Cara Kerja Sentrifugal Advancer Pada Distributor

Advertisement
Governoor centrifugal advancer adalah salah satu perangkat pada sistem pengapian konvensional yang berfungsi untuk MEMAJUKAN timming pengapian sesuai RPM mesin.

Mengapa sentrifugal advancer diperlukan ?


Ini dikarenakan ada beberapa kondisi mesin dimana sudut timming harus diubah baik dimajukan atau dimundurkan. Contohnya saat mesin menerima beban berat maka perlu dilakukan pemunduran pengapian melalui komponen Vacuum Advancer.

Kondisi lain, yakni ketika mesin berada pada RPM tinggi. Maka pengapian juga perlu dimajukan karena semakin cepat gerakan piston maka harus semakin awal juga pembakarannya agar pembakaran terjadi secara keseluruhan. Untuk kondisi ini, digunakan sebuah komponen bernama sentrifugal advancer atau governoor advamcer. Bagaimana cara kerjanya ? simak ulasan lengkapnya dibawah.

cara kerja governoor advancer

Fungsi Governoor sentrifugal advancer untuk memajukan timming pengapian berdasarkan kecepatan putaran mesin. Artinya semakin tinggi putaran mesin maka semakin awal pula platina membuka, dari sudut normal 8° sebelum TDC bisa mencapai 12° sebelum TDC.

Apa jadinya jika pengapian tidak dimajukan ?

Kita tahu, semakin cepat mesin maka semakin celat pula gerakan naik turun piston. Misal saat mesin berputar pada kecepatan 1200 RPM maka setidaknya terdapat 600 siklus kerja mesin. Hal itu menunjukan betapa cepatnya proses hisap serta kompresi pada mesin.

Jila pengapian tidak dimajukan maka bisa terjadi delay ignition dimana busi tetap memercikan api pada sudut 8° sebelum TDC namun pembakaran terjadi setelah piston bergerak turun dikarenakan cepatnya gerakan piston. Sehingga bisa menurunkan power mesin.

Sentrifugal advancer bekerja menggunakan gaya sentrifugal pada pemberat dibagian bawah noken platina. Putaran pemberat ini berbanding lurus dengan putaran engkol mesin. Sehingga akan menimbulkan gaya setrifugal lebih besar saat RPM tinggi, gaya sentrifugal tersebut digunakan untuk memodifikasi timming pembukaan platina.

Komponen Pada Sentrifugal Advancer


  • Goovernoor weight, merupakan pemberat yang dijadikan sumber penghasil tenaga sentrifugal ketika poros distributor berputar. 
  • Driving plate, merupakan sebuah plat yang terkait dengan dua buah governoor weight. Sehingga posisinya bisa berubah sesuai regangan pada governoor weight. 
  • Nok atau Cam, nok ini sebenarnya tidak menempel pada poros distributor melainkan menempel pada driving plate. Fungsi nok ini adalah untuk menekan platina. 
  • Governoor Spring, fungsi pegas ini adalah menahan gaya sentrifugal pemberat agar tidak berlebihan serta mengembalikan posisi pemberat ke sudut 0. 

Cara Kerja Sentrifugal Advancer


Ketika mesin hidup, maka poros distributor yang tersambung dengan pompa oli akan berputar. Putaran ini, juga menyebabkan governoor weight berputar. Karena ujung pemberat terkait dengan driving plate maka putaran pemberat akan memutar nok distributor.

1. Saat Kondisi Mesin Idle

Saat mesin pada kondisi stationer atau idle, maka putaran mesin berkisar pada 800 RPM, hal ini menyebabkan putaran poros distributor juga rendah. Sehingga pemberat atau weight balance belum mengembang, hal ini menyebabkan timming pengapian masih normal.

2. Saat Kondisi RPM Menengah

Saat kondisi RPM mesin berkisar 1500 sampai 2000 RPM, maka putaran poros distributor juga semakin cepat. Hal ini menyebabkan pemberat governoor semakin mengembang karena menerima gaya sentrifugal lebih besar.


Mengembangnya pemberat governoor akan menggeser posisi driving plate sedikit lebih maju. Sehingga, nok akan menekan platina lebih awal yang berimbas pada lebih dininya pembakaran saat langkah usaha.

Begitu pula jika RPM mesin ditarik lebih tinggi, maka bertambahnya gaya sentrifugal yang mengenai pemberat akan semakin mengembangkan pemberat sehingga posisi driving plate semakin maju.

3. Ketika RPM mesin kembali ke idle

Saat RPM mesin dikembalikan ke kondisi idle, maka gaya sentrifugal pada pemberat governoor semakin kecil. Pegas governoor akan menarik posisi pemberat agar mencapai pada posisi normalnya. Sehingga timming pengapian bisa kembali ke posisi awalnya.

Bagaimana dengan mesin EFi ? apakah governoor advancer masih berlaku ?

Tentu tidak, karena sistem EFI memiliki sebuah mekanisme elektrik bernama ESA (Elektronik spark advance) sistem ini bukan hanya menggantikan governoor advancer, namun juga menggantikan vacuum advancer.

Cara kerjanya, dengan memanfaatkan sensor speed atau CKP sensor yang mengirimkan data RPM mesin secara akurat. Data ini kemudian dikombinasikan dengan sensor MAP yang mendeteksi kevakuman didalam intake manifold. Data-data tersebut diolah pada komponen ECU yang berisi berbagai IC dan rangkaian transistor sehingga menghasilkan output berupa timming pengapian yang ideal.

Demikian artikel lengkap mengenai cara kerja governoor sentrifugal advancer, semoga bisa menambah wawasan kita dan bermanfaat bagi kita semua.