Showing posts with label Info AC Mobil. Show all posts

3 Penyebab Blower AC Mobil Mati + Solusinya

Sesuai dengan namanya, blower pada AC mobil berfungsi untuk mengembuskan (blowing) udara segar kedalam kabin.

Saat anda menyalakan AC, udara yang keluar dari dalam ventilasi AC itu yang menghembuskan adalah blower. Jadi kalau blower mati, otomatis tidak ada angin yang keluar dari dalam ventilasi.

Akibatnya bukan Cuma panas, tapi sirkulasi udara didalam mobil juga akan macet. Sehingga mengharuskan anda untuk membuka kaca jendela mobil supaya udara bisa bersirkulasi.

Sekarang pertanyaannya, mengapa blower AC mobil bisa mati ? kita tahu kalau semua komponen didalam mobil itu berpotensi rusak. Maksudnya, hal apa yang paling mungkin menyebabkan blower ac mati agar kita bisa mencari solusinya ?

Hal itulah yang akan kita bahas pada artikel dibawah.

Tanpa panjang lebar lagi langsung simak saja penyebabnya berikut.

Penyebab Blower AC Mobil Mati


Dari riset yang telah kami lakukan, ternyata ada banyak hal yang bisa menyebabkan blower AC mati. Namun dari sekian banyak penyebabnya, tentu tidak mesti cocok pada jenis mobil anda. jadi untuk lebih menyingkatnya, kami kelompokan menjadi tiga penyebab.

1. Kerusakan dari sisi motor/dinamo didalam blower


Blower itu pada dasarnya kipas elektrik, yang namanya kipas elektrik itu digerakan oleh sebuah dinamo yang mengubah energi listrik menjadi energi putar melalui proses elektromagnetik.

Jadi kalau ada kerusakan pada sisi dinamo, otomatis blower tersebut akan mati.

Kalau dijabarkan lebih spesifik lagi, beberapa komponen didalam dinamo yang berpotensi rusak duluan antara lain ;

  • Brush/sikat, sikat tembaga ini fungsinya untuk menyalurkan listrik dari sumber ke rotor yang dinamis (berputar). Singkat kata, sikat dan rotor akan terus bergesekan sehingga lama kelamaan sikat akan aus dan mengakibatkan lisrtrik dari sumber tidak tersalurkan dengan sempurna
  • Ada sambungan lilitan yang putus, didalam dinamo terdapat beberapa lilitan tembaga yang saling terkoneksi. Kalau koneksi antar lilitan tersebut putus, maka akan menyebabkan dinamo mati.
  • Konektor dinamo terbakar, ada juga kasus dimana konektor kabel pada dinamo meleleh atau gosong. Ini disebabkan karena dinamo saat bekerja juga akan mengeluarkan panas, ketika panas dari dinamo berlebihan maka bisa merusak komponen lainnya seperti konektor yang berbahan plastik.


2. Kerusakan dari sisi rangkaian kelistrikannya

Sisi rangkaian kelistrikan meliputi komponen dari sumber arus sampai ke beban, dalam hal ini dinamo blower berperan sebagai beban.

Ada apa saja pada sisi ini ?

Ada kabel, fuse/sekering, dan relay.

Ketika ada salah satu yang terputus sudah pasti listrik dari sumber (aki) tidak bisa sampai ke beban. Sehingga blower akan mati.

Yang sering terjadi, adalah sekering putus. Tapi jangan anggap remeh sekring putus, itu karena sekering fungsinya sebagai bloker dari arus yang berlebihan. Jadi ketika fuse putus itu disebabkan ada lonjakan arus berlebih yang melintasi rangkaian kelistrikan.

Itu bisa menandakan adanya korsleting pada rangkaian blower AC. Jadi patut waspada.

3. Kerusakan dari sisi switch atau saklar


Saklar digunakan sebagai alat untuk mengaktifkan dan menset kondisi AC pada mobil. Biasanya untuk saklar blower, itu ada tingkat speednya. Jadi saklar ini berbeda dengan saklar-saklar biasa.

Cara kerja saklar bertingkat seperti ini, biasanya memanfaatkan variable resistor yang memiliki hambatan berbeda tiap speednya. Jadi untuk speed 1, memiliki nilai hambatan paling besar agar tegangan yang masuk ke dinamo itu paling kecil, kalau tegangan yang masuk ke motor blower kecil maka putaran kipas menjadi lebih rendah.

Semakin tinggi speednya, maka nilai hambatan semakin kecil sehingga putaran kipas justru akan semakin bertambah.

Masalah yang kerap muncul ada pada variabel resistor ini yang sering putus. Ini terjadi karena wajar sebenarnya, variable resistor bisa putus karena faktor pemakaian. Coba anda perhatikan, dalam satu kali perjalanan berapa kali anda menset saklar blower ?

Tiap kali kita menset baik mengecilkan speed, atau menambah speed blower itu kita sedang membuat variable resistor bekerja. Kalau sering digunakan maka kerusakannya juga bisa semakin cepat.

Lalu Bagaimana Solusinya ?

Untuk masalah elektrikal, solusi yang paling tepat itu penggantian komponen yang terdeteksi rusak. Contohnya kalau sikat dinamo yang rusak, maka perlu ganti sikatnya.

Tapi masalahnya untuk mendeteksi komponen mana yang rusak itu bukan perkara mudah, pertama anda harus memahami wiring diagram sistem blower mobil anda (tiap mobil itu berbeda) kedua, anda harus sedikit paham tentang elektrikal untuk bisa melakukan pengetesan baik menggunakan multi tester atau test lamp.

Jadi solusi yang paling tepat untuk orang awam adalah dengan membawanya ke bengkel. Karena kalau kita tidak punya kemampuannya, justru itu bisa semakin merusak.

Lebih baik mana, mengeluarkan sedikit uang untuk mempercayakan ke orang yang kompeten atau DIY dengan resiko yang kita tidak ketahui ?

Masalah biayanya, kami rasa tidak terlalu besar karena masalah ini masuk ke masalah ringan yang tidak perlu melakukan pembongkaran total. Jadi paling 500 – 1 juta rupiah itu sudah beres.

Ini Dia 3 Ciri Kondensor AC Mobil Rusak

Kondensor pada sistem AC mobil berfungsi untuk mendinginkan freon atau refrigerant supaya freon tersebut mampu mendinginkan udara yang akan dihembuskan ke kabin.

Letak kondensor ada didepan radiator, jadi bentuknya juga hampir sama seperti radiator tapi kondensor lebih tipis dan letaknya ada didepan radiator.

Ketika komponen ini rusak maka sistem AC mobil menjadi tidak dingin, tapi permasalahnnya penyebab AC tidak dingin itu banyak. Lalu bagaimana cara kita mengetahui bahwa kerusakan itu berasal dari kondensor atau bukan ?

Ini memang sulit karena yang pertama letak kondensor itu tersembunyi, kedua kerusakan sistem AC terutama saat freon bocor itu susah dideteksi tanpa bantuan alat. Apalagi kalau bocornya ada di kondensor.

Tapi anda tenang saja, karen dibawah akan kita bahas ciri ciri kalau kondensor mobil anda bermasalah.

Ciri – Ciri Kondensor AC Mobil Rusak


Yang pertama jelas AC tidak dingin, saat AC tidak dingin itu bisa disebabkan oleh banyak hal. Bisa karena freon bocor, kipas mati, kompresor mati atau kondensor tersumbat. Yang berhubungan dengan kondensor, itu freon bocor serta kondensor yang tersumbat.

Jadi pertama cek dulu kipas dan kompresornya, untuk mengeceknya anda hanya tinggal menyalakan AC dan lihat kinerja dua komponen tersebut. Biasanya kompresor dan kipas tetap akan bekerja meski freon sudah habis karena didalam sirkulasi AC masih terdapat udara.

Ketika kipas dan kompresor OK, maka lanjut ke ciri berikut

1. Tidak ada tanda kebocoran pada selang atau bagian AC yang terlihat

Ciri kedua, anda tidak akan menemui bekas kebocoran freon pada sepanjang selang, sambungan selang atau didalam kompresor. Bekas kebocoran freon ini berupa rembesan yang dipenuhi dengan debu, meski freon sudah menguap tapi masih ada bekas oli kompresor yang juga ikut keluar.

Bekas oli kompresor inilah yang menjadi tanda lokasi suatu kebocoran pada sistem AC.

Atau cara lainnya, anda bisa menggunakan air sabun. Caranya hidupkan AC dan lumasi semua selang dan bagian sirkulasi AC yang terlihat menggunakan air sabun. Ketika ada kebocoran, maka akan ada gelembung udara yang keluar dari spot yang bocor.

Tapi kalau memang kondensornya yang bocor maka tidak akan ada gelembung yang terlihat.

2. Terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara selang high dan low

img by californiaautohaus.com

Ini terjadi karena kondensor terseumbat, jadi saat AC dihidupkan freon tersebut akan tertahan pada area sebelum kondensor yakni selang high yang menghubungkan kompresor dengan kondensor. Kebetulan, diselang ini pula diletakan niple untuk mengecek tekanan selang high.

Sehingga terbaca tekanannya cukup tinggi.

Sementara pada selang setelah kondensor tekanannya menjadi lebih rendah, sampai di selang low (selang setelah evaporator) tekanan freon menjadi lebih kecil lagi. Disini pula terdapat niple untuk mengukur tekanan selang low.

Jadi perbedaan antara tekanan high dan low cukup signifikan, ini juga akan menyebabkan kompresor AC nyala mati dengan waktu yang cukup cepat.

3. Ada bekas kebocoran pada kondensor

Untuk beberapa tipe mobil, kondensornya bisa terlihat dari celah grill bumper depan. Untuk yang ini, anda bisa melihat apakah kondisi kondensor kering atau ada bekas rembesan. Kalau ada bekas rembesan, bisa jadi kondensor AC mobil mengalami kerusakan/kebocoran.

Untuk lebih akuratnya lagi, kondensor harus dilepas untuk dicek kondisinya. Biasanya kondensor direndam didalam air lalu diberi angin bertekanan untuk mengetahui apakah bocor atau tidak.

Hanya saja proses ini rumit karena harus menguras serta melepas sistem AC mobil. Jadi lebih baik percayakan pada bengkel AC mobil.

Untuk harga kondensor AC itu berfariasi, untuk yang OEM bisa tembus 2-4 juta rupiah tergantung merk mobilnya.

Blower AC Mobil Berisik, Cek 4 Penyebab Berikut

Blower merupakan kipas yang menghisap udara luar agar bersirkulasi dengan udara didalam kabin mobil. Cara kerjanya sama seperti kipas angin hanya saja posisi blower ini ada didalam dashboard sehingga kalau kotor sudah pasti sulit dibersihkan.

Akibatnya, ada gejala seperti suara gesekan atau suara berisik lainnya ketika AC dinyalakan.

Tapi selain blower yang kotor, kondisi kipas blower yang mulai aus juga bisa menyebabkan bunyi. sehingga ketika anda menjumpai masalah ini pada mobil anda, anda harus paham apa ciri blower yang aus dan bagaimana ciri blower yang kotor.

Dibawah sudah kami tuliskan informasi terkait blower AC yang berisik beserta cara mengatasinya, jadi anda tinggal baca selengkapnya.

Penyebab Blower AC Mobil Bunyi


1. Poros blower oblak

Yang pertama, bunyi ini disebabkan karena poros kipas blower oblak. Kalau porosnya oblak, maka ketika blower berputar kipas blower akan oleng dan akan mengenai frame blower. Sehingga muncul bunyi seperti grek, grek, grek.

Masalah ini ternyata tidak hanya disebabkan karena poros blower yang aus, tapi bushing atau rumah penahan poros blower ini sudah melebar. Maklum saja komponen Ini umumnya terbuat dari bahan plastik sehingga mudah berubah bentuk.

Untuk solusinya, adalah penggantian housing blower tapi saat mengganti housing blower biasanya kita juga harus ganti blowernya juga agar satu set. Perkiraan biaya untuk mengganti unit blower adalah 1,5 jutaan untuk yang original dan kurang dari 1 juta untuk yang KW.

2. Ada benda asing seperti daun yang masuk ke blower

Karena blower ini menghisap udara dari luar mobil, tak jarang ada benda asing seperti dedaunan atau kertas atau apapun yang ikut masuk ke blower. Namun ketika sampai pada blower, benda tersebut terganjal sehingga akan meninggalkan bunyi srek, srek, srek.


Masalah ini sering muncul pada mobil yang tidak dilengkapi filter AC. Oleh sebab itu langkah pertama cek dulu apakah mobil anda dilengkapi filter AC atau tidak. Kalau ternyata tidak ada filter AC, maka langkah perbaikannya adalah dengan membuka blower dan membersihkan semua benda asing yang masuk.

Anda bisa melobby bengkel AC kepercayaan anda dengan biaya tidak terlalu mahal karena ini tidak ada penggantian komponen.

3. Bearing blower aus

Bearing ini berbentuk seperti cincin untuk memastikan putaran kipas blower licin dan tidak oblak. Meski bushing blower umumnya terbuat dari plastik namun bearing ini terbuat dari aluminium sehingga lebih aman dari perubahan bentuk.

Namun logam yang bergesekan lama kelamaan akan mengikis salah satu logam. Sehingga dalam waktu yang lama, bearing ini biasanya mengalami keausan sehingga akan timbul suara gesekan ketika blower AC dinyalakan.

Untuk mengatasinya, mungkin bisa anda ganti hanya bearingnya saja kalau ada spare partnya. Tapi kalau tidak ada, mau tidak mau harus ganti satu set.

4. Debu yang mengotori bagian kipas blower

Sama seperti nomor 2, debu justru lebih sering masuk karena partikelnya cukup kecil. Sehingga mau AC mobil anda pakai filter atau tidak, debu bisa saja masuk.

Ketika debu masuk, biasanya debu ini akan mengendap pada permukan evaporator yang basah juga mengendap pada sela-sela poros kipas blower. Debu ini tentu akan mengganggu kinerja kipas itu sendiri sehingga suara kasar akan terdengar.

Masalah ini bisa diminimalisir ketika anda menggunakan filter AC yang kondisinya masih baik dan tidak sering berada pada daerah yang berdebu.

Untuk solusinya, tinggal bawa ke bengkel AC untuk dibersihkan. Harganya juga tidak terlalu mahal karena tidak ada penggantian spare part.

Jadi Kesimpulannya


Bunyi berisik yang terdengar dari blower umumnya disebabkan dibagian porosnya, karena komponen ini yang berputar dan bergesekan dengan komponen sekitar. Tapi bunyi yang terdengar saat AC dinyalakan juga bisa berasal dari kompresor, atau karena freon kurang (bunyinya mendesis).

Jadi, pastikan juga anda saat AC nyala cek juga bagian kompresornya dengan membuka kap mesin dan mendengarkan apakah ada bunyi yang aneh pada kompresor AC atau tidak.

Kompresor AC Mobil Tidak Berputar, Ini 4 Penyebabnya

Salah satu masalah AC mobil yang cukup populer adalah masalah pada sektor kompresor AC yang tidak berputar. Padahal kompresor AC ini bertugas untuk memompa freon supaya bersirkulasi, kalau kompresor macet otomatis freon tidak bersirkulasi akibatnya AC tidak dingin.

Lalu apa yang menyebabkan kompresor AC tidak berputar ? mari kita bahas bersama-sama.

Penyebab Kompresor AC Tidak Berputar


Satu hal yang perlu anda ketahui, kompresor AC dibedakan menjadi dua unit yakni unit kompresor sebaga penekan dan magnetic clutch sebagai kopling yang menentukan kapan kompresor bekerja dan kapan kompresor diam.

Artinya apa ?

Kompresor yang tidak berputar tidak mesti disebabkan dari kompresornya tapi justru lebih banyak disebabkan dari magnetic clutchnya yang tidak bekerja.


Untuk mendeteksi apakah magnetic clutch yang rusak ataukah kompresor yang rusak, anda bisa mendengarkan suara “tek” saat AC dihidupkan. Suara ini muncul akibat koneksi antara pulley dengan magnetic clutch. Kalau suara ini tidak muncul saat AC dihidupkan, maka ada kemungkinan magnetic clutch yang rusak.

Anda juga bisa memperhatikan RPM mesin. Biasanya kalau kompresor bekerja, stasioner mesin akan naik secara otomatis. Tapi kalau stasoiner mesin tetap stabil meski AC sudah ON, bisa dipastikan magnetic clutch bermasalah.

Hal hal yang menyebabkan magnetic clutch tidak bekerja antara lain ;

1. Sekering magnetic clutch putus

Sekering atau fuse sebenarnya berfungsi sebagai pengaman device dari aliran arus yang berlebih. Sekering ini akan putus secara otomatis kalau arus yang mengalir ke magnetic clutch melebihi arus yang diizinkan.

Ketika sekering sudah putus, maka rangkaian kelistrikan ke magnetic clutch pun terputus sehingga magnetic clutch tidak bekerja.

Biasanya kalau sekering putus kita hanya mengganti sekering dengan yang baru tapi, sekering yang putus itu menandakan adanya korsleting karena hanya korsleting yang bisa memicu mengalirnya arus yang diluar normal.

Oleh sebab itu, sebelum anda mengganti sekering coba cek rangkaian kabel magnetic clutch apakah ada yang terkelupas atau bagian soketnya apakah renggang atau gosong.

Apa yang terjadi kalau kita langsung ganti sekeringnya ?

Maka sekering akan putus lagi karena korlsetingnya belum diperbaiki. Tapi kalau korsletingnya hanya jangka pendek misal karena kecipratan air maka saat air tersebut kering, korsleting akan hilang dengan sendirinya sehingga langsung diganti sekeringnya pun tidak masalah.

Namun beberapa orang biasanya mengganti sekering tersebut dengan kapasitas lebih tinggi, alasannya karena kalau diganti dengan kapasitas setara akan putus terus sehingga diganti dengan yang lebih tinggi. Apakah itu diperbolehkan ?

Tentu tidak karena itu akan memperbesar limit arus yang dapat mengalir, konsekuensinya magnetic clutch akan rusak ketika terjadi korsleting dan bisa terbakar.

Jadi kalau ada korsleting perbaiki dulu, dan jangan pernah mengganti sekering dengan kapasitas lebih tinggi.

2. Kerusakan pada magnetic clutch AC

Yang kedua karena ada kerusakan pada devie magnetic clutch itu sendiri. Ini merupakan komponen elektrikal yang gampang rusak, jadi anda tak perlu pusing mengapa magnetic clutch bisa rusak.

Untuk memastikan apakah magnetic clucth rusak, harus diuji menggunakan multimeter. Caranya dengan mengecek arus input yang ke magnetic clutch. Kalau ada arusnya maka rangkaian O.K sehingga yang rusak adalah magnetic clutchnya.

Solusi kerusakan magnetic clutch itu hanya satu yakni diganti, karena komponen ini sangat tertutup sehingga sulit diperbaiki.

3. Ada masalah pada sensor tekanan AC

Sensor tekanan freon AC ada dibagian selang high pressure (selang dengan diameter lebih kecil). Fungsi sensor ini sebagai salah satu penanda yang menandakan kapan magnetic clutch ON dan kapan magnetic clutch OFF.

Cara kerjanya saat AC dinyalakan maka magnetic clutch akan ON namun ketika tekanan freon sudah mencapai maksimal, maka sensor ini akan menonaktifkan magnetic clutch sehingga tekanan freon tidak bertambah dan berangsur turun.

Ketika tekanan freon sudah mencapai limit bawah, sensor akan mengaktifkan kembali magnetic clutch sehingga tekanan freon kembali naik. Proses ini berlangsung selama AC mobil dinyalakan.

Kerusakan pada sensor bisa menyebabkan eror dalam hal aktifasi magnetic clutch. Misalnya saat AC dinyalakan harusnya magnetic clutch ON tapi sensor tekanan freon eror, sensor tersebut malah membaca tekanan freon tinggi sehingga sampai kapanpun magnetic clutch tidak akan aktif.

Untuk masalah ini biasanya akan memunculkan cek engine pada dashboard mobil anda. solusinya dengan mengganti sensor.

4. Ada masalah pada sensor suhu AC

selain sensor tekanan freon, sensor suhu AC juga mempengaruhi aktfasi magnetic clutch. Sensor ini berfungsi sebagai feedback yang mendeteksi suhu didalam kabin.

Jadi ini hubungannya dengan kontrol suhu AC, kalau kita atur suhu AC pada suhu yang tidak terlalu dingin (misal 30 derajat) maka sensor suhu ini akan menonaktifkan magnetic clutch saat suhu kabin telah mencapai 30 derajat. Dan sensor suhu juga kembali akan menghidupkan magnetic clutch ketika suhu kabin turun dari 30 derajat.

Kerusakan sensor ini akan menyebabkan pembacaan suhu kabin eror, sehingga sensor bisa menonaktifkan magnetic clutch secara terus menerus meski suhu didalam kabin sudah sangat panas.

Solusinya juga sama, dengan melakukan penggantian sensor.

AC Mobil Bau Pesing, Cek 3 Penyebab Berikut

Masalah yang hampir dirasakan oleh semua pemilik mobil adalah masalah AC yang berbau tidak sedap. Baunya bisa bermacam-macam, bisa bau asam, bau bangkai, apek, hingga bau pesing. Kira-kira mengapa AC mobil kita bisa berbau pesing padahal tidak ada air kencing didalam mobil kita ?

Mari kita bahas sedetail-detailnya.

Penyebab AC mobil bau tidak sedap

img by healthprep.com

Ada banyak faktor yang menyebabkan AC mobil berbau tidak sedap, dari mulai debu yang menumpuk pada filter AC hingga faktor posisi mobil yang berdekatan dengan polusi udara.

Namun untuk bau asam atau terkadang tercium seperti bau pesing, umumnya disebabkan karena faktor internal mobil. Artinya penyebabnya ada didalam mobil anda. apa saja ?

1. Jamur pada evaporator

Jamur dapat terbentuk dengan mudah pada permukaan evaporator karena sifat evaporator yang selalu basah ketika AC mobil dinyalakan. Kondisi permukaan evaporator yang lembab plus tidak ada sinar matahari ini sangat cocok untuk pertumbuhan jamur.

Mengapa evaporator bersifat lembab ?

Itu disebabkan karena kondensasi atau pengembunan akibat perbedaan suhu antara suhu freon didalam evaporator yang lebih dingin dengan suhu udara yang melewati evaporator. Sehingga uap air pada udara yang dihembuskan, akan menempel pada permukaan evaporator yang memiliki suhu lebih rendah.

Dari situlah tetesan embun di kolong mobil berasal.

Ketika jamur sudah terbentuk pada permukaan evaporator, maka bau tidak sedap akan muncul. Biasanya bau akan sangat tercium saat mobil distarter/ketika mobil dihudupkan awal-awal. Tapi ketika mobil sudah berjalan, bau tersebut berangsur-angsur hilang.

Baca juga Cara simple membersihkan evaporator tanpa ke bengkel

2. Terlalu banyak menyemprotkan wewangian

Wangi-wangian kabin sering menjadi pilihan untuk menghilangkan bau tidak sedap. Hal tersebut memang boleh-boleh saja, tapi bahan-bahan kimia pada pewangi akan menempel pada permukaan kabin dari mulai jok, lantai, hingga atap mobil. Lama-kelamaan, sisa pewangi tersebut akan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Namun hal itu bukan berarti anda tidak boleh menggunakan pewangi didalam mobil, gunakan pewangi khusus untuk kabin mobil dan kalau bisa yang alami.

Kejadian diatas, bisa muncul apabila anda menyemprotkan pewangi secara berlebihan serta sering dicampur-campur dengan pengharum ruangan. Ingat kabin mobil itu tertutup jadi kurang cocok kalau menggunakan pengharum ruangan biasa.

3. Lantai/dinding/jok yang basah

Ketika pakaian anda basah dan tidak dikeringkan, otomatis akan timbul bau tidak sedap. Itu juga bisa terjadi pada kabin mobil, misal ketika lantai (bukan karpet) mobil anda terkena tumpahan air, jok terkena tumpahan air dan tidak segera dikeringkan.

Maka dalam waktu beberapa jam, anda akan mencium bau tidak sedap

Lantas bagaimana solusinya ?

Yang paling mudah adalah dengan menjemur kendaraan dibawah terik matahari. Tapi saat menjemur, semua pintu dibuka dan jangan terlalu lama menjemurnya, paling tidak 30 menit saja sudah cukup. Ini akan mengeringkan semua bagian yang lembab dan untuk membunuh pertumbuhan jamur.

Tapi kalau kondisi mobil sudah sangat bau apalagi baunya berasal dari dalam evaporator, anda perlu membawa mobil ke bengkel AC untuk melakukan pembersihan evaporator. Ini berarti jamur yang tumbuh di permukaan evaporator sudah cukup banyak sehingga perlu pembersihan secara langsung.

Baca juga cara ampuh menghilangkan bau rokok didalam kabin

Tips agar mobil tidak gampang bau, setelah anda memebersihkan interior mobil gunakan pengharum ruangan non-sprayer. Hal ini dikarenakan pengharum ini lebih tahan lama dan lebih cocok untuk kabin mobil yang tertutup.

5 Penyebab AC Mobil Bau Plus Solusinya

AC menjadi salah satu aspek pada kendaraan yang cukup penting, karena selain bisa menurunkan suhu kabin sistem AC mobil juga bisa memastikan kondisi udara didalam kabin tetap segar. Tapi ada jadinya kalau AC mobil mengeluarkan bau menyengat.

Tentu itu sangat mengganggu indra penciuman kita sehingga berkendara akan menjadi tidak nyaman.

Lantas, apa saja hal-hal yang bisa menyebabkan AC mobil bau ? simak artikelnya dibawah.

Penyebab AC Mobil Bau


1. AC mobil bau asam karena jamur di evaporator

Evaporator AC itu selalu basah karena ketika AC dinyalakan maka embun akan selalu terbentuk pada permukaan evaporator. Kalau ada debu yang mengenai permukaan evaporator, otomatis debu tersebut akan melekat pada permukaan evaporator.

Namun kenyataannya, bukan Cuma debu. Asap rokok pun bisa masuk ke evaporator dan bercampur dengan segala partikel yang ada dipermukaan evaporator. Partikel-partikel ini karena bersifat basah, bisa membentuk sebuah jamur yang menghasilkan bau agak asam.

Masalah ini sering sekali dialami pada mobil yang tidak dilengkapi filter AC serta faktor perilaku pengemudi yang suka merokok saat AC dinyalakan.

Bagaimana solusinya ?

Anda perlu membersihkan evaporator, karena kalau anda Cuma menyemprotkan pengarum ruangan maka bau tersebut akan tersamar hanya dalam waktu singkat. Ketika pengharum ruangan habis, bau menyengat muncul lagi.

Untuk membersihkan evaporator memang agak sulit kalau kita bersihkan sendiri karena lokasi evaporator ini ada didalam dashboard. Selain itu, akan beresiko kalau kita sampai melepas evaporator padahal tidak ada masalah pada sirkulasi AC.

Sehingga cara lainnya adalah dengan menyemprotkan cairan pembersih evaporator malalui blower. Tentu ini lebih murah dan lebih mudah dilakukan. Anda cukup menyemprotkan cairan ini melalui lubang pada filter AC mobil anda sambil menghidupkan AC mobil.

Baca juga Cara simple membersihkan evaporator tanpa ke bengkel

2. AC mobil bau karena pemakaian parfum tinggi alcohol

Parfum dengan kadar alcohol yang tinggi memang lebih awet, namun dampak jangka panjangnya alcohol yang sedikit demi sedikit terkumpul di evaporator akan menyebabkan bau asam. Ini juga hampir sama sebenarnya dengan kasus yang pertama, dimana ada partikel dari luar masuk ke evaporator yang menumbuhkan jamur.

Sehingga solusinya juga sama yakni dengan menggunakan cairan pembersih evaporator, caranya juga sama seperti yang pertama.

3. AC mobil bau karena ada bangkai hewan di evaporator

Untuk jenis bau yang ketiga mungkin juga sering dialami khususnya pada mobil yang diparkirkan di pinggir jalan atau didekat lahan perkebunan. Biasanya ada hewan seperti tikus, kecoa, dan cicak yang sering hinggap di mobil anda.

Kalau hewan tersebut mati, otomatis akan menjadi bangkai. Dalam beberapa hari, anda akan mencium bau bangkai yang sangat menyengat dimobil anda.

Ketika anda sudah mencium bau bangkai tersebut, segera geledah setiap sudut mobil anda untuk menemukan sumber baunya. Karena kalau dibiarkan, maka baunya akan semakin menyengat.

Tak jarang pula bangkai hewan ini bersarang di area yang sangat tersembunyi misal didalam dasboard. Tentu untuk menjangkaunya kita perlu membongkar dashboard. Untuk itu, kalau anda merasa kesulitan mencari sumber baunya anda bisa membawa mobil ke salon mobil. Biasanya akan dilakukan pembongkaran dasboard untuk mencari tahu sumber baunya.

Baca juga 7 cara ampuh hilangkan bau tidak sedap didalam kabin

4. AC mobil bau sangit karena terkena asap kendaraan lain

Saklar AC mobil itu ada bermacam-macam, ada saklar blower yang mengatur kecepatan hembusan angin yang keluar dari grill, ada saklar AC yang mengatur AC ON atau OFF, ada saklar temperatur AC yang mengatur suhu AC, ada pula saklar sirkulasi udara yang memberi pilihan apakah akan menggunakan sirkulasi outdoor atau sirkulasi indoor.

Kalau kita pilih sirkulasi outdoor, maka udara luar akan dimasukan ke kabin dan udara didalam kabin akan dikeluarkan. Sementara sirkulasi indoor, udara akan berputar-putar didalam mobil saja tanpa melibatkan udara luar.

Biasanya kita pilih sirkulasi outdoor karena ini lebih menyegarkan, namun kalau kita berada dikemacetan apalagi macet didaerah pegunungan maka asap kendaraan di luar bisa masuk ke dalam mobil sehingga AC terkesan bau sangit.

Dalam kondisi yang parah, asap kendaraan yang masuk ke kabin juga bisa menjadi racun yang membuat penumpang pusing hingga pingsan. Oleh sebab itu, kalau anda berada ditengah kemacetan apalagi disamping anda banyak truk-truk besar, pilih sirkulasi indoor saja.

5. AC mobil bau freon karena bocor

Bau freon itu sangat khas, baunya tidak terlalu menyengat tapi sangat beda dengan bau-bau yang lain. Ini menandakan freon AC mobil bocor, dan lokasi kebocoran ada di evaporator. Karena kalau kebocoran ada di selain evaporator, maka tidak ada bau tiba-tiba AC tidak dingin.

Tapi kalau ada bau freon, maka kebocoran terletak pada area evaporator.

Baca juga Freon mobil bocor, apa tandanya ?

Solusinya, anda perlu memperbaiki mana yang mengalami kebocoran. Kalau evaporator yang bocor, maka perlu diganti.

Berapa Biaya Service & Perbaikan AC Mobil ? Ini Rinciannya

AC mobil sudah menjadi kebutuhan yang tak kalah penting dalam sebuah kendaraan. Dengan iklim tropis yang suhunya bisa mencapai 30 derajat celsius disiang hari membuat AC menjadi pilihan agar kabin mobil terasa adem.

Tapi seperti komponen mobil lainnya, AC mobil juga perlu anda rawat.

Salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk merawat sistem AC mobil adalah dengan membersihkan filter kabin secara rutin. Caranya tinggal lepas filter dari balik console box (dashboard sebelah kiri) lalu bersihkan menggunakan semprotan angin.

Namun, service AC tidak hanya itu. Karena masih ada komponen seperti kompresor, dryer, dan evaporator yang juga perlu dirawat.

Masalahnya, untuk mengakses komponen-komponen tersebut perlu keahlian serta kunci-kunci yang memadai. Sehingga secara simpelnya, kita tidak bisa merawat komponen-komponen tersebut seorang diri. Kita memerlukan jasa service AC yang sudah berpengalaman sehingga punya keahlian serta alat yang memadai untuk merawat AC mobil.

Pertanyaannya, berapa biaya yang diperlukan untuk service dan perbaikan AC ?

Kita akan ulas secara mendalam diartikel ini.

Kisaran Biaya Service dan Perbaikan AC Mobil


img : chiltondiy.com

Pertama kita perlu membedakan antara service dan perbaikan. Service adalah perawatan, artinya pekerjaan ini dilakukan secara berkala untuk menjaga kondisi AC tetap prima. Jadi sifat service adalah preventif untuk mencegah masalah pada AC.

Sementara perbaikan bersifat solisusif, artinya pekerjaan ini dilakukan ketika AC mobil anda mengalami masalah.

Dari pernyataan tersebut, maka biaya perbaikan itu bisa lebih mahal. Karena pada pekerjaan ini menuntut jasa lebih serta ada penggantian komponen. Tetapi itu juga tergantung jenis mobil dan komponen apa yang rusak, karena antara mobil A dan B bisa memiliki harga yang berbeda jauh hanya untuk satu part.

A. Kisaran Biaya Service AC


Service AC umumnya dilakukan pada interval 10.000 KM hingga 20.000 KM. untuk mobil yang berada dilingkungan macet, berdebu, perkotaan maka lebih baik gunakan interval 10 ribu KM untuk service. Sementara mobil dengan lingkungan lebih lengah, pedesaan mungkin bisa tahan hingga 20 ribu KM bahkan lebih.

Item yang dicek pada service AC meliputi ;

  • Flushing sistem AC
  • Pengecekan dan pembersihan blower
  • Ganti oli kompresor
  • Penggantian receiver dryer
  • Pembersihan kondensor
  • Pembersihan filter kabin
  • Penggantian freon AC (opsional)


Untuk biaya jasanya, setiap bengkel AC memiliki patokan yang berbeda. Dilansir dari Rotary Bintaro, harga service AC untuk mobil Jepang itu lebih murah yakni sekitar 300 ribu sementara untuk mobil Eropa dan Amerika, bisa tembus 1,2 juta rupiah. Itu hanya untuk jasanya.

Mobil Eropa lebih mahal karena sirkulasi AC lebih kompleks serta ruang service lebih sempit sehingga perlu alat lebih banyak, perlu membongkar lebih banyak komponen dan perlu tenaga serta waktu lebih banyak pula. Waktu normal untuk service AC ringan sekitar 1 jam, tapi kalai service Advance itu bisa sampai 2 jam.

Sementara kalau ada penggantian part, seperti penggantian receiver dryer, ganti oli kompresor, penggantian filter kabin dan penggantian freon maka tinggal dikalkulasikan biayanya.

1. Ganti oli kompresor
Kompresor AC juga memiliki pelumas tapi pelumas kompresor tidak seperti oli mesin, oli kompresor lebih bening dan aman saat menyatu dengan freon. Apabila oli kurang, maka akan menimbulkan suara ngorok pada kompresor hingga kompresor jebol.

Sehingga dalam service ringan AC mobil, penggantian oli kompresor wajib dilakukan. Item ini lebih popular dikenal dengan flushing kompresor (dilakukan bersama flushing AC system) dengan biaya sekitar 700 ribu.

2. Ganti receiver dryer
Receiver dryer adalah filter untuk menyaring segala jenis kotoran didalam freon serta menyerap air didalam freon. Komponen ini menggunakan bahan sejenis pasir silika yang dibungkus oleh pembungkus. Selama pembungkus ini aman, maka AC mobil akan normal. Tapi kalau pembungkusnya jebol maka pasir silika akan mencemari freon.

Kalau pasir silika ini sampai masuk ke kompresor, maka kompresor akan rusak. Dan kalau masuk ke kondensor akan menyumbatnya. Sehingga, dalam advance service komponen ini lebih baik diganti untuk mencegah kerusakan di kompresor dan kondensor. Harganya berkisar antara 90 sampai 150 ribu.


3. Mengganti freon
Untuk penggantian freon, memang dilakukan dengan interval sekitar 2 tahun atau lebih. Tujuannya supaya AC bisa lebih dingin kembali menggunakan freon baru. Untuk harga freon, sekitar 40-50 ribu (R134a/390 gram). Sementara untuk pengisiannya, sekitar 200 ribu menggunakan alat komputerisasi tanpa bongkar AC (dilakukan bersama flushing kompresor).

Jadi untuk service ringan AC, maka biaya yang diperlukan itu sekitar 1 juta rupiah untuk mobil Jepang (sudah bersama flushing AC system) dan untuk advance service bisa tembus 1,5 juta rupiah. Untuk mobil Eropa, mungkin kisaran biayanga 1,9 sampai 2,5 juta untuk service.

B. Perbaikan AC Mobil


Jenis pekerjaan kedua, adalah perbaikan AC mobil. Khusus untuk perbaikan AC mobil, harganya tidak bisa diprediksi selama anda belum tahu komponen apa yang rusak. Jadi kalau anda mengalami masalah pada sistem AC mobil, cek artikel ini 7 Penyebab AC Tidak Dingin + Cara Mendeteksinya untuk mendeteksi komponen apa yang mengalami masalah.

Setelah tahu, komponen yang rusak selanjutnya kita bisa mengestimasi biaya perbaikan di bengkel AC.

Secara umum biaya jasa bongkar pasang AC itu sekitar 700 ribu hingga 1,5 juta (tergantung tingkat kerumitan). Selanjutnya biaya tersebut tinggal ditambahkan harga komponen yang diperbaiki/ganti.

  • Ganti magnetic clutch @Rp. 500.000
  • Ganti kompresor @ Rp. 2.000.000
  • Ganti selang AC (high and low) @Rp. 350.000
  • Ganti kondensor @Rp. 550.000
  • Ganti Expansion valve @Rp. 250.000
  • Ganti evaporator @Rp. 1.400.000
  • Biaya isi freon + harga freon @Rp. 250.000


Jadi apakah semua komponen diatas diganti ? tentu tidak. Anda hanya mengganti komponen yang rusak saja, misal yang rusak hanya magnetic clutch maka biaya perbaikannya sekitar 700 ribu rupiah + pasang (lebih murah karena tidak perlu membongkar sirkulasi AC).

Namun kalau yang rusak adalah expansion valve maka perlu pembongkaran sehingga ongkos jasanya lebih mahal. 250 (harga expansion valve) + 250 (biaya isi freon) + 300 (jasa) = 800 ribu.

Sementara kalau anda mengganti satu set AC mobil anda, baru semua harga diatas dijumlakan dan ditambah lagi ongkos jasa yang tentunya lebih mahal. Tapi estimasi diatas masih berbentuk kasar, artinya ini bukan patokan resmi melainkan hanya sebagai acuan. Jadi biaya realnya tentu beda.

Sekian semoga bisa menambah wawasan kita semua.

7 Penyebab AC Mobil Tidak Dingin + Estimasi Biaya Perbaikan

Di iklim tropis seperti di Indonesia, kehadiran pendingin ruangan sangatlah penting. Bukan Cuma di ruangan, tapi didalam mobil pendingin ruangan atau AC juga wajib ada.

Dan untungnya, mobil-mobil yang diproduksi sekarang hampir semuanya sudah dilengkapi dengan sistem AC. Tapi ibarat tak ada gading yang tak retak, AC mobil juga bisa terkena masalah sehingga kejadian seperti AC terasa panas pun bisa anda lakukan.

Lalu, apa penyebab AC mobil tidak dingin ? bagaimana mengatasinya ? kalau harus ke bengkel berapa biayanya ?

Anda sebagai pemilik mobil wajib tahu tentang informasi ini agar sewaktu-waktu anda mengalami kejadian AC tidak dingin, anda tahu langkah apa yang diambil. Tapi anda tak perlu khawatir, karena dibawah sudah kami jabarkan semua informasi tentang sistem AC mobil. Jadi langsung simak saja artikelnya dibawah.

Sekilas Tentang Sistem Sirkulasi AC Mobil


Sebelum anda sampai ke pembahasan masalah AC, ada baiknya untuk mengetahui sedikit tentang sirkulasi AC mobil agar nanti lebih mudah dipahami. Yang jelas, pada dasarnya AC mobil itu sama dengan AC ruangan/rumah. Tapi karena letaknya didalam mobil yang memiliki ruang terbatas, maka semua komponennya pun disesuaikan.

Lebih lengkap Cara kerja sistem AC mobil

Anda pasti tahu, freon merupakan bahan utama yang menyebabkan udara AC mobil dingin. Tapi bukan berarti freon itu yang berhembus dari ventilasi udara, yang berhembus dari ventilasi udara mobil itu Cuma udara saja. Sementara tugas freon adalah untuk mendinginkan aliran udara yang akan keluar ke ventilasi udara.

Bagaimana freon bisa mendinginkan udara ? itulah mengapa ada sirkulasi AC.

Prinsip utama AC mobil itu dengan menurunkan suhu freon serendah-rendahnya. Caranya ada dua langkah ;

  1. Yang pertama dengan mendinginkan freon
  2. Yang kedua dengan teknik spray, yakni dimana freon bertekanan tinggi disemprotkan pada ruang dengan tekanan lebih rendah. Ini seperti tabung LPG, kalau gasnya keluar itu pasti terasa dingin.


Pertama, freon akan didinginkan dulu pada komponen yang bernama kondensor. Kondensor itu bentuknya mirip radiator dengan bentuk lebih ramping, disini freon akan didinginkan sehingga suhunya menjadi lebih rendah.

Setelah itu, freon di spray pada komponen bernama expansion valve. Pelepasan freon dari tekanan tinggi ke tekanan rendah ini juga menurunkan suhu freon, selepas dari expansion valve freon langsung masuk ke evaporator.


Bentuk evaporator juga mirip radiator tapi lebih tebal, suhu freon didalam evaporator ini sangat dingin. Sehingga kalau udara berhembus melewati evaporator pasti suhunya juga menjadi dingin. Udara yang telah melewati evaporator siap untuk mendinginkan suhu kabin.

Setelah freon didalam evaporator, maka freon kembali masuk ke kondensor untuk didinginkan. Tapi ada satu pertanyaan.

Siapa yang menggerakan aliran freon ?

Ini adalah tugas dari kompresor AC, kompresor letaknya diantara evaporator dan kondensor. Sehingga freon yang telah digunakan didalam evaporator masuk ke kompresor kemudian kompresor menekan/memompa freon tersebut kearah kondensor untuk kembali didinginkan, dan begitulah seterusnya sirkulasi AC.

Perihal masalah AC tidak dingin, dengan kata lain udara yang melewati evaporator yang harusnya dingin kok malah tidak dingin, maka itu tandanya ada masalah terkait sirkulasi AC tersebut. Penyebabnya ini dia ;

Penyebab AC Mobil Panas


1. Freon habis

Freon itu nyawanya AC mobil, ini memang karena dari gas freon inilah proses pendinginan udara bisa terus berlangsung. Jadi kalau volume freon didalam sirkulasi AC kurang bahkan habis sudah pasti imbasnya ada pada suhu yang dihasilkan dari AC tersebut.

Tapi mengapa freon bisa habis ? bukannya sirkulasi AC itu tertutup ?

Secara normal memang demikian, tapi itu kalau normal. Kalau ada yang bocor, jelas freon bisa bocor kemudian habis. freon merupakan gas cepat sekali menguap. Jadi kalau ada satu titik saja kebocoran, sudah pasti dalam waktu beberapa jam freon tersebut akan habis.

Bagaimana caranya mengecek freon mobil apa habis atau masih ?

Ini sudah kita bahas secara detail pada artikel sebelumnya (4 cara mengetahui freon mobil habis). secara ringkas akan kami singgung

  • Kalau freon habis, maka akan muncul beberapa gejala seperti magnetic clutch kompresor yang terus terhubung dan tidak ada tetesan embun di kolong mobil
  • Tanda lain, akan ada bekas rembesan pada selang atau komponen sirkulasi AC yang diindikasikan mengalami kebocoran
  • Saat AC dinyalakan, juga tidak ada embun pada selang low pressure (selang yang lebih besar)
  • Untuk memastikannya, yang paling mudah dengan menggunakan air sabun. Caranya nyalakan AC mobil lalu usapkan air sabun ke semua selang AC (khususnya diarea sambungan, niple, dan bagian selang karet). Kalau ada bocor, pasti ada gelembung.


2. Kompresor jebol

Kompresor AC bekerja umumnya menggunakan model piston, jadi piston-piston ini akan menghisap freon dari sisi evaporator kemudian ditekan ke sisi kondensor. Sehingga freon bisa mengalir dengan tekanan tertentu.

Karena beberapa sebab, kompresor juga bisa mengalami kerusakan salah satunya jebol. Kompresor jebol bisa disebabkan karena material kompresor yang kurang baik atau imbas dari dryer yang juga jebol.

Kasus yang sering terjadi, diawali dari jebolnya dryer. Dryer ini berfungsi untuk menyerap air dan kotoran pada aliran freon. Bahan dryer ini sejenis pasir silika yang dibungkus, kalau pembungkus pasir silika tersebut jebol maka pasir silika akan terbawa aliran freon. Sehingga kalau sampai masuk ke kompresor, kompresor bisa jebol.

Gejala yang muncul saat kompresor jebol antara lain;

  • Terkadang AC dingin dan kadang AC juga tidak dingin.
  • Selain itu ada kecenderungan AC hanya dingin saat RPM tinggi dan ketika RPM rendah AC jadi tidak dingin.
  • Gejala lain magnetic clutch selalu terhubung karena tekanan freon tidak bisa naik


3. Drive belt putus


ac mobil tiba tiba tidak dingin

Drive belt atau V belt memang tidak memiliki hubungan dengan sirkulasi AC. Tapi kompresor sebagai penggerak utama freon, menggunakan tenaga mesin yang dhihubungkan melalui V belt sebagai tenaga utamanya.

Jadi kalau V belt putus, mesin tetap menyala tapi kompresor tidak berputar sehingga diapakan juga AC tidak bakal terasa dingin.

Untuk masalah ini, ada banyak gejala yang mungkin anda temui antara lain ;

  • Mesin terasa lebih enteng
  • AC tidak dingin
  • Tidak terdengar suara cetekan (suara ketukan magnetic clutch) saat AC dinyalakan
  • Suhu mesin tiba-tiba meningkat
  • Steer terasa berat (khusus hidrolik power steering)
  • Aki drop


Sebisa mungkin, sebelum aki mobil drop anda harus sudah menyadari bahwa V belt mobil putus. Karena kalau aki sudah drop, maka semuanya menjadi lebih sulit.

4. Magnetic clutch kompresor mati



Magnetic clutch adalah kopling magnet yang menentukan kapan kompresor bekerja dan kapan untuk berhenti. Kopling ini diperlukan sebagai pemutus putaran kompresor saat mesin menyala tapi AC off (pulley kompresor selalu terhubung dengan pulley mesin).

Cara kerjanya, saat AC off maka kopling ini akan terbebas atau ada jarak. Sehingga berapapun RPM pada pulley kompresor tidak akan berpengaruh terhadap poros kompresor. Tapi saat AC dinyalakan, kopling akan terhubung sehingga putaran pada pulley kompresor diteruskan ke poros kompresor.

Yang membuat nyambung tidaknya kopling, adalah magnetic field. Kopling ini disebut magnetic clutch atau kopling magnet karena menggunakan medan magnet untuk menarik plat kopling agar terhubung.

Hal-hal yang membuat kopling magnet ini mati, antara lain ;

  • Fuse terputus (kemungkinan ada korsleting)
  • Relay terputus
  • Coil didalam magnetic clutch yang terputus


Untuk masalah kopling magnet ini, cara yang paling baik adalah penggantian komponen. Jadi kalau dideteksi magnetic clutnya yang rusak, maka harus diganti.

5. Sensor tekanan AC rusak

Masih hubungannya dengan kopling magnet, kopling ini juga akan terputus saat tekanan freon didalam sirkulasi AC sudah mencapai batas maksimal. Ini digunakan sebagai pencegahan agar tidak terjadi overpressure yang bisa membuat sirkulasi AC jebol.

Siapa yang mengatur ?

Ada sensor bernama refrigerant presure sensor, sensor ini terletak pada selang high pressure (selang dengan bentuk lebih kecil) yang fungsinya mendeteksi tekanan freon dari kompresor. Kalau tekanan sudah melewati batas, maka sensor akan mengirim sinyal ke ECU sehingga kopling magnet terputus.

Tapi, kalau sensornya rusak ada dua kondisi ;

  • Sensor membaca tekanan freon selalu tinggi, ini menyebabkan kopling magnet tidak mau terhubung sehingga sirkulasi AC tidak berjalan.
  • Sensor membaca tekanan freon selalu rendah, ini menyebabkan kopling magnet selalu terhubung sehingga freon bocor karena overpressure.


Untuk mengetahui apakah sensor ini masih normal atau tidak, memang perlu alat scan khusus jadi serahkan saja pada bengkel.

6. Kondensor tersumbat

ac kurang dingin saat mesin panas

Kondensor itu bentuknya mirip radiator tapi salurannya lebih kecil dan lebih ramping. Sehingga mungkin sekali kalau terjadi sumbatan, khususnya seperti kasus awal tadi dimana dryer jebol.

Pasir silika yang terbawa aliran freon akan tersumbat didalam kondensor, sumbatan ini akan menyebabkan aliran freon terhambat dan tekanan freon sebelum masuk kondensor menjadi meningkat.

Sehingga, sensor tekanan AC akan selalu membaca tekanan freon tinggi. Ini menyebabkan kinerja kopling magnet selalu terputus, sehingga selain sirkulasi AC terhambat juga tekanan real freon menjadi rendah.

Untuk kasus ini, anda akan menemukan gejala dimana AC kadang dingin kadang tidak bisa disiang hari atau bahkan malam hari. Bisa dingin di RPM rendah, kemudian di RPM tinggi menjadi tidak dingin atau bahkan sebaliknya.

7. Kipas pendingin mati

Selain mendinginkan air radiator, kipas pendingin juga mendinginkan kondensor. Ini karena letak kondensor dan radiator itu bertumpuk (kondensor ada didepan radiator). Kalau anda pernah memperhatikan, saat AC dinyalakan meski suhu mesin masih dingin maka kipas tetap menyala.

Itu kipas menyala karena sedang mendinginkan kondensor bukan mendinginkan radiator.

Kalau kipas mati, otomatis tidak ada yang mendinginkan kondensor sehingga AC mungkin masih terasa tapi kurang dingin.

Gejala lain yang mengikutinya, yakni mesin panas/ overheat bisa dilihat dari indikator suhu mesin.

Lalu Apa Langkah Yang Harus Diambil Saat AC Tidak Dingin ?


Yang pertama jangan panik, lalu coba dari referensi diatas deteksi apakah penyebabnya berasal dari sirkulasi AC atau dari faktor eksternal.

Kalau penyebabnya dari eksternal, misal drive belt putus, kipas mati, atau magnetic clutch yang mati anda bisa datang ke bengkel umum (tidak harus bengkel AC) karena ongkos juga bisa lebih murah.

Tapi kalau masalahnya ada di sirkulasi AC, seperti bocor freon (ada bekas kebocoran) maka anda harus datang ke bengkel AC untuk melakukan perbaikan.

Untuk estimasi biayanya tergantung dari kerusakan komponen, sebagai acuan harga satu unit kompresor bisa tembus 2 juta rupiah, selang AC satu set bisa tembus 1 juta rupiah belum harga freonnya serta biaya jasa.

Kira-kira biaya total untuk perbaikan AC ringan bisa tembus 2 juta rupiah, tapi kalau masalahnya lebih berat bisa sampai 5 juta atau lebih. Baca pula Estimasi Biaya Service dan Perbaikan AC Mobil