Showing posts with label Tips Mobil. Show all posts

4 Cara Gampang Mengetahui Freon AC Mobil Habis

Freon adalah elemen penting pada sistem AC, baik AC rumah atau AC didalam mobil. Gas ini berperan sebagai sumber pendingin udara pada ventilasi AC.

Sehingga kalau AC mobil freonnya habis, jelas AC mobil tersebut akan terasa tidak dingin.

Tapi, kebocoran gas freon ini sulit sekali terdeteksi. Karena freon merupakan gas yang mudah sekali menguap bahkan di temperature dingin. Sehingga begitu ada lubang kecil pada selang AC, maka tak butuh waktu lama bagi freon untuk menguap semuanya.

Dan kalau freon habis, logikanya kita harus mengisi freon baru. Tapi kalau kita langsung isi freon di bengkel AC, maka dalam sekejap freon itu langsung habis lagi. Karena bocor pada selang AC belum diperbaiki. Sehingga kita perlu memperbaiki kebocoran AC dulu baru mengisi freon baru.

Hal lain yang sedikit membingungkan adalah gejala AC tidak dingin itu tidak hanya disebabkan karena freon habis. apa jadinya kalau AC tidak dingin, anda mengira freonnya habis. setelah akan mengisi freon, ternyata freon didalam mobil masih penuh ?

Tentu sia-sia freon yang sudah kita beli.

Oleh sebab itu, diartikel ini akan kita jelaskan tanda-tanda kalau freon AC mobil habis.

Ciri Freon AC Mobil Habis

bengkel ac mobil

1. AC hanya keluar angin dan tidak dingin

Saat anda menyalakan AC, harusnya dengan sekejap udara yang berhembus dari ventilasi udara memiliki suhu yang dingin. (lebih dingin dari suhu kabin). Tapi kalau AC bermasalah, maka meskipun selektor suhu AC sudah diset di temperatur yang paling dingin, udara yang berhembus dari ventilsai AC tetap saja suhunya, alias tidak bertambah dingin.

Gejala ini menjadi tanda bahwa ada yang tidak beres dengan sistem AC mobil anda, bisa kompresor yang rusak, magnetic clutch yang rusak, kipas pendingin mati, atau karena freon habis.

harga freon ac mobil

Kalau freon habis, maka semuanya seolah berjalan normal. Saat AC dinyalakan, terdengar bunyi ketukan yang menandakan kompresor AC bekerja, RPM mesin juga naik serta kipas pendingin nyala. Tapi hembusan angin tidak dingin, dan ini artinya freon AC mobil habis.

2. Kompresor AC tidak berhenti bekerja saat AC On

Ada juga masalah sistem AC, dimana ketika saklar AC dinyalakan magnetic clucth terus saja terhubung. Normalnya, magnetic clutch akan terhubung saat saklar AC dinyalakan. Tapi magnetic clutch akan terbebas dalam interval waktu tertentu ketika tekanan freon sudah maksimal.

Mungkin anda sendiri sering menemui kondisi dimana suara ketukan dari ruang mesin sering muncul ketika AC dinyalakan.

Tapi kalau anda menemui kondisi dimana magnetic clutch dari awal AC ON terus saja tersambung, maka itu menjadi tanda bahwa freon AC habis.

Ini disebabkan saat freon habis karena kebocoran, maka didalam selang AC itu dipenuhi oleh udara. Sifat udara, itu mudah dikompresi. Dibandingkan freon, udara lebih mudah dikompresi sehingga saat kompresor bekerja, itu hanya akan memompa udara biasa.

Karena udara lebih mudah dikomresi, maka tekanan udara pada selang high pressure pun tidak bisa sampai maksimal. Sehingga pressure switch belum bisa memutuskan magnetic clutch karena tekanannya belum sampai maksimal. Berbeda dengan freon yang lebih padat, diberi tekanan sedikit saja tekanannya langsung naik.

3. Tidak ada freon di sight glass


Kedua ciri diatas, bisa anda rasakan didalam kabin mobil saat AC dinyalakan. Kalau anda menemukan kondisi diatas, segera turun dan buka kap mesin untuk mengecek sirkulasi Acnya.

Yang anda cek itu sight glass, sight glass adalah sebuah kaca bulat yang transparan, fungsi kaca ini adalah untuk melihat sirkulasi freon didalam sistem AC. Biasanya sight glass terdapat pada driyer/filter freon.

Dalam kondisi mesin masih hidup dan AC dinyalakan, coba anda tengok pada sight glass ini. Kalau freon masih, maka akan ada cairan yang mengalir. Tapi kalau freon habis, maka tidak ada apa-apa yang mengalir dibalik sight glass.

Mengapa cairan, bukannya freon itu gas ?

Dalam wujud normalnya, freon memang berbentuk gas. Tapi kalau diberi tekanan, freon akan berubah menjadi cair. Ini seperti korek api gas, dimana didalam tanki bentuknya cair tapi kalau dikeluarkan akan menjadi gas.

4. Tidak ada embun pada selang low pressure AC

Selanjutnya, masih pada ruang mesin. Kali ini anda perhatikan selang-selang AC mobil anda.

Ada dua buah selang dari kompresor, yakni

  • Selang high pressure dengan bentuk yang lebih kecil mengarah dari kompresor menuju kondensor.
  • Selang low pressure dengan bentuk yang lebih besar mengarah dari evaporator (didalam kabin) menuju kompresor.


Saat AC hidup dengan normal, maka akan terbentuk embun pada selang low pressure. Embun ini merupakan hasil dari perbedaan suhu antara suhu didalam selang low pressure yang dingin dengan suhu mesin yang panas.

Tapi kalau tidak terbentuk embun, atau kalau anda raba tidak terasa dingin, berarti freon habis.

Lalu Apa Solusinya Kalau Freon Habis ?


Seperti yang kami katakan diatas, sebelum anda mengisi freon anda perlu mencari tahu penyebab mengapa freon AC mobil anda habis.

Untuk mengetahui letak kebocoran freon secara pasti, ada beberapa cara yang bisa digunakan.

  1. Dengan menggunakan air sabun, ini merupakan cara tradisional yang terbukti bisa mencari letak kebocoran freon. Caranya dalam kondisi mesin nyala dan AC ON, oleskan air sabun secara merata pada setiap saluran AC. Kalau ada kebocoran, pasti akan ada gelembung-gelembung.
  2. Cara kedua yakni dengan menggunakan leak detector, alat ini menggunakan cairan seperti tinta khusus yang dimasukan kedalam saluran AC. Kemudian AC dinyalakan selama beberapa menit, lalu saluran AC disoroti senter ultrasonic. Cairan tinta yang dimasukan, akan menunjukan dimana lokasi kebocoran.
  3. Untuk cara terakhir, bisa anda lakukan tanpa alat apapun. Caranya dengan memperhatikan setiak centi selang AC. Kalau ada rembesan, bisa jadi itu adalah bekas kebocoran freon. Tapi cara ini hanya bisa dilakukan kalau freon baru bocor, kalau sudah kelamaan maka bekas rembesan itu akan mengering sehingga sulit dideteksi.


Mungkin itu saja artikel tentang cara mengetahui freon AC mobil bocor, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Cara Mudah Pasang Talang Air Mobil Tanpa Ke Bengkel

Anda ingin mempercantik tampilan mobil, anda bisa memasang talang air pada mobil anda. selain berfungsi untuk menaikan estetika mobil, talang air juga berfungsi menghalangi air hujan agar tidak membasahi bagian kaca mobil.

Sehingga pas hujan dan kaca dibuka, air hujan tidak masuk ke dalam mobil (kecuali terkena angin).

Tapi bagaimana cara memasang talang air agar kuat dan presisi ? ternyata langkahnya cukup mudah. Anda pun dapat memasangnya sendiri tanpa pergi ke bengkel.

Alat dan bahan yang diperlukan




  • Satu set talang air, jelas ini adalah bahan utamanya. Anda bisa membeli talang air di bengkel dikota anda atau secara online dengan harga sekitar 150 ribu perset. Pastikan anda juga membeli talang air yang memang pnp untuk mobil anda (setiap mobil punya bentuk talang air beda).
  • 3M double tape, ini adalah double tape yang digunakan untuk memasang talang air. Double tape ini berbeda dengan double tape biasa, 3M menggunakan bahan seperti busa yang agak lebar dengan daya rekat tinggi. Anda bisa mendapatkannya di toko ATK.
  • Gunting
  • Larutan sabun
  • Kain lap (kanebo dan lap biasa)


Lalu bagaimana caranya ?

Langkah - Langkah Pasang Talang Air Mobil


1. Pastikan talang air PNP

Satu set talang air, biasanya terdiri empat buah talang air untuk empat kaca dimasing-masing pintu mobil.

Pertama, pisahkan dahulu mana talang air yang dipasang di pintu depan kiri, pintu depan kanan dan masing-masing pintu belakang. sebelum memasang menggunakan lem, coba letakan talang air pada bagian pintu paling atas.

Anda harus memastikan talang air PNP (plug n play), artinya tidak lebih dan lekukannya pas. Kalau ada sedikit lebihnya, anda harus memotong talang air agar pas dengan sisi-sisi pintu.

2. Bersihkan permukaan pintu dan talang air

Selanjutnya, anda harus membersihkan permukaan pintu (bagian atas) dan permukaan talang air. Langkah ini bertujuan agar tidak ada debu, minyak atau kotoran lain pada permukaan yang akan diberi double tape.

Kalau ada debu atau minyak, itu akan membuat double tape tidak merekat dengan sempurna sehingga talang air mudah lepas.

Untuk membersihkannya, anda bisa menggunakan air sabun (gunakan shampoo mobil) dan busa. Pastikan cuci permukaan atas pintu dan talang air hingga keset.

Keringkan permukaan yang dicuci menggunakan kain lap, pertama gunakan lap kanebo untuk menyerap air dan gunakan lap biasa (bahan spandex atau cotton) untuk mengeringkan permukaan yang dicuci.

3. Tempelkan 3M double tape pada permukaan talang air


Kita tempelkan 3M double tape pada permukaan talang air, jadi kita menempelkan double tapenya di talang air bukan pada permukaan pintunya.

4. Pasang dan lekatkan talang air pada pintu

Terakhir pasang talang air yang sudah diberi double tape pada permukaan pintu bagian atas. Lakukan dengan hati-hati agar presisi.


Setelah talang air melekat dan presisi, tekan bagian talang air agar melekat sempurna pada permukaan pintu.

Dan begitu saja cara untuk memasang talang air, tidak perlu repot-repot. Kuncinya ada pada double tape yang digunakan. Kalau anda menggunakan double tape biasa, mungkin akan menempel pada awalnya. Tapi tidak lama kemudian talang air bisa lepas, ini karena ketebalan double tape biasa itu sangat tipis dibandingkan 3M.

Kelemahan 3M ini, hanya satu yakni ketika anda akan mengganti talang air. Entah karena sudah rusak atau lepas, intinya double tape ini akan meninggalkan bekas lem sepert stiker. Jadi untuk menghilangkannya perlu teknik khusus.

Sekian semoga bisa menambah wawasan dan skill kita.

Cara Memanaskan Mobil Yang Benar dan Aman

Untuk urusan mobilitas dengan jarak tidak terlalu jauh, kita lebih memilih kendaraan roda dua. Alasannya lebih praktis, dibandingkan menggunakan mobil.

Sehingga mobil pun hanya dianggurin digarasi, dan mobil ini hanya akan keluar suatu waktu saja saat memang diperlukan.

Dan pertanyaannya, apakah mobil yang lama nganggur perlu dipanaskan setiap hari ? atau tidak perlu ? dan kalau perlu, bagaimana cara memanaskan mobil yang benar ?

Untuk itulah anda harus membaca artikel ini hingga tuntas.


Apa Mobil Perlu Dipanasi Setiap Hari ?


Pertanyaan pertama, apakah mobil yang tidak dipakai harus dipanasi setiap hari ? ini kan namanya buang-buang bensin, dan bisa dikatakan pemborosan.

Pertama yang perlu anda pahami adalah fungsi dari pemanasan mobil itu sendiri, kira-kira apa tujuan utamnya mesin mobil dipanasi ?

Ternyata mobil dipanasi itu bertujuan agar nanti saat mobil dipakai di jalan, bisa lebih efisien. Maksudnya, saat suhu mesin masih dingin maka hasil pembakaran mesin akan banyak yang terserap untuk menaikan suhu mesin sehingga kalau dalam suhu dingin ini mobil langsung dipacu, tenaganya kurang nendang dan bisa lebih boros.

Tapi dengan memanaskan mesin, atau menyiapkan suhu mesin agar sudah panas sebelum berkendara maka bisa membuat kinerja mesin efisien.

Dari pernyataan itu, maka didapatlah kesimpulan bahwa memanaskan mobil itu harusnya dilakukan saat mobil itu akan digunakan. Jadi kalau mobilnya tidak mau digunakan, buat apa dipanaskan ?


Apalagi sekarang semua mobil sudah berteknologi injeksi, yang meski sudah sebulan mesinnya mati pun bisa dihidupkan dengan normal tanpa hambatan.

Jadi kembali ke pertanyaan awal, apakah mobil perlu dipanasi setiap hari ? iya kalau mobil anda digunakan setiap hari tapi kalau anda hanya menggunakan mobil kadang-kadang, maka mobil tidak perlu sering dipanasi.

Bagaimana dengan mobil karburator ?

Namun khusus untuk mobil yang masih menggunakan karbu, memang agak menyulitkan. Alasanya kalau mesin mobil mati dalam waktu lama, maka aliran bensin tersebut bisa macet. Sehingga saat akan dihidupkan sangat menyita waktu dan tenaga.

Oleh karena itu, minimal seminggu sekali mobil karbu harus dipanaskan. Saat memanaskan juga tak perlu lama-lama dan tak perlu menyalakan AC.

Cara Memanaskan Mesin Mobil Dengan Benar


Semua orang juga tahu ntuk memanaskan mobil tidak dijemur dibawah terik matahari, tetapi dengan menyalakan mesinnya. Lalu untuk apa sub bab ini ?

Memang semua orang tahu bagaimana cara memanaskan mobil, tapi apakah sudah benar ? karena kalau cara memanasinya tidak benar, justru bisa jadi pemborosan dan kurang efektif dalam menaikan suhu mesin.

Ada beberapa point penting antara lain ;

1. Sebelum menyalakan mesin, pastikan indikator dashboard aman


Ini mungkin terkesan sepele, tapi kita tidak tahu apakah didalam mesin ada masalah terkait elektrikalnya atau tidak.

Biasanya kalau ada masalah seputar kelistrikan mesin, maka ada indikator pada dashboard yang menyala. Tapi indikator tersebut tidak langsung menyala, saat kita putar kunci kontak ke ON maka semua indikator akan menyala sekitar beberapa detik baru semuanya mati.

Saat akan memanaskan mesin, jangan langsung start seusai memposisikan kunci ke ON. Tapi tunggu hingga semua indikator mati, kalau semua indikaor tidak ada yang menyala maka kelistrikan mesin aman anda bisa langsung hidupkan mesin.

2. Durasi saat memanaskan mesin

Yang kedua terkait lamanya proses pemaasan mesin ini, kalau ditanya berapa lama mesin mobil dipanaskan ? jawabannya pasti relatif karena proses termodinamika setiap mesin mobil juga berbeda-beda, ada yang cepat ada pula yang lambat.

Untuk memposisikan mesin dalam suhu kerjanya, sebenarnya anda bisa menggunakan kipas radiator sebagai acuannya. Kalau kipas radiator belum berputar, maka tandanya mesin masih dalam proses warm up. Tapi kalau kipas radiator sudah berputar itu tandanya mesin sudah mencapai suhu kerja.

Lalu berapa lama hingga kipas radiator ini berputar ?

Untuk mesin bensin, mungkin bisa mencapai 10 sampai 15 menit sementara mesin diesel bisa diatas 15 menit baru kipas berputar. Cukup lama bukan ?

Oleh karena itu lamanya proses pemanasan mesin ini disesuaikan dengan traffic jalan raya dan penggunaan mobil. Misal mobil akan digunakan hanya untuk berangkat dari rumah ke kantor melewati traffic yang padat dan cenderung macet, maka anda tidak perlu menunggu sampai kipas radiator berputar. Cukup panaskan maksimal 3 menit maka mobil aman dipakai.

Lagi pula kalau anda tinggal didaerah perkotaan yang memiliki traffic cukup padat, mobil cenderung bergerak pelan. Sehingga proses pemanasan mesin tidak perlu lama-lama.

3. Pakai AC atau tidak ?


Usahakan kalau anda sedang memanaskan mesin, AC tidak dihidupkan. Alasannya, saat AC dinyalakan maka kipas radiator pun akan berputar, kalau kipas radiator berputar proses pendinginan mesin juga berjalan padahal mesin baru saja mau dipanaskan.

Sehingga untuk mempercepat proses pemanasan mesin, jangan dulu hidupkan kipas radiator.

Tapi kalau anda akan mengecek apakah kipas radiator hidup atau tidak, anda bisa hidupkan AC. Kalau kipas radiator hidup, berarti sistem pendingin mesin harusnya berjalan dengan normal pula.

4. Tidak perlu digas, biarkan idle


Mengapa tidak boleh digas ? alasannya saat mesin baru hidup, sirkulasi oli didalam mesin belum 100% melumasi semua bagiannya. Sehingga kalau digeber dalam kondisi seperti ini, komponen dalaman mesin bisa cepat aus.

Sehingga saat memanaskan mesin, cukup biarkan pada idle RPM saja. Standar RPM mobil injeksi sekitar 8.000 RPM tidak dengan AC. Tapi kalau AC nyala, RPMnya bisa tembus 9.000

5. Memperhitungkan tekanan bahan bakar

Khusus untuk mobil injeksi yang tidak dinyalakan dalam waktu lebih dari sebulan biasanya tekanan bahan bakarnya drop. Padahal tekanan bahan bakar inilah yang membuat bensin bisa tersemprot keluar dari injektor, kalau tekanannya drop maka bensin tidak keluar dari injektor sehingga mesin susah hidup saat start pertama.

Solusinya, sebelum anda menyalakan starter mobil anda harus memutar kunci kontak ke posisi ON dan OFF bolak balik minimal 3 kali. Ini dilakukan untuk memicu agar fuel pump bekerja lebih untuk menaikan tekanan bahan bakar.

Saat kita memutar kunci ke ON, maka fuel pump otomatis bekerja selama sekitar 3 detik. Ini akan menaikan tekanan bahan bakar, tapi kalau dilakukan sekali mungkin tekanannya kurang sehingga anda perlu memutar kunci ke ON/Off selama 3 kali agar fuel pump bekerja lebih lama.

Kaca Mobil Berembun Saat AC Nyala ? Cek 3 Penyebab Berikut

Banyak pemilik mobil yang mengeluhkan kaca mobilnya berembun baik dibagian dalam maupun luar, padahal AC sudah dinyalakan. Kira-kira mengapa bisa demikian ? apa ada masalah ? lalu bagaimana cara mengatasinya ?

Simak ulasan berikut.


Embun merupakan hasil dari perbedaan suhu

Hal pertama yang perlu anda pahami, yakni embun itu merupakan proses alami akibat perbedaan suhu udara antara bagian dalam mobil dan luar mobil.

Ini disebut proses kondensasi, proses kondensasi atau pengembunan terjadi saat udara yang lebih panas tertahan oleh sebuah konduktor yang memiliki suhu lebih dingin. Sederhananya, kaca itu konduktor karena dapat menghantarkan panas, kalau suhu luar mobil lebih panas dari pada suhu kabin maka suhu kaca yang memisahkan dua ruang tersebut akan lebih rendah dari pada suhu udara luar.

Akibatnya udara bergerak dari suhu tinggi ke rendah, secara alamiah udara lebih panas tersebut akan bergerak mendekati kaca. Kalau kelembaban pada daerah tersebut tinggi, otomatis kandungan air dalam udara panas akan berubah menjadi embun karena suhu kaca yang lebih rendah.

Sehingga bagian luar kaca menjadi berembun.

Ini bisa anda lihat pada AC ruangan yang selalu mengeluarkan embun. Embun pada AC dihasilkan karena udara panas dari luar ruangan dihembuskan melewati evaporator yang memiliki suhu lebih rendah, ini sama saja dengan kejadian kaca berembun dimana udara panas bergerak ke arah konduktor yang suhunya lebih rendah.

Jadi kesimpulannya,


  • Apabila kaca bagian luar mobil berembun, tandanya suhu diluar mobil lebih panas daripada suhu kabin.
  • Apabila kaca bagian dalam mobil berembun, tandanya suhu dikabin lebih panas daripada suhu luar mobil.


Sekarang, mengapa bisa terjadi perbedaan suhu ? kita juga menyalakan AC ?

Selain sebagai pendingin ruangan, sistem AC juga dipakai untuk mencegah embun pada kaca mobil bagian dalam. Khususnya disaat hujan, saat hujan suhu luar mobil otomatis menurun. Sehingga suhu didalam kabin juga perlu diturunkan, kalau tidak maka terjadilah embun dibagian kaca dalam.

Untuk mendeteksi penyebab spesifik terkait kaca mobil anda yang berembun, anda perlu memperhatikan beberapa faktor.

  1. Misal disaat hujan, kaca bagian dalam mobil berembun tapi anda tidak menyalakan AC (hanya menyalakan blower) dengan alasan suhunya sudah terlalu dingin. Maka wajar saja terjadi pengembunan, karena suhu didalam kabin ternyata lebih panas dari pada suhu luar kabin.
  2. Misal disaat hujan, kaca bagian dalam mobil berembun padahal anda sudah menyalakan AC. Maka ini bisa mengindikasikan adanya kerusakan pada AC mobil anda, karena kalau AC dinyalakan pasti suhu kabin jadi menurun tapi kalau ternyata embun tersebut masih ada maka suhu didalam kabin kurang dingin.
  3. Misal kaca bagian luar mobil yang berembun, ini bisa terjadi karena anda menyetel AC terlalu dingin. Kalau anda sering naik bus, hal ini sering terjadi dimalam hari. Dimana suhu kabin sangat dingin sehingga ada embun di kaca bagian luar.


Jadi kesimpulan untuk penyebab embun pada kaca mobil, itu ada pada sistem AC mobil anda. intinya kalau ada perbedaan suhu yang signifikan antara bagian dalam dan luar mobil maka embun akan muncul.

Sekarang, bagaimana cara menghilangkan embun dikaca mobil tersebut ?

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan, antara lain ;

1. Buka kaca samping

Cara pertama, yakni dengan menurunkan jendela pintu mobil. Cara ini lebih cocok digunakan saat anda berkendara di puncak dengan kondisi suhu luar dingin. Sehingga anda tidak perlu menyalakan AC dan suhu didalam kabin juga sama dengan luar karena kaca jendela terbuka.

Cara ini juga bisa digunakan untuk mobil yang Acnya bermasalah.

2. Mengelap kaca dengan lap kanebo

Cara paling simpel untuk menghilangkan embun dikaca bagian dalam, yakni dengan mengelapnya. Tapi kain yang digunakan untuk mengelap, harusnya kain khusus. Kalau bisa lap kanebo, karena lap ini mampu menyerap cairan dan bisa diperas dengan mudah.

Sementara untuk menghilangkan embun diluar mobil, anda bisa pakai wiper mobil anda. kalau ternyata kaca menjadi buram saat disapu wiper, semprotkan air washer. Dalam hal ini, anda perlu memastikan air washer dalam tanki sudah penuh.

3. Nyalakan window defogger

Memang tidak semua mobil dilengkapi dengan fitur defogger, fitur ini sebenarnya dipakai untuk menghilangkan lapisan embun pada kaca bagian belakang mobil. Karena tentu saja akan mengaggu pantauan pengemudi pada sisi belakang mobil.

Kalau mobil anda dilengkapi dengan fitur ini maka nyalakanlah beberapa saat hingga embun menguap. Cara kerja defogger ini, yakni dengan memanaskan kaca mobil. Sehingga lapisan embun bisa menguap.

Mungkin itu saja artikel detail tentang penyebab kaca mobil berembun, semoga bisa mebambah wawasan kita semua.

3 Cara Mudah Bin Ajib Menghilangkan Bau Rokok Didalam Mobil

Kebiasaan merokok memang tidak bisa dilepaskan pada sebagian orang, mereka yang sudah ketergantungan dengan rokok bahkan tidak melihat tempat untuk melakukannya.

Contohnya didalam mobil, mobil memang sebuah benda pribadi yang kita sendiri bebas mau melakukan apapun.

Tapi merokok didalam mobil apalagi mobilnya menggunakan AC tentu menimbulkan efek berupa cat kabin yang menguning dan bau rokok yang sulit sekali dihilangkan dengan pengharum ruangan biasa.

Alasan bau rokok sulit dihilangkan, karena asap rokok ini melekat pada permukaan kabin baik pada plafon atau jok mobil khususnya yang berbahan bludru.

Lalu bagaimana cara menghilangkan bau rokok tersebut ?

Di artikel ini akan kita ulas 3 cara sederhana yang bisa anda lakuan untuk mengusir bau rokok yang membandel.

Cara Menghilangkan Bau Rokok Pada Mobil

img : quitsmokingresearch.com

Seperti yang dikatakan diatas, bau rokok sulit dihilangkan dengan pengharum ruangan karena sumber bau ini bukan pada udara didalam mobil melainkan melekat pada plafon atau jok mobil. Untuk menentralisisr bau, anda bisa menggunakan bahan lain untuk melawan bau rokok atau membersihkan seluruh bagian dalam mobil.

1. Menggunakan bahan dengan aroma kuat

Cara yang pertama yang mudah namun efektif melawan bau rokok adalah dengan meletakan bahan-bahan yang memiliki bau menyengat untuk melawan bau rokok tersebut. Jadi prinsipnya, bau dilawan bau yang lebih sedap namun kuat sehingga bau rokok bisa dinetralisir.

Ada beberapa bahan yang bisa anda gunakan, antara lain ;

  • Kulit jeruk, caranya anda sebar beberapa lembar kulit jeruk ke beberapa area didalam kabin (khususnya yang sulit terjangkau) dan biarkan hingga kulit jeruk mengering. Setelah mengering ambil semua sisa kulit jeruk dan bau didalam mobil bisa kembali netral.
  • Cuka, cuka juga sama seperti jeruk meski aromanya beda. Caranya sama, pertama siapkan beberapa wadah kecil lalu tuangkan sedikit cuka pada wadah tersebut dan letakan dibeberapa area kabin. Setelah beberapa jam, bau akan lebih netral. Bahan ini dipakai untuk orang yang kurang menyukai aroma kulit jeruk.
  • Baking soda, baking soda memang dikenal dapat menyerap bau sehingga anda bisa gunakan bahan ini. Caranya taburkan baking soda pada permukaan kabin (lantai, jok) setelah itu diamkan beberapa jam dan buka jendela sebagai ventilasi. Terakhir bersihkan dengan mesin vacuum.
  • Bubuk kopi, bubuk kopi memang punya aroma yang khas dan kuat. Anda bisa gunakan bubuk kopi ini untuk melawan bau rokok, caranya bungkus bubuk kopi dengan kain tipis, buat tiga sampai 5 bungkus. Lan sebarkan ke semua bagian kabin, tunggu seharian maka aroma rokok dan aroma tidak sedap lain akan netral.
  • Arang, arang ternyata juga mampu menyerap bau-bau tidak sedap tapi efeknya lebih lambat dibandingkan keempat bahan diatas. Caranya bungkus arang dengan kain tipis dan letakan pada beberapa sudut kabin, diamkan satu hingga dua hari maka bau berangsur akan hilang.


2. Mencuci bagian dalam kabin mobil

Selain menggunakan bahan dengan aroma kuat, ada cara lain untuk menghilangkan bau rokok yakni dengan mengelap permukaan dalam kabin mobil.

Cara ini juga mudah dilakukan dan dinilai sangat cepat untuk mengilangkan bau tidak sedap, pertama anda perlu menyiapkan larutan air sabun (bisa pembersih piring atau pembersih lantai) kalau bisa pakai sabun dengan aroma yang kuat.

Gosokan larutan sabun tersebut ke seluruh permukaan kabin yang menguning, misal pada door trim kalau anda melihat noda pada door trim maka gosokan larutan sabun ini hingga bersih begitu pula pada atap mobil.

Baca pula : cara mudah bersihkan plafon mobil dengan bahan seadanya

Tapi cara ini kurang efektif apabila interior mobil anda berbahan dasar bludru, cara pembersihan ini lebih efektif untuk interior mobil yang menggunakan bahan kulit atau plastik. Sementara untuk bahan bludru, anda bisa gunakan cara yang pertama.

3. Membawa mobil ke salon mobil

Cara yang terakhir merupakan cara yang paling efektif dan paling mudah, karena siapapun bisa melakukan hal ini.

Caranya dengan membawa mobil anda ke salon mobil, di tempat itu mobil anda akan dibersihkan bagian interornya secara full oleh tenaga-tenaga profesional. Jadi jangan ragukan kemampuan mereka, bukan hanya bau rokok tapi bau tidak sedap lain juga akan berganti dengan bau wangi.

Namun, cara ini menuntut kita untuk mengeluarkan biaya lebih.

Jadi mana cara yang terbaik ?

Menurut kami, cara nomor dua yang paling pas untuk membersihkan sekaligus menghilangkan bau rokok. Tapi kalau baunya sudah cukup menyengat, anda bisa gunakan cara yang ketiga. Untuk cara yang pertama, sifatnya berguna pada bau yang masih dalam kategori ringan.

Setelah cara-cara diatas dilakukan, jangan lupa juga membersihkan filter AC. Karena asap saat ada orang merokok dengan sirkulasi (blower) menyala, maka asap rokok tersebut bisa menempel pada filter AC. Sehingga anda juga perlu membersihkannya.

Dan yang terpenting, setelah bau rokok hilang usahakan untuk tidak merokok didalam mobil. Meskipun anda merokok didekat jendela, pasti ada sedikit asap yang masuk dan melekat pada interior mobil anda sehingga nanti akan menimbulkan bau tidak sedap.

5 Cara Praktis Membersihkan Kaca Lampu Mobil Agar Kinlcong

Lampu mobil yang buram tidak hanya menganggu intensitas cahaya yang dikeluarkan bolam lampu, tapi juga menganggu penampilan mobil.

Pasalnya kalau lampunya buram, maka mobil terkesan kusam, tidak terawat dan terbengkalai. Coba saja anda bandingkan, mobil dengan kaca lampu bening dan kusam. Pasti lebih menarik yang masih bening.

Tapi karena faktor pemakaian, kaca lampu mobil sedikit demi sedikit akan menjadi lebih kusam dan buram. Sehingga kalau kita tidak membersihkannya, kaca lampu ini akan menguning dan sulit sekali dibersihkan.

Jadi sebelum kaca lampu mobil anda berubah warna menjadi kuning, anda perlu membersihkannya terlebih dahulul. Untuk cara membersihkannya, anda tak perlu repot karena bahan-bahan yang ada disekitar kita juga bisa kita gunakan untuk membersihkan reflektor lampu ini.

Cara Mudah Membersihkan Kaca Lampu Mobil


yang pertama, anda perlu menyiapkan beberapa alat dan bahan yang cukup sederhana. Antara lain ;

  • air + pembersih kaca
  • compound/pasta gigi (sebagai ganti)
  • kain lap/tissue
  • lap kanebo


caranya sebagai berikut ;

1. Bersihkan permukaan kaca lampu menggunakan air

Pertama, anda basuh dulu permukaan kaca lampu menggunakan air agar debu dan kotoran yang melekat bisa luntur dan permukaan kaca lampu basah. Namun, proses pembasahan menggunakan air ini tidak mampu mengangkat noda yang membuat kaca lampu kusam. Jadi lanjutkan ke proses berikutnya.

2. Bersihkan noda membandel menggunakan compound atau pasta gigi


img : lifehack.org

Setelah permukaan kaca mobil dibasahi, proses selanjutnya adalah membersihkan noda-noda yang membandel. Noda membandel ini yang membuat permukaan kaca lampu kusam.

Caranya anda oleskan pasta gigi dengan merk apapun pada permukaan kaca, lalu anda oles-oleskan menggunakan kain lap atau tissue secara merata ke semua permukaan kaca. Lakukan juga dengan sedikit penekanan agar noda-noda yang sulit terangkat, bisa terangkat.

Oleskan terus secara berulang-ulang untuk memastikan noda pada lampu terangkat.

Sebenarnya, anda juga bisa menggunakan compound. Compound memang bahan khusus yang digunakan untuk menghilangkan noda-noda pada body mobil. Tapi barangkali bahan ini sulit didapat, anda bisa gunakan pasta gigi dengan merk apapun yang juga punya fungsi hampir sama.

3. Bilas lagi menggunakan air

Langkah selanjutnya, bilas kembali kaca mobil menggunakan air bersih. Ini dilakukan untuk melunturkan pasta gigi yang masih ada dipermukaan kaca lampu. Saat membilas, basuh juga kaca lampu menggunakan lap atau busa. Hal ini dikarenakan, apabila ada pasta gigi yang tertinggal maka akan membekas dan menimbulkan noda baru pada permukaan lampu.

4. Cek kembali apakah masih ada noda yang tertinggal atau tidak

Anda cek lagi, apakah masih ada permukaan kaca yang terlihat kusam atau semuanya sudah bersih. Kalau masih ada spot yang kusam, ulangi dengan mengolesnya lagi dengan pasta gigi.

5. Keringkan lampu dan gunakan pembersih kaca



Langkah terakhir, anda keringkan lampu menggunakan lap kanebo. Setelah air pada lampu mobil sudah tidak ada, lanjut dengan menyemprotkan cairan pembersih kaca.

Cairan ini, akan membuat kaca lampu mengkilap sehingga terasa seperti baru.

Baca pula ; 5 penyebab lampu motor redup + solusinya

Tapi Bagaimana Kalau Yang Kotor Ada Di Bagian Dalam ?


Langkah diatas, merupakan cara membersihkan lampu mobil hanya pada bagian luar. Dengan kata lain kalau bagian dalam lampu ada embun, atau kotorannya ada dibagian dalam maka anda perlu melakukan prosedur lain.

Untuk membersihkan kaca lampu bagian dalam, jalan satu-satunya yakni dengan memisahkan kaca lampu dengan reflektor. Pemisahan ini memang sedikit sulit karena kalau dilakukan secara tidak benar bisa membuat kaca lampu tergores hingga pecah.

Oleh sebab itu, disarankan untuk membawanya ke salon mobil untuk dibersihkan.

Tips menjaga lampu tetap bersih

Untuk menjaga lampu agar tidak cepat kusam, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan ;

  • Selalu memperhatikan kebersihan permukaan kaca lampu. Apabila ada noda kecil yang menempel pada lampu, segera bersihkan karena nanti kalau dibiarkan bisa sulit dihilangkan.
  • Gunakan bolam lampu standar, kalau anda menggunakan bolam lampu lain yang ternyata lebih panas maka bisa membuat bagian dalam lampu kusam dengan lebih cepat.
  • Pastikan seal/karet pada bolam lampu tidak rusak, kerusakan seal ini bisa membuat debu atau udara lembab masuk ke dalam lampu sehingga bagian dalam lampu bisa berembun


Untuk cara amannya, anda bisa melapisi kaca lampu menggunakan sticker bening. Kalau terkena kotoran, yang kotor itu Cuma stikernya. Jadi kalau kusam, tingal lepas sticker dan ganti yang baru.

Cara Gampang Membersihkan Evaporator AC Mobil Tanpa Ke Bengkel

Hampir semua mobil sekarang sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan, cuaca yang panas menjadi salah satu faktor mengapa AC ini wajib ada pada mobil.

Tapi tak seperti AC rumah yang sepertinya minim perawatan, AC pada mobil memerlukan perawatan yang rutin agar sirkulasi AC lancar sehingga suhu udara AC bisa tetap dingin. Masalah seperti AC bau, AC tidak dingin merupakan imbas dari kurangnya perawatan AC.

Salah satu perawatan sistem AC mobil yang perlu dilakukan secara rutin adalah pembersihan evaporator.

Evaporator sendiri merupakan komponen yang berbentuk seperti radiator, fungsinya untuk mengurai freon ke selang-selang kecil untuk selanjutnya digunakan untuk mendinginkan ruangan. Masalah yang sering menghinggapi evaporator ini yakni kotoran.

Apabila ada kotoran yang melekat pada permukaan evaporator maka akan menghambat laju udara hingga berkurangnya pendingingan suhu udara. Sehingg akan ada beberapa masalah seperti AC kurang dingin, hembusan AC kurang kencang serta Bau.

Lalu bagaimana cara membersihkan evaporator AC ? simak langkah-langkahnya kebawah.

Cara Membersihkan Evaporator AC Sendiri Tanpa Ke Bengkel


anda benar-benar bisa melakukannya sendiri, karena alat yang diperlukan paling hanya obeng untuk membuka glove box pada dashboard dan cairan pembersih evaporator yang bisa anda dapatkan di bengkel AC mobil.

Langkah-langkahnya sebagai berikut ;

1. Temukan lokasi evaporator AC mobil anda

Pertama, anda perlu memahami dimana letak komponen evaporator ini. Karena setiap mobil memiliki peletakan komponen yang berbeda, tapi umumnya evaporator itu terletak menyatu dengan filter AC didalam dashboard mobil.

Lalu apakah kita perlu membongkar dashboard mobil ?

Secara teknis iya, tapi kalau sekedar membersihkan permukaan evaporator kita bisa memanfaatkan cairan pembersih yang disemprotkan melalui saluran masuk blower.

Jadi teknisnya, cairan ini akan sampai ke permukaan evaporator karena terbawa oleh hembusan blower.

2. Buka glove box/laci dashboard dan lepas filter AC


Selanjutnya, kita perlu mengetahui dimana letak saluran masuk udara blower. Secara umum, saluran masuk ini ada pada bagian filter AC. Karena fungsi filter itu sebagai penyaring kotoran, maka harusnya filter diletakan didepan saluran udara masuk pada blower.

Jadi, kita lepas dulu filter AC untuk menyemprotkan cairan pembersih evaporator.

Letak filter AC juga tidak jauh dari evaporator yakni didalam dashboard, tapi tenang saja karena umumnya pabrikan mobil telah meletakan filter ini pada area yang mudah dijangkau. Umumnya filter AC ada dibalik glove box atau laci dashboard sebelah kiri.

Jadi anda buka dulu laci tersebut (biasanya menggunakan obeng +), setelah terlepas anda akan menemukan komponen berbentuk persegi panjang, buka dan ambil filter AC dari dalam kotak tersebut.

3. Temukan lokasi blower

Anda perlu meraba bagian kotak filter tersebut, apakah blower lokasinya ada dibagian atas atau bawah. Ini penting diketahui agar saat menyemprotkan cairan, anda tidak salah arah.

4. Siapkan cairan pembersih AC mobil

Siapkan cairan pembersih evaporator AC mobil dengan merk apapun, tapi disarankan cairan ini yang berbentuk spray dengan kandungan foam. Anda bisa mendapatkannya di bengkel AC dengan harga sekitar 30 ribuan.

5. Hidupkan mesin dan hidupkan AC

Hidupkan mesin mobil dan hidupkan AC mobil selama sekitar 5 menit, ini dilakukan agar permukaan evaporator mengeluarkan embun. Embun ini digunakan untuk membasahi permukaan evaporator sehingga proses pembersihan nantinya bisa berlangsung lebih mudah.

6. Semprotkan cairan tersebut ke bagian blower melalui lubang filter AC


Sebelumnya, putar blower ke kecepatan tertinggi agar hembusan angin maksimal. Arahkan selang cairan pembersih AC ke bagian blower melalui kotak filter AC, lalu tekan sprayer hingga cairan tersebut keluar.

Lakukan langkah ini secukupnya saja (tidak perlu sampai cairan didalam botol habis). cukup 3 sampai 4 kali semprotan.

7. Matikan mesin dan tunggu busa keluar dari selang ventilasi

Setelah selesai, matikan mesin dan lihat selang ventilasi AC (yang ada di kolong mobil), anda akan melihat busa-busa keluar dari lubang ventilasi ini. Tunggu hingga busa-busa tersebut habis.

8. Bersihkan selang ventilasi agar tidak tersumbat


Yang tak kalah penting, anda juga perlu memastikan selang ventilasi AC tidak tersumbat. Karena selang ini berfungsi untuk membuang embun dari evaprator, kalau sampai tersumbat maka embun tersebut akan meluber ke dalam kabin mobil sehingga efeknya lantai akan basah.

Cara membersihkanya cukup mudah, ambil lidi yang tumpul lalu tusukan kedalam selang ini. Pastikan tidak ada sumbatan yang tersisa.

9. Nyalakan kembali mesin dan AC untuk langkah pembilasan

Setelah semua proses selesai, nyalakan lagi mesin dan nyalakan AC pada level yang terdingin. Ini digunakan sebagai langkah pembilasan pada permukaan evaporator agar tidak ada busa yang tertinggal. Anda cukup melakukan pembilasan ini sekitar 5 – 10 menit sampai busa benar-benar tidak keluar dari selang ventilasi.

Setelah 9 proses diatas sudah anda lakukan, jangan dulu pasang filter tapi lihat kondisinya. Kalau kotor, bersihkan kalau kotor sekali ganti. Filter yang kotor bisa membuat permukaan evaporator kembali kotor, jadi menjaga kebersihan filter juga sama pentingnya.

Sekian semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Ciri Master Rem Mobil Rusak (Plus Solusinya)

Sebagai piranti keselamatan kendaraan, kondisi rem harus pakem dan mampu menghentikan laju kendaraan dengan sekali injakan rem. Tapi ada kalanya rem bermasalah, masalah-masalah pada rem ini muncul akibat kurangnya perawatan serta minimnya pengetahuan soal rem.

Oleh sebab itu, sebagai pemilik mobil yang cerdas anda harus mengetahui beberapa gejala yang menandakan rem mobil anda bermasalah. Salah satunya saat master rem mobil rusak, anda pun perlu tahu ciri ciri bahwa master silinder mobil rusak.

Karena master silinder ini berfungsi sebagai input device dari sistem hidrolik rem, jadi kalau bermasalah tenaga pengereman pada kaliper rem akan lebih rendah. Tentu resiko terbesarnya rem blong.

Lalu apa tanda master silinder mobil rusak ?

Ciri Master Silinder Rem Mobil Rusak

cara membongkar master rem
img : yotatech.com

Master rem merupakan komponen yang wajib ada pada sistem pengereman yang menggunakan hidrolik baik pada motor ataupun mobil. Lokasinya ada setelah pedal rem, jadi master silinder ini akan mengubah dorongan pedal rem menjadi tekanan hidrolik.

Lalu apabila master silinder rusak, maka ciri yang paling nampak bisa anda rasakan saat menginjak pedal rem.

Rem terasa amblas

Maksudnya meski secara keseluruhan rem masih berfungsi, namun saat anda menahan rem maka pelan-pelan pedal rem terus amblas. Ini merupakan tanda awal bahwa piston didalam master silinder mulai bocor namun masih dalam kategori ringan.

Apabila master silinder sudah dalam kategori rusak berat, maka rem bisa ngempos atau ngeblong. Yakni ketika anda menekan pedal rem, pedal rem terasa ringan dan langsung amblas begitu saja (mirip rem masuk angin). Dan ini terjadi berulang-ulang.

Ciri lain yang bisa memperkuat dugaan master rem rusak, bisa anda lihat pada reservoir minyak rem. Kalau minyak rem kurang, maka master rem masih normal karena gejala seperti rem amblas merupakan imbas dari masuk angin rem.

Tapi kalau minyak rem masih penuh, anda perlu waspada karena ini menandakan ada kerusakan pada master silinder rem mobil anda.

Lalu Bagaimana Cara Memperbaikinya ?


Perlu diketahui juga, master rem sendiri terdiri dari beberapa komponen penyusun seperti tabung silinder, piston dan seal.

Apabila anda membawa mobil ke bengkel resmi, maka anda akan diminta mengganti satu unit master rem. Namun kalau kerusakannya masih ringan misalnya hanya seal piston yang mengalami kerusakan maka anda bisa membongkar unit master rem dan mengganti sealnya saja.

Dengan catatan piston dan silinder masih dalam kondisi baik.

Meski terdengar mudah, pekerjaan ini masuk ke tingkat expert. Karena untuk membongkar (bukan melepas) unit master rem perlu beberapa kunci khusus yang hanya dimiliki bengkel. Kalau melepas unit master rem dari mobil, mungkin anda sendiri bisa tapi untuk main amannya bawa unit master rem ke bengkel untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Estimasi biaya ganti unit master rem

Apabila anda harus mengganti satu unit master rem, maka persiapkan dana anda. karena harga spare part master rem yang orisinil bisa lebih dari 1 juta. Sementara untuk merk after sales, harganya bervariasi ada yang sama 1 jutaan ada juga yang dua ratus ribuan.

Jadi pilih mana, ori atau aftersales ?

Itu semua terserah anda, tetapi kalau ingin awet dan tidak ada efek samping lebih baik gunakan spare part original. Apalagi ini berhubungan dengan sistem keselamatan mobil.

Mungkin itu saja, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau Didalam Mobil

Bicara mengenai bau, pasti semua orang ingin mencium bau yang wangi. Termasuk didalam mobil, kabin mobil yang didesain secara tertutup kalau terdapat sumber bau sedikit saja bisa menimbulkan bau yang sangat tidak sedap.

Oleh karena itu, penting bagi pemilik mobil untuk memperhatikan kebersihan didalam mobil. Namun terkadang yang semakin membuat kita bingung, ada bau yang tidak sedap atau bahkan bau busuk yang tercium didalam mobil tapi kita sudah merasa menjaga kebersihan mobil.

Ternyata, penyebab bau didalam mobil itu tidak hanya dari kebiasaan pemilik mobil. Artinya meski anda sudah menjaga kabin sebersih mungkin, tidak menjamin kalau bau didalam mobil anda selalu wangi.

Beberapa hal yang menyebabkan bau didalam mobil antara lain ;

1. Asap rokok

Bagi sebagian orang, asap rokok akan terasa nikmat. Tetapi, kalau ada orang merokok didalam mobil maka akan ada potensi asap rokok yang melekat ke door trim, karpet jok, atau bahkan langit kabin. Asap rokok yang melekat pada bahan-bahan ini yang dapat menimbulkan bau tidak sedap.

Jadi, meski sekarang tidak ada yang merokok didalam mobil coba pikirkan sebelumnya apakah ada orang yang sering merokok didalam mobil anda.

2. Atap kabin/jok yang basah

Pernahkan anda mencium bau baju yang tidak kering namun langsung disimpan dilemari, baunya pasti tidak sedap. Itu karena kandungan air yang terjebak pada kain dalam waktu yang lama dapat memunculkan bau dan jamur pada permukaan kain. Selain air, keringat yang menempel ke jok juga termasuk.

Tentu hal ini akan memunculkan bau yang tidak sedap. Dan kadang, bau seperti inilah yang sulit dideteksi. Karena mungkin kita merasa tidak pernah membasahi bagian interior mobil, dan mungkin saja itu merupakan tindakan ketidak sengajaan orang lain.

Intinya, kalau bagian kabin basah terus tidak dikeringkan maka akan meninggalkan bau yang tidak sedap.

3. Pembusukan sampah organik

Tak sedikit mobil yang dilengkapi tempat sampah mini, dan tak jarang pula tempat sampah ini diisi dengan sampah-sampah organik. Mungkin anda sudah tahu, kalau sampah organik mengalami pembusukan yang sangat cepat. Jadi wajar kalau dalam beberapa jam, kabin mobil bisa tercium bau busuk karena ada yang membuang kulit buah misalnya.

4. Ada tikus yang terjebak dan mati

Penyebab yang keempat juga berasal di luar kendali kita. Pasalnya, tikus memang sering masuk ke sela-sela mobil. Jadi kalau tikus kebetulan masuk ke sela-sela yang ada pada kabin kemudian terjebak dan mati, maka dalam beberapa hari anda akan mencium bau busuk yang sangat menyengat.

5. Filter AC yang sudah sangat kotor

Filter AC awalnya berfungsi sebagai penyaring udara yang dihembuskan sistem AC. Tetapi, kadang karena lupa atau bahkan tidak dibersihkan filter AC ini akan sangat kotor dan apek. Sehingga bau apek ini bisa menyebar lewat udara yang dihembuskan sistem AC.

6. Faktor dari luar kabin

Faktor dari luar kabin bisa termasuk bau kopling (saat menanjak khususnya), bau oli yang terbakar, atau bau wax apabila mobil anda baru saja dipoles. Intinya, kalau ada bau aneh yang tidak biasa dan tercium samar-samar, mungkin saja itu berasal dari luar kabin.

Lalu Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Didalam Kabin ?


Ada beberapa cara sederhana yang bisa anda lakukan untuk menghilangkan bau didalam kabin, antara lain ;

1. Bersihkan semua isi kabin mobil anda

Semua isi didalam mobil yang bisa dikeluarkan, maka keluarkan semuanya. Dari tempat sampah mini, karpet, hingga barang-barang yang ada dibagasi juga keluarkan semua. Lalu, cek semua barang yang dikeluarkan tadi apakah sumber bau berasal dari salah satu barang atau tidak.

Kalau ada indikasi sumber bau, maka segera cuci. Untuk karpet mobil, anda bisa mencucinya menggunakan air sabun dan busa. Lalu jemur karpet ini.

Setelah semua isi kabin keluar periksa sela-sela kabin untuk menemukan apakah ada sampah atau bangkai hewan yang terselip. Karena seperti yang dikatakan diatas, sumber bau ini bisa berasal dari sela-sela kabin.

2. Buka filter AC dan bersihkan

Filter AC lokasinya ada didalam console atau laci sebelah kiri. Kalau anda melepas laci tersebut, maka anda akan melihat box yang didalamnya terdapat filter AC. Coba bersihkan filter AC menggunakan angin bertekanan rendah atau kalau tidak ada, anda bisa mengusap-usapnya dengan busa kering.

3. Kalau jok berbahan kulit, bisa dilepas dan dicuci

Terkadang, jok mobil dipenuhi keringat atau tumpahan air. Sehingga, sumber bau bisa berasal dari jok ini. Tapi apabila jok mobil anda dilengkapi sarung jok berbahan kulit atau apapun (kecuali beludru), anda bisa membersihkannya dengan mudah.

Bisa dengan menyikatnya menggunakan sikat halus, atau dengan mencucinya langsung dengan air sabun lalu keringkan.

4. Cek bagian lantai kabin, kalau ada kotoran bersihkan menggunakan air sabun

Sama halnya dengan jok, tapi untuk bagian langit dan jok anda cuku gosok bagian yang kotor menggunakan sikat gigi bekas yang dicelup ke air sabun. Tata caranya bisa anda cek pada artikel berikut Cara membersihkan jamur pada plafon mobil

Cara ini sederhana tapi mampu mengangkat jamur dan kotoran yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap.

5. Bersihkan bagian door trim dan langit mobil menggunakan air sabun

Untuk bagian doortrim juga sama caranya dengan langkah yang diatas, tapi untuk door trim yang berbahan keras (plastic) supaya lebih efektif bisa anda gunakan busa.

6. Jemur mobil dengan kondisi semua pintu terbuka

Kalau urusan kabin sudah dibersihkan, dan anda tidak lagi mencium bau tidak sedap jangan dulu untuk memasukan semua barang. Tetapi jemur dulu mobil diarea yang teduh selama sekitar 30 menit dengan kondisi semua pintu terbuka lebar. Tapi kalau kondisi kabin cukup basah, anda harus menjemurnya dibawah terik matahari.

7. Beri pengharum ruangan

Terakhir anda bisa tambahkan pengharum ruangan untuk menyegarkan aroma kabin.

Selain 7 cara diatas, ada satu cara lagi yang paling efektif yakni dengan membawa mobil ke salon mobil. Dikatakan efektif karena kita Cuma menunggu, dan mobil akan digarap oleh tangan profesional. Jadi bisa dipastikan bersih meski harus merogoh kocek cukup dalam.

Yang perlu diperhatikan, kalau bau tidak sedap masih kategori ringan mending anda saja yang membersihkan tanpa harus membawanya ke salon mobil. Tetapi kalau bau tidak sedap muncul setelah mobil kebanjiran, mending langsung menghubungi salon mobil.

7 Tanda Ban Mobil Harus Ganti

Sama seperti komponen mobil lain, ban juga komponen yang memiliki masa pakai. Umur ban mobil pun tidak bisa kita predikis, ada ban mobil yang mampu bertahan hingga 3 tahun dan ada pula yang hanya bertahan 1 tahun.

Sehingga untuk mengetahui apakah ban mobil masih bagus atau tidak, kita harus mengeceknya secara langsung.

Tapi tak banyak yang tahu, apa ciri ciri ban mobil yang harus segera diganti. Oleh sebab itu, diartikel ini akan kita bahas bagaimana cara mengecek apakah ban mobil masih bagus, atau perlu diganti.

9 Tanda Ban Mobil Perlu Diganti

img : gshservice.com

1. Ketebalan tread melewati TWI

Yang pertama, permukaan tread ban mulai tipis. Untuk mengeceknya, cukup mudah. Anda hanya tinggal melihat kedalaman alur yang ada dipermukaan ban. Biasanya di tengah alur tersebut terdapat karet TWI (tread wear indicator).

TWI ini dijadikan patokan apakah tread ban tipis atau tidak, kalau kedalaman alur ban rata dengan TWI maka artinya tread ban tipis dan ban perlu diganti.

2. Ada benjolan pada ban

img ; pakwheels.com

Benjolan bisa disebabkan karena lapisan sabuk ban (lapisan dalam ban) mengalami deformasi. Penyebabnya bisa karena panas, atau sering dipakai pada jalan yang tidak rata.

Resiko ban benjol ini, ban rentan bocor dan rentan meledak. Selain itu, handling mobil juga akan terganggu. Sehingga apabila anda melihat benjolan pada ban mobil anda, sebaiknya anda ganti ban mobil tersebut.

3. Ban botak dibagian tengah

Selanjutnya, ban botak hanya dibagian tengah. Terkadang, ada kondisi dimana kedalaman alur ban masih tebal namun dibagian tengah, ban sudah gundul. Ini juga menjadi salah satu tanda ban yang harus ganti.

Pasalnya, ban gundul dibagian tengah akan mengurangi ketahanan ban dibagian permukaan tengah. Sehingga apabila melewati jalan tidak rata atau melewati kerikil sangat rentan bocor. Solusinya, anda perlu ganti ban dengan yang baru.

4. Ban botak dibagian samping

Selain dibagian tengah, ada pula kondisi dimana ban botak hanya dibagian samping entah bagian dalam atau bagian luar ban. Ini disebabkan biasanya karena faktor suspensi yang bermasalah, bisa karena bushing suspensi yang mulai rusak atau karena pegas suspensi yang mulai lemah.

Apabila anda menemui kondisi ini, lakukan pengecekan sistem suspensi dan ganti ban. Tetapi apabila hanya satu atau dua ban yang mengalami botak samping ini, anda bisa rotasi ban sesuai arah rotasinya.

5. Ban belum pernah ganti selama 3 tahun

Seperti yang dijelaskan diawal, umur ban tidak mesti. Ada yang sanggup digunakan hingga 3 tahun ada juga yang tidak sampai. Apabila ban mobil anda sudah berumur tiga tahun namun pemakaian mobil sangat jarang mungkin tidak masalah.

Tetapi apabila sampai 3 tahun ban belum diganti dengan intensitas pemakaian mobi sering, maka ban harus segera diganti.

6. Permukaan ban retak


Ban yang retak bisa disebabkan karena faktor umur, maupun faktor cuaca yang ekstrem. Mobil yang sering melintasi jalan berkerikil juga rentan mengalami retak, apabila permukaan atas maupun samping ban sudah retak segera ganti ban tersebut.

Memang, ban yang retak masih bisa dipakai tapi ketahanan ban akan berkurang serta handling mobil juga akan terganggu. Kecuali permukaan yang retak hanya sedikit, mungkin masih bisa ditoleransi.

7. Permukaan ban bergelombang

Mungkin anda pernah menemui permukaan atas ban bergelombang, ini bisa disebabkan oleh banyak hal salah satunya karena faktor wheel aligment yang kurang seimbang. Sehingga ketika anda menemui salah satu ban mobil bergelombang, segera lakukan spooring balancing.

Sementara ban yang bergelombang tersebut, jelas harus diganti karena bisa menurunkan daya tahan ban serta mengurangi handling.

8. Permukaan ban berserabut

Sama halnya dengan ban yang bergelombang, ban berserabut juga bisa disebabkan karena faktor wheel alignment yang tidak seimbang. Sehingga kalau anda menemui kondisi seperti ini, lakukan saja spooring balancing. Tapi untuk ban yang berserabut bisa tetap dipakai apabila kedalaman alur tread masih diatas minimal.

Atau solusi lain, anda bisa lakukan rotasi ban agar keausan ban bisa lebih merata. Namun, kalau tidak memugkinkan (kondisi ban sudah tipis) maka ganti saja.

9. Ban sudah sering bocor dan sering ditambal

Untuk ban yang sering bocor, maka jumlah tambalan pada ban tersebut juga menjadi lebih banyak. Sementara itu, ban tambalan kurang baik dalam ketahanan artinya semakin banyak jumlah tambalan maka resiko ban bocor atau bahkan meledak juga lebih besar.

Solusinya, anda perlu mengganti ban tersebut dengan yang baru apalagi kalau anda akan menempuh perjalanan jauh.

Tips Mengganti Mobil Agar Berkendara Tetap Nyaman


Biasanya saat kita mengganti ban baru, kita bingung karena dihadapkan pada banyak sekali pilihan. Anda juga harus mengetahui jenis-jenis ban karena tiap ban memiliki spesialisasi tersendiri.


  • Pilih ban dengan merk dan spesifikasi sama seperti ban sebelumnya
  • Ganti empat ban sekaligus, ini akan menjaga handling tetap baik
  • kalau ada ban yang masih bagus, anda bisa ganti hanya bagian depan atau belakang saja


demikian artikel tentang tanda ban mobil harus diganti, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Cara Mengetahui Kualitas Oli Mesin Mobil

Oli mesin merupakan salah satu komponen yang harus terus dijaga kualitasnya, pasalnya oli mesin yang buruk akan berdampak pada pelumasan yang buruk pula.

Hasilnya, mesin mobil akan lebih cepat rusak.

Kita para pemilik mobil, umumnya mempercayakan perawatan mobil pada bengkel saat service. Tapi, kondisi mobil itu tidak selalu sama.

Misal untuk mobil yang sering dipakai padan jalanan macet, maka KM mobil tetap kecil tapi running hours mesin sebenarnya cukup lama. Sehingga, kualitas oli mesin akan berkurang lebih cepat.

Kalau kita ikuti jadwal service, mungkin sebelum tanggal service kualitas oli mobil sudah berkurang jauh. Solusinya, kita juga perlu melakukan perawatan minimal mengecek kualitas dan kuantitas oli mesin.

Lalu bagaimana caranya ? simak artikel dibawah.

Cara Cek Kualitas Oli Mobil


Untuk mengetahui apakah oli mesin masih bagus atau perlu diganti, kita perlu melihat sampel oli dari mesin. Untuk mengambil sampel oli mesin, kita bisa lakukan dari deep stik oli. Caranya sebagai berikut ;

1. Pastikan kendaraan terparkir di tempat yang landai

Ini akan mempengaruhi akurasi pembacaan kuantitas oli mesin. Kalau posisi mobil miring, maka tinggi permukaan oli juga akan miring. Akibatnya pembacaan yang tertera pada stik oli bisa lebih banyak atau lebhih sedikit dari aslinya.

2. Tunggu beberapa menit hingga mesin dingin

Sebelum anda mencabut deep stik oli, rasakan dulu suhu mesin mobil anda. Kalau mesin masih panas/baru digunakan maka tunggu beberapa menit hingga suhu mesin hangat.

Mengapa harus menunggu suhu mesin agar turun ?

Ini juga berpengaruh pada akurasi pembacaan volume oli. Saat mesin masih panas/baru saja digunakan, oli mesin masih menempel pada semua komponen mesin yang dilewati jalur pelumas hingga menyisakan sebagian oli didalam oil pan.

Kalau kita cabut stik oli saat suhunya masih panas, maka oli akan kurang. Padahal, oli sebenarnya belum kembali ke oil pan.

3. Buka kap mesin dan cabut deep stik oli

Setelah suhu mesin turun, cabut deep stik oli dari mesin. Untuk mencabutnya kami rasa cukup mudah, karena tinggal ditarik saja. Yang terpenting tarik dengan arah lurus dari lubang stik oli.

Karena kalau arah tarikan tidak lurus, stik oli bisa patah.

4. Bersihkan deep stik oli lalu masukan kembali ke mesin

Setelah deep stik oli terlepas, bersihkan ujung deep stik oli menggunakan kain lap. Setelah itu, masukan kembali deep stik oli kedalam mesin seperti semula.

Ini dilakukan karena saat pertama anda mencabut deep stik, pembacaan volume oli pasti akan penuh karena sebelumnya deep stik sudah terlumuri oli ketika mesin hidup. Jadi, kita lap dulu olinya baru pembacaan kedua bisa lebih akurat.

5. Cabut kembali deep stik oli dan baca hasilnya

img : milesgarage.co.uk

Cabut kembali stik oli dan lihat ujung deep stik. Pada ujung deep stik, pastikan ketinggian oli mesin masih diantara upper level dan lower level. Kalau ketinggian oli mendekati lower level, anda bisa tambahkan oli dengan volume 100-400 ml.

Namun, apabila ketinggian oli berada ditengah antara upper dan lower level tidak ditambah bukan masalah. Selanjutnya, periksa sedikit oli yang menempel pada deep stik untuk mengetahui kualitasnya.

Ciri -ciri oli mesin harus diganti

  • Untuk mesin bensin, warna oli akan lebih coklat/gelap dari warna asalnya. Sementara mesin diesel, meski baru ganti warnanya cenderung hitam.
  • Ada serpihan logam (gram) pada oli, ini bisa dirasakan dengan menyentuh oli.
  • Oli sangat encer, apabila deep stik oli cepat kering setelah dicabut dari mesin bisa menjadi patokan bahwa kekentalan oli sudah turun drastis. Sehingga sifat pelumas oli sudah berkurang


Apabila ketiga gejala diatas anda temui, jangan ragu untuk mengganti oli mesin walau jadwal service belum tiba saatnya. Khususnya seperti kondisi yang dijelaskan diatas (jalanan macet) dimana mesin bekerja lebih lama dari normalnya maka wajar kalau jadwal ganti oli dimajukan.

Itulah tips singkat tentang cara cek oli mobil, semoga menambah wawasan kita semua.

8 Cara Aman Mengemudi Di Tanjakan Agar Tidak "Nggusur"

Di musim liburan, banyak orang memilih objek wisata yang bertema alam seperti pegunungan atau perbukitan. Namun, untuk mencapai objek wisata di pengunungan kita harus bisa menempuh perjalanan yang bisa dibilang curam.

Dikatakan curam karena posisi pegunungan itu naik turun dan berkelok. Meski anda adalah pengemudi yang mahir, belum tentu anda bisa menaklukan medan pegunungan ini kalau belum tahu tekniknya. Apalagi dengan yang pemula ?

Ditambah kondisi jalan yang kadang macet, hujan, diperparah dengan muatan mobil yang kadang tidak ringan. Ini semua mempersulit pengoperasian kendaraan untuk mencapai puncak yang diinginkan. Oleh sebab itu, sebelum anda menempuh perjalanan naik alangkah lebih baiknya anda memahami teknik mengemudi di tanjakan serta kesehatan kendaraan anda.

Agar lebih jelas, kami telah merangkum tips selamat menyetir di tanjakan atau turunan untuk menghadapi segala kondisi.

Tips Aman Mengendarai Mobil Di Tanjakan


1. Pastikan beban mobil anda tidak melebihi batas kemampuan mesin kendaraan

Pertama, kita harus tahu berapa batas kemampuan mobil kita. Kita tak perlu mengukur menggunakan alat untuk mengetahui kemampuan mesin, kita kira-kira saja. Untuk mobil dengan mesin 1.200 cc kebawah akan sedikit kesulitan untuk naik dalam posisi penumpang full.

Contoh mobil dengan mesin kecil namun kabin luas (mampu menampung 7 orang) adalah LCGC. Mobil ini memang murah, tapi performanya pas-pasan. Jadi kalau terpaksa didalam mobil full passanger, anda harus extra hati-hati saat akan naik.

Anda tetap bisa mengemudikan mobil ini ke puncak dengan posisi gigi terkecil (gigi 1) dengan RPM yang agak tinggi. Dengan RPM yang lebih tinggi, tenaga dan torsi yang dihasilkan juga akan lebih tinggi. Namun, untuk menggunakan cara ini anda harus menjaga jarak dengan kendaraan didepan dengan lebih jauh sehingga anda memiliki cukup ruang untuk memacu kendaraan.

2. Sebelum melakukan perjalanan, pastikan kopling dan rem tidak dalam kondisi tipis/bermasalah

Untuk mobil manual, kopling menjadi komponen utama keberhasilan mengemudi di tanjakan di susul dengan rem. Kalau kondisi kopling bermasalah, atau yang biasa dialami itu kampas kopling tipis maka kopling akan lebih mudah selip.

Sehingga, mobil anda memiliki mesin besar dan anda juga memacu mesin dengan RPM lebih tinggi mobil tetap kekurangan tenaga. Tenaga ini akan hilang karena selip pada kopling tadi.

Untuk mengetahui apakah kampas kopling tipis atau tidak, bisa dirasakan saat proses oper gigi. Apakah terasa sulit atau tidak ? kalau masih gampang dan halus maka kopling masih normal. Selain itu, kalau pedal kopling terasa lebih jauh bisa jadi kampas rem mobil tipis.

3. Selain kopling, pastikan wiper juga O.K karena gunung sering hujan

Pegunungan itu identik dengan hujan, kalau hujan turun kita memang aman karena didalam mobil. Tapi air hujan itu bisa mengganggu penglihatan kita karena air akan menempel pada kaca depan. Oleh sebab itu, selain kopling dan rem wiper juga menjadi komponen yang tidak kalah penting saat anda akan menempuh perjalanan naik.

4. Pakai gigi 1, atau 2 ? sesuaikan dengan kemiringan jalan

Kalau kita menanyakan ke orang lain, pake gigi berapa untuk nanjak ? ada yang menjawan pakai gigi 1, ada pula yang menjawab pakai gigi 2. Tapi yang paling tepat, itu situasional.

Untuk menanjak, anda juga bisa menggunakan gigi 3. Kalau semakin rendah gigi, maka torsi mobil akan semakin kuat tapi itu akan mengurangi kecepatan kendaraan. Posisi ini sangat cocok untuk naik di tanjakan curam atau tanjakan yang macet.

Sementara untuk tanjakan yang lebih landai, anda bisa menggunakan gigi 2 atau 3 kalau jalanan tergolong lenggang.

5. Saat naik atau turun, usahakan posisi tangan kanan memegang tuas rem parkir

Ini berfungsi sebagai jaga-jaga agar saat kendaraa didepan mengerem mendadak, mobil kita tidak meluncur ke belakang. Untuk mobil manual, itu punya tiga pedal. Saat naik, posisi kaki kita menginjak pedal gas dan kopling, sementara pedal rem tidak terinjak.

Disini, peran rem tangan akan sangat berguna untuk menahan kendaraan dikala kondisi seperti diatas muncul.

Tapi bagaimana kalau mobil menggunakan e-parking brake ?

Elektronik parking brake, tidak lagi menggunakan tuas untuk rem parkir melainkan sudah menggunakan tombol secara elektronik. Umumnya, mobil dengan kelas E-parking brake seperti ini sudah dilengkapi dengan fitur lain seperti ABS, HSA (hill start assist), ESC (electronic stability control). Anda hanya tinggal mengaktifkan semua fitur tadi, maka kendaraan bisa mengerem secara otomatis ketika anda berhenti ditengah tanjakan.

6. Gunakan teknik setengah kopling, hanya saat kondisi jalan macet

Teknik setengah kopling populer digunakan untuk menanjak, tapi resiko dari teknik ini adalah mempercepat keausan kampas kopling. Ini karena pada dasarnya, setengah kopling adalah menahan kampas kopling agar tetap mengambang (tidak tertekan full namun juga tidak terbebas). Sehingga mobil tetap berjalan dengan kecepatan lebih rendah meski gas mesin sudah tinggi.

Kalau ini dipakai secara terus menerus, mungkin sepulang perjalanan sistem kopling mobil anda akan terbakar sehingga anda harus keluar banyak biaya lagi untuk memperbaikinya.

Namun, teknik setengah kopling ini juga terbukti ampuh untuk membuat mobil berjalan di tanjakan khususnya saat mobil berhenti di tengah jalan yang menanjak. Anda boleh menggunakan setengah kopling, tapi disarankan hanya saat kondisi macet.

7. Meski disamping ada jurang, jangan mengemudi terlalu ke tengah

Ini dia sensasi mengemudi di pegunungan, sebelah kiri jurang dan sebelah kanan tebing. Pada sisi jurang, pengemudi biasanya akan refleks untuk lebih mengarahkan kendaraan ke tengah jalan. Padahal, jalan ini juga jalan dua arah yang dipakai pengguna jalan lain untuk melintas dengan arah berlawanan.

Kalau anda mengarahkan mobil lebih ke tengah, ini akan mengganggu pengguna jalan lain. Apalagi ketika ini terjadi di tikungan. Sehingga kemacetan bisa terjadi.

Jadi, jangan ragu. Stay on track saja, kecuali ada rambu-rambu yang menyatakan jalanan rusak baru anda harus lebih ke tengah.

8. Pastikan kondisi ban serep O.K

Kalau di perkotaan, ban bocor itu bukan masalah. Tapi di pegunungan, ban bocor bisa jadi masalah yang cukup besar. Karena disekitar masih dipenuhi hutan dan jarang sekali ada tukang tambal ban. Jadi kalau ban bocor, harapan anda ada pada ban serep. Oleh sebab itu, pastikan ban serep dalam konsisi O.K

Itulah 8 tips simpel agar aman untuk mengemudi di tanjakan. Ada satu lagi, pastikan anda tidak menyalip kendaraan lain di tanjakan/turunan. Karena ini akan sama-sama beresiko bagi anda dan pengguna jalan yang lain.

Lalu bagaimana dengan mobil matic ?

Mobil matic itu hanya ada dua pedal, jadi rasanya tidak perlu dibahas lagi. Mengemudikan mobil matic ditanjakan sama seperti mengemudikannya di jalanan rata. Hanya saja, kalau ingin lebih pas gunakan posisi D1 pada selektor transmisi otomatis. Posisi ini, akan mengunci posisi gigi tetap kecil sehingga kinerja mesin dan transmisi tidak kerepotan.

Cara Mudah Mengecek Air Aki Mobil

Salah satu komponen mobil yang sensitif adalah aki. Karena sensitifnya aki, kita sebagai pemilik mobil harus selalu mengecek kondisi komponen tersebut. Karena kalau tidak, aki bisa drop/tekor bahkan meledak. Imbasnya, mesin mobil tidak bisa distart karena sistem starter itu menggunakan aki sebagai sumber tenaganya.

Aki sendiri, dibagi menjadi dua kelompok utama yakni ;

  • Aki basah, merupakan aki dengan elektrolit yang bisa diisi ulang melalui tutupnya.
  • Aki kering, merupakan jenis aki tertutup yang tidak perlu diisi elektrolitnya (maintenance free)


Dalam hal ini, pengecekan aki harus dilakukan baik pada aki kering atau aki basah. Tapi khusus untuk aki basah kita wajib melakukan pengecekan elektrolit/air akinya karena sifat aki basah ini terbuka (memiliki ventilasi pada tiap tutup aki). Sehingga air aki berpotensi kurang.

Mengapa air aki perlu dicek ?

Aki basah merupakan tipe ventilated battry yang memiliki lubang ventilasi di tiap selnya. Sehingga air aki didalam sel baterai sangat berpotensi kelua, inilah yang dapat menyebabkan air aki habis. Padahal, pada air aki ini reaksi kimia yang menghasilkan energi listrik berjalan. Sehingga kalau air aki kurang bahkan habis, aki tidak mampu menghasilkan cukup energi listrik.

Lalu bagaimana cara memeriksanya ?

Cara mengecek air aki


Untuk mengecek air aki, caranya cukup mudah karena anda harusnya bisa melihat langsung level ketinggian air aki pada box aki. Supaya lebih detail, ini langkah pengecekan air aki yang aman.

1. Siapkan lap (bisa kain bekas)

Fungsi lap ini adalah untuk membersihkan box aki yang kadang tertutup debu. Debu yang menempel pada box aki dapat menghalangi level aki, sehingga pembacaaan akan sulit dilakukan. Tapi kalau kita mengelapnya, otomatis ketinggian air aki lebih mudah dibaca.

2. Cari penanda/level akinya



Level air aki ini, umumnya terletak dibagian depan aki. Anda dapat menemukannya pada sisi yang mencantumkan merk aki tersebut, biasanya level ini hanya tertulis “upper level” dan “lower level”. Kalau anda menemukan level ini, jangan lupa untuk membersihkan area ini dengan lap agar pembacaan level air aki bisa lebih mudah.

3. Kalau susah diakses, anda harus melepas aki dari mobil

Terkadang, ada mobil yang memiliki tata letak ruang mesin yang sangat amat sesak (biasanya kendaraan penggerak depan). Sehingga saat kita akan mengecek bagian depan aki pun terhalang oleh komponen mesin lainnya.

Solusinya, anda harus melepas/menurunkan aki dari kendaraan. Caranya cukup mudah, anda hanya perlu melepas dua terminal aki menggunakan kunci 10 lalu melepas braket/penahan aki juga dengan kunci 10. Setelah terminal dan braket aki dilepaskan, anda bisa langsung mengangkat aki kemudian menurunkannya dari mobil agar lebih mudah dibaca.

4. Cek ketinggian aki tiap sel

Untuk mengecek ketinggian air aki, anda hanya perlu melihat ketinggian permukaan air aki pada level penanda air aki. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, level penanda ini biasanya ada disisi depan (yang ada merk akinya).

Box aki ini, biasanya transparan sehingga anda bisa melihat permukaan air aki yang terletak didalam aki. Pastikan permukaan air aki ada diantara lower level dan upper level. Namun, pastikan juga aki sudah diletakan dipermukaan yang rata agar pengecekan bisa lebih akurat.

Tapi, bagaimana kalau air aki tidak tembus ?


Biasanya untuk aki yang sudah berumur lama kondisi box aki akan sedikit buram sehingga menyulitkan untuk mengecek level aki. Jalan keluarnya, anda bisa menggunakan senter. Tapi kalau belum tembus juga, cara terakhir anda harus membuka semua tutup aki lalu melihat air akinya. Kalau air aki sampai diatas sel aki (sel aki terendam air aki) maka bisa dikatakan itu masih penuh.

Tapi bagaimana kalau kurang ?

Kalau kurang, anda bisa menambahkannya dengan air aki yang bisa dibeli di bengkel-bengkel motor/mobil. Harganya pun cukup terjangkau paling hanya 10 ribu anda bisa mendapatkan satu botol air aki.

Perawatan pada aki basah agar lebih awet

1. Selalu bersihkan terminal aki

Kadang terminal aki dipenuhi oleh kerak karbon imbas dari reaksi kimia didalam aki. Karbon ini bisa menghambat aliran listrik dari aki, sehingga anda harus membersihkan kerak pada terminal aki menggunakan air panas.

2. Pastikan tutup aki tidak ada yang tersumbat

Tutup aki yang tersumbat, menjadi pemicu aki menggelembung. Untuk menghindarinya, anda harus selalu menjaga agar tutup aki tidak tersumbat. Caranya bisa menggunakan angin bertekanan, atau dengan dicuci.

3. Anda bisa membeli busa cover aki untuk melindungi area tutup aki dari debu

Kalau ingin efektif, anda bisa membeli busa penutup aki yang dipasang untuk melindungi permukaan atas aki dari debu yang beterbangan. Ini akan mencegah tutup aki yang tersumbat.

Selengkapnya ; 6 tips perawatan aki mobil

Itulah sedikit tips tentang cara mengecek air aki mobil, tips ini juga bisa anda terapkan untuk mengecek aki sepeda motor. Semoga bisa menambah wawasan kita.

6 Tips Perawatan Aki Pada Mobil

Pada kendaraan dijaman sekarang sudah tidak dipungkiri lagi bahwa peran baterai atau aki dalam kendaraan sangatlah penting. Baterai berperan dari awal mobil hendak bergerak sampai mobil tersebut berhenti kembali. Yaitu pada sistem pengapian, sistem pengisian, sistem pada control unit, dan sistem kelistrikan pada interior dan eksterior dalam mobil yang membuat mobil lebih nyaman dan aman dikendarai atau disebut sistem baterai SLI ( Starting, Lighting, dan Ignition).

Karena berbagai kelebihan dan peran pentingnya pada kendaraan, baterai harus rutin dirawat agar tetap memberikan suplai tegangan yang dibutuhkan pada sistem kelistrikan mobil.

Baterai yang umum digunakan pada mobil ada 2 tipe yaitu baterai basah dan baterai kering. Baterai basah menggunakan cairan elektrolit yaitu campuran asam sulfur dan air sebagai reaksi kimia untuk menghasilkan tegangan. Sementara baterai kering berisikan kalsium yang berupa seperti gel. Sebelum perawatan ada baiknya pemilik harus tau cara melepas dan memasang baterai dengan benar. Dahulukan melepas kabel klem negatif saat melepas baterai dan mendahulukan memasang kabel klem positif saat memasang baterai, cara ini adalah teknik agar menghindari korslet atau percikan bungan api jika tegangan terhubung kebumi (ground) secara langsung.

cara merawat aki basah biar awet

Perawatan baterai terdiri dari pengecekan visual, pembersihan, pengetesan dan pengisian baterai jika diperlukan. Terminal baterai yang berada diatas baterai dan dudukan baterai harus tetap bersih. Bagian bagian yang berkarat dapat dibersihkan dengan larutan soda kue dan air biasa. Jangan sampai larutan tersebut masuk kedalam baterai (baterai basah).

Bagian bagian yang harus diperhatikan selama perawatan adalah

  1. Kabel terminal positif atau negatif baterai dalam keadaan bagus, tidak sobek, putus dll. 
  2. Terminal baterai bersih
  3. Level elektrolit  yang tepat
  4. Rumah dan tutup bagian atas baterai bersih
  5. Dudukan baterai bersih dan bebas dari karat 
  6. Klem penahan baterai bersih dan mampu menahan baterai dengan kuat


Pada baterai basah cairan elektrolit harus sekitar 6mm sampai 8mm diatas bagian atas separator (pemisah) baterai. Air harus ditambah ke masing masing sel jika perlu, agar elektrolit berada pada level yang benar. Jangan mengisi berlebihan karena dapat menyebabkan elektrolit tumpa selama proses charging, menyebabkan karat pada terminal, dudukan baterai, dan bagian bagian yang berdekatan.

Ada beberapa cara pengecekan level elektrolt. Elektrolit dapat dilihat dengan melepas tutup pengisian dan melihat dari lubang tersebut.  Ada juga baterai dengan rumah transparan yang memiliki tanda level atas dan level bawah di rumah baterainya, sehingga pengecekan lebih cepat tanpa melepas ventilasi pengisiannya.

Baca pula ; Cara mudah mengecek air aki

cara mengisi air aki mobil

Pengetesan Baterai


Ada dua metode yang biasa digunakan untuk melakukan pengetesan baterai

1. Test hydometer (baterai basah)



Hydometer digunakan untuk mengukur massa jenis elektrolit pada masing masing sel. Semua hasil pengukuran kurang lebih sama. Jika ada bagian sel yang hasilnya jauh lebih kecil dari yang lain dapat mengindikasikan kerusakan pada sel tersebut. Jika semua hasilnya rendah mka harus di charge dahulu lalu dilakukan pengetesan lagi. Jangan memindahkan elektrolit dari satu sel ke sel yang lain.

2. Baterai tester ( baterai kering)


merawat aki kering jarang dipakai

Pengetesan dilakukan dengan cara memasukkan data spesifikasi baterai dan kabel baterai tester di sambungkan ke terminal baterai. Perlu diketahui bahwa kabel jepit warna merah ke terminal positif dan warna itam ke termina negatif.

Charging Baterai


Proses pengisian baterai dilakukan dengan menghubungkan kabel positif charger ke positif baterai dan negatif charger ke negatif baterai. Charger menyediakan tegangan sedikit lebih banyak agar arus dapat mengalir dari charger ke baterai.

mengatasi aki tekor pada mobil

Penulis sendiri sebagai seorang mekanik brand mercedes-benz bertujuan membagikan ilmu kepada pembaca agar mengerti dan bisa merawat baterai mobilnya sendiri sebelum terjadi problem yang bisa merugikan pemilik mobil.

Ditulis oleh : Miftahul Aidil Fitrah Sibuea

Waspada Rem Blong, Ini 4 Tanda Minyak Rem Mobil Habis

Apakah anda memiliki permasalahan terkait rem ? dan apakah anda tahu dimana letak pangkal masalahnya ? bisa saja masalah rem yang anda alami itu berasal dari minyak rem yang kurang. Lalu apa saja ciri cirinya ? simak ulasan dibawah.

Sebelumnya, perlu ditekankan bahwa minyak rem ini memiliki peran yang sangat vital pada rem mobil yang umumnya menerapkan sistem hidrolik. Jadi setiap kali ada permasalahan terkait rem hidrolik ini, jangan anggap remeh dan segera cari tahu penyebabnya.

Resiko minyak rem yang habis


  1. Rem sering blong saat pagi hari/awal mengemudikan mobil di hari itu. Ini disebabkan karena ada udara didalam saluran hidrolik rem (rem masuk angin)
  2. Rem bisa blong saat anda melintasi tanjakan/turunan. Ini disebabkan karena kerataan permukaan minyak rem akan miring karena posisi mobil miring, sehingga ada kondisi dimana permukaan minyak rem lebih rendah dari niple masuk saluran hidrolik rem. Dan ini menyebabkan masuk angin.
  3. Resiko kerusakan pada komponen mobil, kalau ada kebocoran minyak rem. Minyak rem juga bersifat asam, sehingga kalau terkena komponen mobil maka akan membekas.


Pertama, anda perlu memahami ada dua penyebab yang membuat minyak rem didalam mobil itu berkurang. Yakni ;

  • Kampas rem yang tipis, kampas rem yang tipis akan memaksa piston untuk terdorong lebih keluar. Sehingga ada penambahan ruang hidrolik didalam kaliper dan ruang ini akan diisi oleh minyak rem dari reservoir.
  • Ada kebocoran, kebocoran minyak rem bisa terjadi dimana saja. Bisa pada seal antar komponen hidrolik rem, ataupun pada sambungan selang rem. Intinya kalau minyak rem bocor, maka volume minyak rem akan semakin berkurang.


Lalu, apa tanda tanda minyak rem mobil yang habis ?

Ciri Minyak Rem Habis


Sebagai pengemudi tentu kita tidak bisa memeriksa setiap saat kondisi minyak rem, sehingga untuk mengetahui ada masalah atau tidak, ya kita harus peka merasakan tanda-tandanya. Termasuk saat minyak rem mobil habis, umumnya akan memunculkan beberapa ciri seperti berikut ini.

1. Brake warning light menyala

Tanda yang pertama adalah brake warning light atau lampu indikator rem. Lampu indikator ini ada pada dashboard mobil anda dan akan menyala apabila ada masalah pada sistem rem termasuk masalah minyak rem yang kurang.

Indikator ini berbeda dengan indikator ABS. kalau ABS itu bentuknya lingkaran dengan tulisan “ABS”. tapi lampu indikator rem juga berbentuk lingkaran dengan tanda pentung ditengahnya, umumnya lampu ini akan bersinar merah atau kuning.

2. Rem ngempos/blong saat berada pada turunan

Mungkin anda pernah merasakan dimana rem terasa ngeblog saat anda melewati turunan. Ini bisa menjadi tanda minyak rem yang hampir habis. Alasannya, saat posisi mobil miring maka posisi minyak rem juga tidak rata-rata air.

Sehingga ada bagian yang lebih rendah dan ada bagian yang lebih tinggi. Kalau bagian yang lebih rendah itu adalah niple masuk ke saluran hidrolik maka rem akan ngeblong karena yang masuk kesistem hidrolik rem itu udara. Inilah yang membuat pedal rem terasa ngempos saat ditekan.

3. Rem ngempos dipagi hari/saat awal mobil digunakan

Selain di jalanan turunan, pedal rem yang ngempos juga akan terasa saat pertama kali anda menginjak pedal rem dihari itu. Ketika mobil didiamkan dalam waktu beberapa jam, maka udara didalam saluran hidrolik rem bisa mengembang.

Sehingga saat pedal rem ditekan, tekanan itu hanya akan mengompress udara didalam saluran hidrolik. Dan pedal rem akan kembali keras ketika anda sudah mengocok rem beberapa kali hingga udara didalam saluran hidrolik rem dalam kondisi tertekan.

Dari mana udara ini masuk ?

jelas dari niple masuk saluran hidrolik rem didalam reservoir karena volume minyak rem ada dibawah rata-rata. Udara ini bisa masuk saat kondisi minyak rem terguncang (yang membuat permukaan bawah reservoir sering terlihat).

4. Ada bekas tetesan minyak rem dilantai garasi

Tanda yang terakhir, anda akan menemukan tetesan minyak rem dilantai pada garasi anda apabila ada kebocoran minyak rem. Warna minyak rem itu kuning kecoklatan, jadi apabila ada kebocoran minyak rem akan sangat mudah dikenali.

Kalau anda mendeteksi tanda-tanda diatas, langkah awal adalah dengan membuka kap mesin lalu cek volume minyak rem. Untuk mengecek minyak rem, anda bisa melihat ketinggian minyak rem pada tabung reservoir yang transparan atau dengan membuka tutup reservoir untuk melihat minyak rem secara langsung.

Kalau ternyata minyak rem positif kurang, jangan langsung menambahkannya. Anda perlu mengecek apakah ada kebocoran atau tidak pada jalur hidrolik rem. Kalau selang dan sambungan sistem hidrolik rem kering, anda bisa mengisi minyak rem ke reservoir sampai volume maksimal.

Tapi, untuk amanya anda harus membawa mobil anda ke bengkel. Karena kalau anda pernah merasakan rem ngempos, itu tandanya ada udara didalam sistem hidrolik rem dan meski minyak rem sudah penuh udara ini tidak bisa keluar tanpa melakukan bleeding.

Selain itu, minyak rem yang kurang pasti ada sesuatu yang salah. Entah karena ada kerusakan yang tidak nampak atau karena kampas rem sudah sangat tipis. Lalu, apa langkah selanjutnya saat minyak rem terdeteksi berkurang atau bahkan habis ?


  1. Kalau minyak rem berkurang, cek 4 ciri diatas mana yang tampak pada mobil anda.
  2. Kalau berkurangnya minyak rem dikarenakan kampas rem yang tipis, solusinya cukup mengganti kampas rem dan anda jangan menambahkan minyak rem lagi kedalam reservoir. Karena piston pada caliper akan di press, sehingga minyak rem akan terdorong naik kembali.
  3. Kalau berkurangnya minyak rem dikarenakan ada indikasi bocor, segera perbaiki komponen yang bermasalah sebelum mengisi minyak rem.
  4. Apabila sebelumnya ada gejala rem blong meski hanya kadang-kadang, anda harus melakukan bleeding atau buang angin. Tata caranya bisa anda simak pada artikel berikut Cara buang angin pada rem mobil
  5. Kalau anda kesulitan, lebih baik bawa saja mobil ke bengkel demi keamanan dan keselamatan kendaraan. Karena mekanik yang sudah ahli pasti tahu bagaimana prosedur yang aman untuk mengatasi masalah ini.


Itu saja artikel singkat tentang tanda minyak rem mobil habis. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.

PERSIAPKAN, 11 Tips Aman Sebelum Tempuh Perjalanan Jauh

Libur panjang dan lebaran adalah momen yang membuat banyak orang pergi keluar kota untuk berlibur atau mudik ke kampung halaman. Selain menggunakan transportasi umum, mereka yang punya kendaraan pribadi lebih memilih menyetir mobil sendiri bersama sanak keluarga ke kota tujuan.

Yang harus diingat, saat mudik perjalanan yang ditempuh itu bisa ratusan kilometer belum macetnya. Sehingga waktu tempuh bisa mencapai lebih dari 5 jam. Sebelumnya kita telah membahas hal apa saja yang perlu anda siapkan sebelum menyetir jarak jauh.

Di artikel ini, kita akan membahas persiapan mobil sebelum menempuh perjalanan jauh.

Pengecekan Mobil Sebelum Berkendara Jarak Jauh



Kita tentu tidak mau ada trouble saat kita sedang berkendara apalagi berkendara dengan jarak yang cukup panjang. Sehingga, anda harus memastikan semua komponen pada mobil anda berfungsi dengan normal.

Lalu apa yang perlu dicek sebelum menjalankan mobil ? Setidaknya ada 9 pengecekan yang harus dilakukan antara lain ;

1. Pastikan anda sudah service ke bengkel resmi sebelum berkendara

Wajib hukumnya anda membawa mobil anda ke bengkel untuk service besar seminggu sebelum berkendara jarak jauh. Dengan service ini, semua komponen mobil akan dicek tentu oleh tangan profesional dan dengan alat yang memadai.

Saar service, katakan juga ke service advisor bahwa anda akan membawa mobil tersebut untuk berkendara jarak jauh. Sehingga para teknisi akan melakukan pengecekan secara menyeluruh ke komponen-komponen terkecil sekalipun.

2. Cek roda dan ban



Ban mobil anda harus dalam kondisi baik, definisinya pastikan kedalaman tread yang terlalu tipis. Bisa anda lihat pada TWI (tread wear indicator) yang belum rata dengan permukaan ban. Selain itu, pastikan permukaan ban tidak ada benjolan atau retak. Kalau ada gejala ban rusak, segera lakukan penggantian karena kalau dipaksakan bukan hanya bocor tapi ban juga meledak.

Yang tak kalah penting, ban serep juga harus OK. Pastikan kondisinya tidak bocor karena kita tidak tahu apakah saat menempuh perjalanan nanti ban mobil kita akan bocor atau tidak.

3. Pastikan semua oli dalam kondisi normal

Cek stik oli mesin dan lihat level olinya, kalau masih dalam range normal maka itu tidak masalah. Pastikan juga pada service sebelumnya anda sudah mengganti oli mesin mobil anda.

Selain oli mesin, beberapa oli yang juga perlu dicek antara lain ;

  • Oli transmisi, khusus untuk transmisi matic lebih baik ganti oli baru sebelum tempuh perjalanan jauh.
  • Oli power steering, mengeceknya juga sama dengan membuka tutup reservoir oli power steering dan lihat pada level olinya.
  • Brake fluid, minyak rem harus dalam kondisi penuh (ada pada batas atas). Kalau dalam kurun waktu 2 tahun belum pernah ganti minyak rem, segera ganti minyak rem dengan yang baru saat service.
  • Oli gardan, khusus untuk mobil berpenggerak belakang (seperti Avanza dan Innova) oli gardan juga harus penuh. Untuk mengeceknya mungkin sedikit tricky, sehingga anda bisa tanyakan ke teknisi saat service.


4. Bawa 1 liter oli mesin cadangan untuk jaga-jaga

Ini untuk jaga-jaga, khususnya bagi anda yang akan menyetir jarak jauh menggunakan mobil yang berumur lebih dari 5 tahun. Masalah bocor oli, memang sering terjadi pada kendaraan terlebih pada mobil-mobil berumur. Meski sebelumnya sudah kita cek di bengkel dan tidak ada masalah, siapa tahu saat anda memacu kendaraan dengan waktu cukup lama masalah bocor oli muncul.

Sehingga untuk solusi daruratnya, anda harus menuangkan oli ke mesin secara bertahap untuk menjaga oli agar tidak sampai habis.

5. Pastikan kondisi rem baik dan kampas rem masih tebal



Selain minyak rem, sistem aktuator rem juga menjadi pertimbangan penting dalam braking system pada mobil. Pastikan, rem terasa padat dan pakem saat digunakan serta pastikan juga kondisi kampas rem masih tebal.

Pengecekan kampas rem dilakukan saat service, kalau kondisinya mengambang (agak tipis tapi masih bisa dipakai) mending ganti saja karena kita akan menempuh perjalanan jarak jauh dengan waktu pengoperasian rem yang juga lebih lama.

6. Pastikan air radiator normal, dan semua saluran sistem pendingin OK

Cek air pendingin/air radiator, pastikan dalam posisi normal (tidak kurang dan tidak berlebihan). Anda bisa mengeceknya dengan melihat pada reservoir tank, kalau tinggi air ada pada range level air maka itu normal.

Pastikan juga semua selang radiator dalam kondisi baik, artinta tidak ada yang lembek. Karena kalau selang lembek, panas mesin yang terbentuk saat anda berkendara bisa memicu terjadinya kebocoran air radiator.

7. Semua lampu harus dalam kondisi menyala

Lampu depan, lampu belakang, sein, dan fog lamp. Pastikan semuanya dalam kondisi menyala, untuk jaga-jaga anda juga bisa membawa bolam lampu cadangan satu untuk lampu depan dan satu untuk lampu rem (lampu belakang).

8. Aki juga harus dalam kondisi normal



Kondisi aki yang baik memang harus dibuktikan dengan pengecekan tegangan dan arus (untuk aki MF/kering). Sementara untuk aki basah, harus dilakukan pengecekan tegangan dan berat jenis air aki. Anda bisa meminta teknisi untuk melakukan pengecekan ini saat service.

Atau, anda juga bisa melihat kode warna pada indikator aki, beberapa aki menyediakan indikator ini. Kalau masih berwarna hijau maka aki masih baik.

9. Bila perlu lengkapi spare fuse pada fuse block

Pada ruang mesin, anda akan menemukan fuse box. Yakni sebuah box berwarna hitam yang apabila dibuka berisi kumpulan sekering dan relay. Biasnya, pada tutup fuse box terdapat tempat untuk sekering cadangan.

Fungsi sekering cadangan ini adalah sebagai pengganti apabila ada salah satu sekering putus. Kalau sekering putus, maka salah satu sistem kelistrikan mobil akan mati, sehingga untuk mengantisipasi hal ini anda bisa membeli sekering cadangan.

10. Pastikan anda membawa beberapa tool

Tool yang diperlukan antara lain ;

  • Kunci roda
  • Dongkrak
  • Pompa ban portable
  • Obeng (- dan +)


Alat-alat sederhana itu, diperlukan apabila ada sedikit masalah pada mobil anda ditengah jalan. Jadi, untuk jaga-jaga anda bisa melengkapi mobil dengan tool sederhana itu.

11. Pastikan sistem wiper normal

Yang perlu diperhatikan adalah karet wiper, pastikan beroperasi dengan normal mampu menyapu air tanpa meninggalkan sisa embun atau baret. Wiper ini juga diperlukan karena kita tidak tahu kondisi cuaca saat kita berkendara, kalau hujan wiper akan sangat berguna untuk menyapu air hujan pada kaca mobil.

Itulah 11 tips sederhana untuk persiapan mobil sebelum berkendara jarak jauh, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.