Mesin Mobil Bunyi Kletek Kletek, Cek 4 Penyebab Berikut

Advertisement
Bunyi kletek-kletek pada mesin mobil bisa menandakan adanya masalah serius pada komponen internal mesin dan bisa juga karena hal-hal yang sepele.

Suara mirip ketukan logam ini bisa muncul saat mesin dihidupkan, maupun ketika mobil digas. Kita selaku pemilik mobil harus bisa setidaknya menganalisa bunyi ini berasal dari mana dan apa penyebabnya. Sehingga kita akan tahu langkah apa yang akan diambil berikutnya.

Dibawah ini, Autoexpose akan membagikan 4 penyebab yang bisa membuat mesin mobil anda terdengar bunyi kletek-kletek.

Penyebab mesin mobil bunyi kletek-kletek

img by tercelreference.com

1. Bunyi ketika idle, kemungkinan celah katup lebar

Bagi yang belum tahu, celah katup adalah sebuah jarak atau celah antara batang katup dengan rocker arm. Fungsi celah ini adalah sebagai batas toleransi terhadap batang katup saat memuai, jadi ketika mesin panas otomatis ada sedikit pemuaian pada batang katup karena bahannya logam.

Pemuaian ini akan membuat ukuran batang katup semakin memanjang, sehingga kalau tidak ada celah pemanjangan batang katup ini justru akan menekan katup sehingga sedikit terbuka.

Standar celah katup, umumnya maksimal 0,3 mm. dan celah ini harus diset ulang saat service berkala karena celah dapat berubah akibat faktor pemakaian.

Apabila anda melewatkan proses penyetelan katup ketika service, maka celah katup bisa bertambah lebar nantinya. Kalau celah katup semakin lebar, maka suara ketukan antara rocker arm dengan batang katup akan semakin keras sehingga terdengar bunyi kletek-kletek.

Untuk menyetel celah katup bisa dilakukan dengan bantuan obeng dan kunci ring 10 namun mobil sekarang umumnya sudah menerapkan sistem HLA (hidraulic lash adjuster) yakni sistem yang otomatis menyetel celah katup. Jadi kalau mobil anda menggunakan auto katup, berarti HLA yang mengalami kerusakan.

Baca pula Cara menyetel celah katup untuk mengembalikan performa mesin

Masalah ini masih bisa dikatakan ringan karena tidak berdampak signifikan terhadap performa mesin, serta kalau digas bunyinya akan tersamarkan bunyi mesin. Sehingga bunyi akan terdengar jelas ketika mesin idle.

2. Bunyi ketika akselerasi/digas, kemungkinan bantalan crankshaft aus

Crankshaft atau poros engkol adalah sebuah mekanisme yang men-translate gerakan naik turun piston menjadi gerakan putar. Pada poros engkol ini terdapat dua buah bantalan yakni main bearing (bantalan poros engkol terhadap blok silinder) dan concord bearing (bantalan batang piston terhadap poros engkol).

Apabila salah satu bantalan mengalami keausan, maka poros engkol akan oblak. Memang, oblaknya poros engkol ini cukup kecil tapi dengan RPM mesin yang lebih tinggi tetap akan berdampak timbulnya bunyi kletek kletek.

Bunyi ini akan terdengar cukup jelas saat RPM mesin lebih tinggi, sehingga di kecepatan idle mungkin kurang terdengar tapi ketika digas, suaranya akan terdengar.

Masalah ini masuk ke masalah serius, karena bisa membuat poros engkol bengkok hingga retak. cara perbaikannya, adalah dengan melakukan overhoule engine.

3. Bunyi hanya muncul saat mesin dingin, kemungkinan oli belum naik


Kalau bunyi kletek-kletek muncul saat anda menghidupkan mesin dipagi hari atau ketika anda pertama kali menghidupkan mesin setelah mesin mati selama seharian, maka itu bisa disebabkan oli belum naik ke kepala silinder.

Oli mesin, itu tertampung pada bak oli yang telaknya ada dibagian paling bawah mesin. Disitu terdapat pompa oli yang akan mensirkulasikan oli ke seluruh bagian mesin. Namun pompa oli ini aktif saat mesin hidup, jadi dalam kondisi mesin mati tidak ada sirkulasi oli dan oli yang sebelumnya melumasi bagian kepala silinder akan turun ke bak oli.

Karena oli turun, maka bagian kepala silinder bisa dikatakan kering. Sehingga begitu kita start mesin yang pertama kalinya, otomatis bunyi kletek-kletek terdengar cukup keras. Namun tak berapa lama, bunyi tersebut hilang karena oli sudah bersirkulasi.

Ini bisa dikatakan normal apalagi kalau mesin tidak dihidupkan lebih dari sebulan.

Namun kalau bunyinya bertahan cukup lama, kemungkinan volume oli mesin kurang atau ada kerusakan di sirkulasi oli seperti pompa oli rusak atau jalur oli tersumbat. Ketika masalah ini muncul, umumnya akan muncul indikator oli pada dashboard serta mesin mengalami overheat disertai bunyi kasar.

Baca pula Apa penyebab indikator oli mesin menyala ?

Kalau tanda ini muncul, segera bawa mobil ke bengkel.

4. Bunyi kletek-kletek juga bisa disebabkan karena engine knocking

img by sydneytafe.edu.au

Engine knocking atau orang biasa menyebut ngelitik adalah suara mirip ketukan logam yang berasal dari pembakaran yang kurang sempurna. Biasanya ini disebabkan karena anda menggunakan bensin beroktan rendah.

Meski suaranya mirip ketukan logam, bunyi ini tidak disebabkan karena kausan atau oblaknya salah satu komponen mesin jadi anda tidak perlu terlalu khawatir. Ciri knocking, adalah bunyi ketukan ini terjadi saat RPM rendah dan ketika digas, bunyinya tidak terlalu terdengar. Bunyi ini berkosentrasi di wilayah blok silinder.

Baca pula 3 penyebab engine knocking pada mobil + solusinya

Solusi untuk knocking adalah dengan melakukan tune up dan menggunakan bensin beroktan tinggi.