-->

Sangat Vital, Fungsi Karburator Pada Mesin Kendaraan

Advertisement

Kalau ada masalah pada mesin, pasti yang disalahkan kalau bukan busi ya karburator. Memanngnya apa sih fungsi karburator ini ? apa pengaruhnya terhadap mesin ?

Karburator adalah sebuah perangkat yang digunakan pada mesin untuk memasukan bensin ke intake manifold dengan kadar yang pas pada semua RPM.

Jadi, agar mesin bisa menyala perlu tiga elemen. Yakni oksigen yang terkandung pada udara intake, bensin sebagai bahan bakar dan api yang diproduksi busi.

Untuk melakukan proses pembakaran bisa berlangung secara ideal, maka perbandingan volume bensin dan udara itu harus diset pada angka 14 : 1 atau satu molekul bensin untuk 14 molekul udara.

Masalahnya, volume udara yang terhisap kedalam mesin itu bisa sedikit bisa juga banyak tergantung RPM mesin.

Nah karburator berfungsi untuk memasukan bensin ke dalam aliran udara pada intake manifold dengan rasio 14 : 1 pada semua RPM. Artinya ketika mesin stasioner, bensin yang dikeluarkan oleh karbu sedikit, dan suplai bensin akan bertambah seiring bertambahnya RPM mesin.

Lalu bagaimana karburator bisa melakukan tugas itu ?

Karburator menggunakan prinsip yang sama seperti pesawat terbang yakni hukum bernoulli. Hukum ini menjelaskan penurunan tekanan pada fluida yang mengalir.

Jadi saat mesin dinyalakan, udara akan terhisap kedalam ruang bakar melalui intake manifold. Hisapan udara itu menyebabkan adanya aliran udara pada intake manifold. Dan sesuai hukum bernoulli, semakin cepat aliran fluida/udara maka tekanan akan semakin rendah.

Karburator memanfaatkan perbedaan tekanan tersebut untuk mencampurkan bensin kedalam aliran udara. Saat stasioner, tekanan pada intake manifold hanya minus sedikit sehingga bensin yang terhisap masuk kedalam aliran udara juga sedikit.

Semakin tinggi RPM, semakin tinggi juga minus tekanannya. Otomatis bensin yang terhisap juga semakin banyak.

Karburator sudah tidak dipakai lagi

Meski demikian, karburator sudah tidak digunakan lagi pada kendaraan yang diproduksi sekarang.

Alasannya, akurasi untuk menjaga rasio 14 : 1 itu rendah. Efeknya, kalau campuran bensin terlalu kaya (kurang dari 14 : 1) maka emisi yang dihasilkan bisa membahayakan lingkungan. Kalau campuran bensin terlalu kurus, maka power mesin jadi kurang.

Oleh sebab itu, kendaraan sekarang menggunakan sistem injeksi elektronik yang bisa menjaga rasio 14 : 1 secara lebih akurat karena menggunakan data-data sensor yang lebih realtime.

Itulah fungsi utama karburator pada mesin kendaraan, semoga bermanfaat.