4 Penyebab Shock Depan Tidak Balik (Amblas)

Advertisement
Shock breaker depan pada sepeda motor dibuat dengan model tabung. Artinya, didalam shock breaker masih terdapat pegas yang berfungsi menyerap getaran jalan.

Selain itu, shock breaker depan pada motor juga berfungsi sebagai kaki atau fork yang terhubung ke roda depan. Sehingga model shock depan ini harus kokoh juga empuk.

Namun ada satu masalah yang sering dialami, yakni ketika shock breaker depan amblas alias tidak balik lagi setelah tertekan. Kira-kira apa penyebabnya ?

Penyebab Shockbreaker depan Amblas


1. Shock bengkok

Yang paling sering dialami adalah shockbreaker depan bengkok. Kebengkokan pada shockbreaker ini membuat as shock breaker terkunci saat masuk/tertekan. Akibatnya, shockbreaker amblas atau tidak balik lagi.

Kejadian bengkok pada shockbreaker ini sering dialami ketika terjadi benturan/tabrakan roda depan dengan obyek lain atau bisa juga karena motor yang melewati lubangan dengan kecepatan tinggi.

Tapi masalah ini sebenarnya bisa diatasi hanya dengan melakukan press terhadap shockbreaker. Biaya press shock ini kurang lebih 150 ribu rupiah. Namun, kalau saat shock amblas itu sampai mematahkan per maka perlu ganti satu set shocknya.

2. As shock breaker penuh karat/kerak

As shockbreaker ini adalah bagian tabung shock mengkilap yang masuk kedalam tabung besar. Biasanya kalau motor jarang sekali dipakai, bagian ini akan berkarat.

Karat inilah yang menghambat pergerakan shockbreaker. Sehingga akan timbul masalah seperti shockbreaker yang bunyi sampai yang paling parah adalah shock amblas.

Selain karena karat, pemasangan aksesoris seperti stiker dibagian ini biasanya akan meninggalkan lem. Lem tersebut kalau tidak dibersihkan dengan baik juga bisa menghambat pergerakan shockbreaker. Sehingga shockbreaker bisa macet.

Untuk mengatasinya, anda tinggal menekan-nekan bagian depan motor hingga shock berangsur balik lagi. Setelah shockbreaker kembali ke posisi semula, jangan lupa membersihkan bagian as ini sampai mengkilap.

3. Oli shockbreaker kering


Oli shockbreaker, bukan hanya berfungsi sebagai fluida hidrolik tapi juga sebagai pelumas. Ketika oli shock bocor dan sampai habis, maka pergerakan shockbreaker akan semakin terhambat. Sehingga beberapa masalah seperti shock keras, atau bahkan shockbreaker macet bisa dialami.

Kebocoran oli shock, bisa anda lihat pada bagian as shock yang terasa lebih lembab dari biasanya, yang normal as shock itu memang seperti ada olinya tapi tidak terlalu lembab. Tapi kalau ada bocor oli, as ini menjadi lebih lembab dan bagian seal shock breaker juga akan basah.

Sebenarnya oli shock bisa disuntikan lagi untuk menambah volumenya. Tapi pastikan dulu apa penyebab kebocorannya, kalau oli bocor karena seal yang rusak maka jangan lupa mengganti sealnya juga.

4. Per depan patah

Ini yang paling parah ketika shockdepan tidak balik. Per ini menjadi komponen utama yang menahan shockbreaker tetap naik. Kalau pernya patah, otomatis shock akan amblas dan tidak bisa dinaikan lagi.

Masalah ini juga terjadi secara tiba-tiba, contohnya ketika anda sedang melintasi polisi tidur tapi tidak menurunkan kecepatan. Maka per akan terkejut sehingga per patah dan shock depan langsung amblas begitu saja.

Biasanya ketika per patah, juga disertai bunyi besi patah.

Untuk solusinya, anda perlu mengganti satu unit shock breaker tentu dengan harga yang lumayan mahal.