-->

Kenapa mesin 2 tak harus pakai oli samping ?

Advertisement

Motor-motor yang masih pakai mesin 2 tak, pasti membutuhkan oli samping. Pertanyaannya, kenapa hanya mesin 2 tak yang perlu oli samping ? motor-motor sekarang yang pakai mesin 4 tak, kenapa nggak butuh oli samping ?

Cari tahu jawabannya di artikel ini.

Jadi oli samping ini, fungsinya sama kaya oli pada umumnya. Yakni  untuk melumasi. Tapi pada kasus mesin 2 tak, itu punya dua sistem pelumasan. Pertama pelumasan primer yang melumasi bagian engkol, dan transmisi. Ini menggunakan oli mesin seperti biasa.

Lalu ada pelumasan sekunder yang melumasi bagian piston dan silinder. Kalau ini, biasa diberi nama oli samping dan biasanya olinya lebih encer.

Yang jadi pertanyaan kan, kenapa mesin dua tak harus menggunakan 2 sistem pelumasan ? sementara motor 4 tak, Cuma satu aja cukup.

Ternyata, itu disebabkan karena mekanisme didalam mesin 2 tak dan mesin 4 tak itu bedanya sangat signifikan.

Seperti yang anda lihat pada ilustrasi berikut, mesin 2 tak Cuma terdiri dari piston yang gerak naik turun didalam silinder. Tanpa ada katup, tanpa ada mekanisme katup.

Proses pembakarannya, campuran udara dan bensin akan masuk ke ruang engkol melalui saluran intake. Ketika piston gerak kebawah, udara tersebut akan terdorong ke ruang bakar melalui saluran transfer. Ketika piston gerak keatas, terjadi kompresi dan pembakaran. Lalu piston gerak kebawah lagi dan siklus tersebut terus berulang-ulang.

Dengan siklus seperti ini, maka tidak ada jalan untuk oli, untuk melumasi bagian piston. Terutama yang ada diarea ruang bakar.

Oleh sebab itu, mesin dua tak menggunakan pelumasan sekunder. Sementara pada mesin 4 tak, silindernya tidak berlubang. Sehingga, untuk melumasi bagian piston, oli cukup disemburkan dari bawah.

Lalu bagaimana cara kerja oli samping ini ?

Konsep pelumasan sekunder pada mesin 2 tak, itu memastikan oli mencapai semua bagian silinder. Untuk membuat itu semua, maka oli harus dikabutkan Bersama campuran udara dan bahan bakar. Karena hanya dengan melalui inilah, oli mampu menjangkau bagian ruang bakar.

Oleh sebab itu, jalur oli samping umumnya akan terhubung ke bagian karburator.

Jadi, oli samping dari tanki, akan dihubungkan ke pompa oli. Nah pompa oli ini mekanis atau digerakan oleh poros engkol mesin. Sehingga Ketika mesin bekerja, pompa secara otomatis ikut bekerja.

Bekerjanya pompa oli, akan menyedot oli dari tanki oli samping, dan mendorongnya ke selang ini. selang ini, akan berujung dibagian karburator.

Sehingga, Ketika proses intake berlangsung, material yang terhisap itu merupakan campuran udara, bensin dan oli samping. Ketika campuran material ini terdorong ke ruang bakar, oli mampu menjangkau bagian silinder atas. Sehingga pelumasannya bisa terjadi.

Dengan adanya campuran oli pada udara intake, ini membuat oli samping ikut terbakar saat proses pembakaran. Sehingga, asap yang terbentuk berwarna putih, dan oli ini akan habis. Makanya harus diisi terus menerus.