Showing posts with label Tips Mobil. Show all posts

Umur Kampas Kopling Mobil Berapa Lama ?

Para pemilik mobil biasanya fokus melakukan perawatan disektor mesin serta eksterior mobil, sementara bagian yang tidak terlihat seperti kopling juga memerlukan perawatan.

Padahal, fungsi kopling ini bisa dibilang vital juga. Karena kopling menjadi jembatan tenaga antara mesin dan transmisi. Kalau kopling bermasalah, maka tenaga yang ditransfer ke transmisi menjadi lebih kecil sehingga akselerasi mobil lemah, dan power mobil juga lemah.

Masalah yang paling umum dan sering pada sistem kopling, adalah kampas kopling habis. Bagi yang tidak tahu, kampas kopling itu bentuknya seperti piringan yang dilapisi semacam bahan keramik dibagian lingkaran luarnya. Bahan keramik tersebut memiliki permukaan yang kasar bahannya lebih lunak daripada logam.

Sehingga ketika menerima putaran dari mesin, kopling tidak mengalami selip.


Ketika kampas kopling habis, itu artinya lapisan keramik pada piringan kopling sudah habis tergerus. Sehingga kopling tidak mampu menerima putaran mesin dengan maksimal. Itulah yang menyebabkan performa mobil turun.

Sekarang pertanyaannya, berapa lama kampas kopling akan bertahan sebelum akhirnya habis ?

Pertanyaan tersebut sebenarnya relatif, karena memang tidak ada jawaban yang baku. Masalahnya ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi usia kampas kopling. Dari mulai faktor kualitas bahan kampas kopling, gaya pengemudian, seberapa sering mobil digunakan, hingga medan yang ditempuh oleh mobil mempengaruhi umur kampas kopling.

Tapi umumnya, kampas kopling masih bisa digunakan dengan baik hingga 30 ribu KM.

Itu adalah angka rata-rata, faktanya dilapangan bisa lebih dari itu bahkan kampas kopling juga bisa bertahan hingga 50 ribu KM kalau gaya pengemudiannya tidak ugal-ugalan serta jarang menempuh medan berat.

Tapi sebagai patokan kapan waktu untuk mengganti kampas kopling, anda bisa melihat dari ciri atau gejala yang muncul. Jadi jangan gunakan Kilometer atau periode waktu sebagai patokan saat akan mengganti kampas kopling. Tapi gantilah kampas kopling kalau gejaka kampas tipis muncul.

Apa saja gejalanya ?

1. Sulit masuk gigi

Ketika tuas transmisi susah dipindahkan pada posisi berapapun, bukan berarti ada masalah pada transmisinya. Karena itu justru banyak disebabkan karena faktor kopling yang mulai tipis.

Alasannya, ketika ada masalah pada kopling seperti kampas kopling yang tipis maka kopling akan lebih sulit terbebas. Sehingga gigi transmisi terasa sulit untuk dipindahkan.

2. Kopling terasa lebih tinggi

Baru menginjak sedikit saja, mesin sudah meraung. Itu merupakan tanda berikutnya, kalau kampas hampir habis maka mesin mudah sekali selip. Sehingga baru menekan pedal kopling sedikit saja, sudah terjadi selip pada kopling yang menyebabkan mesin meraung.

3. Mobil mengalami penurunan performa

Ini merupakan tanda yang paling dirasa, ketika kampas kopling habis maka performa mobil akan mengalami penurunan. Dari mulai akselerasi, kalau biasanya untuk mencapai kecepatan 60 KM/jam bisa ditempuh dalam waktu 5 detik, maka ini bisa molor sampai 8 hingga 10 detik.

Tanda penurunan performa lainnya akan sangat terlihat ketika mobil menanjak, bisa dipastikan mobil tidak akan kuat meski anda sama sekali tidak menginjak pedal koplingnya.

Disarankan kalau tanda-tanda tersebut muncul segera ganti kampas kopling, karena kalau terlambat maka masalah bisa menjalar ke komponen lainnya.

Lalu berapa biayanya untuk ganti kampas kopling mobil ? anda bisa lanjutkan pada artikel berikutnya. Ini dia linknya Biaya ganti kampas kopling mobil.

Berapa Lama Cas Aki Mobil ? Ini Dia Cara Menghitungnya

Charging atau proses pengisian aki mobil, dilakukan untuk mengembalikan voltase atau tegangan aki mencapai 12 Volt. Jadi charging ini dilakukan ketika tegangan aki terdeteksi kurang dari 12 volt.

Namun kalau aki tekor, maka tidak dapat dicas melainkan perlu diganti baik ganti air akinya atau ganti satu set akinya.

Alasannya, kalau aki tekor itu akan mengalami penurunan kapasitas. Sehingga kalau aki soak, maka tegangan tetap 12 volt namun AH-nya yang mengalami penurunan. Inilah yang membuat aki tidak dapat dicas, kalaupun tetap dicas maka aki akan langsung habis karena memang kapasitas arus yang mempu disimpan itu sedikit.

Lalu ada pertanyaan, berapa lama cas aki mobil ?


Pada dasarnya mengecas aki mobil sama seperti mengecas baterai HP. Semakin tinggi kapasitas akinya maka semakin lama juga waktu untuk mengecasnya.

Tapi jangan khawatir karena di artikel ini Autoexpose akan membahas secara simple cara untuk menghitung waktu pengisian aki.

Yang anda perlukan, anda harus tahu berapa kapasitas aki mobil anda. kalau pada HP itu ada mAH (mili ampere hour) sementara aki mobil kapasitasnya menggunakan AH (ampere hour). Anda bisa mencari berapa kapasitas aki pada dinding aki.

Secara umum, ada dua jenis pengisian aki yakni pengisian lambat dan pengisian cepat.

1. Pengisian lambat

Pengisian lambat merupakan proses pengisian aki mobil dengan arus listrik kecil sehingga waktu yang dibutuhkan menjadi semakin lama. Pengisian lambat biasanya digunakan untuk mengecas aki saat malam hari.

Aki biasanya akan dicas sambil ditinggal tidur, sehingga agar aman aki dicas secara lambat. Biasanya arus maksimal yang digunakan hanya 10 %

Untuk menghitungnya, kami ambil contoh aki 12 volt 40 AH.


  • Langkah pertama anda hitung dulu arus pengisiannya, karena ini pengisian lambat maka arusnya Cuma 10% atau kalau dihitung 40 x 10% = 4 A.
  • Selanjutnya masukan kedalam rumus berikut (kapasitas aki (AH)/arus pengisian) + (20% x kapasitas aki/arus pengisian)


Kalau dimasukan maka akan seperti ini ;
(40/4)+(20% x 10)
10 + 2 = 12 jam.

Bisa dikatakan lama waktu cas aki mobil menggunakan pengisian lambat itu sekitar 12 jam.

2. Pengisian cepat

Pengisian cepat menggunakan arus yang lebih besar, biasanya mencapai 40% sehingga waktu pengecasan menjadi lebih cepat. cara menghitungnya pun sama tapi arus yang digunakan itu perlu dihitung ulang karena menggunakan 40% arus.

40 x 40% = 16 A

Maka waktunya adalah (40/16) + (20% x 2,5) = 2,5 + 0,5 = 3 jam

Disini bisa disimpulkan, ketika anda akan mengecas aki menggunakan charger manual maka membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk pengisian lambat dan hanya 3 jam untuk pengisian cepat.

Namun, kalau anda tidak ingin menghitung seperti diatas anda bisa gunakan charger otomatis. Charger otomatis ini seperti charger Hp yang dapat mengisi aki sampai full secara otomatis. Jadi anda tinggal putar saklar ke fast charging atau slow charging maka charger akan mengestimasi waktu pengisian dengan sendirinya.

Bunyi Pada Rem Mobil Matic, Apa Itu Normal ?

Setiap bunyi-bunyian yang muncul pada rem mobil bisa menunjukan bahwa ada masalah pada sistem rem. Contohnya bunyi berdecit yang mengindikasikan kampas rem habis.

Selain bunyi berdecit, bunyi lain yang sering muncul adalah bunyi gesekan (grinding) dan bunyi nguk.

Apalagi pada mobil bertransmisi matic, ada beberapa orang yang mengeluhkan bahwa ada bunyi pada mobil matic saat direm dan bunyi tersebut sering sekali muncul padahal kampas rem masih baru, sementara pada mobil manual bunyi tersebut hanya muncul ketika kampas rem tipis atau ketika ada masalah lain.

Lalu apakah bunyi rem pada mobil matic itu normal atau ada masalah ?

Penyebab rem mobil bunyi


Secara umum, rem yang bunyi saat pedal rem diinjak mengindikasikan adanya gesekan yang kurang halus antara kampas rem dan piringan rem. Jadi itu bisa mengindikasikan sebuah masalah, namun kalau bunyinya tidak terlalu keras bisa jadi karena faktor deselarasi didalam transmisi matic.

Hal yang menyebabkan bunyi pada rem mobil matic antara lain ;

1. Kampas rem non ori bisa menyebabkan bunyi

Pertama dari faktor kampas rem, kalau kampas rem habis tentu saja bunyi akan muncul. Tapi bukan Cuma habis, kampas rem yang kotor, atau kampas rem yang tidak ori pun bisa menyebabkan bunyi pada rem.

Jadi yang tahu Cuma anda sendiri apakah bunyi tersebut muncul sehabis anda mengganti kampas rem yang bukan ori atau bunyi tersebut muncul begitu saja.

Alasan rem bunyi, karena bahan pada tiap kampas rem itu beda. Sekilas memang sama, namun detail bahannya tentu saja beda. Sehingga kalau anda paksakan kampas rem bukan ori, maka sama saja anda memasang kampas rem dengan bahan yang tidak pas untuk mobil anda sehingga akan berbunyi.

Selain kampas rem yang bukan ori, cek juga pinggiran kampas rem. Kalau kotor dan lancip, coba haluskan menggunakan amplas.

2. Piringan rem yang tidak rata

Piringan rem yang tidak rata akan membuat rem bergetar ketika diaktifkan serta dapat menimbulkan bunyi. Penyebab piringan sehingga tidak rata, itu bisa berasal dari faktor pemakaian kampas rem yang tidak ori.

Masalah ini sepele karena hanya mengganti kampas rem tapi bukan yang ori, padahal seperti yang dikatakan diatas, setiap kampas rem punya komposisi bahan yang beda sehingga bisa saja kampas rem yang anda pakai tidak cocok dengan piringan rem sehingga piringan rem yang kalah.

Selain faktor kampas rem yang tidak ori, kampas rem yang habis juga bisa menyebabkan piringan rem tergerus. Ini disebabkan karena frame dari kampas rem juga terbuat dari logam. Jadi kalau kampasnya habis, otomatis yang bergesekan itu sama-sama logam.

Untuk mengeceknya, bisa anda raba menggunakan tangan tapi ini bisa dilakukan kalau keausan piringan benar-benar parah. Sementara keausan piringan yang kecil saja sudah cukup untuk menimbulkan bunyi. jadi untuk mengeceknya agar akurat, adalah dengan bantuan dial gauge indicator.

Solusinya, tidak perlu ganti. Anda bisa membawa piringan rem ke tukang bubut untuk diratakan.

3. Bunyi tersebut juga bisa berasal dari transmisi

Ini dia yang kami sebut sebagai bunyi khasnya mobil matic, mengapa disebut khas ? karena banyak mobil matic yang mengeluarkan bunyi ketika direm pada posisi mobil akan berhenti. Ternyata, bunyi ini disebabkan bukan dari faktor rem melainkan dari faktor transmisi.

Jadi selama bunyinya tidak terlalu keras anda tidak perlu khawatir dengan kondisi rem mobil anda. yang terpenting, selalu jaga minyak rem dalam posisi full dan pastikan kampas rem dalam kondisi tebal.

Mungkin yang belum diketahui, kampas rem mobil matic itu lebih cepat habis dibandingkan mobil manual. Alasannya, mobil matic tidak memiliki engine brake yang baik. Sehingga untuk menurunkan laju kendaraan, rem menjadi alat utamanya. Ini membuat kinerja rem menjadi lebih keras.

5 Bahaya Bearing Roda Mobil Rusak Kalau Tidak Segera Diganti

Salah satu ciri bearing roda yang mulai rusak adalah terdengarnya suara gemuruh ketika mobil berjalan. Itu disebabkan karena posisi as roda dengan bearing atau lahernya tidak klop sehingga masih ada sedikit celah.

Dari celah itulah suara gemuruh tersebut berasal. Yang normal, posisi as roda dengan bearing roda itu harus benar-benar klop tidak ad celah sedikitpun. Sehingga meski mobil melintasi jalan tidak ratapun roda mobil tidak masalah.

Tapi kita tidak membahas mengapa bearing roda bisa rusak, yang kita bahas adalah bahayanya kalau bearing roda mobil yang rusak tidak segera diganti.


Ini penting karena berhubungan dengan roda, sementara kita tahu sendiri roda itu bagaikan kaki yang membuat mobil dapat bergerak. Lalu apa saja bahanyanya ?

1. Setir jadi kurang stabil

Pengemudian kendaraan dapat berlangsung dengan nyaman dan aman ketika kondisi sistem steering (steering rack, tie rod, stabilizer bar) dan roda dalam kondisi baik.

Bearing roda masuk ke kelompok roda, karena ketika bearing roda rusak maka roda akan sedikit oblak. Ini membuat pengemudian menjadi kurang stabil sehingga ketika kita kemudikan mobil, akan terasa getaran getaran pada roda kemudi sampai setir yang oleng.

Apalagi ketika mobil melintasi jalan tidak rata, roda kemudi akan lebih sulit dikendalikan.

2. Roda mobil terkunci

Akibat bearing roda yang oblak salah satunya meningkatkan suhu pada area bearing dan ujung as roda. Peningkatan suhu ini bisa memicu pemuaian pada tiap laher, dan as roda. Sehingga dalam satu titik, roda mobil bisa terkunci karena pemuaian ini.

Ketika roda mobil sudah terkunci, maka mobil macet tapi bukan macet mesinnya melainkan macet rodanya seperti ditahan oleh rem.

3. Rem mobil macet

Hampir sama kasusnya seperti diatas, ketika area bearing panas maka piringan rem juga mengalami peningkatan suhu begitu pula dibagian kalipernya. Memang dalam kondisi normal, rem cakram juga dalam kondisi panas namun karena ditambah panas bearing maka suhunya semakin panas.

Maka ada dua kemungkinan, rem mobil blong atau rem mobil macet (rem tidak balik).

4. As roda berpotensi patah

Yang paling parah adalah as roda bisa patah, hal ini karena as roda selalu bergejolak didalam bearing. Jadi seperti dipukul-pukul, saat awal-awal memang as roda mampu bertahan namun kalau dibiarkan as roda akan kalah juga sehingga as roda bisa patah dan kalau itu terjadi saat mobil sedang jalan bisa anda bayangkan sendiri akhirnya seperti apa.

5. Kerusakan bisa merembet ke komponen lain

Selain itu kerusakan bearing roda yang dibiarkan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen kaki-kaki lainnya. As roda sudah jelas kalau tidak patah setidanya bengkok.

Selain as roda, velg dan ball joint juga berpotensi mengalami kerusakan.

Jadi, disarankan ketika anda merasakan gejala kerusakan pada bearing roda segera bawa mobil ke bengkel untuk melakukan perbaikan. Tak jarang, kerusakan bearing roda ini disebabkan hanya karena kondisi bearing kering.

Ketika bearing roda kering, maka anda akan merasakan getaran pada area roda ketika melaju diatas 40 KM/H. ketika anda rasakan itu, coba cek dengan mendongkrak mobil agar roda ternagkat lalu goyangkan roda secara vertikal.

Kalau belum oblak, maka bearing masih aman hanya perlu pelumas (grease) tapi kalau sudah oblak, maka ada bearing yang penyok atau pecah sehingga perlu diganti.

AC Mobil Bau Pesing, Cek 3 Penyebab Berikut

Masalah yang hampir dirasakan oleh semua pemilik mobil adalah masalah AC yang berbau tidak sedap. Baunya bisa bermacam-macam, bisa bau asam, bau bangkai, apek, hingga bau pesing. Kira-kira mengapa AC mobil kita bisa berbau pesing padahal tidak ada air kencing didalam mobil kita ?

Mari kita bahas sedetail-detailnya.

Penyebab AC mobil bau tidak sedap

img by healthprep.com

Ada banyak faktor yang menyebabkan AC mobil berbau tidak sedap, dari mulai debu yang menumpuk pada filter AC hingga faktor posisi mobil yang berdekatan dengan polusi udara.

Namun untuk bau asam atau terkadang tercium seperti bau pesing, umumnya disebabkan karena faktor internal mobil. Artinya penyebabnya ada didalam mobil anda. apa saja ?

1. Jamur pada evaporator

Jamur dapat terbentuk dengan mudah pada permukaan evaporator karena sifat evaporator yang selalu basah ketika AC mobil dinyalakan. Kondisi permukaan evaporator yang lembab plus tidak ada sinar matahari ini sangat cocok untuk pertumbuhan jamur.

Mengapa evaporator bersifat lembab ?

Itu disebabkan karena kondensasi atau pengembunan akibat perbedaan suhu antara suhu freon didalam evaporator yang lebih dingin dengan suhu udara yang melewati evaporator. Sehingga uap air pada udara yang dihembuskan, akan menempel pada permukaan evaporator yang memiliki suhu lebih rendah.

Dari situlah tetesan embun di kolong mobil berasal.

Ketika jamur sudah terbentuk pada permukaan evaporator, maka bau tidak sedap akan muncul. Biasanya bau akan sangat tercium saat mobil distarter/ketika mobil dihudupkan awal-awal. Tapi ketika mobil sudah berjalan, bau tersebut berangsur-angsur hilang.

Baca juga Cara simple membersihkan evaporator tanpa ke bengkel

2. Terlalu banyak menyemprotkan wewangian

Wangi-wangian kabin sering menjadi pilihan untuk menghilangkan bau tidak sedap. Hal tersebut memang boleh-boleh saja, tapi bahan-bahan kimia pada pewangi akan menempel pada permukaan kabin dari mulai jok, lantai, hingga atap mobil. Lama-kelamaan, sisa pewangi tersebut akan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Namun hal itu bukan berarti anda tidak boleh menggunakan pewangi didalam mobil, gunakan pewangi khusus untuk kabin mobil dan kalau bisa yang alami.

Kejadian diatas, bisa muncul apabila anda menyemprotkan pewangi secara berlebihan serta sering dicampur-campur dengan pengharum ruangan. Ingat kabin mobil itu tertutup jadi kurang cocok kalau menggunakan pengharum ruangan biasa.

3. Lantai/dinding/jok yang basah

Ketika pakaian anda basah dan tidak dikeringkan, otomatis akan timbul bau tidak sedap. Itu juga bisa terjadi pada kabin mobil, misal ketika lantai (bukan karpet) mobil anda terkena tumpahan air, jok terkena tumpahan air dan tidak segera dikeringkan.

Maka dalam waktu beberapa jam, anda akan mencium bau tidak sedap

Lantas bagaimana solusinya ?

Yang paling mudah adalah dengan menjemur kendaraan dibawah terik matahari. Tapi saat menjemur, semua pintu dibuka dan jangan terlalu lama menjemurnya, paling tidak 30 menit saja sudah cukup. Ini akan mengeringkan semua bagian yang lembab dan untuk membunuh pertumbuhan jamur.

Tapi kalau kondisi mobil sudah sangat bau apalagi baunya berasal dari dalam evaporator, anda perlu membawa mobil ke bengkel AC untuk melakukan pembersihan evaporator. Ini berarti jamur yang tumbuh di permukaan evaporator sudah cukup banyak sehingga perlu pembersihan secara langsung.

Baca juga cara ampuh menghilangkan bau rokok didalam kabin

Tips agar mobil tidak gampang bau, setelah anda memebersihkan interior mobil gunakan pengharum ruangan non-sprayer. Hal ini dikarenakan pengharum ini lebih tahan lama dan lebih cocok untuk kabin mobil yang tertutup.

Berapa Lama Umur Aki Mobil Yang Normal ?

Banyak orang mengatakan umur aki mobil itu sekitar 2 tahun, kalau anda punya mobil dan selama 2 tahun  akinya belum diganti maka itu tandanya aki masih baik.

Namun apakah memang benar usia aki itu 2 tahun, sementara ada banyak jenis aki seperti aki basah dan kering. Apakah kedua jenis aki tersebut juga memiliki usia yang sama ?

Untuk menjawab pertanyaan kita semua, mari kita bahas usia pemakaian aki secara rinci.

Siklus aki pada kendaraan


Pertama anda perlu memahami bahwa aki itu merupakan komponen penyimpan energi listrik. Jadi memang semua kelistrikan mobil itu berasal dari aki tapi aki bukan sumber daya listrik utamanya, aki hanya bersifat menyimpan cadangan listrik yang dihasilkan dinamo ampere.

Dinamo ampere adalah sebuah generator mini yang dipasangkan pada setiap mobil. Fungsinya untuk menghasilkan listrik selama mesin bekerja, jadi kondisi aki pada mobil itu selalu terisi karena ketika mesin hidup dinamo ampere secara otomatis mengisi aki.

Jadi apa yang menyebabkan aki diganti ?

sama seperti baterai ponsel anda, ketika anda baru membeli ponsel baterainya pasti akan bertahan lama. Tapi lama kelamaan, baterainya akan lebih cepat habis. Hal itu juga berlaku pada aki mobil, ketika kondisinya masih baru aki dapat menyimpan listrik lebih banyak.

Tapi lama kelamaan seiring pemakaian aki, elektrolit aki akan mengalami pelemahan. Dan ketika elektrolit aki lemah maka aki tidak mampu menyimpan listrik lebih banyak sehingga aki akan cepat tekor.

Ketika elektrolit aki sudah benar-benar lemah, aki tidak mampu lagi menyimpan listrik. Hal inilah yang menyebabkan aki diganti.

Baca pula Ciri ciri aki mobil rusak dan harus diganti

Apa yang mempengaruhi usia pemakaian aki ?

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi panjang pendeknya usia aki, antara lain ;

1. Faktor pemakaian mobil

Mobil yang jarang digunakan akinya akan cepat soak. Hal ini karena pengisian aki itu berlangsung ketika mesin dihidupkan, kalau mobil jarang dipakai maka pengisian aki juga semakin jarang sehingga aki selalu dalam kondisi kurang.

Meski anda selalu memanaskan mesin itu tidak cukup. Memanaskan mesin yang hanya berlangsung beberapa menit, belum cukup untuk menggantikan kehilangan listrik ketika motor starter menyalakan mesin.

Mobil yang sering dipakai jarak jauh akan lebih awet akinya karena pengisian aki berlangsung lebih lama sehingga kondisi aki selalu dalam kondisi full charged.

2. Beban kelistrikan yang cukup tinggi

Pemasangan aksesoris berlebih pada mobil dapat meningkatkan kebutuhan listrik pada mobil, sementara kapasitas aki mobil itu sudah disesuaikan dengan kebutuhan listriknya. Jadi ketika beban kelistrikan menjadi lebih berat, aki akan lebih cepat kosong sehingga aki cepat tekor.

Untuk mengimbangi penambahan aksesoris mobil, aki perlu diganti dengan kapasitas yang lebih tinggi.

3. Kebiasan menyalakan kelistrikan mobil tanpa menghidupkan mesin

Kebiasaan seperti menyalakan audio tanpa menghidupkan mesin membuat aki bekerja tanpa ada suplai arus dari dinamo ampere. Sehingga aki akan sering tekor, ini membuat umur aki menjadi semakin pendek.

Ketika aki sudah mengalami kerusakan atau biasa dikatakan aki soak, maka langkah perbaikannya adalah dengan melakukan penggantian. Namun, ada sedikit perbedaan terhadap jenis aki kering dan basah.

Aki kering atau aki MF yang sekarang banyak digunakan pada mobil memiliki masa pakai yang lebih pendek daripada aki basah.

Hal itu dikarenakan sifat aki kering yang tertutup, sehingga ketika elektrolit aki sudah lemah, harus diganti satu unit aki karena tidak bisa mengganti elektrolitnya saja. Sementara pada aki basah, ketika elektrolitnya lemah maka bisa diganti elektrolitnya saja tentu dengan harga lebih murah.

Baca pula 9 langkah mengganti air aki basah yang bisa anda lakukan sendiri

Aki basah harus diganti kalau elemen aki seperti plat dan separator didalam aki mengalami kerusakan. Dan itu bisa bertahan hingga bertahun-tahun.

Namun, aki jenis MF memang lebih cocok digunakan pada mobil injeksi daripada aki basah. Hal itu disebabkan aki MF memiliki skema yang mampu menahan tegangan aki tetap pada angka 12 volt meski kondisi aki sudah lemah. Ketika aki benar-benar kosong, baru aki akan langsung mati.

Sementara pada aki basah, ketika aki mulai lemah maka tegangannya akan semakin turun. Ini jelas tidak cocok dipakai pada mesin injeksi karena ECU sebagai controller memerlukan tegangan aki yang stabil. Kalau tegangan yang masuk ke ECU lemah, maka mesin akan eror seperti brebet dan pincang.

3 Ciri Aki Mobil Rusak dan Solusinya

Umur aki mobil itu sekitar 2 tahun, namun usia 2 tahun itu tidak berarti semua aki harus diganti ketika masa pakainya mencapai 2 tahun. Ada aki yang sanggup betahan hingga 3 tahun ada juga yang hanya setahun.

Oleh sebab itu, masa pakai aki itu bisa dibilang tergantung dari bagaimana pemakaian anda.

Untuk mengetahui apakah aki masih baik atau sudah rusak, kita jangan melihat masa pakainya tapi kita harus melihat beberapa tanda atau gejala yang muncul pada mobil.

Ada sekitar 3 ciri yang paling nampak ketika aki mobil anda sudah mulai rusak, yakni ;

img by : dapula.com

1. Mesin susah distarter

Masalah mesin yang susah dihidupkan sudah menjadi masalah klasik, kita sering sekali menemui problem ini. Tapi hal yang menyebabkan mesin susah dihidupkan itu cukup beragam, bisa karena tekanan kompresi drop, busi mati, injektor mampet dan bisa juga karena akinya rusak.

Mesin yang susah dihidupkan karena akinya soak, dapat dilihat pada dinamo starter saat cranking. Dalam kondisi normal, dinamo starter akan memutar poros engkol mesin dengan RPM sedang sekitar 800 – 900 RPM.

Namun kalau akinya tekor, maka RPM cranking tersebut menjadi lebih lemah sehingga dinamo starter akan terasa loyo. Hasilnya mesin susah dihidupkan.

Baca juga 7 penyebab mobil susah distarter + solusinya

Gejala ini masuk pada tahap kerusakan ringan, artinya aki masih berfungsi hanya saja kapasitas aki sudah mulai berkurang. Ini menandakan elektrolit aki mulai berkurang, atau bahkan mulai lemah.

2. Aki cepat habis meski sudah di cas ulang

Ini juga masih berhubungan dengan ciri yang pertama, dimana ketika elektrolit aki mulai lemah maka aki tidak dapat menyimpan listrik dengan maksimal. Akibatnya, meski saat dicek tegangan aki 12 Volt, namun begitu digunakan untuk menghidupkan mesin, aki langsung tekor.

Kalau kondisinya aki sudah tidak sanggup lagi untuk menghidupkan dinamo starter, itu berarti elektrolit aki sudah benar-benar lemah. Apabila anda menggunakan aki MF/aki kering, biasanya ada indikator yang menunjukan warna elektrolit, warna merah menunjukan aki masih baik sementara warna merah menunjukan aki sudah rusak.

Baca juga Mengapa air aki gampang habis ? ini penyebabnya

3. Kondisi aki yang menggelembung

Aki yang menggelembung juga bisa mengindikasikan adanya kerusakan pada aki tersebut. Penggelembungan aki disebabkan karena ventilasi aki yang tersumbat. Kejadian aki menggelembung ini sering dialami pada aki kering atau aki MF.

Hal tersebut dikarenakan aki MF memiliki sebuah mekanisme katup yang dipakai sebagai pintu untuk mengeluarkan tekanan dari dalam aki ketika reaksi kimia aki berlangsung.

Kalau katup ini tersumbat, maka tekanan dari dalam aki tidak dapat keluar. Hal itulah yang menyebabkan aki menggelembung. Sekilas, penggelembungan aki tidak menimbulkan masalah apapun namun kalau aki menggelembung itu berarti ada tekanan tinggi didalam aki.

Tekanan tinggi tersebut bisa mendorong plat-plat didalam aki untuk saling bergerak, sementara itu jarak antar plat sangat dekat. Kalau plat-plat didalam aki bersentuhan satu sama lain, maka aki tidak bisa melakukan reaksi kimia sehingga aki tidak dapat digunakan lagi.

Apa solusinya ketika aki rusak ?

Untuk aki yang rusak, solusinya hanya ada dua yakni ganti air akinya saja dan kedua ganti satu unit. Kalau anda pakai aki basah, anda bisa mengganti air akinya saja kalau gejala aki rusak ditemukan. Dengan catatan, kondisi aki tidak menggelembung.

Namun untuk aki MF, harus diganti. hal tersebut dikarenakan aki MF didesain secara tertutup sehingga tidak bisa kalau hanya mengganti elektrolitnya saja. Namun ada juga aki MF yang bisa diganti air akinya saja, contohnya aki dengan label VRLA (valve regulated lead-acid) biasanya ada tutup air aki yang bisa dibuka menggunakan bantuan obeng. Namun resiko mengganti air aki kering ini, ada pada tutup air aki yang tidak serapat awal. Sehingga resiko air aki berkurang menjadi lebih cepat.

Selain itu anda juga harus bisa membedakan mana aki MF yang rusak dan mana yang kosong.

Untuk membedakannya, anda tinggal melihat indikator warna elektrolit aki. Kalau warnanya kuning, berarti itu hanya kurang listrik maka solusinya cukup di cas ulang. Sementara kalau warnanya merah, maka perlu diganti.

Oli Power Steering Bocor, Apa Pengaruhnya ? Apa Penyebabnya ?

Salah satu tanda oli power steering yang bocor bisa anda lihat di kolong mobil. Biasanya ada tetesan oli berwarna merah gelap dibawah mobil. Ini artinya, oli power steering pada mobil anda bocor.

Lalu apa pengaruhnya kalau oli power steering mobil bocor ? apa penyebabnya dan bagaimana solusinya ? mari kita bahas secara lengkap.

Pengaruh Oli Power Steering Yang Bocor


Sistem power steering dibuat untuk meringankan beban pengemudian, jadi berkat adanya sistem power steering ini membelokan setir menjadi lebih ringan. Ada dua jenis sistem power steering, tipe hidrolik dan tipe elektrik.

Oli power steering adalah fluida untuk sistem power steering tipe hidrolik. Jadi kalau mobil anda menggunakan EPS (elektronik power steering) maka kalau ada ceceran oli dilantai itu bukan dari oli power steering karena EPS tidak menggunakan oli power steering.

Fungsi oli power steering tidak Cuma sebagai pelumas, oli ini lebih condong ke fungsi fluida hidrolik. Dengan kata lain, oli power steering berfungsi untuk menyalurkan tenaga dari pompa power steering ke steering rack.

Lalu apa jadinya kalau olinya bocor ?

Ketika oli power steering bocor,  biasanya tidak akan menimbulkan gejala apapun. Tapi setelah oli didalam sistem power steering mulai berkurang hingga melewati level minim, baru masalah akan muncul.

Masalah yang akan muncul antara lain ;

  • Timbul suara mendengung ketika anda membelokan setir.
  • Suara kasar (dari pompa) ketika anda membelokan setir.
  • Setir terasa lebih berat dibandingkan biasanya
Baca juga 4 penyebab setir mobil terasa lebih berat

Kalau sudah muncul tanda-tanda tersebut anda perlu waspada karena kerusakan bisa menjalar ke bagian pompa hingga steering rack. Kalau pompa dan steering rack sudah kena, maka anda perlu menyiapkan budget minimal 2 juta rupiah untuk melakukan penggantian part.

Hal itu dikarenakan komponen seperti pompa dan steering rack itu sulit diperbaiki, kalaupun bisa diperbaiki tetap beresiko rusak kembali. Jadi jalan paling aman itu diganti dengan yang baru.

Oleh sebab itu, biasakan untuk mengecek volume oli power steering setiap kali anda akan mengemudi. Untuk mengeceknya cukup mudah, anda hanya perlu melihat reservoir oli power steering yang terletak didekat mesin.

Apa penyebab oli power steering bocor ?


Penyebabnya bisa bermacam-macam, tapi umumnya kebocoran oli power steering disebabkan tiga hal berikut ;

1. Klem selang yang kendor/terlepas

Selang power steering biasanya dipasang menggunakan klem pegas atau klem sekrup. Ketika klem ini sudah rapuh karena termakan usia, otomatis klem tidak bisa menahan selang untuk tetap melekat pada channelnya. Sehingga minyak power steering bisa bocor.

Selain klem yang rapuh, posisi klem yang kurang klop juga bisa menyebabkan kebocoran. Biasanya ini terjadi sehabis dilakukan perbaikan.

Sehingga ketika anda menemukan ceceran minyak power steering dilantai, coba cek klemnya dahulu karena kalau masalahnya Cuma klem maka hanya perlu diganti. Harganya cukup murah dan cara menggantinya juga cukup mudah.

2. Selang retak/pecah

Selang power steering yang terkena panas mesin atau karena termakan usia juga bisa mengalami kerusakan. Kerusakan pada selang ini berupa pecahan pada permukaan selang yang membuat oli power steering menetes.

Biasanya kalau selang pecah, kebocoran tidak terlalu terasa karena kebocoran ini hanya berupa tetesan-tetesan kecil.

Jadi kalau anda menemukan tetesan-tetesan kecil dilantai, bisa jadi itu masalah selang. Namun ketika mobil digunakan, biasanya tetesan akan semakin besar karena tekanan oli power steering akan naik.

3. Seal pada steering rack bocor

Masalah yang terakhir disebabkan karena seal pada steering rack bocor. Seal ini berfungsi mencegah kebocoran minyak rem pada as power steering. Kalau ada retak sedikit saja, maka oli power steering akan bocor.

Untuk masalah ini, kebocoran mungkin tidak terlalu terlihat namun ketika mobil digunakan maka kebocoran dengan jumlah besar bisa terjadi. Hal ini karena didalam steering rack, terdapat minyak rem bertekanan tinggi.

Untuk mengeceknya, hidupkan mesin dan belokan setir kekanan dan kekiri. Kalau ada kebocoran ketika setir dibelokan, maka itu pertanda bahwa seal rack power steering bocor.

Solusinya, adalah mengganti satu set rack power steering. Meski ada beberapa bengkel yang mampu mengganti sealnya saja, tapi ini juga beresiko karena suatu saat akan terjadi kebocoran lagi dititik yang sama atau dititik lain.

Oli Transmisi Bocor, Apa Pengaruhnya ? Apa Tandanya ?

Sebagai pelumas, oli transmisi tentu memiliki peran yang cukup penting didalam transmisi. Kalau olinya bocor, apakah akan berpengaruh terhadap kinerja transmisi ? atau justru bisa membahayakan komponen transmisi itu sendiri ?

Hari akan kita bahas secara detail mengenai kebocoran oli transmisi.

Fungsi Oli Transmisi Sebagai Pelumas Gear


Pada dasarnya semua komponen logam yang bergesekan pasti diberikan pelumas berupa oli. Didalam mesin ada oli mesin, didalam gearbox ada oli transmisi dan didalam gardan terdapat oli gardan.

Jadi, oli ini tidak bisa dilepaskan dari komponen-komponen logam yang bergesekan.

Apa yang terjadi kalau olinya bocor ?

Pertama oli akan berkurang, sehingga volume oli didalam gearbox menjadi lebih sedikit. Kalau olinya kurang, otomatis proses pelumasan gearbox menjadi kurang maksimal.

Sehingga dari semua roda gigi yang bergesekan, ada beberapa roda gigi yang tidak mendapatkan pelumasan sehingga efeknya berupa getaran hingga keausan roda gigi didalam gearbox.

Tapi anda jangan khawatir dulu, pasalnya kebocoran oli transmisi manual itu tidak sebahaya kebocoran oli mesin.

Kalau pada oli mesin, kebocoran ini akan menyebabkan masalah-masalah serius. Anda bisa baca artikelnya disini 4 bahaya jika oli mesin mobil bocor

Namun didalam gearbox, masing-masing gear itu Cuma berinteraksi layaknya gear yang saling bertautan. Dengan kata lain tidak ada komponen yang bergesekan secara signifikan. Sehingga dalam kondisi oli minim pun, gear box masih bisa bekerja dengan normal.

Tapi, kalau masalah itu dibiarkan jelas gear didalam transmisi bisa mengalami keausan yang membuat mobil bergetar ketika dijalankan.

Jadi apa pengaruh bocor oli transmisi terhadap performa mobil ?

Secara garis besar tidak ada pengaruhnya sama sekali kecuali oli didalam transmisi bocor secara drastis yang menyebabkan olinya habis/kering. Baru itu menimbulkan dampak berupa getaran pada transmisi hingga yang paling parah poros transmisi macet karena komponen didalam gear box mengalami pemuaian.

Kalau kebocoran oli transmisi mengarah ke depan (kebagian kopling), itu akan menyebabkan kopling selip. Karena kopling mobil bersifat wet clutch (kering), kalau terkena oli maka akan menyebabkan kopling selip. Sehingga mobil susah dijalankan.

Apa ciri oli transmisi bocor ?

Terkadang pemilik mobil juga tidak menyadari bahwa oli transmisi bocor, tahu-tahu oli transmisi sudah habis.

Biasanya akan ada tetesan oli di lantai ketika mobil diparkir. Kalau anda menemukan tetesan oli dilantai saat mobil parkir, anda jangan dulu menghidupkan mesin. Karena tetesan oli tersebut bisa berasal dari oli mesin, minyak rem, oli power steering atau oli transmisi.

Untuk memastikan mana yang bocor, anda bisa lihat pada sekitar transmisi. Biasanya di area yang bocor tersebut, ada bekas rembesan yang dipenuhi dengan debu basah. Kalau anda menemukan debu basah diarea transmisi bisa jadi disitu ada kebocoran oli transmisi.

Area sekitar baut penguras oli transmisi dan perpak sambungan gearbox menjadi bagian yang rawan terjadi kebocoran.

Kalau memungkinkan, anda bisa tarik deep stick oli transmisi untuk mengetahui seberapa banyak oli didalam transmisi. Namun hanya beberapa mobil saja yang dilengkapi stick ini, lagi pula posisi transmisi yang ada dibawah body mobil cukup menyulitkan kita.

Lalu bagaimana dengan transmisi automatic ?

Untuk transmisi matic, tentu beda cerita. Oli transmisi matic itu bukan Cuma sebagai pelumas tapi juga sebagai cairan hidrolik. Jadi transmisi matic pada dasarnya sama seperti transmisi manual yang memiliki beberapa percepatan gigi.

Namun proses perpindahan gigi sudah berlangsung otomatis sesuai RPM dan kecepatan mobil. Dan perpindahan gigi pada transmisi otomatis diatur oleh sistem hidrolik yang menggunakan ATF (automatic transmission fluid).

Sehingga kalau kurang sedikit saja akan menyebabkan masalah pada transmisi, masalah yang muncul itu seperti mobil terasa nyentak pada kecepatan tertentu, mobil ndut-ndutan pada saat deselerasi hingga mobil tidak bisa dijalankan meski posisi tuas transmisi sudah di D.

Jadi kesimpulannya, anda patut waspada kalau terjadi kebocoran oli transmisi apalagi kalau mobil anda matic. Segera tambahkan oli transmisi kalau volume olinya sudah berkurang cukup drastis, lalu segera bawa ke bengkel untuk memperbaiki area yang mengalami kebocoran.

4 Bahaya Jika Oli Mesin Mobil Bocor

Oli mesin sejatinya berfungsi sebagai pelumas untuk komponen-komponen mesin yang saling bergesekan. Namun apa jadinya kalau oli yang harusnya stay didalam mesin itu bocor keluar, apa berpengaruh besar terhadap kinerja mesin ? atau hal tersebut justru merusak komponen mesin ?

Mari kita bahas bersama-sama.

Fungsi oli pada mesin itu cukup vital


Yang perlu kita garis bawahi pertama adalah fungsi dari oli ini. Oli ternyata memiliki fungsi yang sangat vital pada mesin, jika diibaratkan tubuh manusia maka oli ini berperan layaknya darah.

Kita tahu didalam mesin itu terdapat banyak sekali komponen-komponen yang bergesekan. Material semua komponen tersebut juga terbuat dari logam, yang kita ketahui kalau logam bergesekan dengan logam pasti akan menghasilkan friksi atau secara simple komponen tersebut akan terkikis.

Disinilah oli berperan, oli akan menjadi penengah atau sekat antara dua logam yang bergesekan. Jadi misal gesekan antara silinder dan ring piston. Kalau dilihat dengan mata telanjang, memang ring piston ini bergesekan dengan silinder namun kalau dilihat lebih dekat maka akan ada oil film atau lapisan oli ditengah-tengah komponen yang bergesekan tersebut.

Sehingga tidak terjadi gesekan antar logam secara langsung.

Oli juga bersifat licin sehingga mampu memperlicin gerakan komponen yang bergesekan.

Kembali ke pertanyaan awal, apa bahaya kalau oli mesin bocor ?

Jawabannya tergantung seberapa banyak oli yang bocor, kalau hanya sedikit oli yang bocor tentu itu bukan masalah (kondisi mesin masih O.K) tapi kalau oli didalam mesin sudah habis karena bocor, maka perlu waspada karena pasti ada komponen mesin yang kena.

Jadi bisa dikatakan bocor oli itu adalah masalah utamanya sementara kalau masalah utama tersebut dibiarkan maka oli didalam mesin bisa habis yang mengakibatkan bahaya pada mesin muncul.

Apa saja bahayanya ?

1. Komponen mesin aus dan perlu turun mesin untuk memperbaikinya

Seperti yang dikatakan diawal pembahasan, oli ini akan menyekat dua komponen yang bergesekan sehingga dua komponen tersebut tidak secara langsung berinteraksi. Tapi kalau olinya tidak ada karena bocor, maka tidak ada lagi sekat sehingga komponen-komponen mesin bisa bergesekan secara langsung.

Hasilnya, komponen tersebut akan mengalami keausan dan dalam waktu singkat anda akan menemui beberapa gejala seperti  ;

  • Tenaga mesin ngempos
  • Mesin sudah dihidupkan dipagi hari
  • Mesin overheating


Untuk mengatasinya anda perlu mengganti komponen yang dirasa aus tersebut. Untuk menggantinya, anda perlu membawa mobil ke bengkel dan dibengkel biasanya akan dilakukan tindakan turun mesin karena untuk melepas komponen internal mesin, mesin harus diturunkan dulu dari mobil.

Mengenai biaya, tentu ini masuk ke perbaikan berat sehingga biayanya bisa cukup mahal.

2. Suara mesin menjadi lebih kasar karena tidak ada pelumas dan berpotensi terkunci

Selanjutnya, kalau ini terjadi dijalan maka anda akan merasakan suara mesin yang cenderung lebih kasar. Selain itu, suhu mesin juga menjadi lebih panas. Biasanya indikator oli mesin akan menyala.

Maka anda harus segera menghentikan kendaraan dan mengecek kondisi oli mesin mobil. Pasalnya kalau tetap dipaksakan maka mesin bisa terkunci. kondisi ini muncul karena suhu mesin terlalu panas yang membuat piston memuai sehingga terkunci didalam silinder. Ditambah tidak adanya pelumas sehingga gerakan piston juga menjadi lebih berat.

Yang lebih parah, kalau piston sudah terkunci maka mobil tidak bisa dihidupkan lagi dan perlu penanganan bengkel.

3. Jika oli bocor ke kopling maka akan menyebabkan selip

Kalau olinya bocor dari seal crankshaft belakang maka oli bisa mengarah ke kampas kopling. Sementara itu kampas kopling mobil itu bersifat kering, jadi  kalau terkena oli maka akan menyebabkan kopling selip.

Sehingga mobil akan terasa lebih sulit digunakan.

4.  Kalau oli bocor dijalan, itu bisa membahayakan pengguna jalan lain

Oli bersifat licin, kalau oli yang licin ini bocor dijalan maka itu berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. Contohnya untuk kendaraan sekelas bus atau truk yang memiliki muatan berat. Kalau melintas di jalan yang ada ceceran olinya, maka roda truk tersebut bisa selip saat melakukan pengereman.

Dan kalau kendaraan ini selip, juga bisa membahayakan pengguna jalan lainya lagi. Jadi jangan sepelekan bocor oli ini. Apabila anda merasa ada yang aneh pada suara mesin, ditambah ada indikator yang menyala didashboard maka jangan ragu untuk menepi dan mengecek kondisi mesin.

4 Perbedaan Aki Kering (MF) dan Aki Basah

Di dunia otomotif dikenal dua jenis aki yaitu aki kering dan aki basah. Apa anda sudah tahu perbedaan kedua jenis aki tersebut ? dan mana yang terbaik ? mari kita bahas secara detail.

Sebelum membahas perbedaannya, anda perlu memahami bahwa ada aki kering tipe gel ada juga aki kering MF yang banyak beredar di pasaran.

Aki kering tipe gel itu menggunakan elektrolit yang lebih kental seperti jelly, sedangkan aki MF pada dasarnya sama seperti aki basah namun dibuat lebih tertutup sehingga kalau dilihat dari luar aki kering tipe gel dan aki MF itu sama persis.

Yang akan kita bahas di sini adalah perbedaan antara aki basah (reguler) dengan aki MF, karena aki MF yang paling banyak digunakan pada mobil-mobil saat ini. Sementara aki kering tipe gel hanya digunakan pada mobil-mobil premium karena harga aki kering tipe gel ini bisa mencapai 2 juta rupiah.

Lalu apa bedanya antara aki MF dan aki basah ?

4 Perbedaan Aki MF dan Aki Basah


1. Tampilan fisik

Kalau dilihat secara fisik, anda akan menemukan perbedaan yang sangat mencolok. Pertama pada aki basah, biasanya cover aki lebih transparan sehingga kita bisa melihat ketinggian air aki secara langsung.

Namun pada aki MF, covernya ada yang berwarna hijau ada juga yang berwarna hitam jadi kita tidak bisa melihat level ketinggian air aki. Namun, pada aki MF terdapat indikator elektrolit. Kalau warnanya hijau berarti aki masih baik, tapi kalau kondisinya merah maka aki perlu diganti.

Perbedaan fisik lainnya ada di bagian atas aki. Kalau aki basah, anda akan menemukan enam buah tutup yang masing-masing bisa dibuka dengan mudah. Namun pada aki MF, permukaan atas aki rata. Dengan kata lain tidak ada penutup aki, namun sebenarnya ada tempat untuk membuka bagian aki hanya saja penutup ini dibuat tidak menonjol dan diberi perekat yang sangat kuat. Sehingga sulit untuk dibuka.

2. Proses penguapan elektrolit

Penguapan terjadi saat proses penggunaan dan pengisian aki, jadi baik pada aki basah maupun aki MF sama-sama mengalami penguapan elektrolit. Namun pada aki MF penguapan dibuat seminimal mungkin sehingga volume air aki bisa bertahan cukup lama.

Sedangkan pada aki basah, terdapat ventilasi di tiap tutupnya sehingga proses penguapan elektrolit bisa lebih cepat.

Bisa disimpulkan, penguapan pada aki basah itu lebih cepat dibandingkan aki MF. Namun, aki karena tutup aki basah bisa dibuka dengan mudah maka kalau air akinya kurang, kita tinggal mengisi air aki dengan mudah. Sementara aki MF kalau air akinya kurang, tidak bisa kita isi.

3. Masa pakai aki

Mungkin anda mengira aki MF itu memiliki masa pakai lebih lama, tapi sebenarnya tidak juga. Alasannya seperti yang dijelaskan diatas, aki ini memang memiliki penguapan elektrolit yang minim namun kalau air akinya sudah berkurang maka tidak bisa diisi lagi sehingga perlu diganti.

Air aki didalam aki MF bisa bertahan antara 1 tahun sampai 2 tahun tergantung pengguaan aki.

Sementara pada aki basah, meski penguapannya lebih besar air akinya dapat diisi dengan mudah. Jadi asal kita selalu menjaga volume air aki tetap normal maka aki akan terus bertahan. Biasanya aki akan rusak setelah bertahun-tahun saat elemen lain seperti separator atau pole aki mengalami kerusakan.

4. Harga

Dari segi harga, aki MF itu lebih mahal dibandingkan aki basah. Alasannya sesuai peruntukannya, aki MF dengan label MF (Maintenance free) dibuat agar aki tidak lagi memerlukan perawatan. Jadi kalau mobilnya dibekali aki MF, kita tidak perlu merawat akinya sampai aki tersebut rusak sendiri.

Sementara aki basah, kita harus mengecek volume air aki dan juga berat jenisnya secara rutin. Sehingga dari segi harga, aki basah lebih terjangkau.

Bagaimana dengan performanya ?

Secara umum performa aki itu ditentukan sesuai (AH)Ampere Houre yang ada pada aki. Ada yang 40 Ah ada juga yang 60 Ah. Jadi entah itu aki MF atau aki basah, tidak berpengaruh terhadap performa.

Namun, beberapa aki MF sudah dilengkapi stabilizer tegangan. Stabilizer ini akan menstabilkan tegangan pada angka 12 volt hingga aki tersebut habis. Aki dengan stabilizer arus ini cocok digunakan untuk mobil-mobil injeksi.

Apakah Aki Kering Bisa Di Cas Ulang ? Ini Penjelasannya

Ada banyak pertanyaan dari banyak orang terkait aki kering yang katanya tidak bisa dicas ulang dan mengharuskan diganti kalau dayanya habis.

Apa benar demikian ? mari kita bahas selengkapnya.

Sistem kelistrikan kendaraan itu berbeda dengan baterai pada gadget

Mungkin ada yang beranggapan kalau aki pada kendaraan itu seperti baterai pada gadget yang memiliki daya listrik, dan setelah dayanya habis maka perlu di cas ulang atau diganti.

Aki pada kendaraan itu bisa bertahan dalam waktu lama (hingga 2 tahun) karena sebenarnya proses charging terus berlangsung. Jadi artinya, tanpa anda sadari aki pada motor/mobil anda itu selalu dalam kondisi charged.

Lalu siapa yang menge-cas aki ?

Itu adalah tugas mesin, pada mesin kendaraan ada sebuah sistem yang diberi nama sistem pengisian. Fungsinya untuk mengubah sebagian energi mesin menjadi energi listrik, yang kemudian energi listrik tersebut digunakan untuk mengecas aki.

Sehingga bisa dikatakan, ketika mesin menyala maka pengecasan aki akan aktif secara otomatis.

Kembali ke pertanyaan awal, apa aki kering bisa dicas ?

Jawabannya tentu bisa tapi buat apa ? karena pengisian aki itu sudah berlangsung secara otomatis oleh sistem pengisian pada mesin. Kecuali mesin anda mogok yang menyebabkan aki soak atau ada masalah pada sistem pengisian.

Contohnya apabila mesin susah hidup (khususnya pada mobil) biasanya kita akan terus menyalakan starter hingga berkali-kali. Semakin lama starter dihidupkan, maka daya listrik didalam aki akan semakin terkuras. Kalau mesin belum juga hidup namun daya listrik didalam aki sudah habis, baru itu perlu dilakukan cas ulang menggunakan alat charger.

Namun, mengapa aki memiliki masa pakai ?

Secara logika, kalau aki bisa melakukan cas otomatis harusnya aki bisa bertahan selamanya. Tapi ada satu hal yang perlu diperhatikan, baterai apapun baik pada ponsel, laptop, atau aki semuanya memiliki masa pakai.

Hal ini dikarenakan elektrolit didalam aki itu memiliki batas pemakaian, kalau semakin sering digunakan maka elektrolit aki tersebut akan semakin lemah.

Ketika elektrolit aki sudah lemah maka aki tidak mampu menyimpan listrik lebih banyak. Sehingga daya pada aki akan cepat habis atau sering disebut aki tekor.

Kalau sudah begitu, aki tidak bisa dicas ulang menggunakan charger karena percuma elektrolit didalam aki tidak bisa lagi menyimpan banyak daya listrik.

Lalu apa harus diganti akinya ?

Secara umum, kalau elektrolit aki sudah lemah aki harus diganti. Tapi, tergantung jenis akinya. Kalau aki kering tipe gel maka harus diganti akinya, tapi kalau aki basah baik yang biasa atau tipe MF tidak perlu diganti.

Melainkan anda hanya perlu mengganti air akinya saja, tentu dengan harga yang lebih murah.

Lalu apa bedanya aki kering gel dengan aki basah (baik tipe MF atau aki biasa)?

1. Aki kering tipe gel

Aki kering tipe gel merupakan aki kering yang asli, hal ini dikarenakan elektrolit pada aki berbentuk seperti jelly. Kalau pada aki biasa, elektrolitnya berupa air zurr namun pada aki kering elektrolitnya lebih kental seperti jelly atau gel.

Gel ini memiliki fungsi yang sama dengan air zurr yakni untuk menyimpan arus listrik. Namun semakin lama digunakan, gel ini akan semakin mengering dan akhirnya tidak bisa menyimpan arus listrik. Kalau sudah begini, maka aki harus diganti satu unit dengan yang baru.

2. Aki MF (maintenance free)



Aki kering yang sering disebut orang-orang sebenarnya tipe aki MF. Hal itu karena kalau dilihat luarnya tidak ada perbedaan antara aki kering gel dan aki MF. Yang membedakan hanya harganya, aki kering gel bisa dihargai hingga 2 juta rupiah namun aki MF sekitar 400 hingga 800 ribuan.

Aki MF sebenarnya juga aki basah, namun aki ini dibuat secara tertutup. Ini memungkinkan penguapan air aki menjadi minim dan air aki tidak tumpah saat aki di jungkir balikan. Sehingga aki basah ini tidak perlu perawatan alias maintenance free.

Biasanya ada label VRLA (valve regulated lead acid) atau SMF (sealed maintenance free) pada aki ini.

Sama seperti gel, elektrolit aki basah ini juga akan lemah semakin seringnya aki digunakan. Namun air aki ini bisa diganti tanpa mengganti unit aki.

Hanya saja, kita tidak bisa menggantinya sendiri karena sulit. Aki MF memiliki tutup yang diberi segel menggunakan perekat yang sangat rapat. Untuk membukanya perlu teknik khusus dan untuk menyegelnya kembali juga perlu teknik khusus.

Jadi orang-orang lebih memilih mengganti satu unit aki MF kalau sudah tekor dengan alasan sulit untuk diganti airnya. Tapi kalau anda datang ke spesialis aki, mungkin masalah itu bisa teratasi.

3. Aki reguler



Tipe yang terakhir adalah aki reguler, aki ini merupakan aki basah atau aki dengan elektrolit berupa air zurr. Namun pada tipe ini, tutup aki bisa kita buka dengan mudah sehingga kalau air aki sudah lemah, kita tinggal mengisi air akinya dengan mudah.

Terakhir setelah anda mengganti air aki jangan lupa cas dulu akinya, karena meski elektrolitnya baru daya listrik didalam aki masih kosong.

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pada Cat Mobil Putih ?

Untuk menghilangkan noda pada body mobil khususnya mobil dengan cat putih sebenarnya tidak terlalu rumit.

Anda hanya perlu mencuci mobil dan kalau ingin terlihat kinclong, berilah lapisan wax pada body mobil. Namun pada mobil dengan cat putih, nampaknya butuh perawatan ekstra.

Hal itu disebabkan mobil dengan cat putih akan lebih mudah terlihat kotor kalau terkena sedikit kotoran. Apalagi warna cat putih ini bisa berubah menjadi kekuning-kuningan. Tentu dapat merusak estetika tampilan mobil anda.

Belum lagi ada beberapa noda yang tidak bisa dihilangkan dengan air sabun.

Lalu bagaimana cara membersihkan noda pada cat mobil putih ?

Itu tergantung nodanya apa. Kalau nodanya hanya lumpur, anda bisa mencucinya dengan air sabun. Tapi kalau nodanya membandel, seperti kotoran burung yang mengering, bekas lem, atau noda aspal tentu perlu langkah khusus.

Teknik pembersihannya, adalah dengan menggunakan cairan khusus yang dapat melunakan noda membandel tersebut.

Yang paling mudah adalah solar atau bensin, solar selain sebagai bahan bakar juga bisa melunakan kotoran seperti noda aspat atau bekas lem.

Caranya seperti ini ;

  • Bersihkan bagian body yang bernoda menggunakan air untuk menghilangkan debu dan pasir yang menempel, sehingga tersisa noda yang membandel saja.
  • Siapkan lap fiber atau kain bekas yang lembut dan mampu menyerap cairan.
  • Basahi lap dengan solar secukupnya lalu usapkan lap basah tersebut ke area body yang bernoda, ini akan melunakan noda-noda tersebut.
  • Siapkan lap lain untuk mengangkat sisa kotoran yang sudah lunak pada area body yang bernoda.
  • Terakhir, bersihkan lagi menggunakan air bersih.


Apa solar tidak merusak cat mobil ?

Kalau pemakaiannya wajar dan benar itu tidak masalah. Intinya, saat anda mengusap kain ke body mobil yang bernoda, pastikan lap dalam kondisi basah dengan solar dan jangan terlalu keras menekan lap ke body mobil.

Tapi kalau anda merasa khawatir, anda bisa menggunakan tar remover.

Tar remover adalah cairan khusus yang dibuat untuk membersihkan noda aspal pada body mobil. Karena dibuat khusus untuk body mobil, maka cairan ini 100% aman untuk cat. Caranya juga sama seperti yang diatas.

Bagaimana dengan noda watermark pada mobil ?

Satu lagi noda yang cukup sulit dihilangkan adalah noda watermark. Noda ini biasanya berbentuk seperti bekas air atau area body yang menguning/kecoklatan.

Noda ini disebabkan umumnya pemilik langsung menutup body mobil dengan cover saat ada area body mobil yang masih basah. Untuk membersihkannya, ada cara-cara khusus

1. Menggunakan clay bar


Clay bar itu seperti sabun padat pada mobil, fungsinya bukan Cuma membersihkan kotoran mobil namun juga bisa mengkilapkan body mobil serta membuat tekstur body mobil menjadi halus.

Namun permasalahannya, harga clay bar ini cukup mahal. Untuk clay kit bisa dihargai mencapai 500 ribu rupiah (satu paket berisi clay bar, quick detailer, dan lap microfiber)

2. Menggunakan wax


Dibandingkan clay kit, tentu wax memiliki harga yang lebih terjangkau karena anda bisa memilih mau beli yang volume berapa.

Tapi menggunakan wax perlu waktu pengerjaan lebih lama, karena pertama kita harus mencuci dulu mobil untuk menghilangkan debu atau pasir. Setelah itu, gosokan wax ke body mobil menggunakan bantuan lap microfiber. Saat menggosok ini, tidak satu kali gosokan noda langsung hilang, melainkan perlu bolak-balik menggosokan lap ke area yang sama untuk benar-benar menghilangkan noda.

Selain sebagai penghilang noda, wax ini juga bisa mengkilapkan serta memperhalus tekstur body mobil.

3. Menggunakan compound


Compound itu bahan yang paling jitu mengangkat kotoran seperti watermark ini. Namun kalau digunakan dengan salah dan berlebihan, justru lapisan clear coat atau pernis mobil akan terkikis.

Hal ini dikarenakan sifat compound itu mirip amplas yang mampu mengikis kotoran.

Jadi pemakaiannya, haruslah ditangai oleh orang profesional.

Pekerjaan ini masuk ke ranah detailing, meski terkesan sepele karena hanya membersihkan body mobil, pekerjaan ini juga menuntut pengetahuan serta skill yang tinggi.

Jadi, anda untuk lebih mudah tinggal bawa saja ke gerai detailing dan masalah kelar. Namun kalau anda ingin DIY, bisa anda coba.

Cara Mudah Membersihkan Noda Aspal Pada Body Mobil

Noda aspal dikenal sebagai noda yang sulit sekali dihilangkan bahkan noda ini berpotensi merusak lapisan cat mobil.

Namun apalah daya, tanpa kita sadari noda ini terciprat ke bagian body mobil. Entah karena musim hujan atau kebetulan kita melintasi jalan yang baru jadi. Bagian-bagian yang sering terkena noda aspal adalah bagian dibawah pintu. Bagian ini sangat rentan posisinya dibawah dan dekat roda.

Tapi ternyata ada cara mudah yang bisa anda lakukan sendiri untuk menghilangkan noda aspal ini.

Caranya seperti mengusap kotoran biasa namun kita menambahkan bahan kusus yaitu Tar Remover.

Tar remover adalah cairan khusus yang mampu melunakan kotoran-kotoran membandel seperti aspal atau bekas lem pada body mobil tanpa merusak cat mobil. Sehingga bisa kita bersihkan dengan mudah.

Lalu bagaimana caranya ?

cairan pembersih noda pada mobil putih


  • Pertama anda beli dulu cairan pembersih ini yang banyak tersedia di bengkel-bengkel mobil. Harganya 40 sampai 80 ribuan.
  • Kemudian siapkan lap fiber atau kain bekas juga tak masalah asal lembut dan bisa menyerap cairan
  • Tuangkan/basahi lap dengan cairan tar remover
  • Usapkan lap basah tersebut ke bagian body yang bernoda
  • Beri sedikit tekanan pada noda apabila noda tersebut agak membandel
  • Kalau lap kering, basahi lagi hingga semua aspal pada body terangkat


Dan selesai, noda aspal pada body mobil anda hilang.

Namun, agar mobil kembali kinclong, jangan lupa mencuci mobil anda dan beri wax supaya mobil terlihat baru lagi.

Apa ada cairan lain selain tar remover ?

Beberapa bahan seperti minyak, bensin, atau solar sepertinya juga bisa menghilangkan noda aspal ini. Tapi kalau anda mau menggunakan bahan selain tar remover, gunakan solar.

Alasannya, solar tidak mudah menguap (dibandingkan bensin) dan juga sifat solar bisa melarutkan kotoran-kotoran membandel. Caranya juga sama, basahi lap dengan solar lalu usapkan lap basah tersebut ke body mobil yang terkena noda.

Selain membersihkan noda aspal, solar ini juga cukup ampuh membersihkan noda lain seperti kotoran burung yang mengering.

Apa solar tidak merusak cat mobil ?

Dalam pemakaian yang tidak berlebihan, itu tidak masalah. Namun disarankan, setelah mengusapnya menggunakan solar bersihkan mobil menggunakan kanebo basah atau sekalian dicuci. Setelah itu anda bisa berikan wax pada bagian bekas noda tadi.

5 Masalah Pada Sistem Rem Mobil Yang Sering Muncul

Ada banyak masalah pada sistem rem yang patut kita waspadai. Mengingat sistem rem itu adalah mekanisme yang cukup vital pada kendaraan sehingga kita sendiri harus bisa memastikan bahwa kondisi sistem rem selalu dalam kedaan baik.

Dibawah ini akan kami jelaskan apa saja kerusakan yang sering menghampiri sistem mobil. Harapannya, anda bisa mewaspadai beberapa point yang sangat rentan terkena kerusakan.

5 Kerusakan Paling Sering Muncul Pada Sistem Rem


1. Bunyi berdecit ketika rem ditekan

Bunyi ini muncul karena kampas rem tipis. Kampas rem cakram khususnya memiliki plat kecil yang diberi nama brake wear indicator. Plat kecil ini bertugas sebagai pengingat atau indikator kalau kampas rem sudah tipis.

Jadi kalau anda mendengar bunyi berdecit, atau bunyi gesekan logam dengan logam ketika pedal rem ditekan maka itu tandanya kampas rem sudah tipis dan perlu diganti.

Selain karena kampas rem yang sudah tipis, bunyi berdecit pada rem saat ditekan juga bisa disebabkan karena ada cairan seperti oli atau air pada permukaan kampas rem. Kalau bunyinya karena air, maka itu tidak masalah. Dalam beberapa saat juga akan hilang sendiri, namun kalau bunyinya karena terkena oli biasanya akan bertahan lebih lama.

Untuk menghilangkannya anda perlu membersihkan permukaan kampas rem dan piringan rem menggunakan sprayer brake cleaner yang bisa anda dapatkan di bengkel manapun.

Baca juga 5 ciri kampas rem mobil habis

2. Rem ngempos/empuk ketika ditekan

Masalah yang kedua yang sering sekali dialami oleh pemilik mobil. Rem ngempos bisa diartikan rem yang tidak pakem atau bahkan blong. Ciri – cirinya, saat peda rem ditekan maka akan terasa empuk dan rem tidak pakem.

Namun, ketika anda kocok pedal rem hingga berulang-ulang biasanya rem kembali normal.

Itu bisa disebabkan oleh beberapa hal antara lain ;

a.Rem masuk angin
Rem mobil umumnya menggunakan sistem hidrolis, yang namanya sistem hidrolis itu menggunakan prinsip fluida bertekanan. Kalau ada udara didalam fluida tersebut, maka rem akan ngemopos karena udara itu dapat dikompresi sehingga akan menyerap tekanan hidrolis didalam sistem rem.


Untuk masalah rem masuk angin, anda dapat memperbaikinya dengan melakukan bleeding. Detailnya sudah dibahas di artikel ini Cara bleeding rem mobil yang masuk angin

b. Master rem rusak
Master rem adalah komponen yang berfungsi mengubah tekanan mekanis ke tekanan fluida. Biasanya kalau seal didalam master rem bocor, maka tekanan yang diberikan oleh pedal rem tidak sepenuhnya masuk ke fluida.

Sehingga tekanan fluida menjadi lebih rendah dari tekanan yang kita berikan pada pedal rem.

Hal inilah yang menyebabkan pedal rem menjadi lebih empuk. Untuk solusinya, adalah penggantian master rem.

3. Pedal rem keras/berat ketika ditekan

Apabila anda menekan pedal rem saat mesin mati, maka pedal rem akan terasa berat. Itu normal, yang tidak normal adalah ketika anda menekan pedal rem saat mesin hidup dan terasa berat.

Itu disebabkan karena booster rem yang bermasalah. Masalahnya dimana ?

Bisa karena membran didalam booster rem bocor, atau selang vakum dari booster rem ke intake manifold bocor.

Untuk mendeteksinya, pertama anda harus memeriksa bagian selang vakumnya dahulu. Selang ini memiliki diameter kecil (mirip selang bahan bakar) yang berbahan karet. Posisinya ada di intake manifold hingga ke area master rem.

Kalau anda menemukan retakan atau koneksi selang tersebut lepas, maka cukup diperbaiki selangnya saja. Tapi kalau selang baik-baik saja, kemungkinan masalahnya ada didalam booster rem.

4. Rem tidak balik ketika injakan pedal rem dilepas

Masalah keempat ini sering menghinggapi mobil-mobil yang lama tidak digunakan. Penyebabnya karat, korosi, kotoran didalam silinder aktuator rem.

silinde roda by plantsauto.com

Karat didalam aktuator rem, akan menyebabkan kinerja aktuator rem macet. Sehingga ketika anda menekan pedal rem, rem bisa digunakan dan pakem. Tapi, ketika anda melepas pijakan pedal rem, rem tersebut masih aktif.

Ketika anda tekan lagi pedal rem, maka akan terasa ngempos.

Untuk masalah ini bisa diperbaiki dengan membongkar bagian aktuator rem (caliper pada rem cakram dan silinder roda pada rem tromol). Biasanya, piston didalam aktuator rem akan dibersihkan dari segala kotoran dan diberikan grease agar bisa kembali licin.

Namun, kalau sealnya rusak maka sealnya harus diganti juga.

5. Getaran ketika pedal rem ditekan

Mungkin anda sering mengalami masalah ini, dimana ada getaran ketika anda menekan pedal rem. Setelah ditelisik, penyebabnya bermacam-macam. Ada yang karena baut kaliper kendor, atau karena pin kaliper kurang pelumasan, atau bisa juga karena penggunaan kampas rem aftermarket.

Kampas rem after market itu bukan OEM dari pabrikan mobil anda, mungkin harga kampas rem aftermarket itu lebih murah namun itu bersifat universal. Sementara tiap mobil memiliki karakter rem yang beda-beda jadi kampas remnya pun harus didesain dengan detail yang beda pula.

Sehingga penggunaan kampas rem yang bukan ori, bisa menyebabkan masalah seperti getaran.

Solusinya, mau tidak mau anda harus mengganti kampas rem dengan yang orinya.

Mengenal Arti 8 Kode Transmisi Matic Beserta Fungsinya

Punya mobil matic memang lebih gampang digunakan, pasalnya hanya terdapat dua pedal yakni pedal gas dan pedal rem. Sementara pedal kopling dihilangkan, itu akan lebih mudah dikendalikan menggunakan dua kaki kita.

Namun, meski namanya mobil matic tetap disediakan tuas transmisi. Dan ternyata, masih banyak pemilik mobil matic yang benar-benar mengetahui arti dari kode huruf dan angka pada tuas transmisi matic. Alasannya kode ini berbeda dengan transmisi manual.

Oleh sebab itu, mari kita ulas secara mendalam arti kode-kode pada tuas transmisi matic beserta kegunaannya itu untuk apa.

Kode Pada Transmisi Otomatis


Secara umum, anda akan menjumpai empat kode ini pada semua transmisi mobil matic (merk apapun) yakni P, R, N, D. Dibawah empat kode tersebut masih ada lagi, kalau ini kodenya berbeda-beda pada tiap mobil.

Misal untuk Ertiga, ada kode 2 dan L dibawah D, pada Avanza juga sama tapi ada kode 3 disamping D, sementara untuk Chevrolet Spin hanya ada tombol M dibawah D.

Lalu apa artinya semua kode-kode itu ? kita bahas yang empat kode umumnya dahulu.

1. P (parking)

P adalah singkatan dari Parking, atau dalam bahasa Indonesia bisa diartikan “Parkir”. Fungsi kode P ini adalah untuk mengunci roda mobil. Sehingga, meski kita memarkirkan mobil matic di jalanan menurun kalau posisi tuas ada di P maka mobil tidak akan berjalan sendiri.

Saat menghentikan kendaraan/memarkir kendaraan kita wajib memposisikan tuas transmisi ke P agar roda mobil bisa terkunci. Pada posisi ini putaran mesin terputus ke roda sehingga meski kita geber mesin, mobil tetap diam.

2. R (reverse)

R adalah singkatak dari Reverse atau kalau diartikan “mundur”. Fungsinya jelas, digunakan untuk memundurkan kendaraan. Jadi kalau anda akan memundurkan kendaraan, tinggal posisikan tuas transmisi ke posisi R.

3. N (Netral)

Posisi Netral sebenarnya sama seperti P dimana putaran mesin terputus dengan roda. Namun pada posisi N, roda mobil tidak terkunci. Sehingga mobil masih bisa didorong.

Posisi N ini sering digunakan ketika mobil dalam keadaan mogok yang mengharuskan untuk didorong. Kalau posisi tuas masih di P, mobil tidak akan bisa didorong karena rodanya terkunci. Namun kalau ada di posisi N, roda mobil bebas sehingga bisa didorong.

4. D (drive)

Drive adalah perintah untuk menghubungkan putaran powertrain dari mesin ke roda. Sehingga ketika kita posisikan tuas ke D, maka mobil akan berjalan.

Posisi ini diambil ketika kita akan menjalankan kendaraan, saat sudah masuk posisi D maka kita tinggal gas-gas saja untuk menentukan kecepatan mobil. Sementara perpindahan speed gigi akan diatur secara otomatis oleh mekanisme transmisi matic.

5. Kode 3, dan 2

Dibawah kode D biasanya ada angka, angka itu menunjukan kontrol manual speed gigi. Jadi kalau kita posisikan tuas ke angka 2 maka kita memerintahkan transmisi untuk berada di speed 2. Speed dua adalah range kecepatan mobil dari medium-high.

Umumnya mobil matic menggunakan kode 2 saja, tapi ada beberapa mobil seperti Avanza yang ada kode angka 3 disamping D. Itu artinya angka 2 untuk medium speed, sementara angka 3 untuk speed high speed.

Jadi ini memang hampir sama dengan posisi D, tapi kalau di posisi D transmisi matic bisa mengatur speed gigi dari low sampai ke high. Namun kalau kita pilih kode angke 2 maka pengaturan speed gigi hanya ada di medium sampai high (seperti transmisi manual)

Kode ini cocok diambil ketika kita sedang melintas di jalan Tol.

6. Kode L

L adalah singkatan dari Low, artinya “rendah”. Rendah disini bisa diartikan sebagai low speed, jadi kalau kode angka 2 untuk medium-high berarti kode L untuk low-medium speed.

Kalau kita posisikan tuas transmisi ke posisi L, maka sama seperti kita mengemudikan mobil manual menggunakan gigi 1-2. Kode ini cocok diambil ketika kita sedang melintasi daerah pegunungan yang banyak tanjakannya.

7. Kode M (beberapa mobil saja)


Beberapa mobil seperti mobil Chevrolet, hanya menyediakan kode M dibawah kode D. Artinya M itu “mode manual”. Jadi kalau kita posisikan tuas ke M maka sama seperti mobil manual yang ada speed giginya.

Sementara untuk memindahkan gigi 1 ke dua dan sebaliknya, dilakukan menggunakan tombol +/- yang ada di atas tuas transmisi.

8. Shift lock

Sebagai tambahan saja, ada satu lagi tombol namun ini bukan tombol elektronik melainkan sebuah mekanisme untuk mengunci perpindahan tuas gigi. Mekanisme ini disebut shift lock, tomolnya bisa anda temukan diarea atas tuas transmisi.

Fungsinya sebagai pengunci tuas transmisi sehingga kalau kita tidak tekan tombol shift lock maka tuas transmisi tidak mau dipindahkan. Namun tuas ini hanya berfungsi pada posisi P saja, artinya kalau kita akan memindahkan tuas transmisi dari N ke D tidak perlu menekan tombol shift lock.

Berapa Biaya Perbaikan Power Window Mobil ? Ini Detailnya

Mobil-mobil sekarang hampir semuanya menggunakan elektrik power winodow. Jadi untuk menaik turunkan kaca pintu kita tinggal tekan saklar power window, otomatis kaca pintu akan terbuka/tertutup.

Terlihat cukup mudah bukan, coba bandingkan dengan yang dulu dimana untuk menurunkan kaca pintu kita harus menyiapkan tenaga untuk memutar engkolan yang terletak di door trim. Namun kemudahan yang kita rasakan sekarang tidak menjamin kalau sistem tersebut akan membuat kita nyaman.

Pasalnya, semua yang berhubungan dengan elektronika kalau rusak susah memperbaikinya. Kalau power window manual, itu bersifat mekanis. Kalaupun ada masalah, bisa diservis di bengkel manapun.

Tapi kalau elektrik power window, maka kita harus mengganti komponen yang mengalami kerusakan. Tentu biayanya pasti lebih tinggi.

Bicara soal biaya, kira-kira berapa dana yang perlu kita siapkan untuk memperbaiki kerusakan pada elektrik power window ?

Baiklah hari ini akan kita ulas secara detail biaya perbaikan power window dari berbagai sisi kerusakan.

Biaya perbaikan power window


Kalau ada pertanyaan, “power window mobil saya macet, kira-kira berapa biaya untuk memperbaikinya ?”

Jawabannya tergantung jenis kerusakan dan juga jenis mobilnya.

1. Jenis kerusakan power window mempengaruhi biaya perbaikan

Jelas saja, karena elektrik power window itu disusun dari berbagai komponen yang apabila rusak kita perlu menggantinya. Dan semua komponen tersebut jelas memiliki harga yang bervariasi.

Umumnya, kalau power window anda tersendat-sendat (kadang berfungsi kadang tidak) itu disebabkan dari switch atau saklarnya. Dimana didalam saklar terdapat plat logam, plat ini bisa saja renggang atau kotor.

Kalau kondisinya seperti itu, maka kinerja swicth juga tersendat. Kadang berfungsi normal, kadang putus-putus, dan kadang juga tidak berfungsi sama sekali.

Apa swicth power window bisa diperbaiki ?

Kabar baiknya, beberapa bengkel spesialis bisa melakukan hal ini dengan catatan kondisi internal swicth masih normal. Tapi kalau didalamnya sudah terbakar (gosong) kita harus menggantinya. Harga swicth ini sendiri bervariasi, untuk mobil Jepang sekitar 200 ribuan. Namun untuk mobil Eropa bisa tembus 500 ribu untuk yang master/driver swicthnya.

Tapi kalau bisa diperbaiki, tentu biayanya bisa jauh lebih murah.

Selain dibagian switch, komponen lain yang sering terkena masalah adalah motor power window. Elektrik power window menggunakan motor listrik sebagai penggerak utamanya, kalau motornya kena otomatis power window akan macet.

Untuk perbaikan motor sendiri sama seperti perbaikan motor listrik lain karena sama-sama menggunakan dinamo. Kalau anda bawa ke bengkel spesialis, mungkin mereka bisa memperbaikinya sehingga anda tidak perlu mengganti satu unit dinamo power window.

Berapa biaya perbaikan motor power window ?

Kalau biaya pengerjaannya (bongkar-servis-pasang) itu sekitar 150 sampai 300 ribu tergantung jenis mobilnya. Tapi teknisi biaya memeriksa bagian rotornya, kalau sudah terbakar maka itu perlu diganti satu set. Tapi kalau yang bermasalah hanya brush atau sikat tembaganya saja, itu masih bisa diperbaiki.

Untuk harga dinamo power window itu bisa mencapai 1 juta rupiah tapi yang original. Sementara yang KW, bisa anda cari sendiri di toko online karena banyak yang jual dan harganya juga jauh lebih murah.

2. Jenis mobil mempengaruhi biaya perbaikan


mercedes benz power window by autohaussouthbay.com

Alasannya, karena setiap mobil memiliki desain, baut, klem yang berbeda. Contonya untuk mobil Jepang biayanya pengerjaan lebih murah karena lebih gampang serta baut dan klemnya mudah dilepas. Sementara untuk mobil Eropa dengan label premiumnya, biaya pengerjaannya lebih tinggi.

Itu karena mobil Eropa punya banyak klem, sekrupnya juga berbeda (biasanya menggunakan sekrup bintang) sehingga proses pengerjaannya jadi lebih sulit plus lebih lama.

Untuk mobil-mobil Jepang, biaya pengerjaan itu sekitar 100 ribuan. Kalau ada penggantian komponen bisa mencapai 200 ribuan. Tapi untuk mobil Eropa, biaya pengerjaannya saja berkisar 200 hingga 300 ribuan. Sementara kalau ada penggantian komponen bisa tembus 500 ribu.

Jadi kesimpulannya,

Kalau anda kerusakan pada power window itu baru dirasakan, itu lebih bisa diperbaiki sehingga siapkan dana sekitar 300 hingga 500 ribu. Tapi kalau power window sudah benar-benar macet, siapkan dana hingga 1,5 juta karena dikhawatirkan ada unit komponen seperti switch atau motor power window yang sudah terbakar (tidak bisa diperbaiki dan harus ganti).

Tentu angka diatas hanya patokan saja, dan beda bengkel beda harganya.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat.

4 Ciri Freon AC Mobil Habis + Solusinya

Freon adalah elemen penting pada sistem AC, baik AC rumah atau AC didalam mobil. Gas ini berperan sebagai sumber pendingin udara pada ventilasi AC.

Sehingga kalau AC mobil freonnya habis, jelas AC mobil tersebut akan terasa tidak dingin.

Tapi, kebocoran gas freon ini sulit sekali terdeteksi. Karena freon merupakan gas yang mudah sekali menguap bahkan di temperature dingin. Sehingga begitu ada lubang kecil pada selang AC, maka tak butuh waktu lama bagi freon untuk menguap semuanya.

Dan kalau freon habis, logikanya kita harus mengisi freon baru. Tapi kalau kita langsung isi freon di bengkel AC, maka dalam sekejap freon itu langsung habis lagi. Karena bocor pada selang AC belum diperbaiki. Sehingga kita perlu memperbaiki kebocoran AC dulu baru mengisi freon baru.

Hal lain yang sedikit membingungkan adalah gejala AC tidak dingin itu tidak hanya disebabkan karena freon habis. apa jadinya kalau AC tidak dingin, anda mengira freonnya habis. setelah akan mengisi freon, ternyata freon didalam mobil masih penuh ?

Tentu sia-sia freon yang sudah kita beli.

Oleh sebab itu, diartikel ini akan kita jelaskan tanda-tanda kalau freon AC mobil habis.

Ciri Freon AC Mobil Habis

bengkel ac mobil

1. AC hanya keluar angin dan tidak dingin

Saat anda menyalakan AC, harusnya dengan sekejap udara yang berhembus dari ventilasi udara memiliki suhu yang dingin. (lebih dingin dari suhu kabin). Tapi kalau AC bermasalah, maka meskipun selektor suhu AC sudah diset di temperatur yang paling dingin, udara yang berhembus dari ventilsai AC tetap saja suhunya, alias tidak bertambah dingin.

Gejala ini menjadi tanda bahwa ada yang tidak beres dengan sistem AC mobil anda, bisa kompresor yang rusak, magnetic clutch yang rusak, kipas pendingin mati, atau karena freon habis.

harga freon ac mobil

Kalau freon habis, maka semuanya seolah berjalan normal. Saat AC dinyalakan, terdengar bunyi ketukan yang menandakan kompresor AC bekerja, RPM mesin juga naik serta kipas pendingin nyala. Tapi hembusan angin tidak dingin, dan ini artinya freon AC mobil habis.

2. Kompresor AC tidak berhenti bekerja saat AC On

Ada juga masalah sistem AC, dimana ketika saklar AC dinyalakan magnetic clucth terus saja terhubung. Normalnya, magnetic clutch akan terhubung saat saklar AC dinyalakan. Tapi magnetic clutch akan terbebas dalam interval waktu tertentu ketika tekanan freon sudah maksimal.

Mungkin anda sendiri sering menemui kondisi dimana suara ketukan dari ruang mesin sering muncul ketika AC dinyalakan.

Tapi kalau anda menemui kondisi dimana magnetic clutch dari awal AC ON terus saja tersambung, maka itu menjadi tanda bahwa freon AC habis.

Ini disebabkan saat freon habis karena kebocoran, maka didalam selang AC itu dipenuhi oleh udara. Sifat udara, itu mudah dikompresi. Dibandingkan freon, udara lebih mudah dikompresi sehingga saat kompresor bekerja, itu hanya akan memompa udara biasa.

Karena udara lebih mudah dikomresi, maka tekanan udara pada selang high pressure pun tidak bisa sampai maksimal. Sehingga pressure switch belum bisa memutuskan magnetic clutch karena tekanannya belum sampai maksimal. Berbeda dengan freon yang lebih padat, diberi tekanan sedikit saja tekanannya langsung naik.

3. Tidak ada freon di sight glass


Kedua ciri diatas, bisa anda rasakan didalam kabin mobil saat AC dinyalakan. Kalau anda menemukan kondisi diatas, segera turun dan buka kap mesin untuk mengecek sirkulasi Acnya.

Yang anda cek itu sight glass, sight glass adalah sebuah kaca bulat yang transparan, fungsi kaca ini adalah untuk melihat sirkulasi freon didalam sistem AC. Biasanya sight glass terdapat pada driyer/filter freon.

Dalam kondisi mesin masih hidup dan AC dinyalakan, coba anda tengok pada sight glass ini. Kalau freon masih, maka akan ada cairan yang mengalir. Tapi kalau freon habis, maka tidak ada apa-apa yang mengalir dibalik sight glass.

Mengapa cairan, bukannya freon itu gas ?

Dalam wujud normalnya, freon memang berbentuk gas. Tapi kalau diberi tekanan, freon akan berubah menjadi cair. Ini seperti korek api gas, dimana didalam tanki bentuknya cair tapi kalau dikeluarkan akan menjadi gas.

4. Tidak ada embun pada selang low pressure AC

Selanjutnya, masih pada ruang mesin. Kali ini anda perhatikan selang-selang AC mobil anda.

Ada dua buah selang dari kompresor, yakni

  • Selang high pressure dengan bentuk yang lebih kecil mengarah dari kompresor menuju kondensor.
  • Selang low pressure dengan bentuk yang lebih besar mengarah dari evaporator (didalam kabin) menuju kompresor.


Saat AC hidup dengan normal, maka akan terbentuk embun pada selang low pressure. Embun ini merupakan hasil dari perbedaan suhu antara suhu didalam selang low pressure yang dingin dengan suhu mesin yang panas.

Tapi kalau tidak terbentuk embun, atau kalau anda raba tidak terasa dingin, berarti freon habis.

Lalu Apa Solusinya Kalau Freon Habis ?


Seperti yang kami katakan diatas, sebelum anda mengisi freon anda perlu mencari tahu penyebab mengapa freon AC mobil anda habis.

Untuk mengetahui letak kebocoran freon secara pasti, ada beberapa cara yang bisa digunakan.

  1. Dengan menggunakan air sabun, ini merupakan cara tradisional yang terbukti bisa mencari letak kebocoran freon. Caranya dalam kondisi mesin nyala dan AC ON, oleskan air sabun secara merata pada setiap saluran AC. Kalau ada kebocoran, pasti akan ada gelembung-gelembung.
  2. Cara kedua yakni dengan menggunakan leak detector, alat ini menggunakan cairan seperti tinta khusus yang dimasukan kedalam saluran AC. Kemudian AC dinyalakan selama beberapa menit, lalu saluran AC disoroti senter ultrasonic. Cairan tinta yang dimasukan, akan menunjukan dimana lokasi kebocoran.
  3. Untuk cara terakhir, bisa anda lakukan tanpa alat apapun. Caranya dengan memperhatikan setiak centi selang AC. Kalau ada rembesan, bisa jadi itu adalah bekas kebocoran freon. Tapi cara ini hanya bisa dilakukan kalau freon baru bocor, kalau sudah kelamaan maka bekas rembesan itu akan mengering sehingga sulit dideteksi.


Mungkin itu saja artikel tentang cara mengetahui freon AC mobil bocor, semoga bisa menambah wawasan kita semua.

Cara Mudah Pasang Talang Air Mobil Tanpa Ke Bengkel

Anda ingin mempercantik tampilan mobil, anda bisa memasang talang air pada mobil anda. selain berfungsi untuk menaikan estetika mobil, talang air juga berfungsi menghalangi air hujan agar tidak membasahi bagian kaca mobil.

Sehingga pas hujan dan kaca dibuka, air hujan tidak masuk ke dalam mobil (kecuali terkena angin).

Tapi bagaimana cara memasang talang air agar kuat dan presisi ? ternyata langkahnya cukup mudah. Anda pun dapat memasangnya sendiri tanpa pergi ke bengkel.

Alat dan bahan yang diperlukan




  • Satu set talang air, jelas ini adalah bahan utamanya. Anda bisa membeli talang air di bengkel dikota anda atau secara online dengan harga sekitar 150 ribu perset. Pastikan anda juga membeli talang air yang memang pnp untuk mobil anda (setiap mobil punya bentuk talang air beda).
  • 3M double tape, ini adalah double tape yang digunakan untuk memasang talang air. Double tape ini berbeda dengan double tape biasa, 3M menggunakan bahan seperti busa yang agak lebar dengan daya rekat tinggi. Anda bisa mendapatkannya di toko ATK.
  • Gunting
  • Larutan sabun
  • Kain lap (kanebo dan lap biasa)


Lalu bagaimana caranya ?

Langkah - Langkah Pasang Talang Air Mobil


1. Pastikan talang air PNP

Satu set talang air, biasanya terdiri empat buah talang air untuk empat kaca dimasing-masing pintu mobil.

Pertama, pisahkan dahulu mana talang air yang dipasang di pintu depan kiri, pintu depan kanan dan masing-masing pintu belakang. sebelum memasang menggunakan lem, coba letakan talang air pada bagian pintu paling atas.

Anda harus memastikan talang air PNP (plug n play), artinya tidak lebih dan lekukannya pas. Kalau ada sedikit lebihnya, anda harus memotong talang air agar pas dengan sisi-sisi pintu.

2. Bersihkan permukaan pintu dan talang air

Selanjutnya, anda harus membersihkan permukaan pintu (bagian atas) dan permukaan talang air. Langkah ini bertujuan agar tidak ada debu, minyak atau kotoran lain pada permukaan yang akan diberi double tape.

Kalau ada debu atau minyak, itu akan membuat double tape tidak merekat dengan sempurna sehingga talang air mudah lepas.

Untuk membersihkannya, anda bisa menggunakan air sabun (gunakan shampoo mobil) dan busa. Pastikan cuci permukaan atas pintu dan talang air hingga keset.

Keringkan permukaan yang dicuci menggunakan kain lap, pertama gunakan lap kanebo untuk menyerap air dan gunakan lap biasa (bahan spandex atau cotton) untuk mengeringkan permukaan yang dicuci.

3. Tempelkan 3M double tape pada permukaan talang air


Kita tempelkan 3M double tape pada permukaan talang air, jadi kita menempelkan double tapenya di talang air bukan pada permukaan pintunya.

4. Pasang dan lekatkan talang air pada pintu

Terakhir pasang talang air yang sudah diberi double tape pada permukaan pintu bagian atas. Lakukan dengan hati-hati agar presisi.


Setelah talang air melekat dan presisi, tekan bagian talang air agar melekat sempurna pada permukaan pintu.

Dan begitu saja cara untuk memasang talang air, tidak perlu repot-repot. Kuncinya ada pada double tape yang digunakan. Kalau anda menggunakan double tape biasa, mungkin akan menempel pada awalnya. Tapi tidak lama kemudian talang air bisa lepas, ini karena ketebalan double tape biasa itu sangat tipis dibandingkan 3M.

Kelemahan 3M ini, hanya satu yakni ketika anda akan mengganti talang air. Entah karena sudah rusak atau lepas, intinya double tape ini akan meninggalkan bekas lem sepert stiker. Jadi untuk menghilangkannya perlu teknik khusus.

Sekian semoga bisa menambah wawasan dan skill kita.

Cara Memanaskan Mobil Yang Benar dan Aman

Untuk urusan mobilitas dengan jarak tidak terlalu jauh, kita lebih memilih kendaraan roda dua. Alasannya lebih praktis, dibandingkan menggunakan mobil.

Sehingga mobil pun hanya dianggurin digarasi, dan mobil ini hanya akan keluar suatu waktu saja saat memang diperlukan.

Dan pertanyaannya, apakah mobil yang lama nganggur perlu dipanaskan setiap hari ? atau tidak perlu ? dan kalau perlu, bagaimana cara memanaskan mobil yang benar ?

Untuk itulah anda harus membaca artikel ini hingga tuntas.


Apa Mobil Perlu Dipanasi Setiap Hari ?


Pertanyaan pertama, apakah mobil yang tidak dipakai harus dipanasi setiap hari ? ini kan namanya buang-buang bensin, dan bisa dikatakan pemborosan.

Pertama yang perlu anda pahami adalah fungsi dari pemanasan mobil itu sendiri, kira-kira apa tujuan utamnya mesin mobil dipanasi ?

Ternyata mobil dipanasi itu bertujuan agar nanti saat mobil dipakai di jalan, bisa lebih efisien. Maksudnya, saat suhu mesin masih dingin maka hasil pembakaran mesin akan banyak yang terserap untuk menaikan suhu mesin sehingga kalau dalam suhu dingin ini mobil langsung dipacu, tenaganya kurang nendang dan bisa lebih boros.

Tapi dengan memanaskan mesin, atau menyiapkan suhu mesin agar sudah panas sebelum berkendara maka bisa membuat kinerja mesin efisien.

Dari pernyataan itu, maka didapatlah kesimpulan bahwa memanaskan mobil itu harusnya dilakukan saat mobil itu akan digunakan. Jadi kalau mobilnya tidak mau digunakan, buat apa dipanaskan ?


Apalagi sekarang semua mobil sudah berteknologi injeksi, yang meski sudah sebulan mesinnya mati pun bisa dihidupkan dengan normal tanpa hambatan.

Jadi kembali ke pertanyaan awal, apakah mobil perlu dipanasi setiap hari ? iya kalau mobil anda digunakan setiap hari tapi kalau anda hanya menggunakan mobil kadang-kadang, maka mobil tidak perlu sering dipanasi.

Bagaimana dengan mobil karburator ?

Namun khusus untuk mobil yang masih menggunakan karbu, memang agak menyulitkan. Alasanya kalau mesin mobil mati dalam waktu lama, maka aliran bensin tersebut bisa macet. Sehingga saat akan dihidupkan sangat menyita waktu dan tenaga.

Oleh karena itu, minimal seminggu sekali mobil karbu harus dipanaskan. Saat memanaskan juga tak perlu lama-lama dan tak perlu menyalakan AC.

Cara Memanaskan Mesin Mobil Dengan Benar


Semua orang juga tahu ntuk memanaskan mobil tidak dijemur dibawah terik matahari, tetapi dengan menyalakan mesinnya. Lalu untuk apa sub bab ini ?

Memang semua orang tahu bagaimana cara memanaskan mobil, tapi apakah sudah benar ? karena kalau cara memanasinya tidak benar, justru bisa jadi pemborosan dan kurang efektif dalam menaikan suhu mesin.

Ada beberapa point penting antara lain ;

1. Sebelum menyalakan mesin, pastikan indikator dashboard aman


Ini mungkin terkesan sepele, tapi kita tidak tahu apakah didalam mesin ada masalah terkait elektrikalnya atau tidak.

Biasanya kalau ada masalah seputar kelistrikan mesin, maka ada indikator pada dashboard yang menyala. Tapi indikator tersebut tidak langsung menyala, saat kita putar kunci kontak ke ON maka semua indikator akan menyala sekitar beberapa detik baru semuanya mati.

Saat akan memanaskan mesin, jangan langsung start seusai memposisikan kunci ke ON. Tapi tunggu hingga semua indikator mati, kalau semua indikaor tidak ada yang menyala maka kelistrikan mesin aman anda bisa langsung hidupkan mesin.

2. Durasi saat memanaskan mesin

Yang kedua terkait lamanya proses pemaasan mesin ini, kalau ditanya berapa lama mesin mobil dipanaskan ? jawabannya pasti relatif karena proses termodinamika setiap mesin mobil juga berbeda-beda, ada yang cepat ada pula yang lambat.

Untuk memposisikan mesin dalam suhu kerjanya, sebenarnya anda bisa menggunakan kipas radiator sebagai acuannya. Kalau kipas radiator belum berputar, maka tandanya mesin masih dalam proses warm up. Tapi kalau kipas radiator sudah berputar itu tandanya mesin sudah mencapai suhu kerja.

Lalu berapa lama hingga kipas radiator ini berputar ?

Untuk mesin bensin, mungkin bisa mencapai 10 sampai 15 menit sementara mesin diesel bisa diatas 15 menit baru kipas berputar. Cukup lama bukan ?

Oleh karena itu lamanya proses pemanasan mesin ini disesuaikan dengan traffic jalan raya dan penggunaan mobil. Misal mobil akan digunakan hanya untuk berangkat dari rumah ke kantor melewati traffic yang padat dan cenderung macet, maka anda tidak perlu menunggu sampai kipas radiator berputar. Cukup panaskan maksimal 3 menit maka mobil aman dipakai.

Lagi pula kalau anda tinggal didaerah perkotaan yang memiliki traffic cukup padat, mobil cenderung bergerak pelan. Sehingga proses pemanasan mesin tidak perlu lama-lama.

3. Pakai AC atau tidak ?


Usahakan kalau anda sedang memanaskan mesin, AC tidak dihidupkan. Alasannya, saat AC dinyalakan maka kipas radiator pun akan berputar, kalau kipas radiator berputar proses pendinginan mesin juga berjalan padahal mesin baru saja mau dipanaskan.

Sehingga untuk mempercepat proses pemanasan mesin, jangan dulu hidupkan kipas radiator.

Tapi kalau anda akan mengecek apakah kipas radiator hidup atau tidak, anda bisa hidupkan AC. Kalau kipas radiator hidup, berarti sistem pendingin mesin harusnya berjalan dengan normal pula.

4. Tidak perlu digas, biarkan idle


Mengapa tidak boleh digas ? alasannya saat mesin baru hidup, sirkulasi oli didalam mesin belum 100% melumasi semua bagiannya. Sehingga kalau digeber dalam kondisi seperti ini, komponen dalaman mesin bisa cepat aus.

Sehingga saat memanaskan mesin, cukup biarkan pada idle RPM saja. Standar RPM mobil injeksi sekitar 8.000 RPM tidak dengan AC. Tapi kalau AC nyala, RPMnya bisa tembus 9.000

5. Memperhitungkan tekanan bahan bakar

Khusus untuk mobil injeksi yang tidak dinyalakan dalam waktu lebih dari sebulan biasanya tekanan bahan bakarnya drop. Padahal tekanan bahan bakar inilah yang membuat bensin bisa tersemprot keluar dari injektor, kalau tekanannya drop maka bensin tidak keluar dari injektor sehingga mesin susah hidup saat start pertama.

Solusinya, sebelum anda menyalakan starter mobil anda harus memutar kunci kontak ke posisi ON dan OFF bolak balik minimal 3 kali. Ini dilakukan untuk memicu agar fuel pump bekerja lebih untuk menaikan tekanan bahan bakar.

Saat kita memutar kunci ke ON, maka fuel pump otomatis bekerja selama sekitar 3 detik. Ini akan menaikan tekanan bahan bakar, tapi kalau dilakukan sekali mungkin tekanannya kurang sehingga anda perlu memutar kunci ke ON/Off selama 3 kali agar fuel pump bekerja lebih lama.