujan dan gelap, lampu akan memiliki fungsi yang sangat amat penting bagi mobil. Karena dengan lampu yang terletak dibagian depan mobil ini, jalan akan terang dan jarak pandang tidak terganggu.

Namun apa jadinya apabila lampu mobil tiba-tiba mati ? tentu ini akan menyusahkan kita karena jarak pandang pasti akan terganggu. Sehingga kita perlu lebih waspada.

Saat masalah diatas muncul, maka solusi yang paling banyak diambil adalah melakukan penggantian bohlam lampu. Seusai mengganti bohlam, lampu akan kembali hidup.

Namun entah mengapa dalam waktu dekat lampu mobil kembali mati. Kira-kira apa penyebab utamanya ?

Penyebab Lampu Mobil Sering Mati


Secara umum, lampu mobil yang mati itu dikarenakan filamen pada bohlam putus atau karena arus listriknya yang terputus. Dalam kasus seringnya lampu mati, maka keduanya bisa saja bermasalah. Cek hal berikut ini :

1. Ada korsleting yang membuat sekering putus



Pertama lampu mobil yang mati bukan berarti lampunya yang bermasalah. Bisa saja rangkaian lampunya yang terputus, seperti pada sekering.

Sekering akan memutuskan rangkaian kelistrikan apabila ada korsleting, sehingga kalau anda mendapati lampu mobil tiba-tiba mati coba cek dulu sekeringnya.

Apabila putus, jangan langsung diganti. Sekering putus itu menandakan ada korsleting di sepanjang rangkaian lampu. Coba cari apakah ada kabel yang terkelupas atau kondisi soket yang kurang normal.

2. Penggunaan fuse yang terlalu besar


Fuse afau sekering memiliki fungsi untuk mengamankan rangkaian listrik dari aliran arus besar yang bisa menimbulkan kebakaran.

Cara kerja fuse adalah dengan menggunakan kawat tipis yang memiliki batas kekuatan tertentu. Dengan kata lain, kawat ini secara otomatis akan terputus apabila ada aliran arus yang melebihi kapasitasnya.

Namun, hal ini kurang diketahui oleh banyak orang. Terkadang ada masalah sekering yang putus terus, apabila mereka mengganti fuse tersebut dengan kapasitas yang lebih tinggi memang fuse akan tahan.

Tapi itu sama saja membiarkan arus besar melewati rangkaian listrik. Kalau itu adalah rangkaian lampu kepala, maka arus besar ini bisa membuat filamen lampu cepat gosong hingga akhirnya putus.

Sehingga lampu mati.

Oleh karena itu, apabila kejadian lampu putus sering menimpa, coba lihat sekeringnya dan cocokan dengan kapasitas aslinya pada tutup box sekering.

Apabila benar sekering terlalu besar maka segera ganti sekering dengan ukuran yang sesuai.

3. Tegangan kelistrikan mobil berlebihan


img by ve-labs.net

Tegangan aki kendaraan umumnya 12 Volt. Namun tegangan tersebut bisa melonjak hingga 14 Volt saat mesin hidup, ini karena sistem pengisian sedang mengisi daya baterai.

Akibat dari lonjakan tegangan ini maka semua sistem kelistrikan yang terhubung pasda baterai akan terpengaruh, imbasnya lampu lebih terang.

Sementara itu, bohlam lampu juga memiliki batas tegangan. Ada lampu 12 Volt dan ada pula lampu 24 Volt. Untuk mobil yang menggubakan kelistrikan 12 Volt maka menggunakan lampu 12 Volt.

Sehingga, lonjakan tegangan ini menimbulkan aliran listrik berlebih pada lampu sehingga, filamen lampu bisa terbakar dan akhirnya terputus.

Tapi pada mobil injeksi umumnya sudah dilengkapi aki dengan voltage stabilizer sehingga meski tegangan pengisian mencapai 14 Volt, sistem kelistrikan mobil tetap 12 Volt.

Kalau masalah lampu mati tetap melanda, maka yang perlu dicek adalah regulator serta pada mobil injeksi ada pada aki keringnya.

Apabila aki kering mulai soak atau menggelembung maka bisa saja disitu letak masalahnya.

4. Kualitas lampu jelek

Tak sedikit pemilik mobil yang tergiur dengan bohlam lampu murah dengan label bersinar terang dan berkualutas tinggi.

Padahal, kualitas lampu salah satunya bisa dilihat dari harga. Mungkin benar, lampu mobil yang memiliki harga lebih murah bisa mengeluarkan cahaya dengan intensitas lebih tinggi.

Tapi bagimana dengan ketahanannya ? lampu yang terang dan benar-benar awet memiliki harga yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan jenis lampu lain.

Oleh sebab itu, perhatikan aspek ketahanan apabila anda tidak mau bolak-balik membeli bohlam lampu karena sering putus.

5. Soket lampu meleleh

Soket lampu terbuat dari bahan plastik dan karet sebagai seal. Bahan ini memang ringan dan ekonomis, namun apabila terkena panas bahan ini sangat rentan meleleh.

Panas ini bisa timbul karena faktor lampu itu sendiri, semakin terang lampunya maka semakin besar pula arus yang dibutuhkan. Ini berpotensi menimbulkan panas disekitar soket yang bisa melelehkan soket.

Soket yang meleleh bisa membuat cengkraman soket kurang kencang, sehingga hubungan terminal didalam soket berpotensi kendor. Hal inilah yang membuat lampu kadang mati dan kadang hidup.

Selain itu, soket yang meleleh juga bisa memicu terjadinya korsleting, sehingga akan memutuskan rangkaian kelistrikan lampu.

Tips sederhana agar lampu awet

img by autoblog.com

Agar lampu mobil awet, sebenarnya anda hanya perlu menggunakan jenis lampu hemat tenaga dengan sinar yang maksimal. Contohnya LED.

Meski lampu LED mengkonsumsi daya listrik yang sedikit, namun sinarnya juga tak kalah terang dengan lampu tipe bohlam. Sementara ketahanannya bisa dipastkan lebih awet karena lampu ini memakai komponen elektronika (dioda) bukan lagi menggunakan filamen.

Demikian artikel mengenai penyebab lampu mobil sering mati. Semoga bisa menambah wawasan kita.