Cara Kerja Turbocharger Pada Mesin Diesel

Advertisement
Anda pasti pernah mendengar suara  desis pada mobil-mobil diesel produksi terbaru. Suara ini, memang cukup menggoda karena bunyinya sangat menunjukan bahwa mobil tersebut sudah dilengkapi dengan teknologi mutakhir.

Ini karena ada perangkat turbo intercooler yang disematkan di hampir semua mesin diesel. Lalu, apa tujuan dari turbocharger ini ? apa efeknya terhadap mesin ? dan bagaimana cara kerjanya ?

A. Definisi Turbocharger Pada Mesin Mobil



Turbocharger adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memaksimalkan suplai udara kedalam mesin saat langkah hisap. Ini bertujuan agar tenaga mesin lebih besar.

Turbocharger, sudah digunakan pada mesin diesel sejak lama. Namun, untuk turbo yang diproduksi saat ini sudah mendapatkan upgrade teknologi. Anda pastinya pernah menemui label “VGT”, “VNT”, atau “VCDI”. Semua itu merujuk pada teknologi yang digunakan pada turbocharger.

Apa Tujuan Penggunaan Turbocharger ?

Kita tahu bahwa daya mesin itu sangat bergantung pada banyak sedikitnya campuran udara dan bahan bakar yang ada didalam ruang bakar. Kalau volume udara yang masuk kedalam mesin itu banyak maka tenaga akan tinggi. Namun, untuk membuat udara intake banyak perlu kapasitas mesin yang besar.

Disinilah turbocharger berperan, perangkat ini akan memampatkan udara kedalam ruang silinder dengan kapasitas tidak terlalu besar. Artinya, berkat turbocharger udara yang masuk kedalam mesin akan lebih banyak tanpa peningkatan kapasitas mesin. Sehingga, tenaganya juga akan naik.

B. Bagaimana Cara Kerja Turbocharger ?


Turbo charger itu seperti mesin jet, dimana ada dua buah turbin yang terletak dalam satu poros. Turbin pertama kita sebut sebagai drive turbin karena fungsi sebagai pemutar, sementara turbin kedua kita sebut sebagai driven turbin karena ini akan diputar oleh turbin pertama.

Cara kerjanya, seperti kompresor dimana ketika turbin ini berputar maka akan mempercepat aliran udara ke salah satu arah. Dalam hal ini, driven turbin terletak ditengah aliran udara intake. Sehingga, saat driven turbin berputar, udara didalam intake akan mengalir lebih cepat ke arah ruang bakar.

Pertanyaanya, mengapa driven turbin berputar ? darimana sumber tenaganya ?


Ternyata, sumber tenaga untuk memutar driven turbin itu berasal dari mesin itu sendiri. Tepatnya pada gas buang, gas sisa pembakaran ini masih memiliki sisa energi berupa hembusan yang tidak kecil. Kalau kita letakan turbin ditengah aliran gas buang, maka turbin tersebut akan berputar dengan kecepatan sesuai hembusan gas buang.

Dalam hal ini, drive turbin diletakan didalam exhaust manifold dan antara drive turbin dan driven turbin juga dibuat dalam satu poros. Sehingga, saat drive turbin berputar karena hembusan gas buang, driven turbin juga akan berputar untuk memompa udara lebih banyak ke mesin.

Semakin tinggi RPM mesin, semakin tinggi juga hembusan gas exhaust. Ini membuat putaran turbin semakin cepat, sehingga bisa dikatakan semakin tinggi RPM mesin semakin besar pula pompaan udara kedalam ruang bakar.

Perangkat turbocharger juga harus dilengkapi dengan intercooler

Ini karena molekul udara akan lebih besar kalau temperaturnya tinggi. Dalam hal ini, perangkat turbo akan berhubungan dengan gas buang yang memiliki temperatur tinggi. Sehingga, kalau udara intake melewati turbo pasti suhunya meningkat.

Fungsi intercooler adalah untuk menurunkan kembali temperatur udara intake agar molekulnya lebih kecil, sehingga akan lebih banyak molekul udara yang dapat masuk ke mesin. Ini akan membuat tenaga mesin jauh lebih tinggi.

Info selengkapnya Prinsip kerja intercooler pada mesin diesel

Kelebihan Mesin Dengan Turbocharger

  • Mesin lebih bertenaga
  • Lebih irit bahan bakar
  • Fun driving experience


Kekurangan turbocharger

  • Perlu perawatan lebih ekstra
  • Memakan banyak tempat didalam ruang mesin
  • Perlu penggunaan bahan bakar terbaik agar tidak knocking


C. Jenis Jenis Turbocharger


Dilihat dari mekanismenya, ada beberapa jenis turbo pada mesin antara lain ;

1. Supercharger

Supercharger memiliki bentuk yang hampir sama dengan turbo, namun supercharger menggunakan pulley mesin sebagai sumber penggerak turbin. Kelebihannya, temperatur udara intake lebih rendah.

2. Turbocharger

Turbocharger ini seperti yang dijelaskan diatas, menggunakan hembusan gas buang mesin. Meski suhunya lebih tinggi, tipe ini memiliki daya pompa yang lebih tinggi.

3. Electric turbo

Turbo tipe electric lebih fleksibel karena bisa diletakan dimana saja dan tidak meghambat tenaga mesin. Sehingga, tenaga mesin bisa lebih tinggi.

Itulah artikel singkat mengenai pengertian turbocharger dan cara kerja turbo pada alat berat. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.
First