6 Cara Menyetel Rem Tromol Mobil Sendiri Tanpa Ke Bengkel

Advertisement
Rem tangan atau rem parkir, adalah rem yang dipakai untuk menahan mobil ketika mobil ditinggal. Namun kita sering menemui kondisi dimana tuas rem tangan ini begitu tinggi. Sehingga rem jadi kurang pakem,

Karena kondisi inilah kita perlu melakukan penyetelan rem tangan secara rutin. Lalu bagaimana caranya ? mari kita bahas secara rinci.

Cara Menyetel Rem Tromol Mobil

cara menyetel rem tangan cary

Untuk mengatur ketinggian rem parkir, kita harus mengatur celah rem tromol (rem belakang). Karena rem tangan/rem parkir pada mobil menggunakan rem tromol sebagai aktuatornya. Jadi kerenggangan celah rem tromol akan mempengaruhi ketinggian tuas rem parkir.

Sebelumnya, persiapkan alat seperti berikut ;
  • Obeng (-) 
  • Kunci roda 
  • Dongkrak 
  • Baut 14 panjang (optional) 
  • Kunci ring 14 panjang 

1. Dongkrak Roda Belakang Mobil

bengkel rem mobil

Karena rem parkir itu terletak pada rem tromol yang letaknya pada roda belakang mobil, maka kita perlu melepas roda dan membongkar tromol rem. Sebelum itu, dongkrak dulu mobil untuk bisa melepas rodanya.

Untuk mendongkrak mobil, saya rasa anda semua sudah ahli. Yang terpenting dalam mendongrak mobil adalah letak tumpuannya. Pastikan anda menggunakan titik tumpu yang benar sebagai tumpuan.

Dimana letak jack point ?

Titik tumpu/jack point untuk mobil-mobil dengan model chasis frame (umumnya mobil penggerak roda belakang), biasanya terletak pada axle belakang atau pada frame chasis. Sementara untuk mobil dengan tipe body monocouqe (biasanya pada mobil penggerak depan) tumpuannya adalah bagian plat memanjang dibawah pintu mobil.

2. Lepas roda



jasa service rem mobil

Gunakan kunci roda untuk melepas baut roda dan lepaskan roda seperti biasa. Untuk langkah pelepasan roda, saya rasa sangat mudah jadi tak perlu dibahas panjang lebar.

3. Keluarkan tromol rem

Sebelum membongkar tromol rem, anda harus menurunkan dulu rem tangan pada mobil anda. Ini karena kita tidak akan bisa mengeluarkan tromol dalam posisi kampas rem yang menekan tromol rem.

Untuk mengeluarkan tromol rem, perlu teknik khusus karena posisi tromol ini sering kali menempel dengan bagian center axle. Sehingga kita tidak bisa menariknya begitu saja.

Memang kebanyakan rem tromol konstruksinya sangat mudah, tromol rem hanya dimasukan saja tanpa dilengkapi baut penahan, karena sudah ada baut roda yang menahan tromol tidak bergeser. Tapi efeknya, tromol menjadi sedikit kesulitan saat dilepas.

Pertama anda harus mengetahui kalau ada dua buah lubang baut pada permukaan tromol rem yang posisinya saling bersebrangan. Ini adalah lubang baut tempat untuk mengeluarkan tromol rem.

Caranya siapkan baut berukuran 14 mm panjang.


  • Masukan baut tersebut ke lubang yang ada pada permukaan tromol. 
  • Putar baut tersebut kekanan/arah mengencangkan hingga tromol terdorong keluar. 
  • Tapi karena posisi tromol yang masih menempel, anda perlu hati-hati saat memutar baut ini. Jangan sampai tromol menjadi bengkok karena anda terlalu banyak memutar baut ini. Cukup dua hingga tiga putaran hingga tromol sedikit bergerak keluar. 
  • Pindahkan baut ke lubang satunya. Disini juga sama, putar kearah kanan hingga tromol bergerak keluar. 
  • Kalau tromol sudah sedikit bergerak keluar, anda bisa menariknya menggunakan tangan atau menggunakan bantuan palu karet agar posisi tromol tidak menempel pada bagian axle.

4. Putar adjusting screw untuk menyetel celah rem

Sistem rem tromol menggunakan sebuah adjusting screw untuk mengatur lebar kampas rem tromol. Lokasi adjusting screw ini, biasanya terletak pada bagian atas sistem rem tromol. Anda bisa menemukan adjuster ini dengan meilihat komponen kecil yang bergerigi.


Untuk menyetelnya, anda perlu memutar komponen bergerigi tersebut menggunakan bantuan obeng (-). Caranya, dengan mengungkit gerigi pada adjuster kearah atas atau bawah.

Arah penyetelan mungkin berbeda pada setiap mobil, oleh karena itu coba putar ke arah atas atau bawah hingga kampas rem tromol melebar.

5. masukan kembali tromol rem


Setelah anda berhasil menyetel/memperlebar kampas rem, lalu masukan tromol rem ke posisinya seperti semula. Setelah itu putar tromol rem, pastikan tromol bisa masuk dengan mudah dan saat diputar juga tidak seret namun terdengar suara gesekan antara kampas dan permukaan tromol.

Langkah ini memang butuh perkiraan kita untuk menemukan setelan yang pas. Tapi kalau anda mengalami kesulitan, anda bisa menggunakan tuas rem parkir untuk mengetes berapa setelan yang anda kira pas.

Caranya, seusai menyetel adjuster anda pasang tromol rem seperti biasa. Lalu tarik rem tangan, disini anda akan mengetahui berapa ketinggian rem. Kalau anda rasa kurang/masih ketinggian, maka putar lagi adjuster hingga ketinggian tuas rem parkir dinilai pas.

6. Pasang roda dan turunkan dongkrak

Setelah penyetelan rem tromol selesai, anda bisa langsung memasang roda mobil dan pasang juga bautnya. Lalu lanjut untuk menyetel rem tromol pada roda satunya.

Penyetelan rem tromol memang harus dilakukan pada semua roda (roda belakang kiri dan kanan), karena kalau tidak bisa menyebabkan efek selip pada salah satu roda dan kampas rem pada salah satu rem tromol juga akan lebih cepat habis.

Note : Sebelum anda melepas rem tromol, perhatikan dulu permukaan rem tromol. Ini karena tidak semua mobil bisa kita lepas dengan alat diatas, contoh pada mobil-mobil buatan Amerika biasanya menggunakan baut bintang sebagai penahan tromol rem. Jadi kita perlu alat tambahan yakni kunci L bintang. Kalau tidak ada, sayang sekali anda harus membawanya ke bengkel yang memiliki alat lebih lengkap.

Demikian artikel lengkap dan jelas mengenai cara menyetel rem parkir mobil, semoga bisa menambah wawasan kita dan bermanfaat bagi kita semua.